0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan5 halaman

Rencana BOK Puskesmas Bobong 2025

Dokumen ini adalah kerangka acuan kerja untuk pelaksanaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, tahun anggaran 2025. Puskesmas Bobong berperan penting dalam pelayanan kesehatan dan memerlukan dukungan finansial untuk meningkatkan kualitas layanan melalui berbagai program kesehatan. Total biaya yang diperlukan untuk kegiatan ini adalah Rp 54.000.000, yang akan digunakan untuk pendampingan pelaksanaan integrasi layanan primer di posyandu.

Diunggah oleh

Wiwin Daffa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan5 halaman

Rencana BOK Puskesmas Bobong 2025

Dokumen ini adalah kerangka acuan kerja untuk pelaksanaan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, tahun anggaran 2025. Puskesmas Bobong berperan penting dalam pelayanan kesehatan dan memerlukan dukungan finansial untuk meningkatkan kualitas layanan melalui berbagai program kesehatan. Total biaya yang diperlukan untuk kegiatan ini adalah Rp 54.000.000, yang akan digunakan untuk pendampingan pelaksanaan integrasi layanan primer di posyandu.

Diunggah oleh

Wiwin Daffa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE

PELAKSANAAN BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK)


KEGIATAN MANAJEMEN PUSKESMAS
PUSKESMAS BOBONG
DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) NON FISIK BIDANG KESEHATAN
TAHUN ANGGARAN 2025

A. LATAR BELAKANG
1. Dasar Hukum
• Undang–undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1992
Nomor 100. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3495);
• Undang–undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
(Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 104. Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);
• Undang–undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun
2004 Nomor 125. Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437);
• Undang–undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah
Pusat dan daerah ( Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 126. Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4438 );
• Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah
Nasional (RPJMN) Tahun 2015 – 2019;
• Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1277 / MENKES / SK /2001
tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan;
• Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 131 / MENKES / SK / II / 2004
tentang Sistem Kesehatan Nasional;
• Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
(PUSKESMAS);
• Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : HK.02.02/MENKES/52/2015
tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019.
• Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standart Pelayanan Minimal
Bidang Kesehatan.
• Peraturan Menteri Kesehatan RI No 42 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis penggunaan
DAK Non Fisik bidang Kesehatan.
• Permenkes No. 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis pengelolaan dana Bantuan Operasional
Kesehatan tahun anggaran 2024
• Permenkeu 204 Tahun 2022 Tentang Pengelolaan DAK Nonfisik
• Pemendagri 12 Tahun 2023 Tentang Pengelolaan Dana Bok Puskesmas Pada Pemerintah Daerah

2. Gambaran Umum
Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan sangat penting untuk mendapatkan
perhatian lebih untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan kepada
masyarakat. Selain sebagai fasilitas kesehatan primer, Puskesmas berperan penting dalam hal edukasi
kepada masyarakat untuk upaya promotif dan preventif.
Oleh sebab pentingnya peran Puskesmas bagi kesehatan masyarakat maka perhatian kepada
Puskesmas haruslah semakin ditingkatkan, salah satunya adalah dengan adanya suntikan biaya untuk
pelayanan kesehatan berupa Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).
Puskesmas Bobong merupakan salah satu pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang berada
di wilayah Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu tepatnya di Desa Bobong. Luas
wilayah kerja Puskesmas Bobong adalah 15.078,05 km² dan terletak antara 1,80Lintang Selatan
serta 1,480 Lintang Utara dan Puskesmas Bobong mencakup wilayah kerja sebanyak 15 Desa.
Puskesmas Bobong merupakan puskesmas dengan kategori terpencil, dimana wilayah
kerjanya terletak di Kabupaten Pulau Taliabu, terdiri dari 15 Desa yaitu, Desa Bobong, Desa
Fangahu, Desa Wayo, Desa Tanjung Sari, Desa Kilong, Desa Miranti Jaya, Desa Keramat, Desa
Limbo,Desa Lohobubak, Desa Ratahaya, Desa Talo, Desa Pancuran, Desa Holbota, Desa Kawalo
dan Desa Woyo. Jumlah seluruh penduduk wilayah kerja puskesmas sebanyak 15797 jiwa. Selain
itu jumlah tenaga Puskesmas Bobong terdiri dari Dokter umum 2, Dokter Gigi 1, S1 Kesmas 5, S1
Keperawatan + Ners 14, D3 Perawat 13, S1 Farmasi + Profesi 2, Apoteker 2, D4 Kebidanan 3, D3
Kebidanan 17, D3 Perawat Gigi 1, D4 Analisis Kesehatan 2, D3 Analisis Kesehatan 1, dan D3
Nutrisionis 3
Terkait kondisi kesehatan di daerah dan program-program prioritaskesehatan di daerah dana
arah pemanfaatan DAK Nonfisik berdasarkan prioritas kegiatan. Menguraikan masing-masing
rincian menu kegiatan, Sebagai Berikut :

No Rinciaan Menu/Kompoen Uraian


Manajemen Puskesmas
1 Penguatan Integrasi - Integrasi layanan primer merupakan bagian dari kegiatan
Layanan Primer transformasi pelayanan kesehatan primer yang merupakan
pilar pertama dari Transformasi Sistem Kesehatan yang
digagas oleh Kemenkes RI dalam upaya meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat dan mengatasi masalah kesehatan,
seperti : kesehatan ibu dan anak, keluarga berencana,
kesehatan reproduksi, perbaikan gizi masyarakat,
pengendalian penyakit, Germas, serta pengendalian obat dan
makanan

B. PENERIMA MANFAAT

JUMLAH
PENERIMA
NO NAMA KEGIATAN YANG DIUSULKAN PENERIMA
MANFAAT
MANFAAT
1 Pendampingan pelaksanaan ILP di posyandu 15 Desa Petugas Kesehatan di
prima/pustu dan posyandu Puskesmas, Poskesdes, Pustu
dan Masyarakat di wilayah
kerja masing- masing
C. STRATEGI PECAPAIAN KELUARAN

NO Rincian Menu/Komponen Output Metode


Tahapan Pelaksanaan
Satuan Volume Pelaksanaan
Manajemen Puskesmas
1) Penguatan Integrasi Layanan Primer
a) Pendampingan pelaksanaan Kegiatan 360 Pendampinga koordinasi lintas program,
ILP di posyandu prima/pustu n menyiapkan administrasi,
dan posyandu Kunjungan ke Posyandu,
mendokumentasikan

D. KURUN WAKTU PENCAPAIAN KELUAAN

RENCANA JADWAL
NO
KEGIATAN PELAKSANAAN
Jan Feb Mar apr mei jun Jul Agus Sep Okt Nop Des
1 Persiapan Pelaksanaan

2 Pelaksanaan

3 Pelaporan

4 Monitoring dan
Evaluasi

E. BIAYA YANG DIPERLUKAN


Biaya yang diperlukan untuk pencapaian keluaran Bantuan Operasional Kesehatan Kabupaten sebesarRp.
54,000,000,- (Lima Puluh Empat Juta Rupiah ) dengan kebutuhan per rincian menu kegiatan sebagai berikut:

No Rincian Menu Kegiatan Kebutuhan Biaya


1 Pendampingan pelaksanaan ILP di posyandu prima/pustu dan 54,000,000
posyandu
Total 54,000,000

Bobong, 10 Juli 2024


Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Pulau Taliabu

KURAISIYA [Link], M.E


Pembina Tk.I, IV/b
NIP.19770615 201101 2 00
RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT
DAERAH KAPUTANEN PULAU TALIABU
Urusan Pemerintahan : 1.02
Organisasi : 1.02.01
Program : 1.02 1.02 01 38
Kegiatan : 1.02 1.02 01 38 01
Lokasi Kegiatan : Puskesmas Bobong
Jumlah Tahun 2025 :
Indikator & Tolak Ukur Kinerja Belanja Langsung
Indikator Tolak Ukur Kinerja Target Kinerja
Capaian Program : 100%
Masukan :
Keluaran :

Hasil :
Sasaran Kegiatan : Puskesmas dan Jaringanya
RINCIAN ANGGARAN BELANJA LANGSUNG
MENURUT PROGRAM DAN PER KEGIATAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH
Kode Rincian Penghitungan Jumlah
Uraian Satua Harga
Rekening Volume (Rp)
n Satuan
1 2 3 4 5 6 = (3 x 5)

MENEJEMEN PUSKESMAS

1.1. Pendampingan pelaksanaan ILP di Posyandu Prima / Pustu dan Posyandu


54,000,000

150,0
Transportasi Petugas 2 org (15 posyandu x 12 keg x 2 org ) 30 12 4,500,000 54,000,000
00
Bobong, 10 Juli 2024

Kepala Dinas Kesehatan


Kabupaten Pulau Taliabu

KURAISIYA [Link], M.E


Pembina Tk.I, IV/b
NIP.19770615 201101 200

Anda mungkin juga menyukai