0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan21 halaman

Rencana Pembelajaran Teks Prosedur VIII

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran mendalam untuk teks prosedur di kelas VIII, yang mencakup tujuan, materi, dan metode pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif. Siswa akan belajar menyusun teks prosedur melalui berbagai aktivitas seperti permainan, diskusi kelompok, dan proyek berbasis pembelajaran. Pendekatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan bahasa, kreativitas, dan nilai-nilai Pancasila dalam konteks pembelajaran.

Diunggah oleh

arinifatkhataeni93
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan21 halaman

Rencana Pembelajaran Teks Prosedur VIII

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran mendalam untuk teks prosedur di kelas VIII, yang mencakup tujuan, materi, dan metode pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif. Siswa akan belajar menyusun teks prosedur melalui berbagai aktivitas seperti permainan, diskusi kelompok, dan proyek berbasis pembelajaran. Pendekatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan bahasa, kreativitas, dan nilai-nilai Pancasila dalam konteks pembelajaran.

Diunggah oleh

arinifatkhataeni93
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM (RPM)

PROCEDURE TEXT

A. Identitas Modul
Judul Modul : RPM Procedure Text
Penyusun :
Instansi :
Tahun Ajaran : 2025/2026
Kelas / Fase : VIII / D
Alokasi Waktu : 10 JP (5 Pertemuan)
B. Identifikasi
Kategori Deskripsi
Peserta Didik o Siswa sudah mengenal kosa kata benda dan tindakan dasar, namun
masih kesulitan menyusun instruksi secara runtut dan sesuai struktur
procedure text.
o Siswa memiliki minat tinggi jika pembelajaran dikaitkan dengan
game, aktivitas visual, dan praktik nyata.
o Aktivitas kompetitif, kreatif, dan interaktif lebih menarik perhatian
siswa.
Materi Pelajaran Procedure Text
1. Definition
A procedure text is a type of text that explains how to make or do
something through a series of steps.
2. Social Function
To give instructions on how to make or do something.
3. Generic Structure
1. Goal (The Purpose of the Activity) - Menjelaskan tujuan dari
kegiatan atau produk yang akan dibuat.
Example:
How to Make a Cup of Tea
2. Materials/Ingredients (What We Need) - Menyebutkan bahan atau
alat yang diperlukan.
Contoh untuk “How to Make a Cup of Tea”:
A tea bag, Hot water, A cup, Sugar or honey (optional), A spoon
3. Steps (Instructions in Order) - Menyampaikan langkah-langkah
secara urut menggunakan imperative sentences dan sequencers
(First, Then, Next, Finally).
Contoh– How to Make a Cup of Tea
Boil the water.
Put a tea bag into the cup.
Pour hot water into the cup.
Add sugar or honey as you like.
Stir well.
Enjoy your tea.
4. Language Features
• Action verbs (cut, mix, pour, turn on)
• Imperative sentences (Open the bottle, Mix the flour)
• Connectors/Sequencers (first, then, next, finally)
• Simple present tense
Disiplin Profil Pembelajaran procedure text ini dirancang untuk menumbuhkan berbagai
Lulusan dimensi Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan yang beragam,
kolaboratif, dan kontekstual. Setiap pertemuan berkontribusi pada
pembentukan sikap, nilai, dan keterampilan yang mencerminkan karakter
pelajar Indonesia yang berakhlak mulia, kreatif, dan kompeten di era
global.
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia
• Siswa memulai pembelajaran dengan doa dan sikap hormat kepada
guru serta teman.
• Dalam kegiatan gallery walk dan presentasi, siswa belajar
memberikan komentar dengan sopan dan menghargai karya orang
lain.
• Menumbuhkan rasa syukur atas kemampuan diri dan teman selama
proses belajar.
2. Berkebinekaan Global
• Siswa menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi, bekerja
sama, dan menyampaikan ide secara terbuka.
• Melalui publikasi karya di media sosial, siswa belajar mengenalkan
budaya positif dan sikap santun di dunia digital (digital citizenship).
• Mendorong sikap saling menghargai perbedaan pendapat,
kemampuan, dan minat antar siswa.
3. Gotong Royong
• Kegiatan kolaboratif seperti Jumbled Sentences, Gallery Walk, dan
Snake and Ladder menanamkan semangat kerja sama dan saling
membantu.
• Siswa belajar mendengarkan pendapat teman dan mengambil
keputusan bersama untuk menyusun teks atau menjawab tantangan.
• Melatih tanggung jawab kelompok dan solidaritas dalam mencapai
tujuan bersama.
4. Mandiri
• Siswa bertanggung jawab terhadap tugasnya, baik individu maupun
kelompok.
• Pada proyek akhir (PjBL), siswa membuat procedure text mandiri
sesuai minat dan menentukan sendiri media presentasinya.
• Melatih kemampuan mengatur waktu dan mengambil keputusan
kreatif sesuai potensi pribadi.
5. Bernalar Kritis
• Dalam kegiatan PBL (pertemuan 2–3), siswa menganalisis urutan
kalimat, struktur teks, dan unsur kebahasaan untuk menemukan
pola dan makna.
• Siswa dilatih untuk membandingkan teks buatan sendiri dengan
contoh yang benar agar mampu memperbaiki kesalahan
berdasarkan bukti dan penalaran.
• Mengembangkan kemampuan berpikir logis dan analitis terhadap
teks prosedur.
6. Kreatif
• Siswa menampilkan ide dan ekspresi unik melalui berbagai media
seperti video, poster, komik, atau mini book pada proyek akhir.
• Kegiatan permainan bahasa (Word Search dan Snake and Ladder)
serta publikasi karya di media sosial menumbuhkan semangat
inovasi dan eksplorasi.
• Mendorong siswa untuk menghasilkan karya yang fungsional,
menarik, dan komunikatif sesuai konteks kehidupan nyata.
C. Desain Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat menjelaskan langkah membuat atau melakukan sesuatu
secara lisan dengan urutan yang tepat.
2. Siswa dapat menemukan tujuan, bahan, dan langkah-langkah dari
teks prosedur sederhana.
3. Siswa dapat menulis procedure text (7–10 kalimat) tentang cara
membuat atau melakukan sesuatu.
Topik Pembelajaran How to Make / How to Do Something
Praktik Pedagogis • Discovery Learning – Pertemuan 1
Siswa diarahkan untuk menemukan sendiri konsep action verbs
dalam procedure text melalui kegiatan Word Search (mencari kata
tersembunyi) dan Fill in the Blanks (melengkapi kalimat rumpang).
Kegiatan ini menuntun siswa mengamati, menanya, mencoba, dan
menalar, sehingga mereka dapat menyimpulkan ciri kebahasaan
procedure text secara mandiri.
• Problem Based Learning (PBL) – Pertemuan 2
Siswa memecahkan masalah berupa kalimat acak yang harus
disusun menjadi teks yang runtut. Melalui diskusi kelompok dan
kegiatan Gallery Walk, siswa belajar memahami struktur teks
prosedur (goal–materials–steps) secara kontekstual.
• Problem Based Learning (PBL) – Pertemuan 3
Siswa menganalisis teks yang telah disusun untuk menemukan
tujuan, struktur, dan ciri kebahasaan. Proses analisis dilakukan
melalui diskusi kelompok dan presentasi hasil. Guru berperan
sebagai fasilitator yang menuntun siswa menemukan kesimpulan
dari data yang mereka amati.
• Cooperative Learning (Tipe Team Games Tournament) –
Pertemuan 4
Siswa menguatkan pemahaman konsep melalui permainan edukatif
Snake and Ladder. Setiap langkah berisi pertanyaan atau tantangan
terkait procedure text. Kegiatan ini menumbuhkan semangat kerja
sama, kompetisi sehat, dan pembelajaran yang menyenangkan.
• Project Based Learning (PjBL) – Pertemuan 5
Siswa membuat procedure text secara mandiri sesuai minat
(pembelajaran berdiferensiasi). Mereka bebas memilih topik dan
media presentasi (poster, video, slide, mini book, atau komik).
Proyek ini ditutup dengan publikasi karya di media sosial sebagai
tugas tidak terstruktur.

2. Pendekatan Pembelajaran

Seluruh rangkaian pembelajaran menggunakan Genre-Based Approach


(GBA) dengan tahapan sebagai berikut:

1. Building Knowledge of the Field (BKOF) – dilakukan pada


pertemuan 1–2 melalui permainan kosakata dan penyusunan teks
bersama.
2. Modeling of the Text – dilakukan pada pertemuan 2–3, ketika guru
dan siswa menganalisis contoh teks serta menemukan struktur dan
ciri kebahasaan.
3. Joint Construction of the Text – dilakukan pada pertemuan 2–3,
saat siswa bekerja sama menyusun teks dari kalimat acak dan
menganalisisnya.
4. Independent Construction of the Text – dilakukan pada
pertemuan 5, ketika siswa menulis dan mempresentasikan
procedure text mandiri sesuai minat dan media pilihan mereka.

3. Metode Pembelajaran

• Collaborative Learning
Digunakan pada pertemuan 2 dan 3 saat siswa bekerja dalam
kelompok untuk menyusun, menganalisis, serta memberi umpan
balik pada hasil kerja teman (gallery walk dan presentasi).
• Contextual Teaching and Learning (CTL)
Diterapkan pada pertemuan 1–3 dengan mengaitkan materi
procedure text pada aktivitas nyata seperti membuat makanan,
kerajinan, atau minuman.
• Game-Based Learning
Diterapkan pada pertemuan 4 melalui permainan Snake and Ladder
yang berisi soal dan tantangan bahasa.
• Differentiated Learning (Produk)
Diterapkan pada pertemuan 5 dengan memberi kebebasan siswa
menentukan topik dan media karya mereka sesuai minat dan gaya
belajar.

Kemitraan 1. Guru Bahasa Indonesia


Pembelajaran Membantu siswa memahami konsep teks instruksi dalam bahasa ibu
sehingga lebih mudah membandingkan dengan procedure text bahasa
Inggris.
2. Guru IPA / Prakarya
Mendukung siswa dengan memberikan contoh kegiatan nyata
(misalnya eksperimen sederhana atau cara membuat produk
prakarya).
3. Guru TIK
Mendukung siswa dalam membuat media presentasi procedure text
yang mereka buat
Lingkungan 1. Ruang Kelas Interaktif
Pembelajaran Kegiatan belajar dilaksanakan di ruang kelas dengan dukungan media
cetak seperti potongan instruksi, kartu domino, kartu kata, sticky
notes, kertas manila, serta papan tulis interaktif.
Media tersebut digunakan untuk aktivitas seperti Word Search,
gallery walk, Snake & Ladder, dan diskusi kelompok sehingga siswa
aktif bergerak, berdiskusi, dan berinteraksi.
2. Lingkungan Virtual
Guru memanfaatkan platform digital (Canva, PowerPoint, Sosial
media, atau WhatsApp Group) untuk mengekspose hasil karya siswa.
Lingkungan virtual juga mendukung kolaborasi di luar jam tatap
muka, seperti memberikan peer feedback terhadap tulisan atau
mengunggah produk kreatif (video, poster tutorial).
3. Budaya Belajar
Pembelajaran diciptakan dengan suasana yang kolaboratif, di mana
siswa terbiasa bekerja dalam kelompok (menyusun teks bersama,
bermain game, saling memberi umpan balik) dan saling mendukung.
Suasana belajar juga kreatif, memberi ruang bagi siswa untuk
mengekspresikan ide dalam bentuk teks, gambar, video, maupun
demonstrasi.
Guru menjaga agar kelas tetap menyenangkan, misalnya melalui ice
breaking, permainan bahasa, apresiasi terhadap karya siswa, dan
pemberian kesempatan untuk bereksperimen dengan media presentasi
yang beragam.
4. Lingkungan Rumah / Kehidupan Sehari-hari
Siswa melakukan praktik nyata sesuai teks prosedur, misalnya
membuat teh, memasak mie instan, atau mencuci tangan.
Orang tua dapat mendukung dengan memberikan bahan/alat atau
membantu merekam video presentasi siswa.
Pemanfaatan digital 1. Canva / PowerPoint
Digunakan siswa untuk membuat poster tutorial atau slide instruksi
agar procedure text lebih menarik.
Membantu siswa mengekspresikan ide secara visual dan kreatif.
2. Aplikasi Video (HP / Laptop)
Siswa dapat membuat video pendek menampilkan langkah-langkah
procedure text (misalnya memasak mie instan, membuat minuman).
Mendukung project based learning dan diferensiasi produk presentasi.
3. Sosial Media (tiktok, IG)
Menjadi wadah bagi siswa untuk mengunggah karya (teks, poster,
video) dan memberikan komentar.
Mendukung peer feedback dan kolaborasi di luar jam tatap muka.
D. Pengalaman Pembalajaran
Pertemuan 1
Kegiatan awal 1. Orientasi
• Guru menyapa siswa dengan ramah, menanyakan kabar mereka,
dan mengajak berdoa sebelum memulai pelajaran.
• Guru memeriksa kehadiran dan memastikan kesiapan belajar siswa
(alat tulis, buku, dan perhatian mereka).
• Guru menciptakan suasana positif dengan memberikan ice breaking
ringan, seperti menanyakan makanan favorit atau aktivitas
memasak sederhana yang mereka sukai.
“Who likes cooking at home? What food do you like to cook or help
to make?”
• Guru mengaitkan percakapan ringan tersebut dengan topik
pelajaran hari ini, yaitu tentang action verbs in procedure text.

2. Pertanyaan Pemantik (Stimulation)


• Guru lalu menanyakan:
“What do you usually do when you want to cook something?”
• Siswa menanggapi dengan jawaban sederhana seperti I wash the
vegetables, I cut the onion, I fry the egg, dll.
• Guru menuliskan beberapa jawaban siswa di papan tulis dan
menyoroti bahwa semua kata tersebut merupakan kata kerja (verbs)
yang menunjukkan tindakan.

3. Apersepsi
• Guru menampilkan contoh teks sederhana berjudul How to Make a
Cup of Tea melalui proyektor atau papan tulis.
• Siswa membaca teks secara bersama-sama atau bergiliran.
• Guru menanyakan:
• “Can you find the action words in this text?”
• Siswa menyebutkan kata-kata seperti boil, pour, add, stir, dan
serve.
• Guru menyoroti kata-kata tersebut dengan penanda (spidol warna
berbeda atau highlight) dan menjelaskan bahwa kata-kata itu adalah
action verbs yang digunakan dalam procedure text.

4. Tujuan & Motivasi


• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini, misalnya:
“Today, we will learn about action verbs used in procedure texts,
and how to use them correctly when writing simple instructions.”
• Guru menjelaskan manfaat mempelajari materi ini, misalnya agar
siswa dapat menulis teks petunjuk (resep, langkah membuat
sesuatu, dll.) dengan benar.
• Guru memberikan motivasi:
“If you know more action verbs, it will be easier for you to write
your own recipe or instruction later. It also can make you
understand about the instruction how to make, use, and do
something. Let’s learn and have fun

Kegiatan inti Discovery Learning


1. Stimulation & Exploration
• Guru membuka pelajaran dengan permainan singkat berupa tebak
gambar atau perintah sederhana (misalnya: Stand up! Sit down!
Open your book!) untuk menstimulasi pemahaman awal siswa
tentang kalimat perintah.
• Guru kemudian menanyakan: “Apa kesamaan dari kalimat yang
barusan saya ucapkan?”
• Siswa menjawab dengan dugaan masing-masing.
2. Problem Statement (Identifikasi Masalah)
• Guru membagi siswa ke dalam kelompok kecil (4 orang) secara
heterogen.
Guru menjelaskan bahwa dalam setiap kelompok akan ada
pembagian peran:
o satu orang sebagai word finder (pencari kata),
o satu sebagai translator (penerjemah),
o satu sebagai writer (penulis),
o dan satu sebagai presenter.
o Siswa bergabung dengan kelompoknya, menentukan peran,
dan bersiap menerima lembar kegiatan (kegiatan ini juga
dilakukan bersama-sama sesuai kesepakatan kelompok).
• Guru membagikan Word Search worksheet berisi kata kerja seperti
mix, cut, pour, boil, stir, fry, dan add.

3. Data Collection (Pengumpulan Data)


• Siswa mencari dan melingkari kata kerja yang mereka temukan
pada lembar kerja tersebut.
• Guru berkeliling kelas untuk memberikan bimbingan dan motivasi,
serta menanyakan beberapa kata yang sudah ditemukan oleh siswa
untuk memancing antusiasme.

4. Data Processing (Pengolahan Data)


• Setelah menemukan kata-kata kerja, guru meminta siswa
mengartikan kata yang di temukan.
• Siswa diminta melengkapi kalimat tersebut menggunakan kata
kerja yang telah mereka temukan pada permainan Word Search.
• Guru memberikan contoh satu atau dua kalimat sebagai panduan,
lalu memeriksa pekerjaan siswa secara acak untuk memastikan
pemahaman mereka.

3. Verification (Pembuktian)
• Siswa mengoreksi pekerjaan kelompok lain dengan bimbingan
guru.
• Guru menuliskan beberapa kata kerja di papan tulis dan mengajak
siswa mendiskusikan arti serta penggunaannya dalam konteks
memasak.
• Siswa menulis tiga kalimat lain menggunakan kata kerja tersebut
secara mandiri atau berpasangan.
• Beberapa siswa dipilih untuk membacakan kalimat mereka di depan
kelas, sementara siswa lain memberikan tanggapan atau koreksi
dengan bimbingan guru.

Kegiatan Penutup 1. Refleksi dan Umpan Balik


• Guru mengajak siswa melakukan refleksi singkat tentang
pembelajaran hari ini dengan pertanyaan pemantik seperti:
“What did you learn today?”
“Can you give me some examples of action verbs?”
• Siswa menjawab secara lisan, baik secara individu maupun
bersama-sama.
• Guru menanggapi jawaban siswa dengan umpan balik positif dan
klarifikasi jika ada yang masih kurang tepat.
• Guru memberikan umpan balik terhadap hasil kerja dan perilaku
siswa selama kegiatan (kerja sama, partisipasi, dan ketepatan
bahasa).

2. Kesimpulan Bersama
• Dengan bimbingan guru, siswa menyimpulkan hasil pembelajaran
hari ini, misalnya:
“Action verbs are words that show actions or activities in
procedure texts, such as mix, cut, pour, boil, stir, and add.”
• Guru memperkuat pemahaman dengan memberikan contoh
tambahan singkat dan mengaitkannya dengan kegiatan sehari-hari
(misalnya: We use action verbs when we give instructions or
recipes.).

3. Evaluasi dan Penguatan


• Guru memberikan umpan balik dan menegaskan kembali
penggunaan kata kerja yang benar dalam konteks procedure text.

4. Penutupan dan Apresiasi


• Guru memberikan apresiasi kepada siswa atas partisipasi dan kerja
sama selama pembelajaran, misalnya dengan pujian:
“Great job today, everyone! You’ve learned a lot of new action
verbs!”
• Guru memberikan apresiasi kepada kelompok yang paling aktif dan
hasilnya paling baik, misalnya dengan julukan “Word Master of the
Day”.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya.
• Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan salam penutup.

Pertemuan 2
Kegiatan awal 1. Orientasi
• Guru menyapa siswa dengan ramah, menanyakan kabar mereka,
dan mengajak berdoa sebelum memulai pelajaran.
• Guru memeriksa kehadiran dan memastikan kesiapan belajar siswa
(kebersihan kelas, kerapian, buku, dan perhatian mereka).
• Guru menciptakan suasana positif dengan ice breaking ringan,
misalnya menanyakan pengalaman atau aktivitas yang berhubungan
dengan pelajaran sebelumnya.
“Last week, we learned about some vocabularies related to
procedure text. Can you tell me what you still remember?”
• Guru menanggapi dengan pujian dan mengaitkan kembali dengan
topik hari ini.
“Good! Today we will continue learning by arranging sentences to
make a complete and meaningful text.”

2. Pertanyaan Pemantik (Stimulation)


• Guru menanyakan:
“What will happen if the steps in a recipe or instruction are not in
the right order?”
• Guru menegaskan pentingnya urutan kalimat dalam teks prosedur.
“Yes, that’s right. The order of sentences is very important so the
readers can follow the steps correctly.”

3. Apersepsi
• Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan bekerja dalam
kelompok untuk menyusun kalimat acak menjadi teks yang runtut,
menebak judul teks tersebut, menggambar ilustrasi sesuai isi teks,
dan mempresentasikannya kepada teman-teman.
• Guru juga menyampaikan bahwa setelah presentasi, siswa akan
melakukan gallery walk dan memberikan komentar positif untuk
karya kelompok lain.

4. Tujuan & Motivasi


• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran:
“Today, you will learn how to organize sentences into a good and
logical text. You will also practice teamwork, creativity, and
speaking in English.”
• Guru menjelaskan manfaat kegiatan ini:
“This activity will help you understand how to write a clear
procedure text, and it will be fun because you can draw and share
your work with others.”
• Guru memberikan motivasi:
“Let’s see which group can make the best and most creative text
and picture! Remember, teamwork makes everything better!”

Kegiatan inti Problem Based Learning


1. Orientasi pada Masalah (Pendahuluan)
• Guru memulai dengan pertanyaan “Have you ever followed
instructions to make something, like a cup of tea or an origami?”
“What happens if the steps are in the wrong order?”
• Siswa menanggapi dengan pendapat mereka.
• Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan belajar menyusun
kalimat acak menjadi teks utuh, menebak judul, menganalisis
tujuan, struktur, dan unsur kebahasaan teks tersebut, lalu
mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan bahwa
kegiatan ini akan dilakukan secara berkelompok.

2. Mengorganisasi Peserta Didik (Pengelompokan dan Tugas)


• Guru membagi siswa ke dalam kelompok kecil (4–5 orang) dan
membagikan lembar potongan kalimat acak serta lembar kerja
analisis teks kepada setiap kelompok.
• Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan dan kriteria
keberhasilan.
• Siswa duduk sesuai kelompoknya, membaca instruksi dengan
seksama, dan membagi peran di dalam kelompok (penyusun,
pencatat, pembaca, analis, dan penyaji). Mereka mempersiapkan
alat tulis dan mulai bekerja sama.

3. Membimbing Penyelidikan Mandiri dan Kelompok


• Siswa mulai menyusun potongan kalimat acak hingga membentuk
paragraf yang utuh dan bermakna. Guru berkeliling memantau
kegiatan setiap kelompok, memberikan bimbingan dan pertanyaan
pemicu berpikir kritis seperti:
“Which sentence should come first?”
“Does this step make sense before or after the previous one?”
“What happens if we change the order?”
• Setelah teks tersusun, siswa menebak judul yang paling sesuai
dengan isi teks tersebut. Guru membantu siswa meninjau pilihan
judul yang relevan.
• Selanjutnya, siswa menggambar ilustrasi yang berkaitan dengan
text yang disusun tersebut

4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya


• Setelah penyelidikan selesai, guru minta siswa untuk mendisplay
karya pada papan tulis atau dinding (gallery walk)
• Siswa dari kelompok lain memberikan komentar secara tertulis
pada setiap karya kelompok lain (1 kelompok wajib dan 1
kelompok pilihan)
• Guru mempersilakan tiap kelompok untuk mempresentasikan
hasil kerja mereka di depan kelas. Dan memberi tanggapan atas
komentar yang telah ditulis oleh kelompok lain.
• Siswa dari kelompok lain menyimak presentasi, memberikan
pertanyaan atau masukan terhadap hasil kelompok penyaji.
• Guru memfasilitasi diskusi kelas, menegaskan kembali poin-poin
penting dari analisis tiap kelompok, dan memberikan umpan balik
positif terhadap proses dan hasil kerja.

Kegiatan Penutup 1. Kesimpulan:


• Guru mengajak siswa untuk bersama-sama menyimpulkan
pembelajaran hari ini.
“Let’s review what we have done today. What did we learn?”
• Guru menegaskan kesimpulan:
“Excellent! So today, we learned how to arrange jumbled
sentences into a coherent and meaningful text, and how important
the correct order is in a procedure text.”

2. Umpan Balik (Feedback)


• Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi dan kreativitas
siswa selama kegiatan.
“I’m proud of your teamwork and creativity today. You did a
great job arranging the text and presenting it clearly.”
• Guru juga memberikan umpan balik umum terkait penggunaan
bahasa dan kerja sama.
“Next time, try to speak a little louder and use English more
confidently during your presentation.”
• Beberapa siswa diminta memberikan komentar positif terhadap
proses belajar hari ini.
“What did you like most about today’s activity?”

3. Refleksi (Reflection)
• Guru memandu refleksi singkat dengan pertanyaan:
“What have you learned from this activity?”
“What was easy or difficult for you?”
“How can we make our text better next time?”
• Guru menegaskan bahwa setiap kelompok telah berusaha dengan
baik, dan hasil mereka akan menjadi dasar untuk pembelajaran
berikutnya.

4. Tindak Lanjut (Follow-up)


• Guru menjelaskan kegiatan pertemuan berikutnya:
“In the next meeting, we will analyze the texts you have arranged
today. We will learn to identify their purpose, structure, and
language features.”
• Guru menutup pelajaran dengan memberi motivasi dan salam.
“Great work today, everyone! You’re getting better at writing and
understanding procedure texts. See you next time!”

Pertemuan 3
Kegiatan Awal 1. Orientasi
• Guru menyapa siswa dengan ramah, menanyakan kabar mereka,
dan mengajak berdoa sebelum memulai pelajaran.
• Guru memeriksa kehadiran serta memastikan kesiapan belajar
siswa (kebersihan, kerapian, dan teks hasil pertemuan
sebelumnya).
• Guru menciptakan suasana positif dengan percakapan ringan.
“Last meeting, you did a great job arranging sentences into a
complete procedure text. How did you feel about that activity?”
• Guru memberikan pujian dan mengaitkan dengan kegiatan hari
ini.
“Good! Today, we will use the texts you made last time to learn
more deeply about their structure and language.”

2. Pertanyaan Pemantik (Stimulation)


• Guru menanyakan:
“Do you know what a procedure text is used for?”

3. Apersepsi
• Guru menjelaskan secara singkat bahwa selain struktur, teks juga
memiliki language features, seperti action verbs, imperatives, dan
connectives.
• Guru menjelaskan bahwa hari ini siswa akan menganalisis teks
buatan mereka sendiri untuk menemukan:
1) The purpose (tujuan)
2) The structure (goal, materials, steps)
3) The language features (kata kerja tindakan, urutan kata,
konjungsi, dll.)

4. Tujuan & Motivasi


• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini:
“Today, we will analyze our own texts to understand their
purpose, structure, and language features. You will work in
groups and share your analysis with the class.”
• Guru menjelaskan manfaatnya:
“This activity will help you understand how a good procedure text
is organized, so you can write one correctly later.”
• Guru memberikan motivasi:
“Let’s work together and be active today! Each group will be the
‘expert’ of their own text. Be ready to explain and present your
analysis clearly.”

KegiatanInti Problem Based Learning


1. Fase 1 – Orientasi terhadap Masalah
• Guru membuka dengan pernyataan pemantik dan permasalahan:
“Last meeting, you arranged a procedure text. But do you know if
your text already has the right structure and language features?”
• Guru menampilkan contoh teks di papan tulis dan bertanya:
“What makes this text easy to understand? Why is the order and
the language important?”
• Guru menjelaskan bahwa permasalahan yang akan diselesaikan
hari ini adalah menganalisis apakah teks buatan kelompok sudah
sesuai dengan tujuan, struktur, dan ciri kebahasaan procedure text.
• Guru menuliskan fokus masalah di papan:
1. What is the purpose of your text?
2. What is the structure of your text?
3. What are the language features used in your text?

2. Fase 2 – Mengorganisasi Siswa untuk Belajar


• Guru membagi siswa ke dalam kelompok (kelompok yang sama
seperti pertemuan sebelumnya).
• Guru menjelaskan langkah kerja:
1. Read your group’s text again.
2. Identify the goal (purpose).
3. Find and mark the structural parts (materials/ingredients and
steps).
4. Highlight the language features (action verbs, imperatives,
adverbs, connectors).
• Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan
mempresentasikan hasil analisisnya di depan kelas.

3. Fase 3 – Membimbing Penyelidikan Individu dan Kelompok


• Siswa bekerja dalam kelompok untuk menganalisis teks mereka
berdasarkan panduan yang diberikan.
• Guru berkeliling ke setiap kelompok untuk membimbing,
memberi arahan, dan membantu jika ada kesulitan dalam
mengidentifikasi bagian teks atau kata kerja tindakan.
• Guru memberikan pertanyaan pemandu seperti:
– “Where can you find the goal in your text?”
– “What verbs are used in your steps?”
– “Do you use connectors like then, after that, or finally?”
• Siswa berdiskusi dan menuliskan hasil analisis mereka di lembar
kerja.

4. Fase 4 – Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya


• Setelah waktu diskusi selesai, setiap kelompok menyiapkan
presentasi singkat (3–5 menit) untuk menyampaikan hasil
analisisnya.
Masing-masing kelompok menuliskan hasil diskusi mereka di
papan tulis
• Kelompok lain mendengarkan dan menanggapi dengan komentar
positif atau pertanyaan singkat.
• Guru memberikan umpan balik langsung terhadap presentasi,
menegaskan konsep yang benar, dan meluruskan jika ada
kesalahan pemahaman.

5. Fase 5 – Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan


Masalah
• Siswa memberikan refleksi atas hasil kerja mereka dan kelompok
lain.
• Guru bersama siswa menyimpulkan ciri-ciri procedure text yang
baik:
– Memiliki tujuan yang jelas
– Memiliki struktur lengkap (goal, materials, steps)
– Menggunakan action verbs, imperatives, connectors, dan
adverbs secara tepat
• Guru menegaskan kembali manfaat kegiatan hari ini:
“Now you know how to identify and analyze procedure texts
correctly. This will help you write better texts next time.”

Kegiatan Penutup 1. Kesimpulan (Conclusion)


• Guru mengajak siswa merefleksikan kegiatan hari ini dengan
pertanyaan pemandu:
“So, what did we learn today?”
• Guru menegaskan kembali kesimpulan pembelajaran:
“Excellent! Today we learned how to analyze a procedure text to
find its purpose, structure, and language features. You also
learned how to explain your ideas clearly through group
discussion and presentation.”

2. Umpan Balik (Feedback)


• Guru memberikan apresiasi terhadap usaha dan partisipasi siswa
selama proses belajar:
“I’m very happy to see how well you worked together in your
groups. You could identify the parts of the text and explain them
clearly. Great job!”
• Guru juga memberi umpan balik membangun terkait bahasa dan
sikap:
“Next time, try to speak more confidently in English when
presenting your ideas.”
• Guru meminta beberapa siswa menyampaikan pendapat tentang
kegiatan hari ini:
“What part of today’s activity did you enjoy the most?”

3. Refleksi (Reflection)
• Guru memandu refleksi singkat dengan pertanyaan:
“What was easy or difficult for you today?”
“What can we improve next time?”
• Guru menegaskan pentingnya kemampuan menganalisis teks
sebelum menulis sendiri.
“Understanding the structure and language of a text will make it
easier for you to create your own procedure text later.”

4. Tindak Lanjut (Follow-up)


• Guru menyampaikan rencana kegiatan pertemuan berikutnya
dengan antusias:
“In our next meeting, we will have a fun game — Snake and
Ladder! You will answer questions and do challenges related to
procedure text.”
• Guru menjelaskan tujuan permainan tersebut:
“The game will help you review what you’ve learned about
purpose, structure, and language features.”
• Guru memberikan tugas ringan sebagai persiapan:
“For homework, please review your notes about procedure text
and be ready for the game next meeting!”
• Guru menutup pelajaran dengan motivasi dan salam:
“You did great today! Keep practicing, and let’s have more fun
learning next time. See you!”

Pertemuan 4
Kegiatan awal 1. Orientasi
• Guru menyapa siswa, menanyakan kabar, dan mengajak berdoa
sebelum memulai pelajaran.
• Guru menciptakan suasana menyenangkan dengan menanyakan:
“Are you ready for a fun game today?”

2. Apersepsi
• Guru meninjau ulang materi sebelumnya dengan tanya jawab
singkat:
“What is the purpose of a procedure text?”
“What are the parts of a procedure text?”
“What action verbs do you know?”
• Guru menegaskan bahwa semua pertanyaan seperti itu akan
muncul dalam permainan hari ini.

3. Tujuan dan Motivasi


• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan mekanisme kegiatan:
“Today we will play Snake and Ladder to review everything
you’ve learned about procedure texts. You will play in teams,
answer questions, and do small challenges. Let’s see which team
can reach the finish line first!”
• Guru memberikan motivasi:
“This game will help you remember all the things we learned
while having fun together.”

Kegiatan inti Cooperative Learning Tipe TGT


1. Fase 1 – Penyajian Materi Singkat (Teacher Presentation)
• Guru menjelaskan kembali secara singkat poin utama procedure
text:
– Purpose: to tell how to make/do something.
– Structure: goal, materials, steps.
– Language features: action verbs, imperatives, connectors,
adverbs.
• Guru menunjukkan papan permainan Snake and Ladder dan
menjelaskan aturan main.

2. Fase 2 – Pembentukan Tim


• Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok (2–3 orang per
kelompok).
• Setiap kelompok diberi nama, misalnya: The Movers, The Chefs,
The Fast Steps, The Smart Makers.
• Guru menyiapkan dadu dan pion untuk tiap kelompok.

3. Fase 3 – Permainan / Turnamen (Games Tournament)


• Kelompok bermain secara bergiliran.
• Setiap kali pion berhenti di angka tertentu, siwa membaca
pertanyaan atau tantangan terkait materi procedure text.
Contoh yang tercantum pada kartu pertanyaan:
1. “What is the goal of a procedure text?”
2. “Say a sentence using an imperative verb.”
3. “Mention 3 connectors used in procedure texts.”
Contoh tantangan:
– “Act out one step of making fried rice.”
– “Spell the word boil or stir.”
– “Translate this step: ‘Potong bawang menjadi kecil.’”
• Jika kelompok menjawab benar, mereka bisa melangkah sesuai
hasil dadu. Jika salah, giliran berpindah ke kelompok lain.

4. Fase 4 – Penghargaan Tim (Team Recognition)


• Setelah waktu permainan habis atau satu kelompok mencapai
garis akhir, guru menghitung skor.
Guru memberi penghargaan simbolis, misalnya:
The Most Active Team
The Smartest Team
The Best Teamwork

Kegiatan Penutup 1. Kesimpulan (Conclusion)


• Guru mengajak siswa menyimpulkan kegiatan hari ini.
“So, what have we done today?”
• Guru menegaskan kesimpulan pembelajaran:
“Excellent! Today we reviewed the purpose, structure, and
language features of a procedure text through a fun game. You
remembered and used what you learned very well.”

2. Umpan Balik (Feedback)


• Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi dan sikap siswa:
“I’m so proud of your teamwork and enthusiasm. Everyone did
their best to answer and support their team.”
• Guru juga memberi umpan balik ringan untuk pengembangan
selanjutnya:
“Next time, try to speak more confidently in English when
answering the questions.”
• Guru menanyakan pendapat siswa:
“What did you like most about today’s activity?”

3. Refleksi (Reflection)
• Guru mengajak siswa merefleksikan pembelajaran dengan
pertanyaan pemandu:
“What have you learned from this game?”
“What questions helped you remember the lesson the most?”
• Guru menegaskan pentingnya penguasaan konsep sebelum
membuat teks sendiri:
“Now you know the structure and language of a procedure text,
so you’re ready to make your own next meeting!”

4. Tindak Lanjut (Follow-up)


• Guru menjelaskan kegiatan pada pertemuan berikutnya:
“In the next meeting, you will create your own procedure text.
You can choose a topic based on your interest — for example,
how to make your favorite food, how to make a simple craft, or
how to do your hobby. It’s your choice!”
• Guru menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pembelajaran
berdiferensiasi produk, di mana setiap siswa akan menghasilkan
karya yang berbeda sesuai minat dan kemampuan mereka.
• Guru menutup pembelajaran dengan motivasi dan salam positif:
“You did an amazing job today! I can’t wait to see your creative
procedure texts next time. See you and keep learning!”

Pertemuan 5
Kegiatan awal 1. Orientasi
• Guru menyapa siswa dengan ramah, menanyakan kabar, dan
mengajak berdoa bersama.
• Guru membangun suasana positif dengan percakapan ringan:
“Last meeting, you showed great teamwork in our Snake and
Ladder game. Are you ready for a creative challenge today?”

2. Apersepsi
• Guru meninjau kembali konsep penting:
“What are the parts of a procedure text?”
“What are some examples of procedure texts you know?”
• Guru menegaskan:
“Great! Today, you will make your own procedure text, and you
can choose any topic you like.”

3. Tujuan & Motivasi


• • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini:
“Today, you will create your own procedure text based on your
interests. You can choose what you want to write about and how
you want to present it.”
• Guru memberi motivasi:
“This is your chance to show your creativity! You can write about
cooking, crafting, sports, hobbies, or anything you like.”

Kegiatan inti Menggunakan Sintak Model Project-Based Learning (PjBL)

1. Fase 1 – Penentuan Pertanyaan Mendasar (Start with the


Essential Question)
• Guru memulai dengan pertanyaan pemantik:
“What do you want to teach other people to make or do?”
• Siswa memikirkan ide-ide seperti:
– How to make a cup of dalgona coffee
– How to make a paper flower
– How to play a simple game
– How to make a friendship bracelet, dll.
• Guru membantu siswa menuliskan ide di buku catatan mereka.

2. Fase 2 – Mendesain Perencanaan Proyek (Design the Project Plan)


• Guru menjelaskan bahwa setiap siswa bebas memilih:
1. Topik sesuai minat dan pengalaman.
2. Media produk:
– Tulisan di kertas bergambar (poster)
– PowerPoint / Google Slides
– Video pendek (tutorial sederhana)
– Buku mini (mini book)
– Ilustrasi digital / komik prosedur singkat
3. Guru memberi contoh tampilan dari berbagai media agar
siswa terinspirasi.
4. Guru membagikan worksheet panduan berisi poin-poin:
• Title (Judul)
• Materials / Ingredients
• Steps

3. Fase 3 – Pelaksanaan Proyek (Create the Product)


• Siswa mulai menyusun procedure text masing-masing.
• Guru berkeliling membantu siswa memilih kosakata,
memperbaiki struktur, dan memberikan bimbingan personal.
• Guru memastikan setiap siswa bekerja sesuai minat dan media
pilihannya.

4. Monitoring dan Bimbingan (Monitor the Progress)


• Guru memberikan umpan balik langsung selama proses
berlangsung.
• Guru menanyakan secara personal:
– “What is your topic?”
– “Can you show me your materials and steps?”
– “What media do you plan to use?”
• Guru membantu siswa memperbaiki penggunaan action verbs dan
connectors.
5. Fase 5 – Presentasi Hasil (Product Presentation)
• Guru menegaskan bahwa seluruh hasil karya akan dipresentasikan
di psoting pada social media seperti tiktok atau Instagram (student
project showcase).

6. Fase 6 – Evaluasi dan Refleksi (Evaluate the Experience)


• Guru mengajak siswa merefleksikan kegiatan hari ini dengan
pertanyaan:
“What did you enjoy most about creating your own text?”
“What was easy or difficult for you?”
Kegiatan Penutup 1. Kesimpulan (Conclusion)
• Guru mengajak siswa menyimpulkan kegiatan hari ini:
“So, what did we do today?”
• Guru menegaskan kembali inti pembelajaran:
“Exactly! Today you have shown that you can create a complete
procedure text using your own ideas and creativity. You also
learned how to express instructions clearly and correctly.”

2. Umpan Balik (Feedback)


• Guru memberikan apresiasi terhadap kerja keras dan kreativitas
siswa:
“I’m really proud of your effort and originality. Each of you
chose different topics and creative ways to present them — that’s
what makes learning interesting!”
• Guru memberikan pujian bagi siswa yang sudah menyelesaikan
proyek dengan baik dan dorongan bagi yang masih perlu waktu
untuk menyempurnakan.

3. Refleksi (Reflection)
• Guru menanyakan pertanyaan reflektif:
“What did you enjoy most about creating your own text?”
“What was challenging for you?”
• Guru menegaskan nilai dari kegiatan hari ini:
“When you choose your own topic and media, you are not just
learning English — you are learning to express yourself and
share your knowledge with others.”

4. Tindak Lanjut (Follow-up)


• Guru menjelaskan rencana kegiatan pertemuan berikutnya:
“In the next meeting, you will present your project in front of the
class. You can bring your poster, show your slides, or play your
video.”
• Guru memberikan tugas tidak terstruktur (enrichment task):
“For our extended activity, I’d like you to post your procedure
text project on your social media — it can be on Instagram,
TikTok, Facebook, or any platform you use.”
• Guru menjelaskan tujuan tugas tersebut:
“This will help you practice sharing your ideas in English with a
wider audience and be proud of your work.”
• Guru menetapkan bahwa deadline posting ditentukan berdasarkan
kesepakatan bersama, misalnya:
“You can post your project in the end of November— let’s agree
on the deadline together.”
• • Guru menutup pelajaran dengan motivasi dan semangat positif:
“I can’t wait to see your projects online! Remember, learning
English can be creative, fun, and meaningful. Great job today,
everyone!”

E. Asesemen Pembelajaran
Waktu
Jenis Asesmen Tujuan Bentuk / Instrumen
Pelaksanaan
Mengetahui pengetahuan awal
Tanya jawab, word search
Diagnostik (Pra siswa tentang teks prosedur dan
Pertemuan 1 (kosakata awal), observasi
Pembelajaran) kosakata tindakan (action
awal.
verbs).
Lembar kerja kelompok
Menilai kemampuan siswa
(Jumbled Sentences
Formatif 1 Pertemuan 2 menyusun kalimat acak menjadi
Worksheet), penilaian proses
teks yang runtut.
kolaborasi.
Mengukur kemampuan siswa
menganalisis teks berdasarkan Lembar analisis teks, rubrik
Formatif 2 Pertemuan 3
tujuan, struktur, dan unsur presentasi hasil diskusi.
kebahasaan.
Kartu pertanyaan dan
Formatif 3 Menguji pemahaman siswa
tantangan dalam Snake and
(Penguatan Pertemuan 4 terhadap konsep procedure text
Ladder Game, observasi
Konsep) melalui permainan edukatif.
partisipasi.
Menilai kemampuan siswa
Produk proyek (poster, video,
Sumatif menulis dan menyajikan
Pertemuan 5 slide, mini book), rubrik
(Penilaian Akhir) procedure text mandiri sesuai
penilaian proyek dan publikasi.
minat dan media pilihan.
F. Lampiran
1. PPT
2. LKPD
3. Media Ajar
4. Instrumen Asesemen Sumatif Harian

Anda mungkin juga menyukai