0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan11 halaman

Modul Ajar Preference

Modul ajar ini disusun untuk membantu siswa kelas VII MTs memahami ungkapan preference dalam Bahasa Inggris. Tujuan pembelajaran mencakup kemampuan mengidentifikasi, menggunakan, dan mengungkapkan pendapat tentang kesukaan dan ketidaksukaan. Pembelajaran dilakukan melalui metode Project-Based Learning (PjBL) dengan kegiatan yang melibatkan diskusi, presentasi, dan evaluasi.

Diunggah oleh

istiariumi09
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan11 halaman

Modul Ajar Preference

Modul ajar ini disusun untuk membantu siswa kelas VII MTs memahami ungkapan preference dalam Bahasa Inggris. Tujuan pembelajaran mencakup kemampuan mengidentifikasi, menggunakan, dan mengungkapkan pendapat tentang kesukaan dan ketidaksukaan. Pembelajaran dilakukan melalui metode Project-Based Learning (PjBL) dengan kegiatan yang melibatkan diskusi, presentasi, dan evaluasi.

Diunggah oleh

istiariumi09
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

PREFERENCE

BAHASA INGGRIS
FASE D KELAS VII

DISUSUN OLEH :
Arum Nur Istiqomah
Pendidikan Bahasa Inggris
UIN Raden Mas Said Surakarta
INFORMASI UMUM PERANGKAT AJAR
1. Nama Penulis : Arum Nur Istiqomah
Instansi : UIN Raden Mas Said Surakarta
Tahun 2025
2. Jenjang sekolah : MTs
3. Kelas VII
4. Alokasi Waktu : 4 X 40 Menit
TUJUAN PEMBELAJARAN
 Fase :D
 Elemen : Menulis-mempresentasikan
 Tujuan Pembelajaran : Peserta didik mampu memahami makna dalam teks lisan dan tulis
tentang ungkapan preference dalam kehidupan sehari-hari
 Indikator Pencapaian Tujuan Pembelajaran
: Pertemuan 1
1. Peserta didik mampu mengidentifikasi ungkapan- ungkapan menyatakan
kesukaan dan ketidaksukaan dalam teks lisan dan tulis.
2. Peserta didik mampu menggunakan ungkapan “like”, “love”, “would rather”
,“would prefer”, “had prefer”, dan “prefer” dalam kalimat sederhana.
3. Peserta didik mampu mengungkapkan pendapat pribadi tentang hal yang disukai
atau tidak disukai dalam konteks sehari-hari secara lisan dan tulisan.
4. Peserta didik mampu menunjukkan sikap percaya diri dan tanggung jawab dalam
menyelesaikan tugas kelompok.
Pertemuan 2
5. Peserta didik mampu menyebutkan kosakata yang berhubungan dengan hobi,
makanan, atau aktivitas sehari-hari.
6. Peserta didik mampu mengungkapkan ungkapan preference dalam kalimat
sederhana.
7. Peserta didik mampu berinteraksi dengan teman sebaya menggunakan ungkapan
likes dan dislike melalui dialog pendek.
 Konsep utama : Menulis dan mempresentasikan pendapat pribadi dengan ungkapan
preference.

KOMPETENSI AWAL

1. Peserta didik mengenal kosakata dasar dalam Bahasa Inggris yang berkaitan dengan
benda, aktivitas, dan hobi sehari-hari.
2. Peserta didik mampu memahami kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris yang
digunakan untuk menyatakan identitas diri, misalnya (nama, umur, kesukaan sederhana).
3. Peserta didik mampu merespon pertanyaan sederhana tentang hal-hal yang disukai dalam
konteks yang familiar secara lisan dan tulisan.
4. Peserta didik menunjukkan sikap positif terhadap pembelajaran bahasa asing, seperti rasa
ingin tahu, keberanian mencoba berbicara, dan kemauan untuk bekerja sama dalam
kelompok.
PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia.
 Mandiri
Peserta didik mampu mencari informasi terkait dengan materi pembelajaran secara
mandiri.
 Bergotong royong
Kolaborasi, peduli, dan berbagi dapat ditunjukkan dalam proses diskusi.
 Kreatif
Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinil.
 Bernalar kritis
o Peserta didik diharapkan memiliki kemampuan untuk bisa memecahkan masalah,
hal ini berhubungan dengan kemampuan kognitif mereka.
o Peserta didik mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan.

SARANA DAN PRASARANA


 Laptop dan HP
 Video pembelajaran materi preference
 Proyektor
TARGET PESERTA DIDIK
 Peserta didik regular
MODEL PEMBELAJARAN
 PJBL
METODE PEMBELAJARAN :
 Sintak dari pembelajaran PjBL
1. Menentukan pertanyaan atau masalah utama.
2. Merencanakan proyek
3. Membuat jadwal penyelesaian proyek.
4. Memonitor kemajuan penyelesaian proyek.
5. Mempresentasikan hasil penyelesaian proyek.
6. Mengevaluasi dan refleksi proses dan hasil proyek.
 Metodenya
1. Tanya jawab
2. Diskusi kelompok
3. Presentasi
MODA PEMBELAJARAN : LURING
 Pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka
KOMPONEN INTI
1. Guru berupaya untuk menginspirasi peserta didik bahwa belajar bahasa Inggris
khususnya materi preference itu mudah.
2. Peserta didik meyakini bahwa menulis menyatakan pendapat dalam dialog yang benar
dan terstruktur tidak sesulit yang mereka pikirkan.
3. Dengan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, dapat memudahkan mereka
dalam menyampaikan pendapat, ide, dan gagasan dengan benar.
PEMAHAMAN BERMAKNA
 Setiap orang memiliki kesukaan dan ketidaksukaan yang berbeda.
 Dengan mempelajari preference, peserta didik dapat mengekspresikan kesukaan dan
ketidaksukaan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan ungkapan yang tepat.
PERTANYAAN PEMANTIK
1. Apa makanan atau minuman favoritmu? Kenapa kamu menyukainya?
2. Apakah kamu lebih suka mendengarkan music atau menonton film?
URUTAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. Pertemuan 1
 Kegiatan awal (pendahuluan)
1. Kegiatan inti (menentukan projek atau permasalahan, merencanakan projek,
dan membuat jadwal penyelesaian projek).
2. Kegiatan akhir (penutup).

B. Pertemuan 2
1. Kegiatan awal (pendahuluan)
2. Kegiatan inti (memonitor kemajuan penyelesaian projek, mempresentasikan
dan menguji hasil penyelesaian projek, dan mengevaluasi dan merefleksi
proses dan hasil projek).
PERTEMUAN 1 (2JP)
 Kegiatan awal
Orientasi
1. Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan tegur sapa sambil
memperhatikan kesiapan peserta didik dalam belajar.
2. Salah satu peserta didik diminta oleh guru untuk memimpin do’a
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik.
Apersepsi
4. Guru mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan perasaan peserta didik pada saat
itu, dan peserta didik menjawab pertanyaan guru sesuai dengan pengalaman belajar
mereka.
Motivasi
5. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang akan dicapai.
6. Menjelaskan manfaat mempelajari materi yang akan dipelajari dalam kehdiupan
sehari- hari.
Pemberian acuan
7. Menyampaikan garis besar cakupan materi.

 Keterangan Profil Pelajar Pancasila:


Merah : beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia
Ungu : Mandiri
KEGIATAN INTI
 Kegiatan inti (25menit)
Model pembelajaran PjBL, maka metodenya
1. Menentukan pertanyaan atau masalah utama
a. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan pentingnya memahami preference
dalam kehidupan sehari-hari.
b. Guru menampilkan video materi preference.
c. Guru memulai dengan pertanyaan pemantik yang lebih mendalam untuk
membangkitkan minat dan memicu proyek.
d. Guru menjelaskan sedikit tentang rumus penggunaan ungkapan preference.
e. Guru menjelaskan proyek yang akan dilakukan membuat dialog bersama teman
sebaya.

2. Merencanakan Proyek
a. Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok satu kelompokterdiri dari 3 orang.
b. Peserta didik menonton video pembelajaran tentang video materi preference.
c. Guru memberikan LKPD kepada peserta didik.
d. Peserta didik bersama dengan kelompoknya mulai berdiskusi untuk menjawab
LKPD yaitu membuat dialog dengan ungkapan preference.
e. Guru mengingatkan kembali mengenai proyek menulis dialog.
f. Peserta didik bersama kelompoknya berdiskusi untuk menentukan tema dari
proyek menulis dialog tersebut.

3. Membuat jadwal pelaksanaan proyek


a. Peserta didik dibimbing oleh guru membuat jadwal atau menyusun timeline untuk
pelaksaanaan proyek menulis teks dialog dengan ungkapan preference, sederhana,
dan terstruktur tentang pendapat pribadi sesuai kesukaanya dan
mengkreasikannya ke dalam video atau maju di depan kelas sesuai dengan
kesepakatan kelompok. Misalnya peserta didik diberikan waktu 2 hari, dengan
begitu mereka bisa membagi waktu, agar peserta didik dapat menyelesaikan
proyeknya tepat waktu.
b. Peserta didik bersama dengan kelompoknya melakukan diskusi tentang tema
proyek menulis recount text pendek, sederhana, terstruktur tentang pengalaman
mereka di masa lampau dan mengkreasikannya ke dalam video atau maju
mempresentasikan hasil diskusi mereka secara menarik.
c. Guru mengevaluasi hasil kerja kelomok siswa dan memberikan feedback serta
preview terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan.

 Keterangan Profil Pelajar Pancasila


: Kuning : bernalar kritis
Hijau : gotong royong (collaborative learning)

KEGIATAN AKHIR
 Guru memberikan apresiasi atau reward atas usaha yang dilakukan peserta didik pada
pertemuan itu, dan menanyakan kepahaman peserta didik atas materi dalam pertemuan
itu.
 Guru menyampaikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.

PERTEMUAN 2 (2JP)
 Kegiatan awal (10
menit) Orientasi
1. Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam dan tegur sapa sambil
memperhatikan kesiapan belajar.
2. Guru meminta salah satu siswa untuk mempimpin do’a.
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik.
Apersepsi
4. Guru mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan perasaan peserta didik pada saat
itu, dan peserta didik menjawab pertanyaan guru sesuai dengan pengalaman belajar
mereka.
Motivasi
5. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang akan dicapai.
6. Menjelaskan manfaat mempelajari materi yang akan dipelajari dalam kehdiupan
sehari- hari.
Pemberian acuan
7. Menyampaikan garis besar cakupan materi.

 Keterangan Profil Pelajar Pancasila:


Merah : beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia
Orange : mandiri
KEGIATAN INTI
Kegiatan inti (25 Menit)
Lanjutan dari model pembelajaran PBL
4. Guru memonitor kemajuan penyelesaian proyek
a. Peserta didik dengan kelompoknya yang sama kembali berdiskusi
b. Setiap kelompok menyelesaikan tahapan tahapan aktifitas dalam proyek mereka
sesuai timeline yang telah disusun.
c. Guru memonitor aktivitas peserta didik selama penyelesaian proyek dengan
menanyakan dan mengirimkan lembar timeline kemajuan penyelesaian proyek
dan hambatan yang dihadapi melalui WAG.

5. Mempresentasikan hasil penyelesaian proyek


a. Setelah selesai melakukan proyek, peserta didik bersama kelompoknya
mempresentasikan hasil penyelesaian proyek yang telah mereka diskusikan yaitu
menulis dialog bersama teman sebaya berisi tentang hal yang disukainya secara
sederhana dan terstruktur dan mengkreasikannya dalam bentuk presentasi di
depan kelas atau membuat video.
b. Peserta didik dapat mengupload video di halaman media sosial.
c. Peserta didik mendapat umpan balik dari guru.

6. Melakukan evaluasi dan refleksi proses dan hasil penyelesaian proyek


a. Guru dan peserta didik bersama kelompoknya mengevaluasi hasil presentasi dari
kelompok lain.
b. Guru dan peserta didik merefleksi proses dan hasil penyelesaian proyek
KEGIATAN AKHIR ( 5 MENIT)
 Peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang dilakukan pada saat itu.
 Guru memberikan apresiasi atau reward atas usaha yang dilakukan peserta didik pada
pertemuan ini dan menanyakan kepahamaan mereka atas materi ini.
REFLEKSI PENDIDIK
 Media yang digunakan sudah sesuai.
 Pembelajaran sudah secara optimal melibatkan peserta didik
 Pembelajaran yang telah diimplementasikan dapat memfasilitasi siswa memberdayakan
keterampilannya berpikir.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Bahan ajar
2. Lembar Kerja Peserta Didik
3. Media pembelajaran
4. Alat evaluasi
PENGAYAAN DAN REMEDIAL
1. Pengayaan
Peserta didik diminta membuat dialog dengan teman sebaya yang berisi tentang hal yang
disukainya atau membuat video dengan materi yang sama.
2. Remedial
Memberikan tugas siswa unruk mengulang membuat dialog atau monolog.
BAHAN BACAAN PENDIDIK
[Link]
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Buku Bahasa Inggris Kelas VIII SMP/MTs.
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

BAHAN MATERI PESERTA DIDIK


Preference merupakan suatu ungkapan yang digunakan untuk menyatakan kesukaan atau dapat
juga digunakan untuk meminta pendapat akan sesuatu.

Preference dalam bahasa Inggris memiliki dua pola, yaitu :

1. Untuk membandingkan aktivitas, contoh :


– Saya lebih suka memancing daripada mendaki.

2. Untuk membandingkan kata benda, contoh :


– Saya lebih suka manggis daripada mangga.

 Membandingkan Aktivitas

Untuk membandingkan suatu aktivitas, preference mempunyai pola tersendiri yang dibagi
menjadi 4 pola.

Untuk penerapan ke dalam percakapan sehari-hari kamu bebas menggunakan pola yang
manapun dari keempat pola karena mereka semua akan memiliki arti yang sama.

Simak keempat pola kalimat tersebut berikut.


1. Prefer … to ….

Polanya :

– Subjek + prefer + V-ing + to + V-ing

Contoh Kalimat :

1. I prefer staying at home to going out. (Aku lebih suka menetap di rumah daripada keluar)

2. She prefers hanging out with you to hanging out with me. (Dia lebih suka jalan-
jalan denganmu daripada jalan-jalan denganku)

3. My father prefered reading the newspaper to watching the TV at that time. (Ayahku
lebih suka membaca koran daripada menonton TV pada waktu itu)

2. Like … better than ….

Polanya :

– Subjek + like + V-ing + better than + V-ing

Contoh Kalimat :

1. They like fishing better than hiking. (Mereka lebih suka memancing daripada mendaki)

2. My mother like shopping better than cooking. (Ibuku lebih suka berbelanja daripada
memasak)

3. Aurel and Nanda like studying better than cheating while doing the exam. ( Aurel dan
Nanda lebih suka belajar daripada mencontek ketika mengerjakan ujian)

3. Would prefer … rather than ….

Polanya :

– Subjek + would prefer + to infinitive + rather than + V-1

Contoh Kalimat :

1. My uncle would prefer to go to the musuem rather than go to the zoo. (Pamanku lebih suka
pergi ke musium daripada pergi ke kebun binatang)

2. I would prefer to do the dishes rather than do the laundry. (Aku lebih suka mencuci
piring daripada mencuci pakaian)

3. Shewould prefer to do the housework rather than do the homework. (Dia lebih
suka mengerjakan pekerjaan rumah tangga daripada mengerjakan PR sekolah)

4. Would rather … than ….

Polanya :

– Subjek + would rather + V-1 + than + V1

Contoh Kalimat :

1. Ardy would rather work as a Manager than go into business. (Ardy lebih suka bekerja
sebagai manajer daripada terjun ke dunia bisni)
2. Siska would rather shop in the traditional market than shop in the mall. (Siska lebih suka
berbelanja di pasar tradisional daripada berbelanja di mal)

3. My friend would rather play the video game than study for the exam tomorrow.
(Temanku lebih suka bermain video game daripada belajar untuk ujian besok)

Membandingkan Benda

Untuk membandingkan suatu benda (noun) seperti makanan dll , preference juga mempunyai
pola tersendiri yang dibagi menjadi 4 pola.

Untuk penerapan ke dalam percakapan sehari-hari juga kamu bebas menggunakan pola yang
manapun dari keempat pola karena mereka semua akan memiliki arti yang sama.

Simak keempat pola kalimat tersebut berikut.

1. Prefer … to ….

Polanya :

– Subjek + prefer + noun + to + noun

Contoh Kalimat :

1. I prefer Horror Movie to the romance one. (Aku lebih suka film horor daripada
yang romantis)

2. She prefers novel to the comic . (Dia lebih suka novel daripada komik)

3. My little sister prefer a cupcake to rainbow cake. (Adikku lebih suka kue kap daripada
kue pelangi)

2. Like … better than ….

Polanya :

– Subjek + like + noun+ better than + noun

Contoh Kalimat :

1. They like Smartphone better than Computer. (Mereka lebih suka Smartphone daripada
komputer)

2. My father like Pizza better than meatball. (Ayah lebih suka pizza daripada bakso)

3. Most of my classmates like English better than Mathematics. (Sebagian besar teman-teman
sekelasku lebih suka Bahasa Inggris daripada Matematika)

3. Would prefer … rather than ….

Polanya :

– Subjek + would prefer + noun + rather than + noun.

Contoh Kalimat :

1. My uncle would prefer cap rather than jacket. (Pamanku lebih suka topi daripada jaket)
2. My aunty would prefer eyeglasses rather than soft lens because it’s more comfortable.
(Bibiku lebih suka kacamata daripada lensa kontak karena kacamata lebih nyaman)

3. Della would prefer omelette than sunny side up . (Della lebih suka telur dadar daripada
telur mata sapi)

4. Would rather … than ….

Polanya :

– Subjek + would rather + noun + than + noun

Contoh Kalimat :

1. Sasha would rather black hair than brown hair . (Sasha lebih suka rambut hitam daripada
rambut cokelat)

2. Tina would rather dress than skirt for the party . (Tina lebih suka gaun daripada rok
untuk pesta tersebut)

3. Angga would rather rock music than pop music . (Angga lebih suka musik metal
daripada musik pop)

RUBRIK PENILAIAN

Kriteria Skor Deskripsi Kinerja Kinerja Sedang Kinerja Cukup Perlu Perbaikan
Maksimum Tinggi

Penggunaan 5 Grammar tepat; Ada sedikit kesalahan Kesalahan grammar Grammar dan
Bahasa atau kosakata variatif dan grammar atau atau vocab lebih vocabulary sering
Grammar & tepat; ungkapan vocab kecil, tetapi sering; beberapa salah sehingga
Vocabulary preferensi digunakan tidak mengganggu ungkapan kurang sulit dimengerti.
dengan benar. pemahaman. tepat.

Kreativitas Video 5 Desain menarik, Visual cukup menarik Pengaturan Cahaya Visual kurang
Suara terdengar ada elemen desain dan Stabilan video diperhatikan,
dengan baik. tetapi ada ruang suara tidak
perbaikan estetika. terdengar dan
pengambilan
video dengan
cahaya redup

Struktur 4 Penulisan yang baik danStruktur cukup bak Struktur mudah diikutiPembaca sulit
benar. tapi ada bagian tapia da yang mengerti.
yang kurang. membingungkan.

Kerja Kelompok / 3 Semua anggota aktif; Semua anggota aktif; Sebagian besar Beberapa anggota
Kerjasama & tugas dibagi merata; tugas dibagi anggota aktif; kurang aktif;
Refleksi (proses) refleksi mendalam merata; refleksi refleksi ada tapi kurangrefleksi umum
tentang apa yang mendalam tentang apa rinci
dipelajari dan yang dipelajari
bagaimana meningka dan bagaimana
meningkat
Presentasi lisan 3 Presentasi lancar, Presentasi cukup Presentasi terdengar Presentasi sulit
jelas, percaya diri; jelas; ada sedikit kurang lancar; dimengerti; tidak
jawaban atas grogi atau kurang mampu
pertanyaan baik spontan menjawab
pertanyaan atau
terlihat kurang
persiapan

DAFTAR PUSTAKA
Murphy, R. (2019). English Grammar in Use (5th ed.). Cambridge: Cambridge University Press.
Smalzer, W. R., & Murphy, R. (2017). Basic Grammar in Use (4th ed.). Cambridge: Cambridge
University Press.
Walker, E., & Elsworth, S. (2000). Grammar Practice for Intermediate Students. Harlow:
Longman.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Buku Bahasa Inggris Kelas VIII SMP/MTs.
Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Sudarwati, T. M., & Grace, E. (2013). Look Ahead: An English Course for Senior High School
Students Year X. Jakarta: Erlangga.

Anda mungkin juga menyukai