Blood Gas Measuring Theory
By :
Anton Meliala
Service Manager
PT Tamara Overseas Corporindo
Confidential
Measuring Theory
• Beberapa teori pengukuran untuk mengukur analit yang diinginkan dalam
sampel Anda:
Item Method
All Gas/Chemistry Tests Electrochemistry
HCT Impendence
Co-oximetry
Hb, SO2%, HbF, tBili
Absorption spectroscopy
Electrochemistry
• Pengukuran diperoleh dengan menggunakan tiga jenis elektroda
elektrokimia:
Sensor Method Measurement
pH, pCO2, Na+, K+, Cl+, Ion Selective
Potentiometric
Li, iCa, iMg Electrode
pO2 Clark Electrode Amperiometric
Glucose, Lactate, BUN,
Diffusion Biosensor Amperiometric
Creatinine
Calibratons on Blood Gas
1-Point Calibration
• Memeriksa DRIFT dari hasil kalibrasi 2 Poin terakhir dan 1 Poin .
• Dilakukan secara otomatis pada saat analisis sampel (pasien atau
QC)
• Kegagalan melewati kalibrasi 1 titik menyebabkan Drift Error
• Standard A & B digunakan untuk kalibrasi 1 titik
Drift Error
Acceptable Range for 1-pt Calibrator data
Drift Error
Penyebab :
Selama kalibrasi 1 titik,
pembacaan kalibrator berada di
luar rentang yang ditentukan
Pemecahan Masalah :
– Kalibrasi ulang Drift Error
– Prime dengan cairan
kalibrator dan kalibrasi
ulang
Acceptable Range for 1-pt Calibrator data
A Standard Calibration Plot:
2 Point Calibration
Setiap Calibrator Catridge (pack) berisi standar tinggi dan rendah yang digunakan
untuk menghasilkan kurva standar. Persamaan kemiringan garis, y=mx+b,
digunakan untuk perhitungan data--
A Standard Calibration Plot:
2 Point Calibration
Batas kemiringan digunakan untuk memverifikasi bahwa kemiringan
yang dihasilkan dari 2 titik kalibrasi layak digunakan.
Slope limits
Slope Error
Penyebab
Selama kalibrasi 2 titik sudut
kemiringan (slope) berada di luar
spesifikasi yang ditetapkan.
Slope limits
Pemecahan Masalah :
– Kalibrasi ulang
– Ganti sensor card
– Ganti Calibrator Catridge
– Flush flowpath
– Periksa use life reference
sensor untuk penggantian
Instability Error
Penyebab :
Selama cycle kalibrasi atau analisis
terakhir, sensor tidak mencapai titik akhir
yang stabil.
Pemecahan Masalah :
– Kalibrasi ulang alat
– Flush jalur depan dan kalibrasi
ulang alat .
– Ganti sensor card .
– Ganti reference sensor .
Overload Error
Penyebab :
Selama urutan kalibrasi atau analisis terakhir, pembacaan sensor
berada di luar batas perangkat lunak (misalnya >2600mV)
Pemecahan Masalah :
– Kalibrasi ulang alat
– Flush jalur depan dan kalibrasi ulang alat .
– Periksa apakah ada kebocoran atau penyumbatan pada
sistem fluid yang menyebabkan aliran balik larutan
reference.
Sensor Blood Gas Technology
•An Overview of Principles, Applications, and
Advantages
PLANAR SENSOR
Introduction
• • Teknologi sensor dalam pengukuran
gas darah dengan sensor planar adalah
pendekatan modern untuk analisis gas
darah.
• Penggabungan dengan teknologi RFID
memungkinkan untuk pemantauan data
pemakaian / use life sensor , reagen dan
Qc bisa dimonitor secara real time.
• Menggunakan sensor elektrokimia mini
untuk mendapatkan hasil yang cepat dan
akurat.
• Ideal untuk pengujian di ICU / ICCU ,
gawat darurat dan ditempat perawatan.
• Mengukur pH, pO₂, pCO₂, dan elektrolit
dalam volume sampel yang sedikit.
Working Principle
• Menggunakan sensor ion selektif ,
potensiometri dan amperometri
• Sensor pH: Mengukur perubahan tegangan
akibat ion H⁺.
• Sensor pCO₂: Menggunakan membran
permeabel CO₂ dan deteksi perubahan pH.
• Sensor pO₂: Mengukur arus reduksi oksigen
pada katoda platinum
• • Electrolyte Sensors: Mendeteksi Na⁺, K⁺,
Ca²⁺, dan Cl⁻ melalui elektroda ion selektif.
Planar Sensor vs. Traditional Sensor Blood Gas Analyzers
Feature Planar Sensor
Blood Gas Traditional Blood
Analyzers Gas Analyzers
Measurement Miniaturized sensors Macroscopic
Principle electrodes
Sample Volume Small (~50-100 µL) Larger (~0.5-1 mL)
Speed Faster (Seconds- Slightly slower
Minutes)
Calibration Less frequent Frequent calibration
needed
Portability Compact, POC Larger benchtop
compatible models
Keunggulan Teknologi Sensor Planar
• Rapid results (dalam hitungan menit)
• Volume sampel kecil (ideal untuk neonatus)
• Mengurangi waktu pemeliharaan dan kalibrasi
• Portability for Point-of-Care Testing (POCT)
• Hemat biaya dengan meningkatnya stabilitas sensor.
Perkembangan Sensor Blood Gas/Electrolyte
Era Mikrofluida / Planar dan Nirkabel (2010-sekarang)
• Sensor berbasis mikrofluida (flow through sensor) dan
planar sensor memungkinkan analisis dengan volume
sampel yang sangat kecil (50-100 µL).
• Wearable sensors & continuous monitoring, termasuk
sensor transdermal.
• Peningkatan biosensor optik dan enzymatik untuk hasil
lebih cepat dan akurat.
• Integrasi Artificial Intelegence & machine learning
untuk analisis data secara real-time.
Perkembangan Sensor Blood Gas/Electrolyte
Masa Depan Teknologi Sensor Blood Gas
• Integrasi AI (Artificial Inteligence) & machine
learning untuk analisis data secara real-time.
• Biosensor non-invasif untuk pemantauan tanpa
pengambilan sampel darah
• AI-driven diagnostics, dengan analisis otomatis
untuk pengambilan keputusan klinis.
Leading Manufacturers & Devices
• Novabiomedical Prime Family
• Abbott – i-STAT® System
• Radiometer – ABL90 FLEX
• Roche – Cobas b 123 POC System
Penerapan Teknologi Analisa Gas Darah dengan Sensor
Planar
• Perawatan Kritis (ICU, Unit Gawat Darurat)
• Neonatal & Pediatric Care
• Ruang Operasi & Pemantauan Anestesi
• Point-of-Care Testing (POCT)
• Pemantauan Pulmonologi & Kardiologi
Kesimpulan
• Sensor blood gas dan elektrolit terus berkembang,
meningkatkan kecepatan, akurasi, dan kenyamanan
• Teknologi gas darah sensor planar menawarkan
alternatif yang lebih cepat dan efisien dibandingkan alat
analisa tradisional.
• Desain yang ringkas dan volume sampel yang lebih kecil
menjadikannya ideal untuk pengujian di tempat
perawatan.
• Mengurangi waktu untuk maintenance dan penggantian
sensor.
• Perubahan dari sistem manual ke otomatisasi dan
Artificial Intelegence telah merevolusi dalam diagnosis
medis
• Masa depan teknologi sensor menjanjikan inovasi lebih
lanjut, terutama dalam sensor non-invasif dan Artificial
Intelegence.
BLOOD GAS / ELECTROLYTE PRIME PLUS ANALYZER
NOVABIOMEDICAL with PLANAR SENSOR
Thank you!
Q/A