0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan13 halaman

Modul 1

Modul ajar ini bertujuan untuk mengenalkan teks laporan hasil observasi kepada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Telaga Biru. Peserta didik diharapkan dapat memahami, menganalisis, dan menyampaikan informasi dari teks tersebut melalui berbagai aktivitas belajar, termasuk membaca, berdiskusi, dan menulis. Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang beragam, termasuk tatap muka dan pembelajaran jarak jauh, serta melibatkan refleksi dan penilaian untuk memetakan kemampuan siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan13 halaman

Modul 1

Modul ajar ini bertujuan untuk mengenalkan teks laporan hasil observasi kepada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Telaga Biru. Peserta didik diharapkan dapat memahami, menganalisis, dan menyampaikan informasi dari teks tersebut melalui berbagai aktivitas belajar, termasuk membaca, berdiskusi, dan menulis. Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang beragam, termasuk tatap muka dan pembelajaran jarak jauh, serta melibatkan refleksi dan penilaian untuk memetakan kemampuan siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR 1 : MENGENAL TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

INFORMASI UMUM
IDENTITAS SEKOLAH
Penulis Modul Sri Satria Dangkua, [Link]
Kelas /Fase VIII / D
Sekolah SMP Negeri 1 Telaga Biru
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Materi Mengenal Teks Laporan Hasil Observasi
Alokasi Waktu 6 x 40 Menit
ELEMEN CAPAIAN PEMBELAJARAN
Menyimak Peserta didik mampu menganalisis dan
memaknai informasi berupa gagasan, pikiran,
perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang
tepat dari berbagai jenis teks (nonfiksi dan
fiksi) audiovisual dan aural dalam bentuk
monolog, dialog, dan gelar wicara. Peserta
didik mampu mengeksplorasi dan
mengevaluasi berbagai informasi dari topik
aktual yang didengar
Membaca dan Memirsa Peserta didik memahami informasi berupa
gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau
pesan dari berbagai jenis teks misalnya teks
deskripsi, narasi, puisi, eksplanasi dan
eksposisi dari teks visual dan audiovisual
untuk menemukan makna yang tersurat dan
tersirat. Peserta didik menginterpretasikan
informasi untuk mengungkapkan simpati,
kepedulian, empati atau pendapat pro dan
kontra dari teks visual dan audiovisual.
Peserta didik menggunakan sumber informasi
lain untuk menilai akurasi dan kualitas data
serta membandingkan informasi pada teks.
Peserta didik mampu mengeksplorasi dan
mengevaluasi berbagai topik aktual yang
dibaca dan dipirsa.

Berbicara dan Mempresentasikan Peserta didik mampu menyampaikan gagasan,


pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk
tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah,
dan pemberian solusi secara lisan dalam
bentuk monolog dan dialog logis, kritis, dan
kreatif. Peserta didik mampu menggunakan
dan memaknai kosakata baru yang memiliki
makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk
berbicara dan menyajikan gagasannya. Peserta
didik mampu menggunakan ungkapan sesuai
dengan norma kesopanan dalam
berkomunikasi. Peserta didik mampu
berdiskusi secara aktif, kontributif, efektif, dan
santun. Peserta didik mampu menuturkan dan
menyajikan ungkapan simpati, empati, peduli,
perasaan, dan penghargaan dalam bentuk teks
informatif dan fiksi melalui teks multimoda.
Peserta didik mampu mengungkapkan dan
mempresentasikan berbagai topik aktual
secara kritis.

Menulis Peserta didik mampu menulis gagasan,


pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis
untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan
kreatif. Peserta didik juga menuliskan hasil
penelitian menggunakan metodologi sederhana
dengan mengutip sumber rujukan secara etis.
Menyampaikan ungkapan rasa simpati,
empati, peduli, dan pendapat pro/kontra
secara etis dalam memberikan penghargaan
secara tertulis dalam teks multimodal. Peserta
didik mampu menggunakan dan
mengembangkan kosakata baru yang memiliki
makna denotatif, konotatif, dan kiasan untuk
menulis. Peserta didik menyampaikan tulisan
berdasarkan fakta, pengalaman, dan imajinasi
secara indah dan menarik dalam bentuk prosa
dan puisi dengan penggunaan kosa kata secara
kreatif.

KOMPETENSI AWAL
Kompetensi awal yang harus dimiliki oleh peserta didik sebelum mempelajari topik ini adalah
kemampuan dan pemahaman mengenai teks laporan hasil obsrvasi.
PROFIL PELAJAR PANCASILA
 Mandiri
 Bernalar kritis
 Kreatif.

SARANA DAN PRASARANA

Sarana prasarana dan media


Sarana/prasarana/dan media yang relevan atau sesuai kebutuhan pembelajaran. Bentuknya
disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Gambar, kliping artikel hasil observasi di media
massa, dan rekaman video sebuah objek, bisa menjadi media pembelajaran yang menarik.

TARGET PESERTA DIDIK

 Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan
memahami materi ajar.
 Peserta didik dengan kesulitan belajar: memiliki gaya belajar yang terbatas hanya
satu gaya misalnya dengan audio. Memiliki kesulitan dengan bahasa dan pemahaman
materi ajar, kurang percaya diri, kesulitan berkonsentrasi jangka panjang, dsb.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat,
mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki
keterampilan memimpin.

MODEL PEMBELAJARAN

Model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan
blended learning.

KOMPONEN INTI

TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran :


 Peserta didik memahami observasi sebagai kata kunci dari sebuah teks laporan hasil
observasi.
 Peserta didik bisa menjelaskan, bahwa informasi dalam sebuah teks laporan hasil
observasi didapatkan melalui hasil pengamatan. Dengan demikian, informasi tersebut
benar dan nyata adanya.
 Peserta didik juga bisa menyebutkan informasi yang ditemukan dalam sebuah teks
laporan hasil observasi.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Guru dapat mengajak peserta didik mengingat objek-objek mengesankan yang pernah
mereka lihat dan menanyakan hal-hal penting yang mereka ingat dari objek tersebut. Guru
juga dapat memancing peserta didik dengan menyebutkan pengalaman guru sendiri saat
menemukan sebuah objek yang menarik. Guru dapat menjelaskan rincian objek tersebut,
seperti bentuk, sifat, atau perilakunya. Guru memberikan pemahaman bahwa mereka dapat
menjelaskan peristiwa tersebut secara rinci karena sudah melakukan pengamatan atau
observasi.

PERTANYAAN PEMANTIK

Gambar yang ada di permulaan Bab I Buku Siswa dapat digunakan sebagai objek
pengamatan. Guru bisa meminta peserta didik untuk mengamati gambar tersebut. Setelah
peserta didik melakukan pengamatan, Guru bisa mengajukan pertanyaan pemantik diskusi.
Dua pertanyaan dalam kotak berikut adalah pertanyaan alternatif yang bisa diberikan
kepada peserta didik. Guru bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan lain yang relevan.
1. Seperti apa situasi dalam bus kota tersebut?
2. Dapatkah kalian menyimpulkan siapa saja penumpang bus kota itu berdasarkan ciri
fisik mereka?
Selanjutnya, guru mulai masuk ke materi berdasarkan jawaban-jawaban peserta didik.
MATERI PEMBELAJARAN

Materi pembelajaran dititik beratkan pada teks laporan hasil observasi dan informasi yang
ada di dalamnya. Agar peserta didik lebih memahami informasi dalam teks LHO, guru bisa
mengajak peserta didik menandai informasi-informasi penting di dalamnya.

METODE PEMBELAJARAN

Guru meminta peserta didik menuliskan pengalaman pribadi mereka saat menaiki
kendaraan umum secara mandiri, lalu meminta mereka menulis jawaban dalam tabel
seperti yang ada di Buku Siswa berikut.
Tabel 1.2 Pengalaman Naik Kendaraan

Kendaraan Umum yang


Perilaku Penumpang
Pernah Ditumpangi

a. Kesalahan umum yang mungkin terjadi


Saat mempelajari subbab ini, kesalahan umum yang mungkin terjadi adalah peserta
didik memasukkan pendapatnya saat melakukan sebuah pengamatan. Guru dapat
membimbing peserta didik untuk menulis hasil pengamatan sesuai dengan keadaan
sebenarnya tanpa memasukkan pendapat peserta didik mengenai keadaan tersebut.
b. Panduan penanganan pembelajaran peserta didik
a. Peserta didik yang mengalami kesulitan belajar Beberapa peserta didik mungkin
perlu berpikir lebih keras untuk menjawab pertanyaan di Tabel 1.1 Informasi Teks
“Penumpang Bus Kota” di Buku Siswa. Guru dapat membantu mereka dengan
menandai informasi tentang peristiwa yang ada di dalam teks. Peserta didik dapat
melihat apakah peristiwa itu dinyatakan dalam tabel atau tidak.
b. Peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi Beberapa peserta didik
mungkin memiliki kecepatan belajar yang lebih tinggi dari peserta didik lainnya.
Guru dapat memberi mereka kesempatan yang lebih banyak untuk memandu
teman-temannya memahami pelajaran. Kegiatan alternatif untuk peserta didik
seperti ini adalah memandu diskusi dan melakukan presentasi.
c. Keberagaman karakter peserta didik Guru bisa mengatur peserta didik dengan
berbagai latar belakang, karakter, dan kemampuan, duduk satu kelompok, dengan
memperhatikan situasi dan kondisi.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Dalam kehidupan sehari-hari, kalian pasti menemukan banyak peristiwa. Beberapa di


antara peristiwa itu mungkin menarik perhatian sehingga kalian ingin mengamati lebih
dekat. Terkadang dari menyaksikan peristiwa itu muncul keinginan mencatat. Hal itu bagus
supaya kalian dapat terus mengingatnya. Tindakan mengamati berbagai peristiwa, keadaan,
dan benda-benda di sekitar disebut observasi. Tulisan yang dibuat berdasarkan hasil
pengamatan atau tulisan yang mengemukakan fakta-fakta yang diperoleh melalui
pengamatan disebut dengan laporan hasil observasi.
Beberapa peristiwa dalam kehidupan sehari-hari mungkin menarik untuk diamati, misalnya
pawai sepeda hias, konvoi kendaraan bermotor, kegiatan bongkar muat pelabuhan, dan
suasana di terminal.
Lihatlah gambar pada halaman sebelumnya. Gambar itu menunjukkan sebuah situasi
yang ada di dalam bus kota. Amatilah suasana yang ada dalam gambar. Selanjutnya,
diskusikan pertanyaan berikut ini bersama guru dan teman-teman!
1. Seperti apa situasi dalam bus kota itu?
2. Siapa sajakah penumpang bus kota tersebut? Dapatkah kalian menyimpulkannya
berdasarkan pakaian yang mereka kenakan?
3. Adakah peristiwa menarik yang kalian lihat pada gambar itu ?
Tahapan Kegiatan Aktivitas Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan  Guru membuka Peserta Didik dengan menyampaikan salam
(10 Menit) dan menanyakan kondisi peserta didik
 Peserta didik melakukan doa sebelum belajar (meminta seorang
peserta didik untuk memimpin doa)
 Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta
didik untuk mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan
pembelajaran (kesadaran diri, manajemen diri)
 Guru meminta murid untuk menuliskan perasaan pada kertas
kemudian menempelkan di karton lingkaran hati (kesadaran
diri)
 Guru mengingatkan kembali dengan keyakinan kelas yang
telah disepakati (kesadaran diri)
 Pembiasaan membaca/ menulis/ mendengarkan/
berbicaraselama 15-20 menit materi non pelajaran seperti tokoh
dunia, kesehatan, kebersihan, makanan/minuman sehat ,cerita
inspirasi dan motivasi.
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

Kegiatan Inti  Sebelum memulai pembelajaran, guru bersama murid


mengambil jeda secara fisik dan mental dengan latihan STOP
(Stop, Take A Breath, Observe, Proceed) (Manajemen diri)
 Pada materi ini ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan,
yakni membaca, menandai informasi dalam teks “Penumpang
Bus Kota”, mencermati informasi dalam tabel, dan berdiskusi.
A. Dalam kegiatan membaca teks “Penumpang Bus Kota”,
guru bias mengembangkan kemampuan peserta didik
membaca efektif dengan strategi berikut.
Sebelum Membaca:
Guru bisa meminta peserta didik duduk berkelompok.
Ajaklah mereka melakukan prediksi bacaan dengan cara
mengamati gambar yang ada di awal Bab 1 Buku Siswa.
Guru bisa mengajukan pertanyaan untuk membantu peserta
didik memprediksi.
Dengan mengajak peserta didik melakukan prediksi,
Guru membantu peserta didik untuk masuk ke dalam teks
yang akan dipelajari.
Selama Membaca:
Guru bisa meminta peserta didik untuk melakukan anotasi,
yaitu menandai kosa kata, frasa, dan kalimat yang kurang
mereka pahami.
Guru juga bisa meminta peserta didik untuk menandai
informasi penting yang ada dalam teks. Informasi yang
ditandai adalah informasi yang didapatkan dari observasi
atau pengamatan. Dalam kegiatan ini, guru juga bisa
menjelaskan makna kata atau frasa yang tidak dipahami
peserta didik.
Setelah Membaca:
Guru meminta peserta didik mencermati informasi di dalam
teks, dengan cara menandai informasi dalam Tabel
Informasi Teks “Penumpang Bus Kota”.
B. Kegiatan diskusi kelompok dilakukan untuk membuat
peserta didik belajar menjelaskan informasi yang mereka
dapat dari hasil pengamatan. Mintalah mereka
menceritakan pengalaman mereka saat menaiki transportasi
publik (topik diskusi nomor 1 dan 2 di Buku Siswa), lalu
mintalah mereka mempresentasikan hasil diskusi tersebut
di depan kelas.

Kegiatan Penutup  Menyimpulkan pembelajaran bahwa dengan meminta siswa


untuk mengungkapkan pendapatnya terkait dengan materi
pembelajaran yang telah dilaksanakan.
 Guru Bersama siswa menutup kegiatan dengan doa dan salam.

REFLEKSI

Kegiatan refleksi pada subbab ini bertujuan untuk memetakan kemampuan peserta didik
kelas VIII di awal tahun ajaran sebagai masukan bagi guru untuk merumuskan strategi
pembelajaran pada kegiatan berikutnya.
Pada subbab ini guru melakukan penilaian formatif untuk memetakan kemampuan
peserta didik dalam:
a. mengembangkan pemahaman terhadap kata-kata yang jarang muncul dengan cara
menemukan maknanya pada kamus secara mandiri,
b. menunjukkan secara tepat informasi yang didapat melalui sebuah observasi di dalam
teks LHO,
c. menjelaskan informasi yang didapat dari kegiatan mengobservasi sebuah objek, tanpa
memasukkan opini peserta didik ke dalamnya.
Tabel berikut bisa digunakan untuk melakukan pemetaan kemampuan peserta didik.

Menunjukkan Menjelaskan
Nama Mengenali Arti
Informasi Informasi yang
No. Peserta Kosakata pada
dalam Teks Didapat dari
Didik Kamus
LHO Hasil Observasi

1. Haidar

2. Nusaybah

3.

4.

dst

1: kurang 2: cukup 3: baik 4: sangat baik


Tabel pemetaan ini menjadi pedoman bagi guru saat merancang strategi pembelajaran di
pertemuan berikut. Peserta didik yang belum memenuhi Tujuan Pembelajaran bisa
mendapatkan bimbingan secara khusus.

ASESMEN PENILAIAN

Guru bisa melakukan penilaian berdasarkan tabel berikut. Skor yang diberikan guru
bertujuan untuk melihat sejauh mana efektivitas pembelajaran. Peserta didik yang
memiliki skor kurang perlu mendapat strategi pembelajaran baru sesuai kondisi dan
situasi. Metode belajar berkelompok dan aneka kegiatan perancah perlu dilakukan agar
peserta didik mencapai Tujuan Pembelajaran.
Tabel 1.4 Metode Penilaian

Mengidentifikasi
Informasi yang
Berisi/Tidak
Menunjukkan
Menjelaskan Berisi Opini
Kalimat
Nama Informasi yang dalam Diskusi
Informasi yang
No. Peserta Didapat dari Kelompok
Benar di
Didik Hasil tentang
Dalam Tabel
Observasi Pengalaman
1.1
Menaiki
Transportasi
Publik

1. Haidar

2. Nusaybah

3.

4.

dst

Skor: 50-100 untuk setiap butir penilaian


Kunci jawaban
Dalam Buku Siswa, terdapat soal berupa tabel yang mesti dicentang peserta didik.
Pengerjaan tabel tersebut bertujuan untuk melatih peserta didik menemukan informasi
yang ada di dalam teks. Berikut ini adalah tabel jawaban untuk soal menemukan
informasi tersebut.
Tabel 1.5 Informasi Teks “Penumpang Bus Kota”

Tidak
Informasi Ada
Ada
Bus kota mengangkut beragam penumpang, yaitu 
anak sekolah, pegawai kantor, dan masyarakat
umum lainnya

Seorang siswa berseragam SMP berdiri tepat di 


belakang sopir.

Ada seorang ibu yang berdiri dengan membawa 


dua anak balita.

Seorang laki-laki penyandang disabilitas mendapat 


tempat duduk.

Para penumpang tidak bicara satu sama lain. 


Penumpang prioritas didahulukan untuk mendapat 
tempat duduk di dalam transportasi umum.

KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Pengayaan
Pengayaan diberikan kepada siswa yang mendapat kriteria paham dalam materi ini
dengan kegiatan pemberian materi lanjutan.
Remedial
Remedial diberikan kepada siswa yang mendapat kriteria paham sebagian dan tidak
paham dengan kegiatan mengulang pembelajaran di luar jam pelajaran.

LAMPIRAN

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Nama :
Kelas :
Petunjuk!

Kalian sudah membaca teks “Penumpang Bus Kota”. Dalam tabel berikut terdapat
beberapa kalimat informasi. Cermatilah ada/tidaknya informasi tersebut di dalam teks,
kemudian centanglah kolom yang sesuai!
Tabel 1.1 Informasi Teks “Penumpang Bus Kota”

Tidak
Informasi Ada
Ada

Bus kota mengangkut beragam penumpang, yaitu


anak sekolah, pegawai kantor, dan masyarakat
umum lainnya

Seorang siswa berseragam SMP berdiri tepat di


belakang sopir.

Ada seorang ibu yang berdiri dengan membawa


dua anak balita.

Seorang laki-laki penyandang disabilitas mendapat


tempat duduk.

Para penumpang tidak bicara satu sama lain.

Penumpang prioritas didahulukan untuk mendapat


tempat duduk di dalam transportasi umum.

Teks laporan hasil observasi memiliki sifat objektif, yaitu memaparkan suatu keadaan
tanpa dipengaruhi pendapat penulis. Kalian dapat melihat contoh kalimatnya dalam teks
“Penumpang Bus Kota”.
1. Seorang peserta didik berseragam SMP duduk tepat di belakang sopir.
2. Seorang laki-laki berumur sekitar 50 tahun dan mengenakan kemeja biru sedang
berbicara melalui handphone. Tepat di depan peserta didik berseragam SMP itu,
seorang ibu lain duduk sembari memangku anak balitanya.
Ayo berlatih mengenali kalimat yang bersifat objektif dan subjektif. Perhatikan
kalimat-kalimat dalam tabel berikut! Selanjutnya, berilah tanda centang pada kolom yang
sesuai dengan jenis kalimat tersebut: termasuk objektif atau subjektif! Ingat, ciri-ciri
kalimat objektif adalah tidak dipengaruhi pendapat pribadi penulisnya, sedangkan
kalimat subjektif dipengaruhi pendapat pribadi penulis dan menggunakan bahasa yang
emotif atau memancing emosi.
Kalimat objektif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. berisi fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya,
2. tidak dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi,
3. menyampaikan informasi yang sebenarnya sesuai dengan fakta atau kenyataan yang
ada tanpa ditambah dan dikurangi, dan
4. tidak menggunakan kata-kata yang subjektif dan emotif atau kata yang menyebabkan
orang emosi, marah, sedih, dan ragu-ragu, seperti kata sangat, sekali, luar biasa, kira-
kira, mungkin, dan barangkali.
Sekarang, silakan centang kolom berikut ini sesuai dengan jenis kalimatnya.

Tidak
Informasi Ada
Ada

Pukul 07.00 WIB bus kota nomor 17 melaju di


sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Sopir mengendarai bus sangat kencang tanpa


memedulikan keselamatan penumpang.

Penumpang difabel itu menyandarkan kruknya di


kursi.

Ia mengenakan kemeja berwarna biru.

Di dalam bus ini, mungkin tidak ada satu pun


penumpang yang peduli pada keselamatan orang
lain.

Kendaraan Umum yang Pernah


Perilaku Penumpang
Ditumpangi
BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK

 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia,


2021, Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VIII, Penulis:
Maya Lestari Gusfitri, Elly Delfia, ISBN: 978-602-244-623-1.
 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia,
2021, Bahasa Indonesia untuk Siswa SMP Kelas VIII, Penulis: Maya Lestari
Gusfitri, Elly Delfia, ISBN: 978-602-244-622-4.

DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia,


2021, Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMP Kelas VIII, Penulis:
Maya Lestari Gusfitri, Elly Delfia, ISBN: 978-602-244-623-1.

Mengetahui, Telaga Biru, Juli 2023


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran,
Abbas Radjak Saini, [Link] Sri Satria Dangkua, [Link]
NIP. 19720817 200801 1 030 NIP. 196411262014082001

Anda mungkin juga menyukai