Rahayu Cloud Computing
Rahayu Cloud Computing
Abstrak—Perkembangan pariwisata di Indonesia semakin pesat, hal ini dapat dilihat semakin banyaknya wisatawan lokal maupun
non lokal yang berkunjung di beberapa tempat wisata, khususnya wisata di Aceh Tengah. Namun disisi lain, kekurangan informasi
masih menjadi hal yang sangat berpengaruh bagi wisatawan untuk mendapatkan objek wisata yang sesuai dengan kriteria yang
diinginkan, para pengelola wisata masih mempromosikan objek wisata dengan media sosial dan sebagainya. Maka pada penelitian ini
membuat platform sebagai sarana rekomendasi wisata di Aceh Tengah. Platform ini dibuatkan berbasis android dengan
menggunakan web service untuk komunikasi dengan cloud server yang dikelola menggunakan docker pada aplikasi rekomendasi
wisata (Tan-Go) dan pengujian sistem menggunakan metode black box testing. Hasil pengujian implementasi web service pada aplikasi
rekomendasi wisata (Tan-Go) melalui pengujian load testing dapat disimpulkan nilai rata-rata performa web server dalam cloud yang
diintegrasikan dengan aplikasi membutuhkan waktu 23.6/sec dengan 1 traffic, sedangkan dengan 1 user membutuhkan waktu
rata-rata 11,22/sec. Kemudian dilakukan pengujian menggunakan black box testing dengan teknik Equivalence Partitioning pada 6
pengujian dan persentase kelayakan aplikasi mencapai 92% dari 100 user oleh karena ini user memiliki kepuasan aplikasi
rekomendasi wisata (Tan-Go).
Kata kunci—Android, Webservice, Cloud, Blackbox
Abstract—The development of tourism in Indonesia is increasing rapidly, this can be seen from the increasing number of local and
non-local tourists visiting several tourist attractions, especially tourism in Central Aceh. But on the other hand, the lack of information is
still a very influential thing for tourists to get tourist objects that match the desired criteria, tour managers still promote attractions with
social media and so on. So in this study create a platform as a means of tourism recommendations in Central Aceh. This platform is made
based on Android using a web service to communicate with a cloud server that is managed using docker for the travel recommendation
application (Tan-Go) and system testing using the black box testing method. The results of testing the implementation of the web service
on the travel recommendation application (Tan-Go) through load testing can be concluded that the average value of web server
performance in the cloud that is integrated with applications takes 23.6/sec with 1 traffic, whereas with 1 user it takes an average time
average 11.22/sec. Then testing was carried out using black box testing with the Equivalence Partitioning technique on 6 tests and the
percentage of application eligibility reached 92% of 100 users because this user has satisfaction with travel recommendation applications
(Tan-Go).
Keywords—Android, Webservice, Cloud, Blackbox
136
eProceeding of TIK (eProTIK) Vol.3 No.2 Desember 2023 | ISSN: 2797-9768
Pertanian”. Metode pengujian menggunakan black box testing Penelitian ini berkaitan dengan penelitian sebelumnya
untuk memperoleh pada aplikasi markettani dengan integrasi dengan judul “Implementasi Sistem Informasi Dinas
cloud yaitu persentase kepuasan aplikasi yaitu mencapai Pariwisata Kabupaten Enrekang Berbasis Cloud Computing”.
81,52% dan tidak kepuasan penggunaan aplikasi mencapai Metode pengujian menggunakan Cloud Computing untuk
18,48% dari hasil 815,2/10 maka dapat disimpulkan bahwa memperoleh perancangan serta pembuatan sistem mengelola
user memiliki tingkat kepuasan pada aplikasi. Penerapan profil dinas, wisata, galeri dan berita ke dalam sebuah aplikasi
cloud computing untuk marketplace hasil pertanian sedangkan yang telah terkonfigurasi pada cloud dan sistem yang ada di
pada penelitian ini cloud computing untuk pariwisata di Aceh bangun menerapkan model Deployment Public Cloud
Tengah[1]. Computing yang mana model ini dapat diakses oleh public
Penelitian ini berkaitan dengan penelitian sebelumnya atau masyarakat. Menerapkan cloud computing berbasis web
dengan judul “Pengenalan Pemanfaatan Cloud Computing untuk wisata di Kabupaten Enrekang sedangkan pada
Dalam Pengembangan Desa Wisata Budaya di Desa penelitian ini menerapkan cloud computing berbasis android
Plunturan”. Metode pembelajaran menggunakan Cloud dalam menampilkan objek wisata di Aceh Tengah[6].
computing untuk memperkenalkan teknologi cloud computing Penelitian ini berkaitan dengan penelitian sebelumnya
beserta penerapannya dalam pengembangan desa wisata dengan judul “Intelligent Planning of Tourist Routes Based on
Cloud Computing and Marching Algorithm”. Metode
budaya dengan mengadakan pelatihan literasi digital di desa
pembelajaran menggunakan algorithm marching untuk
Plunturan. Pemanfaatan cloud computing untuk pengenalan
menggabungkan komputasi awan dengan algoritma marching
wisata budaya Plunturan melalui website sedangkan pada untuk membangun sistem perencanaan cerdas untuk rute
penelitian ini menggunakan berupa platform untuk mencari perjalanan wisata berdasarkan kebutuhan perjalanan
atau memilih tempat wisata di Aceh Tengah[2]. masyarakat. Menerapkan metode algoritma marching dalam
Penelitian ini berkaitan dengan penelitian sebelumnya merancang perencanaan cerdas untk rute perjalanan wisata
dengan judul “Marketplace Application Feasibility Analysis sedangkan penelitian ini menerapkan cloud computing
with Android-Based Black Box Testing”. Metode pengujian berbasis android untuk mencari objek wisata di Aceh
menggunakan Black Box Testing untuk mendapatkan hasil Tengah[7].
93% user adalah berhasil dalam penggunaan aplikasi.
Pemanfaatan teknologi marketplace sebagai sarana untuk II. METODOLOGI PENELITIAN
pertanian sedangkan pada penelitian ini implementasi cloud
computing sebagai sarana penyimpanan data objek wisata di
Aceh Tengah[3]. A. Tahapan Penelitian
Penelitian ini berkaitan dengan penelitian sebelumnya Pengumpulan data diperlukan tahapan-tahapan yang
dengan judul “Integrated Design and Development of dilakukan oleh peneliti sehingga dapat menyelesaikan masalah
Intelligent Scenic Area Rural Tourism Information Service yang diteliti. Gambar 1 menjelaskan tahapan dalam proses
Based on Hybrid Cloud”. Metode pengujian menggunakan penelitian.
cloud hybrid untuk memperoleh sistem layanan informasi
terpadu berbasis cloud hybrid untuk wisata pedesaan di area
pemandangan cerdas dan adanya platform cloud hybrid untuk
mendapatkan sejumlah besar sumber daya yang tersedia di
pariwisata pedesaan dan menggunakan perangkat lunak untuk
mengelolanya secara otomatis. Penerapan perbandingan
akurasi dan eksperimen simulasi matriks sedangkan pada Gambar 1 Tahapan Penelitian
penelitian ini menggunakan black box testing untuk pengujian
aplikasi rekomendasi objek wisata di Kabupaten Aceh Berdasarkan tahapan penelitian pada gambar 1 yaitu
Tengah[4]. langkah awal dilakukan pertama kali adalah Studi Literatur
Penelitian ini berkaitan dengan penelitian sebelumnya yang dikumpulkan dari beberapa sumber dan pengumpulan
dengan judul “Implementation of AHP and Black Box Testing data dengan cara observasi dan wawancara yang ada kaitannya
to the Development of an Information System for Assessing dengan sistem pembuatan aplikasi bank sampah. Tahap
the Feasibility of BUMDES Submissions”. Metode pengujian selanjutnya yaitu analisis kebutuhan pembuatan aplikasi bank
menggunakan AHP dan Black Box Testing untuk memberikan sampah dengan memenuhi hardware dan software apa saja
kemudahan bagi kepala desa dalam menguji kelayakan yang dibutuhkan untuk pembuatan aplikasi. Tahap selanjutnya
BUMDES yang akan didaftarkan di Kementerian Desa serta yaitu perancangan sistem yaitu menggambarkan perancangan
aplikasi dapat mengetahui beberapa BUMDES dinyatakan dan pembuatan aplikasi cloud computing pada bank sampah
tidak layak, sedangkan yang lainnya tidak layak. Nilai AHP dan yang tahap terakhir yaitu pengujian sistem pada aplikasi
untuk menentukan BUMDES yang dianggap layak dan yang bank sampah, kemudian dilakukan kesimpulan dari
tidak layak sedangkan pada penelitian ini menerapkan cloud implementasi dan pengujian yang dilakukan pada sistem.
computing untuk fasilitas penyimpanan data wisata di Aceh
Tengah[5]. B. Rancangan Sistem
137
eProceeding of TIK (eProTIK) Vol.3 No.2 Desember 2023 | ISSN: 2797-9768
Pada tahapan ini adalah untuk mengetahui gambaran gambaran hubungan fungsional antara sistem dan aktor. Pada
rancangan sistem yang digunakan dalam proses implementasi sistem terdapat 2 aktor, yaitu admin dan user.
cloud computing pada aplikasi pariwisata di Aceh Tengah
berbasis android. Tampilan rancangan system dapat dilihat
pada gambar 2 berikut. D. Activity Diagram
Pada activity diagram mempresentasikan alur kerja
(workflow) sebuah proses dan urutan aktivitas dalam sebuah
proses sebagai berikut.
1. Diagram Activity Login
Pada activity diagram login, user memasukkan username
dan password di halaman login aplikasi. Ketika user
memasukkan inputan salah satu tidak sesuai maka proses
Gambar 2 Rancangan Sistem
kembali pada halaman login, jika proses inputan username
Berdasarkan gambar 1 secara singkat penjelasan mengenai dan password akan di verifikasi dari sistem jika data user
rancangan sistem yang dibuat terdiri dari beberapa komponen sesuai maka berhasil akan masuk pada halaman beranda
yaitu user dan admin, user menggunakan android dan admin aplikasi dan jika data user tidak sesuai maka sistem
menggunakan website yang sama-sama menggunakan web menampilkan halaman login. Gambar 4 menjelaskan activity
service. Kemudian pada rancangan tersebut ada server yang di diagram login.
dalamnya tersimpan semua data dari aplikasi Tan-Go yang
dikelola menggunakan docker, selanjutnya di dalam docker
terdiri 2 bagian yang dibuat, yaitu aplikasi dan container
database.
138
eProceeding of TIK (eProTIK) Vol.3 No.2 Desember 2023 | ISSN: 2797-9768
139
eProceeding of TIK (eProTIK) Vol.3 No.2 Desember 2023 | ISSN: 2797-9768
2. Halaman Login
Gambar 9 Activity Diagram View Maps Halaman login merupakan tampilan awal setelah splash
screen pada aplikasi rekomendasi wisata. Untuk mengakses
aplikasi rekomendasi wisata user yang sudah terdaftar pada
aplikasi ini diharuskan login terlebih dahulu dengan
III. HASIL DAN PEMBAHASAN memasukkan username dan password. Tampilan halaman
login dapat dilihat pada gambar 11 berikut.
140
eProceeding of TIK (eProTIK) Vol.3 No.2 Desember 2023 | ISSN: 2797-9768
4. Halaman Utama
Gambar 14 List Rekomendasi Wisata
Halaman utama akan menampilkan list wisata terbaru dan
terdekat apabila user berhasil login ke sistem aplikasi. Pada 6. Halaman Pencarian Wisata
halaman utama ini ditampilkan ucapan selamat datang pada Pada halaman fitur pencarian menampilkan kolom
pengguna aplikasi dan beberapa objek wisata yang terbaru. pencarian dan riwayat pencarian. Tampilan halaman
Tampilan halaman utama dapat dilihat pada gambar 13 pencarian dapat dilihat pada gambar 15 berikut.
berikut.
141
eProceeding of TIK (eProTIK) Vol.3 No.2 Desember 2023 | ISSN: 2797-9768
Distance to
8. Halaman Akun Pengguna Tous
27.78 12.7
Pada tampilan halaman akun pengguna terdapat informasi
Rata-rata 23.6/sec 11.22/sec
pengguna seperti foto profil pengguna, nama pengguna, email
pengguna. Selain itu terdapat pengaturan kata sandi, tentang
aplikasi, pusat bantuan dan button keluar (logout). Tampilan Berdasarkan tabel I merupakan nilai-nilai pengujian
halaman profil pengguna dapat dilihat pada gambar 17 web service dengan parameter throughput menggunakan
berikut. jmeter, nilai rata-rata throughput dari setiap endpoint API
pada web server. Pengujian yang dilakukan 1 traffic dengan
10, 50, 100 dan 500 pengguna, kemudian dilakukan pengujian
kembali 1 user dengan 10, 50, 100 dan 500 traffic.
Perbandingan nilai rata-rata throughput yang dihasilkan
menggunakan jmeter 1 traffic lebih tinggi dari nilai rata-rata
throughput pada pengujian 1 user. Hal ini dikarenakan
peningkatan pada jumlah pengguna yang mengakses web
service dan tergantung koneksi jaringan. Jadi, hasil yang
didapatkan dari pengujian performa web service pada
pengaksesan sistem aplikasi rekomendasi wisata (Tan-Go)
dengan 1 traffic mencapai rata-rata throughput yaitu 23.6/sec
dan nilai rata-rata pengujian dengan 1 user yaitu 11.22/sec.
Dengan bagan gambar grafik hasil analisa dari pengujian
performa web server pada aplikasi rekomendasi wisata
(Tan-Go) untuk pengujian 1 traffic dengan 10, 50, 100 dan
500 pengguna dan pengujian 1 user dengan 10, 50, 100 dan
500 traffic dapat dilihat pada gambar 18.
142
eProceeding of TIK (eProTIK) Vol.3 No.2 Desember 2023 | ISSN: 2797-9768
143