0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan22 halaman

Modul Integral

Modul ajar ini disusun oleh Nova Anggelia Fitri, S.Pd untuk kelas XII dengan fokus pada konsep integral dalam mata pelajaran Matematika. Tujuan pembelajaran adalah agar peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan konsep integral melalui penyelesaian masalah. Metode pembelajaran yang digunakan adalah blended learning dan Project Based Learning (PBL) dengan pendekatan Social Emotional Learning (SEL).

Diunggah oleh

nova.anggelia45
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan22 halaman

Modul Integral

Modul ajar ini disusun oleh Nova Anggelia Fitri, S.Pd untuk kelas XII dengan fokus pada konsep integral dalam mata pelajaran Matematika. Tujuan pembelajaran adalah agar peserta didik mampu menjelaskan dan menerapkan konsep integral melalui penyelesaian masalah. Metode pembelajaran yang digunakan adalah blended learning dan Project Based Learning (PBL) dengan pendekatan Social Emotional Learning (SEL).

Diunggah oleh

nova.anggelia45
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2025/2026

MODUL AJAR
BAB 4 : INTEGRAL

PENYUSUN : NOVA ANGGELIA FITRI,[Link]


NIP : 199006192024212027
KELAS/SEMESTER : XII / GENAP
FASE : F+

SMAN 4 PADANG
Jl. Linggarjati No. 1 Lubuk Begalung
Sumbar
MODUL AJAR
KURIKULUM MERDEKA

INFORMASI UMUM
IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun : Nova Anggelia Fitri, [Link] Kelas / Semester : XII/Genap
Satuan Pendidikan : SMAN 4 Padang Alokasi Waktu : 6 JP
Mata Pelajaran : Matematika (TL) Fase : F+
Elemen Mapel : Kalkulus

KOMPETENSI AWAL
 Menjelaskan konsep integral;
 Menerapkan konsep integral melalui penyelesaian masalah.

SARANA DAN PRASARANA


1. Gawai 4. Buku Teks 7. Handout materi
2. Laptop/Komputer PC 5. Papan tulis/White 8. Infokus/Proyektor/Pointer
Board
3. Akses Internet 6. Lembar kerja 9. Referensi lain yang mendukung
Sumber Belajar : Buku Panduan Guru dan Siswa Matematika Tingkat Lanjut untuk SMA/MA Kelas
XII. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik
Indonesia. 2022. Penulis: Wikan Budi Utami, Sri Adi Widodo, dan Fitria
Sulistyowati.

TARGET PESERTA DIDIK


 Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi
ajar.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu
mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin

PROFIL PELAJAR PANCASILA MODEL PEMBELAJARAN


1. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Blended learning melalui model
yang maha Esa pembelajaran dengan menggunakan Project
2. Bergotong royong, Berkebinekaan global, Based Learning (PBL) terintegrasi
Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif pembelajaran berdiferensiasi berbasis Social
Emotional Learning (SEL).

KOMPETENSI INTI
I. TUJUAN PEMBELAJARAN
 Peserta didik mampu menjelaskan konsep integral;
 Peserta didik mampu menerapkan konsep integral melalui penyelesaian masalah.

II. PEMAHAMAN BERMAKNA


 Bagian Kalkulus yang akan dipelajari adalah integral. Meteri ini bertujuan agar peserta didik
dapat menerapkan konsep dasar kalkulus di dalam konteks pemecahan masalah aplikasi dalam
berbagai bidang.

III. PERTANYAAN PEMANTIK


A. Pertanyaan Pemantik Pertemuan 1
 Bagaimana menentukan konsep integral tertentu?
 Bagaimana menerapkan konsep integral tak tentu melalui pemecahan masalah?

B. Pertanyaan Pemantik Pertemuan 2


 Bagaimana menentukan konsep integral tentu melalui pemecahan masalah?

C. Pertanyaan Pemantik Pertemuan 3


 Bagaiama penerapan integral pada kehidupan sehari-hari?
IV. PERSIAPAN BELAJAR
 Guru menyiapkan buku tentang Matematika Tingkat Lanjut, papan tulis, spidol, serta alat tulis
lainnya.
 Jika memungkinkan menyediakan Proyektor LCD, pelantang (speaker) aktif, laptop, media
pembelajaran interaktif, dan gambar/poster.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
KURIKULUM MERDEKA

Nama Penyusun : Nova Anggelia Fitri, [Link] Kelas / Semester : XII/Genap


Satuan Pendidikan : SMAN 4 Padang Alokasi Waktu : 6 JP
Mata Pelajaran : Matematika (TL) Fase : F+
Elemen Mapel : Kalkulus

Pertemuan Ke-1
Pendahuluan (10 Menit)
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, Mengecek kehadiran dan
kesiapan peserta didik), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan atau bernyanyi (KSE
kesadaran diri)
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru
tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan
yang kuat terhadap kuasa Tuhan yang maha esa dalam memahami ilmu yang dipelajari (KSE
manajemen diri)
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi peserta didik Pada hari pagi hari ini dengan
memasangkan foto padamu dimeter yang terpasang di dinding (KSE kesadaran diri)
4. Guru mengajak peserta didik melakukan ice breaking untuk mengecek konsentrasi mereka (KSE
manajemen diri)
5. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari sebelumnya dan mengaitkan dengan materi yang
akan dipelajari
6. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dengan Menjelaskan kegiatan apa saja
yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses
pembelajaran
7. Guru memberikan motivasi dan membuat kesepakatan belajar bersama peserta didik (KSE
manajemen diri)
Kegiatan Integral Tak Tentu
Inti  Sebelum memulai aktivitas pembelajaran, guru di harapkan melakukan tes diagnostik
(90 Menit) kognitif. Tes diagnostik kognitif, guru dapat menggunakan alternatif pertanyaan yang
ada pada kegiatan Ayo Mengamati Kembali yang ada pada materi Lingkaran di Bab 1
Geometri Analitik. Tes diagnostik kognitif memberikan kepada peserta didik pada awal
pembelajaran untuk mengetahui capaian kompetensi peserta didik, menyesuaikan
pembelajaran dikelas dengan kompetensi rata-rata peserta didik, dan memberikan
pelajaran tambahan kepada peserta didik dengan kompensi di bawah rata-rata. Tes
diagnostik kognitif dpat dilakukan melalui tanya jawab mengenai turunan fungsi
aljabar dan fungsi trigonometri. Setelah tes diagnostik kognitf selesai, peserta didik
diminta kembali mengenai sifat-sifat turunan.
Sifat Turunan
Jika c suatu bilangan tetap dan jika f(x) = c untuk semua x, maka f ' ( x )=0 . Jika n
bilangan bulat positif dab f ( x )=x n , maka f ' ( x )=nx (n−1 )

 Sebelum peserta didik melakukan eksplorasi terkait dengan definisi integral tak tentu,
guur dapat membentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 peserta didik. Kemudian
setelah itu, guru menayakan kembali materi lamapu pada bab sebelumnya. Yaitu sifat-
sifat turunan. Selanjutnya guru menyajikan masalah soal yang disajikan pada Tabel 4.1
F(x) f(x) F(x) f(x)
2
F ( x )=2 x + 1 f ( x )=4 x 2
F ( x )=2 x −4 f ( x )=4 x
2
F ( x )=2 x + 2 f ( x )=4 x 2
F ( x )=2 x −5 f ( x )=4 x
2
F ( x )=2 x + 3 f ( x )=4 x 2
F ( x )=2 x −6 f ( x )=4 x

 Kemudian guru mengarahkan peserta didik untuk menjawab pertanyaan.


Jika, F(x) = 2 x2 + C maka f (x) = 4x.
Guru dapat memberikan arahan agar mendapatkan jawaban sebagai berikut
1. Pada kegiatan Eksplorasi 4.1 yang telah peserta didik lakukan memberikan
tuntunan yang sama
Pertemuan Ke-1
Pendahuluan (10 Menit)
2. Jika F(x) = C, dengan C adalah anggota bilangan real maka tuntunan dari F(x) = C
adalah f (x) = 0
3. Misalkan f (x) = 2 maka F(x) = 2x + C.
Miskonsepsi
Ada kemungkinan saat awal diskusi, peserta didik akan menjawab bahwa
konstansta hanya bilangan bulat. Guru dapat mengarahkan dengan memberikan
contoh sebuah fungsi dengan konstanta yang bukan bilangan bulat
 Setelah melakukan kegiatan eksplorasi, peserta didik diarahkan untuk menjawab
pertanyaan Ayo Berpikir Kritis dan mendiskusikan dengan kelompok lain
Ayo berpikir kritis
Bagaimana bentuk umum dari F(x) apabila yang diketahui adalah f(x) nya?
 Bentuk umum dari F(x) apabila f (x) nya diketahui adalah F(x) = ax + C. Jika ada
pendapat yang berbeda, guru dapat memberiakn contoh sederhana dan
menggambarkan grafiknya. Diharapkan peserta didik mendapat memberikan
gambaran difinisi integral tak tentu.
Definisi Integral Tertentu

 Guru meminta pendapat kepada peserta didik dengan definisi integral tak tentu dari
beberpa definisi yang telah dituliskan pada Buku Siswa. Guru mengarahkan pada kata
kunci untuk definis integral tak tentu yaitu turunan dan nati turunan. Kegeiatan ini
bertujuan agar peserta didik dapat mengonstruksi pengatahuan terkait dengan definsi
integral tak tentu dan penyimbolannya.
Sifat-sifat Integral Tak Tentu
 Integral tertentu merupakan kebalikan dari tuntunan, maka pesesrta didik secara
berkelompok menujukkan sifat-sifat integral tak tentu pada kegiatan Ayo Berpikir
Kreatif. Guru mengajak peserta didik untuk belajar berkolaborasi dan berpikir kritis.
Ayo berpikir kreatif
Cobalah kalian menunjukan Sifat 4.2, Sifat 4.4 sampai Sifat 4.8! kemudian
presentasikan hasil tersebut.
Pembuktian:
Sifat 4.1 ∫ dx=x+ c
(Guru bersama peserta didik dapat menunjukan sifat ini)
Sifat 4.2 1 n +1
Jika n bilangan rasional dan n ≠ 0, maka ∫ x dx=
n
x +C .
n+1

Sifat 4.3 ∫ af ( x ) dx=a∫ f ( x ) dx ,


dengan a adalah sebuah konstanta. (Guru
bersama peserta didik dapat menunjukan sifat ini).
Sifat 4.4 Jika f 1 dan f 2 di definisikan pada interval yang sama, maka
∫ [ f 1 ( x ) + f 2 ( x) ] dx=∫ f 1 ( x ) dx +∫ f 2 ( x ) dx .

Sifat 4.5 Jika f 1 dan f 2 di definisikan pada interval yang sama, maka
∫ [ f 1 ( x ) + f 2 ( x) ] dx=∫ f 1 ( x ) dx +∫ f 2 ( x ) dx .
Pertemuan Ke-1
Pendahuluan (10 Menit)

Sifat 4.6 Aturan Integrasi Substitusi.


Jika g suatu fungsi yang dapat didiferensialkan, dan n sebuah bilangan
1
rasional, maka ∫ [ g ( x ) ] g ( g ) dx=
n n+1
'
n+1
[ g ( x ) ] +C ; n ≠−1.

Sifat 4.7 Aturan Integrasi Parsial.


Jika u dan v fungsi-fungsi yang dapat didiferensialkan, maka
∫ u dv =uv−∫ v du

Sifat 4.8 Aturan Integral Trigonometri


∫ cos x dx=sin x + c.
∫ sin x dx=−cos x+C .
∫ sec2 x dx=tanx+ C .

 Jika terdapat kesulitan yang dialami oleh peserta didik, guru dapat memberikan
bimbingan atau memberi beberapa contoh yang sesuai dengan sifat-sifat integral tak
tentu.
 Aktivitas Ayo Mencoba terdiri dari latihan soal terbimbing yang harus dilengapi oleh
peserta didik dengan bimbingan guru. Bentuk bimbingan yaitu dengan melakukan
tanya jawab dan melengkapi pada bagian yang kosong pada latihan soal terbimbing.
Cek dengan photomath
Guru dapat memberikan saran kepada peserta didik untuk memeriksa jawaban
yang telah peserta didik peroleh menggunakan photomath. Hasil yang di peroleh
x 2 x√ x
4
untuk Latihan Soal Terbimbing 4.2 adalah + +C ,C ∈ R
4 3
 Untuk memahami Aturan Integrasi Substansi, selanjutnya guru memberikan masalah
soal seperti Latihan Soal Terbimbing 4.3 ran 4.4 untuk memahami Aturan Integrasi
Substansi. Alternatif penyelesaaian hasil latihan soal terbimbing adalah sebagai
berikut sudah disediakan untuk membantu guru.
 Dalam kegaitan Ayo mencoba, peserta didik diminta untuk memecahkan masalah pada
Latihan 4.1 Guru mengajak peserta didik untuk mengerjakan latihan soal secara
mandiri dan penuh kesungguhan.
Penutup (10 Menit)
1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar
Pertemuan Ke-1
Pendahuluan (10 Menit)
dan diakhiri dengan berdoa.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
KURIKULUM MERDEKA

Nama Penyusun : Nova Anggelia Fitri, [Link] Kelas / Semester : XII/Genap


Satuan Pendidikan : SMAN 4 Padang Alokasi Waktu : 6 JP
Mata Pelajaran : Matematika (TL) Fase : F+
Elemen Mapel : Kalkulus

Pertemuan Ke-2
Pendahuluan (10 Menit)
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, Mengecek kehadiran dan
kesiapan peserta didik), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan atau bernyanyi (KSE
kesadaran diri)
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru
tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan
yang kuat terhadap kuasa Tuhan yang maha esa dalam memahami ilmu yang dipelajari (KSE
manajemen diri)
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi peserta didik Pada hari pagi hari ini dengan
memasangkan foto padamu dimeter yang terpasang di dinding (KSE kesadaran diri)
4. Guru mengajak peserta didik melakukan ice breaking untuk mengecek konsentrasi mereka (KSE
manajemen diri)
5. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari sebelumnya dan mengaitkan dengan materi yang
akan dipelajari
6. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dengan Menjelaskan kegiatan apa saja
yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses
pembelajaran
7. Guru memberikan motivasi dan membuat kesepakatan belajar bersama peserta didik (KSE
manajemen diri)
Kegiatan Integral Tertentu
Inti  Sebelum memulai aktivitas pembelajaran, guru di harapkan melakukan tes diagnostik
(90 Menit) kognitif terlebih dahulu untuk mengetahui capaian kompetensi peserta didik sebelum
memperoleh materi ini. Tes diagnostik kognitif deapat dilakukan dengan tanya jawab
berkaitan dengan materi integral tak tentu dan luas pesergi panjang. Guur dapat
memberikan pertanyaan intergral tak tentu dan sigma

Jumlah Rieman
 Guru mengajak peserta didik mengingat kembali tentang
Ayo mengingat Luas persegi panjang = p x l.
kembali 5

∑ A i = A1 + A2 + A3 + A 4 + A5 .
i=1
 Sebelum membahas Eksplorasi 4.2 guru membagi peserta didik menjadi beberapa
kelompoj yag terdiri dari empat orang. Setiap kelompok akan mempresentasikan
masalah yang ditentukan dalam Eksplorasi 4.2 guru mengintruksikan peserta didik
untuk membuat setengah lingkaran dari kertas yang berjari-jari 12 cm. Setelah itu,
peserta didik membaginya menjadi pesergi panjang dengan panjang yang sama, dan
menempatkannya di kudran Kertesain I. Setelah itu, peserta didik meminta untuk
mengisi tabel dan menjawab pertanyaan.
Banyaknya partisi/potongan yang digunakan 6
Persegi panjang 1 Panjang 2 Persegi panjang 2 Panjang 2
ke- Lebar 3,25 ke- Lebar 5,1
Luas 6,5 Luas 10,2
3 Panjang 2
Persegi panjang 5 Panjang 2 Lebar 5,9
ke- Lebar 5,1 Luas 11,8
Luas 10,2 4 Panjang 2
6 Panjang 2 Lebar 5,9
Lebar 3,25 Luas 11,8
Luas 6,5
Pertemuan Ke-2
Pendahuluan (10 Menit)
Luas Total 57

 Pada kegaiatan ini, setengah lingkaran dipartisi menjadi 6 bagian. Peserta dapat
mempartisi lebih banyak lagi. Setiap kelompok mempartisi jumlah yang berbeda-beda.
Setelah itu guru memberikan ruang untuk berdiskusi mengenai hasil yang diperoleh.
Ayo berdiskusi Diskusikan dengan teman/kelompok lain apakah hasil yang
diperoleh sama?
Ayo berpikir kritis Mengapa hasilnya berbeda?
 Guru dapat menstimulus pemikiran peserta didik dengan pertanyaan pemantik
seperti, “Mengapa jawaban yang diperoleh setiap kelompok berbeda?”. Guru mengajak
peserta didik untuk berani menyampaikan pendapatnya. Dibagian akhir tanya jawab,
guru menyampaikan bahwa hasil yang diperoleh dikarenakan banyaknya partisi pada
setiap kelompok berbeda, yang mengakibatkan luas pada setiap persegi panjang
berbeda. Pada hasil diskusi ini, guru dan peserta didik di harapkan memberikan
kesimpulan bahwa jumlahan Riemann berbentuk:
n

∑ f ( x i ) ∆ xi =¿ f ( x 1 ) ∆ x 1+ f ( x 2) ∆ x2 +…+ f ( x n ) ∆ x n ¿ dimana f ( x i ) ∆ x i= A i
i=1
 Pada kegiatan Ayo Mencoba, guru dapat menggunakan kelompok yang sudah dibentuk
pada sistem kegiatan eksplorasi 4.1. Guru menggunakan beberapa contoh seperti
Contoh Soal 4.4 untuk memahami jumlah Reimann. Selanjutnya setiap kelompok
diberikan soal seperti Latihan Soal Terbimbing 4.7 dan 4.8 Apabila jumlah kelompok
yang dibentuk lebih dari 2 kelompok, guru dapat menambhkan bentuk masalah
dengan mengadaptsi Latihan Soal Terbimbing 4.7 dan 4.8, Setelah selesai
mendiskusikan masalah, perwakilan kelompok dapat memptresntasikan hasil diskusi.

Integral Tertentu
 Guru meminta peserta didik berkelompok yang telah dibentuk pada kegiatan
Eksplorasi 4.2 untuk mempartisi menjadi lebih kecil lagi sehingga persegi panjang
yang terbentuk akan lebih banyak. Peserta didik menghitung jumlah persegi panjang
yang terbentuk dan menanyakan apakah hsailnya sama. Apakah semakin dekat dengan
area sebenarnya? Hasil yang diperoleh akan berbeda dengan yang diperoleh pada
Eksplorasi 4.2 karena jumlah partisi yang digunakan, semakin dekat dengan yang
sebenarnya. Guru mangatakan bahwa untuk mencari jenis luas dapat dilakukan
dengan integral.
 Untuk memahami in tegral tentu guru dapat menggunakan beberap comtoh seperti
pada contoh soal 4.5 Selnajutnya, peserta didik diarahkan untuk mengerjakan Latihan
Soal Terbimbing 4.9 dn 4.10 secara berkelompok. Guru mengajak peserta didik untuk
berpartisipasi aktif dalam kelompok.
 Setelah mengerjakan Latihan Soal Terbimbing 4.9 dan 4.10, guru mengarahkan peserta
didik untuk berdiskusi Ayo Berpikir Kreatif. Guru memberikan sebuah fungsi
kemudian peserta didik menenntukan integral menggunakan panjang sub interval
yang tidak sama. Setelah selesai, hsail dapat didiskuiskan bersama-sama.
Ayo berpikir kritis Bagaimana jika sub intervalnya tidak sama?
 Guru dapat mengarahkan dengan memberikan contoh fungsi, interval, dan sub
interval, baik yang sama taupun interval yang tidak sama. Hasil yang diperoleh akan
memberikan selisih yang cukup kecil apabila banyaknya partisi yang digunakan
semakin banyak.
 Pada aktivitas Ayo Mencoba, guru dapat mengarahkan kepada peserta didik untuk
memahami cara menentukan integral tentu dalam menyelesaikan soal yang ada pada
Latihan Soal 4.3 Guru mengajak peserta didik untuk mengerjakan soal secara mandiri
dan sungguh-sungguh.

Sifat-sifat Integral Tertentu


 Selain dengan jumlahan Riemann yang telah dipelajari, secara berkelompok peserta
didik juga dapat menunjukkan sifat-sifat berikut
Ayo berpikir kreatif Cobalah kalian tunjukan Sifat 4.11 sampai Sifat 4.14,
kemudian presentasikan hasil tersebut.

Sifat 4.9 Jika fungsi f dapat di integralkan pada interval tertutup [a, b], maka
a

∫ f ( x ) dx=0. (guru dan peserta didik bersama-sama berdiskusi


a
Pertemuan Ke-2
Pendahuluan (10 Menit)
menunjukan Sifat ini.)
Sifat 4.10 Jika fungsi f dapat di integralkan pada interval tertutup [a, b], maka
b a

∫ f ( x ) dx=−∫ f ( x ) dx. (guru dan peserta didik bersama-sama berdiskusi


a b
menunjukan sifat ini.)

Sifat 4.11 Jika fungsi f dapat di integralkan pada interval tertutup [a, b], dan jika k
b b
sebarang konstanta, maka ∫ [ kf ( x ) ] dx=k ∫ f ( x ) dx .
a a
Bukti:

Sifat 4.12 Jika fungsi f dan g data di integralkan pada [a, b], maka f +g dapat di
b b b
integralkan pada [a, b] sehingga ∫ [ f ( x )+ g (x) ] dx=∫ f ( x ) dx +∫ g ( x ) dx .
a a a

Bukti:

Sifat 4.13 Jika fungsi f dan g data di integralkan pada [a, b], maka f +g dapat di
b b b
integralkan pada [a, b] sehingga ∫ [ f ( x )−g(x) ] dx=∫ f ( x ) dx −∫ g ( x ) dx .
a a a

Bukti:

Sifat 4.14 Jika fungsi f dapat di integralkan pada interval tertutup yang memuat tiga
buah bilangan a,b, dan ctidak terganrug pada urutannya, maka
b c b

∫ f ( x ) dx=∫ f ( x ) dx +∫ f ( x ) d .
a a c

Bukti:

Perhatikan grafik seperti pada gambar 4.8 pada grafik y=f (x ) di gambar
4.8, terdapat daerah di bawah f (x) dengan luas dari a ke c di tambah
dengan luas dari c ke b yang sama dengan luas total dari a ke b, sehingga
b c b
dapat di simpulkan ∫ f ( x ) dx=∫ f ( x ) dx +∫ f ( x ) dx .
a a c
Teorema Dasar Kalkulus
 Guru menjelaskan Teorema Dasar Kalkulus I dan Teorema Kalkulus II lemudian minta
peserta didik untuk mempelajarai Teorema Kalkulus I dan Teorema Dasar Kelakulus II
Pertemuan Ke-2
Pendahuluan (10 Menit)
secara berkelompok.

Teorema Dasar Kalkulus I


Misalkan fungsi f kontinu pada selang tertutup [a, b] dan misalkan x sembarang
bilangan di dalam [a, b]. jika fungsi F adalah fungsi yang didefinisikan oleh
x
F ( x )=∫ f ( x ) dx maka F ' ( x )=f ( x)
a

Bukti:
Jika x dan x + h berada pada interval [a, b], maka

Jika diasumsikan untuk h > 0, f kontinu di [ x , x +h ] , pada sifat nilai ekstrim di katakan
bahwa u dan v di [ x , x +h ] misalnya f ( u )=m dan f ( v ) =M , dimana m dan M memiliki
nilai minimum dan maksimum pada f di [ x , x +h ]. Dengan memperhatikan gambar 4.9,
x+h
diperoleh bahwa mh ≤ ∫ f (t ) dt ≤ Mh . Dapat pula dinyatakan dengan
x
x+ h
f ( u ) h ≤ ∫ f ( t ) dt ≤ f ( v ) h.
x

Dengan membagi persamaannya dengan h, diperoleh bahwa


x+h
1
f (u)≤ ∫ f ( t ) dt ≤ f ( v ) … … … … … … … ..(2) . Substitusikanlah persamaan (1) ke
h x
f ( x+ h )−F ( x )
persamaan (2), maka diperoleh f (u)≤ ≤ f ( v ) ...........(3). Persamaan
h
(3) dapat digunakan untuk menunjukan h < 0 (dapat peserta didik coba
sendiri).

Untuk h → 0. makau → x dan v → x , dimana u dan v berada di antara x dan x +h ,


karena itu lim f ( u )=¿ lim f ( u )=f ( x)¿ dan lim f ( v )=lim f ( v )=f ( x ) .
h→ 0 u→x h→ 0 v→x

Karena f kontinu di x dapat disimpulkan bahwa F ' ( x )=f ( x ) . Guru dapat


menggunakan beberapa contoh seperti contoh soal 4.6 untuk memahami
Teorema Dasar Kalkulus I.

Teorema Dasar Kalkulus II


Misalkan fungsi f kontinu pada selang tertutup [a, b] dan misalkan F suatu
fungsi sedemikian hingga F ' ( x )=f (x). Untuk semua x di dalam [a, b], maka :
b

∫ f ( x ) dx=F ( b ) −F (a)
a

Bukti:
Ayo mengingat Masih ingatkah kalian tentang fungsi kontinu pada materi
kembali Limit?
Jika f kontinu pada semua titik di dalam [a, b], dengan melihat teorema Dasar
x

Kalkulus I dan sifat 4.1 diperoleh g ( x )=∫ f ( t ) dt+ k , dengan suatu konstanta.
a
Pertemuan Ke-2
Pendahuluan (10 Menit)
Dengan megambil x = b dan x = a berturut-turut, maka di peroleh

 Guru dapat menggunakan beberapa contoh seperti Contoh Soal 4.7 memahami
Teorema Dasar Kalkulus II, peserta didik diarahkan untuk menyelesaikan Ayo Berpikir
Kreatif.
Ayo berpikir kreatif Cobalah kalian menemukan cara lain untuk menyelesaikan
Contoh Soal 4.6 dan 4.7!
Cara lain dapat digunakan peserta didik untuk menyelesaikan contoh soal 4.6 dengan
menginegralkan fungsinya terlebih dahulu kemudian hasil dari integralnya diturunkan
terhadap x jika fungsi yang digunakan memiliki variabel x.
Cara lain dapat digunakan Contoh Soal 4.7 adalah dengan menginegralkan funsinya
bersama terlebih dahulu kemudian menyubstitusikan batas atas dan batas bawahnya.
Selanjutnya mengurangkan nilai substitusi batas atas dengan nilai substitusi dari
batas bawah.
 Pada kegiatan Ayo Mencoba, guru dapat menggukan bebberapa contoh seperti Contoh
Soal 4.6, 4.7, dan 4.8 untuk memahami Teorema Dasar Kalkulus I dan II. Guru membagi
peserta didik menjadi beberapa kelompok. Selanjutnya, setiap kelompok diberikan
soal Latihan Terbimbing 4.11 dan 4.12. Apabila jumlah kelompok yang dibentuk lebih
dari 2 kelompok, guru dapat menambahkan bentuk soal dengan mengadaptasi latihan
soal terbimbing. Setelah selesai mendiskusikan masalah, perwakilan kelompok dapat
mempresentasikan hasil diskusi.
 Pada kegiatan Ayo Mencoba, guru dapat menggukan bebberapa contoh seperti Contoh
Soal 4.9 untuk memmahami sifat integral dan teorema dasar kalkulus. Guru membagi
peserta didik menjadi beberapa kelompok. Selanjutnya, setiap kelompok diberikan
soal Latihan Terbimbing 4.13 dqn 4.14 Apabila jumlah kelompok yang dibentuk lebih
dari 2 kelompok, guru dapat menambahkan bentuk soal dengan mengadaptasi latihan
soal terbimbing. Setelah selesai mendiskusikan masalah, perwakilan kelompok dapat
mempresentasikan hasil diskusi.
 Peserta didik diarahkan untuk menyelesaikan kegiatan Ayo Berpikir Kreatif agar
peserta didik dapat mengembangkan diri dengan memberikan jawaban dengan cara
berbeda.
Ayo berpikir kreatif Dapatkah kalian menyelesaikan Latihan Soal Terbimbing
4.13 dan 4.14 dengan model jawaban yang lain?
 Guru menjelaskan tentang kemungkinan luas daerah yang dibatasi oleh kurva dalam
inegral yaitu:
b
- Luas daerah yang berada di atas sumbu X, L=∫ f ( x ) dx .
a
b
- Luas daerah yang terletak di bawah sumbu X, L=−∫ f ( x ) dx .
a
Nilai dari integralnya adalah negatif, karena luas merupakan bilangan positif maka
b
dikalikan dengan negatif, sehingga L=∫ f ( x ) dx .
a
b p b
- Luas antara dua kurva L=∫ f ( x ) dx=¿∫ f ( x ) dx=¿∫ f ( x ) dx . ¿ ¿
a a p
 Setelah menjelaskan, guru dapat menggunakan beberapa contoh seperti Contoh Soal
4.10 untuk memahami sifat integral khususnya sifat 4.14 selanjutnya, setiap kelompok
diberikan masalah seperti Latihan Soal Terbimbing 4.15 dan 4.16 Apabila jumlah
kelompok yang dibentuk lebih dari 2 kelompok, guru dapat menambahkan masalah
dengan mengadaptasi latihan soal terbimbing. Setelah selesai mendiskusikan masalah,
perwakilan kelompok dapat mempresentasikan hasil diskusi.
 Dalam kegiatan Ayao Mencoba, guru meminta peserta didik untuk menggunakan sifat
integral dari pelajaran untuk menyelesaikan masalah pada latihan 4.4
Penutup (10 Menit)
1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
Pertemuan Ke-2
Pendahuluan (10 Menit)
2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar
dan diakhiri dengan berdoa.
KEGIATAN PEMBELAJARAN
KURIKULUM MERDEKA

Nama Penyusun : Nova Anggelia Fitri, [Link] Kelas / Semester : XII/Genap


Satuan Pendidikan : SMAN 4 Padang Alokasi Waktu : 6 JP
Mata Pelajaran : Matematika (TL) Fase : F+
Elemen Mapel : Kalkulus

Pertemuan Ke-3
Pendahuluan (10 Menit)
1. Guru memberi salam, menyapa peserta didik (menanyakan kabar, Mengecek kehadiran dan
kesiapan peserta didik), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan atau bernyanyi (KSE
kesadaran diri)
2. Salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa dilanjutkan dengan penegasan oleh guru
tentang pentingnya berdoa sebelum memulai suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan
yang kuat terhadap kuasa Tuhan yang maha esa dalam memahami ilmu yang dipelajari (KSE
manajemen diri)
3. Guru bertanya kepada peserta didik tentang kondisi peserta didik Pada hari pagi hari ini dengan
memasangkan foto padamu dimeter yang terpasang di dinding (KSE kesadaran diri)
4. Guru mengajak peserta didik melakukan ice breaking untuk mengecek konsentrasi mereka (KSE
manajemen diri)
5. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari sebelumnya dan mengaitkan dengan materi yang
akan dipelajari
6. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dengan Menjelaskan kegiatan apa saja
yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik selama proses
pembelajaran
7. Guru memberikan motivasi dan membuat kesepakatan belajar bersama peserta didik (KSE
manajemen diri)
Kegiatan Penerapan Integral
Inti  Sebelum menyampaikan materi tentang penerapan inegral, guru diharapkan
(90 Menit) melakukan tes diagnostik kognitif terlebih dahulu untuk mengetahui capaian
kompetensi peserta didik sebelum memperoleh materi ini. Tes Diagnostik kognitif
dapat dilakukan dengan mengajikan pertanyaan tentang sifat-sifat integral tak tentu
dan integral tertentu.
 Guru membentuk kelompok yang terdiri dari 4-5 orang. Guru mengajak pesesrta didik
untuk bekerjasama dan berani menyampaikan pendapatnya. Selanjutnya, guru
mengingatkan kembali tentang kemungkinan luas daerah yang dibatsi oleh kurva pada
integral pada berbagai bidang seperti contoh soal 4.11 samapai 4.13 dan peserta didik
diarahkan untuk menyelesaikan Latihan Soal Terbimbing 4.17 – 4.20 setelah itu, setiap
kelompok diminta untuk menyelesaikan mengenai penerapan inegral lainnya.
 Pada aktivitas Ayo Mencoba disini, guru dapat mengarahkan peserta didik untuk
menggunakan sifat-sifat integral dan Teorema Dasar Kalkulus I dan II dalam
menyelesaikan soal penerapan yang ada pada latihan soal 4.5.
Penutup (10 Menit)
1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
2. Refleksi pencapaian siswa/formatif asesmen, dan refleksi guru untuk mengetahui ketercapaian
proses pembelajaran dan perbaikan.
3. Menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap semangat belajar
dan diakhiri dengan berdoa.
ASESMEN / PENILAIAN
KURIKULUM MERDEKA

Nama Penyusun : Nova Anggelia Fitri, [Link] Kelas / Semester : XII/Genap


Satuan Pendidikan : SMAN 4 Padang Alokasi Waktu : 6 JP
Mata Pelajaran : Matematika (TL) Fase : F+
Elemen Mapel : Kalkulus

A. ASESMEN/PENILAIAN

B. PENGAYAAN DAN REMEDIAL


1. Pengayaan
 Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai
kompetensi dasar (KD)
 Pengayaan dapat di tagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta
didik.
 Berdasakan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai ketuntasan belajar
diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan atau pendalaman materi.

2. Remedial
 Siswa diminta untuk menjawab secara lisan mengenai kegiatan pembelajaran hari ini. Guru
dapat memberikan skala 0–100 yang dapat dipilih siswa untuk menunjukkan pemahaman
mereka terhadap materi maupun aktivitas yang telah dilakukan.
REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
KURIKULUM MERDEKA

Nama Penyusun : Nova Anggelia Fitri, [Link] Kelas / Semester : XII/Genap


Satuan Pendidikan : SMAN 4 Padang Alokasi Waktu : 6 JP
Mata Pelajaran : Matematika (TL) Fase : F+
Elemen Mapel : Kalkulus

A. Refleksi Guru:
1. Apakah kegiatan pembelajaran berlangsung dengan baik?
2. Apa momen paling berkesan saat proses kegiatan pembelajaran?
3. Apa tantangan yang dihadapi saat proses kegiatan pembelajaran?
4. Bagaimana cara mengatasi tantangan tersebut?

B. Refleksi Peserta Didik:


1. Bagaimana yang menurutmu paling sulit di pelajaran ini?
2. Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?
3. Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk memahamai pelajaran ini?
4. Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1 samapi 5. Berapa bintang yang akan kamu
berikan?
5. Bagian mana dari pelajaran ini yang menurut kamu menyenangkan?
LAMPIRAN-LAMPIRAN
KURIKULUM MERDEKA

Nama Penyusun : Nova Anggelia Fitri, [Link] Kelas / Semester : XII/Genap


Satuan Pendidikan : SMAN 4 Padang Alokasi Waktu : 6 JP
Mata Pelajaran : Matematika (TL) Fase : F+
Elemen Mapel : Kalkulus

Lampiran 1 : Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas pembelajaran, yaitu:


Kelas/Semester : XII/ .......
Mata Pelajaran : .................................................................................
Hari/Tanggal : .................................................................................
Nama siswa : .................................................................................
Materi pembelajaran : .................................................................................
.................................................................................
.................................................................................

A. Uji Kompetensi
1. Diketahui fungsi f(x) =12 – x – x2 , sumbu X dan garis-garis x = – 3 dan x = 2.
a. Nyatakan ukuran dari luas sebagai suatu jumlahan Riemann dengan partisi yang sama!
b. Tentukan integral tentu dengan
c. Tentukan integral tentu dengan sifat-sifatnya!
4
2. Hitunglah ∫ |x +2|dx !
−1
a n
3. Tunjukkan bahwa ∫ f ( x ) dx= lim ∑ f ( x i ) ∆ x !
0 n→ ∞ i −1

[ ]
16 x
d
4. Carilah ∫ ∫ ( 2 √ t−1 ) dx !
dx 5
4
5. Seorang kolektor benda-benda seni membeli sebuah lukisan dari seorang seniman seharga Rp
dv
15.000.000,00. Nilai lukisan tersebut bertambah seiring waktu, sesuai dengan = 5t 2 +10t + 50.
dx
Dimana V adalah harga lukisan dalam rupiah yang diharapkan dari sebuah lukisan setelah t
dv
tahun pembelian. Jika berlaku untuk 6 tahun kemudian, tentukan harga dari lukisan tersebut
dx
empat tahun kemudian!
6. Sebuah tangki berbentuk kerucut dengan puncak ke arah bawah memiliki tinggi 10 m dan jari-
jarinya 4 m. Kerucut Tangki tersebut diisi air setinggi 8 m. Temukan usaha yang diperlukan
untuk mengosongkan tangki dengan memompa semua air ke bagian atas tangki! (Kerapatan air
adalah 1000 kg/m)!

Lampiran 2 : Bahan Bacaan Guru Dan Peserta Didik


A. Integral Tak Tentu
1. Definisi Integral Tak Tentu
Suatu fungsi f(x) disebut sebagai turunan dari suatu fungsi F(x). Jadi F(x) disebut anti turunan
dari f(x) pada suatu interval I jika untuk setiap nilai x di dalam I berlaku F'(x) = f(x).

Suatu proses mendapatkan dy/dx dari y atau fungsi F(x) disebut diferensial, dan proses untuk
dy
mendapatkan y atau fungsi F(x) dari disebut sebagai anti turunan atau integral.
dx
Pengintegralan fungsi f(x) terhadap x disimbolkan dengan ∫ f ( x ) dx=F ( x )+C . ∫f(x) dx disebut
sebagai integral tak tentu

2. Sifat-Sifat Integral Tak Tentu


Contoh Soal
Tentukan ∫x5 dx !

Alternatif Penyelesaian
1
∫ x 5 dx= 5+1 x 5+1 +C . (Sifat 4.2)
1
∫ x 5 dx= 6 x 6 +C .
B. Integral Tentu
1. Jumlahan Riemann
Contoh Soal
Misalkan diketahui suatu fungsi f(x) = x pada interval [0,7]. Tentukan Jumlahan Riemann
dengan mempartisi menjadi 7 sub interval sama panjang dan titik wakilnya menggunakan titik
ujung kiri tiap sub interval!

Alternatif Penyelesaian:
Kita dapat melihat grafik fungsi seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4.5 sehingga kita dapat
membagi interval [0,7] menjadi tujuh sub-interval dan menentukan jumlah Riemann dari
fungsi f(x) = x.

7−0
Karena lebar sub interval sama, berarti ∆ x= =1 untuk setiap i=1,2,…..,7. Jadi jumlah
7
Riemann dari f ( x )=x pada interval [0,7] dengan 7 sub interval adalah

2. Integral Tentu
Contoh Soal
7
Misalkan untuk fungsi f(x) = x, tentukan integral tentu dari f(x) pada interval [0,7] atau ∮ x dx
0

Alternatif Penyelesaian:
Untuk menentukan integral tentu dari fungsi f(x) = x, dalam interval [0,7], hal pertama yang
harus dilakukan adalah menentukan Jumlahan Riemann dari fungsi f(x) = x dengan n
subinterval pada interval [0,7].

Dengan demikian perlu ditentukan sebagai berikut.


a. Panjang masing-masing sub interval.
Interval yang diketahui adalah [0, 7] dan dipartisi menjadi bagian yang sama, maka
7−0 7
= untuk setiap i = 1,2,3,…,n.
n n
b. Titik wakil pada masing-masing subinterval ( x i).
Perhatikan batas paling kiri. Batas paling kiri pada latihan ini adalah 0 dan batas paling kanan
adalah 7, maka

7 7i
Sehingga setiap fungsi dapat di wakilkan oleh f ( x i ) =i. = . Dengan demikian jumlah
n n
Riemann adalah :
n

∑ f ( x i ) ∆ xi =f ( x 1 ) ∆ x 1+ f ( x 2 ) ∆ x2 +…+ f ( x n ) ∆ x n.
i=1
Karena ∆ x sama, maka menjadi :
n n

∑ f ( x i ) ∆ xi =∑ f ( x i ) ∆ x .
i=1 i=1
a
Karena lim f ( x i ) ∆ x i disebut integral tentu pada interval [0, a] dan di tulis ∫ f ( x ) dx , maka
n→∞
0

7
Jadi integral tentu dari f ( x )=x , pada interval [0,7] atau ∫ x dx adalah
0
7 n
49
∫ x dx=lim
n→∞
∑ f ( xi ) ∆ x= .
2
0 i=1

3. Sifat-Sifat Integral Tentu


Sifat 4.9 a
Jika fungsi f dapat diintegralkan pada interval tertutup [a,b], maka ∫ f ( x ) dx=0
a
Sifat Jika fungsi f dapat diintegralkan pada interval tertutup [a,b], maka
4.10 b a

∫ f ( x ) dx=−∫ f ( x ) dx
a b
Sifat Jika fungsi f dapat diintegralkan pada interval tertutup [a,b], dan jika k sebarang
4.11 b b
konstanta, maka ∫ [ kf ( x ) ] dx=k ∫ f ¿ ¿ ¿
a a
Sifat Jika fungsi f dan g dapat diintegralkan pada [a,b], maka f + g dapat di integralkan
4.12 pada [a, b] sehingga

Sifat Jika fungsi f dan g dapat diintegralkan pada [a,b], maka f + g dapat di integralkan
4.13 pada [a, b] sehingga
Sifat Jika fungsi f dapat di integralkan pada interval tertutup ayng memuat tiga buah
4.14 bilangan a, b, dan c, maka nilainya tidak tergantung pada urutan a,b, dan c.
b b b

∫ f ( x ) dx=∫ f ( x ) dx +∫ g ( x ) dx
a a a

a. Teorema Dasar Kalkulus


Teorema Dasar Kalkulus I
Misalkan fungsi f kontinu pada selang tertutup [a,b] dan misalkan x sembarang bilangan
x
di dalam [a,b]. Jika fungsi F adalah fungsi yang didefinisikan oleh F ( x )=∫ f ( x ) dx maka
a
'
f ( x )=f ( x)

C. Pembuktian Teorema Dasar Kalkulus I


Contoh Soal

Alternatif Penyelesaian:
Berdasarkan Teorema Dasar Kalkulus I,

Teorema Dasar Kalkulus II


Misalkan fungsi f kontinu pada selang tertutup [a,b] dan misalkan F suatu fungsi sedemikian hingga
b
F'(x) = f(x). Untuk semua x di dalam [a,b], maka ∫ f ( x ) dx=F ( b ) −F (a)
a

Contoh Soal
3
Tentukan ∫ x dx !
2

Alternatif Penyelesaian:

D. Penerapan Integral
1. Luas Bidang Datar
Contoh Soal
Tentukan luas daerah di kuadran pertama yang dibatasi f(x) = x √ x 2+5❑ X dan garis x = 2!

Alternatif Penyelesaian:
Pertama yang harus kalian dilakukan adalah menggambarkan grafik fungsinya terlebih dahulu.
Mari kita amati grafiknya berikut.
Jika kita perhatikan maka terdapat interval tertutup yaitu [0,2]. Lebar persegi ke-i yang
terbentuk adalah ∆xi dan tingginya adalah xi xi2 + 5. Jumlah ukuran luas dari n buah persegi
panjang adalah xi xi2 + 5∆xi . Misalkan A adalah luas daerah itu, Maka

1
Jadi luas daerahnya (27−5 √ 5) satuan luas.
3

2. Dalam Bidang Ekonomi dan Bisnis


Contoh Soal
Bidang ekonomi dan bisnis juga dapat menerapkan prinsip integral. Bayangkan tentang
penjualan telepon seluler merek A selama lima tahun pertama setelah diluncurkan. Terjualnya
telepon seluler disimbolkan dengan y buah setiap tahun dan x tahun, lalu sejak produksi
pertama diperkenalkan dapat dituliskan dalam bentuk y = 3000 √ x + 1000 ; 0 ≤ x ≤ 5.
Berapakah jumlah penjualan selama 4 tahun pertama!

Alternatif Penyelesaian:

Perhatikan Gambar 4.12 di samping. Jika kalian perhatikan maka terdapat interval tertutup
yaitu [0,4]. Lebar persegi ke-i yang terbentuk adalah ∆x i dan tingginya adalah 3000 xi +1000.
Jumlah ukuran luas dari n buah persegi panjang adalah (3000 xi +1000 )∆xi . Jika S buah barang
terjual selama 4 tahun pertama, maka

Jadi selama4 tahunpertama terjual 20.000 buah telepon

3. Dalam Fisika
Contoh Soal
Ketika sebuah partikel terletak pada a dengan jarak x meter dari titik asal, gaya (x2 +2x) N
bertindak di atasnya. Berapa usaha yang dilakukan untuk memindahkannya dari x = 1 ke x =
3?

Alternatif Penyelesaian:
50
Jadi usaha yang dilakukan untuk memindahkannya dari x = 1 ke x = 3 adalah Joule.
3

Lampiran 3 : Glosarium
Anti Turunan, Integral Parsial, Luas Bidang Datar

Lampiran 4 : Daftar Pustaka


 Wikan Budi Utami, dkk, 2022. Buku Panduan Guru Matematika Tingkat Lanjut untuk SMA Kelas XII.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
 Wikan Budi Utami, dkk, 2022. Matematika Tingkat Lanjut untuk SMA/MA Kelas XII. Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
 Youtube, Google.
 Buku lain yang relevan.

Anda mungkin juga menyukai