RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BK
SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2024/2025
Komponen : Layanan Dasar
Bidang Layanan : Belajar
Topik / Tema : Cara Belajar Efektif dan Efisien
Layanan
Aspek : Kematangan Intelektual
Perkembangan
Capaian Layanan : Peserta didik mampu menentukan
alternatif pengambilan keputusan dan
pengentasan masalah berdasarkan
konsep ilmu pengetahuan dan perilaku
belajar seperti menentukan sesuatu
secara mandiri, memecahkan masalah,
dan mengambil keputusan
Kelas/Semester : VIII/Ganjil Dimensi PPP : Mandiri, Gotong
Royong, Bernalar Kitis
Fase : D Alokasi waktu : 1 X 40 Menit
1. TujuanLayanan
1. Peserta didik dapat memahami cara-cara belajar yang efektif dan efisien
2. Peserta didik dapat menganalisa cara-cara belajar yang selama dilakukan
3. Peserta dididk dapat mengambil keputusan cara-cara belajar yang efektif dan
efisien sesuai dengan dirinya
2. Metode, Alat dan Media
1. Metode : Diskusi Kelompok, Curah Pendapat, PBL
2. Alat / Media :LCD, Power Point tentang Cara Belajar Efektif dan Efisien
3. Langkah-langkah Kegiatan Layanan
1. Pertemuan ke-1
Tahap Awal/Pendahuluan
1. Membuka dengan salam dan berdoa
2. Membina hubungan baik dengan peserta didik (menanyakan kabar, ice
breaking)
3. Menyampaikan tujuan layanan sehubungan dengan materi yang akan
disampaikan
4. Menanyakan kesiapan kepada peserta didik dalam mengikuti kegiatan
layanan
Tahap Inti
1. Guru BK menayangkan media slide ppt yang berhubungan dengan materi
2. Peserta didik mengamati slide ppt yang berhubungan dengan materi
layanan
3. Guru BK mengajak curah pendapat dan tanya jawab
4. Guru BKmengelompokkan PD sesuai dengan gaya belajar visual,
auditorial, kinestetik
5. Guru BK memberi tugas kelompok sesuai dengan gaya belajarnya
6. Peserta didik mendiskusikan dengan kelompok masing-masing
Tahap Penutup
1. Membuat kesimpulan terkait materi layanan BK hari ini
2. Menyampaikan rencana layanan yang akan datang kegiatan diakhiri
dengan doa dan salam
2. Pertemuan ke-2
Tahap Awal/Pendahuluan
1. Membuka dengan salam dan berdoa
2. Membina hubungan baik dengan peserta didik (menanyakan kabar, ice
breaking)
3. Menyampaikan tujuan layanan sehubungan dengan materi yang akan
disampaikan
4. Menanyakan kesiapan kepada peserta didik dalam mengikuti kegiatan
layanan
Tahap Inti
1. Guru BK memberikan kesempatan setiap kelompok mempresentasikan
tugasnya sesuai gaya belajarnya
2. Guru BK memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
memberikan umpan balik atas presentasi kelompok.
Tahap Penutup
1. Membuat kesimpulan terkait materi layanan BK hari ini
2. Guru BK memotivasi peserta didik untuk melaksanakan cara belajar yang
efektif dan efisien
3. Membagikan link google formyang berisi umpan balik dari layanan hari ini
4. Menyampaikan rencana layanan yang akan datangkegiatan diakhiri
dengan doa dan salam
4. Evaluasi
1. Evaluasi Proses : Memperhatikan proses layanan dengan refleksi hasil masing-
masing Peserta didik dan sikap atau antusias peserta didik dalam
mengikuti kegiatan layanan.
[Link] Hasil : Evaluasi setelah mengikuti kegiatan klasikal, antara lain:
merasakan suasana menyenangkan, pentingnya topik yang
dibahas, cara penyampaian yang menarik.
Jakarta, Agustus 2024
Mengetahui
Kepala Madrasah Guru BK
Desi Puspitosari., [Link] Richa Fadhlyda, [Link]
NIP : 197812032005012008
Lampiran 1. Materi
CARA BELAJAR EFEKTIF DAN EFISIEN
Belajar adalah suatu aktivitas yang dilakukan secara sadar untuk mendapatkan sejumlah kesan
dari bahan yang telah dipelajari ( Bari Djamarah, 1994: 21). Menurut James O. Wittaker belajar dapat
didefinisikan sebagai proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau
pengalaman. sedangkan menurut Cronbach belajar yang efektif adalah melalui penglaman. Dan
menurut Howard L. Kingsley belajar adalah proses dimana tingkah laku (dalam arti luas) ditimbulkan
atau diubah melalui praktek dan latihan (Dalyono, 2006: 104).
Belajar dikatakan sebagai suatu proses karena perubahan tingkah laku yang terjadi melalui
suatu tahapan-tahapan yang pada akhirnya menjadi suatu hasil belajar. Misalnya: Seorang anak yang
ingin dapat berjalan, maka ia mulai dilatih oleh orangtua, merangkak, berdiri,dituntun untuk mulai
melangkah yang pada akhirnya si anak bisa mulai berdiri dan mulai sedikit demi sedikit
melangkahkan kakinya dan kemudian ia mulai dapat berjalan dengan sempurna.
Demikian juga bila seorang siswa ingin mengetahui,dapat serta memahami sesuatu dengan
baik maka ia harus melalui proses yang disebut proses belajar. Proses belajar akan menghasilkan
perubahan yang bersifat “Intensional (disengaja)”,positif,aktif,efisien,efektif dan fungsional.
Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar
Belajar itu merupakan aktivitas fisik dan mental yang tidak berdiri sendiri, tetapi keberhasilan belajar
ditentukan oleh banyak faktor. Faktor-faktor itu bisa berasal dari dalam diri sendiri (faktor Internal)
dan faktor dari luar (faktor eksternal). Faktor-faktor tersebut diantaranya :
Kondisi internal
Kondisi ini adalah kondisi yang berasal dari dalam diri siswa yang meliputi :
1. Fisik / Jasmaniah, artinya apabila secara umum kondisi seseorang apabila dikatakan sehat,maka
akan mempengaruhi aktivitas dan hasil belajarnya. Misalnya : siswa kondisi sakit : secara tiba-tiba
terjadi sakit kepala,sakit perut, siswa sedang menjalani perawatan operasi, amandel,jantung,paru-
paru,kecelakaan lalu lintas sejenisnya
2. Psikis / Kejiwaan, artinya apabila kondisi kejiwaan seseorang dalam belajar kurang stabil,maka
akan mempengaruhi aktivitas belajar dan hasil belajarnya. Misalnya : Siswa diliputi rasa ketakutan,
kecemasan, adanya konflik-konflik batin, diliputi rasa kekecewaan,serta gangguan psikis lainnya.
3. Adanya Kemauan ( Niat ) yang muncul dari daalam diri individu. Dan kemauan atau niat tersebut
benar-benar tulus. Maka akan mempengaruhi aktivitas belajar dan hasil belajarnya..Misalnya : Siswa
niat belajar dengan sungguh-sungguh karena belajar/ sekolah itu merupakan suatu kebutuhan diri
sendiri apabila ingin mencapai masa depan yang gemilang. Siswa juga berniat bahwa : “saya harus
menjadi orang yang sukses dan berhasil dalam sekolah dan karir saya”. “Saya tidak boleh bermalas
malasan dalam hidup ini, saya harus bekerja keras”.
4. Kecerdasan ( IQ)
Faktor kecerdasan (IQ) ini juga sangat mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar seseorang.
Seseorang yang dikategorikan mempunyai IQ Normal (100-110) menurut hasil psykhotes),maka ia
disimpulkan akan mampu mengikuti belajar di sekolah-sekolah umum dengan lancar, selama ia tidak
mengalami gangguan-gangguan lainnya. Demikian juga apabila seseorang mempunyai kecerdasan
dibawah normal, tentunya akan mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar disekolah jika dibanding
dengan seseorang yang berkecerdasan normal.
5. Minat
Minat juga menentukan aktivitas dan hasil belajar seseorang. Minat adalah tertarik yang kuat
terhadap obyek tertentu. Apabila seseorang dalam belajarnya sudah tidak mempunyai rasa
ketertarikan yang kuat terhadap obyek yang dipelajari tentunya aktivitas dan hasil belajar yang
dicapai juga tidak optimal. Demikian juga sebaliknya. Oleh karena itu perlu seseorang terus menerus
untuk belajar mencintai,menyenangi suatu obyek belajar sehingga pada akhirnya mampu dengan
seutuhnya tertarik yang kuat dan mencintai dengan setulus-tulusnya obyek belajar tersebut, yang
pada akhirnya motivasi belajar semakin meningkat untuk mencapai keberhasilan dalam belajarnya.
6. Motivasi
Motivasi adalah dorongan yang ada dalam diri seseorang untuk mencapai suatu hasil tertentu /
suatu perbuatan. Motivasi bisa dikelompokkan menjadi dua, yaitu motivasi internal dan motivasi
eksternal. Motivasi Internal adalah dorongan yang muncul dari dalam diri seseorang. Misalnya ;
Belajar adalah suatu kebutuhan untuk masa depan, dan sejenisnya. Sedangkan motivasi eksterinsik
adalah dorongan yang dilakukan oleh seseorang karena adanya faktor dari luar. Misalnya :
Hadiah/Reward. Siswa akan dapat hadiah apabila nilai hasil belajarnya di atas 80. Kedua motivasi
tersebut sudah dilaksanakan baik oleh orangtua,guru atau suatu lembaga. Alangkah baiknya
seseorang memiliki motivasi internal yang kuat, sehingga aktivitas dan hasil belajar yang diharapkan
dapat tercapai.
Kondisi Eksternal
Kondisi eksternal meliputi kondisi lingkungan di mana siswa berada. Kondisi lingkungan adalah
keadaan alam sekitar siswa yang mempengaruhi kegiatan belajarnya baik lingkungan personal
maupun lingkungan-lingkungan material (sarana prasarana). Kondisi eksternal tersebut yaitu :
1. Sarana dan Prasarana
Sarana prasarana penunjang keberhasilan belajar juga mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar
seseorang. Sarana dan prasarana ini juga bisa dari siswa dan dari lembaga pendidikan. Misalnya di
rumah mempunyai sarana dan prasarana penunjang keberhasilan belajar, sedangkan di sekolah
sarana dan prasarana penunjang belajar juga lengkap, maka kemungkinan untuk mencapai hasil
belajar yang maksimal akan tercapai. Sarana dan prasarana belajar misalnya ; buku-buku paket, buku
catatan,ruang laboratorium, komputer, laptop, conect internet (hotspot), dan sejenisnya
2. Lingkungan Sekitar
Lingkungan dimana individu tinggal dan lingkungan bermain individu akan sangat
mempengaruhi aktivitas dan hasil belajar. Apabila lingkungan sekitar sangat mendukung kemajuan
individu,maka keberhasilan belajar dapat tercapai. Demikian juga sebaliknya, termasuk didalamnya
adalah lingkungan bermain dan kelompok individu. Oleh sebab itu seseorang harus bijak dalam
menyikapi dirinya untuk hidup bermasyarakat, artinya mampu memilih mana yang bermanfaat dan
mana yang tidak.
Ada 3 hal yang mendukung terhadap cara belajar efektif diantaranya :
1. Belajar Mandiri
Yaitu sebuah konsep pembelajaran atas inisiatif sendiri bukan belajar sendiri, kedua hal itu sangat
berbeda artinya, yang benar adalah belajar atas inisiatif diri sendiri karena dengan begitu diri kita
akan merasa teringat akan hal yang kita pelajari karena kita tertarik pada hal tersebut. Cara ini
adalah cara paling efektif untuk belajar sehingga kita terus mengingatnya, tetapi cara ini juga
sangat sulit karena butuh kemauan pada dirinya sendiri. Dan kemauan itu tumbuh dengan
sendirinya karena kebiasaan diri orang tersebut.
2. Media belajar
Media belajar adalah sebuah sarana kita yang akan membantu kita dalam belajar karena
kita tinggal membaca dari media itu sehingga kita sudah tinggal memahami hal tersebut ini juga
butuh kita cari sesuai yang akan kita pelajari. Bentuk sumber belajar banyak diantaranya ; buku,
transparansi, film dengan topik tertentu, internet, dan sebagainya.
1. Strategi atau cara belajar
Strategi belajar efektif sangat penting untuk mencapai presatasi belajar yang ingin dicapai.
Berikut adalah beberapa strategi dalam belajar supaya efektif dan efisein, diantaranya :
Strategi Belajar Efeketif dan Efisien
1. Siapkan buku-buku materi pelajaran yang akan dipelajari dan kumpulkan dengan rapi di atas
meja belajar.
2. Mulailah pelajari buku paket atau buku catatan untuk jam pertama dan seterusnya
3. Jangan terlalu lama membaca buku pelajaran, uapayakan kira-kira 20 menit
4. Pahami setiap alenia materi yang dipelajari
5. Catat hal-hal yang penting dalam buku anda,jika belum dimengerti maka tanyakan pada guru
atau teman yang mengerti
6. Untuk pelajaran non eksakta ( yang tidak menggunakan rumus-rumus), cobalah sambil
berbicara sendiri layaknya seorang guru ketika berdiri di depan kelas. Hal itu untuk menguji
berapa persen anda menguasai materi yang baru dipelajari.
7. Untuk pelajaran eksakta (menggunakan rumus-rumus), upayakan anda tulis rumus-rumus
tersebut pada folio, karton manila dsb. Tempelkan/gantungkan pada tempat belajarmu atau
di kamarmu agar sering terlihat dan mudah untuk mengingatnya
8. Kerjakan latihan-latihan soal sebanyak-banyaknya dan catat temuan-temuan soal yang belum
dimengerti untuk ditanyakan kepada teman atau guru yang mengerti
9. Seringlah mendiskusikan atau menanyakan soal-soal atau materi pelajarnmu baik dengan
teman maupun bapak/ibu guru
10. Upayakan kelompok belajar kecil yang solid
Stevent R. Covey dalam bukunya berjudul Seven Habits of Highly Effective People, memaparkan
tujuh langkah yang bisa Anda kembangkan untuk mendapatkan belajar yang efektif.
1. Bertanggung jawab atas dirimu sendiri.
Merupakan tolok ukur sederhana Anda sudah berusaha menentukan sendiri prioritas, waktu,
sumber-sumber terpercaya dalam mencapainya
2. Pusatkan dirimu terhadap nilai dan prinsip yang kamu percaya.
Tentukan sendiri mana yang penting bagi dirimu. Jangan biarkan teman atau orang lain mendikte
kamu apa yang penting.
3. Kerjakan dahulu mana yang penting.
Kerjakanlah dulu prioritas yang telah Anda tentukan sendiri.
4. Anggap dirimu berada dalam situasi "co-opetition" (Bukan situasi "win-win" lagi).
"Co-opetition" merupakan gabungan dari kata "cooperation" (kerja sama) dan "competition"
(persaingan). Jadi, selain sebagai teman yang membantu dalam belajar bersama, anggaplah dia
sebagai sainganmu juga dalam kelas. Dengan begini, Anda akan selalu terpacu untuk melakukan
yang terbaik (do your best) di dalam kelas
5. Pahami orang lain, maka mereka akan memahamimu.
Banyaklah belajar memahami orang lain, sehingga orang akan memahami Anda.
Cari solusi yang lebih baik.
Bila Anda tidak mengerti bahan yang diajarkan pada hari ini, jangan hanya membaca ulang bahan
tersebut. Coba cara lainnya. Misalnya, diskusikan bahan tersebut dengan guru, teman, kelompok
belajar
1. Tantang dirimu sendiri secara berkesinambungan.
Dengan cara ini, belajar akan terasa mengasyikkan, dan mungkin kamu mendapatkan ide-ide
yang cemerlang.
Seseorang belajar dapat kita kategorikan seperti ini:
10% dari apa yang dibaca
20% dari apa yang didengar
30% dari apa yang dilihat
50% dari apa yang dilihat dan didengar 70% dari apa yang dikatakan
90% dari apa yang dilakukan
Lampiran 2: Lembar Evaluasi Proses
LEMBAR EVALUASI PROSES KEGIATAN BIMBINGAN KLASIKAL
Petunjuk :
Bacalah pernyataan di bawah ini dan berilah tanda centang (√) pada kolom skor sesuai
dengan apa yang terjadi dalam kegiatan bimbingan klasikal yang dilakukan!
SKOR
N PERNYATAAN 1 2 3 4
o
1 Materi yang disampaikan dalam bimbingan klasikal dibutuhkan
peserta didik
2 Peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan layanan
3 Peserta didik tertarik dengan media yang digunakan
4 Peserta didik senang mengikuti kegiatan bimbingan klasikal yang
dilakukan
5 Kegiatan bimbingan klasikal memberikan manfaat bagi
peserta didik
6 Alokasi waktu dalam pelaksanaan bimbingan klasikal
mencukupi.
CATATAN
.........................................................................................................................................................
.........................................................................................................................................................
......................................................................................................................................
Keterangan :
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Kurang
Lampiran 4. Lembar Evalusi Hasil
LEMBAR EVALUASI HASIL LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL
SKOR
No PERNYATAAN 1 2 3 4
1 Saya memahami dengan baik tujuan yang
diharapkan dari materi yang disampaikan
2 Saya memperoleh banyak pengetahuan dan
Informasi dari materi yang disampaikan
3 Saya menyadari pentingnya bersikap sesuai
dengan materi yang disampaikan.
4 Saya meyakini diri akan lebih baik,apabila
bersikap sesuai dengan materi yang disampaikan.
5 Saya dapat mengembangkan perilaku yang lebih
positif setelah mendapatkan materi yang
disampaikan.
6 Saya dapat mengubah perilaku sehingga
kehidupan saya menjadi lebih teratur dan
bermakna
Total Skor =…
Keterangan:
4 = Sangat Setuju
3 = Setuju
2 = Cukup Setuju
1 = Kurang Setuju
Lampiran 3. LKPD
Lembar Kerja Peserta Didik
1. Kelompok Visual : Membuat tampilan yang menarik berisi tips atau kiat-kiat belajar
yang menyenangkan (efektif dan efisien)
2. Kelompok Auditorial : Membuat lagu atau yel-yel dengan tema belajar yang
menyenangkan (efektif dan efisien)
3. Kelompok Kinestetik :Membuat permainan atau gerakan dengan tema belajar yang
menyenangkan (efektif dan efisien)