0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan8 halaman

Seni Rupa - Unit 3

Modul ajar ini berfokus pada pengenalan elemen rupa dan prinsip desain dalam seni rupa untuk siswa SD/MI. Peserta didik akan belajar melalui eksplorasi warna dan alat, serta membuat kolase sebagai karya seni. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi siswa dalam konteks pembelajaran seni.

Diunggah oleh

SDN PAGERBARANG 01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan8 halaman

Seni Rupa - Unit 3

Modul ajar ini berfokus pada pengenalan elemen rupa dan prinsip desain dalam seni rupa untuk siswa SD/MI. Peserta didik akan belajar melalui eksplorasi warna dan alat, serta membuat kolase sebagai karya seni. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi siswa dalam konteks pembelajaran seni.

Diunggah oleh

SDN PAGERBARANG 01
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR BAB 3

Menggali Ide untuk Berkarya

PENYUSUN
( MUHAMMAD AMIRUDIN, [Link] )
MODUL AJAR SENI RUPA

INFORMASI UMUM
IDENTITAS MODUL
Penyusun : MUHAMMAD AMIRUDIN, [Link]
Instansi : SDN PAGERBARANG 01
Tahun Penyusunan : 2025
Jenjang Sekolah : SD/MI
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Fase / Kelas : A/2
Bab 3 : Menggali Ide untuk Berkarya
Alokasi Waktu : 2 JP x 35 menit (1 Pertemuan)

A. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik mengenal elemen rupa (garis dan warna).
2. Peserta didik mengenal prinsip desain (pola) dalam sebuah karya.

B. DELAPAN DIMENSI PROFIL LULUSAN


1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME.
Mengenal elemen rupa mencerminkan rasa syukur kepada Allah atas keindahan ciptaan-Nya,
termasuk keragaman bentuk dan warna yang dapat diwujudkan dalam seni.
2. Kewargaan
Memahami warna primer dan sekunder melatih peserta didik menjadi warga yang peka terhadap
keberagaman, baik dalam seni maupun kehidupan sosial.
3. Kreativitas
Eksplorasi warna melibatkan kreativitas dalam menciptakan kombinasi warna baru yang unik dan
menarik untuk karya seni.
4. Penalaran Kritis
Mengeksplorasi alat untuk membuat garis melibatkan kemampuan analisis untuk memahami
fungsi dan efek visual dari setiap alat secara logis.
5. Kolaborasi
Aktivitas diskusi sering dilakukan dalam kelompok, sehingga melatih peserta didik untuk bekerja
sama, mendengarkan, dan saling bertukar ide tentang warna.
6. Kemandirian
Mengeksplorasi alat secara mandiri mencerminkan kemandirian peserta didik dalam mempelajari
dan menguasai teknik dasar seni.
7. Kesehatan
Aktivitas ini mendukung perkembangan kesehatan mental dan emosional peserta didik melalui
ekspresi seni yang menyenangkan dan menenangkan.
8. Komunikasi
Menjelaskan elemen rupa melatih kemampuan komunikasi verbal peserta didik untuk
menyampaikan ide dan pengalaman secara jelas dan efektif.

GURU MENANYAKAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT


 Bangun-tidur bagaimana kamu memulai hari dengan baik?
 Beribadah -apa yang kamu lakukan untuk mengingat tuhan setiap hari?
 Berolahraga- mengapa penting untuk berolahraga setiap hari/
 Gemar belajar -apa hal yang kamu pelajari hari ini?
 Makan sehat dan bergizi -apa makanan yang sehat yang kamu konsumsi?
 Bermasyarakat- apa yang kamu lakukan untuk membantu teman atau keluarga?
 Tidur cepat - mengapa tidur yang cukup itu penting
1. .

C. SARANA DAN PRASARANA/ALAT DAN BAHAN


1. Ruang Kelas
2. LCD Projector
3. Laptop
4. Jaringan Internet/Wifi
5. Buku Guru kelas II Seni Rupa serta sumber referensi lain
6. Alat dan Bahan
Pertemuan 1:
a. Kertas berwarna/ buku gambar sebagai dasar
b. Kertas berwarna (kertas lipat berwarna atau kertas majalah/koran bekas)
c. Gunting
d. Perekat (lem, alternatif: sagu atau nasi)
Pertemuan 2:
a. Kertas/Buku gambar
b. Kertas berwarna (kertas lipat berwarna atau kertas majalah/koran bekas)
c. Gunting
d. Perekat (lem, alternatif: sagu atau nasi)
D. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler (bukan berkebutuhan khusus)

E. Model Pembelajaran
1. Tatap Muka

I. KOMPETENSI INTI

A. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mampu mengenali, mengidentifikasi dan menggunakan elemen rupa (garis dan
warna) dalam sebuah karya.
2. Peserta didik mampu mengamati, menganalisis fungsi dan menggunakan aneka alat dan bahan
di sekitar yang sesuai untuk keperluan karyanya.
3. Peserta didik mampu mengenali, mengidentifikasi dan menerapkan prinsip desain (pola) dalam
sebuah karya.

B. Capaian Pembelajaran
Elemen Capaian Pembelajaran
Mengalami Mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di
(Experiencing) sekitar/karya seni rupa.
Merefleksikan Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.
(Reflecting)
Berpikir dan Mengenali dan menguji coba alat dan/atau bahan yang dimiliki
Bekerja Artistik
(Thinking and
Working
Artistically)
Menciptakan Membuat karya seni rupa berdasarkan pengalaman dan hasil
(Making/Creating) pengamatan terhadap lingkungan sekitar
Berdampak Menghasilkan karya seni rupa yang berdampak pada perasaan dirinya
(Impacting)

B. Pemahaman Bermakna
Dengan mempelajari pengetahuan dan keterampilan menggunting dan menempel, peserta didik
mampu membuat kolase imajinatif dan unik dari potongan kertas yang dibuat, serta dapat
berkolaborasi dalam grup kecil untuk membuat kolase yang bercerita (drawing with scissor).

C. Persiapan Pembelajaran
1. Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti , menyiapkan lembar kerja peserta didik, dsb.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan buku teks, laptop, alat dan bahan yang
dibutuhkan.

D. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama (2 JP x 35 menit)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek
kehadiran dan kesiapan peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta
didik dengan tepukan, atau bernyanyi.
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan
penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan
dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa Tuhan Yang
Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi siswa pada pagi hari ini.
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan
kegiatan apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai
dari peserta didik selama proses pembelajaran.
Kegiatan inti 50 menit
1. Guru meminta peserta didik mengamati dan menyebutkan aneka bentuk dan
ukuran yang mereka lihat (contoh: lingkaran kecil, persegi sedang atau segitiga
besar).
2. Peserta didik juga dapat diminta untuk menyebutkan nama, ukuran dan
bentuknya sekaligus (contoh: segitiga merah kecil).
3. Guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa mereka akan membuat kolase,
yaitu membuat gambar dengan menempelkan potongan atau sobekan kertas
pada sebuah dasar.
4. Guru mengingatkan kembali peserta didik mengenai prosedur keamanan saat
bekerja dengan gunting dan perekat yang telah dipelajari sebelumnya.
5. Guru menjelaskan bahwa peserta didik akan mulai membuat kolase dan mereka
dapat menambahkan gambar pada kolase mereka pada kegiatan minggu depan.
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
6. Peserta didik mulai dengan menggunting atau merobek selembar kertas menjadi
bentuk geometris yang mereka pilih seperti bujur sangkar, persegi panjang dan
segitiga.
7. Peserta didik memotong bentuk yang diinginkan dalam ukuran kecil, sedang dan
besar. Untuk membantu peserta didik memotong dengan rapi, mereka dapat
memulai dengan melipat kertas dan memotong atau merobek mengikuti garis
lipatan tersebut. Jika peserta didik mengikuti garis lipatan tersebut, diharapkan
tidak akan ada sampah sisa potongan kertas.
8. Sebelum merekatkan potongan atau sobekan kertas pada kertas dasar, guru
mengajak peserta didik untuk mencoba berbagai kemungkinan tata letak terlebih
dahulu. Misalnya bentuk berukuran besar diletakkan di tengah kertas, dekat
dengan bagian atas atau bawah kertas. Sementara potongan yang lebih kecil
mungkin diletakkan di atas bagian yang besar atau dipisahkan tersendiri.
9. Guru mengajak peserta didik untuk merekatkan serapi mungkin. Guru
mengingatkan kembali prosedur perekatan yang telah disampaikan di awal kelas.
10. Guru menuliskan nama dan kelas mereka pada karya dan membersihkan ruang
kerja mereka.
Kegiatan Penutup 10
1. Peserta didik membuat resume tentang poin-poin penting yang muncul dalam menit
kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru dan peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari.
3. Mengagendakan pekerjaan rumah.
4. Mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan berikutnya.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu,
Nasional/Daerah dilanjutkan dengan doa, mengucapkan salam.

F. Asesmen
No Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
 Pertanyaan pemantik tersebut di atas.
1. Diagnostik
 Tanya jawab sebagai tindak lanjut.
2. Formatif Observasi, Performa, dan Pengerjaan Proyek
3. Sumatif Soal Tertulis (Pilihan Ganda)

G. Pengayaan dan Remidial


1. Peserta didik yang daya tangkap dan daya kerjanya lebih dari peserta didik lain, guru
memberikan kegiatan pengayaan yang lebih menantang dan memperkuat daya serapnya
terhadap materi yang telah dipelajari.
2. Peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai target guru melakukan pengulangan materi
dengan pendekatan yang lebih individual dan memberikan tugas individual tambahan untuk
memperbaiki hasil belajar peserta didik yang bersangkutan.

H. Refleksi Guru
No Pertanyaan Jawaban
Bagaimana saya memastikan keamanan bekerja para
1.
siswa saya?
Mengapa penting bagi saya untuk mengajarkan prosedur
2.
penggunaan dan penanganan gunting?
Apakah saya sudah mencoba terlebih dahulu untuk
3.
melakukan kegiatan yang saya ajarkan?
Apakah siswa saya telah memahami pentingnya
4.
keamanan bekerja dengan benda tajam?
Mengapa penting bagi saya untuk mengajarkan prosedur
5.
penggunaan dan penanganan gunting?
Bagaimana saya dapat menghubungkan sikap seniman
6.
Henri Matisse dengan Profil Pelajar Pancasila?

LAMPIRAN
A. Penilaian
1. PENILAIAN DIAGNOSTIK
Diagnostik Non Kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif di awal pembelajaran dilakukan untuk menggali hal-hal meliputi
kesejahteraan psikologi peserta didik, sosial emosi, aktivitas peserta didik selama belajar di
rumah, kondisi keluarga dan pergaulan peserta didik, gaya belajar, karakter, dan minat siswa.
Pilihan Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1. Apa kabar hari ini?
2. Apakah ada yang sakit hari ini?
3. Apakah kalian dalam keadaan sehat?
Pilihan Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
4. Apakah anak-anak merasa bersemangat hari ini?
5. Apakah anak-anak sudah makan?
6. Apakah tadi malam sudah belajar?

2. PENILAIAN FORMATIF
a. Instrumen Penilaian Kompetensi Sikap
Penilaian sikap mencakup empat hal sebagai berikut.
1) Peserta didik berani mencoba praktik di depan umum dengan penuh percaya diri.
2) Peserta didik mampu bekerja sama yang ditandai dengan menerima tugas dan peran
yang diberikan dalam kelompok.
3) Peserta didik memiliki kesadaran akan perbedaan pikiran, perasaan, motif, dan
tindakan orang di sekitarnya.
4) Peserta didik mampu mengekspresikan pikiran, ide, dan perasaan serta
menggabungkan berbagai gagasan dalam kelompok menjadi ide atau gagasan
imajinatif yang bermakna.
Nama Kriteria Kriteria Kriteria Kriteria
Nilai
No Peserta Penilaian Penilaian Penilaian Penilaian
Akhir
didik No.1 No.2 No.3 No. 4
1.
2.
3.
Dst.
Rubrik penilaian sikap
(1) = 0 - 50
(2) = 51 - 70
(3) = 71 – 85
(4) = 85 – 100

b. Instrumen Penilaian Kompetensi Keterampilan


Penilaian keterampilan bisa digunakan Sahabat Guru untuk merekam hasil belajar peserta
didik dalam tiga kategori, yaitu sebagai berikut.
1) Mulai berkembang : 50-74
2) Berkembang : 75-94
3) Melebihi ekspektasi : 95–100
Aspek yang Dinilai
No Nama Peserta didik Keterangan
Menggambar Mewarnai
1.
2.
3.
4.

3. PENILAIAN SUMATIF
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d sesuai jawaban yang paling tepat!
1. Berikut alat yang diperlukan untuk membuat karya dengan teknik potong adalah ....
a. Gunting b. Jarum

c. Busur d. Penggaris

2. Perhatikan gambar di bawah ini!

Gambar di atas menunjukkan teknik ....


a. Menempel b. Sambung

c. Lipat d. Potong

3. Teknik untuk membuat karya seni rupa dua dimensi dengan cara memotong dan menempel
disebut .…
a. Montase b. Poster

c. Kolase d. Sablon

4. Kolase adalah karya seni yang dibuat dengan ....


a. menempelkan paduan aneka b. menempelkan gambar-gambar yang sudah
bahan pada permukaan gambar. jadi.
c. menempelkan suatu bentuk dari d. menempelkan potongan-potongan bahan
bahan kain. yang kecil dan sejenis.

5. Kolase adalah karya seni tempel yang komposisinya terdiri dari ....
a. Sedikit macam bahan yang b. Dua macam bahan yang ditempel pada
ditempel pada permukaan pola. permukaan pola.
c. Satu macam bahan yang d. Berbagai macam bahan yang ditempel pada
ditempel pada permukaan pola. permukaan pola.

6. Bahan yang digunakan dalam membuat karya seni kolase yang berasal dari alam,
seperti ....
a. batu, daun, ranting, bunga b. batu, daun, ranting, bunga keriang, biji-
keriang, biji-bijian, dan kain bijian, dan kaca
c. batu, daun, ranting, bunga d. batu, daun, plastik, bunga keriang, biji-bijian,
keriang, dan biji-bijian dan kerang

7. Karya seni dengan teknik menempel disebut ....


a. Kolase b. Melukis

c. Meronce d. Poster

8. Bahan yang tidak dapat digunakan untuk membuat kolase adalah ....
a. Kertas warna b. Tanah liat

c. Kayu d. Kertas warna

9. Kolase adalah karya seni tempel pada ....


a. Permukaan gambar b. Vas

c. Tembok d. Guci

10. Fungsi pensil pada kolase adalah ....


a. Menghaluskan permukaan b. Untuk menempel biji
kertas
c. Membuat pola d. Perubahan dan perpaduan

KUNCI JAWABAN
1. A 6. C
2. D 7. A
3. C 8. B
4. A 9. A
5. D 10. C

B. Lembar Kerja Peserta Didik

Nama peserta didik :


Kelas :
Petunjuk kerja
Peserta didik membuat kolase imajinatif dan unik dari potongan kertas yang dibuat.
C. Bahan Bacaan Siswa dan Guru
Buku Panduan Guru Seni Rupa SD Kelas 2 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Tahun 2021
serta sumber lainnya yang relevan dengan materi.
D. Glosarium
No Istilah Arti
1. Alat Benda yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu.
2. Bahan (Segala) sesuatu yang dapat dipakai atau diperlukan untuk
tujuan tertentu, seperti untuk pedoman atau pegangan,
untuk mengajar, memberi ceramah.
3. Eksplorasi Kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dari situasi
yang baru.

E. Daftar Pustaka
 Raindriati, Rizki. (2021). Buku Panduan Guru Seni Rupa untuk SD Kelas II. Jakarta: Kementrian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Pagerbarang, 14 Juli 2025


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru kelas 2

Eni Sumaryati, [Link]. Muhammad Amirudin, [Link].


NIP. 196606271992032008 NIP. 199005182025211089

Anda mungkin juga menyukai