0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan27 halaman

Rencana Keselamatan Konstruksi Batam

Dokumen ini adalah Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) untuk proyek Supervisi Pengendalian Banjir Tanjung Piayu di Batam, dengan nilai kontrak Rp. 452.408.000,00. RKK ini mencakup komitmen keselamatan, identifikasi bahaya, pengendalian risiko, serta peraturan yang harus dipatuhi selama pelaksanaan konstruksi. Tujuannya adalah untuk mencapai Zero Accident melalui pengawasan yang ketat dan penggunaan tenaga kerja yang berkompeten.

Diunggah oleh

abunadhif13
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan27 halaman

Rencana Keselamatan Konstruksi Batam

Dokumen ini adalah Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) untuk proyek Supervisi Pengendalian Banjir Tanjung Piayu di Batam, dengan nilai kontrak Rp. 452.408.000,00. RKK ini mencakup komitmen keselamatan, identifikasi bahaya, pengendalian risiko, serta peraturan yang harus dipatuhi selama pelaksanaan konstruksi. Tujuannya adalah untuk mencapai Zero Accident melalui pengawasan yang ketat dan penggunaan tenaga kerja yang berkompeten.

Diunggah oleh

abunadhif13
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)

KONSULTANSI KONSTRUKSI PENGAWASAN/


MANAJEMEN PENYELENGGARAAN KONSTRUKSI

Supervisi Pengendalian Banjir Tanjung Piayu


Kompleks PU Batam

Lokasi Pekerjaan : Kelurahan Tanjung Piayu, Kec Sei Beduk Batam


Nomor Kontrak : HK.02.01/[Link].PJSAS4/SPV/IX/2021/22
Tanggal Kontrak : 17 September 2021
Nomor SPMK : HK.02.01/[Link].PJSAS4/SPV/II/2021/24
Tanggal SPMK : 17 September 2021
Nilai Kontrak : Rp. 452.408.000,00

DISUSUN OLEH :
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen ii
Penyelenggaraan Konstruksi

Lembar Pengesahan

RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)


KONSULTANSI KONSTRUKSI PENGAWASAN/
MANAJEMEN PENYELENGGARAAN KONSTRUKSI

Supervisi Pengendalian Banjir Tanjung Piayu


Kompleks PU Batam

Dibuat Oleh: Disetujui Oleh:


PT. WANDRA CIPTA SNVT Pelaksanaan Jaringan
Engineering Consultant Sumber Air Sumatera IV
PPK Sungai dan Pantai

Indra, S.T. Pesrizal, S.T


Ahli K3 Konstruksi Nip. 19680724 200812 1 001
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen iii
Penyelenggaraan Konstruksi

DAFTAR ISI HAL

Lembar Pengesahan ii
Daftar Isi iii
1. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan 1
Konstruksi
2. Perencanaan Keselamatan Konstruksi 2
3. Dukungan Keselamatan Konstruksi 8
4. Operasi Keselamatan Konstruksi 13
5. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi 19
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen 1
Penyelenggaraan Konstruksi

1. Kepemimpinan dan Partisipasi Pekerja dalam Keselamatan


Konstruksi
1.1. Lembar Pakta Komitmen Keselamatan Konstruksi

KOMITMEN RENCANA AKSI KESELAMATAN KONSTRUKSI


PT. WANDRA CIPTA ENGINEERING CONSULTANT

PT. WANDRA CIPTA Engineering Consultant sebagai Badan Usaha Jasa


Konstruksi berkomitmen melaksanakan pengawasan pelaksanaan pekerjaan
konstruksi berkeselamatan pada pelaksanaan pekerjaan Pengendalian Banjir
Tanjung Piayu Komplek PU Batam demi terciptanya Zero Accident, dengan
memastikan:
a. Pemenuhan ketentuan Keselamatan Konstruksi telah sesuai dengan
dokumen RKK;
b. Pengawasan mengacu kepada Kerangka Acuan Kerja (KAK);
c. Pengawasan pelaksanaan berdasarkan kesesuaian standar dan desain;
d. Pengawasan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Standar Operasional
Prosedur (SOP); dan
e. Menggunakan tenaga kerja yang berkompeten dan bersertifikat.

Batam, 10 Februari 2021


PT. WANDRA CIPTA Engineering SNVT Pelaksanaan Jaringan
Consultant Sumber Air Sumatera IV
PPK Sungai dan Pantai

( Mawardi, [Link] ) Pesrizal, S.T


Direktur Nip. 19680724 200812 1 001
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 2

2. Perencanaan Keselamatan Konstruksi


2.1. Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko

No Uraian Kegiatan Identifikasi Bahaya Dampak/Risiko Pengendalian Risiko


.

1. Mobilisasi Alat Berat Tongkang Tertabrak batu Tenggelam 1. Memastikan draft


karang tongkang dengan
keadaan pasang air
laut
2. Memasang rambu
rambu keselamatan
di laut
3. Analisis keadaan
pada lokasi
pekerjaan dan
koordinasi dengan
pihak terkait alur
kapal di lokasi
pekerjaan
Alat Berat Jatuh ke laut Luka Berat/ Meninggal 1. Operator Alat Berat
(Akselerasi Alat berat yang yang berkompeten
terbatas) pada bidangnya dan
dibuktikan dengan
Surat Izin
Operasioanl Alat
Berat
2. Membuat Akses
Sementara dengan
rambu – rambu
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 3

pengaman pada
tepian jalan nya
3. Tambatan tongkang
dan tumpuan
lambdoor terpasang
dengan baik, kuat,
dan stabil
2. Pembuatan Barak Pekerja/ Tangan Terpukul Palu saat Luka ringan hingga 1. Pekerja
Gudang Alat dan Bahan memasang paku, Kaki berat menggunakan Alat
tertimpa material/ peralatan Pelindung Diri
berat. 2. Memastikan Kondisi
Pekerja saat
beraktifitas dalam
keadaan sehat,
sehingga
meminimalisir kurang
waspada saat
melaksanakan
aktifitas pekerjaan.
Konsleting pada instalasi Kebakaran, dan pekerja 1. Penggunaan APD
listrik tersetrum 2. Memastikan Instalasi
listrik terpasang
dengan baik, dan
diberi lapisan
pelindung agar tidak
terkena air/ debu
yang akan
menyebabkan arus
balik
3. Menempatkan Alat
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 4

Pemadam Api Ringan


(APAR) di lokasi yang
terjangkau dan
mudah dilihat
3. Pekerjaan Pengukuran - Tertimpa Buah dari pohon Luka ringan hingga 1. Mengenakan Safety
yang tinggi berat Shoes, Safety Shoes,
- Tersengat binatang buas/ dan APD lainnya
berbisa, yang dipersyaratkan
- Kaki tertusuk oleh tunas 2. Memasang Rambu –
pohon bakau, Rambu Keselamatan
- Terperosok akibat 3. Selalu waspada dan
perbedaan tinggi pada saling mengingatkan
lokasi pekerjaan yang antar rekan kerja.
tertutup oleh lumpur, dan
- Terpeleset akibat
permukaan yang licin.
4. Pemasangan Batu - Tangan terjepit oleh batu, Luka ringan hingga 1. Mengenakan sarung
- Tangan teriris/ terluka oleh berat tangan keselamatan
sudut batu yang tajam dan APD lainnya
yang dipersyaratkan
2. Menugaskan
seseorang menjadi
Checker agar
komunikasi dengan
operator alat berat
dapat tercipta
dengan baik
3. Menggunakan alat
bantu seperti linggis,
dsb untuk
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 5

memindahkan batu
yang berukuran
besar.
- Terkena Swing Excavator Terjatuh dan 1. Mengenakan Rompi
menyebabkan luka keselamatan
ringan hingga berat 2. Menugaskan
seseorang menjadi
Checker untuk
memudahkan
komunikasi dengan
operator alat berat
3. Berada pada jarak
aman ketika Alat
Berat sedang
beroperasional
- Terbakarnya mesin Alat Ledakan pada alat 1. Memastikan Kondisi
Berat karena temperatur berat, kejatuhan bucket, Alat berat dalam
mesin terlalu tinggi arm yang dapat keadaan baik
- Bucket, Arm terjatuh karena mengakibatkan luka sebelum digunakan
kehabisan Oli hidrolis pada berat hingga kematian dengan cara
sendi sendi nya pengecekan rutin
2. Service berkala
- Kejatuhan Batu yang Luka ringan hingga 1. Mengenakan APD
diangkat oleh Excavator berat, 2. Berada pada jarak
- Terkena Tali Baja (Sling) Tenggelam aman ketika
untuk pengikat batu yang excavator bergerak
putus 3. Memastikan Petugas
- Terpental batu kecil akibat K3 di Lokasi
Bergeraknya alat berat dari Pekerjaan selalu
satu tempat ke tempat lain sedia peralatan
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 6

- Terpeleset dan terjatuh ke Pertolongan Pertama


laut pada Kecelakaan
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen
6
Penyelenggaraan Konstruksi

2.2. Peraturan Perundang – undangan dan Standar


No. Metode Kerja Peraturan Perundangan &
Persyaratan Lainnya yang
Menjadi Acuan
1. Mobilisasi Alat dan Bahan PP No. 44/2015
- Pengiriman material batu Penyelenggaraan Jaminan
menggunakan tongkang Kecelakaan Kerja dan
dengan kapasitas kurang lebih Jaminan
1200 ton, yang bersamaan Kematian
dengan pengiriman ini PP No. 88/2019 Tentang
membawa 2 unit excavator Kesehatan Kerja
untuk pembongkaran material UU No. 1/1970 Tentang
tersebut, pada trip pertama ini Keselamatan Kerja
alat tidak diturunkan ke lokasi UU No. 13/2003 Tentang
melainkan ikut kembali ke Ketenagakerjaan
Quary tempat pengambilan UU No. 32/2009 Tentang
material. Waktu yang Perlindungan dan
dibutuhkan pada saat muatan Pengelolaan Lingkungan
kurang lebih 8 jam dan pada Hidup
saat kosong sekitar 5 jam UU No. 06/1996 Tentang
tergantu arah arus. Perairan Indonesia
- Pengiriman material trip ke dua
tetap membawa alat 2 unit
excavator untuk
pembongkaran, dan setelah
selesai pembongkaran kedua
alat tersebut diturunkan untuk
melakukan pekerjaan
pemasangan. Satu kali
pengiriman direncanakan
antara 1000 sampai dengan
1500 ton tergantung besar
kecilnya pasang surut dilokasi
pembongkaran

2. Pemasangan Batu UU No. 13/2003 Tentang


- Penyusunan batu dalam satu Ketenagakerjaan
tim menggunakan dua alat UU No 36/2009 tentang
berat excavator, yang satu alat Kesehatan
berfungsi melayani alat yang UU No. 24/2011 Tentang
lain, alat yang bertugas sebagai Badan Penyelenggara
pelayan adalah alat dengan Jaminan Sosial
bucket, sedang yang UU No. 02/2017 Tentang Jasa
melaksanakan penyusunan Konstruksi pengganti
adalah alat yang menggunakan PP No. 50/2012 Tentang
grapple/bucket. Selain sebagai Penerapan Sistem
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen
7
Penyelenggaraan Konstruksi

pelayan, excavator pelayan Manajemen Keselamatan dan


juga melakukan pemasangan Kesehatan Kerja (SMK3)
pada bagian kaki sisi luar Permenakertrans No.
bangunan yang memang tidak PER.08/ MEN/VII/2010
terjangkau oleh excavator tentang (APD)
pemasang, dengan demikian Alat Pelindung Diri
gerakan excavator tidak ada Permen PUPR No. 21/PRT/
gerakan kesamping, melainkan M/2019 Tentang Pedoman
hanya gerakan maju dan SMKK
mundur, dengan cara ini (Sistem Manajemen
diharapkan terjadi efisiensi Keselamatan Konstruksi)
waktu dan mencegah besarnya
penurunan pada tumpukan batu
armor.
- Penyusunan batu kaki hanya
dapat dilakukan saat air surut,
sedang batu yang posisinya di
atas permukaan air pasang
masih dapat dikerjakan, oleh
karena pemasangan batu kaki
segera mungkin dilakukan saat
air surut dan diperhitungkan
pada saat air pasang dengan
ketinggian tertentu masih dapat
melakukan pekerjaan
pemasangan, dengan cara ini
waktu kerja dapat lebih
panjang, tentu dengan
memperhitungkan penempatan
alat saat air pasang tertinggi
pada hari itu, sehingga alat
tidak perlu rolling menuju
tempat yang aman dari air
pasang, melainkan tetap di
posisi trase kerja dengan
meninggikan tumpukan batu
pada posisi lebih tinggi air
pasang pada hari tersebut.

2.3. Sasaran dan Program Pengawasan

No Uraian Sasaran Program Pengawasan


. Kegiatan
1. Pekerjaan 1. Alat yang 1. Memastikan Alat berat,
Mobilisasi Alat digunakan telah bahan/material yang
dan Bahan sesuai dengan digunakan sudah sesuai
ketentuan yang dengan ketentuan yang
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen
8
Penyelenggaraan Konstruksi

berlaku berlaku sebelum proses


2. Bahan/ Material loading di mulai dengan
yang digunakan cara inspeksi
sesuai dengan pramobilisasi alat berat
ketentuan yang dan bahan/material
berlaku dan 2. Memastikan prosedur
sudah di setujui mobilisasi telah sesuai
oleh direksi baik secara kesiapan
pekerjaan / administrasi dan
pengawas. birokrasi, maupun kondisi
3. Tidak terjadi alat bantu yang
kecelakaan saat digunakan
proses mobilisasi 3. Memastikan pekerja
4. Tidak ada korban mengikuti prosedur yang
jiwa telah ditetapkan.

2. Pemasangan 1. Batu yang 1. Memastikan batu yang di


Batu dipasang telah pasang telah sesuai
sesuai dengan dengan spesifikasi teknis
spesifikasi teknik dan gambar kerja yang
dan gambar kerja berlaku
2. Tidak terjadi 2. Memastikan berjalannya
kecelakaan kerja SOP pelaksanaan
3. Terciptanya Zero pekerjaan telah di
Accident di lokasi jalankan dengan baik
pekerjaan 3. Memastikan Pekerja telah
mengikuti Prosedur
Keselamatan Kerja, dan
selalu diingatkan pada
saat safety morning
4. Memastikan Rambu –
rambu keselamatan
konstruksi sudah
terpasang dengan baik.
5. Membuat jalur evakuasi
untuk keadaan darurat
saat pelaksanaan
pekerjaan

3. Dukungan Keselamatan Konstruksi


3.1. Kompetensi
a. Daftar Personil
No Jabatan Jumlah Nama Personil
. Personil
1. Supervision Engineer 1 Eman Candra, S.T.
2. Structure Engineer 1 Abdullah Sadak, S.T.
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen
9
Penyelenggaraan Konstruksi

3. Quality Engineer 1 Mulia Rahmad, S.T.


4. Ahli K3 Konstruksi 1 Indra, S.T.
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 9

b. Sertifikat Personil
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 10
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 11
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 12
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen 13
Penyelenggaraan Konstruksi

4. Operasi Keselamatan Konstruksi


4.1. Struktur Organisasi Pengawasan Pekerjaan Konstruksi

PPK SUNGAI DAN PANTAI

DIREKSI PEKERJAAN
Penanggung Jawab

PT. WANDRA CIPTA


ENGINEERING CONSULTANT

AHLI K3 KONSTRUKSI
Pengawas Pekerjaan

CV. PILAR JAYA CV. PILAR JAYA

PETUGAS K3 KONSTRUKSI PETUGAS TANGGAP DARURAT

Pelaksana Pekerjaan

Jabatan Tugas dan Tanggung Jawab


Menetapkan Kebijakan Keselamatan Konstruksi
Memastikan dipenuhinya persyaratan SMKK pada
pelaksanaan kegiatan
Direksi Pekerjaan Menetapkan Sasaran Program Keselamatan
Konstruksi
Melaporkan Kinerja Penerapan SMKK kepada PPK
Sungai dan Pantai
Mengkoordinir penerapan SMKK di tempat kegiatan
Ahli K3 Konstruksi Konstruksi
Menyiapkan Dokumen – dokumen yang
dipersyaratkan dalam penerapan SMKK
Memastikan kegiatan Keselamatan Konstruksi di
lokasi pekerjaan terlaksana dengan baik
Ahli K3 Konstruksi Melakukan Inspeksi keselamatan konstruksi di
tempat kerja
Melakukan koordinasi dengan pihak – pihak terkait
Keselamatan Konstruksi
Melaksanakan Induksi Keselamatan Konstruksi
Melaksanakan konsultasi dan komunikasi
Petugas Keselmatan Konstruksi di Lokasi Pekerjaan
Keselamatan
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen 14
Penyelenggaraan Konstruksi

Konstruksi
Melakukan Inspeksi Keselamatan Konstruksi di
Lokasi Pekerjaan
Melaporkan kejadian baik berupa insiden maupun
accident kepada Ahli K3 Konstruksi
Melaporkan kejadian tanggap darurat kepada Ahli
K3 Konstruksi
Mengumumkan kondisi darurat di Lokasi Pekerjaan
Petugas Tanggap kepada seluruh pekerja
Darurat Melakukan tindakan pertolongan pertama pada
kecelakaan di Lokasi Pekerjaan
Memastikan peralatan P3K dalam kondisi yang baik
Memastikan isi kotak P3K sesuai dengan peraturan
yang berlaku

4.2. Pengelolaan Keselamatan Konstruksi


Pengelolaan Keselamatan Konstruksi dalam hal ini adalah perencanaan
Tanggap darurat di Lokasi Pengendalian Banjir Tanjung Piayu Komplek PU
Batam adalah sebagai berikut:
a. JSA (Job Safety Analysis)
Sebelum menyusun rencana tindak darurat, segala kemungkinan
kecelakaan yang terjadi dapat dibuatkan tabel untuk mengetahui
kekerapan dan tingkatan resiko pada setiap identifikasi kecelakaan
dengan membuat Job Safety Analysis.
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 15

Penilaian Resiko
No. Analisa Resiko Potensial Incident Penyebab Potensial Incident Akibat Peluang Tingkat Pengendalian Resiko
Resiko
1 Terjatuhnya Material Ringan Pengambilan Material batu - Terjatuhnya potongan batu 1 4 kecil - Menjaga Jarak Aman dengan
menggunakan bucket excavator dengan ukuran kecil excavator
- Terjatuhnya kunci - kunci 1 3 kecil - Menggunakan APD yang sesuai
2 Terjatuhnya Material Medium Pengambilan Material batu - Terjatuhnya potongan batu 3 3 sedang - Menjaga Jarak Aman dengan
menggunakan bucket excavator dengan ukuran sedang excavator
- Terjatuhnya Alat Kerja seperti 2 2 kecil - Menggunakan APD yang sesuai
linggis, dll
3 Terjepitnya Tangan Oleh Batu Penyusunan Batu secara manual - Tangan terjepit saat 2 4 sedang - Selalu Waspada dan saling
melaksanakan penyusunan Batu mengingatkan sesama rekan kerja

4 Kaki Terluka Berjalan menuju lokasi pekerjaan - tersengat binatang beracun 3 2 sedang - Menggunakan APD yang sesuai
pada area berlumpur - tertusuk tunas pohon bakau 2 3 sedang - Selalu Waspada dan saling
- Kaki terhimpit di sela sela batu 2 3 sedang mengingatkan sesama rekan kerja
- tertusuk benda tajam seperti 2 3 sedang
paku, besi, kaca, dll
5 Terjatuh Penyusunan Batu secara manual - Jatuh akibat permukaan batu yang 3 4 sedang - Menggunakan APD yang sesuai
licin
- terperosok karena beda tinggi 3 3 sedang - Memasang rambu - rambu
pada permukaan tanah / batu keselamatan kerja
- Jatuh terkena bucket excavator 4 2 sedang - Menjaga Jarak Aman dengan
saat swing excavator
6 Kerusakan pada Alat Berat Penyusunan Batu Menggunakan - Mesin Meledak akibat temperatur 5 1 sedang - Service berkala
Alat Berat yang terlampau panas

- hilang kendali pada arm karena 5 1 sedang - Pengecekan secara menyeluruh


kehabisan oli hidrolis sebelum alat berat mulai bekerja

- track lepas dan hilang 5 1 sedang - menyediakan Alat Pemadam Api


keseimbangan Ringan (APAR) di area yang
mudah dijangkau
7 Konseting pada Instalasi Listrik Pekerjaan Malam hari - terjadi arus balik karena kabel 2 3 sedang - memastikan instalasi listrik dalam
menggunakan penerangan terkena air laut/ hujan kondisi yang baik dan terbungkus
- Tersetrum pada kabel yang 3 2 sedang dengan rapi agar tidak terkena air
terbuka
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 16

b. Penyusunan Standar Operasional Prosedur

c. Kesiapan Terhadap Kondisi Darurat


Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi 17

Keadaan Darurat Mungkin Lokasi


Kebakaran dan Ledakan Ya Kantor
Bom ……. …….
Bahan Kimia Berbahaya Ya Gudang
Kebocoran Radiasi ……. …….
Amuk Masa Ya Kantor
Banjir Ya Kantor
Kerusakan Lingkungan Ya Semua
Kecelakaan Jumlah Besar Ya Semua
Kerusakan Benda Ya Semua
Gempa Bumi Tidak -
Tsunami Tidak -
Tenggelam Ya Lapangan
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen 19
Penyelenggaraan Konstruksi

5. Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi


5.1. Pemantauan dan Evaluasi
Pengendalian pemeriksaan dan evaluasi kinerja Keselamatan Konstruksi
mengacu pada kegiatan yang dilaksanakan pada Operasi keselamatan
konstruksi berdasarkan upaya pengendalian pada Perencanaan
keselamatan konstruksi dan Dukungan keselamatan konstuksi, tanpa
melanggar ketentuan yang sudah ditetapkan pada Peraturan Menteri
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. 21/KPTS/M/2019.
Hal – hal yang harus dilaporkan dalam laporan evaluasi dan kinerja
keselamatan konstruksi adalah (Format Laporan terlampir):
 Rekapitulasi kecelakaan kerja dengan mengacu pada pelaporan
dan penyelidikan kecelakaan yang sudah dibuat.
 Occupational Injury/Illness (Cidera/Sakit Akibat Kerja).
 Fatality (Meninggal Dunia).
 Loss Work Day / Loss Time Injury (Hilang Hari Kerja).
 Restricted Work Day (Kerja Terbatas).
 Medical Treatment (Perawatan Kesehatan).
 First Aid (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)
 Fire Accident (Kebakaran).
 Ship Traffic Accident (Kecelakaan lalu lintas Pelayaran).
 Environmental Accident (Kecelakaan Lingkungan).
 Property Damage Accident (Kecelakaan peralatan atau mesin).
 Near miss (Hampir celaka).
 Man Hour (Jam kerja).
5.2. Tinjauan Manajemen
Hasil pemeriksaan dan evaluasi kinerja Keselamatan Konstruksi
Diklasifikasikan dengan kategori sesuai dan tidak sesuai sebagaimana
dalam Perencananaan Keselamatan Konstruksi dan peraturan serta undang
– undang yang berlaku.
Hal – hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja,
kemudian akan dilakukan peninjauan ulang untuk di ambil langkah –
langkah / tindakan perbaikan yang mungkin dilaksanakan di Lokasi
Pekerjaan.
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen 20
Penyelenggaraan Konstruksi

5.3. Peningkatan Kinerja Keselamatan Konstruksi


Peningkatan kinerja keselamatan konstruksi dilakukan dengan melakukan
pemantauan, pengawasan, pelatihan dan pembahasan rapat Keselamatan
Konstruksi secara periodik serta dengan melaksanakan audit secara
menyeluruh dimulai pada tahap pelaksanaan sampai dengan tahap
penyelesaian pekerjaan.

Demikian Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) Konsultansi Konstruksi


Pengawasan/ Manajemen Penyelenggaraan Konstruksi, yang disusun oleh PT.
WANDRA CIPTA Engineering Consultant sebagai petunjuk dalam pelaksanaan
Pengendalian Banjir Tanjung Piayu Komplek PU Batam.

LAMPIRAN 1 – FORMAT LAPORAN HARIAN PENGAWASAN KESELAMATAN


KONSTRUKSI
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen 21
Penyelenggaraan Konstruksi

MONITORING DAILY REPORT HSE


(KONSULTAN SUPERVISI)

[Link] : Pemberi tugas :


Tgl / Bln / Th : Konsultan Suvervisi :
Proyek : Kontraktor :
[Link] :
Lokasi :

0 0 0
Suhu Pagi : ( C) Suhu Siang : ( C) Suhu Sore : ( C) Suhu Malam : -- TENAGA KERJ A

01:00 02:00 03:00 04:00 05:00 06:00 07:00 08:00 09:00 10:00 11:00 12:00 MAN POWER DI LOKASI KERJ A

13:00 14:00 15:00 16:00 17:00 18:00 19:00 20:00 21:00 22:00 23:00 0:00

TENAGA TENAGA
STAFF STAFF
KERJ A KERJ A
Total Total
J enis Kecelakaan Kecelakaan J enis Kecelakaan Kecelakaan
(Keterangan) (Keterangan) Logistik Sup. Engineer

Pembantu Op. K3 (HSE)


Pertolongan Pertama
Operator Surveyor
Angka Kematian
Mandor
Kasus Medis
Tukang
Hampir Terjadi Kecelakaan
Pelaksana
Kebakaran
Surveyor
Insiden Peralatan
K3 (HSE)
Kecelakaan Lingkugan

CATATAN/KESIMPULAN/REKOMENDASI/INSTRUKSI

Mengetahui Mengetahui
PENYEDIA J ASA PENGGUNA J ASA

NAMA NAMA
J ABATAN J ABATAN
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen 22
Penyelenggaraan Konstruksi

LAMPIRAN 2 – FORMAT LAPORAN MINGGUAN PENGAWASAN


KESELAMATAN KONSTRUKSI

SUMMARY LAPORAN MONITORING MINGGUAN HSE


CV. VISTATAMA MULTI ENGINEERING CONSULTANT

(KONSULTAN SUPERVISI)
NAMA PROYEK PEMBERI TUGAS

KONSULTAN SUPERVISI
LOKASI KONTRAKTOR
PERIODE LAPORAN HARI KALENDER
PERIODE LAPORAN MINGGUAN KE - KONDISI CUACA HARIAN
PERIODE WAKTU PROYEK
SIMBOL / TANDA
RENCANA LAMA PEKERJ AAN
NOMOR KONTRAK [Link]
IJ IN KERJ A ( SIKA & J SA ) MGG INI MGG LALU KUM
PERMIT / SIKA ( Surat Ijin Kerja Aman )
J SA
TOTAL
INSIDEN DAN POTENSI BAHAYA
J ENIS INSIDEN MGG INI MGG LALU KUM
Kecelak aan Fatal
Isi foto mengenai kegiatan HSE/temuan yang belum di closing/peralatan yng berhubungan dengan Kecelak aan Sedang
K3 (dll) serta di kasih keterangan, isi foto secukupnya Kecelak aan Ri ngan
Tingkat Kecelakaan
Near Mi ss
Ti dak Terk ai t Pek erjaan

Kerugi an Materi al < 100 J uta


Kerugi an Materi al ≥100 J uta
Pencemaran Li ngk ungan
J enis Kerusakan
Lai n-lai n
* Bekerja …...... J am / hari

TOTAL
PELATIHAN LAPORAN VISIT CLINIC
J ENIS PELATIHAN/ DRILL MGG INI MGG LALU KUM
Pelati han Keselamatan Dasar J ENIS KELUHAN MGG INI MGG LALU KUM
APD Flu / Influensa
Pelati han Keselamatan Dasar (BST) Sak i t Perut / Di are / Maag
Pemadaman Kebak aran Kuli t / Gatal-gatal
Pertolongan Pertama Mulut / Gi gi
Anali si s Keselamatan Kerja Mata
Investi gasi Kecelak aan Hi pertensi / Hi potensi
Lai n - Lai n Sendi / Pegal
Sak i t Kepala
Batuk
Demam
Lai n-lai n/ tenggorok an sak i t/ Lemas
TOTAL
TOTAL
PERTEMUAN
J ENIS PERTEMUAN MGG INI MGG LALU KUM
Rapat Keselamatan
Rapat Mi ngguan
Induk si

TOTAL

INSPEKSI
J ENIS INSPEKSI MGG INI MGG LALU KUM J ENIS INSPEKSI MGG INI MMG LALU KUM
- - -

TOTAL TOTAL
PEKERJ AAN
J ENIS PEKERJ AAN SKR KMRN KUM J ENIS PEKERJ AAN SKR KMRN KUM
Ti ndak an Keselamatan
Kondi si Keselamatan
Ti ndak an Ti dak Aman
Kondi si Ti dak Aman
Hampi r Kecelak aan
TOTAL TOTAL

Aktifitas Mingguan (Catatan/ Kesimpulan/ Rekomendasi/ Instruksi) :


Kegiatan Aktfitas Pekrejaan

Kegiatan HSSE :

Rev : 01

Di Buat Oleh Mengetahui


PENYEDIA J ASA PENGGUNA J ASA

NAMA NAMA
J ABATAN J ABATAN
Rencana Keselamatan Konstruksi Konsultansi Konstruksi Pengawasan / Manajemen 23
Penyelenggaraan Konstruksi

LAMPIRAN 3 – FORMAT LAPORAN BULANAN PENGAWASAN


KESELAMATAN KONSTRUKSI
CV. VISTATAMA MULTI ENGINEERING
CONSULTANT
HEALTH SAFETY AND ENVIRONMENT
MONTHLY ACTIVITY REPORT
KODE DOCUMEN REVISI HALAMAN TANGGAL REVISI
FM/ HSE/ VIMEC-01

Pemberi Tugas :
Konsultan Supervisi :
Kontraktor :
Lokasi Proyek :
No. Kontrak :
Periode Pelaksanaan :

A. INDIKATOR UTAMA (LEADING INDICATORS)


INDIKATOR UTAMA BULAN INI BULAN LALU KOMULATIF

Rapat RK3

Inspek si Keamanan

Inspek si Semua Personi l

Induk si Keamanan

Pelati han Keselamatan

Izi n

MANPOWER
BULAN KE 4 MAN HOURS
STATISTIC

Tenaga
Pengawas
Tenaga Kerja

TOTAL

Keterangan
J umlah Pek erja di bawah 100
J umlah J am Kerja Rata -Rata di atas Basi c

B. LAGGING INDICATORS

LAGGING INDICATORS BULAN INI BULAN LALU KOMULATIF

Hampi r Terjadi Kecelak aan

Insi den di Li ngk ungan Kerja

Pertolongan Pertama

Perawatan Medi s

Wak tu Kejadi an

Kemati an/ Fatali ty

Disiapkan Oleh Disetujui Oleh


PENYEDIA J ASA PENGGUNA J ASA

NAMA NAMA
J ABATAN J ABATAN

Anda mungkin juga menyukai