0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Proposal

Proposal proyek PBL ini bertujuan untuk menciptakan produk bernama Capcycle, yaitu keranjang yang terbuat dari daur ulang tutup botol plastik, sebagai solusi untuk mengurangi sampah plastik. Proyek ini tidak hanya mengedukasi peserta didik tentang pengelolaan limbah, tetapi juga melatih keterampilan kerja sama dan kreativitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat memahami pentingnya daur ulang dan menjaga kelestarian lingkungan.

Diunggah oleh

jclariceang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Proposal

Proposal proyek PBL ini bertujuan untuk menciptakan produk bernama Capcycle, yaitu keranjang yang terbuat dari daur ulang tutup botol plastik, sebagai solusi untuk mengurangi sampah plastik. Proyek ini tidak hanya mengedukasi peserta didik tentang pengelolaan limbah, tetapi juga melatih keterampilan kerja sama dan kreativitas. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat memahami pentingnya daur ulang dan menjaga kelestarian lingkungan.

Diunggah oleh

jclariceang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL PROYEK PBL

CAPCYCLE

Oleh:

Kelompok VI

1. Davin Aaron Kusuma


2. Deborah Theresa Lydia Panggeban
3. Efrisca Styanrio Kusuma Adji
4. Gracia Adrelia Wijaya
5. Jacey Rachelle Sulistio

SMA SANTO KRISTOFORUS I


JALAN RAHAYU NO. 1A GROGOL PERTAMBURAN
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA BARAT
2026
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan
karunia-Nya proposal ini dapat disusun dengan baik. Proposal ini disusun untuk memenuhi
tugas proyek PBL dengan menghasilkan produk berdaya jual bernama Capcycle, yaitu
keranjang yang dibuat dari hasil daur ulang tutup botol plastik.
Dalam penyusunan proposal ini, kami memperoleh bantuan dan dukungan dari
berbagai pihak. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing
dan teman-teman yang telah bekerja sama. Kami menyadari bahwa proposal ini masih
memiliki keterbatasan, sehingga kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi
perbaikan di masa mendatang.

Jakarta, 14 Januari 2026

Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Permasalahan sampah plastik, khususnya tutup botol plastik, masih menjadi isu
lingkungan yang perlu mendapat perhatian serius. Tutup botol sering kali dianggap tidak
bernilai dan berakhir sebagai limbah yang sulit terurai, sehingga berpotensi mencemari
lingkungan. Padahal, tutup botol plastik memiliki potensi untuk didaur ulang menjadi produk
yang bermanfaat dan bernilai jual. Oleh karena itu, diperlukan inovasi untuk mengolah
limbah plastik menjadi produk yang ramah lingkungan.
Melalui kegiatan Project Based Learning (PBL), kami mengembangkan Capcycle,
yaitu produk kerajinan berupa keranjang dengan ukuran keranjang buah yang dibuat dari
hasil daur ulang tutup botol plastik. Produk ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah
serbaguna, tetapi juga sebagai bentuk upaya pengurangan sampah plastik melalui
pemanfaatan kembali limbah menjadi barang yang bernilai guna.
Pembuatan Capcycle bertujuan untuk melatih kreativitas, kerja sama, dan kepedulian
peserta didik terhadap lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan bekas yang mudah
diperoleh dan teknik pembuatan yang sederhana, Capcycle diharapkan dapat menjadi produk
berdaya jual serta berkontribusi dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan.

1.2 Tujuan Proyek


Tujuan pembuatan makalah dan proyek ini adalah untuk mengkaji serta menjelaskan
proses pengolahan tutup botol plastik bekas menjadi produk kerajinan Capcycle secara
sistematis dan terstruktur. Melalui penulisan makalah ini, diharapkan pembaca dapat
memahami latar belakang, tahapan pembuatan, serta konsep daur ulang yang diterapkan
dalam pembuatan produk tersebut.
Tujuan selanjutnya adalah untuk membantu mengurangi permasalahan sampah
plastik, khususnya tutup botol, yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan
mengolah limbah plastik menjadi produk yang berguna, proyek ini diharapkan dapat menjadi
solusi alternatif dalam pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Melalui kegiatan PBL, proyek ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar
secara langsung kepada peserta didik. Peserta didik dilatih untuk merencanakan,
melaksanakan, dan mengevaluasi proyek secara mandiri dan bertanggung jawab, sehingga
mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Proyek ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja sama dan
komunikasi antar anggota kelompok. Setiap anggota kelompok diharapkan dapat berperan
aktif, saling menghargai pendapat, serta bekerja sama secara efektif untuk mencapai hasil
yang optimal.
Selain itu, pembuatan produk Capcycle bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas dan
inovasi peserta didik dalam menciptakan produk yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diperkenalkan pada dasar-dasar kewirausahaan, seperti
pemanfaatan bahan daur ulang, pembuatan produk, dan potensi pemasaran.
Terakhir, proyek dan makalah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan
kepedulian peserta didik terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Dengan
memahami dampak sampah plastik dan manfaat daur ulang, peserta didik diharapkan mampu
menerapkan prinsip hidup berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

1.3 Manfaat Proyek


1. Manfaat Lingkungan:
Mengurangi jumlah sampah plastik, khususnya tutup botol, melalui proses daur ulang
menjadi produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.
2. Manfaat Edukatif:
Memberikan pengalaman belajar berbasis praktik mengenai pengelolaan sampah
plastik dan penerapan konsep daur ulang dalam kehidupan sehari-hari.
3. Pengembangan Keterampilan:
Melatih keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kerja sama, tanggung jawab, dan
perencanaan melalui pelaksanaan proyek PBL secara sistematis.

BAB II
PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PROYEK
2.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
PBL bertema Rekayasa Teknologi yang behubungan dengan produk Capcycle
dilaksanakan dalam kurun waktu yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Kegiatan proyek
ini meliputi tahap perencanaan, pengumpulan bahan, proses pembuatan produk, hingga
evaluasi hasil akhir.
Adapun tempat pelaksanaan proyek dilakukan di lingkungan sekolah, disesuaikan
dengan kebutuhan dan kondisi dalam proses pembuatan produk Capcycle.

2.2 Konsep Pembuatan


Produk Capcycle merupakan kerajinan berbentuk keranjang yang dibuat dengan
memanfaatkan tutup botol plastik bekas sebagai bahan utama. Konsep pembuatan Capcycle
didasarkan pada prinsip daur ulang, yaitu mengubah limbah plastik (tutup botol bekas) yang
tidak terpakai menjadi produk fungsional dan bernilai guna.
Dalam proses pembuatannya, tutup botol plastik disusun dan dirangkai menggunakan
bahan pendukung seperti benang, tali, atau lem, sehingga membentuk keranjang yang kuat
dan rapi. Selain memperhatikan fungsi, desain Capcycle juga dibuat menarik melalui
pemilihan warna dan pola agar memiliki nilai estetika dan nilai jual.

2.3 Langkah-Langkah Pembuatan


Proses pembuatan produk Capcycle dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:
1. Mengumpulkan tutup botol plastik bekas dari lingkungan sekitar.
2. Membersihkan tutup botol agar layak digunakan.
3. Menyusun desain keranjang sesuai dengan bentuk dan ukuran yang direncanakan.
4. Merangkai tutup botol menggunakan benang, tali, atau lem hingga membentuk
keranjang.
5. Melakukan pengecekan dan penyempurnaan produk agar rapi dan siap digunakan.

2.4 Alat dan Bahan


Dalam pembuatan produk Capcycle, diperlukan beberapa alat dan bahan untuk
mendukung proses pengerjaan agar dapat berjalan dengan baik.
Alat:
1. Gunting
2. Lem tembak / lem kuat
3. Kuas cat
4. Alat bantu lainnya sesuai kebutuhan
Bahan:
1. Tutup botol plastik bekas
2. Cat warna
3. Bahan pendukung lainnya

2.5 Biaya Pembuatan


Rincian biaya yang diperlukan selama pembuatan berlangsung sebagai berikut:
1. Cat Akrilik Pastel: @2 x Rp 6.500,00-. = Rp 13.000,00-
2. Cat Akrilik Paster: @1 x Rp. 6.000,00-. = Rp. 6.000,00-
3. Tutup Botol Bekas 1 Paket: @1 x Rp. 10.000,00-. = Rp. 10.000,00-
4. Kuas: @6 x Rp 0,00 = Rp. 0,00-.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Berdasarkan pelaksanaan proyek Project Based Learning (PBL), dapat disimpulkan
bahwa produk Capcycle merupakan inovasi kerajinan yang memanfaatkan tutup botol plastik
bekas menjadi keranjang yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Proyek ini menunjukkan
bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat melalui proses yang
sederhana dan terencana.
Melalui proyek ini, peserta didik memperoleh pengalaman belajar secara langsung
dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi suatu proyek. Selain meningkatkan
kreativitas dan kerja sama, proyek Capcycle juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya
menjaga kelestarian lingkungan serta menerapkan prinsip daur ulang dalam kehidupan sehari-
hari.

Anda mungkin juga menyukai