1.
Normalisasi data (Opsional)
Fungsi :
a. Normalisasi membuat semua variabel berada pada rentang skala yang sebanding.
Contoh :
Variabel A: 0–1000
Variabel B: 0–1
Tanpa normalisasi → A mendominasi analisis (Menghindari dominasi satu variable,
semua variabel punya kontribusi adil)
b. Mempercepat dan menstabilkan perhitungan
Dalam algoritma numerik:
nilai besar → iterasi tidak stabil
nilai kecil → informasi tenggelam
Normalisasi:
✔ meningkatkan stabilitas
✔ mempercepat konvergensi
c. Membuat pola data lebih mudah dibaca
Normalisasi menonjolkan:
pola
tren
hubungan relatif
Bukan nilai absolut.
d. Mengurangi pengaruh satuan pengukuran
Variabel dengan satuan berbeda:
cm
gram
absorbansi
konsentrasi
➡️Tidak bisa dibandingkan langsung
Normalisasi = menyamakan “bahasa” data
2. METODE NORMALISASI UMUM
A . Min–Max Normalization
Rentang 0–1:
✔ visualisasi
✔ machine learning
B . Z-Score (Standardization)
Mean = 0, SD = 1:
✔ statistik
✔ PCA
✔ clustering
C . Vector Normalization
Total vektor = 1:
✔ data spektrum
✔ sinyal
KAPAN NORMALISASI DIPERLUKAN?
Kondisi Perlu Normalisasi
PCA / clustering ✔
Banyak variabel beda skala ✔
Visualisasi multivariat ✔
Analisis satu variabel ❌