ENERGI
PENGERTIAN ENERGI
Energi adalah kemampuan untuk melakukan suatu tindakan atau
pekerjaan (usaha)
Energi adalah tenaga atau gaya untuk berbuat sesuatu
Energi berasal dari bahasa yunani yaitu “ergon” yang berarti kerja
Energi merupakan suatu besaran turunan dengan satuan N.m dan
Joule
Pengertian Energi menurut Para Ahli
1. Robert L. Wolke : energi adalah kemampuan membuat sesuatu
terjadi
2. Mikrajuddin : energi adalah kemampuan benda untuk
melakukan usaha
3. Pardiyono : energi adalah suatu bentuk kekuatan yang
dihasilkan atau dimiliki oleh suatu benda
4. Michael J. Moran : energi adalah sebuah konsep dasar
termodinamika dan merupakan salah satu aspek penting dalam
analisis teknik
Satuan Energi
Satuan Internasional untuk energi ialah Joule (J)
Satuan tersebut dapat digunakan untuk menghormati James
Pressct Joule serta percobaannya dalam persamaan mekanik panas
Satuan lain untuk energi adalah Kalori (Kal)
Hubungan antara Joule dengan Kalori :
Hukum Kekekalan Energi
Bunyi hukum kekekalan energi:
Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi
energi dapat berubah bentuk dari bentuk yang satu ke bentuk yang
lain
Jenis-jenis Energi
1. Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh sebuah benda karena
gerakannya atau energi pada benda-benda yang bergerak. Gerak benda dapat
berupa gerak translasi (lurus) dan rotasi sehingga energi kinetik berupa energi
kinetik translasi dan energi kinetik rotasi.
Contoh dari energi kinetik adalah sebuah mobil yang bergerak dengan
kecepatan tertentu, manusia yang berjalan atau berlari, dan lain sebagainya.
Besar kecilnya energi kinetik suatu benda bergantung kepada massa
dan kelajuan benda tersebut. Secara matematis energi kinetik
dirumuskan sebagai:
1
𝐸𝑘 = 𝑚. 𝑣 2
2
Dimana:
Ek = Energi Kinetik (Joule)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)
Contoh Soal
Sebuah sepeda motor yang massanya 50 kg, sedang bergerak dengan
kecepatan 10 m/s. berapakah energi kinetik motor tersebut?
Jawab:
1
𝐸𝑘 = 𝑚𝑣 2
2
1 2
= 50 10
2
= 2500 𝐽𝑜𝑢𝑙𝑒
2. Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dihasilkan oleh gaya-gaya yang
bergantung pada posisi sebuah benda (atau benda-benda) relative
terhadap lingkungannya.
Energi potensial dapat dibagi menjadi dua, yaitu:
a. Energi potensial gravitasi bumi, yaitu energi yang dimiliki suatu
benda karena terletak di atas permukaan bumi. Makin tinggi
letak suatu benda di atas permukaan bumi, makin besar energi
potensial gravitasinya.
Contohnya Buah mangga yang menggantung. Mangga ini
berpotensi memiliki energi karena posisinya dari atas tanah.
Energi potensial gravitasi dinyatakan sebagai berikut
𝐸𝑝 = 𝑚 𝑔 ℎ
Dimana:
Ep = Energi potensial gravitasi (Joule)
m = Massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi ( m/𝑠 2 )
h = ketinggian benda (m)
Contoh Soal
Satu buah durian yang massanya 3 kg sedang berada pada suatu
tangkai pohon yang tingginya 5 m. jika percepatan gravitasi bumi
ditempat itu 10 𝑚/𝑠 2 . Berapakah besar energi potensial gravitasi yang
dimiliki oleh buah durian tersebut?
Jawab:
Ep = m g h
= 3 . 10 . 5
= 1500 Joule
b. Energi potensial elastisitas, ialah energi yang tersimpan pada
benda yang sedang diregangkan (misalnya, pada karet katapel
dan busur panah) atau ditekan (misalnya, pada per). Makin
jauh peregangan dan penekanannya, makin besar energinya.
3. Energi Mekanik
Energi mekanik adalah Jumlah dari energi kinetik
dan energi potensial di dalam sebuah sistem.
Nilai energi mekanik selalu tetap
Contohnya Sebuah mangga memiliki energi potensial
ketika tergantung pada batang pohonnya di atas
permukaan tanah dan memiliki energi kinetik dan
energi potensial ketika mangga tersebut bergerak
jatuh.
Em = Ep + Ek
Contoh Soal
Dalam suatu percobaan gerak, seorang siswa
menjatuhkan sebuah kelereng yang massanya
25 g dari ketinggian 5 m di atas permukaan
bumi. Tentukan:
a. Energi potensial, kinetik dan mekanik
kelereng pada ketinggian awal.
b. Energi potensial, kinetik dan mekanik
kelereng pada ketinggian 2 m.
c. Energi potensial, kinetik dan mekanik pada
saat menyentuh tanah.
d. Kecepatan kelereng pada saat menyentuh
tanah.
Jawab:
a. Ep =mgh c. Ep =0J
Em = 1,25 J
= 0,025 . 10 . 5
Em = Ep + Ek
= 1,25 J
1,25 = 0 + Ek
Ek =0J
Ek = 1,25 J
Em = Ep + Ek
= 1,25 + 0 1
d. 𝐸𝑘 = 𝑚𝑣 2
2
= 1,25 J
1
1,25 = (0,025) 𝑣 2
b. Ep =mgh 2
2 . 1,25
= 0,025 . 10 . 2 𝑣 2=
0,025
= 0,5 J 𝑣 2 = 100
Em = 1,25 J v = 10 m/s
Em = Ep + Ek
1,25 = 0,5 + Ek
Ek = 0,75 J
4. Energi Panas
Energi panas atau kalor adalah energi yang berubah karena adanya
perbedaan temperatur. Energi panas dapat muncul karena terjadi
perubahan energi seperti pada reaksi energi kimiawi pada matahari
yang mengakibatkan munculnya api serta panas yang berpindah secara
radiasi
5. Energi Listrik
Energi listrik ialah energi yang dimiliki muatan listrik dan arus listrik.
Energi ini paling banyak digunakan karena mudah diubah menjadi
energi lainnya.
Contohnya dalam kehidupan sehari-hari misalnya lampu yang menyala
akibat energi listrik.
6. Energi Kimia
Energi kimia adalah energi yang paling dibutuhkan oleh makhluk
hidup dikarenakan pada bentuk kimiawi, energi mampu disimpan
lebih lama.
Energi kimia tersimpan dalam bahan makanan dan dalam bahan
bakar yang sering kita gunakan seperti bensin, dan minyak tanah.
Energi ini muncul karena terjadi proses pemecahan ikatan kimia
dalam susunannya sehingga menghasilkan energi
7. Energi Nuklir
Energi ini adalah energi yang berada dalam setiap materi atau zat
yang tentunya tersusun atas atom atom dan material penyusun atom
seperti elektron, neutron dan proton.
Energi nuklir ini dapat diperoleh melalui proses yang cukup rumit
dan untuk sekarang ini hanya mampu diambil dari materi yang
bersifat radioaktif serta tidak stabil dengan inti yang berat seperti
Uranium dan Plutonium. Untuk atom atom lain masih terbilang
cukup sulit
Contoh reaksi nuklir yang ada adalah matahari yang terus menerus
berpijar, kemudian pembangkit listrik tenaga nuklir (reaktor nuklir)
serta Bom Atom (Bandingkan dengan ledakan Hiroshima dan
Nagasaki).