MAKALAH
Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah:
Model dan Strategi Pembelajaran
Dosen Pengampu:
Ustadzah Nur Fitriani, Lc.,[Link].
Disusun oleh:
Bunga Mutiara: [Link].08.005
Bunga Roihanah:[Link].08.006
TAKHOSUS SEJARAH PERADABAN ISLAM
MA’HAD ALU SAI’DUSSHIDDIQIYYAH JAKARTA
TAHUN AKADEMIK 2025/2026
Jl. Panjang No. 6C, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah Swt. Atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya,
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Pengembangan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).” Shalawat serta salam semoga senantiasa
tercurah kepada Nabi Muhammad Saw, beserta keluarga, sahabat dan para pengikutnya
hingga akhir zaman.
Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas mata kuliah Model dan Strategi
Pembelajaran guna memenuhi kewajiban akademik serta menambah wawasan penulis
mengenai pengembangan RPP. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah
ini masih terdapat keterbatasan dan kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan
kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi
penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Jakarta, 14 Januari 2026
Kelompok 13
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN.....................................................................................................4
BAB II PEMBAHASAN......................................................................................................5
1. Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).............................................5
2. Fungsi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)...................................................5
A. Sebagai Alat Perencanaan Pembelajaran...............................................................5
B. Sebagai Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran.......................................................6
C. Sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran.....................................................................6
D. Sebagai Acuan Pengembangan Profesional Guru.................................................6
E. Sebagai Pedoman koordinasi dan Suvervisi Pembelajaran...................................7
3. Komponen-Komponen RPP......................................................................................7
4. Prinsip-Prinsip Penyususnan RPP.............................................................................8
BAB III KESIMPULAN...................................................................................................10
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................................11
BAB I
PENDAHULUAN
Pendidikan merupakan proses yang dirancang secara sadar dan sistematis
untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berilmu,
berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan. Untuk mewujudkan
proses pembelajaran yang efektif, guru tidak hanya dituntut menguasai materi,
tetapi juga mampu merencanakan pembelajaran dengan baik. Salah satu bentuk
perencanaan tersebut adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), yang
berfungsi sebagai pedoman guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di
kelas.
RPP merupakan penjabaran dari kurikulum yang berisi tujuan pembelajaran,
materi, metode, langkah-langkah kegiatan, serta penilaian yang akan digunakan.
Melalui RPP, proses pembelajaran dapat berlangsung secara terarah, sistematis, dan
sesuai dengan kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik. Tanpa
perencanaan yang matang melalui RPP, pembelajaran berpotensi berjalan tidak
efektif, tidak terukur, dan tidak sesuai dengan tujuan pendidikan yang telah
ditetapkan.
Dalam praktiknya, masih banyak guru yang menyusun RPP hanya sebagai
kelengkapan administrasi, bukan sebagai alat utama dalam merancang
pembelajaran yang bermakna. Selain itu, perubahan kebijakan kurikulum, seperti
penerapan Kurikulum Merdeka, menuntut guru untuk lebih kreatif dan fleksibel
dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Hal ini
menjadikan pemahaman yang baik tentang RPP semakin penting agar guru mampu
menyesuaikan perencanaan pembelajaran dengan kebutuhan dan karakteristik
peserta didik.
Oleh karena itu, pembahasan mengenai RPP menjadi penting untuk dikaji
secara lebih mendalam, agar pendidik dan calon pendidik dapat memahami peran
dan fungsi RPP secara tepat dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil
pembelajaran. Makalah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang
komprehensif tentang pentingnya RPP sebagai dasar utama dalam pelaksanaan
pembelajaran di sekolah.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah dokumen perencanaan
pembelajaran tertulis yang disusun oleh guru untuk satu pertemuan atau lebih. RPP
dibuat berdasarkan silabus yang sudah disusun sebelumnya, dengan tujuan agar
kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara terarah, sistematis, dan efektif
sehingga peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar yang telah ditetapkan
dalam kurikulum. RPP mencakup komponen penting seperti tujuan pembelajaran,
materi ajar, metode pembelajaran, media dan sumber belajar, langkah-langkah
pembelajaran, serta penilaian hasil belajar.
RPP bukan semata dokumen administratif, namun merupakan alat
perencanaan guru untuk mengorganisasikan proses pembelajaran yang sesuai
kebutuhan peserta didik sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan
terukur. Pembuatan RPP juga memberi kesempatan kepada guru untuk melakukan
refleksi terhadap strategi pembelajaran yang digunakan agar dapat diperbaiki pada
pertemuan berikutnya.
Dalam konteks kebijakan Merdeka Belajar, RPP didorong untuk
disederhanakan agar lebih fokus pada komponen inti pembelajaran, yaitu tujuan
pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian, sehingga guru memiliki
fleksibilitas dalam merancang proses belajar yang lebih inovatif, kontekstual, dan
sesuai karakteristik peserta didik.
2. Fungsi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
A. Sebagai Alat Perencanaan Pembelajaran
RPP berfungsi sebagai perangkat utama bagi guru dalam merencanakan
kegiatan pembelajaran secara matang, terarah, dan sistematis. Melalui RPP, guru
dapat merumuskan tujuan pembelajaran, menentukan materi ajar, memilih metode
dan model pembelajaran yang sesuai, serta menyiapkan media dan sumber belajar
yang relevan. Perencanaan yang baik akan membantu guru mengantisipasi
berbagai kemungkinan yang muncul dalam proses pembelajaran, sehingga
kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif dan efisien sesuai
dengan kompetensi yang diharapkan.
B. Sebagai Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran
RPP menjadi pedoman operasional bagi guru dalam melaksanakan
pembelajaran di kelas. Di dalamnya tercantum langkah-langkah kegiatan
pembelajaran mulai dari kegiatan pendahuluan, inti, hingga penutup. Dengan
berpedoman pada RPP, guru memiliki arah yang jelas dalam mengelola kelas,
menyampaikan materi, serta melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses
pembelajaran. Hal ini membantu pembelajaran berjalan tertib, terstruktur, dan
tidak menyimpang dari tujuan yang telah ditetapkan.
C. Sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran
RPP memuat komponen penilaian yang mencakup teknik, instrumen, dan
kriteria evaluasi hasil belajar peserta didik. Melalui RPP, guru dapat menilai
ketercapaian tujuan pembelajaran, mengukur penguasaan kompetensi peserta
didik, serta mengevaluasi efektivitas metode dan strategi pembelajaran yang
digunakan. Hasil evaluasi tersebut dapat dijadikan dasar untuk melakukan
perbaikan dan pengembangan pembelajaran pada pertemuan selanjutnya.
D. Sebagai Acuan Pengembangan Profesional Guru
Proses penyusunan RPP mendorong guru untuk merefleksikan praktik
pembelajaran yang dilakukan. Guru dituntut untuk memahami karakteristik
peserta didik, menyesuaikan strategi pembelajaran, serta mengembangkan
inovasi dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan demikian, RPP tidak hanya
berfungsi sebagai dokumen administrative, tetapi juga sebagai sarana
peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru dalam merancang
pembelajaran yang efektif dan bermakna.
E. Sebagai Pedoman koordinasi dan Suvervisi Pembelajaran
RPP berfungsi sebagai dokumen acuan dalam koordinasi antar
pendidik, kepala sekolah, maupun pengawas. Melalui RPP, pihak-pihak terkait
dapat memahami perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan
guru, sehingga tercipta keselarasan dalam penerapan kurikulum dan standar
pembelajaran. Selain itu, RPP juga memudahkan proses supervisi dan evaluasi
pembelajaran guna menjamin mutu pendidikan yang berkelanjutan.
3. Komponen-Komponen RPP
Komponen RPP menurut Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar
Proses Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai acuan penyusunan adalah
sebagai berikut:
1. Identitas Sekolah
Nama satuan pendidikan penyusun RPP.
2. Identitas Mata Pelajaran/ Tema-Subtema
Mata pelajaran yang diajarkan atau tema/subtema dalam RPP tematik.
3. Kelas/Semester
Tingkat kelas dan semester saat pelaksanaan pembelajaran.
4. Materi Pokok/ Materi Pembelajaran
Pokok bahasan yang akan diajarkan kepada peserta didik.
5. Alokasi Waktu
Jumlah jam pembelajaran yang disediakan untuk mencapai kompetensi dasar.
6. Kompetensi Inti (KI)
Rumusan kompetensi umum yang harus dicapai dalam pembelajaran (sering
dipakai dalam Kurikulum 2013 dan selanjutnya).
7. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
KD merupakan kemampuan spesifik yang harus dikuasai siswa, sedangkan IPK
adalah perilaku terukur atau observable yang menunjukkan ketercapaian KD.
8. Tujuan Pembelajaran
Pernyataan tentang apa yang diharapkan peserta didik mampu lakukan setelah
pembelajaran selesai.
9. Metode Pembelajaran
Strategi atau cara guru menyampaikan materi supaya siswa dapat belajar aktif
dan efektif.
10. Media Pembelajaran
Alat bantu yang mendukung proses belajar mengajar (mis. papan tulis,
proyektor, bahan visual).
11. Sumber Belajar
Bahan ajar yang digunakan dari buku teks, worksheet, sumber digital, atau
lingkungan sekitar.
12. Langkah-Langkah Pembelajaran (Kegiatan Pembelajaran)
Rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam pembelajaran, umumnya dibagi
menjadi:
a. Pendahuluan
b. Kegiatan Inti
c. Penutup.
13. Penilaian Hasil Pembelajaran
Instrumen atau teknik yang digunakan untuk mengevaluasi ketercapaian
kompetensi peserta didik.
4. Prinsip-Prinsip Penyususnan RPP
Dalam menyusun RPP, guru perlu memperhatikan prinsip-prinsip sebagai
berikut:
1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik untuk memberikan
pengalaman belajar yang sesuai kebutuhan.
2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik dalam setiap kegiatan
pembelajaran.
3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis secara terpadu dalam
proses pembelajaran.
4. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut terhadap hasil pembelajaran.
5. Menekankan keterkaitan antara tujuan, materi, kegiatan pembelajaran, dan
penilaian.
6. Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif yang
mendukung pembelajaran.
Selain itu, kebijakan Merdeka Belajar mendorong penyederhanaan RPP
sehingga fokusnya lebih pada tiga komponen inti yaitu tujuan
pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian, sementara komponen
lain bersifat pelengkap sesuai konteks pembelajaran.
BAB III
KESIMPULAN
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan dokumen
perencanaan yang disusun oleh guru sebagai pedoman dalam melaksanakan
kegiatan pembelajaran di kelas. RPP berfungsi untuk mengarahkan proses
belajar mengajar agar berlangsung secara terencana, sistematis, dan sesuai
dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Melalui RPP, guru dapat
merancang tujuan, materi, metode, kegiatan, serta penilaian secara terpadu
sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna bagi peserta didik.
RPP terdiri dari beberapa komponen penting, seperti tujuan pembelajaran,
materi, metode, media, langkah-langkah kegiatan, serta penilaian hasil belajar.
Setiap komponen saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan, karena semuanya
bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan selaras
dengan kompetensi yang ingin dicapai oleh peserta didik.
Dalam penyusunannya, RPP harus mengikuti prinsip-prinsip tertentu,
antara lain memperhatikan perbedaan individu peserta didik, mendorong
partisipasi aktif siswa, mengembangkan budaya membaca dan menulis,
memberikan umpan balik dan tindak lanjut, menjaga keterkaitan antara tujuan,
kegiatan, dan penilaian, serta memanfaatkan teknologi secara efektif. Selain itu,
kebijakan Merdeka Belajar mendorong RPP agar lebih sederhana dan fleksibel
dengan menitikberatkan pada tiga komponen inti, yaitu tujuan pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, dan penilaian, sehingga RPP benar-benar berfungsi
sebagai alat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, bukan sekadar
dokumen administrasi.
DAFTAR PUSTAKA
Ruslan, Yusuf Rusli. 2017. Perencanaan Pembelajaran PPKn. Indonesia. Syiah Kuala University
Press.
Harefa Darmawan, Ardibudi Laia, dkk. 2023. Teori Perencanaa Pembelajaran. Indonesia. CV
Jejak (jejak publisher)
Rusdiana, Ratmawulan Elis. 2022. Manajemen Kurikulum. Indonesia. Arsad Press
Jurnal Pendidikan Empiris. Indonesia. Sang Surya Media. Hal 162
[Link]