0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan6 halaman

Cerita Guru di Sekolah Dasar Surabaya

Dokumen ini adalah surat pernyataan yang melibatkan dua pihak terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 11 Agustus 2025. Kedua pihak sepakat bahwa kejadian tersebut adalah musibah dan telah menyelesaikan masalah secara kekeluargaan tanpa tuntutan hukum lebih lanjut. Surat ini juga mencantumkan identitas kedua pihak dan saksi-saksi yang terlibat.

Diunggah oleh

Mmuslim F Ardhy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan6 halaman

Cerita Guru di Sekolah Dasar Surabaya

Dokumen ini adalah surat pernyataan yang melibatkan dua pihak terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 11 Agustus 2025. Kedua pihak sepakat bahwa kejadian tersebut adalah musibah dan telah menyelesaikan masalah secara kekeluargaan tanpa tuntutan hukum lebih lanjut. Surat ini juga mencantumkan identitas kedua pihak dan saksi-saksi yang terlibat.

Diunggah oleh

Mmuslim F Ardhy
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ChatGPT

Buatkan prompt bahasa inggris untuk Google VEO 3 seorang guru


wanita berumur 25 tahun yang cantik dan manis, dengan
memakai seragam guru indonesia warna khaki dan hijab modern
khas ekonomi menengah di indonesia sedikit modern, sedang
berangkat mengajar ke sekolah dasar (SDN Kedungpapar) di pagi
hari yang murid-muridnya memakai seragam merah dan putih lalu
berkata dalam bahasa jawa dengan logat jawa “ayo pak guru
ndang budal, ojok awan-awan nek budal mulang!” ekspresi centil
menggoda ekspresif, cahaya di pagi hari, suara khas pinggiran
kota, di rumah sederhana pinggiran di Surabaya, aspek rasio 16:9

Buatkan saya storyboard dari prompt tersebut dengan transisi

Buatkan prompt bahasa inggris untuk Google VEO 3 seorang guru


pria berumur 30 tahun yang tampan dan manis berkumis tipis,
dengan memakai seragam guru indonesia warna khaki rapi
modern khas ekonomi menengah di indonesia sedikit modern,
sedang mengajar di dalam kelas sekolah dasar (SDN
Kedungpapar) di pagi hari yang murid-muridnya memakai
seragam merah dan putih lalu berbicara berkata dalam bahasa
jawa dengan logat jawa “ayo rek ndang dibuka bunune, ojok rame
dewe ae!” ekspresi ekspresif, cahaya di pagi hari, suara khas
murid ramai pinggiran kota, di dalam kelas sederhana pinggiran
di Surabaya, aspek rasio 16:9

Buatkan prompt bahasa inggris untuk Google VEO 3 seorang guru


wanita berumur 25 tahun yang cantik dan manis, dengan
memakai seragam guru indonesia warna khaki dan hijab modern
khas ekonomi menengah di indonesia sedikit modern, sedang
mengajar di dalam kelas sekolah dasar (SDN Kedungpapar) di
pagi hari yang murid-muridnya memakai seragam merah dan
putih lalu berbicara berkata dalam bahasa jawa dengan logat
jawa “ayo rek ndang dibuka bunune, ojok rame dewe ae!”
ekspresi ekspresif, cahaya di pagi hari, suara khas murid ramai
pinggiran kota, di dalam kelas sederhana pinggiran di Surabaya,
aspek rasio 16:9
SURAT PERNYATAAN

1. Nama : ..................................
Tempat/Tgl. Lahir : ..................................
Jenis Kelamin : ..................................
Pekerjaan : ..................................
Alamat : ..................................
NIK : ..................................
No. HP : ..................................
Selaku suami / istri / ayah kandung / ibu kandung / Pengendara Kendaraan
sepeda motor ............. No. Pol. ..................., selanjutnya disebut pihak kesatu.
2. Nama : ..................................
Tempat/Tgl. Lahir : ..................................
Jenis Kelamin : ..................................
Pekerjaan : ..................................
Alamat : ..................................
NIK : ..................................
No. HP : ..................................
Selaku suami / istri / ayah kandung / ibu kandung / Pengendara Kendaraan
MOBIL DAIHATSU No. Pol. W 9443 NQ , selanjutnya disebut pihak kedua.
Sehubungan dengan terjadinya laka lantas pada hari senin tanggal 11 Agustus 2025 sekira
pukul 08.30 WIB di Jalan umum Dsn. Dawung Ds. Grabagan Kec. Grabagan Kab. Tuban
Prov. Jawa Timur antara Kendaraan Mobil Daihatsu No. Pol : W 9443 NQ yang di kendarai
sdr. Nurkolis bertabrakan dengan Kendaraan sepeda motor ..................... No.
Pol : ............................. di kendarai sdr. Anis dan Mei Nurhayati. Akibat dari kecelakaan
lalulintas tersebut sdr ....................................................., sedangkan kendaraan mengalami
kerusakan.
selanjutnya dari kami kedua belah pihak mengadakan musyawarah secara kekeluargaan,
adapun hasil musyawarah tersebut adalah sebagai berikut :
1. Kami kedua belah pihak menyadari bahwa kejadian tersebut diatas tidak ada unsuk
kesengajaan dari pihak manapun melainkan suatu musibah yang datang dari Tuhan Yang
Maha Esa dan kedua belah pihak saling menyadari dan menerimanya.
2. Pihak kedua telah memberikan bantuan santunan uang duka kepada pihak ke satu sebesar
Rp....................................,- (.............................................................) dan pihak kesatu telah
menerimanya dengan ikhlas.
3. Kami kedua belah pihak sepakat bahwa kecelakaan lalu lintas tersebut di selesaikan
secara musyawarah kekeluargaan dan tidak akan saling menuntut pidana atau hukum
perdata.
4. Apabila dikemudian hari ada pihak yang menggugat pernyataan ini dianggap tidak sah
dan batal demi hukum maka tidak adakan kami tanggapi dan kami tidak akan datang lagi
ke pihak kepolisian.
demikian Surat Pernyataan bersama ini dibuat dengan sebenarnya dalam keadaan sadar sehat
jasmani maupun rohani dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Maka untuk menguatkan,
masing-masing pihak menandatangani di bawah ini.

................., .........................
Yang Membuat Pernyataan
Pihak Ke II Pihak Ke I

........................................... ...........................................

Saksi-Saksi : Mengetahui,
Kepala Desa .........................
1. ........................................... ...........................................
(saksi dari Pihak ke I)

2. ........................................... ...........................................
(saksi dari Pihak ke II)
...........................................

SURAT PERNYATAAN

3. Nama : ..................................
Tempat/Tgl. Lahir : ..................................
Jenis Kelamin : ..................................
Pekerjaan : ..................................
Alamat : ..................................
NIK : ..................................
No. HP : ..................................
Selaku suami / istri / ayah kandung / ibu kandung / Pengendara Kendaraan
sepeda motor ............. No. Pol. ..................., selanjutnya disebut pihak kesatu.
4. Nama : ..................................
Tempat/Tgl. Lahir : ..................................
Jenis Kelamin : ..................................
Pekerjaan : ..................................
Alamat : ..................................
NIK : ..................................
No. HP : ..................................
Selaku suami / istri / ayah kandung / ibu kandung / Pengendara Kendaraan
MOBIL DAIHATSU No. Pol. W 9443 NQ , selanjutnya disebut pihak kedua.
Sehubungan dengan terjadinya laka lantas pada hari senin tanggal 11 Agustus 2025 sekira
pukul 08.30 WIB di Jalan umum Dsn. Dawung Ds. Grabagan Kec. Grabagan Kab. Tuban
Prov. Jawa Timur antara Kendaraan Mobil Daihatsu No. Pol : W 9443 NQ yang di kendarai
sdr. Nurkolis bertabrakan dengan Kendaraan sepeda motor ..................... No.
Pol : ............................. di kendarai sdr. Anis dan Mei Nurhayati. Akibat dari kecelakaan
lalulintas tersebut sdr ....................................................., sedangkan kendaraan mengalami
kerusakan.
selanjutnya dari kami kedua belah pihak mengadakan musyawarah secara kekeluargaan,
adapun hasil musyawarah tersebut adalah sebagai berikut :
5. Kami kedua belah pihak menyadari bahwa kejadian tersebut diatas tidak ada unsuk
kesengajaan dari pihak manapun melainkan suatu musibah yang datang dari Tuhan Yang
Maha Esa dan kedua belah pihak saling menyadari dan menerimanya.
6. Pihak kedua telah memberikan bantuan santunan uang duka kepada pihak ke satu sebesar
Rp....................................,- (.............................................................) dan pihak kesatu telah
menerimanya dengan ikhlas.
7. Kami kedua belah pihak sepakat bahwa kecelakaan lalu lintas tersebut di selesaikan
secara musyawarah kekeluargaan dan tidak akan saling menuntut pidana atau hukum
perdata.
8. Apabila dikemudian hari ada pihak yang menggugat pernyataan ini dianggap tidak sah
dan batal demi hukum maka tidak adakan kami tanggapi dan kami tidak akan datang lagi
ke pihak kepolisian.
demikian Surat Pernyataan bersama ini dibuat dengan sebenarnya dalam keadaan sadar sehat
jasmani maupun rohani dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Maka untuk menguatkan,
masing-masing pihak menandatangani di bawah ini.

................., .........................
Yang Membuat Pernyataan
Pihak Ke II Pihak Ke I

........................................... ...........................................

Saksi-Saksi : Mengetahui,
Kepala Desa .........................
3. ........................................... ...........................................
(saksi dari Pihak ke I)

4. ........................................... ...........................................
(saksi dari Pihak ke II)
...........................................
SURAT PERNYATAAN

5. Nama : ..................................
Tempat/Tgl. Lahir : ..................................
Jenis Kelamin : ..................................
Pekerjaan : ..................................
Alamat : ..................................
NIK : ..................................
No. HP : ..................................
Selaku suami / istri / ayah kandung / ibu kandung / Pengendara Kendaraan
sepeda motor ............. No. Pol. ..................., selanjutnya disebut pihak kesatu.
6. Nama : ..................................
Tempat/Tgl. Lahir : ..................................
Jenis Kelamin : ..................................
Pekerjaan : ..................................
Alamat : ..................................
NIK : ..................................
No. HP : ..................................
Selaku suami / istri / ayah kandung / ibu kandung / Pengendara Kendaraan
MOBIL DAIHATSU No. Pol. W 9443 NQ , selanjutnya disebut pihak kedua.
Sehubungan dengan terjadinya laka lantas pada hari senin tanggal 11 Agustus 2025 sekira
pukul 08.30 WIB di Jalan umum Dsn. Dawung Ds. Grabagan Kec. Grabagan Kab. Tuban
Prov. Jawa Timur antara Kendaraan Mobil Daihatsu No. Pol : W 9443 NQ yang di kendarai
sdr. Nurkolis bertabrakan dengan Kendaraan sepeda motor ..................... No.
Pol : ............................. di kendarai sdr. Anis dan Mei Nurhayati. Akibat dari kecelakaan
lalulintas tersebut sdr ....................................................., sedangkan kendaraan mengalami
kerusakan.
selanjutnya dari kami kedua belah pihak mengadakan musyawarah secara kekeluargaan,
adapun hasil musyawarah tersebut adalah sebagai berikut :
9. Kami kedua belah pihak menyadari bahwa kejadian tersebut diatas tidak ada unsuk
kesengajaan dari pihak manapun melainkan suatu musibah yang datang dari Tuhan Yang
Maha Esa dan kedua belah pihak saling menyadari dan menerimanya.
10. Pihak kedua telah memberikan bantuan santunan uang duka kepada pihak ke satu sebesar
Rp....................................,- (.............................................................) dan pihak kesatu telah
menerimanya dengan ikhlas.
11. Kami kedua belah pihak sepakat bahwa kecelakaan lalu lintas tersebut di selesaikan
secara musyawarah kekeluargaan dan tidak akan saling menuntut pidana atau hukum
perdata.
12. Apabila dikemudian hari ada pihak yang menggugat pernyataan ini dianggap tidak sah
dan batal demi hukum maka tidak adakan kami tanggapi dan kami tidak akan datang lagi
ke pihak kepolisian.
demikian Surat Pernyataan bersama ini dibuat dengan sebenarnya dalam keadaan sadar sehat
jasmani maupun rohani dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Maka untuk menguatkan,
masing-masing pihak menandatangani di bawah ini.

................., .........................
Yang Membuat Pernyataan
Pihak Ke II Pihak Ke I

........................................... ...........................................

Saksi-Saksi : Mengetahui,
Kepala Desa .........................
5. ........................................... ...........................................
(saksi dari Pihak ke I)

6. ........................................... ...........................................
(saksi dari Pihak ke II)
...........................................

Anda mungkin juga menyukai