Metode CREATE
Kelompok 3 (Besar)
Metode CREATE
Apakah ada proses kerja atau proses Ya, sangat mungkin untuk
pembelajaran yang bisa “digabungkan”, menggabungkan dua proses kerja
misalnya dari A dan B menjadi AB? atau pembelajaran menjadi satu,
dari A + B menjadi AB, seperti
dalam metode pembelajaran tematik
atau pendekatan multidisipliner.
Dengan menggabungkan berbagai
elemen (A dan B), proses yang
dihasilkan (AB) menjadi lebih
menarik, relevan, dan efektif karena
memanfaatkan kombinasi
keterampilan atau pengetahuan
yang berbeda untuk mencapai
tujuan bersama.
Apakah ada proses kerja atau proses Ya, ada proses kerja atau
pembelajaran yang bisa “dibalik”, misalnya pembelajaran yang bisa "dibalik"
dari A – B menjadi B - A? atau diubah urutannya, meskipun
tidak selalu dalam arti harfiah.
Contohnya adalah metode
pembelajaran terbalik (flipped
classroom) di mana siswa
mempelajari materi baru di rumah
(sebelum pertemuan kelas) dan
menggunakan waktu kelas untuk
diskusi dan penerapan konsep.
Apakah ada proses kerja atau proses Ada, seperti :
pembelajaran yang bisa “dihilangkan” 1. Kegiatan yang mengulang konten
(seluruhnya atau cuma sebagian), misalnya sama → Misalnya siswa sudah
AB menjadi A sedangkan B dihilangkan atau memahami konsep lewat diskusi,
menjadi Ab (dengan B diperkecil menjadi maka ulangan kecil yang berulang
Metode CREATE
b)? bisa dikurangi (AB → Ab).
2. Tugas rumah yang hanya
menyalin → Bisa diganti dengan
tugas refleksi singkat yang lebih
bermakna.
3. Ceramah panjang + latihan soal
→ Bisa dipangkas jadi diskusi
interaktif langsung dengan latihan
(AB → A)
Apakah ada proses kerja atau proses Ya, memutar urutan langkah (seperti
pembelajaran yang bisa “diganti” misalnya dari A-B-C menjadi A-C-B) dapat
dari manual ke digital atau dari luring dilakukan untuk mencapai efisiensi,
menjadi daring? namun ini bukan tentang "memutar"
proses secara harfiah, melainkan
lebih kepada merancang ulang
proses kerja atau pembelajaran
dengan mempertimbangkan aspek
seperti urutan tugas yang logis,
penggabungan tugas, atau
penggunaan metode yang lebih
efektif. Tujuannya adalah untuk
menjadikan proses lebih efisien,
relevan, dan berdampak, bukan
hanya sekadar mengubah urutan.
Apakah ada proses kerja atau proses Ya, sangat mungkin sebuah proses
pembelajaran yang bisa “diputar” misalnya atau rencana pembelajaran (seperti
dari A – B – C menjadi A – C – B agar lebih P1) dipecah menjadi beberapa sub-
efisien? proses yang lebih kecil dan spesifik
(seperti P11 dan P12)
Apakah ada proses kerja atau proses Ya, proses kerja atau proses
pembelajaran yang bisa “diurai” menjadi pembelajaran sangat bisa diurai
beberapa proses yang baru, misalnya dari menjadi beberapa proses baru (sub-
Metode CREATE
P1 diurai menjadi P11 dan P12? proses) yang lebih kecil dan
spesifik.
Pemecahan Konsep:
Konsep pembelajaran yang
luas, seperti "P1: Memahami
Konsep Fotosintesis," dapat
dipecah menjadi sub-konsep
yang lebih mudah dicerna:
P11: Pengertian dan
peran fotosintesis pada
tumbuhan.
P12: Komponen-
komponen yang terlibat
(air, karbon dioksida,
cahaya matahari,
klorofil).
P13: Reaksi kimia yang
terjadi selama
fotosintesis.
P14: Hasil dari
fotosintesis (oksigen
dan glukosa).
P15: Pentingnya
fotosintesis bagi
kehidupan di Bumi.
Manfaat:
Mengurai materi pembelajaran
membantu pendidik merancang
strategi pembelajaran yang
lebih efektif, membuat materi
lebih mudah dipahami oleh
siswa, dan memungkinkan
penilaian yang lebih terfokus
pada setiap tahapan belajar.
Secara umum, praktik ini dikenal
sebagai pemecahan masalah
(decomposition) atau
pemecahan tugas (task
decomposition), di mana sebuah
Metode CREATE
proses besar dipecah menjadi
komponen-komponen yang
lebih kecil agar lebih mudah
dikelola dan dipahami.