PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
(DEEP LEARNING)
Satuan Pendidikan : SMPN 1 Puri
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Nama Guru : Suwarsono, [Link].,[Link]
Kelas/ Semester : IX / Ganjil
Alokasi Waktu : 6 x 40 menit (2 Pertemuan)
Tahun Ajaran : 2025 /2026
IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK: Peserta didik kelas IX di SMP .............. memiliki
tingkat pengetahuan dan pengalaman yang bervariasi terkait teknologi
komunikasi, khususnya internet dan media sosial. Sebagian besar peserta
didik mungkin sudah sangat akrab dengan penggunaan ponsel dan media
sosial dalam keseharian mereka, menjadikannya kebutuhan utama. Namun,
ada pula yang mungkin memiliki akses terbatas atau belum sepenuhnya
memahami kaidah komunikasi daring yang baik dan aman, serta rentan
terhadap informasi yang tidak akurat. Identifikasi awal akan difokuskan pada
pengetahuan awal mereka tentang sejarah komunikasi, penggunaan media
sosial, dan kemampuan mereka dalam membedakan fakta, opini, dan asumsi.
Informasi ini akan membantu guru untuk merancang kegiatan pembelajaran
yang berdiferensiasi dan relevan, memastikan semua peserta didik
mendapatkan bekal yang memadai untuk berkomunikasi secara efektif dan
bijak di era digital.
MATERI PELAJARAN: Materi pelajaran pada Bab III ini berfokus pada
tema "Komunikasi Ujung Jari", dengan penekanan pada teks rekon (cerita
ulang), fakta, opini, asumsi, kosakata dalam media sosial, dan penggunaan
kamus. Jenis pengetahuan yang akan dicapai meliputi pemahaman informasi
dalam teks rekon, kemampuan membedakan fakta, opini, dan asumsi,
elaborasi teks rekon dalam diskusi, menyimak rekon dalam bentuk video,
mencermati kosakata teks rekon dalam media sosial, menggunakan kamus
dengan benar, serta mengenali dan menggunakan kosakata serapan dalam
teks rekon dan menulis surat/email tanggapan. Relevansi materi dengan
kehidupan nyata peserta didik sangat tinggi karena membahas perkembangan
teknologi komunikasi yang sangat dekat dengan keseharian mereka, terutama
internet dan media sosial. Tingkat kesulitan materi disesuaikan dengan
jenjang kelas IX, dengan pendekatan yang memupuk kemampuan berpikir
kritis dan bijak dalam menggunakan teknologi. Struktur materi disajikan
secara bertahap, mulai dari pengaktifan pengetahuan latar, diskusi, eksplorasi
kosakata, hingga praktik menulis dan debat. Integrasi nilai dan karakter akan
ditekankan melalui Profil Pelajar Pancasila, seperti bernalar kritis (dalam
membedakan fakta dan hoaks), mandiri (dalam eksplorasi kamus dan
menulis), dan berkomunikasi (dalam diskusi dan debat), yang diintegrasikan
dalam setiap kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia.
DIMENSI PROFIL • Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME √
LULUSAN • Kewargaan global
• Penalaran kritis √
• Kreativitas
• Kolaborasi √
• Kemandirian
• Kesehatan
• Komunikasi
DESAIN CAPAIAN PEMBELAJARAN: Peserta didik mampu mengevaluasi
PEMBELAJARAN informasi melalui penilaian ketepatan gagasan, pikiran, arahan, pandangan,
atau pesan dari teks deskripsi, laporan, narasi, rekon, eksplanasi, eksposisi
dan diskusi, dari teks tulis, visual, audiovisual dengan membandingkan
informasi tersebut dengan pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan
dari teks lain yang dibacanya. Peserta didik juga mampu menilai pemilihan
diksi, kosakata, serta cara penyajian data sesuai dengan tipe teks dan tujuan
penulisan pada teks fiksi dan informasional dengan makin kritis,
menunjukkan bukti-bukti dari teks untuk mendukung pendapatnya. Peserta
didik mulai mampu menilai kualitas dan efektivitas teks fiksi berdasarkan
elemen intrinsik seperti alur, konflik, sudut pandang pengisahan, perubahan
sikap tokoh dalam teks fiksi secara lebih perinci dan lebih kritis. Peserta
didik makin terampil menggunakan sumber informasi lain untuk menilai
akurasi informasi pada teks yang sesuai jenjangnya dengan lebih kritis.
TOPIK PEMBELAJARAN: Komunikasi Ujung Jari
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Peserta didik mampu memahami informasi dalam teks rekon dengan
benar.
2. Peserta didik mampu membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam
teks rekon dengan benar.
3. Peserta didik mampu berdiskusi sesuai ketentuan.
4. Peserta didik mampu menyimak, mencatat, dan menjawab pertanyaan
tentang video secara mandiri.
5. Peserta didik mampu menggunakan kosakata dalam media sosial
dengan benar.
6. Peserta didik mampu menggunakan kamus dengan benar.
7. Peserta didik mampu menggunakan kosakata serapan dalam tulisan
dengan tepat.
8. Peserta didik mampu menulis surat atau email tanggapan
menggunakan teks rekon yang tepat.
PRAKTIK PEDAGOGIS:
1. Problem Based Learning (Membuat diagram alir, debat, menulis teks
rekon pribadi).
2. Diskusi kelompok, eksplorasi umum, wawancara, dan presentasi.
3. Membaca dan menulis bersama, membaca dan menulis terbimbing,
membaca dan menulis mandiri.
4. Memodelkan proses berpikir.
MITRA PEMBELAJARAN:
1. Orang Tua/Wali Peserta Didik (untuk dukungan dan diskusi tentang
penggunaan internet dan media sosial).
2. Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Daerah (untuk mencari buku
rujukan).
3. Tokoh Masyarakat/Profesional (yang relevan dengan bidang
komunikasi atau teknologi).
4. Komunitas Online/Akademisi (untuk mencari rujukan kredibel terkait
media sosial dan teknologi).
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN:
1. Ruang Fisik: Kelas, perpustakaan sekolah.
2. Ruang Virtual: Platform daring untuk mencari informasi (situs
berita terpercaya, KBBI Daring, Google Books, YouTube), platform
media sosial (untuk pengamatan).
3. Budaya Belajar: Kolaboratif, berpartisipasi aktif, rasa ingin tahu,
kritis dalam menyaring informasi, santun dalam berkomunikasi
daring.
PEMANFAATAN DIGITAL:
1. Perencanaan: Mencari referensi materi dari situs berita daring.
2. Pelaksanaan: Memutar video (YouTube), menggunakan KBBI
Daring, akses situs berita daring, aplikasi pembuat diagram alir
digital, aplikasi perekam suara/video (untuk debat/monolog).
3. Asesmen: Lembar penilaian, observasi langsung.
PENGALAMAN Langkah-Langkah Pembelajaran
BELAJAR
Pertemuan 1
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai hari ini, yaitu memahami informasi
dalam teks rekon dan mencari arti kata.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengajukan
pertanyaan yang berkaitan dengan tema komunikasi.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan pada pertemuan ini.
8. Guru memulai dengan pertanyaan pemantik: "Apakah yang kalian
pikirkan begitu melihat gambar pembuka bab ini (infografik Evolusi
Komunikasi)?"
9. Peserta didik menjawab pertanyaan pemantik dan mengamati
infografik pembuka Bab 3 untuk menafsirkan maknanya.
10. Guru memberikan pertanyaan pemantik "Saat ini kalian ada di era
komunikasi mana? Bagaimana dengan orang tua kalian, atau kakek
nenek?" untuk memantik diskusi awal tentang perkembangan
komunikasi.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai penggunaan media
sosial untuk menumbuhkan kesadaran akan perilaku yang boleh dan
tidak boleh dilakukan di media sosial.
o "Apa saja aplikasi media sosial yang sering kalian gunakan?"
o "Menurut kalian, apakah media sosial selalu membawa
dampak positif?"
o Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan
menghubungkan dengan peran peserta didik dalam literasi
digital.
Kegiatan Inti
Memahami (Berkesadaran, Bermakna) - Orientasi pada Siswa pada
Masalah
1. Peserta didik menerima teks rekon faktual berjudul "Perkembangan
Teknologi Komunikasi".
2. Peserta didik menyimak penjelasan guru bahwa teks rekon berisi
pengalaman masa lalu dengan tujuan memberi informasi berupa
kejadian nyata atau hiburan.
3. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang "Ada Siapa Saja di
Balik Internet?" untuk mewaspadai orang-orang berniat buruk dan
menggunakan internet secara bijak.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan) - Mengorganisasi Siswa
untuk Belajar
1. Peserta didik menyimak instruksi guru untuk membaca pertanyaan
bacaan terlebih dahulu sebelum membaca teks.
2. Peserta didik membaca teks "Perkembangan Teknologi Komunikasi"
secara mandiri (15-20 menit) sambil mencatat kosakata yang tidak
dipahami.
3. Peserta didik secara mandiri menjawab pertanyaan bacaan.
4. Peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan "Mencari Arti Kata"
dengan membuat diagram alir bertema komunikasi (misalnya: apakah
perlu membeli ponsel baru, apakah perlu memiliki akun media sosial,
apakah perlu membalas perlakuan tidak baik di internet).
5. Peserta didik meluaskan pencarian kosakata terkait diagram alir
(misalnya: layak, tidak layak, hoaks).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna) - Membimbing Penyelidikan
Individual pada Kelompok
1. Guru berkeliling kelas, menyapa peserta didik secara acak, dan
memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka.
2. Guru membahas jawaban pertanyaan bacaan bersama peserta didik,
memberikan apresiasi atas berbagai kemungkinan jawaban.
3. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang fungsi huruf
italik/miring pada kata serapan.
4. Peserta didik berdiskusi tentang relevansi teknologi komunikasi lama
di era internet (misalnya, penggunaan asap di gunung).
5. Peserta didik berdiskusi tentang hal-hal yang berkaitan dengan tema
atau kasus komunikasi berdasarkan diagram alir yang dibuat.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang sejarah
perkembangan komunikasi dan pentingnya eksplorasi kosakata
melalui diagram alir.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu membedakan fakta, opini, dan asumsi.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
mereka dalam memahami teks rekon dan mengeksplorasi kosakata.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 2
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari
ini, yaitu membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, apakah
setiap informasi yang kita terima itu selalu benar?"
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti
Memahami (Berkesadaran, Bermakna) - Orientasi pada Siswa pada
Masalah
1. Peserta didik membaca penjelasan tentang perbedaan fakta, opini,
dan asumsi yang disediakan.
2. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang fakta sebagai hal
atau peristiwa yang benar-benar terjadi, berisi informasi objektif
(jumlah, angka, nama, peristiwa, tanggal), dan ditandai dengan kata
"merupakan, adalah, ialah".
3. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang opini sebagai sikap
pikiran seseorang terhadap suatu persoalan, berupa pandangan
pribadi, anggapan, atau perkiraan (saran, kritik, tanggapan, harapan,
nasihat, ajakan).
4. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang asumsi sebagai
dugaan yang diterima sebagai dasar berpikir karena dianggap benar.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan) - Mengorganisasi Siswa
untuk Belajar
1. Peserta didik duduk berkelompok (3-5 orang) dan diberikan majalah,
koran, atau buku sebagai sumber latihan.
2. Peserta didik secara langsung mencari contoh fakta dari sumber yang
ada di kelompok mereka.
3. Peserta didik mencari contoh opini dan asumsi dari sumber yang
sama.
4. Peserta didik mengerjakan latihan secara mandiri untuk menemukan
fakta, opini, dan asumsi dalam teks "Perkembangan Teknologi
Komunikasi" dan mencatat cirinya.
5. Peserta didik menemukan fakta dan opini dari berbagai berita daring
dan membahas temuan dengan teman.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna) - Membimbing Penyelidikan
Individual pada Kelompok
1. Guru menuliskan temuan peserta didik di papan tulis dan
memberikan apresiasi.
2. Guru melakukan koreksi bersama jika ada temuan fakta, opini, dan
asumsi yang kurang tepat.
3. Guru melakukan asesmen formatif terhadap kemampuan peserta
didik dalam menemukan ciri fakta dan opini.
4. Peserta didik berdiskusi tentang bagaimana opini dapat makin
mendekati kebenaran apabila ditunjang oleh fakta yang kuat dan
meyakinkan.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
perbedaan fakta, opini, dan asumsi, serta pentingnya menyaring
informasi.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu mengelaborasi teks rekon dalam diskusi.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
mereka dalam berpikir kritis.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 3
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari
ini, yaitu berdiskusi sesuai ketentuan dan menggunakan rekon pribadi
dalam diskusi.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara
menyampaikan pendapat yang baik dalam diskusi?"
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti
Memahami (Berkesadaran, Bermakna) - Orientasi pada Siswa pada
Masalah
1. Peserta didik menelaah tahapan berdiskusi yang efektif (yang telah
dipelajari di kelas sebelumnya).
2. Peserta didik diingatkan untuk melakukan diskusi dengan aktif,
santun, dan berbagi kesempatan berbicara.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan) - Mengorganisasi Siswa
untuk Belajar
1. Peserta didik dibagi menjadi kelompok (3-5 orang) untuk diskusi
tentang media sosial dan remaja.
2. Peserta didik menyampaikan pendapat tentang media sosial dan
alasan atau rujukan yang mereka gunakan untuk mendukung
pendapat tersebut.
3. Peserta didik dapat menggunakan pengalaman pribadinya terkait
media sosial sebagai bahan diskusi.
4. Peserta didik yang pasif diberi peran dan didorong untuk berbicara
lebih banyak melalui pertanyaan singkat yang tidak menekan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna) - Membimbing Penyelidikan
Individual pada Kelompok
1. Guru berkeliling melakukan pengamatan dan penilaian terhadap
kemampuan peserta didik dalam berpendapat.
2. Peserta didik diminta melaporkan hasil diskusinya di depan kelas.
3. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi
dalam diskusi.
4. Guru memberikan evaluasi singkat tentang pelaksanaan diskusi,
misalnya cara menyampaikan pendapat atau cara menyanggah
dengan santun.
5. Peserta didik membuat resume diskusi yang mencakup tujuan
diskusi, informasi baru, pendapat yang disepakati, dan informasi
yang belum dibahas.
6. Guru membahas informasi yang belum dibahas dalam diskusi, seperti
cyber bullying, dan mengingatkan peserta didik untuk waspada.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
mengelaborasi teks rekon dalam diskusi dan membuat resume
diskusi.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu menyimak rekon dalam bentuk video.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
mereka dalam berargumentasi dan berkolaborasi.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 4
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari
ini, yaitu menyimak rekon dalam bentuk video dan mencatat
informasi.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Apakah kalian sering
menonton video di internet? Video jenis apa yang kalian suka?"
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti
Memahami (Berkesadaran, Bermakna) - Orientasi pada Siswa pada
Masalah
1. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pentingnya
menyimak video dengan bijak, mewaspadai video pornografi, dan
menggunakan internet secara bijak untuk tujuan bermanfaat.
2. Peserta didik menyimak instruksi guru untuk menyiapkan buku tulis
dan membuat poin-poin (siapa, kapan, di mana, apa, mengapa,
bagaimana) sebelum menyimak video.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan) - Mengorganisasi Siswa
untuk Belajar
1. Peserta didik mencari dan menyimak video bertema rekon (misalnya
tentang Vito Egi, peserta didik berprestasi penjaga tradisi seni budaya
Jawa) di kelas (jika akses internet dan perangkat tersedia).
2. Jika tidak ada akses, guru membacakan teks "Vito Egi: Peserta Didik
Berprestasi Penjaga Tradisi Seni Budaya Jawa".
3. Peserta didik menyimak video/teks dan mencatat informasi yang
penting.
4. Peserta didik menjawab pertanyaan (nomor 1-4) terkait video/teks
yang disimak.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna) - Membimbing Penyelidikan
Individual pada Kelompok
1. Guru melakukan asesmen formatif terhadap kemampuan peserta
didik dalam menyimak dan mendapatkan informasi.
2. Peserta didik membandingkan informasi yang berhasil diperoleh
dengan yang tidak, dan mengidentifikasi kendala yang mungkin
dihadapi saat menyimak.
3. Peserta didik berdiskusi tentang pentingnya menggunakan kata kunci
yang tepat saat mencari video di internet.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
menyimak rekon dalam bentuk video dan pentingnya menyaring
informasi.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu menelaah kosakata teks rekon dalam media sosial.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
menyimak dan mencatat informasi.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 5
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari
ini, yaitu menggunakan kosakata dalam media sosial, menggunakan
kamus, dan mengenali/menggunakan kosakata serapan.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Apakah kalian tahu apa itu
'warganet'? Kata-kata apa lagi yang sering kalian dengar di media
sosial?"
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti
Memahami (Berkesadaran, Bermakna) - Orientasi pada Siswa pada
Masalah
1. Peserta didik membaca teks "Kosakata Baru Ciptaan Warganet?".
2. Peserta didik menyimak penjelasan guru bahwa kosakata baru dapat
muncul karena komunikasi antarmanusia.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan) - Mengorganisasi Siswa
untuk Belajar
1. Peserta didik berdiskusi apakah mereka biasa menggunakan kosakata
baru yang ada dalam teks dan bagaimana pendapat mereka tentang
kosakata tersebut (suka, tidak suka, biasa saja).
2. Peserta didik menelaah kosakata baru dalam tabel dan membuat
kalimat dengan kosakata tersebut secara mandiri.
3. Peserta didik menukarkan kalimat yang telah dibuat dengan teman
dan mendiskusikan perbedaannya.
4. Peserta didik membaca lantang 17 kosakata baru yang muncul dalam
KBBI V dan melafalkannya dengan benar, memeriksa kamus jika
perlu.
5. Peserta didik berpartisipasi dalam permainan "Lontar Kata" atau
"Temukan 'e'" untuk melatih pelafalan dan penggunaan kosakata
secara interaktif.
6. Peserta didik membaca penjelasan dan contoh tentang penggunaan
huruf miring dalam tulisan.
7. Peserta didik mengeksplorasi kamus cetak maupun daring untuk
memahami isi KBBI V (misalnya, makna kata umum seperti "aba-
aba, baca, dadu").
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna) - Membimbing Penyelidikan
Individual pada Kelompok
1. Guru membahas perbedaan pendapat atau kalimat yang berbeda di
dalam diskusi kelas.
2. Peserta didik menyimpulkan pentingnya menggunakan kosakata yang
tepat dan baku dalam komunikasi, baik lisan maupun tulis.
3. Peserta didik mencermati ciri-ciri teks rekon pribadi (keterangan
waktu jelas, kata ganti "saya/aku", urutan waktu, kata kerja aksi).
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
menelaah dan menggunakan kosakata dalam media sosial, serta
pemanfaatan kamus.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu menulis surat/email tanggapan menggunakan teks
rekon.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
mereka dalam eksplorasi bahasa.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 6
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik untuk memimpin doa.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari
ini, yaitu menulis surat/email tanggapan menggunakan teks rekon
yang tepat, dan melakukan refleksi umum terhadap seluruh
pembelajaran Bab 3.
5. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian menulis
surat atau email resmi? Apa saja yang harus diperhatikan?"
6. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti
Memahami (Berkesadaran, Bermakna) - Orientasi pada Siswa pada
Masalah
1. Peserta didik menyimak tata cara menulis surat/email tanggapan.
2. Peserta didik menyimak bahwa tanggapan terhadap bacaan dapat
disampaikan secara kreatif kepada penulis atau redaksi buku.
3. Peserta didik mengamati infografik tentang syarat buku yang baik
sebagai panduan menulis tanggapan.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan) - Mengorganisasi Siswa
untuk Belajar
1. Peserta didik menulis teks rekon pribadi menggunakan kosakata
dalam media sosial atau pengalaman berinteraksi langsung.
2. Peserta didik menulis surat atau email tanggapan kepada penerbit
buku berdasarkan buku yang mereka baca (dari Jurnal Membaca).
3. Peserta didik menyampaikan pendapat, interpretasi, dan analisis
terhadap topik dan penyajian buku dalam surat/email.
4. Peserta didik dapat berpartisipasi dalam kegiatan debat (opsional,
sebagai pengayaan) tentang isu-isu yang relevan dengan komunikasi
digital, dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna) - Membimbing Penyelidikan
Individual pada Kelompok
1. Guru melakukan asesmen formatif terhadap surat/email tanggapan
peserta didik, menilai kelengkapan isi, format, dan gaya bahasa.
2. Peserta didik mengisi lembar refleksi mandiri di akhir Bab 3 untuk
memetakan capaian belajar mereka dalam berbagai kecakapan dan
mengidentifikasi kegiatan yang paling sulit.
3. Guru menganalisis hasil refleksi peserta didik untuk merumuskan
strategi pembelajaran yang sesuai pada bab berikutnya, termasuk
memberikan pendampingan khusus atau kegiatan pengayaan.
4. Guru melakukan refleksi pribadi terhadap strategi pembelajaran yang
telah dilakukan selama Bab 3, mengidentifikasi hal-hal yang sudah
baik dan yang perlu ditingkatkan.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan peserta didik menyimpulkan seluruh pembelajaran Bab 3,
fokus pada pentingnya komunikasi yang efektif dan bijak di era
digital, serta kemampuan menulis surat/email tanggapan.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu memasuki Bab 4 dengan topik "Dari Hobi Menjadi
Pundi-Pundi".
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai seluruh
pencapaian mereka selama pembelajaran Bab 3 dan memberikan
semangat untuk terus belajar dan berkreasi.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
ASESMEN Asesmen pada Awal Pembelajaran:
PEMBELAJARAN
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Proses Pembelajaran:
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen Sumatif pada Akhir/SelesaiPembelajaran:
Tes Tulis
Mengetahui, 14 Juli Juli 2025
Kepala Sekolah, Guru Mapel
Nanang Wahyuningaji, [Link] Suwarsono, [Link]., [Link]
NIP 197012271997031006 NIP
19690517999031006
Bahan Ajar Bab III: Komunikasi Ujung Jari
Tujuan Pembelajaran:
Melalui teks dan infografik bertema komunikasi, kalian akan mengetahui sejarah
perkembangan teknologi komunikasi, juga memahami informasi dalam teks rekon,
membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon. Selanjutnya, kalian akan
mengelaborasi teks rekon dalam diskusi, menyimak rekon dalam bentuk video, dan
mencermati kosakata teks rekon dalam media sosial. Setelah itu, kalian akan berlatih
menggunakan kamus, mengenali dan menggunakan kosakata serapan dalam teks rekon, dan
menulis surat atau email tanggapan menggunakan teks rekon.
Materi:
A. Memahami Informasi dalam Teks Rekon
Teks rekon, atau sering disebut teks cerita ulang, adalah teks yang berisi pengalaman masa
lalu dengan tujuan untuk memberikan informasi berupa kejadian nyata, seperti eksperimen
atau sejarah, kepada pembaca. Selain itu, teks rekon juga dapat berfungsi untuk memberikan
hiburan. Bab ini akan membahas dua jenis teks rekon: teks rekon faktual dan teks rekon
pribadi. Teks rekon faktual mengandung kejadian nyata, contohnya adalah laporan suatu
kejadian di stasiun berita tepercaya. Sementara itu, teks rekon pribadi berisi pengalaman
pribadi penulisnya.
Contoh Teks Rekon Faktual: "Perkembangan Teknologi Komunikasi"
Teks ini menguraikan sejarah perkembangan teknologi komunikasi, mulai dari masa primitif
hingga era internet modern. Pada masa purba, manusia berkomunikasi jarak jauh
menggunakan asap, bunyi-bunyian, dan cahaya api. Contohnya adalah suku Indian yang
menggunakan asap seperti dilukis oleh Frederic Remington, atau penggunaan kentongan dan
lesung sebagai penanda di Indonesia. Setelah manusia mengenal tulisan dan kertas, surat-
menyurat mulai digunakan, bahkan merpati bisa dilatih sebagai pengantar surat. Kemudian,
pada tahun 1837, telegraf ditemukan oleh Samuel Morse, yang mampu mengirimkan pesan
singkat (telegram) menggunakan kode morse. Perkembangan terus berlanjut dengan
penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876, yang memungkinkan suara
dikirimkan dari satu tempat ke tempat lain. Radio ditemukan oleh Marconi pada tahun 1895,
yang memanfaatkan stasiun penghubung untuk penyiaran jarak jauh. Selain itu, media
komunikasi massa tertua adalah koran atau surat kabar, dengan contoh pertama Acta Diurna
yang terbit di Kekaisaran Romawi pada tahun 59 SM. Di Indonesia, Medan Prijaji diakui
sebagai surat kabar nasional pertama. Televisi, yang populer pada pertengahan abad ke-20,
juga menjadi media komunikasi penting, diawali dengan TVRI di Indonesia. Akhirnya,
internet menggantikan banyak alat dan media komunikasi sebelumnya, seperti televisi yang
digantikan oleh streaming, dan surat kabar oleh media daring (online). Saat ini, sebagian
besar teknologi komunikasi dapat diakses berkat internet, dengan ponsel dan komputer yang
semakin canggih.
Contoh Pertanyaan dan Jawaban (berdasarkan teks "Perkembangan Teknologi
Komunikasi"):
Menurut kalian, apa tujuan penulis menyapa pembaca dengan bertanya tentang
ponsel pada bagian awal teks? Penulis menduga bahwa peserta didik kelas sembilan
memiliki ponsel, ingin menegaskan bahwa zaman sekarang ponsel memiliki peran
yang penting, atau penulis benar-benar bertanya apakah peserta didik kelas sembilan
memiliki ponsel atau tidak.
Mengapa kata "kentongan" pada teks ditulis dengan huruf italik/miring?
Kentongan merupakan bahasa daerah.
B. Membedakan Fakta, Asumsi, dan Opini dalam Teks Rekon
Dalam berkomunikasi dan memahami informasi, sangat penting untuk dapat membedakan
antara fakta, opini, dan asumsi.
Fakta adalah hal, keadaan, atau peristiwa yang merupakan kenyataan; sesuatu yang
benar-benar ada atau terjadi. Kebenaran sebuah fakta sudah teruji, biasanya
berdasarkan data yang akurat, seperti bilangan, tanggal, waktu kejadian, foto, video,
atau bukti lain yang teruji kebenarannya. Fakta bersifat objektif dan tidak berubah
dari waktu ke waktu.
Opini adalah pendapat, pikiran, atau pendirian seseorang. Dalam teks, opini berupa
pendapat pribadi atau pendirian penulis, sehingga dapat berubah. Kalimat opini sering
menggunakan kata-kata yang bersifat relatif, seperti "tampaknya", "paling", "agak",
atau "biasanya".
Asumsi adalah dugaan yang diterima sebagai dasar atau landasan berpikir karena
dianggap benar.
Kemampuan membedakan ketiganya sangat penting agar kalian mampu mendapatkan
informasi yang sahih, serta dapat menulis atau mempresentasikan informasi dan
menyampaikan gagasan yang kompleks secara jelas dan akurat. Pendapat yang disampaikan
harus didukung oleh fakta yang kuat.
Contoh Kalimat Fakta, Opini, dan Asumsi:
Kalimat Fakta Opini Asumsi Ciri
Selisih harga sepotong kue bolu di toko A dan toko dapat diperiksa
√
B mencapai Rp1.000,00. kebenarannya
merupakan
Menyontek jawaban teman saat ulangan walau
√ pendapat
seizin pemiliknya tetap tidak baik.
seseorang
Berdasarkan Pasal 284 UU No. 22 Tahun 2009
tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, teruji
√
mengendarai sepeda motor di atas trotoar itu kebenarannya
melanggar hukum.
Mendung gelap adalah pertanda akan turun hujan. √ bersifat dugaan
Saya yakin menari itu menyenangkan dan menyangkut
√
menyehatkan. pendirian
Tampaknya komunikasi lisan lebih mudah daripada berkaitan dengan
√
komunikasi tertulis. pendapat
Ekspor ke Spreadsheet
C. Mengelaborasi Teks Rekon dalam Diskusi
Diskusi adalah pertemuan untuk bertukar pikiran atau membahas suatu masalah bersama-
sama. Kiat agar diskusi kelompok berlangsung tertib dan menyenangkan:
1. Awali diskusi dengan memilih moderator untuk memimpin dan memastikan semua
peserta mendapatkan giliran berbicara.
2. Sepakati waktu bicara masing-masing peserta (misalnya 5 menit).
3. Buat catatan singkat pendapat teman untuk memudahkan tanggapan.
4. Sampaikan pendapat dengan menyebutkan sumber rujukan (misalnya: "Dalam
laman... disebutkan bahwa .... Saya sepakat/tidak sepakat karena...").
5. Setelah semua berpendapat, moderator mempersilakan tanggapan.
6. Akhiri diskusi dengan kesimpulan moderator dan ucapan terima kasih.
Teks rekon pribadi dapat digunakan untuk menyampaikan cerita atau pendapat tentang suatu
topik dalam diskusi. Rekon pribadi adalah cerita ulang tentang peristiwa masa lalu di mana
penulis terlibat secara langsung.
D. Menyimak Rekon dalam Bentuk Video
Internet sebagai sarana komunikasi luas menggunakan berbagai media, termasuk tulisan,
gambar, suara, dan video. Video adalah salah satu fasilitas internet yang digemari. Penting
untuk memilih video yang bermanfaat, misalnya tentang remaja berprestasi. Saat menyimak,
buatlah catatan penting dengan menuliskan kata kunci atau kalimat singkat, seperti: apa,
siapa, kapan, di mana, bagaimana, dan mengapa.
E. Menelaah Kosakata Teks Rekon dalam Media Sosial
Media sosial telah melahirkan banyak kosakata baru yang awalnya hanya digunakan dalam
komunikasi media sosial atau dari senda gurau, tetapi kemudian penggunaannya meluas.
Contoh Kosakata Baru Ciptaan Warganet:
No. Kata Arti
1. selfie Aktivitas memotret diri sendiri menggunakan kamera depan telepon genggam.
2. merapat Diartikan sebagai ajakan untuk berkumpul bisa juga pengganti kata "sini".
Bermakna palsu yang diambil dari kata sama dalam bahasa Inggris yang berarti
3. hoax
cerita berbohong.
4. typo Salah tik.
Memiliki arti mengikuti. Istilah stalk ini digunakan untuk mencari tahu kegiatan
5. stalk
seseorang dengan melihat isi setiap media sosial yang digunakan.
6. garing Merupakan kata dari bahasa Sunda yang artinya "tidak lucu".
7. gaes Sapaan untuk semua kalangan, biasanya untuk yang seumur.
8. netizen Pengguna internet.
9. tag Menandai.
Ekspor ke Spreadsheet
F. Menggunakan Kamus
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah rujukan penting untuk menelusuri makna
kata. KBBI edisi kelima telah menambahkan banyak lema baru dari berbagai bentuk
kebahasaan, termasuk kosakata umum, klasik, arkais, khusus (istilah), kosakata budaya (dari
bahasa daerah), ungkapan bahasa daerah, ungkapan bahasa asing, singkatan dan akronim,
serta peribahasa dan idiom. Selain itu, kamus juga memuat petunjuk penggunaan, termasuk
label kelas kata (seperti adjektiva, adverbia, nomina, verba) dan penunjuk pelafalan.
Contoh Penunjuk Pelafalan "e" dalam KBBI:
enam /ệnam/ (e pepet)
[Link] /lé.lé/ (e taling terbuka)
[Link] /lè.lèt/ (e taling tertutup)
G. Mengenali dan Menggunakan Kata Serapan dalam Teks Rekon
Salah satu fungsi huruf miring dalam tulisan adalah untuk menuliskan kata atau ungkapan
dalam bahasa daerah atau bahasa asing. Selain itu, huruf miring juga digunakan untuk
menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam
kalimat.
Contoh Penggunaan Huruf Miring:
"Sementara itu, kita menyambut gembira adanya pilihan komedi tunggal untuk
menggantikan stand up comedy, yang kadang disebut pula sebagai komika."
(Menuliskan kata asing)
"Kata gawai, tetikus, pramusiwi mungkin telah lama beredar, tapi bisa dibilang
penggunaannya masih setengah hati." (Menegaskan kata)
H. Menulis Surat/Email Tanggapan Menggunakan Teks Rekon
Ketika menulis surat atau email tanggapan, terutama kepada penerbit atau pihak lain
mengenai sebuah buku, penting untuk menggunakan bahasa yang santun dan kreatif. Kalian
dapat menggunakan panduan infografik untuk mengulas aspek-aspek yang membuat buku
menjadi menarik, seperti tema aktual, informasi akurat, gaya bahasa yang sesuai, cover yang
menarik, ilustrasi yang mendukung, tata letak isi yang menarik, harga terjangkau, dan penulis
yang tepercaya. Surat atau email tanggapan dapat diawali dengan perkenalan diri dan tujuan
surat, diikuti dengan isi yang mengulas buku berdasarkan aspek-aspek tersebut (misalnya,
menyampaikan ketertarikan pada pandangan pertama dan saran perbaikan), dan diakhiri
dengan ucapan terima kasih dan permohonan maaf.
ASESMEN FORMATIF PROSES PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN : SMP ..............
KELAS / SEMESTER : IX / GANJIL
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Memahami informasi dalam teks rekon.
2. Membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon.
3. Berdiskusi sesuai ketentuan.
4. Menyimak dan mencatat isi video.
5. Menggunakan kosakata dalam media sosial.
6. Menggunakan kamus.
7. Menggunakan kosakata serapan.
8. Menulis surat/email tanggapan dengan format teks rekon.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
Mengidentifikasi isi dan struktur teks rekon.
Menyimpulkan fakta, opini, dan asumsi dari teks.
Menyusun gagasan dalam diskusi dan media sosial.
Menyusun kosakata serapan dan kamus dalam konteks.
Mengonstruksi email atau surat tanggapan menggunakan struktur rekon.
KISI-KISI SOAL
No Tujuan Pembelajaran Indikator (IPK) Level Bentuk
Kognitif Soal
1 Memahami isi teks rekon Mengidentifikasi struktur C3 (Aplikasi) Pilihan
dan isi rekon Ganda
2 Membedakan fakta, opini, Menganalisis bagian teks C4 (Analisis) Pilihan
dan asumsi Ganda
3 Berdiskusi dengan baik Memilih sikap dan kalimat C4 (Analisis) Pilihan
diskusi Ganda
4 Menyimak isi video Menjawab isi video yang C3 (Aplikasi) Pilihan
didengar Ganda
5 Menggunakan kosakata Memilih kata/kalimat C3 (Aplikasi) Pilihan
media sosial efektif Ganda
6 Menggunakan kamus Menentukan makna kata C2 Pilihan
dari kamus (Pemahaman) Ganda
7 Menggunakan kosakata Memilih kata serapan tepat C3 (Aplikasi) Pilihan
serapan dalam konteks Ganda
8 Menulis surat tanggapan Menganalisis bagian C4 (Analisis) Pilihan
dengan struktur rekon surat/email rekon Ganda
9 Mengaitkan diskusi Menilai kesesuaian respon C5 (Evaluasi) Pilihan
dengan isi tanggapan dan isi tanggapan Ganda
10 Menyusun surat/email Menentukan urutan C6 (Kreasi) Pilihan
rekon paragraf Ganda
SOAL
Soal 1 (Stimulus Teks Rekon)
Bacalah kutipan berikut ini!
“Kemarin, kami mengunjungi perpustakaan digital sekolah. Kami mempelajari cara
mengakses e-book. Pengalaman ini sangat membantu kami memahami literasi digital.”
Struktur teks di atas menunjukkan bagian …
A. Orientasi – Peristiwa – Reorientasi
B. Judul – Perkenalan – Penutup
C. Pengantar – Inti – Kesimpulan
D. Tujuan – Langkah-langkah – Simpulan
E. Permasalahan – Solusi – Penutup
Kunci: A
Soal 2
Pernyataan berikut yang termasuk opini adalah …
A. Kunjungan ke perpustakaan digital dilakukan kemarin.
B. Kami diajari cara mengakses e-book.
C. Literasi digital perlu diajarkan sejak dini.
D. Kami memahami proses penggunaan aplikasi.
E. Pelatihan dilakukan pukul 09.00 WIB.
Kunci: C
Soal 3
Dalam diskusi, seseorang menyela pembicaraan teman. Sikap yang tepat dilakukan adalah …
A. Langsung membantah dengan suara keras
B. Menginterupsi untuk menegaskan pendapat
C. Meminta moderator memberikan waktu berbicara
D. Meninggalkan forum diskusi
E. Mengajak teman untuk diam bersama
Kunci: C
Soal 4 (Stimulus Video)
Setelah menyimak video “Etika Komunikasi di Media Sosial”, jawaban berikut yang benar
adalah …
A. Semua orang bebas berkata apapun di internet
B. Sopan santun tidak berlaku di media sosial
C. Bahasa sindiran paling efektif menyampaikan kritik
D. Menghargai pendapat orang lain bagian dari etika
E. Kata kasar boleh digunakan asal tidak menyinggung
Kunci: D
Soal 5
Manakah penggunaan bahasa media sosial yang paling tepat?
A. Gua setuju bgt sm elu
B. Ane udh baca beritanya
C. Bro, link nya mana nih?
D. Saya setuju dengan pendapat Anda
E. Lo ngerti gak sih maksudnya?
Kunci: D
Soal 6
Kata “literasi” dalam kamus KBBI bermakna …
A. Kemampuan berbicara
B. Kemampuan membaca dan menulis
C. Kegiatan membaca online
D. Program televisi edukatif
E. Pengetahuan digital
Kunci: B
Soal 7
Kata serapan dari bahasa asing yang tepat dalam kalimat berikut:
“____ adalah proses memahami makna tulisan dalam berbagai bentuk.”
A. Membaca
B. Literasi
C. Kajian
D. Pemahaman
E. Penjelasan
Kunci: B
Soal 8 (Stimulus Surat Tanggapan)
Perhatikan penggalan berikut!
“Saya sangat menghargai kegiatan webinar yang telah dilaksanakan. Kegiatan tersebut
memberi banyak manfaat.”
Bagian teks rekon yang ditunjukkan kutipan tersebut adalah …
A. Orientasi
B. Evaluasi
C. Reorientasi
D. Tanggapan
E. Penjelasan
Kunci: C
Soal 9
Surat tanggapan yang baik harus mencerminkan …
A. Keinginan pribadi penulis
B. Perasaan marah terhadap isi teks
C. Sumber yang sulit dipahami
D. Kritik tajam terhadap lawan bicara
E. Isi tanggapan yang sesuai topik diskusi
Kunci: E
Soal 10
Urutan struktur surat tanggapan dengan bentuk teks rekon adalah …
A. Evaluasi – Peristiwa – Orientasi
B. Pendapat – Fakta – Opini
C. Tujuan – Kegiatan – Harapan
D. Orientasi – Peristiwa – Reorientasi
E. Judul – Isi – Penutup
Kunci: D
✅ KUNCI JAWABAN
No Kunci
1 A
2 C
3 C
4 D
5 D
6 B
7 B
8 C
9 E
10 D
📋 RUBRIK PENILAIAN PILIHAN GANDA
Skor Per Soal Keterangan
10 Jawaban benar
0 Jawaban salah/ kosong
Total Nilai = (Jumlah Jawaban Benar × 10)
Skor Maksimum = 100
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
SATUAN PENDIDIKAN : SMP USANTARA
KELAS / SEMESTER : IX / GANJIL
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan literasi, diskusi, dan proyek, peserta didik diharapkan mampu:
1. Memahami informasi dalam teks rekon dengan benar.
2. Membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon.
3. Berdiskusi sesuai ketentuan.
4. Menyimak, mencatat, dan menjawab pertanyaan dari video secara mandiri.
5. Menggunakan kosakata dalam media sosial secara tepat.
6. Menggunakan kamus untuk mencari makna kata baru.
7. Menggunakan kosakata serapan dalam konteks tulisan.
8. Menulis surat/email tanggapan dengan menggunakan struktur teks rekon.
ALAT DAN BAHAN
Gawai/laptop yang terhubung ke internet
Akses video edukatif berjudul "Etika Komunikasi Digital: Bijak Sebelum
Mengunggah"
Kamus KBBI cetak atau digital
Kertas HVS atau aplikasi pengolah kata (Word/Docs)
Buku catatan dan alat tulis
TUGAS
STIMULUS (VIDEO PEMICU)
Tonton video pendek “Etika Komunikasi Digital” berdurasi ±3-5 menit yang
menggambarkan bagaimana seseorang bisa terjebak dalam kesalahpahaman di media sosial
karena menyebarkan informasi tanpa verifikasi.
TUGAS
1. Mencatat 5 Informasi Penting dari isi video.
2. Membedakan 2 Fakta dan 2 Opini berdasarkan isi video.
3. Gunakan kamus (KBBI/cetak/digital) untuk mencari arti dari 2 kata baru yang
ditemukan saat menonton video.
4. Menulis Surat atau Email Tanggapan terhadap video tersebut dengan ketentuan:
o Menggunakan struktur teks rekon: orientasi, peristiwa, dan reorientasi.
o Gunakan minimal 3 kosakata media sosial (contoh: unggahan, konten,
warganet).
o Gunakan minimal 2 kosakata serapan (contoh: literasi, komunikasi,
verifikasi).
o Gunakan bahasa Indonesia yang baik, benar, dan sopan.
o Panjang surat: ±250 kata
KUNCI JAWABAN (PEDOMAN PENILAIAN)
Komponen Kriteria Minimum
Catatan 5 Mencakup pesan inti, konflik, solusi, dan nilai moral dari video.
informasi
Fakta dan opini Fakta = pernyataan yang bisa diverifikasi; opini = pendapat pribadi.
Kata baru & Dicari dari KBBI dan digunakan dalam kalimat.
maknanya
Surat/email Harus memuat struktur rekon, kosakata serapan, kosakata media
tanggapan sosial, dan gaya bahasa sesuai etika.
RUBRIK PENILAIAN (Total Skor: 100)
Aspek yang Dinilai Skor Kriteria Penilaian
Maks
Catatan informasi video (5 15 Lengkap, relevan, dan ditulis sistematis (15),
poin) sebagian tepat (10), kurang (5)
Identifikasi fakta & opini (4 10 Tepat dan sesuai konteks (10), sebagian benar
poin) (7), tidak tepat (3)
Arti 2 kata baru dari kamus 10 Kata tepat, sumber jelas, digunakan dalam
kalimat (10), hanya definisi (5)
Struktur surat rekon 20 Lengkap dan logis (20), kurang 1 bagian (15),
kurang 2 bagian (10)
Penggunaan kosakata serapan 15 ≥5 kata tepat dan sesuai konteks (15), 3–4 kata
& media sosial (10), <3 kata (5)
Bahasa dan etika komunikasi 15 Baku, efektif, sopan (15), cukup (10), banyak
kesalahan (5)
Kreativitas dan keaslian isi 15 Sangat reflektif, orisinal, dan bermakna (15),
surat/email cukup baik (10), kurang fokus (5)
Total Skor Maksimal: 100
ASESMEN FORMATIF AKHIR (BENTUK PROYEK)
SATUAN PENDIDIKAN : SMP ..............
KELAS / SEMESTER : IX / GANJIL
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik mampu:
1. Memahami informasi dalam teks rekon.
2. Membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon.
3. Berdiskusi sesuai ketentuan.
4. Menyimak dan mencatat isi video untuk menjawab pertanyaan.
5. Menggunakan kosakata dalam media sosial dengan tepat.
6. Menggunakan kamus untuk memahami makna kata.
7. Menggunakan kosakata serapan dalam tulisan.
8. Menulis surat/email tanggapan dengan format teks rekon.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
No Indikator Pencapaian Kompetensi Level Kognitif
1 Mengidentifikasi struktur dan isi teks rekon C3 (Aplikasi)
2 Menganalisis fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon C4 (Analisis)
3 Menggunakan kosakata media sosial dan serapan dalam teks C3 (Aplikasi)
4 Menggunakan kamus untuk menemukan makna kata C2 (Pemahaman)
5 Menyusun tanggapan berbentuk surat/email dengan teks rekon C6 (Kreasi)
6 Menyimak dan mencatat isi video serta menanggapi isinya C4 (Analisis)
KISI-KISI PENILAIAN PROYEK
No IPK Aktivitas Proyek Level
Kognitif
1 Menulis surat tanggapan Menyusun email/surat tanggapan C6 (Kreasi)
menggunakan struktur terhadap isi video/topik tertentu secara
rekon tertulis
2 Membedakan fakta, Menganalisis isi surat/email untuk C4 (Analisis)
opini, dan asumsi dalam mengidentifikasi fakta dan opini
teks
3 Menyimak informasi dan Menonton video terkait etika C4 (Analisis)
menjawab pertanyaan komunikasi digital, mencatat poin
penting, dan menjawab pertanyaan
4 Menggunakan kosakata Menggunakan kosakata serapan dan C3 (Aplikasi)
serapan dan media sosial media sosial secara tepat dalam
surat/email
5 Menggunakan kamus Menemukan makna kata baru melalui C2
dengan benar kamus digital/manual dan memasukkan (Pemahaman)
dalam tanggapan
SOAL PROYEK
Stimulus
Saksikan video berdurasi 3–5 menit berjudul:
“Etika Berkomunikasi di Media Sosial: Bijak Sebelum Mengunggah”
(Video berisi: ilustrasi penggunaan media sosial, konflik akibat hoaks, cara tanggapan positif
terhadap informasi digital)
Tugas Proyek:
1. Menyimak dan Mencatat
Tonton video dengan cermat, catat minimal 5 poin penting dari isi video.
2. Analisis Fakta dan Opini
Buatlah daftar berisi 2 fakta dan 2 opini yang kamu temukan dari isi video.
3. Menulis Surat Tanggapan
Buatlah sebuah surat tanggapan/email formal kepada pembuat video yang:
o Menggunakan struktur teks rekon (orientasi, peristiwa, reorientasi).
o Memuat kosakata serapan dan media sosial secara tepat.
o Menggunakan kosakata baru yang ditemukan dengan bantuan kamus.
o Menggunakan bahasa baku dan sopan sesuai konteks digital.
Panjang surat: ±250 kata.
Judul surat/email: “Tanggapan atas Video Etika Digital”
KUNCI JAWABAN (PEDOMAN)
Catatan poin penting: minimal 5, mencakup pesan utama video.
Fakta dan opini: harus relevan dan logis.
Struktur surat rekon:
o Orientasi: mengapa menulis surat
o Peristiwa: ulasan isi video dan pengamatan
o Reorientasi: pendapat pribadi dan harapan
Kosakata serapan: misalnya literasi, komunikasi, informasi, aplikasi, akses
Kosakata media sosial: unggahan, konten, komentar, hoaks
Kamus: digunakan untuk mengartikan minimal 2 kata sulit dalam surat
RUBRIK PENILAIAN PROYEK (TOTAL 100)
Aspek yang Dinilai Skor Kriteria Penilaian
Maksimal
Catatan informasi dari 15 5 poin lengkap dan tepat (15), 3–4 poin (10),
video 1–2 poin (5), tidak ada (0)
Analisis fakta dan opini 15 Fakta & opini benar dan relevan (15), hanya
sebagian benar (10), tidak tepat (5)
Struktur surat rekon 20 Lengkap 3 bagian dan logis (20), kurang 1
bagian (15), kurang 2 bagian (10)
Kosakata serapan & 15 4–5 kata tepat (15), 2–3 kata tepat (10), <2
media sosial atau salah konteks (5)
Penggunaan kamus (kata 10 2 kata ditemukan dan digunakan (10), 1 kata
baru) (5), tidak ada (0)
Bahasa, ejaan, dan gaya 15 Bahasa baku, efektif, sesuai konteks (15),
penulisan cukup baik (10), banyak kesalahan (5)
Kreativitas dan ketepatan 10 Sangat relevan dan reflektif (10), cukup
isi tanggapan relevan (7), kurang fokus (4)
Total Skor Maksimal: 100