KEMENTERIAN PENDIDIKAN KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
REPUBLIK INDONESIA, 2023
Dasar-Dasar Teknik Mesin
untuk SMK/MAK Kelas X
Penulis: Heri Yudianto dan Ahya’ Alimuddin
ISBN: 978-623-194-530-3 (PDF)
Bab PROSES BISNIS
1 BIDANG MANUFAKTUR
Tujuan
Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, diharapkan kalian dapat:
1. Memahami perancangan produk (Design for X)
2. Memahami mata rantai pasok, logistik, dan proses produksi
3. Memahami perawatan mesin
4. Memahami pengelolaan sumber daya manusia
Pertanyaan Pemantik
Perhatikan orang-orang terdekat kalian, baik saudara maupun tetangga, di
mana mereka bekerja? Apakah di antara mereka ada yang bekerja di pabrik
atau perusahaan? Bila ada, pernahkah kalian menanyakan, pabrik atau
perusahaan tempat mereka bekerja memproduksi barang apa?
Kata Kunci
« Bisnis manufaktur « Proses produksi
« Perancangan produk, « Perawatan mesin
« Mata rantai pasok « Pengelolaan sumber daya
« Logistik manusia.
Peta Konsep
Agar lebih mudah memahami materi pada bab ini, perhatikan peta
konsep berikut.
PERANCANGAN
SDM PRODUK
Proses membuat
Kompetensi, disiplin, desain produk
PROSES BISNIS
budaya kerja
BIDANG MANUFAKTUR
PERAWATAN PRODUKSI
MESIN
Secara berkala, prediktif, Mata rantai pasak, logistik
preventif, korektif, breakdown dan proses produksi
2 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Apersepsi
Gambar 1.1 menjelaskan alur proses dalam bisnis bidang manufaktur.
Menurut Corporate Finance Institute, manufaktur adalah proses
memproduksi bahan baku mentah hingga menjadi barang jadi dengan
menggunakan alat, peralatan, mesin produksi, dan sebagainya dalam
skala besar. Dalam gambar 1.1 tersebut setiap bagian memiliki fungsi
yang berbeda. Proses dimulai dari bagian penerimaan bahan mentah,
kemudian pengolahan dan perakitan, pengecekan, hingga pengemasan
dan pendistribusian. Proses-proses tersebut merupakan gambaran dari
kegiatan manufaktur.
Gambar 1.1 Alur proses manufaktur
Sumber: Diolah dari pikisuperstar/Freepik
Industri manufaktur di Indonesia memiliki jenis yang beragam
misalnya industri makanan dan minuman, tekstil, elektronik, hingga
otomotif. Industri ini menjadi salah satu penggerak perekonomian
bangsa. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian tahun 2021,
sektor manufaktur memberi kontribusi besar terhadap Produk
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 3
Domestik Bruto (PDB) nasional, yaitu sebesar 17,34%. Selain itu, nilai
investasi di sektor manufaktur mencapai Rp 325,4 triliun dengan jumlah
angkatan kerjanya mencapai 18,7 juta orang. Angka ini menunjukkan
bahwa bisnis manufaktur menciptakan lapangan kerja yang signifikan.
A. Perancangan Produk (Design for X)
Perancangan desain dibuat untuk meraih tujuan yang diharapkan.
Tujuan perancangan atau pembuatan desain dalam bidang industri
adalah untuk menghasilkan sebuah produk. Kegiatan perancangan
didasari pemikiran tentang prinsip dasar pemenuhan kebutuhan
manusia. Pemikiran tersebut dimulai dengan pembuatan konsep awal.
Kemudian dilanjutkan dengan perancangan, pengembangan yang
disertai dengan perbaikan dan penyempurnaan produk. Hasil akhir
yang diharapkan bisa berupa barang fisik seperti mesin pencacah
bonggol jagung, maupun nonfisik seperti aplikasi Android, software
perhitungan neraca, maupun desain 3D. Selama perancangan, banyak
keputusan yang akan memengaruhi tahap kegiatan lainnya. Salah
satunya terkait dengan ketersediaan bahan baku di dalam negeri yang
akan dipakai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keahlian
merancang sangat diperlukan sebagai langkah awal bisnis manufaktur.
Aktivitas 1 AYO BERPIKIR KRITIS
1. Apa alasan pemerintah mengeluarkan kebijakan Tingkat
Komponen Dalam Negeri (TKDN) terhadap produksi barang
manufaktur?
2. Apakah kebijakan tersebut berhubungan dengan kegiatan
perancangan produk?
Perancangan produk terdiri dari dua komponen. Dua komponen
dalam perancangan produk adalah sebagai berikut.
4 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
1. Produk
Produk merupakan sebuah benda yang dihasilkan dari sebuah proses
produksi, yaitu dimulai dari perancangan, kemudian pembuatan, dan
kegiatan lain yang berkaitan dengan tata cara pembuatannya. Produk
tidak terjadi secara alamiah akan tetapi dihasilkan dari proses yang
bertahap. Tujuan pembuatan produk adalah dapat menjalankan
fungsinya untuk membantu dan meringankan aktivitas manusia.
2. Perancangan
Perancangan sebagai langkah awal produksi dapat dikatakan
tepat apabila dibuat melalui proses pengumpulan fakta yang nyata
dan proses diskusi bersama dalam organisasi. Jadi, perancangan
bukanlah didasarkan atas kemampuan pribadi perencana, namun
hasil kerja sama. Prinsip-prinsip yang dapat didiskusikan selama
proses perancangan dikenal dengan 5W dan 2H sebagai berikut.
a) What (apa) adalah hal apa saja yang harus dikerjakan. Hal-hal
terinci berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan dalam mencapai
tujuan yang diinginkan, termasuk faktor-faktor produksi yang
harus dirancang secara detail.
b) Where (di mana) adalah lokasi fisik di mana pekerjaan itu harus
dilaksanakan. Lokasi harus dirancang dengan mengacu pada
kecukupan proses produksi.
c) When (kapan) merupakan waktu pengerjaan, yakni kapan dimulai
dan diakhirinya suatu pekerjaan. Rincian waktu pengerjaan
harus mencakup sub-sub bagian dan waktu produksi secara
keseluruhan.
d) Who (siapa) adalah siapa saja yang dianggap tepat untuk
melakukan suatu pekerjaan. Hal yang perlu diperhatikan adalah
kualifikasi akademik, pengalaman, kemampuan, dan ketersediaan
sumber daya manusia.
e) Why (mengapa) mencakup alasan pekerjaan itu harus dilakukan
sehingga dapat mencapai tujuan bersama.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 5
f) How (bagaimana) adalah bagaimana cara mengerjakan
prosedur produksi yang terdiri dari teknik atau metode
pelaksanaan pekerjaan.
g) How (berapa) adalah prinsip yang kedua terkait dengan biaya
yang diperlukan untuk pekerjaan itu. Rincian biaya yang perlu
diperhitungkan adalah berkaitan dengan biaya produksi dan
alokasi ke masing-masing bagian. Perancangan biaya sangat
menentukan untung ruginya produksi.
Aktivitas 2 AYO BERPIKIR KREATIF
Perhatikan contoh desain produk kursi roda di bawah ini. Buatlah
tabel dari prinsip 5W dan 2H berdasarkan penjelasan di atas,
kemudian analisislah rencana pembuatan kursi rodanya.
Gambar 1.2 Rancangan desain kursi roda
6 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Perancangan pada industri masa kini mengenal istilah Design
for X (DfX) atau juga bisa disebut Design for Excellence. Huruf “X”
bisa diartikan suatu prinsip tersendiri sesuai dengan tujuan desainer.
Prinsip ini menghubungkan antara tim desain dengan tim manufaktur
dan pemasaran. Hal ini mengacu pada seperangkat metodologi,
prinsip, dan kriteria untuk mengembangkan produk berkualitas
tinggi. Contoh penerapan prinsip Design for X adalah sebagai berikut.
1. Desain manufaktur (Design for Manufacturing) adalah desain untuk
memastikan bahwa produk dibuat dengan menggunakan metode
dan bahan yang sudah ada. Desain ini mempermudah proses dan
menurunkan biaya produksi serta membuat durasi lebih singkat.
Desainer menggunakan desain manufaktur untuk meningkatkan
efisiensi desain komponen, rakitan, dan produk lengkap.
2. Desain rakitan (Design for Assembly) digunakan agar produk
mudah dibuat dan dirakit. Risiko kesalahan dapat dikurangi
dengan membuat komponen yang lebih sederhana. Selain itu,
desain ini mampu mengurangi perawatan karena lebih sedikit
bagian yang perlu diuji dan dipertahankan.
3. Desain biaya (Design to Cost) digunakan menghindari
pengeluaran yang tidak perlu dengan menganalisis biaya
produk dan melakukan pengurangan dari tahap awal desain.
Prinsip ini mempertimbangkan tahap awal hingga harga akhir
yang ditawarkan kepada pelanggan. Biaya mendesain ulang
dan revisi juga harus diperhitungkan.
4. Desain rantai pasok (Design for Supply Chain) digunakan untuk
mengoptimalkan kesesuaian antara ketersediaan komponen
dan desain produk. Prinsip ini mengatasi keterbatasan
infrastruktur saat produk berkembang dan memudahkan
pelanggan mendapatkan suku cadang produk di pasaran.
5. Desain ergonomis (Design for Ergonomics) digunakan untuk
membuat produk sesuai dengan kondisi pengguna agar dapat
digunakan secara nyaman. Desainer memberi petunjuk cara
mengaksesnya dan membuat kontrol pengguna mudah dibaca.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 7
6. Desain kualitas (Design for Quality) digunakan untuk memastikan
produk memiliki kualitas untuk bersaing di pasaran. Ada delapan
dimensi kualitas yang harus dimiliki produk, yaitu kinerja,
keandalan, fitur, daya tahan, kesesuaian spesifikasi, estetika,
kualitas yang dirasakan, dan kemampuan rawat.
7. Desain perawatan (Design for Maintenance) digunakan untuk
memastikan produk yang dibuat mampu digunakan selama
masa pakai yang diharapkan. Kalaupun membutuhkan
perawatan, hanya perawatan berkala dan terencana (misalnya,
penggantian oli pada mesin CNC). Ketika ada satu bagian yang
bermasalah bukan berarti mengganti seluruh komponen,
melainkan hanya satu bagian yang bermasalah tersebut.
Aktivitas 3 AYO BERPIKIR KRITIS
Apakah kalian pernah memiliki pengalaman tidak menyenangkan
dengan barang yang kalian beli? Misalkan barang tidak sesuai
spesifikasi dengan promosi atau barangnya cepat rusak. Prinsip DfX
manakah yang kira-kira belum diterapkan oleh perancangnya?
Langkah-langkah dalam proses perancangan produk adalah
sebagai berikut.
1. Fase pengumpulan informasi, yakni berkaitan dengan
gambar produk awal, penentuan kriteria minat konsumen,
kriteria manufaktur, dan kriteria pembiayaan.
2. Fase kreatif bertujuan menunjukkan berbagai kemungkinan
alternatif untuk memenuhi fungsi yang dibutuhkan.
3. Fase analisis bertujuan untuk menganalisis hasil dari fase
kreatif dan memberikan rekomendasi lanjutan.
4. Fase pengembangan dilakukan untuk memilih alternatif
terbaik dari beberapa alternatif yang ada.
5. Fase presentasi dilakukan dengan mengemas produk sebaik
dan semenarik mungkin agar laku di pasaran.
8 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
B. Mata Rantai Pasok, Logistik, dan Proses Produksi
Sebelum mempelajari materi ini, kalian dapat melakukan aktivitas berikut.
Aktivitas 4 AYO BERPIKIR KRITIS
Perhatikan gambar berikut kemudian jawablah pertanyaan yang
diberikan.
Gambar 1.3 Proses perakitan televisi
Sumber: Ricardo/[Link] (2016)
1. Apa saja bahan baku televisi itu?
2. Bagaimana televisi dapat dibuat dan dirakit?
3. Bagaimana produk ini bisa sampai ke tangan pembeli?
1. Mata Rantai Pasok
Mata rantai pasok (supply chain) adalah sebuah rangkaian
yang digunakan untuk menghubungkan pemasok bahan baku,
produsen, gudang penyimpanan, serta toko secara efektif agar
barang dapat diproduksi serta didistribusikan pada jumlah,
waktu, dan lokasi yang tepat. Sistem ini sangat membantu efisiensi
perusahan terutama untuk meminimalkan kerugian. Kerugian
bisa terjadi akibat produk yang tidak sesuai dengan permintaan
pembeli atau produk yang menumpuk lama di gudang. Dengan
manajemen supply chain yang tepat maka potensi kerugian akan
terdeteksi lebih dini dan bisa dihindari.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 9
Penerapan manajemen mata rantai pasok memerlukan
beberapa strategi. Heizer (2017) mengemukakan strategi dalam
manajemen mata rantai pasok sebagai berikut.
a. Bernegosiasi dengan banyak pemasok
Pada umumnya perusahaan memilih pemasok bahan baku
yang memberikan penawaran rendah. Hal tersebut wajar
dalam prinsip ekonomi, namun perlu diperhatikan bahwa
terkadang terjadi permasalahan dengan pemasok yang dipilih.
Oleh karena itu, penting untuk menjalin hubungan dengan
lebih dari satu pemasok agar rantai pasokan tidak terputus
jika terjadi permasalahan.
b. Mengembangkan kemitraan
Merawat kemitraan jangka panjang dengan pemasok pilihan
adalah hal yang perlu dilakukan. Pemasok yang telah bekerja
sama dalam kurun waktu lama akan lebih berkomitmen dan
memahami tujuan perusahaan.
c. Integrasi vertikal
Perusahaan harus memikirkan kebutuhan komponen dalam
jangka panjang. Salah satu caranya dengan mengintegrasikan
pemasok potensial ke dalam perusahaan. Strategi ini akan
menjadikan hubungan kerja sama jangka panjang antara
keduanya sehingga mutu produk dapat terjaga.
d. Perusahaan maya
Perusahaan maya (virtual company) merupakan strategi meng-
gunakan pemasok sesuai dengan kebutuhan. Strategi ini tidak
selalu membutuhkan komitmen jangka
panjang namun mengandalkan berbagai
jenis hubungan. Pasokan barang dan jasa
pun akan terus berjalan.
Agar lebih memahami tentang supply
chain, kalian dapat menonton video pada [Link]
Sumber: Mercy Corps
tautan berikut. Indonesia
10 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Aktivitas 5 AYO BERKOLABORASI
Buatlah kelompok berisi 5 − 6 orang. Kemudian kunjungi salah satu
bengkel pengelasan di sekitar kalian. Bengkel pengelasan merupakan
industri manufaktur skala mini. Dokumentasikan kegiatan yang
terjadi di bengkel dalam bentuk video selama 30−60 detik. Lengkapi
dengan narasi hasil wawancara pemilik usaha. Lakukan dengan
tetap menjaga sopan santun dan keselamatan kerja. Unggah video
melalui media sosial yang kalian miliki kemudian tandai akun guru
kalian masing-masing.
2. Logistik
Logistik merupakan manajemen aliran barang dari hulu hingga ke
hilir. Proses aliran dimulai dari barang di gudang pabrik hingga
sampai ke tangan pembeli. Logistik termasuk dalam rangkaian
sistem mata rantai pasok dalam sebuah industri manufaktur.
Tujuan logistik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Manajemen
logistik terdiri atas sistem gudang, peti kemas, dan transportasi.
Manajemen logistik terdiri atas dua peran, yaitu sebagai produksi
dan pemasaran (marketing). Peran logistik sebagai produksi
berhubungan dengan penyediaan material dari pemasok ke
perusahaan dalam rangka memenuhi proses produksi. Sementara
itu, peran logistik sebagai pemasaran berfungsi menyalurkan
barang dari perusahaan ke konsumen (end user).
Aktivitas 6 AYO BERLITERASI
Seorang karyawan bernama Sulistyo akan membeli lemari es di
kawasan perdagangan elektronik Kertajaya Surabaya. Sulistyo
merupakan pegawai baru perusahaan konstruksi dan dia baru
datang dari daerah beberapa hari yang lalu.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 11
Setelah Sulistyo sampai ke toko, dia mendapati berbagai macam
merek lemari es. Meskipun merek lemari es bermacam-macam, akan
tetapi lemari es memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai tempat
penyimpanan makanan bersuhu dingin. Sulistyo akan memilih
lemari es yang sesuai fungsi kebutuhannya, desain, dan harga. Dia
sudah menentukan pilihan, yaitu sebuah lemari es merek Rahwana
berwarna hijau tua dan mempunyai dua pintu.
Kepada karyawan toko, Sulistyo mengatakan akan membeli
lemari es tersebut. Ternyata setelah dicek di gudang, stok lemari es
tersebut habis (out of stock). Karyawan toko selanjutnya menanyakan
ke tempat grosir dan berdasarkan informasi yang didapat lemari
es tersebut baru datang paling cepat dua minggu lagi. Padahal
Sulistyo butuh lemari es hari di Minggu, karena dia mengundang
kawan-kawan kerjanya untuk berkunjung ke rumahnya. Kemudian
karyawan toko menawari lemari es lain dengan fitur dan harga
yang sepadan dengan merek Rahwana, yaitu merek Hanoman.
Meski dengan sedikit kecewa, Sulistyo akhirnya memutuskan tetap
membeli lemari es di toko tersebut. Lemari es yang dibeli bukan
lemari es merek Rahwana akan tetapi lemari es merek Hanoman.
Pada hari Minggu, ketika kawan-kawan Sulistyo datang, dia
menceritakan kejadian tersebut kepada mereka. Sulistyo juga
menulis di media sosial tentang pengalamannya yang kecewa karena
tidak jadi membeli lemari es merek Rahwana karena stoknya habis.
Aktivitas 7 AYO BERDISKUSI
Ajaklah teman sebangku kalian menganalisis cerita di atas
berdasarkan sudut pandang ilmu manajemen logistik. Apa efeknya
bagi perusahaan Rahwana dan Hanoman?
12 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
3. Proses Produksi
Gambar 1.4 Proses produksi di industri manufaktur
Sumber: Kateryna Babaieva/Pexels (2019)
Kegiatan produksi adalah bagian utama dari perusahaan
manufaktur. Melalui aktivitas ini, perusahaan mampu
menghasilkan output berupa produk setengah jadi maupun
jadi yang memiliki nilai jual. Secara umum, proses produksi
didefinisikan sebagai suatu kegiatan mengubah barang mentah
(raw material) atau setengah jadi menjadi barang atau produk
siap jual. Sistem produksi dapat dibedakan menjadi tiga macam,
yaitu make to stock (MTS), make to order (MTO), dan engineer
to order (ETO). Ketiga sistem produksi tersebut akan dijelaskan
sebagai berikut.
a. Make to Stock
Make to stock lazim digunakan oleh industri besar. Cara ini
dilakukan dengan memproduksi barang kemudian disimpan di
gudang sebelum didistribusikan. Contohnya industri otomotif,
konveksi, dan makanan.
b. Make to Order
Cara ini dilakukan perusahaan dengan membuat produk
menyesuaikan dengan permintaan konsumen. Sistem ini
memudahkan pelanggan untuk mendapatkan barang sesuai
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 13
dengan keinginan. Selain itu, pelanggan dapat mengubah
bentuk maupun spesifikasi sesuai keinginan. Contohnya
industri furnitur dan roti.
c. Engineer to Order
Cara ini mirip dengan sistem make to order, akan tapi
lebih khusus dalam merancang produk sesuai permintaan
konsumen. Contohnya pembuatan software analisis keuangan.
C. Perawatan Mesin
Apakah kalian pernah membayangkan mesin di pabrik yang bekerja
terus menerus selama 24/7 (24 jam sehari dan 7 hari perminggu)?
Mesin bagi industri adalah alat utama untuk menghasilkan produk.
Berhentinya mesin walaupun sebentar akan menjadi sebuah kerugian.
Untuk itu, diperlukan perhatian khusus kepada mesin-mesin dengan
cara perawatan yang baik.
Aktivitas 8 AYO BEREKSPLORASI
Simaklah video berikut dan aktifkan terjemahan
agar kalian mudah memahaminya. Kemudian
kalian bisa menjawab pertanyaan yang diberikan.
1. Apakah sekolah kalian mempunyai mesin-
mesin tersebut?
2. Apakah mesin-mesin tersebut sudah dirawat [Link]
seperti terlihat di dalam video? Tanyakan ly/123smkmachine
Sumber: Hass Automation,
hal tersebut kepada guru yang menjabat Inc/Youtube
kepala bengkel.
1. Tujuan Perawatan Mesin
Perawatan yang dilakukan secara berkala dapat menciptakan
kondisi kerja maksimal dan mempertahankan kondisi sarana
14 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
sehingga pelaksanaan kegiatan produksi dan keamanannya
terjamin lancar. Berikut merupakan tujuan dari perawatan mesin.
a. Memperpanjang umur mesin.
b. Menjamin ketersediaan peralatan yang dipasang untuk
produksi.
c. Menjamin kesiapan operasional dari seluruh peralatan yang
diperlukan dalam keadaan darurat.
d. Menjamin keselamatan pengguna mesin.
e. Menjamin kondisi komponen mesin dalam keadaan baik
dengan pergantian atau perawatan berkala.
2. Jenis Perawatan Mesin
Perawatan mesin yang terdapat dalam industri umumnya terdiri dari
dua jenis, yaitu perawatan terencana dan perawatan tidak terencana.
a. Perawatan terencana
Perawatan terencana terdiri dari beberapa jenis dan dijelaskan
sebagai berikut.
1) Perawatan pencegahan (Preventive maintenance)
Perawatan pencegahan adalah program pemeliharaan
yang bertujuan untuk mencegah kerusakan. Kegiatan yang
dilakukan berupa evaluasi rutin peralatan, mesin, dan
sistem pabrik. Hal ini untuk mendeteksi secara dini potensi
masalah dan segera menjadwalkan tugas pemeliharaan.
Perawatan pencegahan dapat berupa perawatan berkala
maupun perawatan prediktif.
2) Perawatan korektif (Corrective maintenance)
Tujuan perawatan korektif adalah memperbaiki masalah
yang ada. Pemeliharaan korektif difokuskan pada
tugas-tugas rutin dan terencana yang akan memelihara
semua mesin dan sistem pabrik dari ketidakwajaran.
Ketidakwajaran yang terjadi pada mesin misalnya getaran,
suara berisik yang berlebihan, suhu yang tidak normal,
ataupun putaran mesin yang tidak stabil.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 15
3) Perawatan berjalan (Running maintenance)
Perawatan berjalan dilakukan ketika peralatan dalam
keadaan beroperasi. Jenis perawatan ini cocok diterapkan
untuk mesin yang bekerja secara terus menerus dalam
proses produksi.
4) Perawatan prediktif (Predictive maintenance)
Perawatan prediktif dilakukan untuk mendeteksi adanya
kelainan fisik maupun fungsi dari sistem peralatan.
Perawatan ini dilakukan dengan bantuan alat pemonitor
atau pemindai.
5) Perawatan kerusakan (Breakdown maintenance)
Perawatan kerusakan dilakukan terhadap mesin pabrik
yang kritis atau mati total. Tujuannya adalah membuat
mesin atau sistem secepat mungkin dapat kembali bekerja.
Setelah mesin berfungsi kembali meskipun pada tingkat
minimum maka perawatan dinilai efektif. Jenis perawatan
ini tidak efektif dan sangat mahal.
b. Perawatan tidak terencana
Perawatan tidak terencana atau perawatan darurat adalah
perawatan berupa perbaikan yang harus dilakukan karena
terjadi kerusakan peralatan yang tidak terduga sebelumnya.
Aktivitas 9 AYO BERPIKIR KRITIS
Berkunjunglah ke ruang teknisi di bengkel sekolah kalian. Tanyakan
kepada teknisi yang bertugas tentang jenis perawatan yang
dilakukan terhadap mesin-mesin yang ada di sekolah. Kemudian
tuliskan hasil pengamatanmu seperti tabel berikut dan beri tanda
centang (√) pada jenis perawatan yang sesuai.
16 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
JENIS PERAWATAN
Aktivitas
Perawatan Preventive Corrective Running Predictive Breakdown Emergency
Maintenance Maintenance Maintenance Maintenance Maintenance Maintenance
1…………………..
2…………………..
3…………………..
dst
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur
17
D. Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Karyawan bagi perusahaan adalah aset yang terus berkembang dari
sisi kompetensi. Bukan hal yang baru bahwa banyak perusahaan
terus mengembangkan kemampuan karyawannya melalui berbagai
macam cara. Cara yang dapat dilakukan misalnya dengan pelatihan, uji
kompetensi maupun dengan menempuh jenjang pendidikan yang lebih
tinggi. Hal ini karena karyawan yang memiliki kompetensi terjamin
akan membuat perusahaan berkembang. Karyawan merupakan
Sumber Daya Manusia (SDM) dalam suatu perusahaan. Semakin baik
mutu SDM maka semakin baik pula kinerja perusahaan.
Akan tetapi, seringkali terjadi permasalahan SDM dalam
perusahaan. Oleh karena itu, perlu pengelolaan SDM yang baik agar
suasana kerja menjadi aman, nyaman, dan kondusif. Salah satu bagian
yang termasuk dalam pengelolaan SDM adalah rekrutmen. Rekrutmen
dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan calon karyawan
dengan melakukan seleksi agar dapat memilih orang-orang terbaik.
Selain untuk mendapatkan karyawan baru, pola rekrutmen juga bisa
dipakai untuk mengisi posisi jabatan tertentu.
Aktivitas 10 AYO BEREKSPLORASI
Di SMK kalian pasti sering diadakan job fair maupun rekrutmen oleh
perusahaan. Meskipun kalian baru kelas X, cobalah ikuti kegiatan
tersebut sebagai pengunjung. Silakan kalian berkenalan dengan
pihak perusahaan yang hadir. Bertanyalah tentang bagaimana sistem
rekrutmen dan kriteria karyawan yang dibutuhkan oleh mereka.
18 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Kisah Inspiratif
Mari kita melihat contoh sukses di bidang
manufaktur yang ada di sekitar kita dengan
menonton video pada tautan berikut.
Diskusikan pertanyaan berikut dengan teman
kalian.
[Link]
1. Bagaimana pendapat kalian setelah melihat Sumber: PecahTelur/
Youtube
video tersebut?
2. Hal apa yang dapat menjadi inspirasi dari
video di atas?
Pengayaan
Jika kalian tertarik dengan materi ini dan ingin mendalaminya lebih
jauh, berikut kegiatan yang dapat kalian lakukan.
1. Carilah sebuah video profil perusahaan di Youtube
2. Tuliskan manajemen atau cara mereka menggerakkan perusahaan,
kaitkan dengan materi pada bab ini.
3. Postinglah hasil tulisan pada akun media sosial yang kalian miliki
kemudian tandai akun guru kalian.
Ayo Merangkum
Setelah kalian menyelesaikan aktivitas dalam bab ini, silakan kalian
rangkum materi-materi penting dalam buku catatan kalian. Kemudian
diskusikan hasil rangkuman kalian dengan teman sebangku kalian.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 19
Asesmen
A. Soal Pilihan Ganda
Pilihlah salah satu jawaban yang menurutmu paling benar!
1. Pengertian manufaktur berikut yang paling tepat adalah . . . .
a. Tahapan pembuatan barang jadi dari bahan baku mentah
dengan menggunakan peralatan industri
b. Tahapan untuk menambah nilai raw material agar mampu laku
di pasaran sesuai dengan hukum pasar
c. Tahapan masukan dan keluaran yang menghasilkan keuntungan
bagi perusahaan
d. Tahapan pembuatan produk yang dimulai dari perencanaan,
pembuatan, control, dan distribusi
e. Tahapan penyediaan informasi dari produk kepada konsumen
2. Salah satu prinsip yang dipakai dalam proses perancangan produk
adalah Where, yang artinya adalah . . . .
a. Kapan dimulai dan diakhirinya suatu pekerjaan
b. Lokasi fisik pekerjaan itu harus dilaksanakan
c. Apa saja hal yang harus dikerjakan
d. Mencakup alasan pekerjaan itu harus dilakukan
e. Bagaimana cara mengerjakan prosedur produksi
3. Prinsip dari Design for X yang menganalisis biaya produk dan
memasukkan pengurangan dari tahap awal desain adalah . . . .
a. Design for Manufacturing
b. Design for Assembly
c. Design to Cost
d. Design for Supply Chain
e. Design for Ergonomics
20 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
4. Berikut yang bukan akibat dari sistem Supply Chain perusahaan
tidak berjalan dengan baik adalah . . . .
a. Potensi kerugian karena barang menumpuk di gudang.
b. Konsumen curhat di media sosial karena stok barang habis.
c. Barang yang dibuat mengalami reject karena cacat produksi.
d. Stok barang kosong karena bahan baku sulit didapat.
e. Jalur distribusi terputus akibat jalan longsor.
5. Mesin bubut yang ada di bengkel sekolah hanya bisa berputar
di putaran rendah. Padahal untuk melakukan pekerjaan bor,
diperlukan putaran tinggi. Penyebabnya adalah belt sudah aus.
Perawatan yang harus dilakukan pada mesin bubut adalah . . . .
a. Breakdown maintenance
b. Preventive maintenance
c. Corrective maintenance
d. Predictive maintenance
e. Continued maintenance
B. Soal Pilihan Ganda Kompleks
Pilihlah jawaban yang benar dengan memilih jawaban lebih dari satu.
1. Pada mulanya, industri rumahan ini memiliki nama Fa Wings. Saat
berdiri di tahun 1949 Fa Wings hanya memproduksi sabun colek
buatan rumahan dan menawarkannya melalui pintu ke pintu.
Melihat sabunnya banyak peminat, akhirnya Fa Wings membuat
produk baru, di antaranya sabun toilet, bedak, pembersih lantai
dan pelembut kain.
Saat ini Fa Wings berubah menjadi [Link] dan telah diakui
sebagai produsen lokal dan distributor untuk produk rumah
tangga dan produk perawatan pribadi yang terkemuka. Kombinasi
antara ilmu pengetahuan dan teknologi manufaktur yang mutakhir
membuat Wings mampu menyediakan produk-produk berkualitas
dengan harga terjangkau sesuai visi perusahaan.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 21
Berdasarkan cerita di atas, bisnis yang dijalankan [Link] adalah . . . .
a. Membuat produk
b. Memberikan pelayanan
c. Mengemas produk
d. Mengembangkan teknologi
e. Memasarkan produk
2. Sistem mata rantai pasok akan berhubungan dengan perusahaan
dari proses awal sampai dengan proses akhir secara efektif dan
efisien. Berikut yang merupakan fungsi dari sistem mata rantai
pasok adalah . . . .
a. Merencanakan bagaimana mencapai tujuan bisnis
b. Tahap koordinasi semua lini dari segi sumber daya
c. Memberikan instruksi kerja kepada staf
d. Sebagai penjamin kualitas barang yang diedarkan
e. Sebagai pengendalian dan pemberian instruksi
3. Robert adalah peserta didik kelas XI di SMK Konsentrasi Keahlian
Teknik Pemesinan. Saat ini dia sedang menjalani Praktik Kerja
Lapangan (PKL) di industri pabrik gula. Saat musim giling tebu tiba,
mesin produksi bekerja 24 jam penuh. Kemungkinan perawatan
yang akan dilakukan Robert adalah . . . .
a. Breakdown maintenance
b. Preventive maintenance
c. Emergency maintenance
d. Running maintenance
e. Corrective maintenance
4. Perawatan mesin pada umumnya dilakukan oleh staf operator
mesin dan staf maintenance. Terkadang ada pula pihak eksternal di
luar perusahaan, yaitu pihak produsen mesin yang bisa membantu
pada proses perawatan jika ada hal-hal yang tidak mampu ditangani
oleh pihak internal. Berikut yang termasuk aktivitas perawatan
korektif adalah . . . .
22 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
a. Overhaul mesin
b. Mengganti bushing yang bengkok
c. Mengganti seal
d. Mengganti dudukan eretan bubut
e. Mengganti baut yang aus
5. Sistem produksi diimplementasikan untuk memastikan produk
dapat memenuhi kebutuhan pasar pada waktu, tempat dan jumlah
yang tepat. Salah satunya adalah sistem make to stock. Berikut yang
merupakan contoh kegiatan make to stock adalah . . . .
a. Konsumen memesan kursi sesuai rancangannya sendiri
b. Perusahaan penghasil baut memproduksi baut sejumlah 1 juta unit
c. Industri garmen membuat baju dengan model dan ukuran yang
sama dalam jumlah ribuan
d. Wawan memesan aplikasi Android yang berfungsi untuk
mengecek CCTV di rumahnya dari jarak jauh
e. Industri sepatu membuat pantofel untuk jenis kasual dalam
berbagai ukuran
Refleksi
Agar pembelajaran kita lebih efektif dan untuk mengetahui sejauh mana
pemahamanmu, kalian dapat melakukan refleksi dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Materi apa yang sudah kalian ketahui sebelum masuk pada
pembelajaran ini?
2. Materi apa yang belum kalian kuasai?
3. Materi apa yang menurut kalian mudah dikuasai?
4. Materi apa yang menurut kalian mampu meningkatkan pengalaman?
5. Apabila ada materi yang belum dikuasai, apa yang akan kalian
lakukan agar pemahaman kalian menjadi lebih baik?
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 23
6. Berikan tanda centang pada kriteria yang sesuai dengan penguasaan
materi kalian.
Materi
No Baik Cukup Kurang
Pembelajaran
Perancangan Produk
1
(Design for X)
2 Mata rantai pasok
3. Mata rantai logistik,
4. Proses produksi
5. Perawatan Mesin
6. Pengelolaan SDM
24 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
KEMENTERIAN PENDIDIKAN KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
REPUBLIK INDONESIA, 2023
Dasar-Dasar Teknik Mesin
untuk SMK/MAK Kelas X
Penulis: Heri Yudianto dan Ahya’ Alimuddin
ISBN: 978-623-194-530-3 (PDF)
Bab PERKEMBANGAN
2 TEKNOLOGI DI INDUSTRI
MANUFAKTUR
Tujuan
Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, diharapkan kalian dapat:
1. Memahami perkembangan teknologi manufaktur
2. Memahami Internet of Things dan teknologi
digital dalam dunia industri
3. Memahami isu pemanasan global dan
perubahan iklim
4. Memahami aspek-aspek ketenagakerjaan
5. Memahami life cycle produk industri, reuse, dan
recycling produk.
Pertanyaan Pemantik
Tahukah kalian, pada tahun 2025 nanti diprediksi 85 juta pekerjaan di dunia
akan hilang karena telah tergantikan oleh kecerdasan buatan ataupun robot?
Kata Kunci
« Internet of Things « aspek- aspek ketenagakerjaan
« isu pemanasan global « life cycle produk industri
Peta Konsep
Agar lebih mudah memahami materi pada bab ini, perhatikan peta
konsep berikut.
PERKEMBANGAN
ISU TEKNOLOGI
PEMANASAN MANUFAKTUR
GLOBAL
PERKEMBANGAN
TEKNOLOGI MANUFAKTUR
ASPEK
KETENAGAKERJAAN
INTERNET OF
THINGS
LIFE CYCLE
PRODUK
26 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Apersepsi
Smartphone yang kalian gunakan sehari-hari adalah perwujudan
dari kecanggihan teknologi. Benda tersebut merupakan produk
dari teknologi modern di bidang telekomunikasi. Saat ini kita akan
memasuki revolusi industri 4.0 yang memaksimalkan penggunaan
teknologi automasi untuk kebutuhan manusia sehari-hari. Contohnya,
melalui penggunaan Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT),
data science, dan pengolahan big data. Sebagai insan pemelajar dunia
teknologi, tentu kalian harus mengikuti perkembangan teknologi. Hal
ini karena perkembangan teknologi tak bisa dibendung sehingga harus
terus diikuti dan diadaptasi dalam kehidupan.
A. Perkembangan Proses Industri Manufaktur
Sebelum mempelajari materi ini, kamu dapat melakukan aktivitas
berikut.
Aktivitas 1 AYO BERDISKUSI
Apakah di rumah kalian ada sebuah mesin yang bekerja untuk kalian? Coba
kalian tulis mesin apa saja itu, dan apa yang akan terjadi apabila mesin-
mesin tersebut rusak. Diskusikan dengan teman sebangku kalian!
Teknologi hadir untuk membantu pekerjaan manusia sehingga
keberadaannya saat ini menjadi hal yang tak terpisahkan dari
kehidupan kita. Begitu juga dengan dunia industri di mana alat-alat
modern berhasil diciptakan. Teknologi pada mesin pengolah bahan
mentah menjadi barang jadi memberikan tingkat akurasi dan efisiensi
yang tinggi. Kecepatan proses produksi dan kecermatan dalam
dimensi produk akan memberikan keuntungan berlipat ganda bagi
industri. Akan tetapi keuntungan tersebut juga menimbulkan hal yang
ironis, yaitu berkurangnya peran manusia sebagai operator mesin.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 27
Pengurangan tenaga kerja adalah hal yang tak bisa dihindari dengan
hadirnya kemajuan teknologi.
Gambar 2.1 Perjalanan Revolusi Industri 1.0 hingga 4.0
Sumber: Ahya Alimuddin (2022)
Kita sering mendengar istilah revolusi industri, yaitu sebuah siklus
perkembangan dalam dunia industri yang ditandai dengan beberapa
penemuan. Sebelum itu, ada keadaan ketika manusia bergantung pada
tenaga hewan, sumber makanan dari tumbuhan, dan menggunakan kayu
bakar sebagai sumber energi. Manusia juga menggunakan kincir angin
dan kincir air untuk menangkap energi. Semua kegiatan manusia pada
masa itu memanfaatkan siklus energi yang terjadi di antara bumi dan
matahari. Saat itu, manusia hanya mengandalkan tenaga otot, air, dan
angin untuk menggerakkan apa pun. Manusia masih sangat bergantung
pada kondisi alam dan belum mampu menyimpan energi dalam jumlah
besar dan jangka waktu yang lama. Kondisi ini tentu saja menghambat
kemajuan perekonomian. Tenaga kerja tidak tersedia sebanyak yang
dibutuhkan dan ini merupakan bentuk non-efisiensi waktu dan tenaga.
Semuanya berubah sejak revolusi industri, yang dimulai
sekitar tahun 1750 di Inggris. Orang-orang mulai menebang pohon
untuk membangun rumah, membuat kapal serta untuk kayu
bakar. Selanjutnya, mereka menemukan sumber energi lain yang
28 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
menghasilkan energi lebih besar, yaitu bahan bakar fosil berupa batu
bara, minyak bumi, dan gas alam. Sumber batubara yang lebih mudah
ditemukan di lapisan bumi menjadi pilihan utama sebagai sumber
energi sehingga mereka mulai menggali dan menambang batu bara.
Kemudian seorang ilmuwan Inggris James Watt (1736-1819)
merancang sebuah mesin yang menggunakan batubara sebagai
bahan bakar. Batu bara yang dibakar menghasilkan uap yang dapat
menggerakkan piston dan digunakan sebagai mesin penggerak.
Penemuan mesin uap telah meningkatkan efisiensi penggilingan
gandum saat itu. Mereka tidak lagi membutuhkan energi air dan angin
untuk menggerakkan mesin giling gandum. Saat itu bahkan sebuah
kapal laut bermesin uap dapat berlayar selama 24 jam tanpa henti
selama pasokan batu bara terus tersedia. Mesin uap inilah yang menjadi
salah satu pendorong terjadinya revolusi industri pertama khususnya
di Inggris dan Eropa yang dikenal dengan revolusi industri 1.0.
Gambar 2.2 Mesin uap buatan James Watt
Pada masa revolusi industri pertama, pengusaha manufaktur
berlomba memanfaatkan mesin untuk menggantikan peran manusia
sebagai penghasil barang. Perubahan cara pembuatan barang
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 29
tersebut memengaruhi beberapa industri seperti manufaktur tekstil,
pertambangan, pembuatan kaca, dan pertanian. Pada awalnya produk
tekstil sebagian besar terbuat dari wol dan dipintal dengan tangan.
Dengan adanya penemuan mesin pemintal dan alat tenun, wol dapat
digantikan oleh kapas yang bisa diproduksi lebih cepat. Hal ini secara
otomatis mengurangi waktu dan biaya produksi serta menjadi titik
tolak revolusi dalam industri tekstil. Revolusi industri pertama telah
mengubah masyarakat dunia dari agraris atau bekerja sebagai petani
menjadi masyarakat industri.
Gambar 2.3 Ilustrasi ban berjalan pada industri otomotif
Sumber: [Link]/Pinterest
Revolusi industri kedua berlanjut dengan ditemukannya “Ban
Berjalan” atau conveyor belt yang digerakkan listrik pada tahun
1913. Penemuan ini meningkatkan output barang yang diproduksi
oleh pabrik, yaitu satu produk dikerjakan oleh banyak orang sesuai
bagiannya masing-masing. Misalnya dalam proses perakitan TV,
komponen elektronik dirakit oleh pekerja A, kemudian TV diletakkan
di atas ban berjalan ke bagian B yang memasang tabung luarnya, dan
30 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
terus berlanjut ke bagian berikutnya. Proses ini meningkatkan jumlah
barang yang dapat diproduksi oleh pabrik.
Gambar 2.4 Peserta didik SMK mempraktikkan mesin frais konvensional
Sumber: Kemendikbudristek/Ahya Alimuddin (2022)
Pada masa revolusi industri 2.0, proses produksi di bidang
manufaktur masih berupa kegiatan konvensional. Perancangan
desain produk dilakukan secara manual memanfaatkan pensil,
bolpoin, penggaris, dan kertas gambar. Pengolahan bahan baku
menggunakan mesin pemroses seperti bubut, frais,
bor, gerinda, sekrap, dan las. Proses pengecoran
logam juga dilakukan secara manual yang dimulai
dari membuat cetakan hingga menuangkan besi
cair. Sehingga kualitas output yang dihasilkan
sangat tergantung pada kemampuan operator.
[Link]
Untuk mengetahui penggunaan salah satu mesin
hav70
konvensional di dunia manufaktur kalian dapat Sumber: SMK SMTI
melihat video pada tautan berikut. Pontianak/Youtube
Revolusi industri 3.0, atau revolusi digital dimulai dengan
penemuan mesin yang bergerak dan berpikir secara otomatis.
Komputer dan robot memberikan dampak besar bagi pekerjaan
manusia. Meski pada awalnya ukuran komputer yang dibuat
sangat besar, akan tetapi kemampuan berpikir otomatis sebuah
komputer telah memberikan harapan besar bagi dunia. Perubahan
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 31
ini telah menggantikan penggunaan mesin konvensional menjadi
mesin yang sudah terprogram oleh komputer. Peran manusia
hanya menjadi operator dan pengawas dari mesin-mesin tersebut.
Demikian juga halnya dalam dunia manufaktur, mesin-mesin
konvensional dilengkapi komponen otomatisasi atau mengganti
sepenuhnya dengan komputer. Contohnya Computer Numerically
Control (CNC) yang digunakan pada mesin bubut dan frais. Bidang
perancangan desain pun beralih menggunakan software komputer
seperti Autodesk Inventor dan SolidWork. Penggunaan perangkat
otomatisasi memudahkan proses produksi dan memiliki beberapa
keuntungan antara lain meningkatkan produktivitas, meminimalkan
kesalahan operator, menghemat waktu, dan meningkatkan ketelitian
ukuran produk.
Gambar 2.5 Peserta didik SMK mempraktikkan mesin CNC Milling
Sumber: Kemendikbudristek/Ahya Alimuddin (2022)
Revolusi industri secara umum terjadi perlahan dan dalam jangka
yang lama, namun perubahan dari era industri 3.0 menuju 4.0 berlangsung
cepat. Pada awal abad 21 penggunaan komputer dan robot tidaklah hilang,
melainkan mengalami peningkatan kemampuan. Selain itu, bentuk
komputer yang semakin praktis menjadikan penggunaan komputer terus
meningkat pesat. Contoh peningkatan kemampuan komputer pada era ini
adalah dengan diciptakannya kecerdasan buatan (AI), robotika, Internet of
Things (IoT), pencetakan logam 3D, rekayasa genetika, komputasi kuantum,
dan teknologi lainnya. Hal yang paling terasa dalam revolusi industri 4.0
32 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
adalah penggunaan internet pada komputer yang dapat menghubungkan
seluruh dunia tanpa melalui kontak fisik..
Aktivitas 2 AYO BERPIKIR KRITIS
Simaklah video pada tautan berikut kemudian
jawablah pertanyaan yang diberikan.
Apakah menurutmu kehadiran robot dan
kecerdasan buatan pada Revolusi Industri
4.0 akan mengancam peran manusia dalam [Link]
industri? Jelaskan alasanmu! Sumber: Nas Daily/
Youtube
B. Internet of Things (IoT) dan Digitalisasi Industri
Sebelum kalian mempelajari tentang IoT kalian dapat melakukan
kegiatan berikut.
Aktivitas 3 BEREKSPLORASI
1. Apakah kalian pernah melanggar dan tertangkap kamera CCTV
lalu lintas sehingga mendapatkan surat tilang?
2. Bagaimanakah sistem yang bekerja pada jalur tilang elektronik
mulai dari kamera hingga mengirim surat tilang ke rumah?
Carilah informasi bersama teman sebangku kalian.
Internet of Things (IoT) dalam industri adalah sebuah sistem yang
terhubung dalam jaringan internet dengan tujuan saling berbagi data.
Melalui IoT peralatan fisik dapat saling terhubung tanpa terhalang
ruang. Penggunaan IoT pada industri adalah menggunakan jaringan
sensor untuk mengumpulkan data dan kemudian mengubah data
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 33
tersebut dengan perangkat lunak menjadi laporan sistem produksi.
Pemanfaatan IoT dalam dunia manufaktur berkaitan dengan sistem
pengawasan dan pengoptimalan kinerja mesin.
Penerapan IoT di industri sering disebut Industrial Internet of
Things (IIoT). Penggunaan IIoT dapat menjadi solusi untuk mengontrol
output produk yang dihasilkan oleh mesin. Sensor IIoT akan dipasang
pada mesin untuk mengenali potensi gangguan sejak dini. Hal yang
dipantau meliputi kalibrasi peralatan, kondisi mesin (kecepatan,
getaran) dan kondisi lingkungan (suhu, kelembaban) untuk kemudian
diidentifikasi saat melampaui ambang batas normal. Jika pembacaan
sensor mendekati ambang batas maka akan menyebabkan potensi cacat
produk. Selanjutnya monitor akan menunjukkan sumber masalah,
memberi peringatan, dan merekomendasikan tindakan mitigasi untuk
memperbaiki mesin dan meminimalkan keluarnya produk berkualitas
rendah. Untuk lebih memahami IIoT kalian dapat melihat infografis
IIoT yang disajikan melalui Gambar 2.6.
Gambar 2.6 Infografis IoT untuk kontrol kualitas di Industri
Sumber: Ahya Alimuddin (2022)
Berbagai sektor industri seperti pertambangan minyak dan
transportasi menggunakan perangkat digital untuk mencegah
terjadinya kecelakaan. Pekerja ditempeli sensor tubuh (RFID - Radio
34 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Frequency Identification) yang mengumpulkan data tentang lokasi
mereka, ritme detak jantung, suhu tubuh, dan parameter lainnya. Data
diteruskan ke pusat penyimpanan data untuk dianalisis berdasarkan
data lapangan dari sensor lain misalnya dari sensor lingkungan, sistem
perencanaan kerja, dan cuaca. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi pola
perilaku yang tidak biasa seperti gerakan vertikal yang tiba-tiba, detak
jantung yang tidak biasa dengan tujuan untuk mencegah kecelakaan
pekerja, kelelahan, dan cedera lainnya sekaligus melaporkan ancaman
keselamatan secara tepat waktu.
Gambar 2.7 Infografis IoT untuk kontrol keselamatan di Industri
Sumber: Ahya Alimuddin (2022)
Dengan metode yang sama, sensor IIoT juga bekerja untuk
mendukung perawatan prediktif pada mesin. Sensor akan
mengumpulkan data parameter mesin yang menentukan kesehatan
dan kinerja mesin contohnya suhu, tekanan, dan frekuensi getaran.
Data tersebut kemudian ditransmisikan ke pusat data dan digabungkan
dengan metadata seperti model peralatan, konfigurasi, pengaturan
operasional, riwayat penggunaan peralatan, sistem pemeliharaan dan
sumber lainnya. Seluruh data kemudian dianalisis, divisualisasikan,
dan disajikan kepada teknisi. Hal ini dilakukan untuk menghindari
kerusakan mesin yang parah dan meminimalkan waktu henti mesin.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 35
Gambar 2.8 Infografis IoT untuk kontrol keselamatan di Industri
Sumber: Ahya Alimuddin (2022)
IIoT juga dimanfaatkan untuk membangun
Smart Factory Manufacturing (SFM), yaitu sebuah
konsep industri yang dirancang dengan berbagai
teknologi. Penggunaan SFM dapat meningkatkan
kinerja karyawan untuk membantu mengatasi
tantangan, meraih tujuan bisnis, dan memperlancar
[Link]
jaringan logistik. Agar kalian lebih memahami tentang Sumber: Deloitte US/
SFM kalian dapat melihat video pada tautan berikut. Youtube
Sistem perusahaan manufaktur yang dikontrol oleh IoT terbukti
mampu meningkatkan efisiensi dan kemudahan kerja dengan
keuntungan sebagai beriku.
1. Menciptakan lingkungan kerja yang aman
Perangkat IoT memiliki berbagai sensor yang dapat memantau suhu,
getaran, tegangan, arus, dan lainnya. Jadi, sensor ini dapat membantu
mendeteksi kerusakan mesin melalui tanda peringatan dini.
2. Menambah nilai produk
Penambahan IoT pada produk akan memudahkan pelanggan
mendapatkan pelayanan pascajual. Pelayanan pascajual yang dapat
diterima antara lain perawatan produk, rekaman perawatan yang
dilakukan, dan info penjualan produk jika ingin menjual kembali
produknya.
36 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
3. Proses logistik berjalan lancar
Proses logistik pada distribusi barang akan sangat terbantu
dengan sistem IoT. Hal ini karena jumlah stok akan terpantau
dan manajemen rantai pasok akan lebih mudah untuk mengatur
ketersediaan produk.
4. Penghematan biaya
Sistem IoT akan membuat mesin bekerja dengan optimal karena
waktu hentinya berkurang. Selain itu, penggunaan energi menjadi
lebih efisien sehingga perusahaan dapat meminimalkan biaya
operasional.
5. Penghematan waktu
Sistem IoT membuat perusahaan memproduksi barang dengan lebih
cepat dan efektif sehingga produk akan lebih cepat sampai ke pasar.
6. Produktivitas meningkat
Sistem IoT akan meningkatkan produktivitas karena proses
produksi dan suplai bahan baku berjalan lancar.
Aktivitas 4 AYO BEREKSPLORASI
Untuk melihat sejauh mana pemahaman kalian
tentang materi IoT, kerjakan soal pada Quizizz
dengan cara memindai atau mengklik tautan
berikut. Bila muncul invalid game code, klik
Okay saja. Kemudian masukkan kode Quizizz
[Link]
dari guru kalian dan klik Join a game.
quizsmk123
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 37
C. Isu Pemanasan Global
Sebelum kamu mempelajari tentang pemanasan global kamu dapat
melakukan aktivitas berikut.
Aktivitas 5 AYO BERPIKIR KRITIS
Simaklah video pada tautan berikut kemudian
jawablah pertanyaan yang diberikan.
Setelah melihat video, menurut kalian
apakah industri manufaktur berperan serta
dalam menyumbang peningkatan pemanasan
[Link]
global? MOov-5KbTF4
Sumber: Kuriositas/
Youtube
Pemanasan global adalah fenomena meluas yang diakibatkan oleh
kegiatan manusia terutama dalam penggunaan bahan bakar yang
berasal dari pengolahan fosil dan alih guna hutan. Setiap saat suhu
permukaan bumi meningkat karena tingginya emisi gas rumah
kaca. Efek rumah kaca sendiri sebenarnya sangat dibutuhkan oleh
makhluk hidup, seperti melindungi tanaman dari panas dan dingin
yang berlebihan dan mencegah hama. Akan tetapi jika berlebihan dari
kondisi normalnya maka efek rumah kaca akan bersifat merusak.
Revolusi industri pertama menyebabkan peralihan dari tenaga
manual ke mesin-mesin penghasil emisi rumah kaca. Hal ini menjadi
salah satu penyebab pemanasan global. Selain itu, efek rumah kaca juga
diakibatkan oleh penebangan hutan, limbah pertanian, penggunaan
listrik berlebihan, dan polusi kendaraan bermotor. Jika dilihat dari
sumbernya, efek rumah kaca bisa diakibatkan dari aktivitas manusia
yang memunculkan emisi gas berlebih. dengan demikian, solusi untuk
mengurangi pemanasan global adalah dengan mengubah pola hidup
dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
38 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Gambar 2.9 Infografis efek rumah kaca
Sumber: DitjenPPI
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 39
Kita harus turut serta dalam gerakan penyelamatan bumi dari efek
rumah kaca. Berikut beberapa langkah meminimalkan efek dari
pemanasan global.
1. Konservasi lingkungan, dengan melakukan penanaman pohon dan
penghijauan di lahan-lahan kritis. Tumbuhan hijau memiliki peran
mengurangi gas karbon dioksida melaui proses fotosintesis.
2. Hemat energi, dengan menggunakan energi yang bersumber dari
energi alternatif guna mengurangi penggunaan energi bahan
bakar fosil (minyak bumi dan batu bara). Misalnya dengan
menggunakan mobil tenaga surya ataupun listrik. Selain itu, tidak
sering menggunakan kendaraan pribadi, melainkan menggunakan
transportasi umum. Hal lain yang dapat dilakukan adalah dengan
menghemat penggunaan listrik dan air di rumah.
3. Mengurangi penggunaan peralatan yang mengandung
klorofluorokarbon seperti pendingin ruangan. Sebagai upaya
untuk mengatasi suhu ruangan yang panas, kita dapat merancang
bangunan yang mempunyai banyak ventilasi udara sehingga tidak
perlu memakai pendingin ruang. Akan tetapi, bila penggunaan
pendingin ruangan terpaksa diperlukan maka dapat menggunakan
pendingin ruangan yang ramah lingkungan.
4. Melakukan upaya reduce, reuse, dan recycle dalam kehidupan
seharihari. Langkah reduce (mengurangi) dapat berupa
meminimalisir penggunaan kemasan plastik. Sedangkan reuse
(menggunakan kembali) dapat dicerminkan dengan penggunaan
benda-benda bekas seperti kantong atau botol plastik. Yang terakhir
recycle (daur ulang) dilakukan dengan mendaur ulang limbah
menjadi sesuatu yang bermanfaat.
5. Menghemat penggunaan perangkat elektronik seperti televisi,
komputer, mesin cuci, AC, dan handphone. Bila tidak sedang dipakai,
apalagi dalam jangka waktu lama lebih baik mencabut stop kontak
perangkat tersebut. Bisa juga dengan mengganti lampu rumah
dengan lampu LED beserta sensor cahaya agar mati secara otomatis.
40 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
D. Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Sebelum mempelajari tentang materi ini kalian dapat melakukan
aktivitas berikut.
Aktivitas 6 AYO BERLITERASI
Lulusan SMK diharapkan mampu melakukan B-M-W. B-M-W adalah
singkatan dari Bekerja – Meneruskan pendidikan - Wirausaha.
Bekerja menjadi pilihan mayoritas lulusan SMK. Apabila kita
membaca berita banyak ditemukan hal terkait pelanggaran
terhadap hak karyawan. Carilah berita yang berkaitan dengan hal
tersebut melalui internet. Diskusikan alasan permasalahan tersebut
dengan teman sebangkumu.
Seorang karyawan perlu memiliki pengetahuan tentang hak dan
kewajiban ketika berhubungan dengan perusahaan. Pemenuhan hak
dan kewajiban memiliki tujuan untuk menjaga hubungan baik dan
saling menguntungkan antara karyawan dan perusahaan. Pemahaman
tentang tenaga kerja perlu dilakukan agar hak dan kewajiban dapat
terpenuhi. Menurut UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Bab I pasal 1 ayat 2, tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu
melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan/atau jasa baik
untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat. Hak
dan kewajiban pekerja telah diatur oleh undang-undang. Apabila
kalian nanti bekerja, kalian harus memahami hak dan kewajiban
sebagai pekerja.
Hak-hak karyawan yang wajib dipenuhi oleh perusahaan adalah
sebagai berikut.
1. Hak memperoleh upah
Upah atau sering diistilahkan sebagai gaji, merupakan imbalan
yang diberikan oleh pemberi kerja kepada pekerjanya. Pada
umumnya upah diberikan dalam bentuk uang. Hak memperoleh
upah adalah hak mendasar yang dimiliki oleh karyawan.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 41
2. Hak mendapatkan kesempatan dan perlakuan yang sama
Perusahaan berkewajiban memberikan keadilan bagi seluruh
pekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Peraturan
perundang-undangan menyebutkan setiap tenaga kerja memiliki
kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan.
3. Hak mendapatkan pelatihan kerja
Karyawan memiliki hak untuk meningkatkan kompetensinya.
Kompetensi dalam hal pekerjaan atau hal lain dapat ditingkatkan
untuk mengembangkan potensi dan daya kreasi. Peningkatan
kompetensi bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan dan
keterampilan kerja.
4. Hak memiliki waktu kerja yang proporsional
Waktu kerja berdasarkan Undang-undang Cipta Kerja Nomor 11
Tahun 2020 Pasal 81 No. 21 adalah sebagai berikut.
a. Tujuh jam setiap hari dan empat puluh jam seminggu untuk
enam hari kerja.
b. Delapan jam setiap hari dan empat puluh jam seminggu untuk
lima hari kerja.
5. Hak untuk mendapatkan kesehatan dan keselamatan kerja
Hak ini diperlukan agar karyawan merasa aman ketika melakukan
pekerjaan sehari-hari dalam rangka meningkatkan produksi dan
produktivitas nasional. Oleh karena itu, karyawan harus dilindungi
dari berbagai persoalan yang mengganggu di sekitarnya.
6. Hak untuk mendapatkan kesejahteraan
Karyawan beserta keluarganya berhak memperoleh jaminan
sosial tenaga kerja.
7. Hak bergabung dengan serikat pekerja
Setiap karyawan berhak mendirikan dan menjadi anggota
perserikatan tenaga kerja. Perserikatan tenaga kerja atau serikat
pekerja perlu diadakan untuk melindungi dan memperjuangkan
kepentingan tenaga kerja. Penyampaian aspirasi dilakukan sesuai
42 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
b. Sesuatu yang tidak wajar seperti perintah untuk merenovasi
rumah atasan.
c. Sesuatu yang berlebihan dan tidak sesuai tugas pokoknya
Gambar 2.10 Kedisiplinan pekerja di pabrik garmen
Sumber: Garry Lotulung/ [Link] (2021)
2. Kewajiban konfidensial
Kewajiban konfidensial adalah kewajiban untuk menyimpan
informasi yang bersifat rahasia perusahaan, baik itu resep
rahasia maupun strategi penjualan. Setiap perusahaan akan
mengadakan perjanjian kerja pada saat penandatanganan kontrak
dengan karyawan. Dalam perjanjian kerja tersebut dicantumkan
persetujuan karyawan untuk menyimpan rahasia perusahaan
dan tidak akan menyebarluaskannya. Jika pekerja melanggar,
perusahaan dapat menuntut karyawan secara hukum. Contohnya,
PT Kecap Nomor Satu memproduksi sebuah merek kecap yang
sangat laris di pasaran. Oleh karena itu, banyak kompetitor yang
berusaha menyainginya. Perusahaan tentu saja akan menjaga
resepnya agar tidak bocor dengan mengikat karyawan melalui
kewajiban konfidensialitas.
44 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
aturan, yaitu memiliki ijin dari kepolisian, tidak menganggu
ketertiban, dan dilarang menggunakan kekerasan.
8. Hak cuti
Perusahaan wajib memberi waktu istirahat dan cuti pada karyawan.
Jumlah cuti yang diberikan oleh perusahaan sekurangnya dua
belas hari kerja setelah karyawan tersebut bekerja selama satu
tahun secara terus-menerus.
9. Hak khusus pekerja perempuan
Karyawan perempuan berhak mendapatkan cuti pada hari
pertama dan kedua saat haid serta cuti selama satu setengah bulan
sebelum melahirkan dan satu setengah bulan setelah melahirkan.
Hak tersebut juga berlaku bagi karyawan wanita yang mengalami
keguguran.
Selain hak yang harus dipenuhi, karyawan juga memiliki kewajiban
yang harus dilakukan. Kewajiban seorang karyawan pada perusahaan
adalah sebagai berikut.
1. Kewajiban ketaatan
Setiap karyawan memiliki kewajiban untuk taat pada atasan
terkait dengan pekerjaan di perusahaan. Setiap perusahaan
memiliki aturan kerja yang menjadi budaya kerja di tempat
tersebut. Contohnya, aturan 5K, yaitu ketelitian, kerapian,
kebersihan, keteraturan dan kedisiplinan. Apabila pekerja
melanggar ketentuan kontrak, perusahaan dapat mengeluarkan
surat peringatan pertama, kedua hingga ketiga yang dapat diakhiri
dengan pemecatan. Kejadian tersebut dianggap tidak menyalahi
aturan karena sudah diatur dalam perjanjian kerja yang disepakati
oleh kedua belah pihak.
Beberapa hal yang perlu diwaspadai bagi karyawan untuk
tidak mematuhi perintah yang diberikan.
a. Sesuatu yang amoral seperti perintah untuk menipu, menyuap,
dan lain sebagainya.
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 43
3. Kewajiban loyalitas
Karyawan harus membantu perusahaan mencapai visi dan
misi dengan loyalitas tinggi. Loyalitas karyawan bisa berupa
kedisiplinan yang tinggi, menaati aturan kerja, etika dan moral
kerja yang baik, serta memiliki semangat kerja yang tinggi.
4. Menjaga etos kerja
Karyawan wajib memiliki semangat atau etos kerja untuk
memberikan hasil terbaik bagi perusahaan. Etos kerja dapat
ditumbuhkan melalui hubungan timbal balik yang baik antara
karyawan dan perusahaan. Kenyamanan dalam sebuah perusahaan
juga dapat meningkatkan etos kerja karyawannya. Karyawan
dengan semangat atau etos kerja tinggi akan memberikan hasil
kerja yang baik. Agar memiliki etos kerja tinggi, kalian bisa
memulai dari diri sendiri dan tidak bergantung pada perusahaan.
E. Life Cycle Produk
Sebelum mempelajari materi ini kamu dapat melakukan kegiatan
berikut.
Aktivitas 7 AYO BEREKSPLORASI
Simaklah video pada tautan berikut kemudian
jawablah pertanyaan yang diberikan.
Setelah melihat video tersebut, apa pesan
yang kalian dapatkan dengan runtuhnya
kejayaan sebuah produk? [Link]
Sumber: GA Story/
Youtube
Life cycle dapat berarti siklus hidup suatu produk. Life cycle
bermakna bahwa sebuah produk dapat tercipta, berkembang, laris
terjual, lalu hilang dari pasaran. Sebuah produk diciptakan dari sebuah
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 45
ide lalu dikembangkan menjadi wujud nyata. Suatu produk akan sulit
bertahan jika tidak dilakukan penelitian dan pengembangan lebih
lanjut. Oleh karena itu, sebuah perusahaan memiliki divisi penelitian
dan pengembangan (Research and Development – R&D). Tugas divisi
ini adalah membuat produk dapat bertahan di pasaran dan berpotensi
memberikan keuntungan secara terus-menerus.
Dengan mempelajari life cycle, manajemen perusahaan dapat me-
nentukan waktu yang tepat untuk mengeksekusi strategi kelangsungan
suatu produk seperti meningkatkan promosi, memperbanyak
produksi, mengatur harga, memberikan diskon, memperluas pasar,
atau memberikan penyegaran ulang pada kemasan. Tahapan life cycle
produk terbagi menjadi empat, yaitu pengenalan, pertumbuhan,
kematangan, dan penurunan.
1. Pengenalan
Tahap ini dilakukan untuk memberi tahu konsumen akan
keberadaan dan manfaat suatu produk. Kegiatan yang bisa
dilakukan misalnya promosi melalui media, pemberian diskon,
endorsemen media sosial, penyebaran produk gratis untuk dicoba
, dan menjadi sponsor kegiatan masyarakat.
2. Pertumbuhan
Tahap pertumbuhan ditandai dengan peningkatan produksi
karena naiknya permintaan, hingga perluasan stok produk. Salah
satu contohnya adalah penggunaan kendaraan listrik. Mungkin
saat ini produknya belum banyak yang mengenal, namun inovasi
terus dilakukan secara konsisten. Potensi penjualan pun diprediksi
akan terus meningkat seiring memasuki fase kematangan dari
inovasi produknya.
3. Kematangan
Tahap ini merupakan tahap yang paling menguntungkan. Hal
ini karena produk sudah dikenal dan digunakan secara terus-
menerus. Adapun biaya produksi dan pemasaran pada tahap ini
akan semakin menurun.
46 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
4. Penurunan
Tahap ini terjadi jika sebuah produk tidak mampu bersaing
dengan para kompetitornya. Ketika suatu produk sukses, tentu
perusahaan lain akan meniru dengan meningkatkan kualitas
atau menawarkan harga lebih rendah. Produk kemungkinan
akan kehilangan konsumen dan penjualan akan mulai menurun.
Penyebab hal ini adalah perubahan selera pasar, perubahan teknis
lapangan, kurang inovasi, munculnya pesaing, dan permasalahan
pada hak paten.
Gambar 2.11 Tahapan Siklus Hidup Produk
Sumber: Diolah dari [Link]
Kisah Inspiratif
Mari kita melihat video tentang Internet of Things dibawah ini.
[Link]
Sumber: KemkominfoTV/Youtube
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 47
Pengayaan
Jika kalian tertarik dengan materi ini dan ingin mendalaminya lebih
jauh, berikut kegiatan yang dapat kalian lakukan.
1. Mintalah surat pengantar dari sekolah untuk berkunjung ke
perusahaan manufaktur di sekitar lingkungan kalian.
2. Carilah informasi tentang inovasi yang dilakukan perusahaan
untuk mengembangkan produknya.
3. Posting informasi yang didapatkan melalui akun media sosial yang
kalian miliki kemudian tandai akun guru kalian.
Ayo Merangkum
Setelah kalian menyelesaikan aktivitas dalam bab ini, silakan kalian
rangkum materi-materi penting dalam buku catatan kalian. Kemudian
diskusikan hasil rangkuman kalian dengan teman sebangku kalian.
Uji Kompetensi
A. Soal Pilihan Ganda
Pilihlah salah satu jawaban yang menurutmu paling benar!
1. Ciri-ciri yang menandai terjadi Revolusi Industri 1.0 adalah . . . .
a. Orang-orang menebang pohon untuk membangun rumah,
membuat kapal serta untuk kayu bakar
b. Masyarakat menggali dan menambang batubara jumlah besar
c. Terciptanya mesin yang menghasilkan uap untuk menggerakkan
piston
d. Ditemukannya “Ban Berjalan” atau conveyor belt yang
digerakkan listrik
e. Perancangan desain gambar produk dilakukan dengan manual.
48 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
2. Berikut yang bukan merupakan dampak dari Revolusi Industri 3.0
terhadap proses produksi manufaktur adalah . . . .
a. Produktivitas meningkat
b. Meminimalisasikan kesalahan operator
c. Menghemat waktu
d. Tingkat ketelitian ukuran produk meningkat
e. Tenaga manusia digantikan kecerdasan buatan.
3. UPJ di bengkel SMK Teknik Pemesinan ingin mengerjakan pesanan
produk berupa adjuster bolt sebanyak 10 buah. Alat produksi yang
dibutuhkan adalah . . . .
a. Mesin bubut
b. Mesin frais
c. CNC milling
d. Mesin katrol
e. Mesin gerinda
4. Undang-undang yang mengatur hak dan kewajiban karyawan
adalah . . . .
a. UU No. 18 tahun 2003
b. UU No. 13 tahun 2003
c. UU No. 13 tahun 2013
d. UU No. 16 tahun 2003
e. UU No. 13 tahun 2006
5. Meningkatnya permintaan pasar disertai peningkatan jumlah
produksi, hingga perluasan ketersediaan produk adalah ciri dari
siklus produk . . . .
a. Pengenalan
b. Pertumbuhan
c. Kematangan
d. Penurunan
e. Peningkatan
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 49
B. Soal Pilihan Ganda Kompleks
Pilihlah jawaban yang benar dengan memilih jawaban lebih dari satu.
1. Sistem IoT untuk manufaktur (IIoT) berkaitan dengan kegiatan
operasional seperti memantau dan mengoptimalkan kinerja
peralatan, kontrol kualitas produksi dan interaksi manusia ke
mesin. Berikut yang merupakan contoh penerapan IioT adalah . . . .
a. Memindahkan barang yang sedang diproses dari satu meja ke
meja yang lain
b. Mencegah terjadinya kecelakaan kerja pada karyawan
c. memberi peringatan bila terjadi sesuatu yang tidak normal pada
mesin
d. mengontrol output produk yang dihasilkan oleh mesin
e. Memasarkan produk
2. Efisiensi kerja industri yang bisa dihasilkan dari penggunaan IIoT
adalah . . . .
a. Menambah nilai produk
b. Gaji karyawan bisa ditekan
c. Menjamin kelancaran logistik
d. Menghemat waktu produksi
e. Sebagai pengendalian dan pemberian instruksi.
3. Gunawan adalah peserta didik kelas XI di SMK Teknik Pemesinan
dan saat ini dia sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL)
di industri pengecoran logam. Keterampilan manufaktur yang
didapatkan Gunawan dari tempat PKL adalah . . . .
a. Perancangan tuangan
b. Desain pola
c. Penekukan pelat
d. Pengelasan
e. Peleburan
50 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
4. Mesin produksi konvensional banyak digunakan di era Revolusi
Industri 3.0 salah satunya adalah mesin frais. Benda berikut yang
diproses dengan menggunakan mesin frais adalah . . . .
a. b.
c. d.
e.
5. Revolusi Industri menjadi tonggak perubahan pola hidup
masyarakat dunia. Peningkatan pendapatan rumah tangga
membawa perubahan sosial, ekonomi dan budaya. Sampai saat
ini, Revolusi Industri berkembang beriringan dengan kemajuan
teknologi. Berikut yang merupakan dampak positif dari Revolusi
Industri adalah . . . .
a. Meningkatkan jumlah produksi barang
b. Mekanisasi besar-besaran pada industri
c. Pemanasan global yang semakin meningkat
d. Memperbesar jumlah orang kaya
e. Menyebabkan menurunnya konsumsi masyarakat
Bab 1 - Proses Bisnis Bidang Manufaktur 51
Refleksi
Agar pembelajaran kita lebih efisien dan untuk mengetahui sejauh
mana pemahamanmu, kamu dapat melakukan refleksi dengan
menjawab pertanyaan berikut.
1. Materi apa yang belum kalian kuasai?
2. Materi apa yang menurut kalian mudah dikuasai?
3. Berikan tanda centang pada kriteria yang sesuai dengan penguasaan
materi kalian.
Materi
No Baik Cukup Kurang
Pembelajaran
1. Perkembangan
teknologi manufaktur
2. Internet of Things dan
digitalisasi industri
3. Isu pemanasan global
dan perubahan iklim
4. Aspek-aspek
ketenagakerjaan
5. Life cycle produk
industri
4. Apabila ada materi yang belum dikuasai, apa yang akan kalian
lakukan agar pemahaman kalian menjadi lebih baik?
52 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
KEMENTERIAN PENDIDIKAN KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
REPUBLIK INDONESIA, 2023
Dasar-Dasar Teknik Mesin
untuk SMK/MAK Kelas X
Penulis: Heri Yudianto dan Ahya’ Alimuddin
ISBN: 978-623-194-530-3 (PDF)
Bab PROFESI DAN
3 KEWIRAUSAHAAN
Tujuan
Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini,
diharapkan kalian dapat:
1. Memahami profesi dan
kewirausahaan (job profile
dan technopreneurship)
2. Memahami peluang usaha
di bidang manufaktur
mesin.
Pertanyaan Pemantik
Ketika pertama kali masuk SMK dan memilih Program Keahlian Teknik Mesin,
apakah kalian sudah memiliki gambaran pekerjaan di masa depan? Apa
gambaran pekerjaan itu?
Kata Kunci
« Profesi
« Kewirausahaan
« Peluang usaha
Peta Konsep
Agar lebih mudah memahami materi pada bab ini, perhatikan peta
konsep berikut.
KEWIRAUSAHAAN
• Bengkel
KARYAWAN PROFESI • Usaha Kreatif
MANUFAKTUR
• Posisi Kerja di
Perusahaan
• Jabatan Kerja
SKKNI
54 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Apersepsi
Salah satu daya tarik SMK adalah lulusannya dinilai siap bekerja.
Saat ini industri membutuhkan banyak tenaga kerja baru di bidang
manufaktur, tak terkecuali tenaga kerja yang berasal dari SMK Program
Keahlian Teknik Mesin. Secara umum lulusan SMK menginginkan
untuk langsung bekerja. Bahkan ketika masih bersekolah di kelas XII,
beberapa sudah ada yang mengikuti rekrutmen kerja dan diterima.
Meski begitu, sebenarnya peluang kerja lulusan SMK tidak hanya
bekerja di industri, tetapi berwirausaha juga bisa dijadikan pilihan.
Percepatan teknologi dan perkembangan internet memberikan peluang
kerja yang bisa dimanfaatkan untuk berwirausaha.
A. Profesi Kerja di Perusahaan Manufaktur
Perusahaan manufaktur menyediakan produk yang dibutuhkan
oleh pasar. Semakin besar permintaan maka semakin banyak proses
produksi yang dilakukan. Manufaktur di Indonesia sering disebut
pabrik dan proses produksinya disebut fabrikasi. Contoh perusahaan
manufaktur adalah industri otomotif, garmen, alat berat, plastik, kimia,
farmasi, dan barang konsumsi. Manufaktur membutuhkan banyak
sekali tenaga kerja, sehingga keberadaannya menjadi salah satu yang
menentukan perekonomian bangsa.
Aktivitas 1 AYO BEREKSPLORASI
Simaklah video pada tautan berikut kemudian
jawablah pertanyaan yang diberikan.
Setelah melihat video tersebut, apakah
kamu sudah bisa membayangkan apa saja [Link]
peluang kerja lulusan teknik mesin? mengsmk
Sumber: Bangdid TV/
Youtube
Bab 3 - Profesi dan Kewirausahaan 55
Beberapa jenis pekerjaan yang bisa kalian dapatkan di industri
manufaktur adalah sebagai berikut.
1. Bidang Produksi
Bidang produksi adalah bagian yang mengerjakan kegiatan untuk
menghasilkan produk. Contoh kegiatan dalam bidang produksi
adalah sebagai berikut.
a. Menyediakan bahan mentah yang akan diolah menjadi produk
setengah jadi bahkan produk jadi.
b. Mengoperasikan alat produksi yang memproses bahan baku.
c. Mengatur jadwal proses mesin produksi
d. Menjaga kebersihan area dan alat produksi.
e. Mengirim produk setengah jadi ke pemrosesan berikutnya.
2. Bidang Perawatan (Maintenance Engineering)
Teknisi merupakan pekerjaan yang berhubungan langsung dengan
mesin produksi, instalasi sarana dan prasarana pabrik, mesin
pembangkit listrik, dan lain-lainnya. Gambaran tugas seorang
teknisi adalah sebagai berikut.
a. Melakukan perawatan terhadap mesin produksi di pabrik.
b. Memperbaiki kerusakan mesin produksi yang membutuhkan
perawatan besar.
c. Mengupayakan inovasi agar mesin produksi berjalan lebih
efektif dan efisien.
d. Menjaga kondisi mesin agar dapat digunakan secara maksimal
sepanjang proses produksi.
e. Melakukan pemasangan mesin produksi yang baru.
3. Penjamin Kualitas (Quality Assurance)
Penjamin kualitas adalah divisi yang mempunyai tugas di bidang
penjaminan kualitas produk. Penjamin kualitas bertugas untuk
memastikan tingkat kualitas yang tinggi selama pengembangan
produk atau layanan. Penjamin kualitas juga memastikan
perusahaan telah menyediakan produk atau layanan sebaik
56 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
mungkin untuk kepuasan pelanggan. Adapun pekerjaan yang di-
lakukan penjamin kualitas adalah sebagai berikut.
a. Melakukan uji terhadap produk untuk mengetahui tingkat
kualitas meliputi dimensi yang tepat, bentuk yang ideal dan
tingkat kekasaran/performa yang sesuai.
b. Berkoordinasi dengan bidang lain terkait hasil uji kualitas
produk.
B. Jabatan Kerja di Bidang Manufaktur
Dalam rangka menyiapkan kompetensi di bangku sekolah kejuruan,
pemerintah memberikan acuan berupa Standar Kompetensi Kerja
Nasional Indonesia (SKKNI). Berdasarkan Permenaker RI No. 3 Tahun
2016 tentang Tata Cara Penetapan SKKNI, SKKNI didefinisikan sebagai
“rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan,
keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan
pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan”. Apabila di
SMK kalian terdapat Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), kalian dapat
menempuh uji kompetensi berstandar SKKNI dengan sertifikat diakui
oleh industri. SKKNI pada bidang teknik mesin adalah bidang industri
logam mesin yang ditetapkan oleh
Menteri Ketenagakerjaan Nomor
109 Tahun 2018 yang memuat
jabatan pekerjaan sebagai berikut.
1. Jabatan Pekerjaan pada
Proses Perancangan
Bidang perancangan merupa-
kan sebuah bagian pekerjaan
di industri manufaktur untuk
membuat desain produk me-
lalui proses gambar manual
bahkan dengan komputer. Gambar 3.1 Kegiatan perancangan
di bidang industri
Sumber: Fanjianhua/Freepik
Bab 3 - Profesi dan Kewirausahaan 57
2. Jabatan Pekerjaan pada Proses Produksi
Bagian produksi bertugas membuat komponen yang terbuat
dari bahan baku menjadi barang jadi melalui proses pemesinan,
fabrikasi ataupun yang lainnya. Pekerjaan pada bagian produksi
berupa operator mesin perkakas dan mesin CNC.
Gambar 3.2 Operator mesin CNC
Sumber: Daniel Smyth/[Link] (2020)
3. Jabatan Pekerjaan pada Proses Pengolahan
Pekerjaan pengolahan dapat berupa pengecoran logam yang
meliputi peleburan, pencampuran atau pemaduan, dan penuangan
besi cair untuk menghasilkan produk tuangan dalam bentuk kasar
seperti besi tuang, baja tuang, dan baja tuang paduan.
Gambar 3.3 Kegiatan pengecoran pada industri logam
Sumber: Hasan Sakri/Tribun Jogja
58 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
4. Jabatan Pekerjaan pada Proses Pemeliharaan
Bagian pemeliharaan bertugas untuk menjaga keberlangsungan
proses produksi. Bagian pemeliharaan bertugas menyiapkan
mesin dalam kondisi yang terawat.
Gambar 3.4 Kegiatan pemeliharaan mesin di pabrik
Sumber : Chandra Satwika/Jawa Pos (2017)
Klasifikasi pekerjaan pada industri logam mesin berdasarkan
SKKNI adalah sebagai berikut.
Tabel 2.1 Peta fungsi kompetensi sektor logam mesin
Tujuan Utama Fungsi Kunci Fungsi Utama
Memproduksi Merancang produk Merancang mekanik umum
produk raw material
setengah jadi dan Merancang perkakas presisi
barang jadi dari
Melakukan proses Merencanakan dan mengendalikan
bahan logam
produksi produksi
Melakukan proses perakitan
(assembling)
Melakukan proses pengecoran
Membuat perkakas presisi
Melakukan proses pabrikasi
(fabrication)
Melakukan proses permesinan
(machining)
Bab 3 - Profesi dan Kewirausahaan 59
Tujuan Utama Fungsi Kunci Fungsi Utama
Melakukan instalasi (installation) dan
uji kelayakan (commissioning)
Melakukan proses tempa (forging)
Melakukan proses akhir permukaan
produk (surface finishing)
Melaksanakan pengukuran
Melaksanakan penjaminan kualitas
(quality assurance)
Mendukung proses Melakukan pemeliharaan mekanik
produksi
Melakukan pemeliharaan elektrik
Melakukan pemeliharaan hidrolik
dan pneumatik
Melakukan pemeliharaan
refrigerator dan air conditioner
Melakukan pemeliharaan elektronik
Melakukan material handling
Melakukan supervisi
Melakukan dukungan pada proses
produksi
Aktivitas 2 AYO BERPIKIR KRITIS
Dari berbagai macam profesi di bidang manufaktur, profesi
manakah yang menarik minat kalian? Jelaskan alasannya!
c. Peluang Usaha Bidang Manufaktur
Selama ini sektor manufaktur menjadi andalan pemerintah untuk
menyerap tenaga kerja dan dianggap mampu menjadi leading sector
60 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
peningkatan ekonomi negara. Kemajuan perekonomian suatu negara
biasanya diukur dengan keberhasilannya dalam melaksanakan proses
industrialisasi. Kesempatan untuk berperan serta mengembangkan
sektor manufaktur terbuka lebar tanpa bekerja sebagai karyawan, yaitu
berperan sebagai entrepreneur (wirausahawan). Pola pikir generasi
muda harus terbuka menghadapi perubahan zaman salah satunya
dengan menjadi wirausahawan.
Technopreneur adalah sebutan yang tepat bagi lulusan teknik
mesin yang menginginkan berwirausaha di bidang manufaktur.
Technopreneur adalah gabungan dari technology dan entrepreneur yang
dapat diartikan sebagai pemanfaatan teknologi untuk menciptakan
peluang kerja baru. Era industri 4.0 saat ini dengan segala koneksi
antarindividu seharusnya memberikan sudut pandang baru dalam
berwirausaha.
Aktivitas 3 AYO BERPIKIR KRITIS
Untuk lebih memahami materi ini kalian dapat
melihat video tentang sosok technopreneurship
pada tautan berikut. Kemudian jawablah
pertanyaan yang diberikan.
Setelah melihat video di atas, menurutmu
[Link]
apakah faktor yang menentukan kesuksesan
ItfPDfLou9A
perusahaan tersebut? Sumber: Kemenperin
RI/Youtube
Beberapa jenis contoh wirausaha di bidang manufaktur dijelaskan
sebagai berikut.
1. Bengkel Permesinan
Permesinan adalah proses menghilangkan sebagian material
dari benda kerja untuk mendapatkan bentuk geometris tertentu.
Proses ini dilakukan dengan menggunakan mesin perkakas yang
memanfaatkan gerakan antara pahat dengan benda kerja. Mesin
Bab 3 - Profesi dan Kewirausahaan 61
perkakas yang paling umum dipakai adalah bubut, frais, gerinda,
dan bor. Alat-alat tersebut biasanya digunakan untuk mengerjakan
berbagai proyek rumahan seperti otomotif, pertanian maupun
yang lain. Selain itu, bengkel pemesianan juga berpeluang untuk
menjalin hubungan kerjasama dengan industri manufaktur
sebagai rekanan.
2. Bengkel Pengelasan
Pengelasan (welding) adalah sebuah teknik dalam bidang
manufaktur yang merupakan upaya penyambungan antar logam
dengan bantuan logam pengisi. Jadi, bengkel las adalah usaha
yang menyediakan jasa pengelasan untuk berbagai jenis logam.
Dua jenis pengelasan pada logam dijelaskan sebagai berikut.
a. Las listrik
Las jenis ini menggunakan sumber berupa listrik. Biasanya
digunakan untuk mengelas batang besi maupun pelat tebal.
Gambar 3.5 Potret usaha las skala kecil
Sumber: Igorovsyannykov/Pixabay (2017)
b. Las karbit
Las karbit menggunakan gas sebagai sumber pengelasan. Las
karbit biasanya digunakan untuk melumerkan besi, karena
mampu mengeluarkan api bertekanan. Las karbit bisa juga
digunakan untuk mengelas bodi kendaraan.
62 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
Jenis usaha ini mudah ditemui di sekitar kita karena identik
dengan usaha pembuatan pagar, kanopi dan sebagainya. Peserta
didik SMK Teknik Mesin juga sering memanfaatkan bengkel
pengelasan sebagai tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL). Apabila
nanti kalian berkesempatan PKL di bengkel las, kalian dapat
mencari informasi tentang keunggulan bengkel las di tempatmu
sehingga mendapatkan banyak langganan. Hal ini dapat menambah
wawasanmu jika kelak akan membuat usaha bengkel las.
3. Juru Gambar
Perkembangan teknologi dan industri di Indonesia khususnya di
sektor manufaktur berjalan seiring dengan perkembangan bidang
rancang bangun. Perkembangan tersebut menuntut adanya
keseragaman kompetensi profesi dalam hal ini sebagai seorang
drafter Computer Aided Design (CAD). Dengan keterampilan yang
kalian dapat di bangku SMK, kalian dapat menjadi seorang drafter
freelance. Selain menerima order gambar teknik, kalian juga bisa
mengikuti kompetisi-kompetisi gambar manufaktur secara daring.
4. Usaha Kreatif
Membuat usaha yang belum pernah ada sebelumnya adalah
hal yang tidak mudah. Apabila kalian mempunyai keinginan
berwirausaha, usaha kreatif bisa menjadi pilihan. .
Gambar 3.6 Industri kreatif dari limbah onderdil
Sumber: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO (2018)
Bab 3 - Profesi dan Kewirausahaan 63
Hal yang dapat dilakukan misalnya dengan memodifikasi
usaha lain menjadi produk berbeda Kemampuan menemukan
ide baru perlu diasah supaya bisnis kita tidak mempunyai banyak
pesaing. Usaha kecil manufaktur mempunyai lahan yang luas
untuk digarap. Berikut beberapa contoh usaha kreatif.
a. Mainan kreatif anak dari bahan kayu, logam, maupun cor.
b. Desain perhiasan
c. Perkakas tangan rumahan
d. Pengelasan dengan bentuk sesuai kustom
e. Pagar berukir menggunakan CNC
f. Pembuatan sparepart mesin
g. Produk daur ulang
h. Hiasan dekorasi rumah
Aktivitas 4 AYO BEREKSPLORASI
Berikut akan diberikan video tentang kisah usaha kreatif di bidang
teknik mesin. Kalian dapat melihatnya melalui tautan berikut.
[Link]
Sumber: PecahTelur/Youtube
Menjadi wirausaha di usia muda tentu bukan hal yang mudah. Berikut
beberapa tips tentang melakukan usaha sendiri atau berwirausha.
1. Memperkuat mental
Saat berwirausaha tidak hanya diperlukan modal ilmu akan
tetapi mental juga perlu disiapkan. Cara menumbuhkan mental
berwirausaha adalah dengan berkumpul bersama wirausahawan.
Jika perlu kalian melakukan magang di tempat usaha tersebut. Selain
itu, kalian juga harus banyak membaca buku-buku wirausaha yang
bisa dengan mudah kalian temukan di internet maupun toko buku.
64 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
7. Memperbaiki sikap
Saat akan memulai usaha sendiri tentu kalian akan memiliki
kepercayaan diri yang sangat tinggi. Akan tetapi, kepercayaan diri
tersebut harus dikendalikan sehingga tidak berlebihan dan tidak
meninggalkan kesan sombong bagi orang lain.
8. Manfaatkan media sosial
Saat ini kehidupan manusia sangat dipengaruhi oleh media sosial.
Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi
akan tetapi dapat digunakan sebagai sarana promosi. Media sosial
yang dapat digunakan untuk pemasaran atau promosi sebuah
produk atau jasa misalnya Facebook, Instagram, Tik Tok, dan
Twitter. Pemasaran melalui media sosial dinilai sangat efektif
karena memiliki jangkauan sangat luas dan hemat biaya.
Aktivitas 5 AYO BEREKSPLORASI
Setelah mempelajari macam-macam wirausaha di bidang manu-
faktur, bertanyalah kepada gurumu mengenai daftar alumni
sekolahmu yang berwirausaha di bidang manufaktur. Kalian dapat
mengunjungi dan mewawancarai alumni yang berwirausaha tersebut.
Pertanyaan berkaitan dengan usahanya harus memenuhi 5W+1H.
Tulis hasilnya di kertas folio dan serahkan kepada guru kalian.
Pengayaan
Jika kalian tertarik dengan materi ini dan ingin mendalaminya lebih
jauh, kalian dapat melakukan kegiatan berikut.
1. Carilah seorang pengusaha muda di sekitar kalian dalam bidang
apapun.
2. Mintalah izin kepada pemilik usaha tersebut untuk magang sehari
saja di hari libur sekolah kalian.
3. Postinglah pengalaman positifmu magang ke media sosial kemudian
tandai akun gurumu.
66 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X
2. Menumbuhkan passion
Kalian harus memiliki passion (hasrat) untuk melakoni usaha yang
dirintis serta mengetahui secara rinci usaha tersebut. Sebisa mungkin
kalian membuka usaha yang sesuai dengan minat, agar tidak mudah
dilanda bosan dan untuk menghindari berganti jenis usaha.
3. Menyiapkan modal
Skala usaha yang dipilih menentukan besaran modal yang harus
dipersiapkan. Selain modal materi kalian juga harus menyiapkan
modal peralatan dan lokasi.
4. Memetakan konsumen
Menentukan konsumen adalah salah satu langkah awal dalam
merintis usaha. Kalian perlu mengamati kebutuhan dari konsumen
tersebut, entah pengguna langsung, bengkel-bengkel kecil maupun
industri besar. Dengan mengetahui kebutuhan mereka maka
persiapan yang kita lakukan akan lebih tepat sasaran.
5. Fokus
Ketika menjalani usaha kalian harus tetap objektif tentang
kelangsungan usaha tersebut. Kalian dapat mengevaluasi sejauh
mana perkembangan usaha yang telah kalian lakukan. Kalian
dapat meminta saran dari pengusaha yang sudah berhasil atau
dari seseorang yang tidak berhubungan dengan bisnis kalian.
Kalian juga harus memperhatikan untung dan rugi, keadaan pasar
saat ini, dan sumber daya yang dimiliki.
6. Mengurus perizinan
Usaha yang kalian lakukan sebaiknya harus memiliki perizinan.
Kalian bisa mengunjungi laman [Link] untuk
menambah wawasan terkait jenis usaha sekaligus mendaftarkan
usaha kalian. Dengan memiliki izin resmi, usaha kalian dapat bekerja
sama dengan konsumen dari instansi, industri maupun melebarkan
sayap menerima order dari luar negeri.
Bab 3 - Profesi dan Kewirausahaan 65
Ayo Merangkum
Setelah kalian menyelesaikan aktivitas dalam bab ini, silakan kalian
rangkum materi-materi penting dalam buku catatan kalian. Kemudian
diskusikan hasil rangkuman kalian dengan teman sebangku kalian.
Asesmen
A. Soal Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat!
1. Apabila kalian menginginkan bekerja sebagai karyawan di
perusahaan manufaktur, apa saja langkah nyata yang bisa dilakukan
saat ini ketika masih duduk di kelas X? Jelaskan dengan minimal
tiga langkah!
2. Menurut kalian, apa usaha di bidang manufaktur yang memiliki
prospek tinggi di masa industri digital saat ini? Sebutkan minimal
tiga bidang usaha!
3. Jelaskan bagaimana alur perizinan untuk membuka usaha!
4. Apa saja faktor yang harus diperhatikan sebelum mendirikan usaha
di bidang manufaktur?
5. Menurutmu bagaimana cara menumbuhkan hasrat berwirausaha
pada usia muda?
Bab 3 - Profesi dan Kewirausahaan 67
Refleksi
Agar pembelajaran kita lebih efisien dan untuk mengetahui sejauh
mana pemahamanmu, kalian dapat melakukan refleksi dengan
menjawab pertanyaan berikut.
1. Materi apa yang belum kalian kuasai?
2. Materi apa yang menurut kalian mudah dikuasai?
3. Berikan tanda centang pada kriteria yang sesuai dengan penguasaan
materi kalian.
Materi
No Baik Cukup Kurang
Pembelajaran
Profesi di bidang
1
manufaktur
Kewirausahaan di
2
bidang manufaktur
Peluang usaha di
3
bidang manufaktur
4. Apabila ada materi yang belum dikuasai, apa yang akan kalian
lakukan agar pemahaman kalian menjadi lebih baik?
68 Dasar-Dasar Teknik Mesin untuk SMK/MAK Kelas X