1.
Buka arcmap
2. Add data dengan cara klik kanan pada Layers kemudian pilih Add data. Data yang
digunkana adalah data DEM yang digunakan pada watershed. Lalu klik OK dan muncul
tampilan seperti di bawah.
3. Kemudian lakukan penentuan lokasi titik yang akan dilakukan analisis viewshed. Pada
makalah ini diberi nama sebagai titik “Pemancar” berwarna hitam dan “Receiver” berwarna
putih seperti pada gambar berikut.
Analisis viewshed yang akan dilakukan dalam radius 3 km, sehingga diperlukan pembatas area
untuk kedua titik berupa lingkaran dengan radius 3 km. pembuatan batas dilakukan dengan
menggunakan tool drawing circle. Tepatkan pusat lingkaran pada titik pemancar dan reciever
lalu atur width and height circle pada properties.
Berikut adalah hasil pembuatan lingkaran batas yang telah dikonversi menggunakan convert
graphics to features.
Lakukan pemotongan citra berdasar masing-masing lingkaran, untuk nantinya dilakukan analisis
viewshed pada masing-masing titik sesuai dengan radius batasnya. Berikut hasil pemotongan
citra dua batas area lingkaran.
Lakukan analisis viewshed pada masing masing-masing titik menggunakan
Tools Viewshed.
Pada window Viewshed input raster masukkan area batas lingkaran yang telah dilakukan dan pada input
point masukkan titik yang sesuai dengan batas raster yang dipilih sebelumnya lalu ok.
Berikut adalah hasil pengolahan viewshed pada masing masing titik
Kemudian untuk menghitung besaran volume area visible dan not visible dilakukan dengan mengonversi
data hasil viewshed yang merupakan raster menjadi data Shp Poligon, dengan menggunakan tool raster
to polygon
Pada jendela raster to polygon masukkan data hasil olahan viewshed sebagai input raster, kemudian Ok.
Berikut adalah hasil nya, namun pada atribut tabel poligon visible dan not visible belum ada keterangan,
sehingga dilakukan pemberian keterangan.
Pemberian keterangan dilakukan dengan menggunakan tool add field untuk membentuk kolom baru
kemudian dilakukan pendefinisian keterangan poligon visible / not visible. Pendefinisan dilakukan
dengan mencocokan pada data raster hasil viewshed (biasanya poligon not visible menjadi satu poligon
saja dan terletak pada deretan paling akhir)
Selanjutnya untuk mengetahui luasan visible dan not visible dilakukan dissolve pada atribute
tabel berdasarkan kolom yang telah dibuat yaitu “Keterangan”
Berikut adalah hasil perhitungan luasan visible dan not visible, lakukan proses yang sama untuk
menghitung luasan visible dan not visible pada data hasil viewshed titik lainnya