1
LAPORAN KEGIATAN PRAKTIKUM
MODUL 1 KEGIATAN PRAKTIKUM 3
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN TUMBUHAN
Oleh :
Inggit cahyadita
857355438
UPBJJ BOGOR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS TERBUKA
TAHUN 2025
1
2
A. Judul Percobaan
Stuktur sistem percernaan
B. Tujuan
Dapat mengurutkan bagian dari sistem pencernaan.
C. Alat dan bahan
Gambar sistem percernaan
D. Landasan Teori
Sistem pencernaan adalah rangkaian organ dan kelenjar yang bekerja sama untuk
mengolah makanan menjadi zat gizi yang dapat diserap tubuh serta membuang sisa yang
tidak dibutuhkan. Menurut Guyton dan Hall (2016), sistem pencernaan berfungsi untuk
mengubah makanan menjadi bentuk sederhana melalui proses mekanis dan kimiawi
sehingga dapat diserap oleh tubuh.
E. Prosedur Percobaan
1. Perhatikan gambar sistem pencernaan yang terdapat pada lembar kerja/akhir modul
ini.
2. Urutkanlah sistem pencernaan tersebut mulai dari mulut.
3. Tuliskan bagian-bagian tadi pada lembar kerja (Sesuai urutan di atas).
4. Simpulan apa yang dapat diambil dari percobaan ini?
F. Hasil Pengamatan
pengamatan terhadap struktur sistem pencernaan menunjukkan adanya saluran yang
panjang dan berkesinambungan, dimulai dari Mulut dan berakhir di Anus. Saluran
utama ini meliputi Kerongkongan (Esofagus) yang menyalurkan makanan ke Lambung
yang berbentuk seperti kantung. Dari lambung, saluran berlanjut ke Usus Halus yang
berliku-liku, diikuti oleh Usus Besar yang berbentuk seperti bingkai. Selain saluran
utama, teridentifikasi pula organ pelengkap penting, yaitu Hati (organ terbesar yang
menghasilkan empedu), Kandung Empedu (penyimpan empedu), dan Pankreas (terletak
di belakang lambung) yang semuanya terhubung ke usus halus.
2
3
G. Pertanyaan-pertanyaan
1. Sebutkan bagian dari sistem pencernaan yang menghasilkan enzim!
Bagian-bagian utama dari sistem pencernaan yang menghasilkan enzim adalah:
Kelenjar Ludah (Mulut)
Lambung
Pankreas
Usus Halus
2. Enzim apa saja yang dihasilkan oleh organ-organ tersebut?
Organ-organ utama dalam sistem pencernaan yang bertanggung jawab memproduksi enzim
adalah Kelenjar Ludah yang menghasilkan Amilase (atau Ptialin) di mulut; Lambung yang
menghasilkan enzim Pepsin dan sedikit Lipase Lambung; Pankreas yang merupakan
produsen utama enzim Amilase, Lipase, dan Tripsinogen (bentuk tidak aktif dari protease);
serta Usus Halus yang menghasilkan berbagai enzim disakaridase seperti Maltase, Sukrase,
dan Laktase, serta Peptidase yang bekerja untuk menyelesaikan proses pencernaan.
3. Enzim-enzim tersebut dapat mengubah zat makanan apa saja dan menjadi apa?
Uraikan dengan jelas!
Secara umum, enzim-enzim yang dihasilkan oleh organ pencernaan berfungsi untuk
mengubah makromolekul zat makanan menjadi mikromolekul yang siap diserap tubuh.
Enzim Amilase bekerja memecah Karbohidrat kompleks seperti pati menjadi gula sederhana
(Glukosa, Fruktosa, dan Galaktosa); kelompok enzim Protease (termasuk Pepsin dan
Tripsin) bertugas memecah Protein menjadi unit-unit kecil yang disebut Asam Amino;
sementara itu, enzim Lipase bertanggung jawab memecah Lemak menjadi Asam Lemak dan
Gliserol. Proses pemecahan kimiawi ini memastikan bahwa nutrisi berada dalam bentuk
yang paling sederhana sehingga dapat melewati dinding usus dan diserap ke dalam aliran
darah.
H. Pembahasan
Struktur yang diamati secara langsung mendukung fungsi pencernaan makanan. Mulut
bertanggung jawab untuk pencernaan mekanik (oleh gigi) dan kimiawi awal (oleh enzim
amilase ludah), sementara Kerongkongan hanya berfungsi sebagai saluran transportasi
melalui gerak peristaltik. Lambung bertindak sebagai wadah penampung dan tempat
3
4
pencernaan protein intensif dengan bantuan enzim Pepsin dan asam klorida (HCl). Proses
pencernaan dan penyerapan nutrisi terbesar terjadi di Usus Halus yang memiliki permukaan
berlipat (villi) untuk memaksimalkan area serap. Organ pelengkap seperti Pankreas
menyumbangkan sebagian besar enzim pencernaan ke usus halus, dan Hati menghasilkan
empedu yang esensial untuk mengemulsi lemak, sedangkan Usus Besar berperan utama
dalam penyerapan air dan pembentukan feses sebelum dikeluarkan melalui Anus.
I. Kesimpulan
Struktur sistem pencernaan tersusun dari saluran pencernaan yang berurutan
(mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus) dan organ-organ
pelengkap (hati, pankreas, dan kandung empedu). Setiap organ memiliki struktur
spesifik yang menunjang perannya dalam proses pengolahan makanan, mulai dari
penghancuran, pemecahan zat makanan kompleks oleh enzim, penyerapan nutrisi,
hingga eliminasi sisa-sisa yang tidak tercerna, menegaskan bahwa sistem ini bekerja
secara terintegrasi untuk menyediakan energi dan zat pembangun bagi tubuh.
J. DAFTAR PUSTAKA
Rumanta, M. dkk (2023). Praktikum IPA di SD . Jalan Cabe raya, Tangerang
Selatan: Universitas Terbuka
K. Kesulitan Yang di Alami, Saran, Dan masukan
Memahami secara mendalam perbedaan proses pencernaan mekanik dan kimiawi di
setiap segmen (terutama jenis enzim spesifik dan tempat bekerjanya) hanya melalui
pengamatan gambar bisa menjadi tantangan, karena proses tersebut bersifat abstrak dan
tidak terlihat secara visual.
Saran dan masukan
Pastikan gambar atau model yang digunakan memiliki label yang sangat jelas untuk
setiap bagian, termasuk bagian-bagian usus halus (duodenum, jejunum, ileum) dan usus besar
(sekum, kolon, rektum), untuk memudahkan pengurutan yang detail.
L. Foto/video
4
5
Tahap Awal / Pembukaan
Proses Kegiatan
Tahap Akhir
[Link]
1TbD4JcKrOiQUNZMhfBtB0Kj6lNNEcHkA
Link Video Praktikum /view?usp=sharing
5
6