0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan16 halaman

Panduan Lengkap Instalasi Java dan IntelliJ

Dokumen ini memberikan pengantar tentang bahasa pemrograman Java, termasuk sejarah, kelebihan, dan kekurangan. Selain itu, juga terdapat panduan untuk menginstal Java dan IntelliJ di sistem. Java dikenal karena fleksibilitasnya dan dapat dijalankan di berbagai platform, meskipun memiliki beberapa kelemahan seperti penggunaan memori yang tinggi.

Diunggah oleh

ardanarian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan16 halaman

Panduan Lengkap Instalasi Java dan IntelliJ

Dokumen ini memberikan pengantar tentang bahasa pemrograman Java, termasuk sejarah, kelebihan, dan kekurangan. Selain itu, juga terdapat panduan untuk menginstal Java dan IntelliJ di sistem. Java dikenal karena fleksibilitasnya dan dapat dijalankan di berbagai platform, meskipun memiliki beberapa kelemahan seperti penggunaan memori yang tinggi.

Diunggah oleh

ardanarian
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Get to Know Java

- Mengenal bahasa pemograman Java


- Menginstall Java dan Intellij ke sistem
Daftar Isi
A. Mengenal Bahasa Pemrograman Java 3

a. Apa itu Java 3

b. Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman Java 3

c. Kelebihan Java 5

d. Kekurangan Java 7

B. Menginstall Java dan Intellij ke Sistem 8

a. Menginstall Java 8

b. Menginstall Intellij 11

References 16

2
A. Mengenal Bahasa Pemrograman Java
a. Apa itu Java
Java adalah bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk
mengembangkan bagian back-end dari software, aplikasi Android, dan juga
website.
Java juga dikenal memiliki moto “Write Once, Run Anywhere”. Artinya, Java
mampu dijalankan di berbagai platform tanpa perlu disusun ulang
menyesuaikan platformnya. Misalnya, berjalan di Android, Linux, Windows,
dan lainnya.
Hal itu dapat terjadi karena Java memiliki sistem syntax atau kode
pemrograman level tinggi. Di mana ketika dijalankan, syntax akan di-compile
dengan Java Virtual Machine (JVM) menjadi kode numeric (bytescode)
platform. Sehingga aplikasi Java bisa dijalankan di berbagai perangkat.
Berkat fleksibilitas-nya, Java telah dijalankan di 13 miliar perangkat.
Beberapa aplikasi mobile yang telah menggunakan Java adalah Twitter,
Netflix, hingga Spotify.

b. Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman Java


Bahasa pemrograman Java pertama kali muncul dari sebuah project “The
Green Project” di Sun Microsystem, sebuah perusahaan perangkat lunak di
Amerika.
Proyek itu dimotori oleh James Gosling, Patrick Naughton, Mike Sheridan,
dan Bill Joy. Awalnya, proyek bertujuan untuk menciptakan sebuah
peralatan pintar. Namun, karena tak puas dengan hasil dari bahasa

3
pemrograman C++ dan C, mereka memutuskan untuk membuat bahasa
pemrograman sendiri yang lebih canggih lagi.

Setelah 18 bulan proyek berjalan, James Gosling akhirnya berhasil


menciptakan bahasa pemrograman baru yang dinamai Oak.
Sayangnya, nama Oak ternyata telah digunakan perusahaan Oak Technology.
Sehingga, tahun 1995 Oak diganti menjadi Java yang dikabarkan terinspirasi
oleh kopi Jawa. Oleh sebab itu, logo bahasa pemrograman Java berupa
secangkir kopi.

Berikut timeline perjalanan Java dari awal hingga kini:

Tahun Versi Perkembangan Java

1991- – Pertama kali diciptakan dengan nama Oak.


1994

1995 – Nama Oak diganti menjadi Java.

1996 Java Kit 1.0 Sistem operasi Java diluncurkan.

1997- Java Kit 1.1Java Java Community Process (JCP) dibentuk untuk
2000 Kit 1.2 Java Kit membuat mekanisme pengembangan dari pihak luar.
1.3

2001- J2SE 1.4, J2SE 5.0 Website [Link] dirilis supaya pengguna bisa
2004 download dan menjalankan aplikasi Java di desktop
dan laptop.

2005 10 tahun Java, Java telah digunakan oleh 4,5


juta developer dan 2,5 miliar perangkat.

2006- Java SE 6 – Java tersedia dalam versi open source di bawah


2008 GNU (General Public License).
– Pertama kalinya Java Virtual Machine
(JVM) diluncurkan.

4
2009- Java SE 7 Oracle mengakuisisi Sun. Oracle launching Java
2011 Magazine untuk publikasi teknikal bagi para
developer.

2012- Java SE 8 Publikasi Java 8 di terjemahkan dalam 8 bahasa dunia


2014

2015 – Java menjadi platform bahasa pemrograman


nomor satu di dunia.
– Telah dijalankan di 13 miliar perangkat.

2016 – Java Magazine telah di subscribe 250.000 orang


dan dijalankan di lebih dari 15 miliar perangkat.

2017 Java SE 9 Ada 38 juta JVM yang aktif digunakan.

2018 Java SE 10 Fitur terbaru termasuk HTTP client untuk website.


Java SE 11

2019- Java SE 12 – 15 Java telah digunakan berbagai aplikasi mobile, seperti


2020 Spotify, Siemens, NASA Open Code Project, Minecraft,
dll

c. Kelebihan Java
● Membuat Aplikasi yang Fleksibel
Kelebihan utama dari Java adalah dapat dijalankan di berbagai platform
atau sistem operasi. Hal ini sejalan dengan slogan mereka, yaitu “Write
Once, Run Anywhere”. Artinya, cukup dengan sekali pembuatan file Java,
program dapat dijalankan di beberapa platform tanpa perlu perubahan.
Semisal, Anda membuat aplikasi Java di sistem operasi Linux. Program
juga dapat dijalankan di sistem operasi lain, seperti Windows dan Mac.
Java memiliki compiler atau semacam virtual machine yang mampu
menerjemahkan syntax Java ke bytecodes masing-masing platform. Itu,
sebabnya Java dapat dijalankan di berbagai platform.

5
● Memiliki Library yang Lengkap
Java dikenal memiliki library yang lengkap. Library dalam bahasa
pemrograman adalah sekumpulan fungsi dan program yang dapat
langsung digunakan untuk pembuatan aplikasi.
Adanya library ini juga tak lepas dari keberadaan komunitas Java yang
besar. Sehingga banyak menciptakan library baru untuk melengkapi
kebutuhan para developer Java. Dengan library ini, Anda jadi bisa
membuat aplikasi berbasis Java lebih mudah.
● Berorientasi pada Objek
Pemrograman berorientasi pada objek adalah sebuah pemrograman yang
mengatur desain aplikasi berdasarkan pada objek. Objek di sini
didefinisikan sebagai bidang data yang memiliki atribut dan perilaku.
Sebagai contoh dalam kehidupan nyata, objek berupa sepeda memiliki
atribut (ban, pedal, stang) dan perilaku (melaju, mengerem).
Nah, dalam Java, semua data atau fungsi didefinisikan ke dalam beberapa
kelas yang dapat saling berhubungan. Fungsi tersebut dapat menerima
pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lain.
Kode pemrograman dengan metode ini membuat struktur program lebih
ringkas dan dapat digunakan kembali untuk membuat aplikasi yang
kompleks dan aktif diperbarui. Jadi, proses development bisa lebih cepat
dan dikembangkan lebih baik lagi.
● Mirip dengan Bahasa C++
Java memang merupakan pengembangan dari bahasa C dan C++. Bahasa
pemrograman C++ memang tergolong cukup bagus, tetapi belum
sefleksibel Java. Sementara, Java dapat dibuat dengan lebih sederhana
dan fleksibel.
6
Nah, kalau Anda sudah pernah mempelajari atau familiar dengan C++,
Anda tentu tidak akan begitu kesulitan mempelajari bahasa
pemrograman Java.
● Mendukung Native Method
Manfaat Java yang bisa Anda rasakan untuk pengembangan aplikasi
adalah mendukung native method. Artinya, salah satu fungsi program
Java Anda dapat ditulis di bahasa selain Java, misalnya C atau C++.
Dengan adanya dukungan native method ini, Anda dapat menjangkau
perangkat keras atau sumber daya (server) yang hanya dapat diakses
oleh bahasa pemrograman lain. Sehingga Anda dapat membuat aplikasi
yang lebih kaya fitur.

d. Kekurangan Java
● Membutuhkan Memori yang Banyak
Java memang memiliki banyak module dan fitur yang memudahkan
developer mengembangkan aplikasi. Sayangnya, program berbasis Java
cukup memakan banyak memori.
Hal itu karena JVM memerlukan data untuk pengumpulan sampah
memori, pembuatan kelas, kompiler, dan lainnya. Semua proses tersebut
memang mampu membuat aplikasi Java aman dan bekerja secara
lancar. Namun, perangkat yang menjalankan aplikasi Java cenderung
akan kehabisan RAM cukup banyak.
● Mudah Didekompilasi
Salah satu kelemahan Java adalah mudah didekompilasi. Dekompilasi
adalah proses membalikkan kode menjadi kode sumber.

7
Perlu diketahui, bahwa ketika program dijalankan, file Java akan
dikompilasi menjadi bytecodes platform. Namun, setelah dikompilasi,
algoritma dasar program Java mudah untuk dilihat. Jadi, kemungkinan
aplikasi dibajak akan lebih besar.
Untuk mengantisipasinya, Anda perlu meningkatkan keamanan program
secara ekstra. Misalnya, dengan menggunakan lisensi terenkripsi.
● Graphical User Interface (GUI) yang Kurang Menarik
GUI atau Graphical User Interface adalah tampilan dari aplikasi atau
website yang berfungsi untuk interaksi dengan pengguna. Beberapa
komponen GUI misalnya, ikon, tombol, menu, dan lainnya.
Sayangnya, jika Anda membuat ingin membuat tampilan aplikasi atau
website menggunakan Java, hasilnya akan kurang menarik. Sebab,
manfaat Java biasanya lebih banyak digunakan untuk membuat
back-end sebuah aplikasi. Jadi, jika Anda membuat ingin membuat
tampilan yang menarik, Anda bisa membuatnya menggunakan
JavaScript.

B. Menginstall Java dan Intellij ke Sistem


a. Menginstall Java
Sebelumnya kita telah melihat ada 2 versi JDK yang populer digunakan,
yakni Oracle JDK dan OpenJDK. Sebenarnya kedua aplikasi ini tidak banyak
perbedaan, namun di sini saya akan memakai Oracle JDK.
Info dari pihak Oracle, mereka akan merilis versi baru setiap 6 bulan sekali,
sehingga sangat mungkin ketika anda membaca tutorial ini sudah keluar JDK

8
16, JDK 17, dst. Seharusnya cara menginstall JDK akan tetap sama, perbedaan
nanti hanya dari nama file atau nama folder instalasi saja.
Baik, hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mendownload atau
mengunduh JDK 15 dari web resminya di alamat berikut:
[Link]

Di halaman tersebut terdapat pilihan JDK untuk berbagai sistem operasi.


Karena menggunakan Windows 10 64bit, maka saya akan pilih jdk
15_windows-x64_bin.exe. Untuk pilihan OS Windows sendiri ada 2 jenis, yakni
versi .zip atau .exe. Agar lebih mudah, pilih yang versi .exe saja.
Setelah aplikasi JDK selesai di download, double klik untuk mulai proses
instalasi. Proses instalasi sendiri sama seperti menginstall aplikasi biasa,
cukup klik tombol OK atau Next beberapa kali dan biarkan pilihan default.

9
Setelah selesai, cek folder C:\Program Files\Java\jdk-15\ jika terlihat
beberapa file dan folder, berarti proses instalasi sudah berhasil.
Catatan: Jika anda menginstall versi JDK yang lebih baru, maka nama
foldernya akan berubah sesuai dengan versi JDK tersebut, misalnya jika
menginstall JDK 16, maka lokasi folder instalasi ada di C:\Program
Files\Java\jdk-16 atau nama lain sesuai yang tertulis pada saat proses
instalasi.

10
b. Menginstall Intellij
Sebelum melakukan instalasi IntelliJ IDEA, ada beberapa syarat minimum
yang harus kamu ketahui terlebih dahulu dalam sistem operasi yang harus
kamu gunakan:
● Windows 10/8/7/Vista/2003/XP (64-bit)
● 2GB RAM minimal, 4GB RAM direkomendasikan.
● 1.5GB Ruang penympanan kosong.
● 124×768 resolusi layar.

Setelah mengetahui beberapa syarat minumun yang harus kamu ketahui


sebelum melakukan instalasi. Langsung saja kita masuk ke proses instalasi
aplikasi.
1. Pertama, download file installer IntelliJ IDEA terlebih dahulu

2. Kemudian install IntelliJ IDEA dengan cara klik dua kali pada file installer
yang sudah kamu download.

11
3. Maka akan muncul IntelliJ IDEA Community Setup, klik tombol Next
untuk melanjutkan.

4. Selanjutnya, pilih lokasi instalasi aplikasi IntelliJ IDEA pada komputer


kamu. Kamu dapat 5. menempatkan pada penyimpanan manapun. Atau
kamu bisa menggunakan lokasi yang disarankan, klik tombol Next untuk
melanjutkan.

12
5. Setelah itu, akan muncul konfigurasi apa yang ingin kita tambahkan.
Silahkan pilih sesuai dengan keinginan, lalu klik Next.

6. Lalu klik Install untuk memulai proses penginstallan aplikasi.

7. Tunggu seberapa saat hingga proses instalasi selesai. Untuk proses


penginstallan tidak memakan waktu yang lama, karena prosesnya cukup
cepat.

13
8. Setelah selasai, maka akan muncul tampilan seperti ini. Klik tombol Finish
untuk menyelesaikan instalasi.

9. Buka aplikasi yang sudah kamu install. Maka akan muncul tampilan
JetBrains Privacy Policy, lalu centang pada confirm that I have read and
accept the terms of this User Ageerment dan klik tombol Continue untuk
melanjutkan.

14
10. Berikut ini merupakan tampilan awal aplikasi IntelliJ IDEA, pada halaman
ini kamu bisa membuat project baru atau membuka project yang sudah
kamu buat sebelumnya. Atau kamu bissa mengambil project dari Get
form VCS.

Selain itu, kamu juga bisa mengatur tema/tampilan aplikasi dan juga
mengatur dan menambahkan plugins.

15
References

[Link]

[Link]

[Link]

16

Anda mungkin juga menyukai