PROPOSAL
PERMOHONAN BANTUAN DANA PEMBANGUNAN
PENINGKATAN BANGUNAN PERKUATAN TEBING
BRONJONG KAWAT
DESA CIMINYAK
KECAMATAN MUNCANG KABUPATEN LEBAK
KABUPATEN LEBAK
TAHUN 2026
PEMERINTAH KABUPATEN LEBAK
KANTOR KEPALA DESA CIMINYAK
KECAMATAN MUNCANG
Alamat : Jl. Raya Ciminyak-Sobang Km. 01 Desa Ciminyak Kec. Muncang – Lebak 42364
Ciminyak, 19 Janiuari 2026
Nomor : 470/........-2004/I/2026 Kepada
Lampiran : - Yth. Pj. Bupati Lebak
Perihal : Permohonan Bantuan Cq. Dinas PUPR Kab. Lebak
Pembangunan Perkuatan Tebing
( Bronjong ) Di
Rangkasbitung
Segala puji kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya kepada kita semua. Shalawat serta salam tak lupa kita sampaikan kepada
Junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Disampaikan dengan hormat, bahwa di Desa Ciminyak Kecamatan Muncang
Kabupaten Lebak, terdapat beberapa Jalan Lingkungan yang perlu dibangun.
Kondisi topografi di wilayah Kampung Bagu Desa Cimiyak memiliki kemiringan
yang cukup terjal dan berbatasan langsung dengan Sungai Cilaki. Akibat tingginya intensitas
curah hujan, sering terjadi pengikisan tanah (erosi) dan penurunan stabilitas lereng yang
mengancam Pemukiman Warga dan Pesawahan Warga.
Sehubungan hal tersebut, dengan ini kami mengajukan permohonan pengajuan dana
untuk pembuatan Pembangunan Perkuatan Tebing ( Bronjong Kawat ), adapun lokasi yang
kami usulkan adalah sebagai berikut :
a. Jenis Proyek : Pembangunan Perkuatan Tebing ( Bronjong Kawat )
b. Volume : 150 M3
c. Lokasi : Kampung Bagu Desa Ciminyak
e. Manfaat : Mencegah Longsor, Perlindungan Aset dan Normalisasi Arus
Demi sukses dan terlaksananya Pembangunan Perkuatan Tebing ( Bronjong Kawat )
tersebut, dengan sangat kami memohon perkenan Bapak/Ibu Kepala Dinas Pekerjaan Umum
dan Permukiman Rakyat Kabupaten Lebak, kiranya dapat memberikan bantuan untuk
merealisasikan Permohonan ini, dan untuk melengkapi rincian usulan ini kami sampaikan
pula pada proposal terlampir.
Demikian atas kebijakan dan terkabulnya permohonan ini, sebelumnya kami
haturkan banyak terimakasih.
Kepala Desa Ciminyak
HENDRA ADITIA
1. PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kondisi geografis wilayah Kampung Bagu Desa Ciminyak Kecamatan Muncang
didominasi oleh topografi yang memiliki kemiringan cukup curam dan berbatasan langsung
dengan aliran Sungai Cilaki. Sebagai salah satu aliran sungai utama di wilayah ini, Sungai Cilaki
memiliki debit air yang fluktuatif dan arus yang sangat kuat, terutama saat memasuki musim
penghujan. Tingginya intensitas curah hujan di hulu menyebabkan volume air meningkat drastis,
yang secara terus-menerus menghantam bantaran sungai dan memicu terjadinya pengikisan tanah
atau abrasi secara masif di sepanjang tebing sungai.
Kondisi tersebut diperparah dengan tidak adanya struktur penahan tanah yang memadai
untuk meredam energi kinetik aliran Sungai Cilaki. Tanpa adanya proteksi teknis, proses
degradasi tanah terjadi jauh lebih cepat dan telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius,
seperti longsoran kecil di bibir tebing yang mulai mendekati area Pemukiman. Jika dibiarkan
tanpa penanganan segera, dinding tebing akan terus tergerus dan mengakibatkan longsor dalam
skala besar yang dapat mengubah alur sungai serta merusak stabilitas lingkungan di sekitarnya.
Dampak dari ancaman longsor di bantaran Sungai Cilaki ini tidak hanya berpotensi
memutus akses vital masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa dan aset ekonomi
warga yang berada di garis sempadan sungai. Oleh karena itu, pembangunan perkuatan tebing
dengan sistem Bronjong Kawat menjadi solusi yang sangat mendesak. Selain karena sifatnya
yang fleksibel terhadap pergerakan tanah, struktur bronjong memungkinkan air tanah merembes
keluar dengan lancar (permeabel), sehingga mampu mengurangi tekanan hidrostatik dan
melindungi tebing dari hantaman arus Sungai Cilaki secara efektif dalam jangka panjang.
2. MAKSUD DAN TUJUAN
A. Maksud Kegiatan
Maksud dari pembangunan perkuatan tebing dengan bronjong kawat ini adalah untuk
menyediakan struktur pelindung tebing (retaining wall) yang bersifat fleksibel namun kuat
di sepanjang bantaran Sungai Cilaki. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi bencana
struktural di titik-titik rawan yang telah mengalami erosi dan penurunan stabilitas tanah
guna mencegah terjadinya kerusakan yang lebih masif.
B. Tujuan Kegiatan
Secara lebih spesifik, tujuan dari proyek ini adalah:
1) Menstabilkan Lereng (Slope Stabilization):
2) Memberikan beban penyeimbang (counterweight) di kaki tebing untuk mencegah
pergeseran tanah dan menjaga kemiringan tebing agar tetap stabil meski dalam kondisi
tanah jenuh air.
Proteksi Abrasi dan Erosi:
a) Melindungi dinding tebing dari hantaman langsung arus Sungai Cilaki yang deras,
sehingga proses pengikisan tanah (abrasi) oleh aliran air dapat dihentikan.
b) Pengendalian Tekanan Hidrostatik:
c) Memanfaatkan sifat bronjong yang permeabel (tembus air) agar air tanah dari balik
tebing dapat keluar dengan lancar melalui celah batu. Hal ini bertujuan untuk mencegah
penumpukan tekanan air yang sering menjadi penyebab utama jebolnya tembok
penahan tanah beton biasa.
d) Perlindungan Fasilitas Publik dan Pemukiman:
e) Mengamankan aset vital di atas tebing, seperti Perumahan Warga dan Sawah dari risiko
amblas akibat longsornya struktur tanah penyangga.
f) Rehabilitasi Sempadan Sungai:
g) Mengembalikan fungsi sempadan Sungai Cilaki agar lebih tertata dan mencegah
pendangkalan sungai akibat material longsoran yang masuk ke badan air.
3. USULAN PROYEK
Kebutuhan prasarana dan sarana transportasi merupakan kebutuhan masyarakat yang
sangat mendesak karena dengan kondisi jalan yang kurang baik, akan berdampak pada
ketertinggalan Kemajuan masyarakat khususnya petani dalam hal peningkatan perekonomian
dan kesehatan lingkungan yang pada akhirnya untuk mensejahterakan masyarakat diberbagai
aspek kehidupan.
Adapun ruas jalan yang kami usulkan adalah sebagai berikut.
1. Jenis Proyek : Pembangunan Perkuatan Tebing ( Bronjong )
2. Lokasi Proyek : Kampung Bagu Desa Ciminyak
3. Volume Proyek : 150 M3
Manfaat Proyek : Mencegah Longsor, Perlindungan Aset dan Normalisasi Arus
4. MANFAAT KEGIAAN
1. Manfaat Keamanan dan Keselamatan
Menghilangkan Rasa Khawatir Warga: Memberikan rasa aman bagi penduduk yang
tinggal di sekitar bantaran sungai, terutama saat intensitas hujan tinggi dan debit air
Sungai Cilaki meningkat.
Mitigasi Bencana: Meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian
materiil akibat bencana tanah longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
2. Manfaat Infrastruktur dan Lingkungan
Keberlanjutan Akses Transportasi: Menjaga stabilitas jalan di atas tebing agar tidak
amblas, sehingga mobilisasi orang dan barang di wilayah [Nama Desa] tetap lancar.
Mencegah Pendangkalan Sungai (Sedimentasi): Dengan tertahannya tanah tebing,
tidak akan ada material tanah yang jatuh ke dasar Sungai Cilaki. Hal ini mencegah
pendangkalan sungai yang sering menjadi penyebab banjir luapan di area hilir.
Pelestarian Garis Sempadan: Menjaga keutuhan batas wilayah daratan dan perairan
sehingga ekosistem sempadan sungai tetap terjaga.
3. Manfaat Ekonomi
Efisiensi Biaya Perbaikan: Mencegah kerusakan infrastruktur yang lebih parah
(seperti jembatan atau jalan aspal) yang jika hancur akan memakan biaya perbaikan
jauh lebih besar dibandingkan pembangunan bronjong saat ini.
Pemberdayaan Masyarakat Lokal: Proses pengerjaan bronjong yang bersifat semi-
padat karya dapat melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerja, sehingga
memberikan dampak ekonomi langsung selama masa konstruksi.
4. Manfaat Teknis Jangka Panjang
Struktur yang Adaptif: Berbeda dengan tembok beton yang mudah retak saat tanah
bergeser, struktur bronjong yang fleksibel akan mengikuti pergerakan tanah tanpa
kehilangan fungsi kekuatannya.
Drainase Alami: Memungkinkan vegetasi (tanaman) tumbuh di sela-sela batu
bronjong seiring berjalannya waktu, yang justru akan semakin memperkuat ikatan
struktur dan menambah nilai estetika alami di pinggir sungai.
5. PENUTUP
Keberhasialan suatu program sangat ditentukan oleh itikad baik semua pihak, baik
pemerintah maupun masyarakat, hal ini dikarenakan bahwa pembangunann merupakan
tanggung jawab bersama, dan hasil pembangunan tersebut akan bermanfaat pula bagi
pemerintah dan masyarakat, demikian pula dalam perbaikan prasarana dan sarana transportasi
akan dapat dilaksanakan apabila adanya perhatian terutama dari pemerintah, karena apabila
ditangani oleh masyarakat hal ini belum memungkinkan, sebab keterbatasan teknis dan dana.
Akhirnya melalui proposal ini kami berharap perhatian dari pemerintah Kabupaten
Lebak melalui Bapak/Ibu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten
Lebak.
Demikian proposal ini kami buat, Besar harapan kami apabila Bapak/Ibu dapat
merestui dan mengabulkannya sesuai dengan harapan kami dan masyarakat Desa Ciminyak
Kecamatan Muncang.
Kepala Desa Ciminyak
HENDRA ADITIA
VISUALISASI LOKASI KEGIATAN