Gambaran DISNAKERTRANSDUK Jatim
Gambaran DISNAKERTRANSDUK Jatim
A
salah satunya adalah Bagian Pengawasan Ketenagakerjaan. Kantor
AY
DISNAKERTRANSDUK ini terletak di [Link] Menanggal 124-126 Surabaya.
Salah satu tugas dari Bagian Pengawasan Ketenagakerjaan yakni mengawasi
kesejahteraan karyawan yang terdaftar pada perusahaan bersangkutan dalam hal
kesehatan, keselamatan dan norma-norma (hak-hak karyawan).
AB
DISNAKERTRANSDUK Provinsi Jawa Timur dibagi menjadi delapan
bidang yaitu Bidang Sekretariat, Bidang Pelatihan dan Produktifitas, Bidang
Penempatan Tenaga Kerja, Bidang Hubungan Industri dan Syarat Kerja, Bidang
Pengawasan Ketenagakerjaan,
R
Bidang Kependudukan, Bidang Mobilitas
Penduduk, Bidang Unit Pelaksana Teknis.
SU
5
6
A
Provinsi dan Kab./Kota;
AY
g) Pengendalian pertumbuhan penduduk;
h) Pengarahan dan penempatan penduduk sesuai dengan daya dukung
alam dan daya tampung lingkungan;
i) Memberikan perlindungan dan pengakuan hak-hak dasar
AB
kependudukan;
j) Pengembangan kualitas penduduk melalui pemberdayaan penduduk
berorientasi pasar.
R
SU
M
O
IK
ST
7
Kepala Dinas
Sekretariat
Kelompok Jabatan Fungsional
A
Sub Bagian
Sub Bagian Tata Sub Bagian
Penyusunan
Usaha Keuangan
Program
AY
Bidang Bidang Hub. Bidang
Bidang Pelatihan Bidang Bidang Mobilitas
Penempatan Industrial dan Pengawasan
dan Produktivitas Kependudukan Penduduk
AB
Tenagakerja Tenaga Kerja Ketenagakerjaan
UPT
O
BIDANG PENGAWASAN
KETENAGAKERJAAN
(ROEM HIDAYAT, SH, MM)
ST
A
1. Bagian Sekretariat.
AY
Bagian sekretariat mempenyai tugas merencanakan, melaksanakan,
mengkoordinasikan da mengendalikan kegiatan administrasi umum,
kepegawaian, perlengkapan penyusunan program, keuangan, hubungan
masyarakat dan protokol.
AB
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud bagian
sekretariat mempunyai fungsi:
a) Pengelolaan dan pelayanan administrasi umum.
R
b) Pengelolaan administrasi kepegawaian.
c) Pengelolaan administrasi keuangan.
SU
A
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, bagian
AY
pelatihan dan produktivitas mempunyai fungsi :
a) Pelaksanaan penyusunan program kegiatan bidang pelatihan dan
produktivitas.
b) Pelaksanaan fasilitas program kegiatan bidang pelatihan dan
AB
produktivitas.
c) Pelaksanaan pembinaan dan penyelenggaraan pelatihan kerja.
d) Pelaksanaan informasi ketenagakerjaan, serta pembinaan perencanaan
R
tenaga kerja dan sistem informasi ketenagakerjaan kab/kota.
e) Pelaksanaan fasilitas pelatihan dan pengukuran produktivitas.
SU
A
Daerah (AKAD) dan Antar Kerja Antar Negara (AKAN), informasi pasar
AY
kerja dan bursa kerja, penyuluhan, bimbingan jabatan dan analisis jabatan,
penggunaan Tenaga Kerja Warga Negara Asing Pendatang (TKWNAP),
pengembangan tenaga kerja mandiri dan teknologi padat kerja.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, bagian
AB
penempatan tenaga kerja mempunyai fungsi :
a) Pelaksanaan penyusunan, perencanaan dan pelaksanaan program
kegiatan bidang penempatan tenaga kerja.
R
b) Pelaksanaan penyusunan sistem dan penyebarluasan informasi pasar
kerja dan bursa kerja.
SU
pengentar kerja.
f) Pelaksanaan penyiapan bahan penerbitan rekomendasi untuk perijinan
O
A
Tenaga Kerja Asing (RPTKA) perpanjangan.
AY
o) Pelaksanaan penyiapan bahan penerbitan IMTA perpanjangan yang
lokasi kerjanya lintas kab/kota.
p) Pelaksanaan monitoring dan evaluasi penggunaan TKA yang lokasi
kerjanya lebih dari 1 (satu) kab/kota dalam wilayah Provinsi.
AB
q) Pelaksanaan fasilitas penerapan teknologi tepat guna dan padat karya.
r) Pelaksanaan fasilitas pelaksanaan program usaha mandiri sektor
informal.
R
s) Pelaksanaan monitoring dan evaluasi penempatan TKI ke luar negri.
t) Pelaksanaan fasilitas perjanjian kerja sama bilateral dan multiteral
SU
penempatan TKI.
u) Pelaksanaan penyiapan bahan penerbitan perijinan tempat
penampungan calon TKI.
v) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
M
A
b) Pelaksanaan program kegiatan bidang hubungan industri dan syarat
AY
kerja.
c) Pelaksanaan penerimaan dan penelitian materi pengajuan permohonan
pengesahan peraturan perusahaan.
d) Pelaksanaan penerimaan dan Pencatatan Perjanjian Kerja Bersama
AB
(PKB) antara pengusaha dengan serikat buruh/pekerja yang ada di
perusahaan lintas kab/kota.
e) Pelaksanaan penerimaan, penelitian dan pencatatan perjanjian kerja
R
antara pengusaha dengan pengusaha dengan pekerja/buruh pada
perusahaan lintas kab/kota.
SU
A
p) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
AY
Untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi sebagaimana
tersebut di atas pada bagian bidang hubungan industri dan syarat kerja
terdiri dari tiga seksi yaitu:
a) Seksi Kelembagaan Hubungan Industrial.
AB
b) Seksi Perbaikan Syarat Kerja, Upah & Kesejahteraan.
c) Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
R
5. Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan.
Bagian pengawasan ketenagakerjaan mempunyai tugas menyusun
SU
A
i) Pelaksanaan pemberdayaan fungsi dan personil serta kelembagaan
AY
pengawasan ketenagakerjaan.
j) Penyelenggaraan pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan.
k) Pelaksanaan pengusulan calon peserta diklat pegawai pengawas
ketenagakerjaan kepada pemerintah.
AB
l) Pelaksanaan pengusulan penerbitan kartu PPNS bidang
ketenagakerjaan kepada pemerintah.
m) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
R
Untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi sebagaimana
tersebut di atas pada bagian bidang penempatan tenaga kerja terdiri dari
SU
Fungsi:
1. Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Pengawasan Norma
Kerja.
2. Pengumpulan, pengolahan dan penyusunan data sebagai bahan
kebijakan teknis dibidang pengawasan norma kerja.
3. Penyusunan bahan kajian teknis di bidang pengawasan norma
A
kerja.
AY
4. Pelaksanaan pengawasan norma kerja dan pengupahan.
5. Penyiapan bahan pembinaan norma kerja.
6. Pemeriksaan khusus terhadap kasus pemogokkan dan pengaduan.
7. Penyidikan terhadap pelanggaran norma kerja dan jamsostek.
AB
8. Pelaksanaan pengawasan kerja malam wanita dan jamsostek.
9. Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama di bidang tugasnya.
10. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi hasil pelaksanaan tugas.
R
11. Pelaporan hasil pelaksanaan tugas.
Uraian Tugas:
SU
Kerja.
4. Menyusun bahan kajian teknis di bidang Pengawasan Norma kerja.
IK
A
13. Melaksanakan pengawasan Tenaga Kerja Warga Negara Asing.
AY
14. Melaksanakan pengawasan norma waktu kerja dan waktu istirahat.
15. Melaksanakan pengawasan norma Jamsostek.
16. Melaksanakan pengawasan norma kerja sesuai ketentuan
perundang-undangan.
AB
17. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan pelaksanaan peraturan
perundang-undangan ketenagakerjaan.
18. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas di
R
bidang seksi Pengawasan Norma Kerja.
19. Melaksanakan konsultasi / koordinasi dan hubungan kerja sama
SU
Fungsi:
1. Penyusunan rencana dan program kerja Seksi Keselamatan Kerja.
2. Pengumpulan, pengolahan dan penyusunan data sebagai bahan
kebijakan teknis dibidang pengawasan keselamatan kerja.
3. Penyusunan bahan kajian teknis di bidang pengawasan keselamatan
kerja.
A
4. Pelaksanaan pengawasan keselamatan kerja.
AY
5. Penyiapan bahan pembinaan dan pelatihan keselamatan kerja.
6. Pemeriksaan khusus terhadap kasus kelalaian kerja.
7. Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama di bidang tugasnya.
8. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi hasil pelaksanaan tugas.
AB
9. Pelaporan hasil pelaksanaan tugas.
Ringkasan Tugas :
Kepala Seksi Keselamatan Kerja mempunyai tugas pokok
merencanakan,
R
melaksanakan kegiatan dibidang pengawasan
keselamatan kerja dengan cara merencanakan kegiatan operasional,
SU
operasional dinas.
Uraian Tugas:
O
A
Lingkungan Kerja Kerja.
AY
2. Pengumpulan, pengolahan dan penyusunan data sebagai bahan
kebijakan teknis dibidang pengawasan Kesehatan Kerja &
Lingkungan Kerja Kerja.
3. Penyusunan bahan kajian teknis di bidang pengawasan Kesehatan
AB
Kerja & Lingkungan Kerja Kerja.
4. Pelaksanaan pengawasan kesehatan kerja dan lingkungan kerja.
5. Penyiapan bahan pembinaan kesehatan kerja & lingkungan kerja.
6.
R
Pemeriksaan khusus terhadap kasus perlindungan kesehatan kerja.
7. Penyidikan terhadap pelanggaran kesehatan kerja.
SU
Uraian Tugas:
1. Penyiapan bahan penyusunan petunjuk teknis penggunaan dan
pengawasan pelaksanaan peraturan kesehatan tenaga kerja dan
lingkungan kerja.
2. Pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan kerja di
perusahaan.
A
3. Pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan
AY
pengujian kesehatan kerja dan pengawasan lingkungan kerja.
4. Pelaksanaan pengawasan terhadap perusahaan yang
menyelenggarakan pelayanan kesehatan kerja.
AB
6. Bidang Kependudukan.
Bagian bidang kependudukan mempenyai tugas menghimpun,
mengolah dan menyajikan data penduduk hasil registrasi meliputi lahir,
R
mati, pindah dan datang serta melakukan pembinaan di bidang
administrasi kependudukan.
SU
penduduk.
c) Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan pendaftaran penduduk dan
IK
catatan sipil.
d) Pelaksanaan penyusunan data base hasil registrasi penduduk dan
ST
catatan sipil.
e) Pelaksanaan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia
pengelola pendaftaran penduduk dan catatan sipil.
f) Penyajian dan pengolahan informasi data kependudukan.
g) Pelaksanaan pengkajian kependudukan.
h) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
20
A
AY
7. Bidang Mobilitas Penduduk.
Bagian bidang mobilitas penduduk mempenyai tugas
menyelenggarakan perpindahan dan atau kepindahan penduduk dari suatu
daerah ke daerah lain, melakukan koordinasi dengan daerah tujuan,
AB
mengadakan pendaftaran dan seleksi, pelayanan dan fasilitasi perpindahan
penduduk serta pemberdayaan penduduk calon transmigran.
Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud bagian
sekretariat mempunyai fungsi:
R
a) Pelaksanaan penyusunan bahan penyiapan, pendaftaran dan seleksi,
SU
transmigran.
d) Pelaksanaan penyiapan bahan koordinasi dan kerjasama dengan daerah
O
tujuan.
e) Pelaksanaan penyiapan teknis dan klarifikasi lokasi permukiman
IK
daerah tujuan.
f) Pelaksanaan pelayanan calon transmigran di transito.
ST
A
c) Seksi Penataan & Pemberdayaan Penduduk.
AY
8. Bidang Unit Pelaksana Teknis .
Bagian unit pelaksana teknis terdiri dari:
a) UPT Pelatihan Kerja di Singosari – Malang.
AB
b) UPT Pelatihan Kerja di Jember.
c) UPT Pelatihan Kerja di Pasuruan.
d) UPT Pelatihan Kerja di Mojokerto.
R
e) UPT Pelatihan Kerja di Jombang.
f) UPT Pelatihan Kerja di Tuban.
SU
A
sama pelatihan.
AY
b) Pelayanan dan penyebar luasan informasi bidang pelatihan.
c) Penyiapan metode, kurikulum, jadwal dan alat peraga pelatihan.
d) Pelaksanaan pemasaran program pelatihan hasil produksi dan jasa.
e) Pelaksanaan pelatihan dan uji keterampilan/kompetensi dan sertifikasi
AB
tenaga kerja.
f) Pendayagunaan fasilitas pelatihan.
g) Pelaksanaan ketatausahaan dan pelayanan masyarakat.
R
h) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.
SU
M
O
IK
ST