PROGRAM TAHUNAN KURIKULUM MERDEKA
PAI dan Budi PekertiFASE E KELAS X
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Satuan Pendidikan : SMA
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase EKelas/Semester : X (Sepuluh) / I (Ganjil)& II (Genap)
Alokasi
No. Alur Tujuan Pembelajaran Materi Semester
Waktu
Bab 1 Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikandan Etos Kerja
1. Melalui metode talaqqi Bacaan Q.S. 3 JP I
dan peer teaching, al-Maidah/5: 48 dan Q.S.
peserta didik dapat at-Taubah/9:105.
membaca Q.S. al-
Maidah/5: 48 tentang
kompetisi dalam kebaikan
dan Q.S. at- Taubah/9:
105 tentang etos kerja
dengan tartil dan sesuai
kaidah tajwid serta
terbiasa tadarus Al-
Qur`an setiap hari.
2. Melalui metode drill and Hafalan Q.S. 3 JP I
practice dan metode al-Maidah/5: 48 dan Q.S.
sorogan, peserta didik at-Taubah/9:105.
dapat menghafal Q.S. al-
Maidah/5: 48 dan Q.S. at-
Taubah/9: 105 dan hadis
tentang kompetisi dalam
kebaikan dan etos kerja
dengan fasih dan lancar.
3. Melalui model inquiry Tafsir Q.S. al-Maidah/5: 3 JP I
learning, peserta didik 48 dan Q.S.
dapat menganalisis at-Taubah/9:105.
asbabun nuzul dan tafsir
Q.S. al-Maidah/5: 48 dan
Q.S. at-Taubah/9: 105
4. Melalui model Penerapan perilaku 3 JP I
pembelajaran discovery kompetisi dalam
learning, peserta didik kebaikan danetos kerja
dapat menganalisis
manfaat dari penerapan
perilaku kompetisi dalam
kebaikan dan etos kerja
dalam kehidupan sehari-
hari.
5. Melalui model Manfaat perilaku 3 JP I
pembelajaran berbasis kompetisi dalam
proyek (project based kebaikan dan etoskerja
learning), peserta didik
dapat membuat dan
menyajikan paparan
tentang Q.S. al-
Maidah/5: 48 dan Q.S. at-
Taubah/9: 105 dan hadis
tentang kompetisi dalam
kebaikan dan etos kerja.
Bab 2 Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidandengan Syuabul Iman (cabang-cabang
iman)
6. Melalui metode inquiry Analisis makna syu’abul 3 JP I
learning dan small group iman (cabang-cabang
discussion, peserta didik iman)pengertian, dalil,
mampu menganalisis macam dan manfaatnya
makna syu’abul iman
(cabang-cabang iman)
pengertian, dalil, macam
dan manfaatnya
7. Melalui metode project- Presentasi makna 3 JP I
based learning dan mind syu’abul iman (cabang-
map, peserta didik cabang iman)
mampu
mempresentasikan
makna syu’abul iman
(cabang-cabang iman)
8. Melalui metode reflective Keyakinan bahwa dalam 3 JP I
tinking, peserta didik iman terdapat banyak
mampu meyakini bahwa cabang-cabangnya;
dalam iman terdapat
banyak cabang-
cabangnya;
9. Melalui metode refleksi Pembiasaan sikap 3 JP I
peserta didik mampu disiplin, jujur, dan
membiasakan sikap bertanggung jawab yang
disiplin, jujur, dan merupakan beberapa
bertanggung jawab yang cabang iman
merupakan beberapa dalamkehidupan
cabang iman dalam
kehidupan
Bab 3 Menjalani Hidup Penuh Manfaat dengan MenghindariBerfoya-foya, Riya’, Sum’ah,
Takabbur, dan Hasad
10. Melalui model Analisis pengertian dan 3 JP I
pembelajaran the contoh perilaku berfoya-
learning cell, peserta foya, riya’, sum’ah,
didik dapat menganalisis takabur, danhasad.
pengertian, dalil dan
contoh perilaku berfoya-
foya, riya’, sum’ah,
takabur, dan hasad.
11. Melalui model Analisis manfaat dan 3 JP I
pembelajaran jigsaw cara
learning, peserta didik menghindariperilaku
dapat menganalisis berfoya-foya, riya’,
manfaat dan cara sum’ah,takabur dan
menghindari perilaku hasad.
berfoya-foya, riya’,
sum’ah, takabur dan
hasad serta meyakini
bahwa Islam melarang
perilaku tercela sehingga
termotivasi untuk
menghindarinya.
12. Melalui model Analisis dalil dan cara 3 JP I
pembelajaran berbasis menghindariperilaku
produk, peserta didik berfoya-foya, riya’,
dapat membuat dan sum’ah,takabur dan
menyajikan quote hasad.
tentang perilaku berfoya-
foya, riya’, sum’ah,
takabur, dan hasad serta
terbiasa bersikap rendah
hati dalam kehidupan
sehari-hari.
Bab 4 Asuransi, Bank, dan Koperasi Syariah untuk Perekonomian Umatdan Bisnis yang Maslahah
13. Melalui metode discovey Analisis implementasi 3 JP I
learning dan information fikih muamalah:
search mampu asuransi, bankdan
menganalisis koperasi syariah di
implementasi fikih masyarakat
muamalah: asuransi,
bank dan koperasi syariah
di masyarakat;
14. Melalui metode jigsaw, Paparan tentang fikih 3 JP I
mampu menyajikan muamalah: asuransi,
paparan tentang fikih bank dankoperasi
muamalah: asuransi, syariah;
bank dan koperasi
syariah;
15. Melalui metode discovery Keyakinan bahwa 3 JP I
learning, mampu ketentuan fikih
meyakini bahwa muamalah adalahajaran
ketentuan fikih agama
muamalah adalah ajaran
agama;
16. Melalui metode problem- Penumbuhan jiwa 3 JP I
based learning, mampu kewirausahaan dan
menumbuhkan jiwa kepeduliansosial
kewirausahaan dan
kepedulian sosial.
Bab 5 Meneladani Peran Ulama Penyebar Ajaran Islamdi Indonesia
17. Melalui model Analisis sejarah 3 JP I
pembelajaran active masuknya agama Islam
debate (debat aktif), di Indonesia dan
peserta didik dapat perkembangan
menganalisis sejarah kesultanan diIndonesia.
masuknya agama Islam di
Indonesia dan
perkembangan
kesultanan di Indonesia.
18. Melalui model Analisis tokoh penyebar 3 JP I
pembelajaran index card ajaran Islam di
macth, peserta didik Indonesia.
dapat menganalisis tokoh
penyebar ajaran Islam di
Indonesia, dan meyakini
bahwa perkembangan
peradaban Islam di
Indonesia merupakan
kehendak Allah Swt.
sehingga termotivasi
untuk meneladani
kesederhanaan dan
semangat menuntut ilmu
dari para ulama.
19. Melalui model Analisis keteladanan 3 JP I
pembelajaran berbasis para tokoh penyebar
produk, peserta didik ajaranIslam di Indonesia.
dapat membuat dan
bagan timeline sejarah
tokoh ulama penyebar
Islam di Indonesia
Bab 6 Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina untukMelindungi Harkat dan Martabat
Manusia
20. Melalui metode reading Pembiasaan diri 3 JP II
aloud dan the power of membaca dengan tartil
two, peserta didik Q.S. al-Isra’/17: 32, dan
mampu membiasakan Q.S. an-Nur/24: 2,serta
diri membaca dengan hadis terkait;
tartil Q.S. al-Isra’/17: 32,
dan Q.S. an-Nur/24: 2,
serta hadis terkait;
21. Melalui metode Hafalan dengan fasih 3 JP II
muraja’ah dan metode dan lancar Q.S.
tasmi’, peserta didik al-Isra’/17: 32, dan Q.S.
mampu menghafalkan an-Nur/24: 2, sertahadis
dengan fasih dan lancar terkait;
Q.S. al-Isra’/17: 32, dan
Q.S. an- Nur /24: 2, serta
hadis terkait;
22. Melalui metode make a Analisis Q.S. al-Isra’/17: 3 JP II
match, card sort dan 32, dan Q.S. an-Nur/24:
information search, 2, serta hadis tentang
peserta didik mampu laranganpergaulan bebas
menganalisis Q.S. al- dan perbuatan zina;
Isra’/17: 32, dan Q.S. an-
Nur/24: 2, serta hadis
tentang larangan
pergaulan bebas dan
perbuatan zina;
23. Melalui model Paparan mengenai 3 JP
pembelajaran berbasis bahaya larangan II
proyek (project based pergaulan bebas dan
learning), peserta didik perbuatan zina.
mampu menyajikan
paparan mengenai
bahaya larangan
pergaulan bebas dan
perbuatan zina.
24. Melalui model discovery Keyakinan bahwa 3 JP II
learning, peserta didik pergaulan bebas dan
mampu meyakini bahwa zina merupakan larangan
pergaulan bebas dan zina agama
merupakan larangan
Pembiasaan sikap
agama
menghindari
Melalui model discovery pergaulanbebas dan
learning, peserta didik perbuatan zina dengan
mampu membiasakan berhatihatidan menjaga
sikap menghindari kehormatan diri
pergaulan bebas dan
perbuatan zina dengan
berhati-hati dan menjaga
kehormatan diri.
Bab 7 Hakikat Mencintai Allah Swt., Khauf, Raja’, dan Tawakal
25. Melalui model Menganalisis hakikat 3 JP II
pembelajaran point mencintai Allah Swt.,
counter-point, peserta khauf, raja’, dan tawakal
didik dapat menganalisis kepada-Nya.
cabang iman: hakikat
mencintai Allah Swt.,
khauf, raja’, dan tawakal
kepada-Nya, sehingga
meyakini bahwa dalam
iman terdapat banyak
cabang-cabangnya, dan
tercermin pada akhlak
mulia dalam kehidupan
sehari-hari.
26. Melalui model Menganalisis tanda- 3 JP
pembelajaran ciritical tanda mencintaiAllah II
incident, peserta didik Swt., khauf, raja’, dan
dapat menganalisis tawakalkepada-Nya.
tanda-tanda mencintai
Allah Swt., khauf, raja’,
dan tawakal kepada-Nya,
sehingga meyakini bahwa
dalam iman terdapat
banyak cabang-
cabangnya, dan tercermin
pada akhlak mulia dalam
kehidupan sehari-hari.
27. Melalui model Menganalisis manfaat 3 JP II
pembelajaran berbasis mencintai AllahSwt.,
produk, peserta didik khauf, raja’, dan tawakal
dapat membuat dan kepada-Nya.
mempresentasikan media
Praktik membuat dan
pembelajaran tentang
memaparkanmedia
hakikat mencintai Allah
pembelajaran tentang
Swt., khauf, raja’, dan
hakikatmencintai Allah
tawakal kepada-Nya,
Swt., khauf, raja’,
sehingga meyakini bahwa
dantawakal kepada-Nya.
dalam iman terdapat
banyak cabang-
cabangnya, dan tercermin
pada akhlak mulia dalam
kehidupan sehari-hari.
Bab 8 Menghindari Akhlak Madzmumah dan Membiasakan AkhlakMahmudah Agar Hidup
Nyaman dan Berkah
28. Melalui metode discovery Menganalisis manfaat 3 JP II
learning, mampu menghindari sikap
menganalisis manfaat temperamental
menghindari sikap (ghadhab),
temperamental menumbuhkan sikap
(ghadhab), kontrol diri dan berani
menumbuhkan sikap dalam kehidupan sehari-
kontrol diri dan berani hari pengertian, dalil,
dalam kehidupan sehari- macam danmanfaatnya;
hari pengertian, dalil,
macam dan manfaatnya.
29. Melalui metode small Menghindari perilaku 3 JP II
group discussion, mampu temperamental
menyajikan paparan (ghadhab),
tentang menghindari menumbuhkan sikap
perilaku temperamental kontrol diridan berani;
(ghadhab),
menumbuhkan sikap
kontrol diri dan berani;
30. Melalui metode reflective Meyakini bahwa sikap 3 JP II
thinking mampu meyakini temperamental
bahwa sikap (ghadhab)merupakan
temperamental larangan dan sikap
(ghadhab) merupakan kontrol diri danberani
larangan dan sikap adalah perintah agama;
kontrol diri dan berani
Menghindari sikap
adalah perintah agama
temperamental
(ghadhab)dan
Melalui metode story membiasakan sikap
telling, mampu kontrol diri dan
menghindari sikap beranidalam kehidupan
temperamental sehari-hari.
(ghadhab) dan
membiasakan sikap
kontrol diri dan berani
dalam kehidupan sehari-
hari.
Bab 9 Menerapkan al-Kulliyatu al-Khamsah dalam KehidupanSehari-hari
31. Melalui model Analisis pengertian al- 3 JP II
pembelajaran jigsaw kulliyatu al-khamsah
learning, peserta didik
dapat menganalisis
pengertian dan urutan al-
kulliyatu al-khamsah,
sehingga dapat
mempengaruhi sikap
dalam memecahkan
masa’il al-diniyah
(masalah-masalah
keagamaan) dan
menumbuhkan sikap
kepekaan sosial di
masyarakat.
32. Melalui model Analisis macam-macam 3 JP II
pembelajaran inquiry al-kulliyatu alkhamsah
learning, peserta didik
Analisis penerapan al-
dapat menganalisis
kulliyatu al-khamsah
macam-macam dan
penerapan al-kulliyatu al-
khamsah, sehingga dapat
mempengaruhi sikap
dalam memecahkan
masa’il aldiniyah
(masalah-masalah
keagamaan) dan
menumbuhkan sikap
kepekaan sosial di
masyarakat.
33. Melalui model Paparan tentang al- 3 JP
pembelajaran berbasis kulliyatu al-khamsah.
produk, peserta didik
dapat menyajikan
paparan tentang al-
kulliyatu al-khamsah,
sehingga dapat
mempengaruhi sikap
dalam memecahkan
masa’il al-diniyah
(masalahmasalah
keagamaan) dan
menumbuhkan sikap
kepekaan sosial di
masyarakat.
Bab 10 Peran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia (Metode Dakwah Islam oleh
Wali Songo di Tanah Jawa)
34. Melalui metode discovey Menganalisis peran 3 JP II
learning dan information tokoh ulama Islam di
search, mampu Indonesia (Wali Songo)
menganalisis peran tokoh dalam
ulama Islam di Indonesia menyebarkanajaran
(Wali Songo) dalam Islam;
menyebarkan ajaran
Islam;
35. Melalui metode timeline, Mempresentasikan 3 JP II
mampu paparan
mempresentasikan mengenaisejarah
paparan mengenai perjuangan dan metode
sejarah perjuangan dan dakwahWali Songo di
metode dakwah Wali Indonesia yang
Songo di Indonesia yang dilakukansecara damai;
dilakukan secara damai;
36. Melalui metode mask Meyakini metode 3 JP II
party, mampu meyakini dakwah yang moderat,
metode dakwah yang bial-hikmah wa al-
moderat, bi al-hikmah wa mau’idlatil hasanah
al-mau’idlatil hasanah adalahperintah Allah
adalah perintah Allah Swt.;
Swt.;
Membiasakan sikap
Melalui metode problem- kesederhanaan,
based learning, mampu tekun,damai
membiasakan sikap kesungguhan dalam
kesederhanaan, tekun, mencari ilmu,dan
damai kesungguhan semangat menghargai
dalam mencari ilmu, dan adat istiadat
semangat menghargai danperbedaan
adat istiadat dan keyakinan orang lain.
perbedaan keyakinan
orang lain.
Jumlah Jam Pelajaran 108JP
Mengetahui, ………………. …………… 20...
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
(…………………………………..) (…………………………………..)
NIP. ....................................... NIP. .......................................
. .