0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan13 halaman

Sop Program MFK

Dokumen ini berisi prosedur keamanan dan pengelolaan limbah di Klinik Pratama Polres Nunukan, termasuk langkah-langkah untuk mencegah kecelakaan, mengelola limbah B3, dan penanggulangan bencana seperti gempa bumi dan kebakaran. Kebijakan dan prosedur yang diatur bertujuan untuk memastikan keselamatan pasien dan staf serta menjaga lingkungan. Semua personil klinik diharapkan untuk mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam dokumen ini.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan13 halaman

Sop Program MFK

Dokumen ini berisi prosedur keamanan dan pengelolaan limbah di Klinik Pratama Polres Nunukan, termasuk langkah-langkah untuk mencegah kecelakaan, mengelola limbah B3, dan penanggulangan bencana seperti gempa bumi dan kebakaran. Kebijakan dan prosedur yang diatur bertujuan untuk memastikan keselamatan pasien dan staf serta menjaga lingkungan. Semua personil klinik diharapkan untuk mengikuti prosedur yang ditetapkan dalam dokumen ini.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEAMANAN KLINIK

No. Dokumen :001/TKK/II/2024


No. Revisi : -
SOP Tanggal : Februari 2024
Terbit
Halaman : 1/2
KLINIK PRATAMA
POLRES NUNUKAN
Jl. Ujang Dewa No. 9 Nunukan dr. Fanytha Libra Karmila
Selatan, Nunukan
PENDA TK I NIP
199310212022022001

1. Pengertian Kemanan adalah proteksi dari kehilangan, pengrusakan dan


kerusakan, atau akses serta penggunaan oleh mereka yang tidak
berwenang.
2. Tujuan a. Mengurangi dan mengendalikan bahaya dan risiko;
b. Mencegah kecelakaan dan cidera;
c. Memelihara kondisi aman.
3. Kebijakan SK Kepala Klinik Pratama Polres Nunukan Nomor :
SK/005/[Link]./VII/2023 tentang Manajemen Fasilitas dan Keamanan
di Klinik Pratama Polres Nunukan.
4. Referensi a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang
Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium
Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter,
dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi.
b. Peraturan Menteri Kesehatan No 30 tahun 2022 tentang Indikator
Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik Mandiri
Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan Masyarakat,
Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, dan Unit Transfusi Darah.
5. Prosedur Langkah-langkah:
a. Petugas jaga memberikan tanda pengenal "Pasien” bagi pasien
yang akan berkunjung ke Klinik Pratama Polres Nunukan; b. Setiap
pasien yang datang diurutkan sesuai dengan waktu kedatangan;
c. Petugas menggunakan APD yang sesuai dengan standar yang
berlaku;
d. Petugas jaga mengidentifikasi area yang berisiko terjadi insiden;
e. Petugas jaga memantau kondisi Klinik melalui CCTV yang ada di
area luar klinik;
f. Petugas jaga mecatat dan melaporkan bila terjadi insiden;

6. Unit terkait Seluruh personil Klinik Pratama Polres Nunukan

7. Riwayat Perubahan Dokumen

No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal Terbit


PENGELOLAAN LIMBAH B3

PENGELOLAAN LIMBAH B3
No. Dokumen : 002/TKK/II/2024
No. Revisi : -
SOP Tanggal : Februari 2024
Terbit
Halaman : 1/2
KLINIK PRATAMA
POLRES NUNUKAN
Jl. Ujang Dewa No. 9 dr. Fanytha Libra
Nunukan Selatan, Karmila
Nunukan PENDA TK I NIP
199310212022022001

1. Pengertian Pengelolaan limbah B3 adalah rangkaian kegiatan yang mencakup


reduksi,penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan,
pengolahan dan penimbunan limbah B3.

2. Tujuan a. Prosedur ini bertujuan sebagai acuan perusahaan dalam


malaksanakan pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan
Beracun
(B3).
b. Prosedur ini untuk memastikan kegiatan pengelolaan Limbah B3
sudah sesuai dan tidak membahayakan lingkungan
hidup,kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk
hidup lain.
3. Kebijakan SK Kepala Klinik Pratama Polres Nunukan Nomor :
SK/005/[Link]./VII/2023 tentang Manajemen Fasilitas dan Keamanan
di Klinik Pratama Polres Nunukan.

4. Referensi a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang


Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium
Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter,
dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi.
b. Peraturan Menteri Kesehatan No 30 tahun 2022 tentang Indikator
Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik Mandiri
Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan Masyarakat,
Rumah Sakit,

Laboratorium Kesehatan, dan Unit Transfusi Darah.


5. Prosedur 1. Petugas memakai APD (Apron, Sepatu Boot,Masker,Sarung
Tangan)
2. Petugas Mengambil limbah B3 dari masing-masing unit;
3. Petugas melakukan pemilahan limbah B3;
4. Petugas melakukan pengemasan limbah B3
5. Limbah B3 padat menggunakan plastic berwarna merah;
6. Limbah cair menggunakan jerigen;

7. Petugas melakukan pengangkutan sampah/limbah B3 dan disimpan


di TPS Limbah B3;
8. Petugas mengunci pintu TPS Limbah B3 supaya orang yang tidak
ada kepentingan selain petugas tidak masuk;
9. Limbah B3 yang terdapat di TPS nantinya akan dilakukan
pengangkutan oleh pihak ketiga;
10. Petugas melepaskan APD kemudian melakukan cuci tangan
memakai sabun dengan air mengalir.
6. Unit terkait Seluruh personil Klinik Pratama Polres Nunukan

7. Riwayat Perubahan Dokumen

No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal Terbit


PENANGGULANGAN BENCANA
GEMPA BUMI

No. Dokumen : 003/TKK/II/2023


No. Revisi : -
SOP Tanggal : Februari 2024
Terbit
Halaman : 1/2
KLINIK PRATAMA
POLRES NUNUKAN
Jl. Ujang Dewa No. 9 Nunukan
Selatan, Nunukan
dr. Fanytha Libra Karmila
PENDA TK I NIP
199310212022022001

1. Pengertian Penanggulangan bencana gempa bumi adalah rangkaian kegiatan


penanggulangan dan penyelamatan diri dari bencana gempa bumi

2. Tujuan Sebagai acuan petugas ketika terjadi bencana gempa bumi di Klinik
Pratama Polres Nunukan
3. Kebijakan SK Kepala Klinik Pratama Polres Nunukan Nomor :
SK/005/[Link]./VII/2023 tentang Manajemen Fasilitas dan
Keamanan di Klinik Pratama Polres Nunukan.

4. Referensi a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang


Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium
Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter,
dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi.
b. Peraturan Menteri Kesehatan No 30 tahun 2022 tentang Indikator
Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik Mandiri
Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan Masyarakat,
Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, dan Unit Transfusi Darah.

5. Prosedur Langkah-langkah:
1. Sebelum terjadi gempa :
a. Memastikan tersedianya perlengkapan darurat yang letaknya
mudah dijangkau (P3K);
b. Memperlajari bagaimana cara mematikan gas, listrik dan air.
c. Mempersiapkan rencana evakuasi di tempat kita berada.
d. Jangan menaruh benda-benda berat diatas rak-rak.
2. Saat terjadi gempa :
a. Jangan panik.
b. Segera berlindung.
c. Gunakan kursi atau meja.
d. Jika dekat dinding merapat ke dinding dan lindungi kepala.
e. Jika tidak ada pelindung sama sekali maka ambil posisi
bersujud lindungi kepala.
f. Menjaga jarak dari jendela dan hindari kaca.
[Link] menuju jalur evakuasi menuju titik kumpul.
[Link] tangga jangan menggunakan lift.
i. Pastikan jalan yang kita lalui lebih aman.
j. Selama proses evakuasi dianjurkan tetap melindungi kepala 3.
Sesudah terjadi Gempa:
a. Periksa keadaan diri sendiri dan orang lain disekitar, berikan
pertolongan pertama bagi orang yang membutuhkan.
b. Menjaga jarak dari area yang mengancam, seperti bangunan
yang mau runtuh.
6. Unit terkait Seluruh personil Klinik Pratama Polres Nunukan

7. Riwayat Perubahan Dokumen


No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal Terbit
SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN

No. Dokumen : 004/TKK/II/2024


No. Revisi : -
SOP Tanggal : Februari 2024
Terbit
Halaman : ½
KLINIK PRATAMA
POLRES NUNUKAN
Jl. Ujang Dewa No. 9 Nunukan
Selatan, Nunukan
dr. Fanytha Libra Karmila
PENDA TK I NIP
199310212022022001

1. Pengertian Sistem Proteksi terhadap Kebakaran adalah ystem yang terdiiri atas
peralatan, kelengkapan dan sarana, baik yang terpasang maupun
terbangun pada bangunan yang digunakan maupun cara-cara
pengelolaan dalam rangka melindungi bangunan dan lingkungannya
terhadap bahaya kebakaran.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melakukan


pengelolaan Sistem Proteksi Terhadap Kebakaran
3. Kebijakan SK Kepala Klinik Pratama Polres Nunukan Nomor :
SK/005/[Link]./VII/2023 tentang Manajemen Fasilitas dan Keamanan
di Klinik Pratama Polres Nunukan.
4. Referensi a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang
Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium
Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter,
dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi.
b. Peraturan Menteri Kesehatan No 30 tahun 2022 tentang Indikator
Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik Mandiri
Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan Masyarakat,
Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, dan Unit Transfusi Darah.
5. Prosedur Langkah-langkah:
[Link] Mitigasi Kebakaran
a. Meletakkan alat pemadam api ringan (APAR) di area kerja
yang terjangkau dan terlihat
b. Melakukan pelatihan kepada karyawan/petugas mengenai
penggunaan APAR, dan juga kapan dan bagaimana
menggunakannya
c. Melakukan perbaikan secepatnya jika ada ystem kelistrikan
yang rusak Membuat peraturan tentang penggunaan api di
lingkungan Klinik Pratama Polres Nunukan (jangan sampai
meninggalkan api tanpa pengawasan)
d. Membuat peringatan mengenai penggunaan api di lingkungan
Klinik Pratama Polres Nunukan (jangan sampai meninggalkan
api tanpa pengawasan).
e. Memasang alarm pendeteksi asap sebagai pengingat kepada
orang sekitar akan terjadinya kebakaran dan untuk segera
mengevakuasi diri.
[Link] Kejadian kebakaran
a. Karyawan/petugas/Tim yang sudah terlatih bertanggung jawab
ketika terjadi kebakaran untuk menjaga keselamatan pasien
b. Tim yang sudah terlatih bersikap tenang, memberikan contoh
kepada pasien untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih
aman
c. Petugas melaporkan kejadian kebakaran ke pihak Pemadam
Kebakaran secepat mungkin.
d. Petugas melakukan pemadaman menggunakan APAR Jika api
masih kecil/masih dapat dikendalikan, sehingga meminimalisir
penyebaran sebelum pihak Pemadan Kebakaran tiba.
6. Unit terkait Seluruh personil Klinik Pratama Polres Nunukan

[Link] Perubahan Dokumen


No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal Terbit

MONITORING PELAKSANAAN
PEMELIHARAAN PERALATAN MEDIS
DAN NON MEDIS
No. Dokumen : 005/TKK/II/2024
No. Revisi : -
SO
Tanggal : Februari 2024
P
Terbit
Halaman : 1/2
KLINIK PRATAMA
POLRES NUNUKAN
Jl. Ujang Dewa No. 9 dr. Fanytha Libra
Nunukan Selatan, Nunukan Karmila
PENDA TK I NIP
199310212022022001

1. Pengertian Pemeliharaan peralatan medis dan non medis adalah upaya


menjamin, tersedia, terpelihara, dan berfungsi dengan baik untuk
menunjang akses, keamanan, kelancaran dalam memberikan
pelayanan sesuai dengan pelayanan yang disediakan di Klinik.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk pemeliharaan
prasaranaklinik.
3. Kebijakan SK Kepala Klinik Pratama Polres Nunukan Nomor :
SK/005/[Link]./VII/2023 tentang Manajemen Fasilitas dan
Keamanan di Klinik Pratama Polres Nunukan.
4. Referensi a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang
Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium
Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri
Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi.
b. Peraturan Menteri Kesehatan No 30 tahun 2022 tentang
Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik
Mandiri Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan
Masyarakat, Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, dan Unit
Transfusi Darah.
5. Prosedur Langkah-langkah :
a. Petugas mempersiapkan ceklist pemantauan pemeliharaan
peralatan medis dan non medis yang telah tersedia.
b. Petugas memulai pemantauan peralatan medis dan non medis
sesuai dengan daftar kegiatan (jadwal) yang ada di checklist.
c. Petugas memantau peralatan medis dan non medis Klinik
apakah dalam kondisi dan berfungsi baik atau tidak yang ada
di Klinik.
d. Petugas melaporkan hasil pemantauan pemeliharaan peralatan
medis dan non medis kepada Kepala Klinik jika dalam
pemeriksaan terdapat kerusakan dan fungsi yang tidak baik
maka dilaporkan ke unit administrasi untuk diajukan anggaran
perbaikan, atau diajukan di perencanaan anggaran.

e. Petugas mendokumentasikan hasil pemantauan pemeliharaan


peralatan medis dan non medis Klinik.
f. Petugas membuat rencana tindak lanjut.
6. Unit terkait Seluruh personil Klinik Pratama Polres Nunukan
7. Riwayat Perubahan Dokumen
No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal Terbit
PROGRAM PENGELOLAAN
SISTEM UTILITAS
No. Dokumen : 006/TKK/II/2024
No. Revisi : -
SOP Tanggal : Februari 2024
Terbit
Halaman : 1/2
KLINIK PRATAMA
POLRES NUNUKAN
Jl. Ujang Dewa No. 9 Nunukan dr. Fanytha Libra Karmila
Selatan, Nunukan PENDA TK I NIP
199310212022022001

1. Pengertian Kegiatan yang dilakukan untuk mengkondisikan instalasi listrik,


air dan gas dan sistem lainnya bekerja secara optimal dengan
meminimalkan faktor resiko yang terjadi.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah dalam melakukan


pemeliharaan sarana utilitas Klinik Pratama Polres Nunukan
3. Kebijakan SK Kepala Klinik Pratama Polres Nunukan Nomor :
SK/005/[Link]./VII/2023 tentang Manajemen Fasilitas dan Keamanan
di Klinik Pratama Polres Nunukan.
4. Referensi a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang
Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium
Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter,
dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi.
b. Peraturan Menteri Kesehatan No 30 tahun 2022 tentang Indikator
Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik Mandiri
Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan Masyarakat,
Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, dan Unit Transfusi Darah.
5. Prosedur Langkah-langkah:

1. Petugas mempersiapkan ceklis pemantauan instalasi listrik,


instalasi air dan prasarana yang telah tersedia.
2. Petugas melakukan pemeliharaan dan pemantauan, instalasi listrik,
air, gas dan sistim lain dilakukan dengan melihat indikasi adanya
kerusakan,kebocoran, dan proses yang tidak berjalan.
3. Petugas melaporkan hasil pemantauan instalasilistrik dan instalasi
air serta prasarana kepada Kepala Klinik.
4. Perbaikan/Penggantian sparepart dan pemasangan jaringan baru
dilakukan dengan melibatkan penanggung jawab ruangan.
5. Petugas mendokumentasikan hasil pemantauan instalasi listrik dan
instalasi air serta prasarana Klinik.
6. Pemeliharaan&Pemantauan dilakukan secara rutin sesuai jadwal
yang telah ditentukan.

6. Unit terkait Seluruh personil Klinik Pratama Polres Nunukan


7. Riwayat Perubahan Dokumen
No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal Terbit
PENGELOLAAN LIMBAH DOMESTIK

No. Dokumen :
007/TKK/II/2024
No. Revisi : -
SOP Tanggal : Februari 2023
Terbit
Halaman : 1/1

KLINIK PRATAMA
POLRES NUNUKAN
Jl. Ujang Dewa No. 9 Nunukan dr. Fanytha Libra Karmila
Selatan, Nunukan PENDA TK I NIP
199310212022022001

1. Pengertian Limbah domestic merupakan upaya pengolahan limbah atau


pembuangan hasil dari karyawan, maupun pengunjung/pasien.
2. Tujuan Mencegah timbulnya gangguan Kesehatan dan gangguan estetika
akibat sampah domestik
3. Kebijakan SK Kepala Klinik Pratama Polres Nunukan Nomor :
SK/005/[Link]./VII/2023 tentang Manajemen Fasilitas dan
Keamanan di Klinik Pratama Polres Nunukan.
4. Referensi a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang
Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium
Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri
Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi.
b. Peraturan Menteri Kesehatan No 30 tahun 2022 tentang
Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik
Mandiri Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan
Masyarakat, Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, dan Unit
Transfusi Darah.

5. Prosedur A. Alat dan bahan


1. APD berupa sarung tangan dan masker
2. Wadah tempat sampah domestic berupa plastic berwarna
hitam
B. Langkah-langkah
Tata laksana pengelolaan limbah domestik padat
1. Pengumpulan, pengangkutan dan penyimpanan
a. Limbah diisi/dibuang kedalam tempat sampah yang
sudah diberi label jenis sampah sesuai jenis limbah
domestic organik maupun non organik.
b. Kantong tidak boleh terisi penuh (2/4 atau 3/4 )
kemudian di ikat dan diangkut ke tempat penyimpanan
sementara yang telah di tentukan.
c. Apabila sudah di pindahkan segera diganti dengan
kantong plastik hitam yang kosong.
d. Lokasi tempat sampah domestic berada ditiap ruangan
dan selalu tertutup.
2. Pengelolaan
a. Limbah domestic padat organic
Limbah domestik padat organik antara lain seperti
kertas, daun, ranting kayu, karton, kardus, sisa makanan
yang berasal dari tempat sampah yang berlabel
”Organik” di setiap ruangan diangkut dan dipilah kembali
dari kemungkinan tercampurnya sampah
b. Limbah domestic padat anorganik
Semua sampah yang berasal dari tempat sampah yang
berlabel “ANORGANIK” di setiap ruangan akan di
angkut dan dipilah kembali dari kemungkinan
tercampurnya sampah. Semua sampah di angkut
kembali dan di tamping pada tempat penampungan
sampah sementara sesuai jenisnya
Tata laksana pengelolaan limbah domestik cair
Limbah domestik cair yang di hasilkan dari kegiatan
pelayanan klinik berasal dari toilet, wastafel dan dapur di
alirkan melalui saluran air terbuka yang ada di sekitar

6. Unit terkait Seluruh unit terkait

Anda mungkin juga menyukai