Modul Ajar Seni Rupa
Pendekatan Deep Learning
A. Identitas Penulis
• Nama Penyusun :
• Satuan Pendidikan : SD
• Tahun Ajaran : 2025/2026
• Mata Pelajaran : Seni Rupa
• Fase :C
• Kelas/Semester : 6/1
• Alokasi Waktu : 14 JP (Jam Pelajaran)
B. 8 Dimensi Profil Kelulusan
Centang dimensi profil kelulusan yang relevan:
• [✓] Keimanan dan Ketakwaan
• [✓] Kewargaan
• [✓] Penalaran Kritis
• [✓] Kreativitas
• [✓] Kolaborasi
• [✓] Kemandirian
• [ ] Kesehatan
• [✓] Komunikasi
C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat
Cara guru menanyakan tentang pelaksanaan 7 kegiatan anak Indonesia hebat:
Pada awal setiap pertemuan, guru akan menyapa siswa dan membuka percakapan ringan
dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:
• Bangun Tidur: "Anak-anak, sudah semangat pagi ini? Bagaimana rasanya bangun
tidur tadi? Apakah kalian sudah merasa segar?"
• Beribadah: "Sebelum berangkat sekolah, apakah kalian sempat beribadah? Apa
yang kalian doakan pagi ini?"
• Berolahraga: "Adakah di antara kalian yang tadi pagi sempat bergerak atau
berolahraga ringan? Apa manfaatnya bagi tubuh kita?"
• Gemar Belajar: "Bagaimana perasaan kalian saat mempelajari hal baru? Apa ada
sesuatu yang ingin kalian ketahui lebih banyak hari ini?"
• Makan Sehat dan Bergizi: "Sudahkah kalian sarapan pagi ini? Makanan sehat apa
yang kalian santap agar tubuh tetap kuat?"
• Bermasyarakat: "Apakah kalian sempat berinteraksi dengan keluarga atau
tetangga sebelum ke sekolah? Apa yang kalian lakukan?"
• Tidur Cepat: "Tadi malam, apakah kalian tidur cukup dan tidak terlalu larut?
Mengapa tidur yang cukup itu penting?"
Pertanyaan-pertanyaan ini akan menjadi jembatan untuk membangun kedekatan emosional
dan mengingatkan siswa akan pentingnya kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.
D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran Capaian
Pembelajaran:
• ELEMEN: Mengalami (Experiencing)
Peserta didik menjelaskan unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di
sekitar/karya seni rupa.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
1. Mampu membandingkan penggunaan warna, tekstur dan gelap terang pada ojbek di
lingkungan dengan benar.
2. Mampu menunjukkan Profil Lulusan Ketika Menyusun warna, tekstur, dan gelap
terang
dalam ritme atau pola yang ditentukan.
3. Mampu memodifikasi warna, tekstur dan gelap terang berdasarkan ojbek di
lingkungan dengan benar.
E. Sarana dan Prasarana
1. Proyektor dan layar
2. Papan tulis/Whiteboard dan spidol
3. Berbagai contoh gambar/foto karya seni rupa dengan penerapan unsur dan prinsip
desain
4. Alat dan bahan menggambar/melukis sederhana (kertas, pensil, krayon/pensil
warna)
5. Buku teks Seni Rupa kelas 6
F. Target Peserta Didik
• Peserta didik reguler: Semua siswa di kelas 6.
G. Model Pembelajaran
• Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep
Learning.
• Metode: Observasi, Diskusi Kelompok, Eksplorasi, Praktik, Presentasi, Refleksi.
o Deep Learning akan diintegrasikan melalui aktivitas yang mendorong siswa
untuk:
§ Berpikir Kritis: Menganalisis dan menyimpulkan hubungan antara
unsur dan prinsip desain.
§ Kolaborasi: Bekerja sama dalam kelompok untuk mengamati dan
menciptakan karya.
§ Kreativitas: Menghasilkan ide-ide baru dalam karya seni.
§ Komunikasi: Mempresentasikan hasil karya dan pemahaman
mereka.
H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Coba pejamkan mata sejenak, lalu bayangkan ada sebuah
rumah di depan kalian. Bisakah kalian sebutkan bagian-bagian rumah itu dan
bagaimana setiap bagiannya saling terhubung? Apa yang membuat rumah itu
terlihat menarik atau biasa saja?"
• Meaningful Learning: "Pernahkah kalian melihat lukisan atau patung yang sangat
indah? Menurut kalian, apa yang membuat karya itu begitu memukau? Apakah
hanya karena warnanya bagus, atau ada hal lain yang membuatnya istimewa?"
• Joyful Learning: "Jika kalian bisa menciptakan sesuatu yang paling kalian sukai,
apa itu? Bagaimana kalian akan membuatnya terlihat unik dan berbeda dari yang
lain? Apa bagian yang paling menyenangkan dari proses menciptakannya?"
I. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1-2 (4 JP): Mengenal Unsur Rupa dan Prinsip Desain di Sekitar Kita
Pendahuluan (30 menit)
• Guru membuka pelajaran dengan salam dan menanyakan kabar siswa.
• Guru melakukan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat (5 menit).
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu
rasa ingin tahu (10 menit).
• Guru mengaitkan materi dengan pengalaman siswa sehari-hari, misalnya dengan
menunjukkan foto benda-benda di sekitar kelas dan menanyakan "Apa yang kalian
lihat dari benda ini?" (15 menit).
Inti (130 menit)
• Eksplorasi Lingkungan (30 menit): Siswa diajak berkeliling di dalam kelas atau
sekitar sekolah (jika memungkinkan) untuk mengamati benda-benda di sekitar
mereka. Guru meminta siswa mencatat unsur rupa (garis, bentuk, warna, tekstur,
dll.) dan prinsip desain (keseimbangan, kesatuan, dll.) yang mereka temukan pada
benda-benda tersebut.
• Diskusi Kelompok (40 menit): Siswa dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap
kelompok mendiskusikan hasil pengamatan mereka. Guru memfasilitasi diskusi,
memastikan setiap anggota aktif berpendapat dan saling belajar.
• Presentasi Awal (30 menit): Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan
dan diskusi mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan menguatkan
pemahaman siswa tentang unsur rupa dan prinsip desain.
• Pengenalan Teori (30 menit): Guru menyajikan materi lebih mendalam tentang
definisi dan contoh unsur rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap
terang) dan prinsip desain (kesatuan, keseimbangan, irama, proporsi, penekanan,
keselarasan) melalui tayangan visual dan penjelasan interaktif.
Penutup (20 menit)
• Guru bersama siswa menyimpulkan poin-poin penting yang telah dipelajari.
• Guru memberikan tugas rumah: mencari contoh gambar atau foto karya seni/objek
di rumah yang menunjukkan unsur rupa dan prinsip desain yang berbeda.
• Guru menutup pelajaran dengan motivasi dan salam.
Pertemuan 3-4 (4 JP): Menganalisis dan Menyimpulkan Perpaduan
Unsur dan Prinsip Desain
Pendahuluan (20 menit)
• Guru menyapa siswa dan menanyakan kabar.
• Guru melakukan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat (5 menit).
• Guru mengajak siswa mengingat kembali materi pertemuan sebelumnya melalui
pertanyaan singkat (10 menit).
• Guru mengaitkan tugas rumah dengan materi yang akan dipelajari (5 menit).
Inti (140 menit)
• Analisis Karya (60 menit): Siswa diminta mengeluarkan contoh gambar/foto yang
mereka bawa dari rumah. Dalam kelompok, mereka menganalisis gambar tersebut,
mengidentifikasi unsur rupa dan prinsip desain yang dominan, serta menjelaskan
bagaimana unsur-unsur tersebut berpadu menciptakan kesan tertentu. Guru
berkeliling memberikan bimbingan.
• Studi Kasus Visual (40 menit): Guru menampilkan beberapa contoh karya seni
rupa terkenal (lukisan, patung, desain grafis sederhana) melalui proyektor. Siswa
secara individu atau berpasangan diminta untuk menuliskan analisis singkat tentang
perpaduan unsur rupa dan prinsip desain yang ada pada karya tersebut.
• Diskusi dan Penarikan Kesimpulan (40 menit): Guru memfasilitasi diskusi kelas
tentang hasil analisis studi kasus visual. Siswa diajak untuk menyimpulkan
bagaimana perpaduan unsur rupa dan prinsip desain dapat menciptakan makna dan
keindahan dalam sebuah karya.
Penutup (20 menit)
• Guru bersama siswa merangkum pembelajaran hari ini.
• Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif.
• Guru memberikan pengantar untuk pertemuan berikutnya, yaitu menciptakan karya.
• Guru menutup pelajaran.
Pertemuan 5-7 (6 JP): Mengaplikasikan Unsur dan Prinsip Desain dalam Karya
Sederhana
Pendahuluan (20 menit)
• Guru menyapa siswa dan menanyakan kabar.
• Guru melakukan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat (5 menit).
• Guru mengajak siswa berdiskusi singkat tentang ide-ide karya seni yang ingin
mereka buat (15 menit).
Inti (160 menit)
• Brainstorming Ide (30 menit): Siswa diajak melakukan brainstorming ide karya
seni sederhana (misalnya, membuat poster sederhana, desain motif batik mini,
kolase). Guru memberikan kebebasan berekspresi namun tetap dalam koridor
penerapan unsur dan prinsip desain yang telah dipelajari.
• Perencanaan Karya (30 menit): Setiap siswa membuat sketsa awal atau rencana
desain karya mereka, mencantumkan unsur rupa dan prinsip desain apa saja yang
akan mereka gunakan. Guru memberikan bimbingan individu.
• Proses Berkarya (80 menit - dibagi menjadi 2 sesi): Siswa mulai menciptakan
karya seni mereka. Guru berkeliling, memberikan arahan, dan memotivasi siswa.
Guru menekankan pentingnya proses dan eksplorasi.
• Pameran Mini dan Apresiasi (20 menit): Di akhir sesi berkarya, siswa
memamerkan karya mereka secara sederhana di meja masing-masing. Setiap siswa
menceritakan tentang karyanya dan teman lain memberikan apresiasi konstruktif.
Guru memberikan umpan balik umum dan spesifik.
Penutup (20 menit)
• Guru memberikan kesempatan siswa untuk merefleksikan proses berkarya mereka:
apa yang paling menantang, apa yang paling menyenangkan, dan apa yang mereka
pelajari.
• Guru mengumpulkan karya siswa untuk dinilai.
• Guru menutup pelajaran dengan memberikan semangat dan apresiasi atas
kreativitas siswa.
J. Asesmen Formatif dan Sumatif Asesmen
Formatif:
• Observasi Partisipasi Diskusi Kelompok: Mengamati keaktifan, kontribusi ide,
dan kemampuan mendengarkan anggota kelompok. (Skala: Sangat Baik, Baik,
Cukup, Kurang)
• Catatan Lapangan Pengamatan Lingkungan: Menilai kelengkapan dan ketepatan
identifikasi unsur rupa dan prinsip desain. (Skala: Sempurna, Lengkap, Cukup
Lengkap, Kurang Lengkap)
• Analisis Studi Kasus Visual: Menilai kedalaman pemahaman siswa dalam
mengidentifikasi dan menjelaskan perpaduan unsur dan prinsip desain pada karya
yang ditampilkan. (Rubrik terlampir)
• Presentasi Kelompok: Penilaian terhadap kemampuan komunikasi, isi presentasi,
dan kerja sama tim. (Rubrik terlampir)
Asesmen Sumatif:
• Proyek Karya Seni Sederhana: Penilaian terhadap penerapan unsur rupa dan
prinsip desain, orisinalitas, dan penyelesaian karya. (Rubrik terlampir)
K. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, siswa akan memahami bahwa seni rupa bukanlah sekadar
menggambar atau melukis, melainkan sebuah bahasa visual yang memiliki aturan dan
elemen-elemen penyusunnya. Pemahaman akan unsur rupa dan prinsip desain akan
membantu siswa tidak hanya dalam menciptakan karya, tetapi juga dalam mengapresiasi
keindahan di sekitar mereka, baik itu pada alam, benda sehari-hari, maupun karya seni
lainnya. Mereka akan menyadari bahwa setiap objek atau gambar memiliki 'cerita' di balik
perpaduan bentuk, warna, dan susunannya.
L. Materi Bahan Ajar
Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang wujud karyanya dapat dinikmati melalui
indra penglihatan dan peraba. Dalam seni rupa, ada dua hal mendasar yang perlu
dipahami, yaitu unsur rupa dan prinsip desain. Unsur rupa adalah bagianbagian paling
kecil yang membentuk sebuah karya seni, seperti titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur,
dan gelap terang. Setiap unsur ini memiliki karakteristik dan fungsinya masing-masing
dalam membentuk sebuah komposisi visual. Misalnya, garis dapat menunjukkan arah atau
batas, sedangkan warna dapat menciptakan suasana.
Prinsip desain, di sisi lain, adalah cara bagaimana unsur-unsur rupa diatur dan disusun
dalam sebuah karya. Prinsip-prinsip ini meliputi kesatuan (keseluruhan yang utuh),
keseimbangan (kesetaraan visual), irama (pengulangan teratur), proporsi (perbandingan
ukuran), penekanan (fokus utama), dan keselarasan (kesesuaian unsur). Dengan
menerapkan prinsip desain, seorang seniman dapat menciptakan karya yang harmonis,
menarik, dan memiliki pesan yang jelas. Perpaduan antara unsur rupa dan prinsip desain
inilah yang menjadikan sebuah karya seni memiliki kekuatan dan nilai estetika.
Memahami unsur rupa dan prinsip desain sangat penting bagi kita. Dengan pengetahuan
ini, kita dapat lebih jeli mengamati dan menganalisis berbagai objek di lingkungan sekitar,
mulai dari pola pada sehelai daun hingga arsitektur sebuah bangunan. Lebih dari itu,
pengetahuan ini juga akan membantu kita dalam menciptakan karya seni sendiri. Ketika kita
menggambar, melukis, atau membuat kerajinan, kita secara tidak sadar menerapkan unsur
dan prinsip desain untuk membuat karya kita lebih indah dan bermakna. Jadi, seni rupa
bukan hanya tentang bakat, tetapi juga tentang pemahaman dan penerapan aturan-aturan
visual yang mendasar.
M. Refleksi
Refleksi Peserta Didik:
1. Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling menarik bagiku? Mengapa?
2. Apa hal baru yang paling penting yang aku pelajari hari ini tentang unsur rupa dan
prinsip desain?
3. Apakah aku merasa lebih percaya diri untuk mengamati dan menganalisis karya
seni setelah belajar ini?
Refleksi Pendidik:
1. Bagaimana partisipasi siswa dalam setiap kegiatan? Apakah semua siswa terlibat
aktif?
2. Apakah penggunaan model pembelajaran Project-Based Learning dengan
pendekatan Deep Learning efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran?
3. Bagian mana dari modul ini yang perlu saya tingkatkan atau sesuaikan untuk
pembelajaran selanjutnya?
N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) LEMBAR
KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama Kelompok:
Anggota Kelompok:
1. ...................................
2. ...................................
3. ...................................
4. ...................................
Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi
Tema: "Menjelajahi Unsur Rupa dan Prinsip Desain di Lingkungan Sekolah" Petunjuk:
1. Perhatikan berbagai objek di lingkungan sekolah Anda (misalnya, taman, dinding
kelas, pintu, jendela, papan pengumuman, atau bahkan seragam teman Anda).
2. Pilih minimal 3 objek yang menurut kelompok Anda menarik untuk diamati.
3. Identifikasi unsur rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, gelap terang) dan
prinsip desain (kesatuan, keseimbangan, irama, proporsi, penekanan, keselarasan)
yang ada pada objek-objek tersebut.
4. Diskusikan bagaimana unsur rupa dan prinsip desain tersebut berpadu pada
masing-masing objek. Apa kesan yang ditimbulkan?
5. Siapkan presentasi singkat (maksimal 5 menit) untuk menyampaikan hasil diskusi
kelompok Anda di depan kelas.
Tabel Hasil Pengamatan dan Diskusi
Bagaimana Unsur dan
Unsur Rupa yang Prinsip Desain
Nama Prinsip Berpadu
No. Ditemukan yang Ditemukan
Objek (jelaskan kesan yang
(minimal 2) (minimal 1)
ditimbulkan)
1.
2.
3.
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi
Nama Kelompok: ..............................................................
Total Skor: __________ / 20 Keterangan
Penilaian:
• 16-20: Sangat Baik
• 11-15: Baik
• 6-10: Cukup
• 0-5: Kurang
O. Pengayaan dan Remedial Pengayaan:
• Bagi peserta didik yang telah mencapai ketuntasan, diberikan tugas tambahan untuk
menciptakan karya seni rupa dengan tema bebas, namun wajib menerapkan
minimal tiga unsur rupa dan dua prinsip desain yang berbeda dari yang dipelajari di
kelas.
• Peserta didik dapat diajak untuk meneliti lebih lanjut tentang seniman terkenal dan
menganalisis karya-karya mereka berdasarkan unsur rupa dan prinsip desain.
Remedial:
• Bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan, guru akan memberikan
bimbingan individual atau kelompok kecil.
• Guru akan mengulang penjelasan tentang unsur rupa dan prinsip desain dengan
contoh-contoh yang lebih sederhana dan konkret.
• Peserta didik akan diberikan latihan tambahan berupa lembar kerja yang fokus pada
identifikasi unsur dan prinsip desain pada gambar-gambar sederhana.
P. Glosarium
• Unsur Rupa: Bagian-bagian pembentuk sebuah karya seni rupa, meliputi titik, garis,
bidang, bentuk, warna, tekstur, dan gelap terang.
• Prinsip Desain: Aturan atau kaidah yang digunakan untuk menyusun unsurunsur
rupa agar menghasilkan komposisi yang harmonis dan bermakna.
• Deep Learning (Pembelajaran Mendalam): Pendekatan pembelajaran yang
berfokus pada pemahaman konsep secara mendalam, bukan sekadar menghafal,
dan mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan berkomunikasi
efektif.
Q. Daftar Pustaka
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Seni Rupa untuk Sekolah Dasar
Kelas VI. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
2. Sachari, Agus. (2002). Pengantar Nirmana Dwimatra. Bandung: Penerbit ITB.
3. Sukarya, Iyan. (2009). Dasar-Dasar Seni Rupa. Jakarta: Erlangga.
Mengetahui Suruh, Juli 2025
Kepala SD Guru Kelas VI (Enam)
………………. ……………………………….
NIP. - NIP. -