PRAKTIKUM GEOLOGI STRUKTUR
LABORATORIUM GEOLOGI DINAMIK
UNIVERSI TAS SRIWIJAYA
2025
PROBLEM SOLVING KEKAR
• Polar Net
1. Plot semua titik yang ada pada tabulasi data di kertas kalkir dengan ketentuan nilai 0°
berada di arah West (Barat), dimana pada polar net ini titik yang diplot merupakan pelurus
dari data yang diberikan
2. Ukur jarak 90° dari titik tengah melalui garis equatorial, lalu proyeksi pelurus pada polar
net setelah selesai
3. Namun polar net ini masih akan digunakan untuk menghitung hasil data shear yang
diperoleh dari jaring-jaring kalsbeek net yang sudah ada bentuk polygon dan konturing
beserta nilai konturnya
• Kalsbeek Net
1. Lalu hasil plottingan pada polar net tadi dipindahkan ke jaring-jaring kalsbeek net untuk
membuat polygon (yang mana membentuk hexagonal maupun pentagonal), yang mana
mencakup titik-titik pelurus yang telah di plot di polar net sebelumnya
2. Hitung semua jumlah titik pelurus yang terdapat di dalam polygon tadi dan diberikan
penomoran sesuai dengan jumlah titik yang ada pada tiap polygonnya.
3. Kemudian hubungkan polygon yang mempunyai jumlah titik yang sama sehingga
membentuk kontur dari kertas kalsbeek net tersebut.
4. Setelah kontur terbentuk pindahkan lagi kertas kalkir tadi ke kertas polar net untuk
mencari nilai kedudukan dari shear 1 dan shear 2, yang mana dengan menarik garis dari
titik pusat (point projection) ke titik tertinggi dari kontur dan titik yang lebih rendah
setelahnya.
5. Lalu tarik garis putus-putus ke primitive circlenya dan hitung kedudukan garis dari kekar
gerus tersebut.
• Wulf Net
1. Setelah nilai shear, gash dan breksiasi diperoleh, kemudian plot data ke wulf net (untuk
mempermudah dalam proses pengerjaannya titik pusat dari wulf net diberi bantuan paku
payung agar mudah untuk memutar kertasnya).
2. Strike dan gash yang di plot tadi di utarakan atau dibawa ke north.
3. Plot dipnya dari garis primitive circle sesuai dengan arah strikenya.
4. Buat garis dari utara ke Selatan melalui titik yang di plot tadi agar dapat dip linenya.
5. Plot nilai breksiasi yang sudah didapatkan kemudian utarakan nilai tersebut dan tarik
garis ke titik pertemuan antara gash dan shear tadi saampai ke titik utara atau selatan,
maka akan didapatkan bidang breksiasi atau bidang sesarnya.
6. Garis persilangan antara shear, gash dan breksiasi akan memperoleh nilai σ2 dan
posisikan σ2 di arah East lalu hitung 90° dari σ2 ke kanan atau kiri untuk memperoleh net
slipnya,
7. Untuk mendapatkan titik σ1 utarakan garis shear, kemudian titik pertemuan antara net
slip dan garis ekuator adalah titik σ1
8. Dari titik σ1 tadi 90° ke utara atau Selatan makan akan diperoleh titik σ3.
9. Perpotongan antara garis gash dan net slip akan didapatkan σ1’
10. Dari titik σ1’ 90° maka akan didapatkan nilai σ3’
11. Persilangan antara net slip dengan breksiasi akan memperoleh titik pitchnya,
12. Dari titik pusat ke titik pitch tadi akan didapatkan arah trend nya
13. Untuk nilai plunge diperoleh dari titik pitch tadi dibawa ke garis ekuator kemudian
dihitung nilai plungenya.
PRAKTIKUM GEOLOGI STRUKTUR
LABORATORIUM GEOLOGI DINAMIK
UNIVERSI TAS SRIWIJAYA
2025
PROBLEM SOLVING KEKAR
• Plotting Klasifikasi
1. Untuk klasifikasi Rickard plot dulu nilai dip nya sesuai arah pergerakannya tadi naik
mengiri yang mana 0 berada di dalam.
2. Kemudian plot nilai pitch nya yang mana 0 berada di knanan bawah.
3. Sehingga didapatkan hasil no 5 yaitu reverse right slip fault.
4. Untuk klasifikasi Fossen plotting nilai dip yang mana 0 berada pada kiri bawah lanjut ke
sampiNg
5. Selanjutnya plot nilai pitch yang mana 0 nya berada di bawah lanjut ke atas
6. Sehingga didapatkan hasilnya vertical strike-slip dominated.
PRAKTIKUM GEOLOGI STRUKTUR
LABORATORIUM GEOLOGI DINAMIK
UNIVERSI TAS SRIWIJAYA
2025
PROBLEM SOLVING LIPATAN
Polar Net;
1. Plot semua kedudukan Limb 1 dan Limb 2 yang ada pada data tabulasi di kertas kalkir ke
Polar Net dengan ketentuan nilai 0° berada di arah West.
Kalsbeek Net:
1. Gambarkan Hexagonal ataupun Ploligonal pada kertas kalkir Kalsbeek Counting Net
yang didalamnya terdapat plotingan data Limb 1 dan Limb 2
2. Kemudian hitung jumlah titik data Limb 1 dan Limb 2 yang ada pada sebuah hexagona
atau Polygon.
3. Membuat garis kontur yang menghubungkan Hexagon/Poligon yang memiliki jumlah
data sama.
4. Pindahkan kertas kalkir kembali pada kertas polar net untuk mengetahui nilai kedudukan
Limb 1 dan Limb 2.
5. Lalu tarik garis dari pusat kontur tertinggi ke titik pusat, kemudian dihitung titik
kedudukannya..
Wulf Net:
1. Plot nilai kedudukan Limb 1 dan Limb 2 di kertas kalkir yang baru menggunakan Wulf Net
.
2. Lalu pada titik pertemuan antara Limb 1 dan Limb 2 tandai sebagai σ2.
3. Selanjutnya untuk mendapatkan bidang bantu taruhlah σ2 di arah Barat dan Timur,
kemudian hitung 90° dari σ2 melalui garis equator.
4. Kemudian hitung besar sudut bukaan (Interlimb Angle) Limb 1 dan Limb 2 lalu bagi 2, dan
tandai titiknya sebagai σ3.
5. Lalu dari σ3, hitung 90° ke atas dan tandai sebagai σ1.
6. Lalu sejajarkan titik σ3 dan σ2 ke Kutub pada garis dip yang sama, lalu tarik garis dari
Utara ke Selatan dan tandai sebagai Hinge Surface.
7. Kemudian tarik garis lurus dari titik pusat ke σ2 hingga ke lingkaran luar, tandai garisnya
sebagai Hinge Line.
8. Hitung kedudukan dari Hinge Surface dan Hinge Line.
PRAKTIKUM GEOLOGI STRUKTUR
LABORATORIUM GEOLOGI DINAMIK
UNIVERSI TAS SRIWIJAYA
2025
PROBLEM SOLVING SESAR
1. Plot sesar dengan cara liat diketahui di soal
2. Plot pitch (sejajarin garis sesar ke N-S)
3. Pitch pindahin ke E-W
4. Buat NS di equatorin (E-W). Buat NS dari titik pusat ke titik pitch. Pusat ke titik pitch tegas
sisanya putus"
5. Dari titik pitch 90° ke kiri itu PA
6. Tarik garis full hasilnya PA
7. Perpotongan garis sesar dan PA jadi Tho2
8. Tho2 ke garis E-W
9. Tarik garis 90° dari titik potong tho2 dan PA hasilnya itu bidang bantu
10. Plot pergerakan relatif
Note
*Plot 45° sejajar bidang bantu ke bawah tho 1
Ke atas tho 3
*Tho 1,2,3 sesuai pergerakan relatif
Hitung netslip
Dip > dari titik pitch ke titik luar
Strike > liat titik luar
Hitung Tho1,2,3
Dip > dari titik tho1/2/3 ke titik luar
Strike > tarik garis dari titik pusat ke tho 1/2/3 tandai, liat lingkaran luar
Wulf Net:
1. Plot data kedudukan Sesar yang ada pada soal, lalu plot pitch yang ada pada soal diatas
kalkir yang diletakkan diatas kertas Wulf Net.
2. Setelah itu lanjut untuk membuat garis Auxiliarry Plane, putarlah kalkir hingga garis pitch
berada tepat di garis equator, lalu hitung 90° melalui garis tadi berilah tanda titik.
3. Kemudian pada titik pertemuan antara Bidang Sesar dengan Auxiliarry Plane tandai
sebagai titik σ2.
4. Selanjutnya untuk mendapatkan bidang bantu taruhlah σ2 di arah Utara-Selatan,
kemudian hitung 90° dari σ2 melalui garis equator
5. Kemudian hitung besar sudut bukaan Antara Auxiliarry Plane dan bidang Sesar lalu bagi
2, dan tandai titiknya sebagai σ3.
6. Lalu dari σ3, hitung 90° ke atas dan tandai sebagai σ1.
7. Lalu plot penamaan sesar berdasarkan klasifikasi Rickard (1972) dan Fossen (2010).