0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan9 halaman

Spesifikasi Teknik Pekerjaan Konstruksi

Dokumen ini menjelaskan spesifikasi teknis untuk pekerjaan konstruksi, termasuk ukuran dan ketentuan untuk pondasi, beton, dinding, lantai, atap, dan plafon. Setiap tahap pekerjaan harus mengikuti standar material dan metode yang ditetapkan, serta memerlukan persetujuan dari Direksi. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan ketentuan harus dibongkar dan diperbaiki oleh penyedia jasa.

Diunggah oleh

Andhika Putra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan9 halaman

Spesifikasi Teknik Pekerjaan Konstruksi

Dokumen ini menjelaskan spesifikasi teknis untuk pekerjaan konstruksi, termasuk ukuran dan ketentuan untuk pondasi, beton, dinding, lantai, atap, dan plafon. Setiap tahap pekerjaan harus mengikuti standar material dan metode yang ditetapkan, serta memerlukan persetujuan dari Direksi. Pekerjaan yang tidak sesuai dengan ketentuan harus dibongkar dan diperbaiki oleh penyedia jasa.

Diunggah oleh

Andhika Putra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SPESIFIKASI TEKNIS

UKURAN TINGGI DAN UKURAN POKOK

Semua ukuran yang tercantum dalam gambar rencana dinyatakan dalam centimeter (cm)
Pemukaan lantai atas ubin / keramik ( P ± 0.00 ) adalah sesuai yang tertuang dalam gambar, kecuali kondisi /
keadaan tertentu terdapat perubahan yang akan dijelaskan pada saat penjelasan pekerjaan.
Ukuran penduga dibuat dari papan / kayu terentang 5/7 cm x 3 m yang diketam rata semua sisi- sisinya, kemudian
ditanam ke tanah sedalam 1 m. Ukuran penduga tersebut merupakan titik tetap yang harus dibuat penyedia jasa
dibawah pengamatan Direksi / Pengawas lapangan dan dijaga posisinya selama pelaksanaan.
Ketentuan letak bangunan diukur sesuai dengan ketentuan garis sempadan pagar dan garis sempadan bangunan
yang berlaku sesuai petunjuk Direksi yang dalam hal ini diwakili oleh Pengawas lapangan. Posisi bangunan
ditetapkan dengan menggunakan patok-patok yang dipancang dan papan bouwplank yang diketam pada sisi-
sisinya.

PEKERJAAN PAPAN BOUWPLANK

Semua bouwplank menggunakan kayu kls II diserut rata dan terpasang waterpass +0.00 m, Setiap jarat 2 m papan
bouwplank diperkuat dengan kayu kaso berukuran 5/7 cm pada papan ini harus dicatat sumbu-sumbu dinding
dengan cat yang tidak luntur oleh pengaruh iklim.
Jarak papan bouwplank 1.5 m dari garis bangunan terluar untuk mencegah kelongsoran terhadap galian tanah
pondasi.
Bahan yang digunakan adalah : Kayu kaso, papan terentang, paku, benang, cat dll untuk pemasangan bouwplank.
Setelah pekerjaan papan bouwplank selesai penyedia jasa wajib mengajukan pemeriksaan dan persetujuan kepada
Direksi.

PEKERJAAN TANAH DAN PONDASI

Lingkup pekerjaan ini meliputi :


- Pek. Galian tanah untuk pondasi
- Pek. Urugan tanah kembali dengan tanah bekas galian
- Pek. Urugan tanah peninggian lantai dengan tanah bekas galian
- Pek. Pemadatan tanah
- Pek. Urugan pasir bawah pondasi dan lantai tebal 3 cm
- Pek. Pasangan pondasi batu belah ad. 1 pc : 5 psr

Galian tanah untuk pondasi harus sesuai dengan ukuran dalam gambar dasar galian harus dipadatkan/ditumbuk.
Hasil galian yang dipakai / tidak dipakai harus diangkat langsung ke tempat yang direncanakan yang disetujui
Direksi.

Pondasi lajur/setempat batu belah


Alas pondasi dari pasir urug yang dipadatkan setebal 5 cm ditimbris disiram air sampai kepadatan maksimum
Adukan yang dipakai untuk pasangan pondasi batu belah 1PC:5Psr
Air yang digunakan harus bersih dan bebas dari bahan kimia, asam alkali atau bahan organic
Pasir pasang harus bersih, bebas dari lumpur, tanah liat, kotor organik
Pemeriksaan tiap galian pondasi dilaksanakan terhadap kebenaran penempatan, kedalaman, besaran, lebar letak dan
kondisi dasar galian sebelum pemasangan pondasi harus ada ijin dari Direksi.
Penyedia jasa harus memperhatikan adanya stel tulangan kolom. Stek tulangan ke sloof dan sparing pipa plumbing
yang harus menmbus pondasi.
Antara sloof dan pondasi batu belah dipasang stek besi berjarak 1 m.
Karena adanya cut&fill penyedia jasa harus memperhatikan kedalaman pondasi terhadap tanah dasar.

PEKERJAAN BETON

Lingkup pekerjaan ini meliputi :


- Pek. Beton tumbuk/rabat tebal = 7 cm adukan 1 pc : 3 psr : 5 spl
- Pek. Beton sloof 15/20 adukan 1 pc : 2 psr : 3 spl
- Pek. Beton kolom 15/15, 20/20 adukan 1 pc : 2 psr : 3 spl
- Pek. Beton balok adukan 1 pc : 2 psr : 3 spl
- Pek. Beton ringbalk 15/20 adukan 1 pc : 2 psr : 3 spl
- Pek. Beton balok lintel 12/15 adukan 1 pc : 2 psr : 3 spl
- Pek. Besi beton polos/ulir terpasang
- Pek. Bekistng sloof dan ringbalk 2X pakai
- Pek. Bekistng balok lintel 2x pakai
- Pek. Bekisting balok 2 x pakai
- Pek. Beton Plat Decker/jembatan jalan masuk
Pasir beton dan koral harus bermutu baik, tidak mengandung bahan organik, lumpur dan sejenisnya. Koral
yang digunakan harus berbutir tajam, mempunyai gradasi 2 - 3 cm dan dapat memenuhi persyaratan PBI 1971
dan SNI 03-2847-1992.
Air yang dipakai harus air tawar dan bersih, bebas dari zat-zat kimia yang merusak beton.

Tulangan besi beton yang digunakan harus bebas dari minyak, kotoran, cat, karat lepas dan lain-lain yang dapat
merusak dan mengurangi kekuatan lekatnya.. Semua tulangan menggunakan tulangan baja ‘KS” U-24 dengan
ukuran sesuai dengan gambar atau ditentukan lain sesuai dalam penjelasan pekerjaan.

Bekisting
Bahan bekisting menggunakan kayu terentang yang cukup kering dan keras serta untuk penggunaannya
harus mendapat persetujuan Direksi.

Pasangan bekisting harus rapih, cukup kuat dan kaku untuk menahan getaran dan kejutan gaya yang diterima
tanpa berubah bentuk. Kerapihan dan ketelitian pemasangan harus diperhatikan agar setelah bekisting dibongkar
memberikan bidang-bidang yang rata.

Celah-celah antara papan harus rapat agar pada waktu pengecoran air tidak merembes ke luar. Sebelum
pengecoran, bagian-bagian bekisting harus bersih dari kotoran.

Adukan Beton
a. Adukan beton bertulang untuk balok lintel dipergunakan campuran 1 pc :2 ps : 3 krl, sedangkan untuk
pondasi tapak, sloof, balok, plat lantai dan kolom struktur dipergunakan campuran sesuai dengan hasil
Mix Design dan karakteristik beton yang direncanakan K 225. Campuran dari hasil Mix Design dan
pengadukan beton dianjurkan menggunakan mesin molen atau dengan menggunakan jasa perusahaan beton
Ready Mix .

Adukan dengan perbandingan 1 pc : 3 ps : 5 krl digunakan untuk beton tumbuk polos / tidak bertulang, seperti
lantai kerja, rabat sekeliling bangunan, neut bawah kusen dan lainnya yang dianggap perlu

Beton Decking
Beton decking / ganjal harus dipersiapkan lebih dahulu dengan adukan 1 pc : 3 ps dicetak kotak / semacam
tahu lengkap dengan tali kawat.
Ketebalan beton decking untuk balok lintel adalah 3 cm dipasang 3 buah untuk tiap 1 m2.
Selain beton decking harus dipasang ganjal-ganjal dari bahan tulangan beton untuk mengganjal apabila
terdapat tulangan dua baris atau lebih. Diameter tulangan ganjal harus sama dengan tulangan beton.
Pelaksanaan pekerjaan
Penyetelan dan pemasangan besi tulangan
Tulangan harus dipasang pada posisi yang tepat dan diikat dengan kawat pengikat besi beton ( dari jenis baja
lunak ) dengan kuat sedemikian rupa hingga sebelum dan selama pengecoran letak posisi tulangan tidak
berubah dari tempatnya. Penyetelan baja tulangan harus diperhitungkan dengan tebal selimut beton terhadap
ukuran yang ditentukan.
Apabila dalam pelaksanaan menyimpang dari ukuran yang telah ditetapkan, maka pemasangan tulangan akan
diperhitungkan untuk luas yang sama.
Pemasangan Besi Tulangan
Tulangan besi balok lintel harus dihubungkan dan dikaitkan/diikatkan dengan besi tulangan kolom existing.
Pemasangan angker/stek harus direncanakan sebelum b a l o k l i n t e l beton dicor.

Pengecoran :
Sebelum pengecoran dilaksanakan, bekisting harus dicek terhadap kelurusan, baik arah vertikal maupun
horisontal. Pada waktu pengecoran a dukan harus dipadatkan dengan baik.
Pengadukan harus rata dan sama kentalnya setiap kali membuat adukan, sisa adukan yang mengeras tidak
dapat digunakan lagi.

Sebelum pengecoran dilakukan, sisi dalam bekisting harus bebas dari segala macam kotoran dan harus
tersiram dengan air sampai merata.

Perlindungan Beton / Pengamanan Beton


Beton harus dilindungi dari kemungkinan cacat yang diakibatkan pekerjaan-pekerjaan lain.
Bila terjadi kerusakan, Penyedia jasa diwajibkan memperbaikinya atas biaya sendiri dengan tidak
mengurangi mutu pekerjaan.
Pembongkaran bekisting baru diperbolehkan setelah beton keras sesuai dengan PBI-71 dan seijin Direksi.
Pekerjaan yang tidak sesuai dengan ketentuan ini harus dibongkar dan diperbaiki atas biaya penyedia jasa.

Rabat Beton
Lantai rabat beton setebal minimal 7 cm dicor sekeliling bangunan untuk rabat beton yang rusak dengan
adukan 1 pc : 3 ps :5 krl di atas pasir urug yang dipadatkan setebal minimal 5 cm dan difinish dengan pukulan
sapu lidi.
PEKERJAAN DINDING DAN LANTAI

Lingkup pekerjaan ini meliputi :


- Pek. Pasangan dinding 1/2 bata ad. 1 pc : 5 psr
- Pek. Plesteran dinding adukan 1pc:5psr
- Pek. Acian
- Pek. Pasangan lantai keramik 40x40 cm KW1 KM/WC + dapur motif
- Pek. Pasangan lantai keramik 60 x 60 KW1 putih polos
- Pek. Pasangan dinding keramik 25x40 cm KW1 KM/WC
- Pek. Pasangan lantai + dinding keramik 50x50 cm dapur motif

Bahan yang dipakai adalah :


Pasir pasang harus bersih, tajam dan bebas dari lumpur, tanah liat, kotoran organik dan bahan yang dapat
merusak pasangan. Untuk itu pasir yang akan dipakai terlebih dahulu diayak lewat lubang sebesar 10 mm.

Semen yang dipakai harus memenuhi persyaratan N.I. 8 type I menurut ASTM dan memenuhi S 400
standart Portland Cement. Dapat dipakai semen Type I dengan kualitas setara Tiga Roda.

Adukan / campuran.
Adukan 1 pc : 5 ps dilaksanakan untuk seluruh pasangan dinding dan plesteran,

Pelaksanaan pekerjaan.
Sebelum dinding bata diplester harus dikamprot dahulu untuk mendapatkan ikatan yang lebih baik,
kelembaban plesteran harus dijaga sehingga pengeringan bidang plesteran stabil dan kemudian diperhalus
dengan acian semen. Ketebalan plesteran  1,5 cm, apabila lebih harus diberi ram kawat untuk mendapatkan
ikatan yang kuat.

Untuk finishing beton expose, sebelum diperhalus / afwerking permukaan beton perlu dikasarkan / dipahat
terlebih dahulu untuk mendapatkan ikatan yang lebih baik.

Seluruh pekerjaan pasangan dan plesteran yang tidak lurus, berombak dan retak-retak harus dibongkar dan
diperbaiki atas biaya Penyedia jasa.
pasangan lantai dan dinding keramik 60 x 60 cm Meja Dapur

Bahan / Material
Keramik lantai putih polos berukuran 60 x 60 cm kualitas KW1, tidak retak, rata dan mempunyai daya
lekat aduk minimal 25 kg/cm2.

Keramik l a n t a i bercorak / warna berukuran 4 0 x 4 0 cm kualitas KW1, permukaan tidak retak, rata dan
mempunyai daya lekat aduk minimal 25 kg/cm2.

Keramik dinding berukuran 25 x 4 0 cm kualitas KW1, tidak retak, rata dan mempunyai daya lekat aduk
minimal 25 kg/cm2.

Keramik dinding berukuran 60 x 6 0 cm kualitas KW1, tidak retak, rata dan mempunyai daya lekat aduk
minimal 25 kg/cm2.

Sebelum dilaksanakan pemasangan bahan, penyedia jasa harus mengajukan contoh terlebih dahulu untuk
mendapat persetujuan dari Direksi. Bahan-bahan tersebut harus disimpan di tempat yang terlindung, tertutup,
kering dan bersih.

Bahan keramik dapat digunakan produk lokal yang telah memiliki SII dan memenuhi syarat
PUBB – 1972.

Adukan dengan perbandingan 1 pc : 5 ps dipakai untuk pemasangan keramik dengan tebal adukan
minimal 3 cm.

Pelaksanaan Pekerjaan
Pemasangan keramik terlebih dahulu diteliti ketepatan sesuai peil yang ditentukan.

Semua keramik yang akan dipasang direndam dahulu, pengisian siar-siar harus cukup merata / padat.
Setelah dibersihkan dari kotoran, pemolesan lantai dapat dilakukan dengan air semen.
Pekerjaan pasangan keramik yang tidak lurus / waterpass, siarnya tidak lurus, berombak, turun naik dan
retak harus dibongkar dan diperbaiki atas biaya Penyedia jasa. Keramik yang sudah terpasang di pel dan
dibersihkan.

PEKERJAAN RANGKA ATAP DAN TUTUP PLAFOND

PEKERJAAN RANGKA ATAP


Lingkup pekerjaan ini meliputi :

- Pek. Rangka kuda-kuda, atap baja ringan zincalume C. 0.75x0.75


- Pek. Pasangan atap genteng plentong press natural
- Pek. Pasangan bubungan genteng plentong press natural
- Pek. Pasangan talang miring BJLS 30
- Pek. Pasangan listplank GRC board Tebal = 8 mm, L = 20 cm

Bahan penutup atap dipakai genteng plentong press baru ( sesuai dengan gambar kerja /RAB )

Sebelum bahan penutup atap tersebut dipasang genteng disortir terlebih dahulu, Genteng yang cacat dan retak
tidak dibenarkan untuk dipakai.

Sebelum pemasangan genting dilaksanakan harus dicek kemiringan dan kerataan rangka atap sehingga diperoleh
bidang yang rata Hasil dari pemasangan bahan penutup atap harus rapi dengan alur-alur air yang lurus, bagian
elemen bahan penutup atap yang terletak pada sudut- sudut talang jurai harus terpasang dengan ujungnya yang
terpotong rapih.

Untuk pekerjaan bubungan menggunakan bubungan/nok baru bahan sesuai dengan genteng yang
terpasang. Bubungan dipasang dengan menggunakan adukan 1 pc : 3 ps.

Untuk pekerjaan talang miring menggunakan seng zincalum lebar 60 cm

Pemasangan penutup atap yang tidak rapih, rata dan berombak harus diperbaiki atas biaya penyedia jasa.

PEKERJAAN RANGKA PLAFOND


Lingkup pekerjaan ini meliputi :

- Pek. Pasangan plafond gypsum 9 mm rangka besi hollo


- Pek. Pasangan listprofil gypsum 7 cm

Rangka plafond menggunakan besi hollow 40 x 40 mm untuk balok induk dan 40 x 20 mm untuk balok anak
dengan ketebalan besi 0,4 mm.

Penggantung rangka plafond menggunakan root/kawat yang dihubungkan ke rangka atap atau dak beton
dengan jarak max. 120 cm.

Pelaksanaan pekerjaan ini harus memperhatikan adanya pekerjaan elektrikal yang harus sudah terpasang
sebelum penutup plafond dilaksanakan.

Dimensi rangka utama dipasang dengan pola modul 60 x 120 cm yang dipasang bersilangan , untuk rangka
pembagi jarak modul as ke as 60 x 60 cm.

Pengukuran garis ketinggian plafond harus digunakan waterpass, untuk menghindari permukaan plafond
terpasang tidak rata.

Bahan penutup rangka plafond menggunakan GRC /GYPSUM (1,2 x 2,4 m), Bahan yang dipergunakan
tidak boleh cacat, retak, pecah, dsb.

Pertemuan / jarak antara masing-masing GRC /GYPSUM, pemasangannya dirapatkan / tidak bercelah, lurus dan
rapih.

Bahan GRC/GYPSUM dipasangkan ke rangka plafond besi hollow dengan menggunakan baud/ skrup
dengan panjang minimum 10 mm. Jarak skrup khusus untuk pinggiran 15 cm, untuk tengahan dipasang dengan
jarak 20 – 30 cm.

Setelah bahan penutup rangka plafond terpasang, plafond tidak boleh berombak / melengkung /
miring. Plafond yang berombak / melengkung / miring harus diperbaiki atas biaya Penyedia jasa.
Sebelum pekerjaan pengecatan , rapihkan sambungan GRC/GYPSUM dengan menggunakan conice adhesive
(coumpound), setelah kering dihaluskan dengan menggunakan ampelas basah. Setelah itu baru pelaksanaan
pengecatan dilakukan. Untuk pinggiran plafond dipasang list profil kayu 4 cm/ list gypsum yang sudah di cat
sesuai kebutuhan.
PEKERJAAN KUSEN PINTU, JENDELA ALUM, KACA, CAT DAN LABURA

Lingkup pekerjaan ini meliputi :

- Pek. Pas. Kusen + pintu KM/WC alumnium 4" warna + accessories lengkap
- Pek. Pasangan kusen dan jendela aluminium 4" warna coating
- Pek. Pasangan pintu panel kayu Kls II , + kunci 2x putar str royal, engsel 3 bh + slot berikut meni + cat
minyak/kayu str avian
- Pek. Pas. jendela frame aluminium warna coating + accessories + kaca 5 mm
- Pek. Pas. bouvenlight rangka aluminium 4" warna coating + kaca rayband 5 mm
- Pek. Pasangan kaca + polos 3 mm
- Pek. Pengecatan dinding tembok cat Ex Romatex
- Pek. Pengecatan plafond cat Ex Romatex
- Pek. Pengecatan plint dinding dan listplank cat EX Gravi

Pekerjaan ini meliputi pekerjaan pintu, jendela, bouvenlight lengkap seperti tercantum dalam gambar kerja.

19.2 Persyaratan Bahan


Material pintu dan jendela dengan spesifikasi sebagai berikut :
a. Kusen : Aluminium 4” warna coating
b. Daun pintu : Pintu Panel Kayu Kls II.
c. Daun Jendela : Frame aluminium.
Prosedur Umum
Sebelum pelaksanaan dimulai, kontraktor wajib meneliti gambar kerja, melakukan pengukuran lapangan, dan
memperhatikan persyaratan pelaksanaan pekerjaan aluminum.

Type pintu dan jendela harus sesuai dengan daftar gambar kerja dengan memperhatikan ukuran, bentuk profilan,
material, detail, arah bukaan dan lain-lain.

Rangka daun pintu dan jendela harus dilindungi dari kerusakan, retak, noda, lubang atau goresan pada
permukaan yang tampak, baik selama pabrikasi atau pemasangan.

Apabila ditemui kerusakan, cacat, atau salah pemasangan karena kontraktor kurang cermat dan teliti, kontraktor
harus mengganti biaya sendiri tanpa dianggap sebagai pekerjaan tambahan.

Persyaratan Pelaksanaan
Semua ukuran daun pintu dan jendela harus sesuai dengan gambar kerja dan terpasang dengan rapih tanpa cacat
atau goresan akibat benturan tanpa mengesampingkan mutu dan kwalitas bahan yang telah ditentukan.

Untuk daun pintu panel rangka aluminum, perletakan harus dilakukan dengan rapih (pas), tidak
diperkenankan ada rongga udara atau lem/silent yang berlebihan sehingga mnegotori permukaan daun pintu.

Finishing pekerjaan pintu dan jendela dilaksanakan dengan cermat dan rapih.

Semua kunci yang digunakan dari jenis doubleslaag / dua putaran ukuran besar, kecuali ditentukan lain dalam
RAB. Seiap kunci harus mempunyai 3 anak kunci

Engsel jendela yang digunakan dari jenis cabut / kupu-kupu/casment, dipasang 2 buah untuk tiap daun jendela.
Untuk engsel pintu menggunakan jenis cabut / patron, dipasang 3 buah untuk setiap daun pintu masing-masing
dipasang di bagian atas, tengah dan bawah

Slot jendela dipasang pada bagian bawah daun jendela, setiap daun jendela dipasang dua buah.

Sebelum bahan-bahan tersebut dipasang, Penyedia jasa wajib memberikan contohnya kepada Direksi untuk
mendapat persetujuan. Setelah bahan-bahan tersebut terpasang maka harus berfungsi dengan baik. Hardware
kunci gantungan, engsel harus diminyaki agar berfungsi baik. Jika kunci dan alat penggantung terpasang
ternyata tidak berfungsi harus dibongkar / diganti atas biaya penyedia jasa.

Semua bahan kaca yang digunakan mempunyai ketebalan 5 mm dan 3 mm harus berkualitas baik, tidak cacat (
pecah atau tergores ), flat glass, bening, tidak bergelombang dan dapat menahan tekanan angin 122
kg/m2. Bahan tersebut harus dapat dipenuhi kecuali ditentukan lain dalam RAB.
Pemasangan kaca harus tepat masuk ke dalam rangkanya, tidak bocor bila tertiup angin, setiap pemasangan kaca
harus diberi list, didempul dan difinish rapih. Setelah selesai terpasang kaca harus dilap / dibersihkan, kaca yang
retak, pecah dan ada goresan harus diganti

Pengecatan dilaksanakan pada semua dinding dan langit-langit sesuai RAB/petunjuk konsultan pengawas.
Cat yang digunakan adalah cat kualitas setara Romatex ( kecuali ditentukan lain dalam RAB ), untuk dinding
luar dipakai jenis cat weather shield dan untuk dinding bagian dalam dan langit-langit dipakai cat jenis
Vinyl Acrylic Emultion. Semua contoh cat terlebih dahulu diperlihatkan kepada Direksi untuk mendapat
persetujuan.

Semua dinding dan langit-langit yang akan di cat harus diplamir atau didempul dari jenis yang sama dari
cat tembok, dihaluskan dengan ampelas hingga licin dan rata. Pekerjaan cat dapat dilaksanakan setelah
mendapat ijin dari Direksi.

Khusus pendempulan langit-langit harus dijaga terhadap neut yang telah terbentuk sehingga tetap lurus dan rata.

Pengecatan dilakukan 2 kali untuk dinding/langit-langit lama dengan kuas atau roller, kecuali ditentukan lain
dalam RAB.

Semua pekerjaan cat yang tidak rata, belang, pecah-pecah serta masih tipis harus diulangi dan diperbaiki atas
biaya penyedia jasa.

PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK

Lingkup pekerjaan ini meliputi :


- Pek. Pasangan titik cahaya kabel ex eternal
- Pek. Instalasi stop kontak kabel ex eternal
- Pek. Pasang saklar tunggal ex brocco
- Pek. Pasang saklar ganda ex brocco
- Pek. Pasang stop kontak ex brocco
- Pek. Pasangan fiting plafond + lampu SL 18 watt ex Phillips
- Pek. Pasangan listrik token 900 watt + MCB 6 am

15.2. Persyaratan umum

Pekerjaan ini harus dilaksanakan oleh penyedia jasa pekerjaan listrik yang memiliki surat ijin dari PLN yang
masih berlaku.
Pelaksanaan pekerjaan instalasi listrik ini pada dasarnya harus memenuhi persyaratan yang dikeluarkan oleh
PLN dan instansi berwenang lainnnya ( PUTL 1977, Peraturan Menteri PUTL No. 023 dan 024 PRT 1978,
PUIL, PUIPP DPMB dan Depnaker ).
Pelaksanaan pekerjaan instalasi listrik harus bekerja sama dengan penyedia jasa bidang lainnya.
Sumber daya yang digunakan berasal dari PLN dengan tegangan listrik 220 Volt 50 Hz.
Bahan / material
Semua barang yang akan dipasang adalah barang baru dan terlebih dahulu mengajukan contoh untuk
disetujui Direksi.

Kabel instalasi listrik


Kabel instalasi penerangan dan stop kontak y a n g dipakai kabel instalasi existing/lama .
Apabila ada Penyambungan kabel harus menggunakan terminal box dan harus dipasang inbouw.
Untuk memasang instalasi yang tertanam harus dilengkapi dengan conduit / pipa bang /PVC dengan diameter
3/8” atau sesuai denga keperluan. Demikian juga dengan sambungan listrik antara bangunan.

Saklar dan stop kontak


Saklar dan stop kontak yang dipasang Saklar dan stop kontak baru.
Ketinggian pemasangan saklar dan stop kontak tetap pada posisi (lihat gambar)
Lighting fixture
Lighting fixture ditentukan sebagai berikut :

Lampu TL ( flourrecent tubes ), balast dan starter dipakai kualitas setara Phillips, tegangan 220 volt, 18 watt
( sesuai RAB ).

Lampu SL dipakai kualitas medium, tegangan 220 volt 18 watt ( sesuai ketentuan dalam RAB ).

PEKERJAAN SANITAIR

Lingkup pekerjaan ini meliputi :


- Pek. Pasangan closet jongkok ex TOTO
- Pek. Bak fiber uk. 55
- Pek. Pasangan Buis Beton Ø 30 cm
- Pek. Pipa pvc 1/2" str wavin AW + accessories (air bersih)
- Pek. Pasangan pipa pvc 3" str wavin D + accessories (air kotor)
- Pek. Pasangan kitchen zinc stainless 1 lubang
- Pek. Pasangan kran air 1/2" stenlees str onda + accessories
- Pek. Pasangan floordrain stenlees
- Pek. Pembuatan septictank + rembesan + pipa uk. 1,5 x 1 x 1,5 M

Persyaratan Umum
Semua pekerjaan tersebut harus memenuhi peraturan dan persyaratan :
a. Pedoman Plumbing Indonesia
b. Standar Industri Indonesia
c. Peraturan PDAM tentang Peraturan Instalasi Air Minum
d. British Standart untuk bahan-bahan/Peraturan-peraturan lainnya yang berkaitan

Persyaratan bahan dan persyaratan pelaksanaan


Semua PVC, pipa penyambung, joint, fitting adalah PVC kelas AW dan D ( heavy duty ) seri S.12,5 memenuhi
standart SII, berasal dari pabrik yang sama dengan kualitas produk setara Wavin.
Pipa baja galvanis, bahan memenuhi BS 1387–1967 kelas medium, pipa GIV dipakai untuk pipa air bersih.
Pipa / buis beton, bahan harus keras padat, tidak berongga, mutu terbaik, produk lokal, ukuran sesuai
gambar kerja / RAB.

Pekerjaan alat sanitair, kran dan pekerjaan pemasangan kloset jongkok.


Floor drain dipasang pada setiap KM/WC seperti tertera dalam gambar kerja. Floor drain harus
dilengkapi dengan penutup bau.
Kran yang digunakan adalah kran logam dengan kualitas setara onda dan memenuhi Standart SII.
Kloset jongkok setara INA

Pemasangan saluran air kotor/hujan


Saluran pembuangan air hujan/kotor digunakan Udit beton 30x30x120 dan saluran cor beton.
Pemasangan saluran Udit dipasang diatas r a b a t b e t o n setebal 5 cm dengan adukan 1 pc : 3 ps : 5 psr dan
diplester/aci pada sambungannya agar air dapat mengalir dengan lancar.

PEKERJAAN PENGADAAN AIR BERSIH

Lingkup pekerjaan ini meliputi :


- Pek. Sumur bor kedalaman + 40 m + Pipa kissing/sumur 4" dan 3" str wavin D
- Pek. Pas. mesin pompa submersible ex Shimizu 1/2HP, 400 watt, Kap. 50 L/m Daya dorong 65 m +
otomatis, kabel NYM 2x2.5 eterna, + saklar + tambang 6" + Accessories
- Pek. Pas. water turn ex Profil Tank 1000 Lt + Tower Air besi siku 50.50.5 dan besi siku 40.40.4 dicat
Zincromat + cor beton pada kaki tower + muka sumur
- Pek. Listrik token 9000 watt + MCB 6 AM
- Pek. Pasangan pipa outlet pvc 3/4" str wavin AW + accessories dari sumur sampai ke turn / penampungan
air bersih
- Pek. Pasangan pipa induk outlet pvc 1" str wavin AW + accessories dari water turn/ penampungan ke
instalasi air bersih rumah dinas
- Pek. Pasangan stop kran 1" str onda untuk outlet air bersih dan air kotor dari water turn/ penampungan air
bersih

Material pekerjaan plumbing spesifikasi sebagai berikut :


Semua pipa PVC dan pipa sambungan harus sekelas AW serta memenuhi standard SII
Prosedur Umum
Semua pekerjaan instalasi harus memenuhi standar instalasi plumbing di indonesia, diantaranya:
a. Pedoman Plumbing Indonesia
b. Standard Industri Indonesia
c. Peraturan PDAM tentang instalasi air minum

Persyaratan Pelaksanaan
a. Sebelum pekerjaan dimulai, kontraktor harus mempelajari semua pekerjaan yang terkait sesuai yang
diisyaratkan dalam spesifikasi teknis
b. Kontraktor harus memeriksa kebutuhan ruang semua peralatan, pipi-pipa dan lainnya untuk menjamin
bahwa semua pekerjaan dapat terpasang di tempat yang telah direncanakan
c. Semua pemipaan yang disambung dan dihubungkan dengan peralatan harus dilengkapi dengan sambungan
pipa, bila memungkinkan diusahakan pemasangan pipa penuh tidak banyak sambungan.
d. Perubahan ukuran pipa harus dilengkapi dengan sambungan reducer atau increaser yang sesuai
PEKERJAAN PERLENGKAPAN

Lingkup pekerjaan ini meliputi :


- Pek. Pemberesan halaman bekas pekerjaan

PEKERJAAN LAIN-LAIN

Dalam melaksanakan pekerjaan penyedia jasa tetap mengikuti gambar rencana umum, detail dan
RAB atau secara umum sebagai acuan adalah Kontrak Pelaksanaan.

Apabila terdapat perbedaan aturan ukuran-ukuran atau ketentuan dalam peraturan ini atau perbedaan antara
gambar dan RAB, maka sebelum pekerjaan dilaksanakan penyedia jasa harus berkonsultasi terlebih dahulu
dengan Direksi / pengawas lapangan untuk kemudian diambil langkah-langkah yang paling memungkinkan
terselenggaranya pekerjaan tersebut yang tidak merugikan negara.

Jika Direksi meminta melaksanakan pekerjaan yang tidak termasuk dalam Kontrak, maka penyedia jasa
disarankan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut yang kemudian akan dibuat pekerjaan tambah kurang atau
mengalihkan pekerjaan yang ada dalam Kontrak.

Selain persyaratan teknis yang tercantum di atas, penyedia jasa diwajibkan pula mengadakan persiapan-
persiapan antara lain :

 Membuat papan nama proyek.


 Mempersiapkan semua ijin-ijin yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek, seperti IMB.
 Melaksanakan pengurusan surat bukti keer listrik / pengetesan dari PLN dan pengetesan lainnya yang
diperlukan

Sebelum penyerahan pertama, penyedia jasa wajib meneliti semua bagian pekerjaan yang belum sempurna dan
harus diperbaiki, semua ruangan harus bersih dipel, halaman harus ditata rapih dan semua barang yang tidak
berguna harus disingkirkan dari proyek.

Meskipun telah ada pengawasan dan unsur-unsur lainnya, semua penyimpangan dari ketentuan bestek dan
gambar menjadi tanggung jawab penyedia jasa, untuk itu penyedia jasa harus menyelesaikan pekerjaan sebaik
mungkin.

Selama masa pemeliharaan, penyedia jasa wajib merawat, mengamankan dan memperbaiki segala cacat yang
timbul, sehingga sebelum penyerahan kedua dilaksanakan, pekerjaan benar-benar telah sempurna.

Semua yang belum tercantum dalam peraturan ini (RKS/SPETEK) akan ditentukan kemudian dalam rapat
penjelasan.

Spec Teknis

Anda mungkin juga menyukai