English Course Lessons
English Course Lessons
LESSONS
Est. 2025
Part of speech adalah bagian grammar bahasa Inggris berupa klasifikasi kata-kata
yang dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan peran serta fungsi dalam struktur
sebuah kalimat.
0
Terdapat 8 jenis part of speech dalam bahasa inggris dasar, yaitu :
Noun dalam Part of speech ini berfungsi untuk menamai orang, tempat, benda, atau
ide. Pada umumnya, noun didahului oleh partikel a, an, dan the.
Selain itu, noun juga dapat berbentuk singular atau plural dan konkrit atau abstrak.
Dalam suatu kalimat, noun bisa berfungsi sebagai subjek, objek langsung, objek tidak
langsung, pelengkap subjek, atau objek dari suatu preposisi.
Macam-macam part of speech ini (noun) antara lain ada countable noun dan
uncountable noun, proper dan common noun, abstract dan concrete noun, dan collective
noun. Contoh:
Countable noun (dapat dihitung) merupakan kata yang memungkinkan untuk bisa
dihitung, meskipun jumlahnya sangat banyak. Contoh: Book, car, foot, mountain,
tree.
Uncountable noun (tidak dapat dihitung) dalah kata benda yang tidak dapat
dihitung. Meskipun jumlahnya banyak atau sedikit, noun yang satu ini tetap tak
dapat dikuantitaskan dengan satuan angka. Misalnya: English, happiness, meat, milk,
snow.
1
Common noun (umum) adalah kata yang masih bersifat umum dari suatu kategori.
Contoh: Country, desert, physicist, food, drink.
Proper noun (spesifik) adalah kebalikan dari common noun, yaitu nama spesifik
dari orang, benda, tempat, dan lain sebagainya. Contoh: Indonesia, Sahara, Albert
Einstein, America.
Abstract noun (menyatakan ide, konsep, perasaan, keadaan, sifat, atau karakter)
merupakan kata benda yang tidak dapat dirasakan oleh panca indera. Jadi sifatnya
abstrak dan tidak berwujud. Contoh: Idea, honesty, imagination, kindness, love.
Concrete noun (berupa material atau berwujud nyata) dalah segala hal yang bisa
diamati oleh panca indera. Contoh: Cheese, desk, man, sugar, water.
Collective noun (nama kelompok atau kumpulan) adalah adalah kata benda yang
terdiri dari dua noun atau lebih yang memiliki makna berbeda dibanding jika setiap
noun berdiri sendiri. Contoh: Class, deer, couple, furniture, staff, team.
a. Potatoes
b. Potatos
c. Potato
d. Potatoe
a. Thief
b. Thieves
c. Thiefs
a. Mouse
b. Mouses
c. Mice
d. Mices
a. Vase
b. Vas
c. Vass
d. Vases
3
10. My sister is having a birthday party and she gives a _______ of her birthday cake to
everyone.
Pronoun digunakan untuk menggantikan noun. Parts of speech ini bermanfaat untuk
menghindari repetisi penggunaan noun.
4
Macam-macamnya antara lain personal pronoun, demonstrative pronoun,
interrogative pronoun, reflexive pronoun, intensive pronoun, dan Contoh:
NOTE !! : dalam demonstrative pronoun ada dua tipe yaitu untuk singular object
menggunakan ( this , that ), dan untuk plural object ( these , those )
CONTOH SOAL
5
1. _____ loves to read novels in her free time.
A. she
B. her
C. it
D. they
6
B. her
C. she
D. hers
7
Verb digunakan untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa,
atau keadaan.
Macam-macam verb antara lain: transitive & intransitive verb, regular & irregular
verb, action & stative verb,. Contoh:
Transitive verb merupakan kata kerja yang berfungsi untuk menerangkan objek
langsung (direct object) yang dilakukan oleh subjek. Contoh: Ask, buy, hit, make,
show.
Intransitive verb adalah kata kerja yang tidak menerangkan objek langsung dari apa
yang dilakukan oleh subjek. Contoh: arrive, come, go, smile, wait.
Regular verb adalah kata kerja beraturan berbentuk lampau. Kata kerja ini identik
dengan penambahan -ed dan -d pada akhir kata. Contoh: Accept, bake, decide, live,
walk.
Irregular verb, Kata kerja ini biasanya memiliki bentuk verb 1, verb 2, dan verb 3
yang berbeda-beda. Contoh: Bear, choose, feel, send, write.
Action Verb adalah kata kerja berupa suatu tindakan yang bisa terlihat oleh orang
lain. Action verb biasa dikenal juga sebagai dynamic verb. Contoh: Eat, grow, jump,
run, work.
Stative verb adalah kata kerja yang merujuk pada suatu kondisi atau keadaan.
Stative verbs digunakan untuk menggambarkan hal-hal seperti yang kamu suka dan
tidak suka, kualitas, pendapat, keyakinan, dan emosi. Contoh: Adore, deserve,
forgive.
8
2. She can _____ very fast and well.
16. They love to _____ around the world and see new places.
9
Adjective adalah suatu kata yang digunakan untuk menggambarkan atau
memodifikasi noun atau pronoun. Biasanya terletak sebelum noun atau pronoun.
Namun, dapat juga terletak sesudah linking verb yang berhubungan dengan indera
(seem, taste). Untuk satu noun atau pronoun, dapat terdapat lebih dari satu adjective.
Contoh: Old, young, bad, fat, thick, big, small, pretty, dan sebagainya.
1. Dedy : Don’t read a book in the … room, dear. It is not good for your eyes.
Dira: Oke Dedy.
10
a. narrow
b. dark
c. bright
d. light
2. Razo is very… even though he got the top mark on the test.
a. funny
b. brave
c. humble
d. rude
3. This phone will work through GPS and will be …. in detecting a person at any
location
a. stupid
b. slow
c. helpful
d. diligent
11
Biasanya digunakan untuk menggambarkan atau memodifikasi suatu kata kerja
(verb), kata sifat (adjective), atau adverb lainnya, biasanya adverb berada di akhir pada
suatu struktur kalimat.
Adverb of time
Merupakan kata keterangan yang menjelaskan tentang waktu, seperti: then
(kemudian), today (hari ini), since (sejak), now (sekarang), late (terlambat), tomorrow
(besok), soon (segera), lately (belakangan ini), daily (setiap hari), ago (yang lalu), dan lain
sebagainya.
Adverb of manner
Adalah kata keterangan yang menjelaskan tentang cara atau bagaimana suatu
kegiatan dilakukan. Salah satu cirinya yaitu menggunakan akhiran -ly, seperti: bravely
(dengan berani), hardly (dengan keras), happily (dengan bahagia), dan lain-lain.
He is fighting against the thieves bravely. (dia berkelahi melawan pencuri dengan
berani)
12
He will face examinations soon, so he studies English hardly. (dia akan segera
menghadapi ujian, jadi dia belajar Bahasa Inggris dengan keras)
They live their life happily. (mereka menjalani hidupnya dengan bahagia)
Adverb of place
Yaitu kata keterangan yang digunakan untuk menunjukkan tempat atau arah sebuah
kegiatan maupun kejadian, seperti: here (di sini), there (di sana), behind (di belakang), in
front of (di depan), east (timur), west (barat), dan lain-lain.
His office is behind this building. (kantornya terletak di belakang gedung ini).
She is brave enough to do a presentation in front of the class. (dia cukup berani
melakukan presentasi di depan kelas).
13
LATIHAN SOAL MATERI 1.5 ADVERB ( KATA KETERANGAN )
14
Materi 1.6 PREPOSITION ( KATA DEPAN )
Merupakan suatu parts of speech yang diletakkan sebelum noun atau pronoun
untuk membentuk suatu frasa yang memodifikasi kata lainnya dalam suatu kalimat.
Oleh karena itu, preposisi selalu menjadi bagian dari suatu frasa preposisi.
Preposition hampir selalu berfungsi sebagai adjective atau adverb.
Kata depan dalam Bahasa Inggris dibagi menjadi beberapa macam, antara lain:
Preposition of time menunjukkan waktu atau periode tertentu dalam kalender atau jam.
Contoh part of speech yang berupa kata depan waktu
adalah at (pada), on (pada), in (pada), during (selama), dan for (selama).
Preposition of time (after, before, during, since, until), dan beberapa contohnya :
1. Don't forget to catch the car at 3.00 PM. (Jangan lupa untuk mendapatkan mobil pada
pukul 3 tepat)
3. We went to the park on Saturday. (Kami pergi ke kebun pada hari Sabtu)
5. My friends usually leave work at five o'clock. (Temanku biasanya berangkat ker jam lima
pagi)
Preposition of place menunjukkan lokasi atau posisi suatu objek dalam ruang atau
tempat. Contoh part of speech yang berupa kata depan tempat yaitu in (di), on (di
atas), at (di), under (di bawah), dan between (di antara).
Preposition of place (above, at, in, on, under), dan beberapa contohnya :
15
2. She spent all the afternoon in her room. (Ia melewatkan waktu sepanjang sore di dalam
kamarnya)
3. I put the book on the table. (Saya menaruh buku itu di atas meja itu)
4. I am waiting for you in front of your house. (Aku menunggumu di depan rumahmu)
5. I am a student from the Harvard College. (Aku seorang siswa dari sekolah Harvard)
Prepositition of manner (by, in, like, on, with(out)), dan beberapa contohnya :
16
LATIHAN SOAL MATERI 1.6 PREPOSITION ( KATA DEPAN )
a. in front of
b. on
c. above
2. The police car came first. The president was in the car ... it.
a. behind
b. on
c. under
a. in
b. on
c. at
a. in
b. on
c. at
a. in
b. on
c. at
a. in
b. on
c. at
17
7. Turn left ... the traffic lights.
a. in
b. on
c. at
a. in
b. on
c. at
18
Materi. 1.7 CONJUCTION ( KATA HUBUNG )
Parts of speech yang ini berfungsi untuk menghubungkan kata, frasa, atau klausa
dan juga untuk menunjukkan hubungan antara elemen kalimat yang dihubungkan.
Terdapat beberapa jenis conjunction, yaitu:
o Dinda and Riko will visit their grandmother next week. (Dinda dan Riko akan
mengunjungi neneknya minggu depan).
o He should choose where he will spend the holiday, Bali or Yogyakarta. (Dia harus
memilih di mana dia akan menghabiskan liburan, Bali atau Yogyakarta).
o I want to drink coffee, but at the same time, I want to eat durian too. (Saya ingin
minum kopi, tetapi pada saat yang sama, saya juga ingin makan durian).
o I have an exam next week. I don’t want to fail. So, I will study hard. (Saya memiliki
beberapa ujian minggu depan. Saya tidak ingin gagal. Jadi, saya akan giat belajar).
o I like Atar for he is very humble and friendly. (Saya suka Atar karena dia sangat
rendah hati dan ramah).
o Either Lana or Lani have read the same books. (Lana dan Lani membaca buku yang
sama).
o Neither John nor Raffi has speak Arabic. (John ataupun Raffi tidak berbicara bahasa
Arab).
19
o I likes Both Ranu Kumbolo and Kawah Ijen. (saya suka Ranu Kumbolo dan Kawah
Ijen).
o Lee Min Ho is not only handsome but also cool. (Lee Min Ho tidak hanya tampan,
tapi juga keren).
o He will go to Bunga’s wedding reception, although she is his ex. (Dia akan datang ke
resepsi pernikahan Bunga, meskipun dia adalah mantannya).
o I don’t eat shrimp because I have allergy. (Saya tidak makan udang, karena saya
punya alergi).
o He looked so gloomy after Dian lift him. (Dia terlihat begitu murung setelah Dian
meninggalkannya).
o I will go back here before the rain go down. (saya akan kembali sebelum hujan
turun).
o Did you sleeping when the teacher explained the lesson? (Apakah kamu
tidur ketika guru menjelaskan pelajaran?)
o I bought some key hooks while she bought some little doll. (Saya membeli beberapa
gantungan kunci sementara dia membeli beberapa boneka kecil).
20
LATIHAN SOAL MATERI 1.7 CONJUCTION ( KATA HUBUNG )
Isilah titik-titik dibawah ini dengan conjunction yang tepat dari pilihan yang ada:
1. I wanted to go to the beach, ________________ it was too cold. (but, and, or)
2. You can either call me _________________ send me an email. (and, or, but)
3. She must finish her project _________________ she can go out with her friends. (before,
after, since)
4. He didn't see the movie, ___________________ did he read the book. (nor, for, and)
5. _______________________ I understand the problem, I can help you solve it. (Because, If,
Although)
21
MATERI 1.8 INTERJECTION ( KATA SERU )
Interjection, atau kata seru, adalah jenis kata yang digunakan untuk
mengekspresikan emosi, perasaan, atau reaksi spontan secara singkat. Part of speech dalam
bahasa Inggris ini biasanya digunakan secara terpisah dari kalimat dan dapat berdiri
sendiri. Berikut adalah penjelasan tentang jenis interjection dan beberapa contohnya.
Emotion interjection mengekspresikan emosi atau perasaan yang kuat. Contoh part
of speech yang berupa kata seru emosi antara
lain Wow! (Wow!), Oh! (Oh!), Ouch! (Aduh!), Hooray! (Hore!), dan Alas! (Sayang!).
Greeting interjection digunakan untuk menyapa atau memberi salam. Contoh part of
speech yang berupa kata seru sapaan adalah Hello! (Halo!), Hi! (Hai!), Hey! (Hei!),
dan Greetings! (Salam!).
22
f. Pain Interjection (Kata Seru Sakit)
23
RANGKUMAN SOAL MATERI PART OF SPEECH
24
Soal tentang Pronoun (Kata Ganti)
10. Pilih kata ganti yang tepat untuk objek dalam kalimat ini:
She gave the book to ___.
a) I
b) Me
25
c) My
d) Mine
26
a) Must
b) Are
c) Have
d) Has
27
20. Pilih kata sifat perbandingan:
a) Bigger
b) Big
c) Happy
d) Fast
28
25. Pilih kata keterangan yang menunjukkan tempat:
a) Here
b) Slowly
c) Happily
d) Soon
29
b) And
c) Or
d) But
30
MATERI 2. TO BE
To be artinya kata kerja atau verb dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk
menyatakan keadaan, identitas, atau sifat seseorang atau sesuatu.
Secara umum, kata to be ini berfungsi untuk menghubungkan subjek (orang atau
benda) dengan kata sifat atau kata benda yang menjelaskan tentang subjek tersebut.
Misalnya, jika kita ingin menyatakan bahwa seseorang sedang bahagia, kita bisa
menggunakan to be dalam bentuk yang tepat.
Contohnya adalah “She is happy” (Dia bahagia) atau “I am happy” (Saya bahagia). Di sini, to
be “is” dan “am” adalah bentuk yang sesuai dengan subjeknya.
Selain itu, to be juga digunakan untuk menyatakan identitas atau profesi seseorang.
Misalnya, “She is a teacher” (Dia adalah seorang guru) atau “He is my friend” (Dia adalah
temanku).
Dalam contoh-contoh tersebut, to be “is” menunjukkan hubungan antara subjek dan kata
benda yang menggambarkan identitas atau profesi mereka.
Apa saja contoh to be? Dalam Bahasa Inggris, contoh to be terdiri dari beberapa
macam yang dikelompokkan ke dalam empat bentuk, yaitu bentuk present, past,
future, dan perfect.
31
To Be dalam Bentuk Present
1. Am
To be bahasa Inggris “am” hanya digunakan untuk subjek orang pertama tunggal alias “I”
atau “saya”.
2. Are
To be “are” digunakan untuk melengkapi subjek orang kedua tunggal yaitu “you” (kamu)
dan subjek jamak yaitu “we” (kita) dan “they” (mereka).
3. Is
Nah, kalau verb to be yang satu ini digunakan untuk melengkapi sudut pandang orang
ketiga tunggal, yaitu “he” (dia laki-laki), “she” (dia perempuan), dan “it” (kata benda).
32
To Be dalam Bentuk Past
1. Was
“Was” adalah bentuk past tense dari to be “am” dan “is”. Jadi, to be ini bisa digunakan untuk
melengkapi subjek “I”, “he”, “she”, dan “it” untuk bentuk past tense.
2. Were
Untuk menyatakan kalimat yang terjadi di masa depan, kamu bisa menggunakan to
be “be“.
Dalam grammar Bahasa Inggris, “be” merupakan auxiliary verb atau bentuk lain dari am, is,
are, was, dan were.
Kata be sendiri memiliki arti “adalah”. Dalam kalimat, “be” biasanya digunakan untuk
bentuk future tense
Rumus penggunaan to be ada bermacam-macam. Hal ini bergantung bentuk grammar yang
sedang digunakan.
To be bisa digunakan dalam bentuk present tense dan past tense. Berikut rumus dan contoh
kalimat to be:
33
1. Rumus To Be “Am”
Rumus:
I + am + Nominal
I + am + not + Nominal
Am + I + Nominal + ?
Contoh:
Rumus:
I + am + verb-ing
I + am + not + verb-ing
Am + I + verb-ing +?
Contoh:
I am not working on a new project. (Aku sedang tidak mengerjakan proyek baru.)
2. Rumus To Be “Are”
Rumus:
34
S + are + Nominal
S + are + not + Nominal
Are + S + nominal + ?
Contoh:
Rumus:
S + are + verb-ing
S + are + not + verb-ing
Are + S + verb-ing + ?
Contoh:
We are enjoying a vacation at the beach. (Kita sedang menikmati liburan di pantai.)
We are not enjoying a vacation at the beach. (Kita tidak sedang menikmati liburan di
pantai.)
Are we enjoying a vacation at the beach? (Apakah kita sedang menikmati liburan di pantai?)
3. Rumus To Be “Is”
Rumus:
S + is + Nominal
S + is + not + Nominal
Is + S + nominal + ?
Contoh:
35
The tree is a big and strong tree. (Pohon itu adalah pohon besar dan kuat.)
The tree is not a big and strong tree. (Pohon itu bukanlah pohon besar dan kuat.)
Is the tree a big and strong tree? (Apakah pohon itu adalah pohon besar dan kuat?)
Rumus:
S + is + verb-ing
S + is + not + verb-ing
Is + S + verb-ing + ?
Contoh:
The car is stopping at the traffic light. (Mobil itu sedang berhenti di lampu merah.)
The car is not stopping at the traffic light. (Mobil itu tidak sedang berhenti di lampu merah.)
Is the car stopping at the traffic light? (Apakah mobil itu itu sedang berhenti di lampu
merah?)
4. Rumus To Be “Was”
Rumus:
S + was + nominal
S + was + not + nominal
Was + S + nominal + ?
Contoh:
Roni was a professional football player before retirement. (Roni adalah seorang pemain
sepak bola profesional sebelum pensiun.)
36
Roni was not a professional football player before retirement. (Roni bukan seorang pemain
sepak bola profesional sebelum pensiun.)
Was Roni a professional football player before retirement? (Apakah Roni seorang pemain
sepak bola profesional sebelum pensiun?)
Rumus:
S + was + verb-ing
S + was + not + verb-ing
Was + S + verb-ing + ?
Contoh:
The teacher was explaining the lesson when the power went out. (Guru sedang menjelaskan
pelajaran ketika listrik mati.)
The teacher was not explaining the lesson when the power went out. (Guru tidak sedang
menjelaskan pelajaran ketika listrik mati.)
Was the teacher explaining the lesson when the power went out? (Apakah guru sedang
menjelaskan pelajaran ketika listrik mati?)
5. Rumus To Be “Were”
Rumus:
S + were + Nominal
S + were + not + Nominal
Were + S + Nominal + ?
Contoh:
37
They were not twins. (Mereka bukan saudara kembar.)
Rumus:
S + were + Verb-ing
S + were + not + Verb-ing
Were + S + Verb-ing + ?
Contoh:
We were preparing for the party when the guests arrived. (Kami sedang mempersiapkan
pesta ketika tamu-tamu datang.)
We were not preparing for the party when the guests arrived. (Kami tidak sedang
mempersiapkan pesta ketika tamu-tamu datang.)
Were we preparing for the party when the guests arrived? (Apakah kami sedang
mempersiapkan pesta ketika tamu-tamu datang?)
6. Rumus To Be “Be”
Rumus:
S + will + be + Nominal
S + will + not + be + Nominal
Will + S + be + Nominal + ?
Contoh:
Riana will be a teacher next year. (Riana akan menjadi guru tahun depan.)
Riana will not (won’t) be a teacher next year. (Riana tidak akan menjadi guru tahun depan.)
Will Riana be a teacher next year? (Apakah Riana akan menjadi guru tahun depan.)
38
MATERI 3. SIMPLE TENSES
Terdapat tiga jenis simple tenses yang sebelum di kembangkan, antara lain :
Simple tense adalah bentuk pertama dalam rangkaian tenses lengkap, yang meliputi
simple, continuous, perfect, dan perfect continuous. Seperti namanya, di antara bentuk
tenses lain, simple tenses-lah yang paling sederhana bentuknya. Selain itu, simple tense
juga tidak punya fungsi khusus yang berdiri sendiri, baik itu di bentuk present, past, mau
pun future-nya.
Simple present tense adalah bentuk kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu
yang dilakukan/terjadi tanpa ikatan waktu tertentu. Saat kamu menggunakan simple
present tense, kamu tidak terlalu perlu menggunakan keterangan waktu. Bentuk kalimat
ini merupakan yang paling umum di antara semua tenses, dan juga yang paling sering
digunakan. Sebab, simple present tense adalah bentuk kalimat paling simpel dari
semuanya. Rumus dan contoh kalimat simple present tense bisa kamu lihat di bawah ini.
SENTENCES FORMULAS
Example:
39
I love to eat instant noodles (+)
Rumus simple present tense dengan menggunakan ( TO BE ) dan nominal ( tanpa kata
kerja utama )
SENTENCES FORMULAS
Example:
She is beautiful even when she doesn’t wear any makeup (+)
She isn’t beautiful when she doesn’t wear any makeup (-)
Simple past tense adalah bentuk kalimat yang bisa kamu gunakan untuk
menyatakan sesuatu yang terjadi di masa lalu. Saat kamu membuat bentuk simple past
tense, kamu bisa memilih untuk mencantumkan atau tidak mencantumkan keterangan
waktu.
Kamu boleh tidak mencantumkan bentuk waktu dalam kalimat yang bentuknya
nominal. Akan tetapi kami merekomendasikan kamu tetap menggunakan keterangan
waktu di bentuk verbal simple past tense. Ini diperlukan untuk menghindari kerancuan
pemahaman, karena bentuk present dan past tense bisa mudah tertukar.
Example:
Perbedaannya mungkin tampak nyata saat kamu menuliskannya, tapi kalau diucapkan,
keduanya punya pronunciation yang mirip.
Selanjutnya, mari bahas rumus simple past tense dan contoh-contoh kalimatnya.
41
SENTENCES FORMULAS
Example:
Rumus dan contoh kalimat simple past tense dengan nominal bisa kamu lihat di bawah ini.
42
SENTENCES FORMULAS
She was so kind before the tragic accident happened to her (+)
She wasn’t so kind before the tragic accident happened to her (-)
Was she so kind before the tragic accident happened to her? (?)
They were the most popular group band in the 1990’s era (+)
They weren’t the most popular group band in the 1990’s era (-)
Were they the most popular group band in the 1990’s era? (?)
Simple future tense, bentu kalimat untuk menyatakan sesuatu yang masih akan
terjadi di masa depan. Jadi pada saat diucapkan, hal tersebut belum dilakukan/terjadi,
masih sebatas angan-angan saja.
43
berikut ini rumus dan contoh kalimat dari simple future tense.
SENTENCES FORMULAS
Example:
She will tell her father about her problem at school (+)
She won’t tell her father about her problem at school (-)
Will she tell her father about her problem at school? (?)
Rumus dan contoh kalimat simple future dengan nominal bisa kamu lihat di bawah ini.
SENTENCES FORMULAS
44
Positive (+) Subject + will + be + nominal
Example:
45
MATERI 4. COMPERATIVE & SUPPERLATIVE
1. COMPERATIVE DEGREE
2. SUPERLATIVE DEGREE
Kata benda (subjek) + kata kerja + kata sifat komparatif + than + kata benda
(objek).
Benda kedua yang dibandingkan dapat dihilangkan jika bendanya sudah diketahui dengan
jelas dari konteks (lihat contoh terakhir di bawah ini).
Contoh
46
Jim and Jack are both my friends, but I like Jack better. ("than Jim" - kita sudah
mengetahuinya)
Kata sifat superlatif digunakan untuk mendeskripsikan sebuah benda yang memiliki
tingkatan teratas atau terbawah (the tallest, the smallest, the fastest, the highest). Kata sifat
superlatif digunakan dalam kalimat-kalimat di mana subjek dibandingkan dengan
sekelompok objek.
Kata benda (subjek) + kata kerja + the + kata sifat superlatif + kata benda
(objek).
Kelompok objek yang dibandingkan ini dapat dihilangkan jika bendanya diketahui dengan
jelas dari konteks (lihat contoh terakhir di bawah ini).
Contoh
We all threw our rocks at the same time. My rock flew the highest. ("of all the rocks"
- kita sudah mengetahuinya)
Membentuk kata sifat komparatif dan superlatif itu mudah. Bentuknya bergantung pada
jumlah suku kata dalam kata sifat aslinya.
47
Tambahkan -er untuk kata sifat komparatif dan -est untuk superlatif. Jika kata sifat memiliki
ejaan huruf konsonan + vokal tunggal + konsonan, huruf konsonan terakhir harus diulang
sebelum menambahkan akhiran.
Kata sifat yang terdiri dari dua suku kata dapat membentuk komparatif dengan
menambahkan akhiran -er atau mengawali kata sifatnya dengan more. Kata-kata sifat ini
membentuk superlatif dengan menambahkan akhiran -est atau mengawali kata sifatnya
dengan most. Dalam banyak kasus, kedua bentuk digunakan meskipun salah satu bentuk
biasanya lebih umum dibandingkan bentuk lainnya.
48
Kata sifat Komparatif Superlatif
Kata sifat yang terdiri dari tiga suku kata atau lebih
Kata sifat yang terdiri dari tiga suku kata atau lebih membentuk komparatif dengan
meletakkan more di depan kata sifatnya dan membentuk superlatif dengan
meletakkan most di depan kata sifatnya.
Kata-kata sifat yang umum ini memiliki bentuk komparatif dan superlatif yang benar-benar
tidak beraturan.
49
Kata sifat Komparatif Superlatif
Contoh
50
LATIHAN SOAL MATERI COMPERATIVE & SUPPERLATIVE
A. big
B. size
C. large
D. small
A. farer
B. further
C. farther
D. farthest
A. as active as
51
C. more active
A. worse
B. better
C. the best
D. the worst
A. suitabler
C. more suitable
D. the suitablest
A. coolest
B. cooler
C. most cool
D. cool
Y : Yes, of course. I think Taufik Hidayat will be a champion in the Indonesia Open
Tournament.
B. more carefully
D. as carefully
8. John has ten marbles. Andi has fifteen marbles, but Doni has twenty. Which of the
following is not correct?
9. Lina sings the song beautifully. Winda sings the song beautifully. We can combine
the sentence into …
10. The book’s price is Rp 10.000,00. The pencil’s price is Rp 8.000,00. The book is …
than the pencil.
A. expensive
B. more expensive
C. most expensive
D. as expensive as
53
Y : i agree with you. TV has audio and visual system.
A. less interesting
B. more interesting
C. worse
D. the worst
12. Tania : I like the “Galaxy radio” very much. The programs are very interesting.
A. good
B. worse
C. better
D. bad
A. fast
B. faster
C. slow
D. slower
14. Maman : I have to go to Jakarta tomorrow, but I don’t have enough money to buy a
ticket. How can I go there?
A. better than
54
B. the worst
C. worse than
D. the best
Y : he jogged quickly.
C. very quickly
55
MATERI 5. PASSIVE VOICE
Passive voice atau kalimat pasif bahasa Inggris adalah jenis kalimat yang dilihat
berdasarkan subjeknya. Contoh passive voice yaitu a magazine was read by my mom
yesterday.
Passive voice biasa disebut juga dengan passive sentence. Anyway, kalimat pasif
bahasa Inggris biasanya dapat ditemukan dalam berbagai contoh teks bahasa Inggris
seperti explanation text dan juga news item text.
Subject + Auxiliary Verb + Past Participle (Verb 3) + Object untuk kalimat positif
dari simple present tense.
Contoh kalimat: A mystery story is read by my mom every night. (Sebuah cerita misteri
dibaca oleh ibuku setiap malam.)
Jika ingin membuat kalimat bentuk negatif, kamu cukup menambahkan not sebelum verb
3. Contoh kalimat: The flight will not cancelled by the airlines. (Penerbangan tidak akan
dibatalkan oleh maskapai.)
56
Adapun rumus untuk interrogative passive voice adalah
Contoh kalimat: What was learned by Sophia in English vocabulary material? (Apa yang
dipelajari Sophia dalam materi kosakata bahasa Inggris?)
Kalimat pasif memiliki banyak bentuk dan harus disesuaikan dengan rumus dari kalimat
aktif sebelumnya.
Berikut ini adalah rumus passive voice dalam bentuk tenses yang bisa kamu jadikan sebagai
acuan:
57
Tense Active Voice Passive Voice
Berikut beberapa contoh kalimat pasif bahasa Inggris yang dikemas dalam berbagai tenses.
Perhatikan dengan seksama
4. Wakanda Forever movie has been being watched by many Marvel addict.
(Film Wakanda Forever telah ditonton oleh banyak pecandu Marvel.)
6. The english course was being attended by MBA student last week.
(Kursus bahasa Inggris diikuti oleh mahasiswa MBA minggu lalu.)
10. The journal will be being analyzed by Intan at this time the day after tomorrow.
(Jurnal tersebut akan (sedang) dianalisa oleh Intan pada waktu ini nanti lusa.)
58
MATERI 6. AGREEMENT & DISAGREEMENT
Apa itu agreement? Jadi, agreement adalah sebuah ungkapan atau sikap setuju
(verbal atau nonverbal) terhadap tindakan pendapat orang lain.
Jadi, kita dapat mengatakan tidak setuju ketika menganggap tindakan atau opini
lawan bicara ada di posisi tidak benar, tidak tepat, tidak berdasar, atau tidak
menyenangkan.
Selain fungsi utamanya yaitu mengungkapkan rasa setuju dan tidak setuju terhadap
suatu hal, sebetulnya ada fungsi lain, lho.
Ungkapan ini bisa kamu pakai saat merasa setuju, tapi nggak setuju-setuju amat tapi
keadaan membuatmu untuk tetap setuju. Untuk cara simple-nya, kamu bisa gunakan
berbagai ungkapan di bawah ini:
Yes. (Ya)
Right. (Benar)
Cool. (Keren)
Great. (Bagus)
Agreed. (Setuju)
Kalau beberapa frasa di bawah ini berlaku untuk menyatakan persetujuan yang sangat kuat
dan nggak ada yang mengganjal sedikit pun saat ingin menerima ide orang lain.
I agree with you 100 percent (Aku setuju dengan kamu 100 persen.)
I couldn’t agree with you more. (Saya sangat setuju dengan kamu.)
60
(slang) Tell me about it! ((gaul) Nah, kan!)
Exactly! (Tepat)
Lalu, bagaimana cara untuk mengungkapkan perasaan tidak setuju? Nah, ada dua
cara, guys, Yaitu secara formal dan non-formal atau informal. Ini dia beberapa expression of
disagreement yang bisa kamu gunakan:
1. Formal Situation
Situasi formal contohnya adalah saat dalam acara meeting bersama rekan bisnis,
kolaborasi dengan partner kerja, berdiskusi dengan guru dan dosen, etc. Berikut contoh
ungkapannya:
I’m not sure about that. (Saya tidak yakin dengan hal itu.)
2. Informal Situation
61
Ungkapan ini akan lebih cocok untuk kamu sampaikan pada sahabat, teman sebaya,
atau orang yang lebih muda darimu dalam kondisi yang tidak formal. Contoh expression of
disagreement yang pas adalah:
That’s ridiculous. I couldn’t agree less. (Itu konyol. Saya sangat tidak setuju.)
Kamu juga bisa mengatakan ketidaksetujuan secara lugas, alias “sangat tidak setuju”
seperti dalam expressing agreement yang sudah kita bahas sebelumnya. Beberapa
ungkapan yang bisa kamu sampaikan seperti ini:
Kamu pasti pernah ada di situasi setuju terhadap ide atau pendapat seseorang, tapi
nggak setuju-setuju amat. Atau, mungkin ada hal yang harus diluruskan dan
dimusyawarahkan terlebih dahulu untuk mencapai kesepakatan kedua belah pihak.
Nah, ini biasanya disebut juga dengan partly agreeing. Berikut ini ekspresi yang bisa kamu
gunakan saat enggan memberi ide tambahan:
62
I suppose (so) (Saya rasa begitu)
Kalau kamu masih setengah hati untuk menyetujui pendapat orang lain, lalu ingin
memberikan tambahan ide, maka bisa gunakan common expression seperti di bawah ini:
I agree with you up to a point, but… (Saya setuju dengan Anda sampai titik tertentu,
tapi …)
I agree with you in principle, but… (Pada prinsipnya saya setuju, tapi …)
It’s certainly true that…, but on the other hand…. (Memang benar bahwa …, tetapi di
sisi lain ….)
I can see that…., but I think it’s also important to consider…. (Saya bisa melihat itu….,
tapi saya pikir itu juga penting untuk dipertimbangkan….)
That makes sense, but could it also be true that…. (Itu masuk akal, tetapi mungkinkah
juga benar bahwa….)
I’d agree with you if…., but not if… (Saya setuju dengan Anda jika …., tetapi tidak jika
…)
I see what you mean with…, but I also think we need to consider…. (Saya mengerti apa
yang Anda maksud dengan …, tetapi saya juga berpikir kita perlu
mempertimbangkan ….)
63
That’s a good point, but in my opinion…. (Itu poin yang bagus, tapi menurut saya….)
Berikut contoh dialog agreement and disagreement yang bisa kamu praktikkan bersama
teman.
Dialog
Practice Dialogue: Family vacation to Turkey.
Jack: Grace, next week Jems and Emma are already on summer break, right?
Jack: Grace, minggu depan Jems dan Emma sudah masuk liburan musim panas, kan?
Grace: I totally agree with you. Where is the destination about to go?
Grace: I totally agree with you. Tujuannya kira-kira mau ke mana?
Jack: There, there are a lot of hot air balloons. It’s a famous destination, Jems and Emma can
enjoy hot air balloon ride.
Jack: Di sana, ada banyak balon udara. Itu destinasi terkenal, nanti anak-anak bisa naik
balon udara.
64
Grace: I can see that was fun, but I think it’s also important to consider if Emma is
afraid of heights.
Grace: Aku bisa melihat keseruannya, tapi penting juga untuk mempertimbangkan
kalau Emma takut dengan ketinggian.
Grace: We’ll ask her later, maybe she has a little bit of courage.
Grace: Nanti kita tanyakan dulu, mungkin dia punya sedikit keberanian.
Jack: I fully support the idea. Since Emma has also grown older now, she should have been
braver.
Jack: Aku mendukung penuh ide kamu. Soalnya Emma juga sekarang sudah tumbuh lebih
dewasa, harusnya dia sudah lebih berani.
Grace: Yes, I certainly agree with you. Within ten days, we can visit more than 10
destinations, Jack.
Grace: Ya, saya benar-benar setuju denganmu. Dalam waktu sepuluh hari, kita bisa
mengunjungi lebih dari 10 destinasi, Jack.
Jack: All right, I’m going to tell Jems and Emma this plan at our dinner, I’m going to take 14
days leave form my office.
Jack: Baiklah, saat makan malam, aku akan sampaikan rencana ini pada Jems and Emma,
aku akan mengambil cuti selama 14 hari.
65
MATERI 7. ASKING & GIVING OPINION
Asking and giving opinion adalah cara yang dilakukan seseorang untuk meminta dan
memberi pendapat kepada orang lain. Saat melakukan aktivitas sehari-hari, biasanya kita
tak lepas dari common expression yang satu ini.
Misal, ketika seorang graphic designer membuat sebuah ilustrasi, ia akan bertanya
pada partner, client, atau atasannya tentang pendapat mereka mengenai ilustrasi tersebut.
Contoh sederhana lainnya adalah bagaimana seorang istri meminta komentar dari
sang suami mengenai rasa makanan yang sudah ia masak, dan lain-lain.
Asking Opinion
Apa yang dimaksud dengan asking? Asking berasal dari kata “ask” dengan suffix -
ing yang artinya meminta. Kalau dalam kata kerja (verb), asking merupakan bagian
dari saying verb yang masuk sebagai kategori action verb.
Sementara itu, opinion artinya adalah pendapat, atau bisa juga diganti dengan
istilah suggestion yang artinya saran.
Apa yang dimaksud dengan telling opinion? Yap, ini adalah ungkapan seseorang
ketika merespons lawan bicara yang bertanya tentang pendapat, saran, atau komentar
terkait suatu hal.
66
Makna ini berasal dari kata give dengan suffix -ing yang berarti memberi, sedangkan
“telling” artinya memberitakan.
Jadi, expression of asking and giving opinion dibedakan menjadi dua jenis, tergantung
dengan siapa dan dalam situasi apa kita berbicara. Simak jenisnya di bawah ini:
1. Asking Opinion
Ungkapan meminta pendapat jenis ini berlaku saat kamu berada dalam situasi formal.
Misal seperti saat meeting bisnis bersama kolega, bertanya mengenai tanggapan dari guru
atau dosen, and so on.
67
I’d like to know your views on …?
(Saya ingin tahu pandangan Anda tentang …?)
Agar lebih pas jika ingin meminta pendapat dalam situasi ini, kamu bisa gunakan beberapa
contoh asking opinion berikut ini:
Any comments?
(Ada komentar?)
Formal:
Would you give me your opinion on the marketing team’s strategic plan to prepare
for the new school’s academic year?
(Maukah Anda memberi saya pendapat Anda tentang rencana strategis tim
pemasaran sebagai persiapan untuk tahun ajaran baru?)
Please give me your thoughts on the material about managerial finance in our class
tonight.
(Tolong beri saya pendapat Anda tentang materi keuangan di kelas kita malam ini)
Have you got any comments on the presidential debate last night?
(Apakah Anda memiliki komentar tentang debat presiden tadi malam?)
Informal:
69
Giving Opinion or Telling Suggestions
Tentunya giving opinion in formal situation bisa diaplikasikan kalau kamu ingin
memberikan pendapat, ide, atau tanggapan pada situasi formal, entah itu untuk orang yang
lebih tua atau orang-orang yang kita hormati dan segani. Contoh ekspresi giving opinion:
In my point of view …
(Dalam pandangan saya …)
My opinion about …
(Pendapat saya tentang… )
I personally consider …
(Saya pribadi menganggap…)
I personally believe…
(Saya pribadi percaya…)
In my personal opinion …
(Menurut saya pribadi…)
In my mind …
(Dalam pikiran saya …)
70
Ungkapan giving for opinion ini bisa jadi pilihan yang tepat saat kamu ingin memberikan
komentar terhadap pertanyaan asking opinion dari teman sebaya, sahabat, atau orang
tertentu yang memang sudah dekat denganmu. Berikut ini contoh ekspresinya:
As for me…
(Adapun aku …)
I think that…
(Aku pikir itu …)
In my opinion, ..
(Menurut pendapatku …)
I think …
(Aku pikir …)
I believe …
(Aku percaya …)
As far as I know
(Sejauh yang aku tahu)
I reckon that …
(Aku rasa itu …)
Well, I think …
(Ya, aku pikir …)
Karena giving opinion sifatnya merupakan “balasan” dari asking opinion, maka
secara umum jenis kalimat dalam giving opinion termasuk ke dalam declarative sentence.
Formal:
71
In my point of view, this business pitch does not explain the company’s goals for the
next 5 years.
(Dalam pandangan saya, bisnis pitch ini tidak menjelaskan tujuan perusahaan untuk
5 tahun ke depan.)
I feel that we should be looking for influencers who reflect that education is very
important.
(Merasa bahwa kita harus mencari influencer yang mencerminkan bahwa
pendidikan sangat penting.)
I personally believe that the best way to lose weight is with a calorie deficit.
(Saya pribadi percaya bahwa cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah
dengan defisit kalori.)
Informal:
Not everyone will agree with me, but Siwon Choi is not as handsome as people say.
(Tidak semua orang akan setuju denganku, tetapi Siwon Choi tidak setampan yang
orang katakan.)
As far as I know, brown rice has good fiber and is better than white rice.
(Sejauh yang aku tahu, beras merah memiliki serat yang baik dan lebih baik
daripada beras putih.)
Dialog.
72
Mom: Hmm, how much does it cost?
Mom: Hmm, berapa harganya?
Resti: It’s not expensive, really. It’s only one million. Do you have any ideas?
Resti: Nggak mahal, kok. Harganya cuma satu juta. Gimana menurutmu?
Mom: It’s beautiful, but in my personal opinion, it’s too expensive for a dress.
Mom: Cantik sih, tapi menurut mama ini terlalu mahal untuk sebuah dress.
Resti: But in my mind, it’s really worth it, because the material is good and it’s from a
popular fashion brand.
Resti: Tapi menurutku ini sangat layak, soalnya bahannya bagus dan dia dari brand
terkenal.
Mom: Next, I reckon that you should be wiser in spending money. There are many dresses that
are much cheaper with good quality.
Mom: Ke depannya, mama pikir kamu harus lebih bijak dalam menghabiskan uang. Kan
banyak dress yang harganya jauh lebih murah tapi kualitasnya bagus.
Resti: Yes, but I don’t think there’s anything wrong with buying expensive clothes once
in a while.
Resti: Iya sih, tapi aku pikir nggak ada salahnya juga sesekali membeli baju mahal.
Mom: Well, how do you feel when you wear the dress? Are you happy and feel confident?
Mom: Ya sudah, bagaimana perasaanmu saat memakainya? Apakah kamu senang dan
merasa percaya diri?
Mom: I believe you’ll look more beautiful if you match the dress with a brown hijab.
Mom: Mama percaya kamu akan terlihat lebih cantik kalau memasangkan baju ini dengan
hijab warna coklat.
73
MATERI 8. ASKING & GIVING SUGGESTION ( ADVICE )
Suggestion artinya saran, rekomendasi, atau usulan. Berarti, asking suggestion adalah
ungkapan meminta saran pada seseorang untuk dipertimbangkan.
Sementara itu, giving suggestion merupakan ekspresi untuk memberi saran atau usulan
pada orang lain tentang suatu hal.
Contoh kalimat suggestion, “I have a suggestion for our holiday plan. Why don’t we visit the
Grand Canyon this year?”
Meskipun “suggestion” dan “opinion” tampak serupa, tapi ada sedikit perbedaan mendasar
di dalamnya, guys.
Suggestion biasanya ditujukan untuk masa depan dan berisi tindakan yang harus diambil.
Sementara, opinion adalah pandangan atau keyakinan seseorang terhadap sesuatu, yang
mana ini tidak selalu mencakup saran tentang tindakan apa yang harus diambil.
74
Kalimat suggestion: “You should consider visiting Rome on your trip to Italy. The
architecture is amazing.”
Kalimat opinion: “I believe that healthy eating and regular exercise are the keys to a
long and healthy life.”
Membagi contoh ekspresi untuk meminta saran atau nasihat ke dalam dua jenis, yaitu
formal dan informal.
Untuk ungkapan formal bisa kamu gunakan antara lain di lingkungan kerja, sekolah, dan
bisnis. Tentu saja, ekspresi informal berlaku ketika kamu ingin meminta saran pada teman,
keluarga, atau kerabat dekatmu.
Formal
Informal
75
Any ideas on this?
Can you give me some advice on how to deal with a difficult colleague at
work? (Bisakah kamu memberi saya beberapa saran tentang bagaimana menghadapi
rekan kerja yang sulit?)
What recommendations do you have for a good budgeting app? (Apa rekomendasi
yang kamu miliki untuk aplikasi anggaran yang baik?)
What do you suggest as a solution to the problem of traffic congestion in the city? (Apa
yang kamu sarankan sebagai solusi untuk masalah kemacetan lalu lintas di kota?)
Can you recommend a good moisturizer for dry skin? (Bisakah kamu
merekomendasikan pelembap yang bagus untuk kulit kering?)
76
What advice would you give to someone who wants to start their own business? (Apa
saran yang akan kamu berikan kepada seseorang yang ingin memulai bisnisnya
sendiri?)
You should try the new restaurant down the street, the food is delicious.
(Anda sebaiknya mencoba restoran baru di jalan ini, makanannya enak.)
Have you considered taking a break from work? It might help you recharge.
(Sudahkah kamu mempertimbangkan untuk beristirahat dari pekerjaan? Ini
mungkin bisa membantu kamu mengisi ulang energi.)
I suggest we start the meeting with a quick recap of our previous discussion.
(Saya menyarankan kita memulai pertemuan dengan ringkasan singkat dari diskusi
sebelumnya.)
Accepting and Refusing Suggestion or Advice (Menolak dan Menerima Saran atau
Nasihat)
Ketika mendapat saran atau nasihat dari orang lain, kamu berhak untuk menerima atau
menolak apa yang mereka sampaikan. Berikut contoh ungkapannya:
Jika kamu setuju dengan saran dari orang lain, berikan apresiasi dan rasa terima kasih pada
mereka melalui beberapa contoh ekspresi seperti di bawah ini:
Formal
77
Thank you for recommending a solution. I plan to act on it.
Thank you for your insight. I will use it to make informed decisions.
Thank you for advising me on this matter. I will take it into account.
Informal
Great idea!
Merasa kurang cocok dengan saran dan nasihat yang kamu terima? Jangan ragu
untuk menolak atau mengatakan “tidak” ya, bestie.
Sampaikan saja dengan halus kalau memang kamu belum bisa menerima suggestion or
advice yang orang lain berikan. Contoh ekspresinya:
78
Formal
Informal
79
1. Suggestion: I advise you to start a savings plan to prepare for your future financial needs.
(Saya menyarankan Anda untuk memulai rencana tabungan untuk persiapan kebutuhan
finansial di masa depan.)
Response: Thank you for the advice, but I prefer to focus on enjoying the present rather than
worrying about the future.
(Terima kasih atas saran Anda, tapi saya lebih suka fokus menikmati saat ini daripada
khawatir tentang masa depan.)
2. Suggestion: You might want to consider taking a public speaking course to improve your
presentation skills.
(Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengikuti kursus public speaking untuk
meningkatkan keterampilan presentasi Anda.)
Response: That sounds like a good idea, I could use some help with public speaking.
(Terdengar seperti ide yang bagus, saya membutuhkan bantuan dalam hal public speaking.)
3. Suggestion: I recommend that you hire a professional photographer to capture your special
moments on your wedding day.
(Saya merekomendasikan agar Anda menyewa fotografer profesional untuk mengabadikan
momen spesial di hari pernikahan Anda.)
Response: Thank you for the recommendation, we were just discussing that yesterday.
(Terima kasih atas rekomendasinya, kami baru saja membahas hal itu kemarin.)
4. Suggestion: I suggest that you switch to a vegan diet to improve your health and reduce
your carbon footprint.
(Saya menyarankan agar Anda beralih ke pola makan vegan untuk meningkatkan kesehatan
dan mengurangi jejak karbon Anda.)
Response: I appreciate the suggestion, but I don’t think I’m ready to make that big of a
lifestyle change.
(Saya menghargai saran Anda, tapi saya rasa saya belum siap untuk melakukan perubahan
besar dalam gaya hidup.)
5. Suggestion: It might be a good idea to start a daily gratitude journal to improve your
mental health and focus on the positives in life.
80
(Mungkin ide yang baik untuk memulai jurnal bersyukur harian untuk meningkatkan
kesehatan mental dan fokus pada hal-hal positif dalam hidup.)
Response: That’s a great suggestion, I think I’ll give it a try.
(Itu saran yang bagus, saya pikir saya akan mencobanya.
John: “I’m planning a holiday but I’m not sure where to go. Do you have any suggestions,
Lisa?” (Aku sedang merencanakan liburan tapi aku bingung mau ke mana. Apakah kamu
punya saran, Lisa?)
Lisa: “How about visiting Bali? It has beautiful beaches and rich culture. You might enjoy it.”
(Bagaimana kalau mengunjungi Bali? Bali punya pantai yang indah dan budaya yang kaya.
Kamu mungkin akan menikmatinya.)
John: “I’ve heard it’s quite crowded there. I’m looking for something more serene.” (Aku
dengar di sana cukup ramai. Aku cari sesuatu yang lebih tenang.)
Lisa: “In that case, how about Lake Toba in Sumatra? It’s peaceful and the scenery is
breathtaking.” (Kalau begitu, bagaimana dengan Danau Toba di Sumatera? Tempatnya
tenang dan pemandangannya menakjubkan.)
John: “That sounds great. I will look into it. Thanks for the suggestion, Lisa!” (Kedengarannya
bagus. Aku akan mempertimbangkannya. Terima kasih atas sarannya, Lisa!)
81
MATERI 9. ASKING PREFERENCE
Prefer artinya lebih suka atau lebih memilih. Jadi sebetulnya penggunaan
“lebih prefer” di bahasa Indonesia itu salah. Prefer tidak bisa dipadukan dengan
“lebih” karena akan menjadi redundant (mubazir atau berlebihan).
Misalnya: “Aku lebih prefer warna coklat.” Kalau diartikan, ini menjadi “Aku lebih
lebih memilih warna coklat.” ‘Kan aneh ya? Yang betul adalah “Aku prefer warna coklat.”
Misalnya, kita bisa menggunakan kata-kata atau ungkapan seperti “I like…. better
than…” (Aku suka… lebih dari….) atau “I prefer…” (Aku lebih suka…) diikuti dengan apa
yang kita sukai.
Terdapat beberapa jenis ungkapan dalam expressing preference yang dapat digunakan.
Rumus kalimat:
Contoh:
She likes swimming better than running. (Dia suka berenang daripada lari.)
82
Timothy likes sandwiches better than pizza. (Timothy suka roti lapis lebih dari pizza.)
Rumus kalimat:
Contoh:
He prefers to play basketball than soccer. (Dia lebih suka bermain bola basket daripada
sepak bola.)
She prefers reading books to watching TV. (Dia lebih suka membaca buku daripada
menonton TV.)
Rumus kalimat:
Subject + would rather + bare infinitives + nouns + than + bare infinitives + nouns
Contoh:
Shofia would rather eat now. (Shofia lebih memilih makan sekarang.)
They would rather stay than go. (Mereka lebih memilih tinggal daripada pergi.)
She would rather eat pizza than sushi. (Dia lebih memilih makan pizza daripada sushi.)
Rumus kalimat:
83
Subject + would prefer + to infinitive + rather than + bare infinitive.
Contoh:
I would prefer to stay at home rather than go to the party. (Aku lebih memilih tinggal di
rumah daripada pergi ke pesta.)
He would prefer to watch a comedy show rather than a horror movie. (Dia lebih memilih
menonton pertunjukan komedi daripada film horor.)
Rumus kalimat:
Contoh:
You had better study for the exam if you want to get a good grade. (Sebaiknya kamu belajar
untuk ujian jika ingin mendapatkan nilai bagus.)
We had better leave early to avoid traffic. (Sebaiknya kita berangkat lebih awal untuk
menghindari kemacetan.)
1. We would rather go to the beach than stay at home. (Kami lebih memilih pergi ke
pantai daripada tinggal di rumah.)
2. They would prefer to eat pizza instead of pasta. (Mereka lebih memilih makan pizza
daripada pasta.)
3. I would rather go for a walk than go to the gym. (Aku lebih memilih pergi jalan-jalan
daripada pergi ke gym.)
84
4. We would rather take the train than drive a car. (Kami lebih memilih naik kereta
daripada mengemudi mobil.)
5. She would rather listen to music than watch TV. (Dia lebih memilih mendengarkan
musik daripada menonton TV.)
6. I would rather walk than take the bus. (Aku lebih memilih berjalan kaki daripada
naik bus.)
7. They would rather eat at home than dine out. (Mereka lebih memilih makan di
rumah daripada makan di luar.)
8. He would rather play basketball. (Dia lebih memilih bermain bola basket.)
9. We would rather travel by train. (Kami lebih memilih bepergian dengan kereta.)
10. Sherly would rather stay in my house than go home. (Sherly lebih baik tinggal di
rumahku daripada pulang ke rumahnya)
Annie: Hi, Benny! Are you up for a study session this weekend? (Hai, Benny! Apakah kamu
mau belajar bersama akhir pekan ini?)
Benny: Hi, Annie! I would prefer studying at the library rather than at my place. (Hai, Annie!
Aku lebih suka belajar di perpustakaan daripada di tempatku.)
Annie: That sounds good to me. The library is quiet and has all the resources we
need. (Bagiku itu oke. Perpustakaan itu tenang dan memiliki semua sumber daya yang kita
butuhkan.)
Benny: Exactly! Plus, we can focus better without any distractions. (Benar! Selain itu, kita
bisa fokus dengan lebih baik tanpa ada gangguan.)
85
MATERI 10. DESCRIPTIVE TEXT
Descriptive text is a text that describes a particular object in detail. Dalam bahasa
Indonesianya, descriptive text atau teks deskripsi adalah sebuah teks yang
mendeskripsikan objek tertentu secara rinci. Jadi, seperti yang sudah disinggung di awal,
pada teks ini, kamu akan menggambarkan objek secara jelas. Bisa ukurannya, warna,
bentuk, bau, dan lain sebagainya.
Misalnya descriptive text tentang seekor hewan. Teks tersebut dapat memuat
berbagai informasi tentang deskripsi fisik, makanan, habitat, asal usul,
perkembangbiakkan, hingga fakta-fakta unik yang terkait.
Ingat, descriptive text hanya menjelaskan satu objek tertentu secara detail. Jadi,
kalau kamu mau membuat sebuah descriptive text, kamu bisa menjelaskan ciri-ciri salah
satu kucing peliharaanmu, bukan menjelaskan ciri-ciri kucing secara umum yang ada di
dunia.
Dalam menulis descriptive text, ada kaidah kebahasaan yang harus kamu
gunakan. Language features of descriptive text terdiri dari tiga, yaitu adjective, Simple
Present Tense.
1. Adjective
86
Descriptive text tidak terlepas dari adjective atau kata sifat. Saat mendeskripsikan suatu
objek, kita pasti menggunakan kata sifat, seperti besar, kecil, tinggi, pendek, pintar, ramah,
dan lain sebagainya. Contoh:
Hanni is so pretty. She has an oval face, rounded eyes, pointed nose, and long hair. She is smart
and friendly.
Adjective yang digunakan pada descriptive text di atas adalah pretty (cantik),
oval (oval/lonjong), rounded (bulat), pointed (mancung), long (panjang), smart (pintar),
dan friendly (ramah).
Simple Present Tense biasa digunakan untuk menyatakan fakta atau kebenaran umum, serta
kebiasaan. Saat mendeskripsikan suatu objek, kita akan menggunakan tense jenis ini karena
apa yang kita jabarkan dari objek tersebut adalah fakta.
Identification:
Let me introduce you to my best friend. Her name is Hanni. She is my classmate in Junior
High School. She is thirteen years old.
Description:
Hanni is so pretty. She has an oval face, rounded eyes, pointed nose, and beautiful black
long hair. Her skin color is fair. Also, she has a slim body and is quite tall. She is 155
centimeters tall.
Hanni really loves to sing and dance. She joins the dance club as her extracurricular activity
at school. She is smart and friendly. She often helps me to do my homework and always
respects the elders. Everyone loves her.
87
MATERI 11. TELLING THE TIME
Di dalam kehidupan sehari-hari kita pasti tidak pernah lepas dari yang namanya
waktu, adanya siang dan malam, lalu jam berapa kita biasanya berangkat ke sekolah, jam
berapa acara TV favorit kita tayang, dan lain sebagainya. Kita tentu harus bisa membaca
Jam tersebut supaya kita tahu pukul berapa sekarang.
a.m : ante meridiem (dimulai dari jam 12 malam sampai jam 12 siang)
p.m : post meridiem (dimulai dari jam 12 siang sampai jam 12 malam)
Hour : Jam
Minute : Menit
Second : Detik
O'clock : Digunakan untuk menunjukan jam ketika jarum panjangnya tepat ke jam
12.
Past : Lebih
To : Kurang
88
A quarter : Seperempat (15 menit)
Untuk membaca jam dalam bahasa inggris silahkan lihat gambar di bawah ini:
Jam + Menit
Cara ini merupakan cara yang paling mudah untuk menunjukan waktu, hanya dibacakan
saja angkanya dalam bahasa inggris.
Contoh :
03.30 = It's three thirty (Itu jam tiga tigapuluh)
06.45 = It's six forty-five (itu enam empatpuluh lima)
Pada cara ini kita harus menyebutkan menit-nya dulu baru jam-nya dan memakai kata
'past' atau 'to' untuk menerangkan kurang atau lebihnya menit pada jam tersebut.
89
Contoh :
08.10 = It's ten past eight (Itu jam delapan lewat sepuluh menit)
08.55 = It's five (minutes) to nine (lima menit lagi menuju jam sembilan/ jam sembilan
kurang lima menit)
Untuk membaca jam ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Kata O'clock digunakan
untuk jam tepat, quarter (seperempat) digunakan untuk menyatakan waktu yang kurang
atau lebih 15 menit. Sedangkan half (setengah) digunakan untuk menyatakan waktu yang
lebih dari 30 menit. Mari kita lihat penjelasannya di bawah ini.
1. Jam tepat = Jika jam menunjukkan jam tepat/pas (jarum panjang tepat ke angka 12)
maka kita harus mengatakan seperti ini:
2. Jam lebih = Jika jarum panjang jam menunjukkan lebih 1-30 menit, maka kita harus
mengatakan:
It's ten minutes past nine (Jam 8 lebih sepuluh menit/ 08.10)
It's a quarter past eleven (Jam sebelas lebih lima belas menit/ 11.15)
It's a half past twelve (Jam dua belas lebih tiga puluh menit/ setengah satu / 12.30)
3. Jam kurang = Jika jarum panjang menunjukkan lebih dari 31 menit ke atas, maka
kita harus mengatakan:
It's a quarter to five (Jam lima kurang lima belas menit/ 04.45)
90
What time is it now? (Jam berapa sekarang?)
Do you know what time is it? (Apakah kamu tahu ini jam berapa?)
May I know what time is it? (Bolehkah aku tahu ini jam berapa?)
What time exactly the movie start? (Kapan tepatnya filmnya main?)
91
*Soal latihan telling the time pilihan ganda*
3. What time does Cindy have dinner? She has dinner at 07.30.
A. A half-past seven
B. A past seven
C. Seven thiryty o’clock
D. A half seven
4. Jam 8 pagi = ….
A. 08.00 p.m.
B. 08.00 a.m.
C. 8 o’clock.
D. 08.00 in the morning.
5. Jam 12 malam = …
A. 12.00 p.m.
B. 12.00 a.m.
C. 12 o’clock.
92
D. Midnight.
6. Jam 10.16 = …
A. Ten – sixteen
B. Ten past sixteen
C. Ten to sixteen
D. Sixteen to Ten
7. Jam 05.28 = …
A. Twenty eight past five
B. Twenty eight to five
C. Five to twenty eight
D. Five past twenty eight
8. Jam 06.48 = …
A. Twelve to seven
B. Seven to twelve
C. Forty eight to six
D. Six to forty eight
9. Jam 07.55 = …
A. Five to seven
B. Five to eight
C. Fifty five to seven
D. Fifty five to eight
94
MATERI 12. ASKING & GIVING DIRECTION
Asking and giving directions adalah cara menanyakan dan memberikan petunjuk atau arah
jalan kepada orang lain.
Oh ya, sebetulnya asking and giving direction ini bisa juga dilakukan melalui chat di media
sosial atau telpon loh, jadi tidak terbatas hanya di lokasi kejadian.
“Kenapa sih, harus tahu cara asking and giving direction dalam bahasa Inggris?”
Well, who knows? One day saat traveling, mudik, atau melakukan perjalanan bisnis ke luar
negeri, tiba-tiba ada seseorang yang menanyakan petunjuk arah pada kita.
Begitupun sebaliknya, saat kita nggak tau arah dan bingung membaca maps, kita dapat
bertanya kepada warga lokal sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman.
Asking Direction
Asking berasal dari verb “ask” yang artinya meminta. Sementara itu, “direction” artinya
petunjuk. Nah, sebelum bertanya arah atau petunjuk dalam bahasa Inggris, ada beberapa
hal yang harus kamu perhatikan dulu, nih, yaitu:
1. Greeting
Seperti yang sudah pernah kita bahasa, greeting adalah ucapan salam.
Saat hendak meminta bantuan dari orang lain, terlebih orang asing yang belum pernah
kamu temui, alangkah baiknya agar kita melakukan greeting terlebih dahulu sebagai bentuk
sopan santun pada lawan bicara.
Selain itu, greeting merupakan cara yang sangat baik untuk mengawali percakapan dengan
ramah.
95
Hi, I am sorry to interrupt you, but..
Setelah greeting, kamu bisa utarakan apa maksud dan tujuan pada lawan bicara. Dalam hal
ini, kamu juga bisa menggambarkan kondisi atau keadaanmu, atau alasan mengapa kamu
membutuhkan bantuan dari orang tersebut. Contohnya:
I am new here.
I’m lost.
I seemed to be lost.
Sebelumnya, kita sudah pernah mempelajari berbagai modals auxiliary yang biasa
digunakan sebagai rumus pada tenses dalam bahasa Inggris.
96
Dalam asking direction, modals yang biasa digunakan antara lain can, could,
will, dan would, would like, etc. Berikut contohnya:
Question words adalah kata untuk melontarkan pertanyaan yang terdiri dari lima jenis,
yaitu what, where, when, who, why, dan how.
Namun, untuk asking direction dalam bahasa Inggris, question words yang paling cocok
digunakan adalah what, where dan how. Bagaimana contohnya?
Where is the …?
97
What’s the quickest way to get to …?
Nah, selain menggunakan modal auxiliary dan question word, kamu juga bisa bertanya
menggunakan interrogative sentences yang umumnya diawali dengan to be dan verb seperti
is, do, dan lain sebagainya. Contohnya adalah:
Giving Direction
Oke, selanjutnya kita akan membahas giving direction. Giving direction berasal dari kata
“give” yang berarti memberi. Jadi, giving direction adalah “memberi petunjuk”.
Sama seperti asking direction, dalam memberikan petunjuk pun ada beberapa hal yang
perlu kamu perhatikan agar dapat menjawab pertanyaan lawan bicara sesuai dengan
kondisi yang sebenarnya.
Apabila ada seseorang bertanya petunjuk arah tetapi kamu tidak dapat membantu, maka
jangan lupa untuk ucapkan kata maaf. Berikut contoh jawaban yang bisa diberikan:
98
Sorry, I’m a traveler and not a local citizen.
Sorry, I don’t know that place either, maybe you can ask someone else.
Saat memberikan petunjuk arah pada orang lain, kamu perlu pastikan bahwa lawan bicara
memahami arahan yang kamu sampaikan. Maka dari itu, pastikan untuk giving
direction secara pelan dan tidak terburu-buru. Okay?
Imperative sentence adalah kalimat perintah. Karena giving direction adalah memberikan
arahan, jadi biasanya kalimat yang digunakan akan bersifat imperative agar si penanya
dapat mengikuti apa yang dijelaskan oleh kita selaku pemberi arahan. Contoh:
Hmm, maksudnya apa, sih? Jadi, kalau sudah memberikan arahan atau petunjuk jalan, kamu
bisa bertanya pada lawan bicara, apakah mereka memahami penjelasan atau tidak.
Nah, sama dengan asking direction, di sini kamu bisa gunakan juga pola kalimat tanya.
Contoh sebagai berikut:
Do you understand?
99
Kalimat Giving Direction yang Paling Sering Digunakan
Dalam giving direction, ada banyak sekali vocabulary bahasa Inggris yang dapat kita
gunakan untuk menjawab pertanyaan terkait arah dan jalan dari penanya guna
menemukan alamat, lokasi, atau tempat yang mereka tuju.
Berikut beberapa contoh kalimat yang paling sering digunakan dalam giving direction:
Selain contoh di atas, giving direction juga memiliki contoh frasa lain yang lebih spesifik
untuk menunjukkan jalan, antara lain:
1. Go Straight
Straight artinya lurus. Saat kamu memberikan arahan untuk jalan lurus, ada beberapa frasa
yang bisa digunakan, yaitu:
Go straight.
Go down there.
100
Keep walking ahead.
2. Turn
Seperti yang kita tahu, jalan tidak akan selamanya lurus. Ada kalanya kamu harus
menunjukkan belokan pada orang yang meminta petunjuk arah. Perhatikan ungkapannya
berikut ini:
Turn right
Turn left.
Turn back.
3. Cross
Hmm, masih ingat apa arti dari cross? Yap! Cross adalah menyeberang. Bagaimana sih,
contoh frasa untuk memberikan petunjuk menyeberang? Lihat di bawah ini ya!
101
You will cross some traffic lights.
4. Location
Setelah memberikan petunjuk, biasanya saat giving direction, kita juga bisa menegaskan
lokasi tempat yang dituju oleh penanya, apakah sebelah kiri, sebelah kanan, dan lain
sebagainya.
On the right in between the pet shop and the grocery store.
5. Landmark
Sederhananya, landmark adalah kosakata penunjuk jalan atau penanda yang bisa dijadikan
sebagai patokan saat giving direction. Penanda ini bisa berupa bangunan, public facility,
jalan, nama tempat, dan masih banyak lagi. Contohnya adalah:
Crossroads: persimpangan
T-junction: Pertigaan
Roundabout: Bundaran
102
Flyover: Jembatan layang
Bridge: Jembatan
Mosque: Masjid
Church: Gereja
Dialog
A: Excuse me, apologize to btohering your time. Could you help me, please?
(Permisi, mohon maaf mengganggu waktu Anda. Bisakah Anda membantu saya?)
A: I am new here. I’m looking for a Ruang Raya office. I’ve been following the google
maps but I still can’t find the right way. Can you direct me to that place?
(Saya baru di sini. Saya sedang mencari kantor Ruang Raya. Saya sudah
mengikuti google maps tetapi saya masih tidak dapat menemukan jalan yang benar.
Bisakah Anda mengarahkan saya ke tempat itu?)
B: Do you mean Ruang Raya office which is an education startup located in Tebet, isn’t it?
(Apakah maksud Anda kantor Ruang Raya yang merupakan startup pendidikan yang
berlokasi di Tebet, kan?)
B: Sure, the office is very near from here. Because you are using motorcycle, you just need to
go straight, take the first left when you enter Saharjo Road. After that, follow the road until
you get to the Kemang Police Station on the left. Go along the road for 300 meters, and you’ll
find the Ruang Raya office on the right in between the post office and the petrol station.
103
(Tentu, kantornya sangat dekat dari sini. Karena menggunakan sepeda motor, Anda hanya
perlu lurus, ambil belokan ke kiri pertama saat masuk Jalan Saharjo. Setelah itu, ikuti jalan
tersebut hingga sampai di kantor polisi Kemang di sebelah kiri. Jalan sepanjang 300 meter,
dan Anda akan menemukan kantor Ruang Raya di kanan di antara kantor pos dan pom
bensin.)
A: Thank you for spending your time with me. Have a nice day!
(Terima kasih telah menghabiskan waktumu bersamaku. Semoga harimu
menyenangkan!)
104