c.
Warna tersier : warna hasil campuran warna primer dan
Seni Rupa skunder. Contoh : kuning dan hijau menjadi kuning kehijau-
Seni Rupa : Salah satu cabang seni yang diungkapkan atau diciptakan hijauan.
menggunakan media rupa visual yang bisa dilihat mata dan dirasakan. 6. Tekstur : sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau
Dalam seni rupa memiliki unsur-unsur dan prinsip seni. permukaan benda sebuah karya seni rupa. Tekstur benda ada yang
Unsur-unsur seni rupa : unsur visual yang dapat dilihat wujudnya serta kasar, halus dan licin. Tekstur dapat dirasakan melalui sentuhan.
digunakan untuk membentuk karya seni. Tekstur dibagi menjadi 2 jenis :
Contoh seni rupa : patung dan lukisan. Tekstur nyata : menunjukkan kesan sebenarnya antara
Unsur-unsur seni rupa antara lain : penglihatan mata dan rabaan.
1. Titik : unsur seni rupa yang terkecil dan paling dasar. Tekstur semu (maya) : kesan atara rabaan dan penglihatan
2. Garis : kumpulan titik-titik yang terbentuk melalui tarikan antara berbeda.
satu titik dengan yang lainnya. 7. Gelap terang : unsur seni rupa yang dihasilkan dari intensitas
Garis Vertikal Garis Horizontal cahaya yang mengenai permukaan benda. Sehingga memberikan
tingkatan warna yang berbeda dan kesan keuangan.
8. Ruang : dimensi sebuah karya. Ruang pada karya dua dimensi
menunjukkan ukuran pajang dan lebar. Sedangkan pada seni 3
Garis Melengkung Garis Gelombang dimensi menunjukkan panjang lebar dan tinggi.
3. Bidang :suatu garis yang ujungnya akan saling bertemu hingga
membentuk suatu area tertutup.
4. Bentuk :Gabungan dari bidang-bidang.
a. Bentuk geometris : balok, kubus, bola dan tabung
b. Bentuk non geometris : manusia, hewan dan tumbuhan.
5. Warna :
Warna dibagi menjadi 3 jenis :
a. Warna primer : warna pokok yang digunakan sebagai warna
dasar. Contoh : merah, biru dan kuning.
b. Warna skunder : warna yang dihasilkan dari campran antara
warna primer. Contoh : hijau, jingga/orange, dan ungu.
Seni Rupa Pola Ritme Jenis-jenis Pola Ritme
1. Ritme Teratur:Pengulangan elemen dengan interval yang konsisten dan
Seni rupa pola ritme adalah pola visual yang tercipta dari pengulangan elemen-
terukur, menciptakan kesan yang stabil.
elemen seni rupa seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur secara teratur atau
bervariasi untuk menciptakan rasa gerak, aliran, dan harmoni dalam sebuah karya
seni.
Ritme bertujuan untuk meningkatkan nilai estetika, menarik perhatian pada area
2. Ritme Bergantian (Alternatif):Pengulangan dua atau lebih elemen secara
tertentu, serta memberikan kohesi dan arah pada komposisi keseluruhan karya.
bergantian dalam pola yang teratur, misalnya garis lurus bergantian dengan
garis melengkung.
Unsur-unsur yang Membentuk Pola Ritme :
• Pengulangan (Repetisi): cara penataan secara berulang-ulang dan teratur.
3. Ritme Progresif:Pengulangan elemen yang berubah secara bertahap, baik
ukurannya semakin membesar, mengecil, atau warnanya berubah secara
• Variasi : cara penataan bentuk/ukuran/warna secara bertahap sehingga
halus.
membentuk ritme progresif.
Fungsi Pola Ritme dalam Seni Rupa
• Menciptakan Keterhubungan:
• Memberikan Gerak (ilusi gerakan)
• Menambah Estetika (keindahan)
• Mengarahkan Perhatian (ke titik fokus karya)
• Meningkatkan Nilai Visual (daya tarik kuat dan berkesan)
• Kontras : cara penataan dengan menggubakan warna untuk menyoroti ritme
dan menarik perhatian
• Tekstur : Penerapan tekstur yang berulang untuk memberikan kedalaman dan
ritme visual pada karya