MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA
PJOK KELAS V
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : Elsye Rahmi, [Link]
Instansi : SD IT Nurul Rahmah Ali Junid
Tahun Penyusunan : 2025/2026
Jenjang Sekolah : SD
Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / Kelas : C / V (LIMA)
Bab : 6 (ENAM)
Materi : Kombinasi Pola Gerak Dominan Senam Menggunakan
Alat
Alokasi Waktu : 3 JP / 3 x 35 Menit
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)
Pada akhir fase C, peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan
modifikasi berbagai aktivitas pola gerak dasar dan keterampilan gerak, dilandasi dengan
penerapan konsep dan prinsip gerak yang benar, menerapkan konsep dan prinsip aktivitas
untuk pengembangan kebugaran jasmani, serta pola perilaku hidup sehat, menunjukkan
perilaku tanggung jawab personal dan sosial dalam jangka waktu yang lebih lama secara
konsisten, serta meyakini nilai-nilai aktivitas jasmani.
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia
Berkebhinekaan yang global
Gotong royong
Mandiri
Bernalar kritis
Kreatif
D. SARANA DAN PRASARANA
Buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Lapangan sekolah
Peluit
E. MODEL PEMBELAJARAN
Deep Learning (mindful, joyful dan meaningful).
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan dan memahami pola gerak
dominan dengan menggunakan alat dengan benar peserta didik mampu menjelaskan kombinasi
pola gerak dominan senam menggunakan alat seperti melompat, menggantung, mengayun, meniti,
dan mendarat. peserta didik mampu mendeskripsikan kombinasi gerak dominan dalam senam
menggunakan alat seperti palang pegangan, peti lompat, dan kuda-kuda lompat. mempraktikkan
kombinasi pola gerak dominan senam menggunakan alat seperti melompat, menggantung,
mengayun, meniti, dan mendarat.
B. PERTANYAAN PEMANTIK
Apa saja alat-alat yang dapat kamu gunakan untuk melakukan senam ketangkasan?
Apa itu senam ketangkasan?
Apa saja gerak dominan dalam senam ketangkasan?
C. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
1. Guru memberi salam dan menanyakan kabar serta perasaan peserta didik.
2. Peserta didik diberi kesempatan membaca do’a secara bersama-sama sebelum
pembelajaran dilaksanakan.
3. Guru mengecek kehadiran peserta didik.
4. Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk mengikuti
pembelajaran dengan baik.
5. Peserta didik malakukan tepuk semangat bersama-sama.
6. Guru melakukan apersepsi dengan melakukan tanya jawab dengan peserta didik
mengenai pembelajaran sebelumnya.
7. Peserta didik mendengarkan penjelasan guru terkait tujuan pembelajaran yang akan
dicapai pada pertemuan ini.
Kegiatan Inti
1. Peserta didik mengamati tayangan video yang telah diunduh guru melalui internet,
atau sember belajar lainnya yang relevan.
2. Guru mengajak peserta didik mempraktikkan keterampilan gerak dasar senam
ketangkasan menggunakan alat. Peserta didik melakukan Kegiatan: Pemanasan.
3. Peserta didik diarahkan mempraktikkan gerak melompati peti lompat. Langkah-
langkahnya sebagai berikut.
4. Guru dan peserta didik menyiapkan peti lompat. Guru menjelaskan cara melakukan
kombinasi gerak berlari dan melompati peti lompat.
5. Guru memberikan contoh peragaan berlari dan melompati peti lompat. Peserta didik
mengamati gerakan yang dilakukan guru dengan cermat. Peserta didik menanya
terkait gerakan tersebut.
6. Peserta didik mempraktikkan kombinasi gerak berlari dan melompati peti lompat
seperti petunjuk Ayo, Lakukan!. Peserta didik mempraktikkan gerakan sesuai arahan
dari guru. Praktik ini dilakukan dengan pembiasaan sikap disiplin dan tanggung
jawab.
Kegiatan Penutup
1. Peserta didik melakukan kegiatan pendinginan untuk melemaskan otot tungkai dan
lengan.
2. Peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan bersama temannya.
3. Peserta didik diberi kesempatan menanya jika ada materi yang belum dipahami.
4. Peserta didik dimotivasi agar tekun berlatih kombinasi gerak dasar senam
ketangkasan, yaitu berlari dan melompati peti lompat atau kuda-kuda lompat. Jika
tidak tersedia peti lompat, peserta didik dapat menggunakan kardus bekas.
5. Peserta didik diimbau untuk mengulang materi yang sudah pelajari. Pada pertemuan
berikutnya peserta didik akan melakukan Aktivitas Peserta Didik.
6. Peserta didik berdoa bersama dengan dipimpin salah satu temannya. Pembiasaan
sebagai bentuk penguatan nilai religius.
D. REFLEKSI
Guru
Refleksi yang dilakukan oleh guru terhadap proses pembelajaran yang dilakukan pada setiap
aktivitas pembelajaran. Hasil refleksi bisa digunakan untuk menentukan perlakuan kepada
peserta didik, apakah remedial atau pengayaan. Remedial dan pengayaanya di dalam
pembelajaran, tidak terpisah setelah pembelajaran. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian
dalam refleksi guru antara lain:
Apakah kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik?
Kesulitan-kesulitan apa saja yang dialami/temukan dalam proses pembelajaran.
Apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaiki proses pembelajaran
tersebut.
Peserta didik
Kamu telah mempelajari materi kombinasi pola gerak dominan pada senam ketangkasan
menggunakan alat. Setelah mempelajari materi tersebut, kamu dapat mengetahui pentingnya
pembelajaran materi tersebut. Dapatkah kamu menerapkan materi pembelajaran tersebut
dalam kehidupan sehari-hari?
• Apa manfaat mempelajari materi kombinasi pola gerak dominan pada senam ketangkasan
menggunakan alat?
• Apa materi yang paling berkesan menurutmu? Berikan alasannya!
• Apa sikap positif yang dapat kamu petik dari pembelajaran materi kombinasi pola gerak
dominan pada senam ketangkasan menggunakan alat?
E. ASESMEN / PENILAIAN
1. Asesmen Awal Pembelajaran
Assesmen diagnostik : Tes lisan berupa pertanyaan dari guru/pertanyaan pemantik
Observasi partisipasi peserta didik selama ice breaking
2. Asesmen pada proses pembelajaran
Asesmen formatif : LPKD
Sikap : pengamatan perilaku siswa saat pembelajaran (observasi)
Performa : Presentasi dan ketepatan penyelesaian soal
F. KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan :
Pengayaan dilakukan oleh guru dalam setiap kegiatan pembelajaran. Pengayaan diberikan bila
setelah dilakukan penilaian hasil pembelajaran terlihat bahwa siswa telah menunjukkan
peningkatan kualitas akademik dan perkembangan ilmu. Pengayaan dilakukan agar pemahaman
siswa terhadap materi pembelajaran dan kemampuan sehingga mencapai nilai optimal sesuai
dengan kompetensi yang ditentukan. Bentuk pengayaan dilakukan dengan proyek latihan yang
diberikan untuk meningkatkan kemampuan siswa.
Remedial :
Remedial diberikan kepada siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar setelah instruksi
yang diberikan sesuai dengan indikator kompetensi yang belum tercapai. Tujuan remedial adalah
untuk memperbaiki pemahaman siswa terhadap pembelajaran. Remedial dilakukan dengan cara
mengulang materi dengan tingkat kesulitan yang sesuai.
Diketahui Nalo Tantan, Januari 2026
Kepala SD IT Nurul Rahmah Ali Junid Guru Mata Pelajaran
Yudi Pratama, [Link], [Link] Elsye Rahmi, [Link]
AW9556-2020004 AW9556-2022014