0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan14 halaman

Bab Ii

Dokumen ini membahas aplikasi pemodelan 3D 3DSMax, termasuk antarmuka pengguna yang terdiri dari Main Menu, Toolbar, View Port, Command Panel, dan Lowerbar. Setiap elemen memiliki fungsi spesifik untuk memudahkan proses pemodelan dan animasi, seperti pengaturan objek, kontrol animasi, dan pengaturan tampilan. Selain itu, dokumen juga menjelaskan langkah-langkah dasar dalam membuat animasi sederhana, seperti menggerakkan, memutar, dan mengubah skala objek.

Diunggah oleh

pseptiana884
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan14 halaman

Bab Ii

Dokumen ini membahas aplikasi pemodelan 3D 3DSMax, termasuk antarmuka pengguna yang terdiri dari Main Menu, Toolbar, View Port, Command Panel, dan Lowerbar. Setiap elemen memiliki fungsi spesifik untuk memudahkan proses pemodelan dan animasi, seperti pengaturan objek, kontrol animasi, dan pengaturan tampilan. Selain itu, dokumen juga menjelaskan langkah-langkah dasar dalam membuat animasi sederhana, seperti menggerakkan, memutar, dan mengubah skala objek.

Diunggah oleh

pseptiana884
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

APLIKASI PEMODELAN 3 DIMENSI (3 DSMAX)

Kompetensi Dasar : 3.2 Menganalisis karakteristik aplikasi pemodelan 3 dimensi


4.2 Menyajikan hasil analisis karakteristik aplikasi pemodelan 3
dimensi

USER INTERFACE / ANTAR MUKA APLIKASI PEMODELAN 3 DIMENSI


Antar Muka Utama
Antar Muka Utama terdiri dari lima elemen yaitu :
Main Menu, Toolbar, View Port, Command Panel, dan Lowerbar yang ditunjukkan oleh
gambar berikut ini :

A. Main Menu
Main Menu terdiri dari 15 menu utama yaitu : File, Edit, Tools, Group, Views,
Create, Modifier, Character, Reactor, Animation, Graph Editors, Rendering,
Customize, MaxScript, dan Help.

B. Toolbar
Merupakan menu yang ditampilkan dalam bentuk tombol untuk mempermudah
proses penggunaan perintah.
Toolbar terdiri dari 2 jenis yaitu Standart Toolbar dan Reactor Toolbar.

 Standart Toolbar
Standart Toolbar berisi icon untuk perintah-perintah yang sering digunakan ketika
bekerja dengan Aplikasi 3DSMax. Berikut ini Tool – tool Standart berikut Shortcut
dan Penjelasannya :

Tombol Nama / Shortcut Penjelasan


Undo [ Ctrl + Z] Mengembalikan keadaan
scene menjadi sebelum
terjadi satu kali perubahan
Redo (Ctrl + Y) Mengembalikan keadaan
scene menjadi sebelum
terjadi satu kali Undo
Select and Link Menghubungkan antara dua
objek atau lebih
Unlink Selection Memutuskan hubungan dua
atau lebih objek yang telah

disatukan dengan
Bind to Space Warp Menugaskan objek untuk
memodifikasi oleh space
warp
Selection Filter drop-down Membatasi jenis objek yang
list bisa dipilih
Select Objek (Q) Memilih sebuah objek
Select By Name Membuka kotak dialog
untuk memilih objek
berdasarkan nama
Selection Region Memilih Objek dengan tipe
seleksi yang berbentuk
bangun 2 dimensi yang
dipilih

Window /Crossing Toogle Ketika mode window aktif


maka hanya objek yang
berada di dalam region yang
terpilih.
Ketika mode cross aktif
maka semua objek yang
berada dan bersentuhan
dengan region akan terpilih
Select and Move [W] Memilih sebuah objek dan
memungkinkan untuk
melakukan pemindahan
objek
Select and Rotate [E] Memilih sebuah objek dan
memungkinkan untuk
melakukan pemutaran objek
Select and Uniform Scale Memilih sebuah objek dan
Select and Non Uniform memungkinkan untuk
Scale melakukan pembesaran atau
Select And Squash [R] pengecilan objek
menggunakan metode yang
berbeda

Reference Coordinat Menentukan sistem


System drop-down list koordinat yang digunakan
Use Pivot Point Center Penentuan titik tengah
Use Selection Center untuk acuan pemutaran
Use Transform Coordinate objek ( Tool ini berguna
Center jika menggunakan tool
Select and Rotate)

Select and Manipulate Memilih objek


memanipulasi parameternya
menggunakan manipulator
atau bisa juga klik dan tarik
Snap Toggle [S] Penentuan mode snap (titik
tangkap)

Angle Snap Toggle [A] Penentuan Snap


berdasarkan besar sudut
yang ditentukan
Percent Snap [Shift+Ctrl+P) Penentuan Snap
berdasarkan presentase
yang ditentukan
Spinner Snap Toggle Penentuan Snap
berdasarkan klik mouse
terhadap objek
Edit Named Selection Set Membuka kotak dialog
untuk membuat dan
mengelola set (kumpulan
objek yang dipilih)
Named Selection dropdown Berisi set yang sudah
list dibuat, dan menandakan set
yang sedang dipilih
Miror selection object Menggandakan objek,
dengan hasil penggandaan
seperti dicerminkan pada
objek asal
Align [Alt +A] Membuka kotak dialog
Quick Align untuk memposisikan objek,
Normal Align [Alt+N] meluruskan objek secara
Place Hightlight [Ctrl + H] normal, menentukan lokasi
Align to Camera highlight, meluruskan objek
Align To View terhadap kamera atau view

Layer Manager Membuka kotak Layer


Manager sehingga kita bisa
bekerja dengan mekanisme
Layer
Open Curve Editor Membuka fungsi Curve
Editor
Open Schematic View Membuka Window
Schematic View
Material Editor [M] Membuka window Material
Editor
Render Scene Dialog [F10] Membuka kotak dialog
Render Scene Dialog untuk
mengatur Render Option
Render Type drop down list Memilih area atau objek
untuk dirender
Quick Render Merender dengan kecepatan
(ActiveShade) [F9] yang relatif cepat viewport
aktif tanpa membuka kotak
dialog render
 Reactor Toolbar
Reactor adalah sebuah PlugIn atau program tambahan yang di gunakan untuk
mengontrol dan mensimulasikan sifat, karakteristik dan dinamisasi suatu objek.

C. View Port
ViewPort merupakan bidang kerja dari program dimana secara Default ViewPort ini
dibagi dalam empat bagian yaitu :
 Top
 Front
 Left
 Perspective

D. Command Panel
Command Panel berisi 6 panel / tab icon yang jika di klik akan menampilkan panel
yang berisi perintah, rollout parameter dan setting yang bermanfaat untuk mengakses
fitur-fitur pemodelan beberapa fitur animasi, pilihan tampilan, dan berbagai macam
utility.

 Tab Create : digunakan untuk pengaturan pembuatan objek baru.


 Tab Modify : digunakan untuk memodifikasi objek melalui objek
parameter.
 Tab Hierarchy : digunakan untuk mengatur jenis-jenis titik orientasi
objek seperti titik pusat objek dan sebagainya.
 Tab Motion : tab ini tersedia fasilitas bantuan dalam proses pengaturan
animasi objek.
 Tab Display : digunakan untuk melakukan pengaturan terhadap objek
yang akan ditampilkan atau disembunyikan.
 Tab Utility : tab ini tersedia beberapa fasilitas tambahan seperti Asset
Manager untuk mengorganisasikan objek, Motion Capture untuk menangkap
gambar bergerak dan sebagainya.
E. Lowerbar
Adalah Bagian Bar yang ada di bawah tampilan yaitu terdiri dari View Port Control
dan Animation Control.
 View Port Control
Merupakan navigasi ViewPort terdapat di sebelah kanan bawah, di mana dapat
memperbesar tampilan gambar atau objek dengan memperbesar ViewPort. Juga
dapat memutar ViewPort dan menggeser ViewPort jika ingin melihat objek yang
tidak nampak karena keterbatasan bidang.

 Animation Control / Kontrol Animasi


Kontrol animasi memegang peranan penting dalam proses membuat dan menjalankan
animasi. Dalam kontrol tersebut terdapat Time Slider yang menampilkan key frame animasi
yang Anda buat, Tampilan dan posisi kontrol animasi dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Playback Controls

Toggle Animation
Mode

Time Time Box


Slider

Time
Configuration
 Time Slider
Merupakan baris keterangan yang menampilkan setiap frame pada animasi yang anda buat.
Pada saat anda menjalankan animasi dengan menggunakan Playback Controls, maka Time
Slider akan bergerak dari posisi 0 sampai dengan frame terakhir tergantung dengan jumlah
frame yang anda tentukan. Tanpa menjalankan animasi dengan Playback Control, Anda juga
dapat melihat setiap gerakan pada masing-masing frame dengan cara menggeser tombol Time
Slider secara manual .

 Toggle Animation Mode


Merupakan tombol untuk menentukan mode dalam proses pembuatan animasi. Dalam hal ini
terdapat dua mode proses pembuatan animasi, yaitu dengan menggunakan mode Auto Key dan
Set key. Tombol ini akan melakukan perekaman pada semua perubahan terhadap desain kerja
anda yang akan menghasilkan sebuah animasi.
 Playback Controls
Merupakan kumpulan tombol untuk menjalankan animasi yang telah anda buat. Anda dapat
menggunakan tombol play animation untuk menjalankan animasi secara keseluruhan , Go To
Start untuk menuju ke posisi Frame awal, Previous Frame untuk menuju Frame sebelumnya,
Next Frame menuju frame berikutnya, dan Go to End menuju posisi frame paling akhir
 Time Box
Menampilkan nilai frame yang aktif pada saat anda menjalankan animasi selain menampilkan
nilai frame secara otomatis, Anda juga dapat mengetikan sebuah nilai frame Box untuk
menuju ke posisi frame tersebut
 Time Configuration
Merupakan tombol yang berfungsi untuk mengatur konfigurasi jumlah frame dan waktu yang
anda butuhkan untuk pembuatan suatu animasi
KONSEP FRAME DAN LAYER

Untuk Memahami Konsep Frame dan Layer maka perlu diketahui untuk mengatur konfigurasi
animasi.
Dengan mengatur terlebih dahulu konfigurasi animasi yang akan anda buat, maka anda dapat
menentukan total penggunaan frame, jumlah frame per detik (FPS), kecepatan, dan beberapa
konfigurasi animasi lainnya. Semakin banyak jumlah frame dalam sebuah rangkaian animasi ,
maka semakin baik kualitas animasi tersebut. Untuk mengatur konfigurasi animasi, gunakan
perintah berikut

 Klik tombol Time Configuration sehingga akan ditampilkan kotak dialog


Configuration seperti terlihat pada gambar 6 dibawah ini.
Frame Rate
Secara default FPS (Frame per Second) yang berlaku dalam 3D
studio max yaitu 30 FPS. Untuk mengubah nilai FPS, dalam grup
frame rate pilih custom dan ketikkan niali FPS yang anda inginkan.

Real Time
berfungsi agar animasi
dijalankan sesuai dengan
konfigurasi waktu yang
berlaku

Active Viewport Only


Berfungsi agar animasi
hanya dijalankan dalam
viewport aktif. Apabila
pilihan Active Viewport
Only dimatikan, maka
animasi akan dijalankan
dalam semua tampilan
viewport

Gambar Time Configuration


Speed Total Frame
Berfungsi untuk mengatur Untuk mengubah total
kecepatan animasi pada frame, dalam grup
saat dijalankan Animation ketikkan nilai
total frame pada pilihan
Direction Length.
Berfungsi untuk mengatur
arah gerakan animasi

TUGAS :
1. Sebutkan 3 contoh Software Aplikasi pemodelan 3 Dimensi yang anda ketahui ?
2. Sebutkan Kelebihan dan kekurangan dari Aplikasi pemodelan 3 Dimensi ?
3. Sebutkan Fungsi dari ViewPort atau sudut pandang dan sebutkan Viewport
default standar yang biasa tampil pada user interface Aplikasi pemodelan 3
Dimensi?
4. Jelaskan apa fungsi dari Tool – Tool Berikut ini :

- Material editor

- Select and Move

- Select and Rotate

- Select and Uniform Scale

5. Jelaskan apa fungsi dari Command Panel Berikut ini :


- Modify
- Motion
- Hierarchy

6. Apa Yang Di maksud dengan Time Configuration ?


7. Sebutkan Langkah-langkah dalam Merender ?
8. Sebutkan Langkah – langkah dalam mewarnai ?
MEMBUAT ANIMASI SEDERHANA
Terdapat tiga animasi dasar 3dsmax yaitu animasi mengerakan objek, animasi
memutar objek, dan animasi mengatur objek.
 Animasi menggerakan obyek
Animasi ini memperagakan pergerakan suatu objek dari satu posisi ke posisi lain
berdasarkan sumbu koordinat. Dengan animasi ini , anda dapat menganimasikan
pergerakan objek berdasarkan sumbu X, Y, Z atau menggunakan koordinat ketiga
sumbu tersebut untuk menggerakan objek. Gunakanlah langkah berikut untuk
membuat animasi menggerakkan objek :

1. Resetlah semua system dengan cara , klik menu File  Reset Ok.
2. Sebagai contoh kita akan mencoba untuk menganimasikan pergerakan objek
sphere. Klik tabulasi Create  pilih kategori Geometry  klik objek
sphere .
3. Aktifkan viewport Top dan buat objek Sphere dengan koordinat sumbu X=-160, Y
= 0, dan Z= 30 dengan radius =30. perhatikan gambar dibawah ini.

4. Pastikan objek sphere yang baru anda buat dalam kondisi terpilih jika belum, klik
objek sphere dengan menggunakan tombol Select and Move untuk memilih
objek tersebut
5. Berikutnya klik tombol auto key untuk memulai
membuat animasi . Dalam kondisi aktif, tombol auto key di tampilkan dengan
warna merah
6. Geser Time Slider kekanan hingga
posisi 100/100
7. Geser objek Sphere dengan acuan koordinat sumbu X=
320, dengan cara tekan F12 dan akan di tampilkan kotak dialog move transform
Type-In, Dalam Grup Offset : Screen, ketikan nilai 320 pada kotak sumbu X dan
akhiri dengan Enter. Tutup kotak dialog Move Transform Type-In. perhatikan
Gambar 8 dibawah ini.
8. Klik kembali Tombol Auto Key untuk mematikan proses
pembuatan animasi
9. Aktifkan viewport perspektif klik tombol play animation
untuk menjalankan animasi objek bergerak yang baru anda buat.

10. Klik tombol stop animation Untuk menghentikan


animasi yang sedang berjalan dalam tampilan viewport aktif
 Animasi Memutar Obyek
Animasi ini mengerakan suatu objek yang berputar. Dengan animasi ini, anda dapat
menganimasikan perputaran objek berdasarkan sumbu X, Y, Z. gunakanlah langkah
berikut untuk membuat animasi memutar

1. Resetlah semua system dengan cara , klik menu File 


Reset Ok.
2. Sebagai contoh anda akan menganimasikan perputaran
objek Teapot. Klik tabulasi Create – pilih kategori Geometry – klik objek
Teapot .
3. Aktifkan viewport Top dan buat objek Teapot dengan
koordinat sumbu X = 0, Y = 0, dan Z = 30 dengan radius = 30. perhatikan
Gambar 9 dibawah ini.

Gambar 9. Posisi objek Teapot

4. Pastikan objek Teapot yang baru anda buat dalam kondisi


terpilih jika belum, klik objek Teapot dengan menggunakan tombol Select and
Rotate untuk memilih objek tersebut
5. Berikutnya klik tombol auto key untuk memulai
membuat animasi . Dalam kondisi aktif, tombol Auto key di tampilkan dengan
warna merah
6. Geser Time Slider kekanan
hingga ke posisi 100/100.
7. Putar objek Teapot dengan acuan koordinat sumbu Z= 360,
dengan cara tekan F12 dan akan di tampilkan kotak dialog Rotate transform Type-
In, Dalam Grup Offset : Screen, ketikan nilai 360 pada kotak sumbu Z dan akhiri
dengan Enter. Tutup kotak dialog Rotate Transform Type-In. perhatikan Gambar
10 dibawah ini.

Gambar 10. Kotak dialog Rotate Transform Type-in


8. Klik kembali Tombol auto Key untuk mematikan
proses pembuatan animasi
9. Aktifkan viewport perspektif klik tombol play animation
untuk menjalankan animasi objek bergerak yang baru anda buat

10. Klik tombol stop animation Untuk menghentikan


animasi yang sedang berjalan dalam tampilan viewport aktif

 Animasi Perubahan Skala Objek.


Animasi ini untuk menggerakan suatu objek dengan perubahan skala. Dengan animasi
ini, Anda dapat menganimasikan skala objek berdasarkan sumbu X, Y, Z. Gunakanlah
langkah berikut untuk membuat animasi skala objek :

1. Resetlah semua system dengan cara, klik menu File  Pilih Reset Ok
2. Sebagai contoh anda akan menganimasikan pergerakan objek Torus. Klik tabulasi
Create – pilih kategori Geometry – klik objek Torus .
3. Aktifkan Viewport Top dan buat objek Torus dengan koordinat sumbu X=0, Y=0,
dan Z=30 dengan radius 1=40 radius 2 = 2. Perhatikan Gambar 11 dibawah ini.

Gambar 11. Posisi objek Torus


4. Pastikan objek Torus yang baru anda buat dalam kondisi terpilih jika belum, klik
objek Torus dengan menggunakan tombol Select and Uniform Scale untuk
memilih objek tersebut
5. Berikutnya klik tombol auto key untuk memulai membuat animasi. Dalam
kondisi aktif, tombol auto key di tampilkan dengan warna merah
6. Geser Time Slider ke kanan hingga keposisi 100/100
7. Ubah ukuran objek Torus, dengan cara tekan F12 dan akan di tampilkan kotak
dialog scale transform Type-In, Dalam Grup Offset: Screen, ketikan nilai 50 pada
kotak persentase (%) dan akhiri dengan Enter. tutup kotak dialog ScaleTransform
Type-In. perhatikan Gambar 12.

8. Klik kembali Tombol Auto Key untuk mematikan proses pembuatan


animasi.
9. Aktifkan viewport perspektif klik tombol play animation untuk menjalankan
animasi objek perubahan skala yang baru anda buat

10. Klik tombol stop animation Untuk menghentikan animasi yang sedang
berjalan dalam tampilan viewport aktif

 Membuat Animasi Gabungan


Dalam hal ini dibahas mengenai contoh pembuatan animasi gabungan antara animasi
menggerakan, memutar, dan mengatur skala objek. Gunakan langkah berikut untuk
membuat animasi gabungan :

1. Resetlah semua system animasi dengan cara klik


menu File pilih reset ok
2. Sebagai contoh anda akan menganimasikan objek
Teapot. Klik tabulasi Create – pilih kategori Geometri – klik objek Teapot

.
3. Aktifkan viewport Top dan buat objek teapot
dengan koordinat sumbu X= -125, Y = 0 dan Z= 0 dengan radius = 40
4. Pastikan objek teapot dengan menggunakan tombol
select and move untuk memilih objek tersebut

Gambar 13. Objek Teapot untuk animasi gabungan

5. Berikutnya klik tombol auto key untuk memulai membuat animasi


6. Geser Time slider ke kanan hingga posisi 25/100
7. Geser Teapot dengan menekan tombol F12 sehingga akan di tampilkan kotak move
transform Type – In. dalam grup Offset : Screen, ketikkan nilai 125 pada kotak
sumbu X, dan akhiri dengan enter. Tutup kotak dialog Scale Transform Type-In.
8. Geser Time Slider kekanan hingga posisi 50/100
9. Klik tombol select and rotate putar objek teapot dengan acuan koordinat sumbu Z
= 360, dengan cara tekan F12 dan akan di tampilkan kotak dialog Rotate
Transform Type – In Dalam grup Offset : Screen, ketikan nilai 360 pada kotak
sumbu Z dan akhiri dengan Enter tutup kotak dialog Rotate Transform Type-In.
10. Geser Time Slider kekanan hingga posisi 75/100
11. Klik tombol select and Uniform scale ubah skala objek teapot, dengan cara tekan
F12 dan akan di tampilkan kotak dialog Rotate Transform Type – In Dalam grup
Offset : Screen, ketikan nilai 50 pada kotak persentase (%) dan akhiri dengan Enter
tutup kotak dialog Rotate Transform Type-In.
12. Geser Time Slider kekanan hingga posisi 100/100
13. Klik tombol select and move geser objek teapot dengan acuan koordinat sumbu
X = 125 , dengan cara tekan F12 dan akan di tampilkan kotak dialog Rotate
Transform Type – In Dalam grup Offset : Screen, ketikan nilai 125 pada sumbu X
dan akhiri dengan Enter tutup kotak dialog Rotate Transform Type-In
14. Klik kembali Tombol Auto Key untuk mematikan proses pembuatan animasi
15. Aktifkan viewport perspektif klik tombol play animation untuk menjalankan
animasi objek bergerak yang baru anda buat
16. Klik tombol stop animation untuk menghentikan animasi yang sedang berjalan
dalam tampilan viewport aktif

 Membuat Animasi dengan Path.


Selain membuat animasi menggerakan, memutar dan mengatur skala objek, Anda
juga dapat menganimasikan objek berdasarkan sebuah path. Dengan path yang Anda
buat, maka gerakan objek akan mengikuti alur yang terbentuk oleh path tersebut.
Ikuti contoh berikut untuk membuat animasi objek dengan path :

1. Aktifkan viewport Top dan buat objek Sphere


dengan ketentuan koordinat X = 0, Y = 0, Z = 50, dengan radius = 30,
2. Buat objek path dengan mengklik panel Create
aktifkan kategori objek Shapes . Dalam rollout objek Type klik Tombol Line.
3. Berikutnya dalam Rollout Creation Methode, pada
grup Initial type – klik pilihan Smoth.
4. Buat Objek lintasan pada viewport top dengan titik
awal dimulai dari titik letak objek Sphere dan kembali ketempat semula seperti
terlihat pada gambar 14 dibawah ini.
Gambar 14. Membuat obyek lintasan dengan line.

5. Aktifkan objek Sphere. Klik tabulasi Motion


buka rollout Assign Controller – klik pilihan position : position XYZ – klik
tombol Assign Controller sehingga akan di tampilkan kotak dialog Assign
Position Controller – klik pilihan Path Constraint.

6.

Gambar 15. Assign Position Controller

7. Buka Rollout Path parameters – klik tombol Add


Path – arahkan pointer mouse ke dalam objek viewport Top – klik langsung pada
objek line. Secara otomatis objek Sphere akan menempel pada objek Line
sehingga objek Sphere akan bergerak mengikuti alur yang terbentuk oleh objek
Line.

Klik Tombol
Add Path

Hasil
penempelan
pada objek line
Gambar 16. Path Parameters

8. Jalankan animasi dengan mengklik Play


Animation perhatikan hasilnya.

Anda mungkin juga menyukai