KELOMPOK TANI
“ MAKMUR VII ”
DESA KASIYAN KECAMATAN PUGER
KABUPATEN JEMBER
Sekretariat Jln. Dusun Krajan RT 003 RW 004
DRAFT ANGGARAN DASAR
KELOMPOK TANI MAKMUR VII
DESA KASIYAN KECAMATAN PUGER
KABUPATEN JEMBER PROVINSI JAWA TIMUR
BAB I
NAMA, TEMPAT KEDUDUKAN DAN RUANG LINGKUP
Pasal 1
1) Perkumpulan Kelompok Tani ini bernama ” Kelompok Tani Makmur VII ”
2) Dalam Anggaran Dasar ini disebut : kelompok tani ” Makmur VII ” yang
berkedudukan di :
a) Jalan/Dusun : Krajan
b) Desa : Kasiyan
c) Kecamatan : Puger
d) Kabupaten : Jember
e) Propinsi : Jawa Timur
3) Ruang lingkup kelompok tani “ Makmur VII ” meliputi : petani yang memiliki
dan/atau mengelola lahan pertanian di Dusun Krajan Desa Kasiyan Kecamatan
Puger Kabupaten Jember
BAB II
AZAS, TUJUAN DAN LANDASAN
Pasal 2
1) Kelompok Tani ” Makmur VII ” berazaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
1945.
2) Tujuan
a) Mengembangkan kegiatan usaha tani anggota kelompok tani “Makmur VII ”
b) Sebagai wadah komunikasi, media pembelajaran, dan sarana untuk
memperjuangkan kepentingan petani.
c) Mengembangkan produktifitas dan meningkatkankan kesejahteraan anggota
kelompok tani dengan pengelolaan usaha tani yang produktif serta penggunaan
tekhnologi yang tepat.
d) Membangun kesadaran anggota akan pentingnya kerjasama, kepedulian
lingkungan dan pengembangan usaha tani yang berkelanjutan.
e) Menggalang persatuan dan kesatuan di lingkup petani.
f) Memperkokoh dan memperkuat perekonomian di tingkat pedesaan sehingga
menjadi lembaga usaha pertanian yang tangguh dan sehat serta mampu
bersaing dengan pelaku usaha lainnya
3) Landasan
a) Adanya kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong.
b) Adanya kebebasan dan keterbukaan yang bertanggung jawab.
c) Adanya partisipasi, keswadayaan dan kemandirian
BAB III
FUNGSI KELOMPOK TANI
Pasal 3
Fungsi kelompok tani adalah sebagai kelas belajar, sebagai wahana kerjasama
dan sebagai unit produksi dalam pengembangan usaha tani dan kelembagaan
petani yang kuat dan mandiri
BAB IV
KEANGGOTAAN
Pasal 4
1) Anggota kelompok tani adalah perseorangan (petani dewasa, taruna tani/petani
milenial, wanita tani) yang merupakan pemillik, penggarap dan pengguna kegiatan
usaha tani di wilayah kelompok tani
2) Anggota kelompok tani harus dicatat dalam buku daftar anggota
3) Yang dapat diterima menjadi anggota kelompok tani adalah para petani yang
mempunyai kegiatan usaha tani on farm (budidaya) maupun off farm (pengolahan)
di wilayah Dusun Krajan Desa Kasiyan Kecamatan Puger yang memenuhi syarat-
syarat sebagai berikut :
a) Berdomisili di wilayah Kabupaten Jember
b) Telah menyetujui isi Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga yang telah
disepakati dalam musyawarah anggota
c) Membayar iuran anggota Kelompok Tani sebagaimana yang telah disepakati
(Kondisional).
4) Keanggotaan didasarkan atas kesadaran, kerelaan dan kesungguhan untuk ikut
berperan aktif dalam kegiatan kelompok tani.
BAB V
HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA
Pasal 5
Sebagai pemilik, penggarap dan pengguna kegiatan usaha kelompok tani setiap anggota
kelompok tani mempunyai hak :
a) Menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam musyawarah
anggota
b) Untuk memilih dan dipilih sebagai pengurus
c) Untuk mengetahui pembukuan kelompok tani pada setiap saat atau pada saat
musyawarah anggota
d) Mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang sama dari kelompok tani.
Pasal 6
Setiap anggota kelompok tani mempunyai kewajiban :
a) Menjunjung tinggi nama dan kehormatan kelompok tani
b) Mematuhi ketentuan yang ada dalam Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga
dan keputusan-keputusan yang telah disepakati dalam musyawarah anggota
c) Berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dijalankan oleh kelompok tani.
d) Membayar iuran kelompok tani yang telah disepakati (kondisional)
Pasal 7
Berakhirnya keanggotaan bilamana :
a) Berhenti atas permintaan sendiri atau mengundurkan diri.
b) Tidak lagi berperan aktif dalam kegiatan kelompok tani.
c) Tidak memenuhi kewajiban sebagai anggota.
d) Berbuat sesuatu yang melanggar aturan yang ditetapkan kelompok tani.
BAB VI
MUSYAWARAH ANGGOTA
Pasal 8
1) Musyawarah anggota adalah musyawarah yang dihadiri oleh anggota kelompok
dan merupakan kekuasaan tertinggi dalam kelompok tani.
2) Musyawarah anggota dilakukan secara teratur paling sedikit sekali dalam setahun.
3) Setiap keputusan yang diambil dalam Musyawarah Anggota diambil secara
musyawarah untuk mufakat. Jika tidak tercapai mufakat, maka keputusan diambil
berdasarkan suara terbanyak dari anggota yang hadir dan memiliki hak suara di
dalam musyawarah.
4) Musyawarah Anggota dapat diadakan atas permintaan anggota secara tertulis
sekurang-kurangnya 1/10 (satu per sepuluh) dari jumlah anggota dan/atau
keputusan pengurus.
5) Dalam Musyawarah anggota membahas perencanaan pelaksanaan persoalan
teknis di tingkat kelompok.
6) Musyawarah anggota terbagi menjadi 2 (dua) yaitu musyawarah anggota biasa
dan musyawarah anggota khusus.
7) Musyawarah anggota biasa mengundang seluruh dan atau perwakilan masing
masing anggota kelompok tani yang dirasa memiliki kemampuan mewakili anggota
lain dan pelaksanaannya dapat menyesuaikan dengan kegiatan kelompok atau
dluar kegiatan kelompok
8) Musyawarah anggota khusus mengundang seluruh anggota kelompok tani dan
dilakukan pada saat penggantian/reformasi pengurus.
BAB VII
PENGURUS
Pasal 9
Untuk mengatur dan menyelenggarakan program kelompok tani perlu diadakan
organisasi kepengurusan yang dijalankan oleh kelompok tani
1) Pengurus kelompok tani dipilih dari anggota kelompok tani melalui Musyawarah
Anggota
2) Pengurus kelompok tani dipilih oleh anggota yang hadir dalam Musyawarah
Anggota
3) Yang dapat dipilih menjadi pengurus kelompok tani adalah yang memenuhi syarat-
syarat sebagai berikut :
a) Memiliki sifat jujur, aktif, terampil bekerja dan berdedikasi
b) Merupakan anggota kelompok tani
c) Mempunyai pengertian dan wawasan yang cukup baik terhadap peran dan
fungsi kelompok tani
d) Memiliki usaha tani on farm atau off farm
e) Bukan anggota ASN/TNI/Polri/ perangkat desa
Pasal 10
1) Masa jabatan pengurus yaitu 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali berdasarkan
keputusan musyawarah anggota
2) Bilamana seorang pengurus berhenti sebelum masa jabatan habis maka
musyawarah anggota dapat memilih dan mengangkat penggantinya
3) Jumlah pengurus kelompok tani sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang yang terdiri dari
ketua, sekretaris dan bendahara.
4) Pengurus kelompok tani dapat ditambah dengan seksi-seksi sesuai dengan
kebutuhan dan potensi wilayah
Pasal 11
1) Berakhirnya jabatan pengurus, apabila :
a) Meninggal dunia
b) Habis masa jabatan
c) Berhenti atas permintaan sendiri (mengundurkan diri)
d) Diberhentikan oleh Musyawarah Anggota, karena :
Melakukan kecurangan dan merugikan kelompok tani
Tidak mentaati ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
serta keputusan-keputusan Musyawarah Anggota
Tidak melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai pengurus
BAB VIII
TUGAS, KEWAJIBAN DAN HAK PENGURUS
Pasal 12
1) Pengurus bertugas untuk :
a) Mengelola organisasi kelompok tani
b) Mewakili kelompok tani dalam rangka kegiatan kelompok tani sesuai dengan
peraturan yang berlaku.
c) Menyelenggarakan administrasi organisasi kelompok tani, antara lain :
Melakukan pencatatan dan pemeliharaan buku daftar anggota, notulen
Musyawarah Anggota, Musyawarah Pengurus dan buku-buku lainnya yang
diperlukan
Menyelenggarakan pembukuan keuangan dan inventaris secara tertib dan
teratur
Menyusun RUK, RDK, RDKK dan sejenisnya.
2) Kewajiban Pengurus adalah :
a) Melaksanakan program-program, keputusan-keputusan yang telah diambil
dalam musyawarah anggota
b) Melaporkan dan mempertanggung jawabkan kegiatan kelompok tani kepada
musyawarah anggota
c) Melaksanakan program-program yang telah disetujui musyawarah anggota
d) Membuat laporan pembukuan dan pengadministrasian yang rapi dan dapat
dipahami oleh anggota
e) Membuat usulan-usulan kegiatan program dan proyeksi usaha yang akan
dijalankan oleh kelompok
f) Setiap pengurus diwajibkan menanggung segala kerugian yang dialami oleh
kelompok tani yang diakibatkan oleh kelalaiannya dalam melakukan tugas
3) Hak Pengurus adalah :
a) Pengurus selama memegang jabatannya dimungkinkan untuk mendapat bagi
hasil usaha sesuai dengan keputusan Musyawarah Anggota
b) Pengurus atas persetujuan Musyawarah Anggota dapat mengangkat manajer
dan karyawan untuk membantu dalam melakukan pengelolaan kegiatan usaha
kelompok tani
c) Manajer dan karyawan dapat diberikan bagi hasil usaha yang layak sesuai
dengan kemampuan kelompok tani
BAB IX
KAS KELOMPOK
Pasal 13
1) Kas kelompok tani bersumber dari :
a) Iuran anggota
b) Sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat
c) Pinjaman atau bantuan dari pihak ketiga
d) Hasil kegiatan usaha
BAB X
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR
Pasal 14
1) Perubahan Anggaran Dasar dapat dilakukan apabila dikehendaki oleh anggota
pada Musyawarah Anggota
2) Musyawarah Anggota untuk perubahan anggaran dasar sah jika dihadiri oleh lebih
dari separuh anggota yang memiliki hak suara ( 50%+satu )
3) Ketentuan perubahan terhadap Anggaran Dasar ini hanya dapat dilakukan apabila
mendapat sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) suara dari jumlah anggota yang
hadir dan memiliki suara dalam Musyawarah Anggota
4) Bilamana terjadi perubahan terhadap Anggaran Dasar ini, maka perlu dibuatkan
catatan perubahan Anggaran Dasar dan disampaikan kepada seluruh anggota
selambat-lambatnya satu bulan setelah terjadinya perubahan
BAB XI
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 15
Bilamana ada keputusan-keputusan yang baru disepakati oleh Musyawarah Anggota,
maka keputusan tersebut dimasukkan sebagai aturan tambahan yang juga harus dipatuhi
oleh seluruh anggota.
BAB XII
PENUTUP
Pasal 16
1) Ketentuan-ketentuan yang ada dalam Anggaran Dasar ini mulai berlaku sejak
ditetapkan oleh Musyawarah Anggota
2) Hal-hal yang bersifat lebih operasional akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
Ditetapkan di : Kasiyan
Pada tanggal : 19 Mei 2025
Atas Nama Seluruh Anggota
Kelompok Tani “Makmur VII ”
Ketua Sekretaris Bendahara
( H. ABDUL WAHID ) ( AHMAD MUSLIM ) ( ROSIKIN )
Megetahui
Koordinator Penyuluh Penyuluh Pertanian
BPP IX Balung Desa Kasiyan
EKO SUNU TEGUH P ,[Link]. KUSMAWANTO
NIP. 19830421 2017061 001 NIP. 19741018 202121 1 001
KELOMPOK TANI
“ MAKMUR VII ”
DESA KASIYAN KECAMATAN PUGER
KABUPATEN JEMBER
Sekretariat Jln. Dusun Krajan RT 003 RW 004
DRAFT ANGGARAN RUMAH TANGGA
KELOMPOK TANI MAKMUR VII
DESA KASIYAN KECAMATAN PUGER
KABUPATEN JEMBER PROVINSI JAWA TIMUR
BAB I
SEKRETARIAT, STEMPEL DAN WILAYAH KERJA
Pasal 1
1) Sekretariat Kelompok Tani ” Makmur VII ” bertempat di Dusun Krajan Desa
Kasiyan Kecamatan Puger Kabupaten Jember
2) Kelompok Tani ” Makmur VII ” dapat membuka tempat-tempat pelayanan sehingga
mudah dijangkau oleh anggota dan memudahkan anggota untuk mendapatkan
pelayanan.
3) Kelompok Tani ” Makmur VII ” mempunyai stempel yang menunjukan organisasi
dan tempat Kelompok Tani “ Makmur VII ”
4) Ketentuan mengenai stempel sebagaimana dimaksud dalam ayat 3 pasal ini, serta
penggunaannya hanya terbatas pada pengurus inti kecuali diatur dalam peraturan
khusus Kelompok Tani ” Makmur VII ”.
5) Wilayah kerja Kelompok Tani ” Makmur VII ” meliputi area Dusun Krajan Desa
Kasiyan Kecamatan Puger
BAB II
KEANGGOTAAN
Pasal 2
Yang dimaksud dengan anggota adalah seseorang (petani, pekebun, peternak, pedagang
dan pengolah hasil pertanian) yang tercatat secara resmi pada kelompok tani ” Makmur
VII ” dan mengajukan permohonan dan persyaratan yang ditentukan.
BAB III
PENGURUS
Pasal 3
1) Pengurus Kelompok Tani ” Makmur VII ” sekurang-kurangnya terdiri dari 1 (satu)
orang ketua, 1 (satu) orang sekretaris dan 1 (satu) orang bendahara.
a) Ketua ; menjalankan fungsi organisasi dan menajemen kelompok tani
b) Sekretaris ; mengelola kesekretariatan dan organisasi kelompok tani
c) Bendahara ; mengelola administrasi keuangan dan aset kelompok tani
2) Jika Pengurus kelompok tani sudah memiliki usaha bersama maka Pengurus
Kelompok tani dapat ditambah dengan unit-unit sesuai dengan kebutuhan dan
potensi wilayah. (kondisional)
a) Unit Usaha Penyediaan Sarana Produksi; merencanakan dan melaksanakan
usaha kelompok tani dibidang penyediaan sarana prosuksi seperti benih,
pupuk, obat-obatan dan alsintan dan lain-lain.
b) Unit Usaha Produksi; merencanakan dan melaksanakan usaha kelompok tani
di bidang produksi dan usaha tani seperti pengembangan teknologi yang akan
diterapkan, komoditas yang akan diusahakan, varietas yang akan digunakan
sehingga mempunyai peluang pasar, dan lain-lain.
c) Unit Usaha Pengolahan Hasil; merencanakan dan melaksanakan usaha
kelompok tani di bidang pengolahan hasil pertanian seperti proses sortasi,
pengolahan, pengemasan, penyimpanan dan lain-lain.
d) Unit Usaha Pemasaran Hasil; merencanakan dan melaksanakan usaha
kelompok tani di bidang pemasaran hasil pertanian
e) Anggota Pengurus lainnya; membantu merencanakan dan melaksanakan
tugas-tugas Pengurus tersebut di atas yang pengaturannya diatur lebih lanjut
dalam keputusan pengurus kelompok tani serta menjadi perwakilan anggota
Kelompok Tani dan penghubung pelayanan antara kelompok tani dan
anggotanya.
3) Pengurus inti kelompok tani dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh:
a) Seksi Pengairan
b) Seksi Pemberdayaan
c) Seksi Sarana Prasarana
Pasal 4
Setiap pergantian/ pemberhentian/ pengangkatan pengurus harus dituangkan dalam
Berita Acara
Pasal 5
1) Serah terima jabatan pengurus lama kepada pengurus baru selambat-lambatnya 1
(satu) bulan setelah dipilih.
2) Pelaksanaan serah terima dari pengurus lama kepada pengurus terpilih seperti
yang dimaksud dalam ayat 1 dalam pasal ini, harus dibuat berita acara serah
terima dan harus dilampirkan laporan keuangan serta daftar inventarisasi aset.
BAB IV
MUSYAWARAH ANGGOTA
Pasal 6
1) Musyawarah anggota adalah musyawarah yang dihadiri oleh anggota kelompok
dan merupakan kekuasaan tertinggi dalam kelompok tani.
2) Musyawarah anggota dilakukan secara teratur paling sedikit sekali dalam setahun
dan/atau sesuai kesepakatan anggota
3) Musyawarah Anggota terbagi menjadi 2 (dua) yaitu musyawarah anggota biasa
dan musyawarah anggota khusus.
Pasal 7
MUSYAWARAH BIASA
1) Musyawarah anggota biasa membahas tentang rencana kegiatan, rencana
anggaran dan rencana biaya dan/atau muyawarah lain yang berkaitan dengan
kegiatan kelompok tani.
2) Musyawarah anggota biasa bisa dilaksanakan diluar agenda kegiatan yang telah
disepakati apabila dalam kelompok tani mendapatkan kegiatan, baik dari
pemerintah, swasta atau pihak lain.
3) Setiap keputusan yang diambil dalam musyawarah anggota diambil secara
musyawarah untuk mufakat. Jika tidak tercapai mufakat, maka keputusan diambil
berdasarkan suara terbanyak dari anggota yang hadir dan memiliki hak suara di
dalam musyawarah.
Pasal 8
MUSYAWARAH ANGGOTA KHUSUS
1) Musyawarah anggota khusus dilakukan pada saat penggantian/reformasi pengurus
baik disebabkan karena masa bakti habis ataupun sebab lain.
2) Musyawarah Anggota khusus sah jika dihadiri oleh lebih dari separuh anggota yang
memiliki hak suara ( 50%+satu )
3) Jika Musyawarah Anggota khusus tidak berlangsung karena tidak memenuhi
kuorum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini maka Musyawarah
Anggota ditunda untuk paling lama 7 (tujuh) hari
4) Anggota yang tidak hadir dalam Musyawarah Anggota tidak dapat mewakilkan hak
suara kepada anggota lain.
Pasal 9
1) Untuk melaksanakan Musyawarah anggota Khusus Kelompok Tani ” Makmur VII ”
dapat membentuk panitia, 1 (satu) bulan sebelum musyawarah dilaksanakan.
2) Pemilihan pengurus sebelumnya dilaksanakan secara musyawarah mufakat.
Apabila belum ada kata mufakat, dapat dilakukan pengambilan suara terbanyak.
Apabila ada dua calon pengurus atau lebih, dan ada suara yang sama, dapat
diulangi kembali kecuali salah satu ada yang mengundurkan diri.
3) Dapat mengundang aparat desa dan pejabat terkait yang berwenang.
Pasal 10
Agenda musyawarah anggota khusus terdiri atas :
a) Pemastian kehadiran anggota.
b) Pengesahan tata tertib rapat.
c) Laporan pertanggung jawaban pengurus.
d) Pergantian/pemberhentian/pengangkatan pengurus.
e) Pembacaan berita acara rapat.
f) Penutup.
BAB V
IURAN ANGGOTA
Pasal 11
1) Iuran anggota adalah iuran yang dibayarkan oleh anggota setiap 4 bulan sebesar
Rp. 5.000 (kondisional)
2) Pembayaran iuran anggota dapat melalui bendahara atau pengurus Kelompok
Tani yang berkedudukan di wilayah Dusun Krajan
3) Iuran anggota yang telah terkumpul di Kelompok Tani akan dipergunakan untuk
operasional kelompok Tani ” Makmur VII ”.
BAB VI
KETENTUAN BAGI HASIL
Pasal 12
1) Setiap anggota kelompok tani berhak mendapatkan bagi hasil sesuai dengan
aktivitas kegiatan yang dilakukan anggota kelompok tani secara proporsional.
2) Bagi Hasil dari usaha kelompok tani diatur sebagai berikut :
a. ………% untuk Anggota sesuai dengan modal/simpanannya.
b. ………% kas kelompok.
c. ………% dana pengurus.
3) Point nomer 2) akan di atur lebih lanjut pada musyawarah pembuatan perubahan
anggaran dasar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Kelompok Tani
BAB VII
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA
Pasal 13
1) Musyawarah Anggota untuk perubahan Anggaran Rumah Tangga sah jika dihadiri
oleh lebih dari separuh anggota yang memiliki hak suara ( 50%+satu )
2) Ketentuan perubahan terhadap Anggaran Rumah Tangga ini hanya dapat
dilakukan apabila mendapat sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) suara dari
jumlah anggota yang hadir dan memiliki suara dalam Musyawarah Anggota
3) Salinan perubahan anggaran rumah tangga yang akan diajukan beserta
pemberitahuan secara tertulis mengenai musyawarah yang akan diadakan dapat
disampaikan kepada anggota sekurang-kurangnya 3 (tiga) hari sebelum
musyawarah.
4) Perubahan terhadap anggaran rumah tangga dilakukan sepanjang tidak
bertentangan dengan :
a) UUD 1945
b) Anggaran Dasar Kelompok Tani “ Makmur VII ”
c) Prinsip-prinsip dan standar organisasi Kelompok Tani ” Makmur VII ”.
BAB VIII
ATURAN TAMBAHAN
Pasal 14
Segala peraturan yang belum tercantum dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) ini akan
ditetapkan lebih lanjut dalam peraturan khusus yang ditetapkan oleh pengurus
berdasarkan kesepakatan anggota.
BAB IX
PENUTUP
Pasal 15
1) Setiap perubahan atau penyempurnaan anggaran rumah tangga ini harus
diputuskan dalam musyawarah anggota.
2) Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran rumah tangga ini akan diatur kemudian
dalam peraturan khusus Kelompok Tani ” Makmur VII ”.
3) Anggaran Rumah Tangga Kelompok Tani “ Makmur VII ” ini berlaku sejak
ditetapkan.
Ditetapkan di : Kasiyan
Pada tanggal : 19 Mei 2025
Atas Nama Seluruh Anggota
Kelompok Tani “ Makmur VII ”
Ketua Sekretaris Bendahara
( H. ABDUL WAHID ) ( AHMAD MUSLIM ) ( ROSIKIN )
Mengetahui
Koordinator Penyuluh Penyuluh Pertanian
BPP IX Balung Desa Kasiyan
EKO SUNU TEGUH P ,[Link]. KUSMAWANTO
NIP. 19830421 2017061 001 NIP. 19741018 202121 1 001