Analytical Exposition Text
Analytical exposition text adalah jenis teks yang bertujuan untuk menjelaskan pendapat atau
argumen tentang suatu hal dengan cara yang logis.
Teks ini berfokus pada analisis dan penjelasan yang mendalam tentang topik yang dibahas, serta
memberikan pendapat penulis tentang topik tersebut.
Contoh topik yang sering diangkat dalam teks ini adalah isu-isu sosial, politik, lingkungan,
kesehatan, atau pendidikan. Penulis bisa saja mendukung atau menentang topik tersebut, tergantung
pada pandangan pribadi dan tujuan penulis.
Tujuan dan Fungsi Analytical Exposition Text
Tujuan dan fungsi dari analytical exposition adalah untuk mengungkapkan opini yang disertai
argumentasi logis agar pembaca yakin bahwa topik yang dibahas penting.
Singkatnya, teks ini berisi tentang opini penulis. Analytical text ini tidak berusaha untuk mengubah
atau mempengaruhi sudut pandang pembacanya.
Struktur Analytical Exposition
Introduction/Thesis
Bagian ini berfungsi untuk memperkenalkan topik yang akan dibahas dalam teks. Pendahuluan
biasanya dimulai dengan sebuah pernyataan pendapat yang disebut thesis statement.
Thesis statement ini berisi pendapat penulis yang jelas mengenai topik, dan menjadi dasar argumen
yang akan disampaikan dalam teks.
Arguments
Dalam arguments, penulis juga memberikan argumen-argumen pendukung berdasarkan fakta atau data
yang logis.
Reiteration/Conclusion
Bagian terakhir adalah kesimpulan. Di sini, penulis akan mengulang kembali thesis statement dan
argumen-argumen utama yang telah disampaikan sebelumnya.
Tujuan dari reiteration adalah untuk mengingatkan pembaca tentang pendapat penulis dan memberikan
kesimpulan yang kuat.
Karakteristik dan Kaidah Kebahasaan/Language Features Analytical Exposition Text
1. Menggunakan simple present tense.
2. Menggunakan connective words atau kata penghubung untuk menghubungkan antar ide.
Connective words ini bisa ditulis dalam bentuk frasa, klausa, kalimat, maupun paragraf.
Untuk menambahkan ide atau pendapat, kamu bisa menggunakan: besides, furthermore, in addition
to, dan lain-lain.
Untuk membandingkan beberapa ide, kamu bisa menggunakan: while, vice versa, whereas, but, on
the other hand, meanwhile, dan lain-lain.
Untuk menunjukkan sebab-akibat, kamu bisa menggunakan: because, by, despite, as a result, dan
lain-lain.
3. Menggunakan kata-kata yang bersifat opini (seem, feel, think, know, realize, dan lain-lain).