Bab Iv
Bab Iv
BAB IV
Pada bab ini dipaparkan (1) data hasil penelitian dan (2) temuan
dan hasil belajar siswa. Penerapan metode diskusi dalam pembelajaran Aktivitas
dilaksanakan oleh peneliti dan dibantu guru mitra sebagai observer. Penelitian
tersebut dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu pratindakan, siklus 1 dan siklus II.
4.1.1 Pratindakan
observasi terhadap pembelajaran IPS yang dilakukan oleh guru kelas IV.
Selanjutnya guru menyiapkan buku sumber dan LKS sebelum memulai pelajaran.
46
47
membuka buku paket dan membaca buku tersebut. Setelah itu guru memberikan
siswa diberi kesempatan bertanya jika kurang memahami materi yang telah
diberikan.
tersebut untuk dikerjakan pada lembar kerja yang diberikan. Jika siswa mengalami
rangkuman materi pada LKS atau pada buku lainnya yang relevan. Pada saat
mengerjakan tugas terlihat hanya beberapa siswa yang mau berdiskusi dengan
temannya. Setelah selesai siswa dan guru membahas hasil pekerjaan siswa dengan
jawaban temannya, tidak ada siswa yang mau memberikan tanggapan. Kegiatan
pembelajaran di akhiri dengan salam, do’a, serta meminta siswa untuk tetap
dilaksanakan. Situasi yang terlihat yaitu siswa hanya pasif dan kurang antusias
dan tidak mengkondisikan siswa dengan pembelajaran yang variatif dan menarik.
48
ceramah dan pemberian tugas. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan mulai dari
kegiatan awal hingga akhir didominasi oleh guru sehingga siswa menjadi pasif
cenderung hanya mendengar ceramah dari guru serta mengikuti perintah dari
guru.
Hasil observasi aktivitas siswa disajikan dalam tabel 4.1 berikut ini.
% x skor 0 12 8 8 0 0 8 12 0 0 8 12 0 0 16 8
Rata-rata 50,75
pratindakan. Pada aspek rasa ingin tahu siswa yang mendapat skor 1 sebanyak 2
siswa (8%), skor 2 sebanyak 1 siswa (4%), skor 3 sebanyak 1 siswa (4%), dan
yang mendapat skor 4 adalah 0 siswa (0%). Pada aspek kerjasama kelompok
siswa yang mendapat skor 1 sebanyak 3 siswa (12%), skor 2 sebanyak 1 siswa
(4%), skor 3 sebanyak 0 siswa (0%), dan yang mendapat skor 4 adalah 0 siswa
(0%). Pada aspek keberanian siswa yang mendapat skor 1 sebanyak 3 siswa
49
(12%), skor 2 sebanyak 1 siswa (4%), skor 3 sebanyak 0 siswa (0%), dan yang
mendapat skor 4 adalah 0 siswa (0%). Pada aspek tanggung jawab siswa yang
mendapat skor 1 sebanyak 2 siswa (8%), skor 2 sebanyak 2 siswa (8%), skor 3
sebanyak 0 siswa (0%), dan yang mendapat skor 4 sebanyak 0 siswa (0%). Rata-
rata nilai aktivitas siswa adalah 50,75%. Dari rata-rata yang diperoleh
sangat kurang.
Pada akhir pembelajaran siswa diberi tes akhir. Hasil belajar yang
Keterangan
No Nama Nilai
Belum Tuntas Tuntas
1 Ria Kartika 55 √
2 Novita. J 66 √
3 Tria Setiya 75 √
4 Fani Aulia 50 √
Jumlah 246 3 1
Persentase (%) - 75 25
Rata-rata 61,50 - -
Data hasil belajar siswa pada tahap pratindakan pada tabel di atas dapat
dideskripsikan jumlah siswa yang tuntas ada 1 siswa (25%). Jumlah siswa yang
belum tuntas ada 3 siswa (75%). Pada akhir pembelajaran guru meminta siswa
berupa kurikulum, silabus, RPP dan tidak ada media dalam pelaksanaan
pembelajaran, (2) Guru belum menggali pengetahuan awal siswa, (3) Selama
50
pembelajaran kurang, banyak siswa yang masih pasif. Pada waktu siswa diberi
kesempatan untuk bertanya, sedikit sekali yang mau bertanya. Siswa masih
siswa juga kurang bekerjasama dengan teman dalam satu kelas. Adanya
pelaksanaan pembelajaran.
[Link] Perencanaan
(RPP), memilih metode pembelajaran yang lebih bervariasi dengan sistem diskusi
ekonomi.
[Link] Pertemuan I
guru kelas IV sebagai observer. Berdasarkan RPP yang telah disusun, kegiatan
pembelajaran terbagi menjadi 3 tahap kegiatan, yaitu kegiatan awal, kegiatan inti
siswa agar siswa siap menerima pelajaran. Guru memberikan apersepsi ”Anak-
anak,pernahkah kalian melihat orang yang bekerja? Pekerjaan apa saja yang
kalian ketahui? Coba sebutkan!” siswa menjawab dan guru menanggapi jawaban
yang diajukan siswa. Masih sedikit siswa yang mau menjawawabnya, kurang
begitu antusisas. Hal ini dikarenakan pada pertemuan pertama ini merasa masih
52
canggung, masih butuh pedekatan dan penyesuaian antara siswa dengan guru
bentuk aktivitas ekonomi. Siswa diberi tahu bahwa mereka akan belajar
gambar yang sudah dipasang dipapan tulis. Guru berusaha mengakrabkan diri
bersama siswa dengan memberikan penjelaskan sedikit tentang contoh yang sudah
ada.
diskusi, tiap kelompok diberi lembar kerja kelompok (LKK). Siswa bersama
kerja.
53
lembar kerja tersebut. Sebelumnya siswa diberi tahu agar jangan takut salah
berdiskusi. Sebagian besar siswa masih ramai, suasana belum kondusif. Guru
belum mampu menciptakan suasana kelas yang kondusif, hal ini dikarenakan
siswa masih asing dengan guru baru jadi cenderung menyepelekan dengan
lain menyimak presentasi temannya dan diberi kesempatan untuk menanggapi dan
Siswa diberi kesempatan untuk bertanya jika ada materi yang belum dimengerti.
kurang berperan dalam pengerjaan LKK. Hal tersebut mengakibatkan waktu yang
lain. Untuk memotivasi, siswa yang sudah menyelesaikan tugasnya lebih awal
maka akan diberikan poin tambahan kepada kelompok tersebut. Ada 1 kelompok
sedangkan kelompok yang lain menanggapi dan mencatat. Pada kegiatan ini,
hanya sebagian kecil siswa yang memperhatikan sedangkan siswa yang lain sibuk
pertemuan ini berperan lebih banyak dalam memberikan tanggapan terhadap hasil
diskusi siswa.
yang telah dipelajari. Selanjutnya, guru memberikan evaluasi dalam bentuk soal
yang harus dikerjakan siswa secara individu. Evaluasi terkait materi bentuk
Pada pertemuan pertama ini, siswa mengerjajan soal evaluasi trakir cukup
serius. Akan tetapi kondisi kelas masih belum kondusif, masih terdapat siswa
kepada anak yang sibuk dengan aktivitasnya untuk lebih serius mengerjakan soal
evaluasinya.
memarahi siswa yang tadi ketika pembelajaran masih ramai sendiri. Hal ini
didasarkan atas saran dari guru kelas IV SDN Ngadri 03 Kabupaten Blitar agar
memberikan motivasi kepada siswa untuk rajin belajar dan kegitan pembelajaran
[Link] Pertemuan II
berbeda dengan pertemuan pertama, sedikit perbedaan pada pertemuan kedua ini
anak taukah kalian apa manfaat sumber daya alam? Bagaimanakah cara kita
Pada pertemuan kedua ini siswa sudah tampak menghargai guru, hal ini
tampak ketika siswa menjawab pertanyaan yang ditanyakan oleh guru meskipun
belum benar secara keseluruhan. Siswa juga lebih tampak memperhatikan dan
mengarah pada guru dan siswa antusias ketika menjawab pertanyaan dari guru.
“Mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber daya alam dan
kehidupan sehari-hari.
candaan sedikit, hal ini dilakukan sebagai langkah guru untuk lebih mendekatkan
siswa dengan guru agar keakraban siswa dengan guru terjalin. Sehingga siswa
mudah dikontrol dan guru lebih menguasai kelas dan tercipta kondisi kelas yang
kepada siswa ketika waktunya becanda ya becanda tapi ketika waktunya serius ya
berkaitan dengan kelestarian sumber daya alam sebagai media pembelajaran, ada
2 siswa yang bersedia membantu guru menempelkan media gambar dipapan tulis
tanpa diminta oleh guru. Guru juga memajang contoh masing-masing bentuk
alam serta akibat dari sumber daya alam yang tidak dilestarikan dipapan tulis.
Siswa diminta mengamati dan mendeskripsikan apa yang siswa amati melalui
media tersebut.
yang terdiri dari 2 siswa dengan anggota yang sama dari kegiatan pada pertemuan
perlunya melestarikan sumber daya alam dan manfaat sumber daya alam yang ada
57
di daerahnya. Siswa berdiskusi untuk menyelesaikan soal yang ada pada lembar
kerja kelompok.
akan tetapi masih terdapat siswa yang ramai sendiri dan tidak mau membantu
kepada siswa yang ramai sendiri. Siswa diberi peringatan kembali agar tidak
ramai dan saling bekerjasama mengerjakan LKK. Kondisi kelas pada awalnya
tidak begitu kondusif, akan tetapi setelah guru memberikan peringatan kepada
siswa agar tidak ramai, kondisi kelas sudah cukup kondusif dan kelompok lain
pembelajaran.
yang belum dipahami. Siswa bersama guru membuat kesimpulan dari materi yang
telah dipelajari.
yang telah dipelajari. Selanjutnya, siswa diberi lembar test akhir berupa tes tertulis
yang dikerjakan secara individu. Siswa mengerjakan soal evaluasi tampak serius,
nampak ketika siswa mengerjakan soal evaluasi tidak ramai dan kondisi kelas
soal tersebut. Guru memberikan pemantapan tentang materi dan memotivasi siswa
untuk rajin belajar. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan do’a dan mengucap
salam.
4.1.2.5Observasi
Data hasil observasi diperoleh dari aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar
siswa, serta nilai akhir siswa. Data tersebut diuraikan sebagai berikut.
ekonomi selama siklus I diperoleh dari observasi selama 2 kali pertemuan. Berikut
siklus I.
59
Tabel 4.3 Rekapitulasi Persentase Aktivitas Guru dalam Pembelajaran Aktivitas Ekonomi
Melalui Penerapan Metode Diskusi Siklus I
siklus I pertemuan ke-1 sebesar 72% sedangkan pada pertemuan ke-2 sebesar
83%. Sehingga rata-rata persentase keberhasilan aktivitas guru pada siklus I ini
sebesar 77% dengan kategori keberhasilan baik. Data selengkapnya terdapat pada
dengan maksimal. Hal itu terlihat dari, terdapat beberapa aspek yang belum
dalam kehidupan siswa. Sedangkan pada kegiatan akhir, guru belum terlihat
memberikan tindak lanjut atas pembelajaran dan belum terlihat mendorong siswa
dilaksanakan.
Tabel 4.4 Rekapitulasi Persentase Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran Aktivitas Ekonomi
Melalui Penerapan Metode Diskusi Siklus I
aktivitas siswa dalam pembelajaran sebesar 60% pada pertemuan ke-1 dan pada
pertemuan ke-2 sebesar 75%. Rata-rata dari persentase keberhasilan pada siklus I
aktivitas siswa sebesar 67,5% dengan kategori keberhasilan cukup. Sebagian besar
siswa belum berani mulai dari awal pembelajaran sampai akhir pembelajaran
utamanya saat kerja kelompok. Data selengkapnya terdapat pada lampiran 5 dan
6.
lampiran. Berikut adalah tabel rekapitulasi nilai hasil belajar siswa pada siklus I.
Tabel 4.5 Rekapitulasi Hasil Belajar Siswa Pembelajaran Aktivitas Ekonomi Melalui
Penerapan Metode Diskusi Siklus I
pertemuan ke-1 adalah 71,04 sedangkan pada pertemuan ke-2 sebesar 75,16. Hal
tersebut dapat terjadi karena keakraban siswa dengan guru lebih terjalin daripada
61
kedua dan didukung kondisi kelas yang lebih kondusif daripada pertemuan
Nilai akhir siswa dalam pembelajaran aktivitas ekonomi ini diperoleh dari
penggabungan nilai aktivitas siswa, dan nilai hasil belajar siswa setelah itu dibagi
2. Nilai akhir siswa selama pembelajaran siklus I selengkapnya dapat dilihat pada
lampiran 13 dan 14. Berikut adalah tabel rekapitulasi nilai akhir siswa dalam
Tabel 4.6 Rekapitulasi Nilai Akhir Siswa Pembelajaran Aktivitas Ekonomi Melalui
Penerapan Metode Diskusi Siklus I
Pertemuan ke Keterangan
Nama Jumlah Rata-rata
I II Belum Tuntas Tuntas
Ria Kartika 84 81 165 82 √
Novita. J 68 65 133 66,5 √
Tria Setiya 82 80 162 81 √
Fani Aulia 68 67 135 67,5 √
Jumlah 302 293 - 297 2 2
Rata-rata 75,5 73,25 - 74,25 - -
Persentase % - - - - 50 50
Berdasarkan tabel 4.6 diketahui bahwa rata-rata nilai akhir siswa pada
pertemuan ke-1 sebesar 75,50 dan pada pertemuan ke-2 sebesar 73,25. Rata-rata
nilai akhir siswa pada siklus I sebesar 74,25. Dari hasil tersebut, terlihat telah
pratindakan. Pada siklus I, siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM sebanyak 2
kurang sebanyak 2 siswa mendapat nilai di bawah KKM dengan persentase 50%.
62
Sedangkan pada pratindakan siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebanyak 1
5) Refleksi
selama pelaksaan tindakan siklus I maka refleksi yang dilakukan sebagai berikut.
dapat dipahami siswa dengan optimal, (2) Apresepsi yang diberikan guru terlalu
panjang, (3) Siswa masih kurang baik dan masih ramai dalam kegiatan diskusi
kelompok. Siswa juga masih malu dalam memberikan jawaban atau pertanyaan.
Guru masih kurang dalam pembimbingan kegiatan proses belajar siswa, (5) Guru
masih belum menguasai kelas secara optimal, sehingga dalam pembelajaran masih
menjadi lebih baik. Hal-hal yang hendaknya diperbaiki (1) guru harus lebih
mengurangi appersepsi, (3) guru perlu memperbaiki cara mengelola kelas agar
siswa tidak ramai sendiri ketika pembelajaran, dan (5) guru harus meningkatkan
penguasaan kelas. Berdasarkan hasil refleksi siklus I, peneliti bersama guru kelas
63
[Link] Perencanaan
yaitu pada tanggal 17 Februari 2012 dan tanggal 24 Februari 2012. Pada tahap
ini, kegiatan yang dilakukan peneliti bersama dengan guru kelas IV SDN Ngadri
[Link] Pelaksanaan
[Link] Pertemuan I
menjadi 3 tahap kegiatan, yakni kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir.
tahu angkat tangan. Pada pertemuan pertama siklus II ini semua pandangan siswa
mengarah pada guru dan siswa terlihat berani mengangkat tangan untuk
menjawab.
65
siswa ke dalam 2 kelompok yang terdiri dari 2 siswa. Pada pembelajaran pertama
siklus II ini sedikit berbeda dengan pembelajaran siklus I, guru memakai video
siswa sudah cukup tenang, akan tetapi masih juga terdapat 2 anak yang sibuk
siswa dan menuliskan hasil diskusi dilembaran kerja kelompok dengan bimbingan
guru.
sudah bekerja baik dengan kelompoknya. Dalam diskusi kali ini guru mendapati 1
antar siswa. Akhirnya siswa mengerti dan saling menghargai ketika ada perbedaan
66
jawaban. Pada pertemuan ini siswa sudah bisa dikondisikan, guru sudah mampu
menguasai kelas dan diskusi kelompok sudah konsusif. Selesai mengerjakan LLK,
menuliskan hasil diskusinya dipapan tulis, hal ini dilakukan untuk mempermudah
poin tambahan.
dilaksanakan dan guru sudah mapu menguasai kelas. Selanjutnya pada akhir
materi telah dipelajari. Kemudian guru memberikan evaluasi dalam bentuk soal
yang hasus dikerjakan oleh siswa secara individu. Soal evaluasi terkait materi
telah dilaksanakan. Dalam kegiatan refleksi, siswa tampak mulai berani untuk
Setelah kegiatan refleksi, guru memberikan motivasi untuk rajin belajar. Kegiatan
[Link] Pertemuan II
selasa tanggal 24 Februari 2012. Pertemuan kedua pada siklus II diawali dengan
67
pengarahan dari guru bahwa apa yang dilakukan dan diajarkan adalah kelanjutan
memperhatikan ketika guru melakukan appersepsi ’’anak-anak kalian tau apa itu
pengertian dari aktivitas produksi, distribusi dan konsumsi? Coba siapa yang
tahu?”, semua pandangan mengarah pada guru siswa terlihat antusias ketika
terlalu tegang.
dalam 2 kelompok yang terdiri dari 2 siswa. Siswa diputarkan video contoh
Tiap kelompok diberi lembar kerja kelompok (LKK). Setelah itu, dengan
mendiskusikan tugas yang ada pada lembar kerja. Setiap anggota kelompok harus
bekerjasama untuk menyelesaikan tugas tersebut. Pada pertemuan kali ini siswa
sudah tidak ramai sendiri, kondisi kelas sudah bisa dikendalikan oleh guru. Ada
ketika berdiskusi siswa sedikit ramai mengenai jawaban yang akan ditulis
dilembar jawaban.
mempresentasikan didepan kelas dan diberi poin. bagi kelompok yang mendapat
yang kurang tepat. Siswa bersama guru membuat kesimpulan dari materi yang
telah dipelajari.
yang telah dipelajari. Selanjutnya, siswa diberi lembar test akhir berupa tes tertulis
Siswa mengerjakan soal tes akhir dengan serius, kondisi kelas yang
kondusif dan tenang mempermudah siswa untuk mengerjakan soal. Setelah selesai
mengerjakan soal, siswa mengumpulkan hasil test akhir dimeja guru. Selanjutnya
guru memberikan pemantapan tentang materi dan memotivasi siswa untuk rajin
[Link] Observasi
Data hasil observasi diperoleh dari aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar
siswa, serta nilai akhir siswa. Data tersebut diuraikan sebagai berikut
Tabel 4.7 Rekapitulasi Persentase Aktivitas Guru dalam Pembelajaran Aktivitas Ekonomi
Melalui Penerapan Metode Diskusi Siklus II
pada siklus II pertemuan ke-1 sebesar 94% sedangkan pada pertemuan ke-2
siklus I ini sebesar 97% dengan kategori keberhasilan sangat baik. Hasil observasi
dilakukan guru dalam siklus II, sudah dilakukan dengan semaksimal mungkin
walaupun masih terdapat aspek yang belum muncul dalam pembelajaran pada
aktivitas siswa dalam pembelajaran aktivitas ekonomi dapat dilihat pada tabel
berikut.
Tabel 4.8 Rekapitulasi Persentase Aktivias Siswa dalam Pembelajaran Aktivitas Ekonomi
Melalui Penerapan Metode Diskusi siklus II
siswa dalam pembelajaran sebesar 81% pada pertemuan ke-1 dan pada pertemuan
ke-2 sebesar 84%. Rata-rata dari persentase keberhasilan aktivitas siswa pada
siklus II adalah sebesar 82,5% dengan kategori keberhasilan baik. Sebagian besar
lampiran. Rekapitulasi nilai hasil belajar siswa pada siklus II dapat dilihat pada
tabel berikut.
71
Tabel 4.9 Rekapitulasi Hasil Belajar Siswa Pembelajaran Aktivitas Ekonomi Melalui
Penerapan Metode Diskusi Siklus II
Berdasarkan tabel 4.9 diketahui bahwa rata-rata nilai hasil belajar pada
pertemuan ke-1 adalah 83,5 sedangkan pada pertemuan ke-2 sebesar 93,5. Rata-
rata nilai hasil belajar pada siklus II ini adalah 88,5 dengan kategori keberhasillan
Nilai akhir siswa dalam pembelajaran aktivitas ekonomi ini diperoleh dari
penggabungan nilai aktivitas siswa, dan nilai hasil belajar siswa setelah itu dibagi
2. Nilai akhir siswa selama pembelajaran siklus II dapat dilihat pada lampiran 15
dan 16. Berikut adalah tabel rekapitulasi nilai akhir siswa dalam pembelajaran
Tabel 4.10 Rekapitulasi Nilai Akhir Siswa Pembelajaran Aktivitas Ekonomi Melalui
Penerapan Metode Diskusi Siklus II
Pertemuan ke Keterangan
No Nama Jumlah Rata-rata
I II Belum Tuntas Tuntas
1 Ria Kartika 86 92 178 89 √
2 Novita. J 80 96 176 88 √
3 Tria Setiya 85 90 175 87,5 √
4 Fani Aulia 83 96 179 89,5 √
Jumlah 334 374 - 354 0 4
Rata-rata 83,5 93,5 - 88,5
Persentase % - - - - 0 100
72
nilai akhir siswa yaitu dari 83,5 pada pertemuan ke-1 menjadi 93,5 pada
pertemuan ke-2. Rata-rata nilai akhir siswa pada siklus II sebesar 88,5 . Pada
siklus II siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM sebanyak 4 siswa dengan
5) Refleksi
penerapan metode diskusi pada siklus II ini menunjukkan peningkatan mulai dari
aktivitas guru, aktivitas siswa, pemahaman dan hasil belajar siswa. Hal tersebut
didukung oleh data-data yang diperoleh yaitu (1) guru sudah melakukan
pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat, namun pada pertemuan ke-1
siklus II guru masih belum bisa menguasai kelas secara optimal, (2) ) peningkatan
tersebut juga terjadi pada siswa, hal itu dapat dilihat dari sikap siswa dalam
menyelesaikan tugas tepat waktu dan kerjasama ketika berdiskusi juga baik, (3)
menghentikan penelitian pada siklus II ini karena peneliti merasa target yang
dan siklus II, peneliti mencatat beberapa temuan penelitian yang diluar dari
4.2.1 Siklus I
dipahami siswa dengan optimal, (2) Apresepsi yang diberikan guru terlalu
panjang, (3) Siswa masih kurang baik dan masih ramai dalam kegiatan diskusi
kelompok. Siswa juga masih malu dalam memberikan jawaban atau pertanyaan.
Guru masih kurang dalam pembimbingan kegiatan proses belajar siswa, (4) Guru
masih belum menguasai kelas secara optimal, sehingga dalam pembelajaran masih
terdapat siswa yang ramai dan kondisi kelas belum kondusif, (5) rata-rata
persentase aktivitas guru sebesar 76%, (6) rata-rata nilai hasil belajar siswa
4.2.2 Siklus II
sudah melakukan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah dibuat, (2) )
peningkatan tersebut juga terjadi pada siswa, hal itu dapat dilihat dari sikap siswa
menyelesaikan tugas tepat waktu dan kerjasama ketika berdiskusi juga baik, (3)
keberhasilan aktivitas guru sebesar 96%, (5) Hasil belajar siswa meningkat, 4
siswa mendapatkan nilai di atas KKM, (6) Rata-rata nilai hasil belajar siswa
82,5%.
meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa karena melalui diskusi siswa
dapat bertukar informasi bersama temanya, saling berpendapat antar teman. Hal
tersebut terbukti dengan terjadinya peningkatan aktivitas guru dan siswa dalam
61,50% dengan persentase ketuntasan 25%, siklus I nilai rata-rata 74,25 dengan
persentase ketuntasan 50%, dan siklus II nilai rata-rata 89,5 dengan persentase