Modul Smart Relay untuk Instalasi Listrik
Modul Smart Relay untuk Instalasi Listrik
Disusun oleh :
RUSMANI, [Link]
NIP. 19780212 201406 1 002
Mengetahui,
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan rahmat-
Nya sehingga Modul Smart Relay untuk peserta didik Kompetensi Keahlian Teknik
Instalasi Tenaga Listrik ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Modul
pembelajaran ini dibuat sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan pembelajaran
Smart Relay yang merupakan kegiatan penunjang Pelajaran Instalasi Motor Listrik
Kompetensi Keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik.
Modul Instalasi Motor Listrik diharapkan dapat membantu peserta didik dalam
mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran dengan lebih baik, terarah, dan
terencana. Pada setiap topik telah ditetapkan tujuan pelaksanaan pembelajarn dan
semua kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik serta teori singkat untuk
memperdalam pemahaman peserta didik mengenai materi yang dibahas.
Penyusun menyakini bahwa dalam pembuatan Modul Smart Relay ini masih jauh
dari sempurna. Oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik dan saran yang
membangun guna penyempurnaan modul praktikum ini dimasa yang akan datang. Akhir
kata, penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu baik secara langsung maupun tidak langsung.
Rusmani, [Link].
iii
DAFTAR ISI
A. PENDAHULUAN
1. Deskripsi Modul ..................................................................................................... 1
2. Rencana Aktivitas Belajar ...................................................................................... 1
3. Kompetensi Dasar (KD) ......................................................................................... 2
4. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) ................................................................ 2
5. Tujuan Pembelajaran ............................................................................................ 2
6. Peta Konsep Pembelajaran Smart Relay Zelio ...................................................... 3
B. Rumusan Materi ........................................................................................................ 3
1. Smart Relay .......................................................................................................... 3
2. Zelio Soft 2 ............................................................................................................ 5
3. Input Zelio ............................................................................................................. 11
4. Outpus Zelio .......................................................................................................... 12
5. Internal Memory Zelio ............................................................................................ 15
C. Latihan ...................................................................................................................... 15
D. Rangkuman ............................................................................................................... 18
E. Tes Formatif .............................................................................................................. 18
F. Tes Keterampilan ....................................................................................................... 21
G. Umpan Balik Dan Tindak Lanjut ................................................................................ 23
GLOSARIUM ................................................................................................................. 26
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 27
iv
DAFTAR GAMBAR
v
DAFTAR TABEL
vi
Instalasi Motor Listrik SMK Negeri 2 Bojonegoro - 2021
A. PENDAHULUAN
1. DESKRIPSI MODUL
Kurikulum 2013 dirancang untuk memperkuat kompetensi peserta didik dari sisi
pengetahuan. Keterampilan dan sikap secara utuh. Proses pencapaiannya melalui
pembelajaran sejumlah mata pelajaran yang dirangkai sebagai suatu kesatuan yang
saling mendukung pencapaian kompetensi tersebut. Buku bahan ajar dengan judul
“Smart Relay” ini merupakan salah satu referensi yang digunakan untuk mendukung
pembelajaran pada mata pelajaran Instalasi Motor Listrik pada paket keahlian Teknik
Instalasi Tenaga Listrik yang diberikan pada kelas XII.
Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan peserta didik untuk
mencapai kompetensi yang diharapkan, yang dijabarkan dalam kompetensi inti dan
kompetensi dasar. Sesuai dengan pendekatan yang dipergunakan dalam kurikulum
2013, peserta didik ditugaskan untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan dari berbagai
sumber belajar yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru sangat
penting untuk meningkatkan dan menyesuaikan daya serap peserta didik dengan
ketersediaan kegiatan pada buku ini. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi
dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang relevan bersumber dari lingkungan sosial
alam.
Buku peserta didik ini disusun di bawah koordinasi Direktorat Pembinaan SMK,
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dan dipergunakan dalam tahap awal
penerapan kurikulum 2013. Buku ini merupakan “dokumen hidup" yang senantiasa
diperbaiki, diperbaharui dan dimutakhirkan sesuai dengan dinamika kebutuhan dan
perubahan zaman. Masukan dari berbagai kalangan diharapkan dapat meningkatkan
kualitas buku ini.
yang dapat digunakan, bukan saja untuk mempelajari berbagai macam ilmu, tetapi
juga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengamatan
Melibatkan pancaindra, menggunakan penglihatan untuk membaca fenomena
(visual), pendengaran untuk merekam suatu informasi (audio), termasuk melakukan
pengukuran dengan alat ukur yang sesuai. Pengamatan dilakukan untuk
mengumpulkan data dan informasi.
Membuat Inferensi
Merumuskan Penjelasan berdasarkan pengamatan. Penjelasan ini digunakan untuk
menemukan pola-pola atau hubungan-hubungan antar aspek yang diamati, serta
membuat prediksi atau kesimpulan.
Mengkomunikasikan
Mengkomunikasikan hasil penyelidikan baik lisan maupun tulisan. Hal yang
dikomunikasikan termasuk data yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, bagan, dan
gambar yang relevan.
Buku bahan ajar “Smart Relay” ini, digunakan untuk memenuhi kebutuhan minimal
pembelajaran pada kelas XII, semester ganjil, mencakupi kompetensi dasar 3.10 dan
4.10 sampai dengan 3.11 dan 4.11, karna saya mendapatkan tugas membahas KD
3.10 dan 4.10 maka saya hanya membahas spesfikasi smart relay saja.
5. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning pendekatan
saintifik yang menuntun peserta didik untuk mengamati (membaca) permasalahan,
menuliskan penyelesaian dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas, Selama
dan setelah mengikuti proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat
1. Menjabarkan pengertian dari smart Relay
2. Mengidentifikasi fungsi smart Relay
3. Mengidentifikasi bagian-bagian smart Relay Zelio
4. Menerapkan dan menjalankan software Zelio Soft 2
5. Mengoperasikan smart relay sesuai dengan spesifikasinya
6. Mengimplementasikan software terhadap spesifikasi smart relay
dengan rasa rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran,
bersikap jujur, santun, serta memiliki sikap responsif (berpikir kritis) dan pro-aktif
(kreatif), serta mampu bekerjasama dengan baik.
Software
Zelio Soft 2
Program
Kendali
B. RUMUSAN MATERI
1. SMART RELAY
Zelio adalah smart relay yang dibuat oleh Schneider Telemecanique yang tersedia
dalam 2 model yaitu: Model Compact dan Model Modular. Perbedaannya adalah pada
model modular dapat ditambahkan extension module sehingga dapat ditambahkan input
dan output. Meskipun demikian penambahan modul tersebut tetap terbatas hanya bisa
ditambahkan sampai dengan 40 I/O. Selain itu untuk model modular juga dapat
dimonitor dengan jarak jauh dengan penambahan modul.
Smart Relay adalah suatu alat yang dapat diprogram oleh suatu bahasa tertentu
yang biasa digunakan pada proses automasi. Zelio Logic Smart Relay didesain untuk
automated system yang biasa digunakan pada aplikasi industri dan komersial. Tujuan
diciptakannya Smart Relay Zelio Logic adalah untuk menggantikan logika dan
pengerjaan sirkit kontrol relay yang merupakan instalasi langsung. Dengan smart relay,
rangkaian kontrol cukup dibuat secara software.
Bagian depan dari Smart Relay Zelio logic adalah sebagai berikut:
1. Lubang untuk baut
2. Terminal Power Supply
3. Terminal untuk koneksi INPUT
4. LCD Display dengan 4 baris dan 18 karakter
5. Slot untuk memori cartridge atau koneksi ke antarmuka PC atau komunikasi
6. 6 (enam) tombol untuk pemrograman dan memasukkan parameter
7. Terminal untuk koneksi OUTPUT
2. ZELIO SOFT 2
Zelio logic dapat diprogram menggunakan Zelio Soft 2 melalui antarmuka komputer atau
menggunakan masukkan langsung pada panel depan Smart Relay Zelio Logic (ladder
Language). Zelio Soft 2 merupakan software berisi tool-tool yang dapat digunakan untuk
mempermudah pemrograman PLC Smart Relay Zelio. Zelio Soft 2 memungkinkan anda
untuk memprogram menggunakan Ladder Language atau FBD (Function Block
Diagram) Language.
Untuk menjalankan Zelio Soft 2, PLC harus terhubung dengan komputer menggunakan
kabel SR2CBL01 untuk menghubungkan modul ke PC melalui serial Port atau
SR2USB01 untuk menghubungkan modul ke PC melalui USB port.
(a)
(b)
Gambar 5. (a) Kabel SR2CBL01, (b) Kabel SR2USB01
3. Berikutnya anda akan masuk ke Module selection. Pilih 1 modul yang akan
digunakan pada kolom select the modul category (dalam percobaan ini kita pilih
modul 26 I/O With Extension)
4. Kemudian pada kolom select the type of zelio module to program pilih yang memiliki
reference SR3B261BD, kemudian Klik “Next”.
5. Jika anda memilih tipe modul PLC yang dapat ditambah extensi input/output, akan
muncul halaman seperti dibawah ini. Pilih extensi input/output sesuai yang anda
tambahkan/butuhkan (jika tidak perlu menambahkan, biarkan dalam keadaan lalu
tekan “NEXT”
6. Jika tipe modul zelio yang anda pilih memungkinkan untuk diprogram dengan ladder
language dan FBD Language, akan muncul halaman seperti dibawah ini. Pilih bahasa
Program yang diinginkan. Ladder language (dipilih secara default) atau FBD
Language. Klik “Next”untuk menggunakan Ladder Language, Atau klik pada ikon
FBD kemudian klik “Next” untuk menggunakan FBD Language.
Pada kondisi edit mode, selain toolbar di bagian atas terdapat juga toolbar pada bagian
bawah yang berisi elemen-elemen ladder maupun FBD penting tergantung pada
program yang dipilih sebelumnya. Untuk elemen ladder antara lain: Discrete Input, Zx
Kex, Auxiliary Relays, Discrete Output, Timer, Counter, Counter Comparator, Analog
Comparator, Clocks, Text Blocks, LCD Backlighting, Summer Winter.
Penjelasan dan cara untuk melakukan setting dari beberapa elemen ladder akan
dibahas pada bab-bab percobaan berikutnya.
Melakukan Pemprogram
1. Menggunakan Ladder Language
Setelah Anda memilih jenis modul dan bahasa Ladder, lembar pengkabelan (wirring
sheet) akan muncul seperti pada gambar berikut.
Keterangan :
Input (I1) dihubungkan ke Output (Q2), yang akan dalam status aktif (kumparan pada
mode kontak)
Langkah untuk menggunakan contoh diatas menggunakan Ladder language pada
lembar pengkabelan (wirring sheet) adalah sebagai berikut :
a. Pindahkan mouse ke ikon Discrete Input pada sudut kiri bawah. Maka
ditampilkan sebuah tabel yang berisi kontak yang berbeda (I1 – IE).
b. Pilih kontak I1 pada tabel dengan meng-klik dan menggeser kontak tersebut pada
cell sudut kiri atas (Contact 1 Line 001)
d. Pilih kumparan (koil) “[“ pada baris pertama suatu tabel dengan meng-klik dan
menggeser kontak tersebut ke cell baris pertama kolom coil.
Catatan :
Perhatikan Kesesuaian warna elemen dengan warna pada halaman pemrograman.
- Warna Kuning untuk Input (contact)
- Warna Biru utuk Output (coil)
Catatan:
1. Anda tidak bisa menulis pada modul saat masih berjalan (RUN). Klik STOP
Module pada menu Transfer untuk menghentikan modul.
2. Jika modul yang terhubung ke komputer bukanlah modul yang dipilih saat memulai
program, Anda Dapat memilih modul lain dengan meng-klik Module Selection
/Programing pada menu Module.
3. Jika anda telah memuat program dalam Ladder Language sebelumnya pada
modul (atau ketika anda pertama kali menggunakannya), program harus
mengupdate farmware modul. Anda akan diberikan pilihan untuk mengupdate
selama proses transfer.
3. INPUT ZELIO
Input berfungsi layaknya panca indera manusia. Jenis input yang umum bisa berupa:
tombol tekan, sensor, dan berbagai jenis saklar lainnya. Pada “Ladder entry”, jumlah
input ditentukan oleh jenis dan tipe Zelio Logic yang digunakan. Input yang ditandai
dengan indeks berupa bilangan bulat positif (1,2,3, …) merupakan tipe input diskrit saja.
Input yang ditandai dengan indeks berupa huruf besar (B,C,D, …) merupakan tipe input
diskrit maupun input analog.
Pada tipe Zelio Logic yang dilengkapi dengan layar, terdapat 4 tombol navigasi (Zx
keys), yang juga bisa berfungsi layaknya input diskrit.
Kontak input memiliki dua kondisi yaitu Normally Open/mode normal terbuka (NO) atau
Normally Closed (NC). Untuk mengubah input dari keadaan Normally Open (NO) ke
Normally Closed (NC) (dan sebaliknya), klik kanan pada komponen ladder tertentu dan
pilih kondisi yang diinginkan (seperti pada gambar dibawah)
4. OUTPUT ZELIO
Output berfungsi layaknya penggerak tubuh manusia. Jenis output yang umum bisa
berupa: lampu indikator, relai, buzzer, kontaktor, dan sebagainya. Pada “Ladder entry”,
jumlah output ditentukan oleh jenis dan tipe Zelio Logic yang digunakan. Output terdiri
dari kontak dan koil. Koil output dapat dibedakan menjadi 4 jenis: Active on (contactor)
state, Active on (Impulse relay) edge, Set, dan Reset.
a. Penggunaan Discrete Output sebagai kumparan ada 4 mode yang disediakan antara
lain:
- Active On (Contactor) mode
Pada mode Active On (Contactor) state, output relay akan aktif jika
input relay juga aktif dan sebaliknya.
Contoh:
Gambar 12. Output relay akan aktif jika input relay juga aktif
Gambar 13. Output relay tidak akan aktif jika input relay tidak aktif
Pada mode Active On (Impulse relay) Edge, output relay akan aktif dan mati saat
input relay pada rising edge.
Latch Activation (set) juga disebut latch relay, output akan aktif jika input juga aktif.
Namun tidak akan mati sebelum reset diberikan.
Latch Deactivation (reset) juga disebut unlatch relay, digunakan untuk mematikan
output yang di-latch sebelumnya.
Penggunaan mode latch activation (set) dan Latch Deactivation (reset) dapat
diilustrasikan pada gambar berikut ini:
(a)
(b)
(c)
(d)
Gambar 14. Output Relay (Q1) yang di-latch oleh input (SQ1) dan di-unlatch oleh
input (RQ1)
Sebuah relay yang digunakan sebagai kontak Normally Open (normal terbuka) sesuai
dengan penggunaan keadaan langsung dari relay. Jika diaktifkan, kontak dikatakan
tersambung (Conducting).
Sebuah relay yang digunakan sebagai kontak normal tertutup, sesuai dengan
penggunaan keadaan terbalik dari relay. Jika diaktifkan, kontak dikatakan tidak lagi
tersambung (Not Conducting).
Untuk mengubah logic kontak dari NO ke NC (dan sebaliknya), klik kanan pada
komponen ladder yang akan diubah, dan pilih kondisi yang diinginkan.
Internal Memory (Auxiliary Relay) merupakan jenis output yang hanya digunakan
secara internal dan berjumlah total 28 unit Auxiliary Relay dengan nomor M1 sampai
M9 dan dari MA sampai MY kecuali huruf I, M, O dengan karakteristik yang serupa
dengan output.
Contoh :
Keterangan :
Aktivasi input I1 digunakan untuk mengaktifkan keluaran Q1, melalui M1.
C. LATIHAN
A. PENGETAHUAN
1. Apa yang kamu ketahui tentang smart relay !
Jawab :
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
Zelio adalah smart relay yang dibuat oleh Schneider Telemecanique yang
tersedia dalam 2 model yaitu Model Compact dan Model Modular. Jelaskan
perbeaan model Compact dan model modular !
Jawab :
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
Sebutkan keunggulan dari smart relay zelio !
Jawab :
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
................................................................................................................................
2. Dalam memilih smart relay tentu harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada.
Sebutkan acuan pemilihan smart relay!
Jawab :
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
................................................................................................................................
3. Perhatikan gambar di bawah
B. KETERAMPILAN
Peralatan Yang Digunakan
1. Perangkat computer yang telah terinstall program aplikasi Zelio Soft 2
2. Trainer PLC Smart Relay Zelio Logic SR3 B261BD
3. Prototype aplikasi penentu prioritas bel kuis
4. Kabel penghubung
Percobaan Yang Dilakukan
- Praktek memori Circuit (Latch)
Rangkaian yang bersifat mengingat kondisi sebelumnya seringkali dibutuhkan dalam
kontrol logic. Pada rangkaian ini hasil keluaran dikunci (latching) dengan
menggunakan kontak hasil keluaran itu sendiri, sehingga walaupun input sudah
berubah, kondisi output tetap.
D. RANGKUMAN
Zelio adalah smart relay yang dibuat oleh Schneider Telemecanique yang tersedia
dalam 2 model yaitu: Model Compact dan Model Modular. Perbedaannya adalah pada
model modular dapat ditambahkan extension module sehingga dapat ditambahkan input
dan output. Meskipun demikian penambahan modul tersebut tetap terbatas hanya bisa
ditambahkan sampai dengan 40 I/O. Selain itu untuk model modular juga dapat
dimonitor dengan jarak jauh dengan penambahan modul.
Smart Relay adalah suatu alat yang dapat diprogram oleh suatu bahasa tertentu
yang biasa digunakan pada proses automasi. Zelio Logic Smart Relay didesai untuk
automated system yang biasa digunakan pada aplikasi industri dan komersial. Tujuan
diciptakannya Smart Relay Zelio Logic adalah untuk menggantikan logika dan
pengerjaan sirkit kontrol relay yang merupakan instalasi langsung. Dengan smart relay,
rangkaian kontrol cukup dibuat secara software.
Tujuan diciptakannya Smart Relay adalah untuk menggantikan logika dan
pengerjaan sirkit kontrol relay yang merupakan instalasi langsung, dengan smart relay
rangkaian kontrol cukup dibuat secara software, dan smart Relay dirancang untuk
instalasi dan perawatan oleh teknisi elektrik industri yang tidak harus mempunyai skill
elektronika tinggi. Keunggulan Smart Relay adalah sangat mudah untuk
diimplementasikan dan waktu implementasi proyek lebih cepat, bersifat fleksibel dan
sangat handal, mudah dalam modifikasi (dengan software), lebih ekonomis daripada
PLC untuk aplikasi yang sederhana, dan memerlukan waktu training lebih pendek.
Pemilihan Smart Relay mengacu pada pemilihan Smart Relay diturunkan dari
kebutuhan aplikasi, perhatikan batasan kemampuan Smart Relay, dan inventarisasi
jenis sinyal/tegangan yang ditangani (analog/digital, AC/DC). Batasan Kemampuan
smart relay adalah jumlah dan jenis input, jumlah dan jenis output, jumlah memory yang
tersedia, zelio dapat diprogram hingga 120 Row (1 Row terdiri dari 5 kontak dan 1 koil),
dan cara/teknik pemrograman (Ladder Diagram atau FBD).
E. TES FORMATIF
1. Di bawah ini yang tidak termasuk dalam keunggulan PLC ZELIO adalah ….
a. Sangat mudah untuk diimplementasikan dan waktu implementasi proyek lebih
cepat.
b. Open conectivity. Sistem zelio dapat dimonitor secara jarah jauh dengan cara
menambahkan extension modul berupa modem.
c. Dapat diprogram dengan menggunakan Ladder dan FBD (Function Blok Diagram)
d. Tidak bersifat fleksibel dan kurang handal
e. Jumlah memory yang tersedia. Zelio dapat diprogram hingga 120 Row (1 Row
terdiri dari 5 kontak dan 1 koil)
Gambar diatas merupakan bagian-bagian dari PLC ZELIO, yang ditunjukkan oleh
nomor 3 adalah ….
a. Slot untuk memori cartridge atau koneksi ke antarmuka PC atau komunikasi
b. Terminal untuk koneksi INPUT
c. Terminal untuk koneksi OUTPUT
d. Tombol untuk pemrograman dan memasukkan parameter
e. Terminal Power Supply
Dari gambar diatas, jika kita ingin mensimulasikan program yang telah kita buat
adalah dengan mengeklik symbol?
a.
b.
c.
d.
e.
Dari gambar diatas, jika kita ingin memasukkan sebuah inputan berupa saklar maka
sebaiknya kita mengeklik symbol?
a.
b.
c.
d.
e.
Dari gambar diatas, jika kita ingin menaruh symbol ke kolom coil maka sebaiknya kita
mengeklik symbol?
a.
b.
c.
d.
e.
8. Output relay akan aktif jika input relay juga aktif dan sebaliknya merupakan sifat dari
keluaran ....
a. Active On (Contactor) mode
b. Active On (Impulse relay) Edge
c. Latch Activation (set)
d. Latch Deactivation (reset)
e. Active Off (Impulse relay) Edge
Merupakan kabel penghubung antara zelio dengan komputer, jenis kabel di atas
adalah ....
a. kabel SR2CBL01
b. kabel SR2USB01
c. kabel SR2CBK01
d. kabel SR2USB11
e. kabel SR2USB10
F. TES KETERAMPILAN
Aplikasi Penentu Prioritas Bel Acara Quiz
Smart Relay akan digunakan sebagai alat kendali penentu prioritas bel suatu acara kuis
yang diikuti oleh 3 peserta atau kelompok peserta, dengan ketentuan seperti pada
prosedur operasional berikut.
1. Prosedur Operasional
a. Pertama pembawa acara memberikan pertanyaan kepada 3 (tiga) peserta kuis,
setelah selesai memberikan pertanyaan, maka ketiga pemain berlomba-lomba
untuk menekan tombol dalam rangka menjawab pertanyaan dari pembawa acara.
b. Buzzer akan dibunyikan setelah ada salah seorang pemain berhasil menekan
tombol untuk pertama kalinya.
c. Indikator lampu pada pemain tersebut (yang berhasil menekan tombol untuk
pertama kali) akan menyalakan dan hanya bisa dimatikan oleh tombol reset.
d. Setelah tombol reset ditekan oleh pembawa acara, maka proses akan berulang
lagi dari awal.
2. Alokasi Pengalamatan I/O
Tabel 2. Alokasi pengalamatan Input dan Output Aplikasi Bel Acara Quiz
3. Diagram Ladder
Hasil Penilaian
No. Indikator 1 2 3
(kurang) (cukup) (baik)
1 Persiapan alat dan bahan gambar
2 Deskripsi Kebutuhan komponen listrik
3 Hasil gambar perencanaan
4 Laporan Proyek
5 Presentasi
Jumlah Skor yang Diperoleh
hanya beberapa orang siswa saja maka cukup dengan remedial test yakni
siswa diberikan kesempatan untuk belajar terlebih dahulu kemudian
kembali mengerjakan soal dengan indikator soal yang sama, tidak harus
semua soal yang sudah terjawab diberikan kembali.
Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan,
seperti pada akhir jam belajar apabila masih ada waktu, atau di luar jam
pelajaran sesuai kesepakatan antara siswa dan guru.
b. Pengayaan
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai
materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah
tuntas mencapai KKM atau mencapai Kompetensi Dasar. Pengayaan dapat
ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik.
Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran yang membutuhkan
pengembangan lebih luas.
GLOSARIUM
Input adalah (masukkan) unit/perangkat luar yang dipasang sesuai dengan slot atau portnya
masing-masing untuk memasukkan atau mentransfer data dari luar ke dalam zelio
untuk di proses dan diterjemahkan secara digital
Internal Memory merupakan jenis output yang hanya digunakan secara internal dan
berjumlah total 28 unit Auxiliary Relay dengan nomor M1 sampai M9 dan dari MA
sampai MY kecuali huruf I, M, O dengan karakteristik yang serupa dengan output
Ladder Diagram (LD) adalah salah satu bahasa pemograman PLC yang umum digunakan
setelah bahasa pemograman Function Block Diagram (FBD), Structure
Text (ST), Instruction List (IL) /Statement List (SL) dan Sequential Function
Chart (SFC)
Normally Closed adalah Sebuah relay yang digunakan sebagai kontak normal tertutup,
sesuai dengan penggunaan keadaan terbalik dari relay. Jika diaktifkan, kontak
dikatakan tidak lagi tersambung (Not Conducting).
Normally Open adalah Sebuah relay yang digunakan sebagai kontak normal terbuka sesuai
dengan penggunaan keadaan langsung dari relay. Jika diaktifkan, kontak dikatakan
tersambung (Conducting)
Output adalah (keluaran) unit/perangkat luar yang digunakan untuk menampilkan atau
menerjemahkan data yang keluar dari zelio
Smart Relay adalah suatu alat yang dapat diprogram oleh suatu bahasa tertentu yang biasa
digunakan pada proses automasi
Zelio Soft 2 adalah software untuk membuat program pada zelio logic
DAFTAR PUSTAKA
Afandhi (SMK Negeri 2 Pandeglang), 2017, “Programmable Logic Control (PLC) Dengan
Menggunakan Smart Relay”, Kemendikbud, Jakarta
MDE, Chandra MDE, 2010. “Versi Lain On-Off Satu Tombol Pada Zelio Smart Relay”,
[Link]
smart-relay/, diakses tanggal 5 Oktober 2018