SCMsession 15
SCMsession 15
INTERNAL PERUSAHAAN
PERENCANAAN Rencana
kapasitas distribusi
Saluran
Rencana distribusi Alat
produksi distribusi
Tingkat
DISTRIBUSI
PRODUKSI persediaan
permintaan Ketersediaan
bahan baku &
persediaan produk Harga
bahan baku jadwal promosi
kebutuhan & GUDANG
PEMASOK
pengiriman
spesifikasi PELANGGAN
material realisasi
pesanan permintaan
produksi
Persediaan PEMASARAN &
PENGADAAAN
permintaan
PENJUALAN
kapasitas waktu budget produk jadi
pengiriman
Purchase order KEUANGAN
requisition budget
- Menurut Chopra dan Meindl (2007) informasi harus memiliki beberapa karakteristik :
* Akurat : informasi harus menggambarkan kondisi yang sebenarnya agar manajer dapat
mengambil Keputusan dengan baik.
* dapat diakses pada saat dibutuhkan : data available tapi tidak bisa di dapatkan/diakses →
tidak dapat digunakan juga
[Teknologi Informasi untuk Rantai Pasok]
- Menurut Chopra & Meindll (2007) , mengistilahkan TI sebagai mata dan telinga, bahkan
Sebagian dari otak dari manajemen dalam sebuah rantai pasok yang menangkap dan
menganalisa informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan Keputusan.
e-BUSINESS
KOMPONEN
KOMPONEN
TEKNOLOGI
ANALYICAL TOOLS
INFORMASI
DALAM RANTAI
PASOK
ENTERPRISE RESOURCE PLANNING
INFRASTRUKTUR
TEKNOLOGI SISTEM OPERASI BASIS DATA PRESENTASI
INFORMASI
[INFRASTRUKTUR TI]
• Infrastruktur Adalah bagian penting dalam implementasi IT.
• Beberapa tingkatan dalam infrastruktur :
(4) Presentasi
Bagian lagi dari infrastruktur Adalah presentasi yang meliputi Graphical User Interface (GUI)
untuk semua aplikasi dan teknologi komunikasi.
Beberpa perangkat GUI yang umum digunakan Adalah PC, pesan suara, terminal, peralatan
internet, barcode scanners dan personal digital assistant → perkembangan terakhir Adalah RFID
(Radion Frequency Identification) yang dengan cepat berkembang sebagai standar dalam alat
presentasi.
[KOMPONEN-KOMPONE TI dalam RANTAI PASOK]
- Menurut Chopra & Meindl (2007) dan Simchi-Levi dkk (2004) : ;komponen-komonen TI dalam
rantai aso sebagai aplikasi atau perangkat lunak yang mendukung berbagai proses manajerial
dalam rantai pasok.
- Sebagai dasar dari aplikasi ini Adalah ERP (Enterprise Resurce Planning) → tulang punggung
dari semua perusahan yang mampu mengintegrasikan berbagai fungsi dan membuat
Perusahaan lebih efisien.
- Fungsi Utama ERP Adalah menyediakan data dan infrmasi dari suatu sumber secara real time.
ERP tidak bisa digunakan sebagai alat pengambil Keputusan → untuk kebutuhan perencanaan,
pelaksanaan dan pengendalian makan dibutuhkan support system yang lain spt Analytical
Solutions dan Decision Support System.
- Menurut Chopra dan Meindl (2007) mengelompokkan perangkat lunak pendukung SC
berdasarkan 3 proses :
(1) supplier relationship management,
(2) internal supply chain management,
(3) customer relationship management
[KOMPONEN-KOMPONE TI dalam RANTAI PASOK]
Kerangka Kerja Komonen-komonen Rantai Pasok
DOWNSTREAN e-
e-BUSINESS UPSTREAN e-COMMERCE INTERNAL
COMMERCES
STRATEGIS PERANCANGAN JARINGAN
Simchi dan Levy dkk (2004) menggambarkan kapabilitas TI dalam 4 lapisan sbb:
a. Perancangan Jaringan Strategis : alat analisis yang membantumanajer SC untuk
menemukan kombinasi yang optimal tentang jumlah, Lokasi, ukuran dari fasilitas,
menentukan alokasi terbaik pemasok atau pabrik mana yang harus memproduksi produk
tertentu, menentukan aliran distribusi terbaik, yaitu Gudang mana yang harus melayani
pelanggan atau pasar tertentu. → Tujuan yang ingin dicapai Adalah menyeimbangkan
antara biaya yang harus dikeluarkan dengan Tingkat pelayanan yang diberikan oleh SC.
b. Taktis : merupakan kemampuan untuk menentukan alokasi sumber daya pada periode
perencanaan yang lebih pendek seperti mingguan atau bulanan
system ini meliputi : - Rencana induk SC : yang mengkoordinasi produksi-distribusi dan
kebutuhan penyimpanan dg alokasi sumber daya SC secara efisien
- Perencanaan persediaan : menentukan tngkat persediaa pengaman
dan bagaimana posisinya di SC
[KOMPONEN-KOMPONE TI dalam RANTAI PASOK]
❑ CRM (Customer Relations Management) : proses proses yang erfokus pada interaksi hilir antara
perusahaaan dengan pelangganya
CRM juga dikenal sebagai sebuah pendekatan untuk membangun dan mempertahankan bisnis
jangka Panjang dengan konsumen (Chaffey, 2002)
Tujuan dari CRM Adalah menciptakan permintaan dari konsumen dan memfasilitasika
penyebaran dan pelacakan pesanan.
- Proses kunci dari CRM Adalah
a) Pemasaran : proses yang terkait dengan Keputusan tentang pelanggan yang harus
ditarget, bagaimana caranya , produk apa yang harus ditawarkan dengan harga berapa,
bagaimana mengelola kampanye untuk menarget pelanggan
b) Penjualan : terkait dengan penjualan langsung ke konsumen
c) Manajemen Pesanan : Adalah proses yang menghubungkan pesanan pelanggan dengan
pasokan dari Perusahaan
d) Call/Service Center Adalah bagian pentng dalam proses interaksi dengan pelanggan
karena seringkali kontak Utama antara Perusahaan dengan pelanggan melalui Call service
[KOMPONEN-KOMPONE TI dalam RANTAI PASOK]
❑ Internal Supply Chain Management (ISCM) : proses proses yang terkait dengna perencanaan
dan pemenuhan permintaan pelanggan.
Proses dalam ISCM Adalah perencanaan strategis, perencanaan permintaan, perencanaan
pasokan, pemenuhan dan layanan lapangan.
- Perencanaan Pasokan : proses memperhitungkan forecast permintaan dari proses
perencanaan permintaan serta sumber daya yang disediakan oleh perencanaan strategis →
membuat rencan terbaik memenuhi permintaan
- Pemenuhan : proses yang menjalankan rencana yang telah dibuat dengan menghubungkan
setiap pesanan dengan sumber daya dan alat transportasi tertentu.
- Layanan Lapangan : proses menitikberatkan pada penentuan Tingkat persediaan untuk spare
parts dan penjadualan penggilan untuk layanan.
[KOMPONEN-KOMPONE TI dalam RANTAI PASOK]
❑ Supplier Relationship Management (SRM) : proses kolaborasi dengan supplier yang menyangkut
perancangan, sourcing, neogisasi, pembelian dan proses kolaborasi pasokan
a) Kolaborasi rancangan : proses yang bertujuan untuk emningkatkan rancangan sebuah
produk melalui kolaborasi antara Perusahaan manufactur dengan pemasoknya
b) Source : aktivitas yang terkait dengan pengadaan barang dari pemasok. Tujuan utamanya
Adalah menghasilkan analisis tentang biaya yang dikeluarkan oelh Perusahaan untuk setiap
pemasok.
c) Negosiasi : melibatkan Langkah-Langkah meminta Request for Quotation (RFQ)
perancanagan dan pelaksanaan auctions. Tujuanya Adalah mendapatkan kontrak yang
efektif dengan haga dan parameter pengiriman dari pemasok yang paling memenuhi
kebutuhan Perusahaan.
d) Pembelian : pengadaan sesungguhnya dari pemasok yang meliputi pembutan, manajemen
dan persetujuan pesanan pembelian
e) Kolaborasi pasokan : terkait dengan usaha peningkatan kinerja SC dengan kolaborasi
peramalan , rencana produksi dan Tingkat persediaan. Tujuan utamnya memastikan
kesamaan rencana sepanjang sC.
Perangkat lunak yang baik disetiap area harus dapat membantu, memfasilitasi dan kolaborasi
disemua jaringan SC
[KOMPONEN-KOMPONE TI dalam RANTAI PASOK]
❑ Analytical Tools adalah sekumpulan alat yang juga dikenal dengan Business Intelgence (BI) yang
pada dasarnya adalah informasi yg dikumpulkan oleh sebuat organisasi tentang pelanggan,
pesaing , produk atau jasa dan proses BI menyediakan data-data organisasi sehingga penyaring
pengetahuan organisasi data dengan mudah mencari data tersebut dan mengubahnya menjadi
informasi untuk organisasi
❑ e-BUSINESS :
sejalan dengan perkembangan teknologi proses manual → proses secara elektronik melalui
internet → e-Business
- Chaffey (2002) mendefinisikan e-Business sebagai seluruh pertukaran informasi dan
transaksi melalui media elektronik baik didalam sebuah organisasi maupun dengan stakeholder
eksternal yang mendukung berbagai proses bisnis
- sedangkan e-commerce adalah seluruh transaksi dan pertukaran informasi melalui media
elektronik antara organisasi dan stakeholder eksternal.
e-Business memiliki cakupan lebih luas dibandingkan dengan e-commerce
❑ e-Business
- aktifitas e-business dalam SC di hulu adalaha e-procurement dan inbund logistics e-procurement
adalahintegrasi dan manajemen secara elektronikdari seluruh aktivitas pengadaan termasuk
permintaan pembelian, otorisasi, pemesanan, pengiriman dan pembayaran antara pembeli dan
pemasok.
- aktifitas utama untuk SCM di hilir adalah outbound logistics dan pemenuhan (fullfillement) :
e-fullfillment Adalah pengelolaan dari penerimaan order, transaksi, pergudangan, transportasi,
respon terhadap pelanggan dan reverselogisik dengan menggunakan internet.
[ISU-ISU PENGEMBANGAN TI UNTUK SC]
1. Standarisasi :
- Kurangnya standar dalam TI dalam SC menyebabkan Perusahaan harus membeli dari satu
vendor (single integrator) atau menggunakan pendekatan “best of breed”
- Dorongan dan tren yang kuat dalam standar TI :
- dorongan dari pasar yang kompetitif mendukung adanya standar sehingga biaya untuk
pengadaaan , pengembangan , pemeliharaan TI dan terutama biaya menghubungkan berbagi
system menjadi lebih murah.
- dengan standar memungkinkan adahanya hubungan antar berbagai system TI, membuat
pengembangan, integrasi dan pemeliharaan menjadi lebih sederhana dan teknologi dapat
diluncurkan ke pasar dengan lebih cepat.
- Standar dalam TI awalnya proprietay standard yang menggunakan transfer data berbasis
kertas antar system → standar computer stand-alone seperti Microsoft window, model
client/server dan standar EDI (Electronic data Interchange) untuk transfer data.
[ISU-ISU PENGEMBANGAN TI UNTUK SC]
3) Pendekatan apa yang harus digunakan dalam mengadakan komponen TI untuk SC → ooptionya
Perusahaan membeli semua komponen ERP sebagai satu Solusi (1 vendor) atau Perusahaan
membangun Solusi “Best of Breed” dengan membeli Solusi yang paling cocok disetiap kategori
dari vendor yang berbeda
Supply Chain Management [SCM] Today’s Topic
THANK YOU
[Keterlibatan Supplier dalam Pengembangan Produk Baru]
• Pengembangan produk baru Adalah kunci dalam menciptakan daya saing bagi Perusahaan yang berada pada
SC produk-prouk inovatif
Pengembangan Perancangan
Ide Awal Konsep
Prototype
awal
awal Akhir
Tingkat
Kesulitan Non Critical Suppliers Leverage Suppliers
# ketersediaan cukup # Ketersediaan cukup
#Item item cukup standar #Subsititusi dimungkinkan
#Substitusi dimungkinkan #Spesifikasi standar
Rendah # Nilai relatif rendah #Nilainya relatif tinggi
Rendah Tinggi
Tingkat Kepentingan
Gambar : Commodity portfolio matrix (Pujawan, 2003)
[Beer Game : Mendemonstrasikan Bullwhip Effect]
→ Salah satu cara yang baik untuk mendemonstrasikan adanya bullwhip effect pada SC Adalah
dengan permainan sederhana yang dinamakan Beer Game.
(Beergame dirancang oleh Profesr John Sterman dari MIT.)
→ Beer game merepresentasikan kegiatan produksi dan logistic bir.. Produksi dilakukan oleh
sebuah pabrik dan distribusinya dilakukan melalui distributor, wholesaler, dan ritel.
→ Jadi diasumsikan ada supply chainlinier yang memiliki 4 channel.
→ Waktu untuk mengirim bir dari pabrik ke distributor ke wholesaler dan dari wholesaler ke ritel.,
Leadtime pemesanan Adalah 2 minggu, artinya diperlukan waktu 2 minggu dari order mulai
dikirim dari ritel sampai order tersebut diproses oleh wholesaler. Demikian juga untuk waktu
pemesanan dari wholesaler ke distributor dan dari distributor ke wholesaler.
THANK YOU
[Model Persediaan untuk Produksi dengan permintaan relatif Stabil]
•
(3) Cross-Docking
Produk akan mengalir dari produsen ke konsumern melalui cross dock
di tempat ini kendaraan supplier dan kendaraan untuk pengantaran bertemu → transfer loading
yang juga memungkinkan konsolidasi loading yagn melibatkan pabrik dan pelanggan
(+) pengiriman lebih cepat, bisa mencapai economics scale of transportation, handling akan berkurang
dan inventory di SC tidak tinggi
(-) investasi system cukup tinggi → menciptakan visibilitas informasi serta koordinasi antara pabrik dan
pelanggan
[Vendor Managed Inventory]
Konvensional way : pembeli menentukan waktu dan ukuran pesanan : pemasok berusaha memenuhi permintaan
tersebut dengan segala cara ( membuat forecast sendiri, waktu diproduksinya dan jumlahnya
→ pemasok mengadakan stok tinggi untuk mengcover permintaan atau
→ mengubah-ubah schedule produksi jika tidak sesuai dengan permintaan dan perencanaan
produksi → menyebabkan inefisiensi dan service levelnya rendah (permintaan tidak bisa dipenuhi)
Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan VMI (Vendor Manged Inventory) → diperlukan partisipasi aktif pembeli dan
pemasok