0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Bab Ii

Dokumen ini membahas nilai dan etika Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bima, termasuk visi, misi, dan tujuan pembangunan daerah untuk periode 2018-2023. Terdapat program unggulan seperti pembangunan agama, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, serta rencana strategis dan tugas pokok fungsi PPPK di OPD. Pembagian tugas di SDN 40 Lewirato Kota Bima disesuaikan dengan kapabilitas guru untuk meningkatkan efektivitas pengajaran.

Diunggah oleh

nofiafrianti90
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan7 halaman

Bab Ii

Dokumen ini membahas nilai dan etika Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bima, termasuk visi, misi, dan tujuan pembangunan daerah untuk periode 2018-2023. Terdapat program unggulan seperti pembangunan agama, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, serta rencana strategis dan tugas pokok fungsi PPPK di OPD. Pembagian tugas di SDN 40 Lewirato Kota Bima disesuaikan dengan kapabilitas guru untuk meningkatkan efektivitas pengajaran.

Diunggah oleh

nofiafrianti90
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

NILAI DAN ETIKA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH (OPD)

PEMERINTAH KOTA BIMA

2.1. Visi, Misi, dan Tujuan Kota Bima.

Visi pembangunan daerah Kota Bima tahun 2018-2023

adalah:

”Mewujudkan Kota Bima yang Berkualitas dan Setara Menuju

Masyarakat yang Maju dan Mandiri”

Misi:

 Mewujudkan masyarakat berkualitas yang berdaya saing;

 Mewujudkan masyarakat sejahtera melalui pemerataan

pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat yang

berbasis pengembangan produk unggulan;

 Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik yang

sungguh-sungguh bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme

serta meningkatkan nilai-nilai efektif, efisien, transparansi,

akuntabilitas dan partisipatif;

 Mewujudkan lingkungan yang berkualitas dan ramah, melalui

penyediaan infrastruktur pendukung perkotaan yang

terintegrasi dengan pengurangan resiko bencana; serta

 Mewujudkan masyarakat yang berkarakter dan agamais.


2.2. Program Unggulan Kota Bima

a. Pembangunan Agama

b. Pembangunan Pendidikan

c. Pembangunan Kesehatan

d. Pembangunan Ekonomi

2.3. Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah

(OPD)

Strategi penerapan kurikulum dan problematikanya di

sekolah SDN 40 Lewirato Kota Bima.

2.4. Susunan Organisasi Tata Kerja Organisasi Perangkat

Daerah (OPD)
2.5. Tugas Pokok dan Fungsi PPPK di Organisasi

perangkat Daerah (OPD)

Tugas pokok dan fungsi guru berdasarkan

Permendikbud nomor 15 Tahun 2018 sebenarnya mengatur

tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dalam 12 minggu

adalah 40 jam terdiri dari 37.5 jam efektif dan 2.5 jam

istirahat. Selanjutnya dalam pasal 3 ayat (1) merinci

kegiatan-kegiatan pokok yang perlu dilakukan guru dalam

melaksanakan beban kerja selama 37, 5 (tiga puluh tujuh

koma lima) sebagai jam kerja efektif yaitu;

a. Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan

b. Pengkajian kurikulum, pengkajian PROTA PROSEM,

Silabus, RPP

c. Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan; sesuai

dengan Permendikbud No.15 tahun 2018 pasal 4 ayat 2

RPP dan pasal 3 ayat 2 (jumlah jam mengajar bimbingan

24-40 JP)

d. Kegiatan intrakulikuler (KBM efektif)

e. Kegiatan kolikuler (wawancara, observasi dalam

pembelajaran)

f. Kegiatan ekatrskulikuler (olahraga, PMR, Pramuka,

Paskibra)
g. Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan;

assessment of learning (mengukur pencapaian hasil

belajar setelah pembelajaran berlangsung seperti UN,

UAS, tes Sumatif. Assessment for learning (penilaian

proses pada saat berlangsung utk memantau kemajuan

belajarm remedial, umpan baik, simpulan contoh seperti

menilai kuis, presentasi, laporan pengembangan).

Assessment as learning (penilaian berlangsung

melibatkan peserta didik seperti menentukan kriteria,

aspek yg dinilai seperti cara menilai efektivitas

belajarnya menggunakan penilaian diri, penilaian teman

sebaya bagi siswa).

h. Mendidik, membimbing dan melatih peserta didik.

Mendidik dari segi isi, mendidik berkaitan dengan

pembentukan kesadaran moral dan kepribadian.

Mendidik dilihat sebagai proses berkaitan dengan

membangun motivasi untuk belajar, berpartisipasi

membentuk masyarakat yang baik dan kemauan

mengikuti ketentuan atau tata tertib yang menjadi

kesepakatan bersama.

i. Membimbing sangat erat dengan norma dan tata tertib

misalnya memberikan perhatian dan pendampingan

saat siswa sedang proses menghayati suatu nilai-


nilai. Membimbing dari sisi strategi dan metode lebih

berupa pemberian motivasi dan melakukan

pembinaan. Guru selalu siap menjadi pendamping bagi

peserta didik selama siswa melaksanakan tindak belajar.

j. Melatih dilihat dari isinya berupa keterampilan atau

kecakapan hidup (life skills). Seorang pelatih pada

prosesnya selalu memberikan contoh atau menjadi

model dan teladan dalam hal moral dan kepribadian.

Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada

pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja

guru.

Tugas tambahan yang melekat pada tugas pokok sesuai

dengan beban kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat

(1) meliputi:

a. Wakil kepala satuan pendidikan atau wakil kepala

sekolah;

b. Ketua program keahlian satuan pendidikan;

c. Kepala perpustakaan satuan pendidikan;

d. Kepala laboratorium, bengkel, atau unit

produksi/teaching factory satuan pendidikan;


e. Pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang

menyelenggarakan pendidikan inklusif atau pendidikan

terpadu;

f. Menjadi wali kelas;

g. Pembina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ;

h. Pembina ekstrakurikuler;

i. Koordinator Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

(PKB)/Penilaian Kinerja Guru (PKG) atau koordinator

Bursa Kerja Khusus (BKK) pada SMK;

j. Guru piket;

k. Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-

P1);

l. Penilai kinerja Guru;

m. Pengurus organisasi/asosiasi profesi Guru;

n. Dan/atau tutor pada pendidikan jarak jauh pendidikan

dasar dan pendidikan menengah.

Berdasarkan observasi di lingkungan SDN 40 Lewirato Kota

Bima, pembagian tugas mengajar telah disesuaikan dengan

kapabilitas sehingga beban pembagian tugas dirasa lebih efektif.

Pembagian tugas wakasek kurikulum, kesiswaan, humas, sarana

prasana serta Litbang terisi secara komposisi seimbang antara

guru muda dan guru senior dengan berbagai pertimbangan

atasan.

Anda mungkin juga menyukai