Operator pada pemrograman java
Operator dalam pemrograman digunakan untuk melakukan operasi tertentu.
Misalkan kita ingin menjumlahkan nilai dari variabel x dan y, maka kita bisa
menggunakan operator penjumlahan ( +).
X+Y
Ada enam jenis kelompok operator dalam pemrograman Java:
1. Operator Artimatika;
2. Operator Penugasan;
3. Operator Pembanding;
4. Operator Logika;
5. Operator Bitwise;
6. dan Operator Ternary.
Bila digambarkan dalam mind map, akan terlihat seperti ini:
1. Operator Aritmatika
Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi aritmatika.
Operator ini terdiri dari:
Nama Simbol
Penjumlahan +
Pengurangan -
Perkalian *
Pembagian /
Sisa Bagi %
Nah sebagai contoh lihat pada pemrograman berikut:
Outputnya adalah:
2. Operator Penugasan
Operator penugasan (Assignment Operator) fungsinya untuk meberikan tugas
pada variabel tertentu. Biasanya untuk mengisi nilai.
Contoh:
X+Y
Variabel a ditugaskan untuk menyimpan nilai 10.
Operator Penugasan terdiri dari:
Nama Operator Sombol
Pengisian Nilai =
Pengisian dan Penambahan +=
Pengisian dan Pengurangan -=
Pengisian dan Perkalian *=
Pengisian dan Pembagian /=
Pengisian dan Sisa bagi %=
Sekarang, buatlah sebuah kelas baru beranama OperatorPenugasan.
Kemudian ikuti kode berikut:
package operatorpenugasan;
public class OperatorPenugasan {
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
int a;
int b;
// Pengisian nilai
a = 5;
b = 10;
// penambahan
b += a;
// sekarang b = 15
[Link]("Penambahan : " + b);
// pengurangan
b -= a;
// sekarang b = 10 (karena 15-5)
[Link]("Pengurangan : " + b);
// perkalian
b *= a;
// sekarang b = 50 (karena 10*5)
[Link]("Perkalian : " + b);
// Pembagian
b /= a;
// sekarang b=10
[Link]("Pembagian : " + b);
// Sisa bagi
b %= a;
// sekarang b=0
[Link]("Sisa Bagi: " + b);
}
}
Outputnya:
3. Operator Pambanding
Sepeti namanya, tugas oprator ini untuk membandingkan. Operator ini juga
dikenal dengan opeartor relasi.
Nilai yang dihasilkan dari operator ini berupa boolean, yaitu: true dan false.
Operator ini terdiri dari:
Nama Simbol
Lebih Besar >
Lebih Kecil <
Sama Dengan ==
Tidak Sama dengan !=
Lebih Besar Sama dengan >=
Nama Simbol
Lebih Kecil Sama dengan <=
Contoh:
Bolean x=10<12
Maka x akan bernilai true, karena 10 lebih kecil dari 12.
Untuk lebih jelasnya…
Buatlah sebuah kelas baru bernama OperatorPembanding. Kemudian ikuti
kode berikut:
package operatorpembanding;
public class OperatorPembanding {
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
int nilaiA = 12;
int nilaiB = 4;
boolean hasil;
// apakah A lebih besar dari B?
hasil = nilaiA > nilaiB;
[Link](hasil);
// apakah A lebih kecil dari B?
hasil = nilaiA < nilaiB;
[Link](hasil);
// apakah A lebih besar samadengan B?
hasil = nilaiA >= nilaiB;
[Link](hasil);
// apakah A lebih kecil samadengan B?
hasil = nilaiA <= nilaiB;
[Link](hasil);
// apakah nilai A sama dengan B?
hasil = nilaiA == nilaiB;
[Link](hasil);
// apakah nilai A tidak samadengan B?
hasil = nilaiA != nilaiB;
[Link](hasil);
}}
Hasilnya:
4. Operator Logika
Kalau kamu pernah belajar logika matematika, pasti tidak akan asing dengan
operator ini.
Nama Simbol di Java
Logika AND &&
Logika OR ||
Negasi/kebalikan !
Operator Logika digunakan untuk membuat operasi logika.
Misalnya seperti ini:
• Pernyataan 1: aku adalah seorang programmer
• Pernyattan 2: saya pengguna Linux
Jika ditanya, apakah aku adalah programmer yang menggunakan Linux?
Tentu kita akan cek dulu kebenarannya
• Pernyataan 1: aku seorang programmer = true.
• Pernyattan 2: saya menggunakan Linux = true.
Apa petanikode programmer dan menggunakan Linux?
Pertnyataan 1 && Pernyataan 2 = true
Coba cek lagi tabel kebenaran untuk logika AND.
Pernyatan 1 Pernytaan 2 Logika AND
true true true
true false false
false true false
false false false
Buatlah sebuah kelas baru beranama OperatorLogika. Kemudian ikuti kode
berikut ini:
Hasilnya:
5. Operator Bitwise
Operator bitwise merupkan operator yang digunakan untuk operasi bit
(biner). Operator bitwise terdiri dari
Nama Simbol di Java
AND &
OR |
XOR ^
Negasi/kebalikan ~
Nama Simbol di Java
Left Shift <<
Right Shift >>
Left Shift (unsigned) <<<
Right Shift (unsigned) >>>
Operator ini berlaku untuk tipe data int, long, short, char, dan byte.
Operator ini akan menghitung dari bit-ke-bit.
Misalnya, kita punya variabel a = 60 dan b = 13.
Bila dibuat dalam bentuk biner, akan menjadi seperti ini:
a = 00111100
b = 00001101
Kemudian, dilakukan operasi bitwise
Operasi AND
a = 00111100
b = 00001101
a & b = 00001100
Operasi OR
a = 00111100
b = 00001101
a | b = 00111101
Operasi XOR
a = 00111100
b = 00001101
a ^ b = 00110001
Opearsi NOT (Negasi/kebalikan)
a = 00111100
~a = 11000011
Konsepnya memang hampir sama dengan opeartor Logika. Bedanya, Bitwise
digunakan untuk biner.
Buat kelas baru dengan nama OperatorBitwise, kemudian ikuti
isinya sebagai berikut.
public class OperatorBitwise {
public static void main(String[] args) {
int a = 60; /* 60 = 0011 1100 */
int b = 13; /* 13 = 0000 1101 */
int c = 0;
c = a & b; /* 12 = 0000 1100 */
[Link]("a & b = " + c);
c = a | b; /* 61 = 0011 1101 */
[Link]("a | b = " + c);
c = a ^ b; /* 49 = 0011 0001 */
[Link]("a ^ b = " + c);
c = ~a; /*-61 = 1100 0011 */
[Link]("~a = " + c);
c = a << 2; /* 240 = 1111 0000 */
[Link]("a << 2 = " + c);
c = a >> 2; /* 215 = 1111 */
[Link]("a >> 2 = " + c);
c = a >>> 2; /* 215 = 0000 1111 */
[Link]("a >>> 2 = " + c);
Dan outputnya:
6. Operator Ternary
Opertor ini unik, seperti membuat pertanyaan.
Simbolnya menggunakan tanda tanya (?) dan titik-dua (:) untuk memisah
jawabannya.
Kalau jawabannya benar, maka iya. Sebaliknya akan tidak.
Lebih jelasnya, mari kita coba…
Buatlah sebuah kelas baru dengan nama OperatorTernary, kemudian ikuti
kode berikut.
public class OperatorTernary {
public static void main(String[] args) {
// TODO code application logic here
boolean suka = true;
String jawaban;
// menggunakan operator ternary
jawaban = suka ? "iya" : "tidak";
// menampilkan jawaban
[Link](jawaban);
Outputnya: