0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Spo Code Blue

Dokumen ini menjelaskan prosedur pencegahan dan penanggulangan Code Blue di Rumah Sakit Tk. IV Wirabuana, termasuk langkah-langkah yang harus diambil saat menghadapi kondisi cardiac respiratory arrest. Prosedur mencakup pengaktifan Code Blue, penilaian awal, dan tindakan resusitasi yang harus dilakukan oleh petugas medis. Selain itu, terdapat kebijakan dan unit terkait yang terlibat dalam penanganan situasi darurat ini.

Diunggah oleh

Fhina Lario
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Spo Code Blue

Dokumen ini menjelaskan prosedur pencegahan dan penanggulangan Code Blue di Rumah Sakit Tk. IV Wirabuana, termasuk langkah-langkah yang harus diambil saat menghadapi kondisi cardiac respiratory arrest. Prosedur mencakup pengaktifan Code Blue, penilaian awal, dan tindakan resusitasi yang harus dilakukan oleh petugas medis. Selain itu, terdapat kebijakan dan unit terkait yang terlibat dalam penanganan situasi darurat ini.

Diunggah oleh

Fhina Lario
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENCEGAHAN DAN PENANGULANGAN CODE BLUE

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/19/MFK/I/2025 A 1 dari 6

Rumah Sakit Tk. IV


13.07.01
Wirabuana
JL. Sisingamangaraja
Telp (0451) 411903/421575
Email:[Link]@yahoo.c
[Link]

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL Tanggal Terbit
13 Januari 2025

Ditetapkan

Kepala Rumkit Tk. III 13.06.01 Dr Sindhu


Trisno,

Dr. dr. Marles Edy Wanto H, [Link]


Letkol CKM NRP 11040000780875
Code blue merupakan salah satu kode prosedur emergensi yang
harus segera diaktifkan jika ditemukan seseorang dalam
PENGERTIAN
kondisi cardiaerespiratory arrest di dalam Zona rumah sakit
PENCEGAHAN DAN PENANGULANGAN CODE BLUE

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/19/MFK/I/2025 A 2 dari 6

Rumah Sakit Tk. IV


13.07.01
Wirabuana
JL. Sisingamangaraja
Telp (0451) 411903/421575
Email:[Link]@yahoo.c
[Link]

mempertahankan sirkulasi dengan segera melakukan kompresi


sebelum membuka jalan napas dan memberikan napas bantuan.
Perubahan pada siklus bantuan hidup dasar menjadi C-A-
TUJUAN B (compression — airway — breathing) ini dengan pertimbangan
segera mengembalikan sirkulasi jantung sehingga perfusi jaringan
dapat terjaga.

a. Keputusan Kepala RS Tk III.13.06.01 DR SHINDU TRISNO


nomor kep/ 27 / VI / 2022, tanggal 8 Januari 2025 tentang
Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit [Link] 13.06.01 DR
Shindu Trisno.
KEBIJAKAN
b. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 47
Tahun 2018 tentang Pelayanan Kegawatdaruratan.

Prosedur Zona
a) Zona 1 :Pos jaga, ugd, staf, admin dan keuangan, Rek
medik, Bpjs, Poliklinik, Kepala Rumah Sakit, Kantin d
parkiran.
b) Zona 2 : Ruangan Satria balia,Aula Kiha
dewantara,Wijaya Loka, CSSD
c) Zona 3 : Ruangan Griya Gampiri, Ruangan Sa
nalentora,VIP Dewasa
d) Zona 4 : Ruangan Sandho Husada, VIP Bersalin, Guda
Obat, dapur, loundry, kamar mayat dan asrama
PENCEGAHAN DAN PENANGULANGAN CODE BLUE

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/19/MFK/I/2025 A 3 dari 6

Rumah Sakit Tk. IV


13.07.01
Wirabuana
JL. Sisingamangaraja
Telp (0451) 411903/421575
Email:[Link]@yahoo.c
[Link]

PROSEDUR Prosedur kerja:


1. Jika didapatkan seseorang atau pasien dal
kondisi cardiac respiratory arrest maka perawat ruangan
atau first responder berperan dalam tahap pertolong
yaitu:
2. Segera melakukan penilaian dini kesadaran korban.
3. Pastikan lingkungan penderita aman untuk dilakuk
pertolongan.
4. Lakukan cek respon penderita dengan memanggil na
atau menepuk bahu.

5. Meminta bantuan pertolongan perawat lain (II) atau


petugas yang ditemui di lokasi untuk mengaktifkan code
blue.
6. Lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) sampai dengan
tim code blue
7. Perawat ruangan yang lain (II) atau penolong kedua,
segera menghubungi operator telepon “8600” untuk
mengaktifkan code blue, dengan prosedur sebaga
PROSEDUR
PENCEGAHAN DAN PENANGULANGAN CODE BLUE

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/19/MFK/I/2025 A 4 dari 6

Rumah Sakit Tk. IV


13.07.01
Wirabuana
JL. Sisingamangaraja
Telp (0451) 411903/421575
Email:[Link]@yahoo.c
[Link]

berikut:
8. Perkenalkan diri.
9. Sampaikan informasi untuk mengaktifkan code blue.
10. Sebutkan nama lokasi terjadinya cardiac respiratory
arrest dengan lengkap dan jelas, yaitu: Zona ….. (Zona
satu/dua/tiga/empat), nama lokasi atau ruangan.
11. Jika lokasi kejadian di ruangan rawat inap maka
informasikan : “ nama ruangan ….. nomor …. “.
12. Waktu respon operator menerima telepon “101” adalah
harus secepatnya diterima, kurang dari 3 kali deringan
telepon.
13. Jika lokasi kejadian berada di Zona ruang rawat inap
ataupun rawat jalan,setelah menghubungi operator,
perawat ruangan II segera membawa troli emergens
(emergency trolley) ke lokasi dan

membantu perawat ruangan I melakukan resusit


sampai dengan tim Code Blue datang. Opera
menggunakan alat telekomunikasi Handy Talky (HT) a
pengeras suara mengatakan code blue dengan prosed
sebagai berikut:
14. “Code Blue, Code Blue, Code Blue, di Zona/zo
…..(satu/dua/tiga/empat), nama lokasi atau ruangan…..”.
PENCEGAHAN DAN PENANGULANGAN CODE BLUE

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/19/MFK/I/2025 A 5 dari 6

Rumah Sakit Tk. IV


13.07.01
Wirabuana
JL. Sisingamangaraja
Telp (0451) 411903/421575
Email:[Link]@yahoo.c
[Link]

15. Jika lokasi kejadian diruangan rawat inap maka informasik


PROSEDUR “Code Blue, Code Blue, Code Blue, nama ruangan ….. nom
kamar …..”.
16. Setelah tim code blue menerima informasi tenta
aktivasi code blue, mereka segera menghentikan tugasn
masing-masing, mengambil resusitasi kit dan menuju lok
terjadinya cardiac respiratory arrest. Waktu respon d
aktivasi code blue sampai dengan kedatangan tim code b
di lokasi terjadinya cardiac respiratory arrest adalah 5 menit
17. Sekitar 5 menit kemudian, operator menghubungi tim co
blue untuk memastikan bahwa tim code blue sudah men
lokasi terjadinya cardiac respiratory arrest
18. Jika lokasi terjadinya cardiac respiratory arrest adalah
lokasi yang padat manusia (public Zona) maka petug
keamanan (security) segera menuju lokasi terjadinya
untuk mengamankan lokasi tersebut sehingga tim co
blue dapat melaksanakan tugasnya dengan aman dan ses
prosedur.
19. Tim code blue melakukan tugasnya sampai deng
diputuskannya bahwa resusitasi dihentikan oleh ke
tim code blue.
20. Untuk pelaksanaan code blue di Zona empat, Tim co
blue memberikan bantuan hidup dasar kepada pas
kemudian segera ditransfer ke Instalasi Gawat Darurat.
21. Ketua tim code blue memutuskan tindak lanjut pas
PENCEGAHAN DAN PENANGULANGAN CODE BLUE

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/19/MFK/I/2025 A 6 dari 6

Rumah Sakit Tk. IV


13.07.01
Wirabuana
JL. Sisingamangaraja
Telp (0451) 411903/421575
Email:[Link]@yahoo.c
[Link]

resusitasi, yaitu:
PROSEDUR 22. Jika resusitasi berhasil dan pasien stabil maka dipindahk
secepatnya ke Instalasi Perawatan Intensif un
mendapatkan perawatan lebih lanjut jika keluarga pas
setuju.
23. Jika keluarga pasien tidak setuju atau jika Instalasi Perawa
Intensif penuh maka pasien di rujuk ke rumah sakit ya
mempunyai fasilitas
24. Jika keluarga pasien menolak dirujuk dan meminta dirawat
ruang perawatan biasa, maka keluarga pas
menandatangani surat penolakan.

25. Jika resusitasi tidak berhasil dan pasien meninggal, maka

lakukan koordinasi dengan bagian bina rohani, kemudian pasien


dipindahkan ke kamar jenazah.

26. Ketua tim code blue melakukan koordinasi dengan DPJP.

27. Ketua tim code blue memberikan informasi dan eduk


PROSEDUR kepada keluarga pasien.

28. Perawat ruangan mendokumentasikan semua kegiatan dal


rekam medis pasien dan melakukan koordinasi deng
ruangan pasca resusitasi
PENCEGAHAN DAN PENANGULANGAN CODE BLUE

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/19/MFK/I/2025 A 7 dari 6

Rumah Sakit Tk. IV


13.07.01
Wirabuana
JL. Sisingamangaraja
Telp (0451) 411903/421575
Email:[Link]@yahoo.c
[Link]

1. Unit gawat darurat


2. Ruang perawatan dewasa
3. Ruang perawatan anak
UNIT TERKAIT 4. Ruang bersalin
5. Poliklinik
6. Komite medik
7. Komite keperawatan
8. ICU/PICU
9. OK

Anda mungkin juga menyukai