0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan9 halaman

Modul Pembelajaran Norma dan UUD 1945

Modul ajar ini disusun untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Dusun Tengah, dengan fokus pada norma dan UUD NKRI Tahun 1945. Peserta didik diharapkan memahami pentingnya norma dalam kehidupan masyarakat serta hubungan antara norma dan undang-undang dasar. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, dan presentasi, dengan penilaian yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Diunggah oleh

hewimirani03
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan9 halaman

Modul Pembelajaran Norma dan UUD 1945

Modul ajar ini disusun untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMP Negeri 2 Dusun Tengah, dengan fokus pada norma dan UUD NKRI Tahun 1945. Peserta didik diharapkan memahami pentingnya norma dalam kehidupan masyarakat serta hubungan antara norma dan undang-undang dasar. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, dan presentasi, dengan penilaian yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Diunggah oleh

hewimirani03
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

IDENTITAS MODUL

Penyusun : [Link]
Instansi : SMP Negeri 2 Dusun Tengah
Tahun Ajaran : 2024
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Fase/Kelas : D / VII
Semester : I (satu)
Ruang : Kelas
Jumlah siswa : 20 orang
Bab II : Norma dan UUD NKRI Tahun 1945
Elemen : Norma
Alokasi Waktu : 2 jp (2x40 menit) 1 X Pertemuan

Capaian Pembelajaran/ CP: Peserta didik memahami periodisasi pemberlakuan dan perubahan
undang-undang dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,memahami undang-undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai sumber hukum tertinggi,Peserta didik memahami
bentuk pemerintahan yang berlaku dalam kerangka Negara Kesatuan Republik indonesia. Peserta
didik memahami peraturan perundangan-undangan dan tata urutannya. Mematuhi pentingnya norma
dan aturan, menyimbangkan hak dan kewajiban warga negara.

FROPIL PELAJAR PANCASILA


●​ Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
●​ Bernalar Kritis
●​ Kreatif
●​ Gotong Royong

KOMPENTENSI AWAL
●​ Menghayati dan menjelaskan pentingnya norma dan hubungannya dengan Undang-undang
Dasar

MODEL PEMBELAJARAN
●​ Problem based learning ,berkelompok dan tatap muka

METODE PEMBELAJARAN
●​ Saintifik

METODE PEMBELAJARAN
●​ Ceramah,menonton video,tanya jawab,diskusi kelompok serta presentasi

TARGET PESERTA DIDIK


●​ Pserta didik reguler atau tipikal umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami
materi ajar.
●​ Peserta didik dengan pencapaian tinggi, mampu mencerna dan memahami dengan
cepat,mampu mencapai keterampilan berpikir ktritis atau tinggi (HOTS), dan memiliki
keterampilan memimpin
RENCANA ASESMEN
●​ Asesmen individu
●​ Tes tertulis/pengetahuan

SARANA dan PRASARANA


●​ Sumber belajar: Buku paket pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraa,smp kelas
VII,Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset,dan Teknologi Republik Indonesia.
●​ Alat pembelajaran : Internet, Laptop, LCD,,Lembar Kegiatan peserta didik,Rubrik Penilaian..
●​ Media: Video,Power poin,Gambar-gambar

KOMPETENSI INTI

PEMAHAMAN BERMAKNA
●​ Norma diperlukan untuk menciptakan ketertiban dan keamanan bersama. Mencegah
benturan kepentingan antarwarga, hingga mewujudkan keadilan dalam kehidupan
masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Selain itu juga dipaparkan jenis-jenis norma, seperti
norma agama, norma susila, norma sosial hingga norma hukum,setiap norma selalu
mengandung hak dan [Link] hak sebagai “hal yang harus diterima”
sedangkan kewajiban sebagi “hal yang harus dilakukan”. Beberapa masyarakat adat
menjalankan kewajiban dengan menerapkan norma adat yang ketat. Negara melakukan hal
serupa melalui berbagai [Link] akan terbangun apa bila semua
menjalankan hak dan kewajiban dengan baik, di antaranya dengan menuaikan kewajiban
dulu sebelum menuntut hak.

TUJUAN PEMBELAJARAN
●​ Peserta didik mampu menghayati dan menjelaskan pentingnya norma dan hubungannya
dengan Undang-undang Dasar.
●​ Peserta didik dapat mempresentasikan hasil kerja kelompok tentang contoh norma di
masyarakat

PERTANYAAN PEMATIK
●​ APa itu norma?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pendahuluan/pembuka (10 menit)


1.​ Mengucap salam dan menyapa siswa
2.​ Guru menayakan kabar peserta didik
3.​ Guru mengajak siswa untuk berdoa
4.​ Mengecek kehadiran siswa dan mengondisikan kelas
5.​ Mengajak siswa menyanyikan lagu Garuda Pancasila
6.​ Guru memberikan motivasi kepada peserta didik
7.​ Meminta siswa mereview pembelajaran sebelumnya dan menghubungkan dengan materi hari
8.​ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

Kegiatan Inti (60 menit)


1.​ Guru membimbing peserta didik membaca materi dari buku paket atau penunjang lainnya
2.​ Guru memberikan pengantar singkat tentang materi pembelajaran mengunakan PPT dan
video [Link] dan memberikan pertanyaan
untuk merancang berpikir kritis peserta didik
3.​ Guru mengarahkan peserta didik untuk membentuk kelompok 4-5 [Link] mengerjakan
tugas LKPD yang berisi contoh-contoh tentang norma
4.​ Guru membimbing peserta didik untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan teman untuk
mencari informasi melalui berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang sudah disusun.
5.​ Guru membimbing peserta didik mengasosiasikan atau menghubungkan berbagai informasi
yang sudah diperoleh melalui kegiatan kemudian mendiskusikan bersama tim kelompoknya
dan menulis hasil diskusi pada LKPD lalu mempresentasikannya
6.​ Meminta siswa/masing-masing kelompok bergiliran maju kedepan kelas,dan menyampaikan
apa hasil yang telah ditulis
7.​ Peserta didik bertanya tentang hal yang belum dipahami,atau guru melemparkan beberapa
pertanyaan kepada siswa
8.​ Memberikan penilaian terhadap siswa

Penutup (10 menit)


1.​ Guru mengajak peserta didik membuat kesimpulan
2.​ Guru mengajak peserta didik merefleksikan pembelajaran
3.​ Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
4.​ Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan salam

PENGAYAAN dan REMEDIAL


1.​ Pengayaan
- Peserta didik yang telah mencapai nilai 75 ke atas akan diberikan pengayaan berupa
literasi digital kemudian diminta untuk menuliskan apa yang telah dipelajari dalam video
pembelajaran tersebut
2.​ Remedial
- Peserta didik yang belum mencapai nilai 75 , diminta untuk membaca kembali bahan
bacaan ataupun refensi lain (buku paket, internet), setelah itu mengerjakan ulang soal
evaluasi.

REFLEKSI
●​ Guru menulis kegiatan yang sudah dilaksankan,belum dilaksanakan,dan apa tindak
lanjut yang belum dipahami

TEKNIK PENILAIAN
A.​ Penilaian Sikap
●​ Teknik : observasi dan jurnal
●​ Bentuk Instrumen : rubrik
●​ Waktu pelaksanaan : awal dan akhir
B.​ Penilaian Pengetahuan
●​ Teknik : tes tertulis
●​ Bentuk Instrumen : essay
●​ Waktu pelaksanaan : akhir pembelajaran
C.​ Penilaian Keterampilan
●​ Teknik : unjuk rasa
●​ Bentuk Instrumen : penyajian hasil analisis kasus
●​ Waktu pelaksanaan : presentasi di kelas

Ampah, Oktober 2024

Mengetahui,
Kepala SMPN 2 Dusun Tengah Guru Mapel PPKn

MERJHON,[Link],MM HEWIMIRANI,[Link]
NIP.197206021999031006
Bahan Ajar

Pengertian Norma adalah aturan untuk menata kehidupan manusia di dalam


[Link] kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), norma adalah “aturan atau
ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat”.

Macam-macam norma.
1.​ Norma Agama
➔​ Norma agama adalah kaidah atau aturan yang bersumber pada hukum agama atau
kaidah suci yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa. Norma ini berisi perintah dan
larangan, yang bertujuan mengatur manusia agar mendapatkan kebahagiaan dunia
akhirat.
2.​ Norma Kesusilaan
➔​ Norma ini berasal dari hati nurani [Link] kesusilaan mengajarkan kita untuk
selalu berbuat baik sesuai dengan kata [Link] manusia dikaruniai hati agar dapat
membedakan perbuatan yang baik dan buruk.
3.​ Norma Kesopanan
➔​ Norma sosial atau kesopanan bersumber dari tatakrama atau kebiasaan
[Link] ini bersifat [Link] kesopanan berawal dari hubungan yang
terjadi antar manusia yang kemudian membentuk aturan-aturan yang disekepati
bersama
4.​ Norma hukum
➔​ Norma hukum merupakan aturan yang mengatur tingkah laku manusia dalam kehidupan
[Link] ini dibuat oleh pemerintah dan bersifat tegas serta
[Link] terhadap norma ini akan mendapatkan sanksi berupa hukuman
penjara atau denda.

KESIMPULAN
Norma agama Norma Kesusilaan
Bersumber pada Bersumber pada hati nurani
kitab suci

Norma kesopanan Norma


Bersumber pada Hukum
tata krama Bersumber
masyarakat pada aturan
negara
LAMPIRAN

Gambar contoh norma


A. Penilaian Sikap

Indikator sikap didasarkan pada hasil pengamatan terhadap siswa, baik


pengamatan langsung maupun pengamatan tidak langsung. Pengamatan
langsung dilakukan guru dalam setiap pertemuan terhadap siswa dalam
menjalani kegiatan pembelajaran. Sedangkan pengamatan tidak langsung
didasarkan pada laporan menyangkut sikap siswa sehari-hari baik di rumah,
sekolah, maupun masyarakat yang telah terkonfirmasi.
Indikator sikap dapat mengacu pada empat ranah kecerdasan, yakni
kecerdasan spiritual-kultural (olah hati/SQ), kecerdasan intelektua
Indikator sikap didasarkan pada hasil pengamatan terhadap siswa, baik
pengamatan langsung maupun pengamatan tidak langsung. Pengamatan
langsung dilakukan guru dalam setiap pertemuan terhadap siswa dalam
menjalani kegiatan pembelajaran. Sedangkan pengamatan tidak langsung
didasarkan pada laporan menyangkut sikap siswa sehari-hari baik di rumah,
sekolah, maupun masyarakat yang telah terkonfirmasi.
Indikator sikap dapat mengacu pada empat ranah kecerdasan, yakni
kecerdasan spiritual-kultural (olah hati/SQ), kecerdasan intelektual

No Nama Nilai ( A,B,C, dan D) Catatan

Spritual intelektu Fisikalm emosi-so rata-rata


al ental sial

1 adit A B B C B

2 eta B A A A A

20 Widan A A B A A

Nilai sikap pada akhir semester = ( Nilai rata-rata per pertemuan + Nilai berkala
rata-rata) /2
Penilaian Keterampilan ( Civic Skills)

Penilaian keterampilan dilakukan juga berdasar pengamatan guru terutama terhadap


keterampilan siswa dalam menjalani kegiatan pembelajaran disekolah. Penilaian didasarkan
pada keterampilan-keterampilan sesuai contoh indikator di bawah ini atau indokator lain yang
relevan dapat ditentukan oleh masing-masing guru.
Indikator keterampilan antara lain adalah kemampuan menyampaikan hasik diskusi
kelompok secara tegas dan lugas. Kemampuan mengomunikasikan ide atau gagasan dengan
terarah dan sistematis,kemempuan merespons pertanyaan yang pada sesi diskusi, atau
[Link] pelaksanaan penilaian keterampilan dilakukan di setiap akhir pertemuan yang
menuntut adanya penilaian keterampilan, dengan menggunakan empat tingkat penilaian,yakni
baik sekali ( a=4), Baik ( B=3) sedang ( C=2), serta Kurang (D=!).

Tabel 2.10 pedoman penilaian aspek keterampilan


Nama Peserta Didik :....................................

No Indikator Pertemuan dan Nilai ( A,B,C,D)

1 2 3 4 5 dst Rata-rata

1 Mampu menyampaikan hasil diskusi


kelompok secara tegas dan lugas

2 Mampu mengomunikasikan ide dan


gagasan dengan terarah dan sistematis

3 Mampu merespos pertanyaan yang pada


sesi diskusi

Nilai Akhir

3. Penilaian Pengetahuan (Civic Knowledge)

Penilaian pengetahuan dilakukan untuk mengukur keberhasilan siswa dalam memahami


materi yang dipelajari dalam setiap pertemuan,seperti yang tersebut dalam bagian uji
kompetensi,Guru dapat menilai dari setiap aktivitas dalam pembelajaran,Guru dapat menilai
kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan atau menganalisa [Link] dapat memberi
skor pada setiap tugas dan kreaktifan siswa dalam menjawab dan berpartisipasi dalam kegiatan
[Link] dilakukan secara kuantitatif dengan rentang 0-100.

Anda mungkin juga menyukai