1
Tanggal Selesai Inspeksi : 12 Januari 2026
INSPEKSI PIPA PENYALUR
SP KELUANG – SIMP.NK11
PT PERTAMINA HULU ROKAN ZONA 4
RAMBA FIELD
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
2
LAPORAN INSPEKSI PIPA PENYALUR
SP KELUANG – SIMP.NK11
PT PERTAMINA HULU ROKAN ZONA 4
RAMBA FIELD
Disiapkan Oleh: Disetujui Oleh :
Raymon.S/Rio Zhaldilla Ferdika Ansori Mukhlis
PT PETROWELL ENERGI PT PERTAMINA HULU ROKAN ZONA 4
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
3
DAFTAR ISI
BAB I LATAR BELAKANG
BAB II PEMERIKSAAN FISIK
BAB III ANALISA DAN PERHITUNGAN TEKNIS
BAB IV KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
LAMPIRAN VISUAL REPORT
THICKNESS MEASUREMENT REPORT
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
4
BAB I
LATAR BELAKANG
I.1. Pendahuluan
Dalam rangka memenuhi aspek keselamatan dan kesehatan kerja Migas di
instalasi pipa penyalur milik PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Ramba Field
dan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 300.K/38/[Link]/1997
tentang keselamatan kerja pipa penyalur minyak dan gas bumi, PT Pertamina
Hulu Rokan Zona 4 Ramba Field melakukan pemeriksaan internal terhadap
peralatan pipa penyalur (water injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
Dari hasil pemeriksaan internal tersebut bertujuan untuk pemenuhan aspek
legalitas dan untuk mengetahui kondisi aktual pipa penyalur. Serta memperoleh
data tentang perubahan – perubahan yang terjadi selama operasi pipa
penyalur, selanjutnya data tersebut dapat digunakan sebagai bahan evaluasi
apakah pipa penyalur layak operasi. Sehingga dapat mengurangi kemungkinan
kegagalan instalasi pipa penyalur tersebut, seperti kebocoran pipa, kecelakaan
kerja, kebakaran dan pencemaran lingkungan yang dapat terhentinya proses
produksi.
I.2. Lokasi Pemeriksaan
Lokasi pemeriksaan teknis terhadap jalur pipa penyalur (water injection) 4” SP
Keluang-Simpang NK11, dimana memiliki bentang jalur pipa sepanjang ± 800
meter.
I.3. Referensi Code / Standard
Adapun code / standard yang digunakan dalam pemeriksaan teknis pipa
flowline tersebut adalah sebagai berikut:
a. SNI 13-3473 Sistem Transportasi Pipa Penyalur untuk Cairan Hidrokarbon
dan cairan lain
b. Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
nomor 32 tahun 2021,
c. Keputusan Menteri Pertambangan Dan Energi No. 300.K/38/[Link]/1997,
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
5
d. ASME B31.4 Pipeline Transportation Systems for Liquids and Slurries.
e. ASME 16.5 Standard For Pipe Flanges And Flanged Fittings.
f. API 6D Standard For Pipeline Valves,
g. API 5L Standard For Line Pipe.
I.4. Peralatan Yang Digunakan.
a. UT Wall thickness
b. Vernier Caliper (Jangka Sorong)
c. Meteran Ukur (100 Meter)
I.5. Data Teknis
Data-data teknis untuk keperluan pemeriksaan teknis peralatan pipa penyalur
penyalur (water injection) 4” dari SP Keluang-Simpang NK11 Jaya milik PT
Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Ramba Field adalah sebagai berikut:
DATA TEKNIS PIPA PENYALUR
Nama Peralatan Pipa penyalur penyalur Water Injection 4” SP
Keluang-Simpang NK11, PT Pertamina Hulu Rokan
Zona 4 Ramba Field.
Standar Pembangunan SNI 13-3473 / ASME B31.4
Kontraktor Pembuat -
Tahun dibuat/digunakan 2020 (asumsi)
Pemilik PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Ramba Field.
Pengguna PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Ramba Field.
Prosedur pengoperasian N/A
Prosedur Pemeliharaan N/A
Prosedur kondisi darurat N/A
Layout Drawing N/A
P&ID dan PFD N/A
Digunakan Untuk Penyaluran Water Injection
Lokasi Keluang Field
Material Pipa Tanpa Identitas (unknown material)
Ukuran Pipa 114,3 mm (OD) x 8,56 mm (T) x 800 m (asumsi)
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
6
Jenis Fluida Air
Piranti Pengaman N/A
Deskripsi Pipa Diatas Permukaan
Tekanan Desain 870 psi (asumsi)
Tekanan Operasi 580 psig
MAOP 870 psi (asumsi)
Kelas Lokasi Kelas 1 Div.2
ROW
Catodic Protection -
Coating/Wrapping Pipa Painting/Wrapping
I.6. Lingkup Pekerjaan
. I.6.1. Pemeriksaan Fisik
I.6.1.1. Pemeriksaan Visual Pipa penyalur
Melakukan pemeriksaan eksternal pipa penyalur yang tidak terpendam
secara visual terhadap kondisi pipa, koneksi sambungan flange, valve,
support dan pondasi, baut dan mur, cat pelindung dan piranti pengaman.
I.6.1.2. Pemeriksaan Lokasi Jalur Pipa Penyalur
Melakukan pemeriksaan jalur pipa (ROW) sepanjang bentang pipa
penyalur sesuai tanpa as built drawing, banyaknya road crossing dan
Railroad crossing pada pipa penyalur tersebut (underground) serta jarak
aman minimum pipa penyalur terhadap bangunan berpenghuni.
I.561.3. Pengukuran Ketebalan Pipa Penyalur
Melakukan pengukuran ketebalan pipa penyalur untuk selanjutnya data
ketebalan pipa yang diperoleh digunakan untuk menghitung laju korosi
dan umur sisa dari pipa penyalur.
I.6.1.4. Verifikasi pengukuran kedalaman Pipa Penyalur
Melakukan verifikasi pengukuran kedalaman pipa penyalur yang
terpendam sesuai dengan regulasi dan standar yang digunakan.
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
7
BAB II
PEMERIKSAAN FISIK
II.1 Pemeriksaan Visual Eksternal & Dimensi Pipa Penyalur
Proses pemeriksaan visual eksternal pipa penyalur terbatas pada bagian yang
tidak terpendam/yang dapat dijangkau. Hasil visual pada kondisi pipa sebagai
berikut :
1. Hampir semua permukaan pipa mengalami korosi permukaan.
II.3 Pengukuran ketebalan pipa penyalur
Melakukan pengukuran ketebalan pipa penyalur yang tidak terpendam yang
dilakukan sesuai dengan prosedur, Sebagai berikut :
[Link]
No KP (m) Actual
(mm)
1 0+000 5,73
2 0+050 6,62
3 0+100 6,36
4 0+150 6,11
5 0+175 5,34
6 0+200 3,64
7 0+250 6,67
8 0+300 6,14
9 0+350 6,62
10 0+400 5,76
11 0+450 5,74
12 0+500 7,10
13 0+550 6,84
14 0+600 6,80
15 0+650 7,09
16 0+700 6,90
17 0+750 7,15
18 0+800 6,77
Note : U/G (pipa terpendam dalam tanah).
II.4 Verifikasi Pengukuran Kedalaman Pipa penyalur terpendam
Verifikasi Pengukuran kedalaman pipa tidak dapat dilakukan, karena pipa di
permukaan.
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
8
BAB III
ANALISA DAN PERHITUNGAN TEKNIS
III.1 Perhitungan Thickness Required, MAOP, Laju Korosi & Remaining Life
III.1.1 Thickness Required pipe 4 in Schedule 80
Tr = (( P x D ) / (2 x S x E x SMSY ) )+ CA
P = 2 ( F x E x SMSY x t ) / D
Dimana :
Design Pressure = 870 Psi (asumsi)
Specified minimum yield streght = 24000 Psi
Ouside Diameter pipe = 4 Inchi (114.3 mm)
Design Factor = 0,72
Longitudinal joint Factor = 1 (Seamless)
Corrosion Allowance (moderate) = 0 in
Toleransi Manufaktur / MT (moderate) = 12.5%
Design Temperatur pipa < 250⁰ F = 1,0
Corrotion rate assumption 0 mm/years, pipe design 20 years.
CA = 0.
Table 1. Minimum Thicknes based on API RP 574.
Ketebalan minimum pipa 4 inchi menurut API RP 574 2.3 mm. Sedangkan
minimum ketebalan peringatan nya 3.1 mm.
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
9
Table 1. Desing factor, F
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
10
III.1.2 Maximum Allowable Operating Pressure Dengan menggunakan Rumus
ASME B3.14
1. Perhitungan MAOP
P = 2 ( F x E x S x t ) / OD
tmin = P x OD / 2 S x F x E
Dimana :
S = SMYS ( PSI)
E = Weld Joint Factor (1)
F = Design Factor (0,72)
OD = Diameter pipa (114,3 mm)
T = Temperature derating factor
Table 2. Basic Allowable Stress
III.1.3 Perhitungan Laju Korosi
1) Perhitungan Laju Korosi
Laju korosi = Ketebalan Nominal – Ketebalan saat pemeriksaan akhir
Tahun Pemeriksaan akhir – Tahun pemasangan pipa
Tahun pemeriksaan = 2026
Tahun pemasangan pipa = 2020
Tahun penyisipan pipa = Unknown
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
11
Laju Korosi Maksimum
No.1 KP 0+000 m Laju korosi maksimum : 0,47 mm/tahun
No.4 KP 0+150 m Laju korosi maksimum : 0,41 mm/tahun
No.5 KP 0+175 m Laju korosi maksimum : 0,54 mm/tahun
No.6 KP 0+200 m Laju korosi maksimum : 0,82 mm/tahun
No.8 KP 0+300 m Laju korosi maksimum : 0,40 mm/tahun
No.10 KP 0+400 m Laju korosi maksimum : 0,47 mm/tahun
No.11 KP 0+450 m Laju korosi maksimum : 0,47 mm/tahun
Table 3. Kategori kualitatif laju korosi baja karbon untuk sistem produksi minyak
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
12
Dari hasil perhitungan laju korosi maksimum pada No.1 KP 0+000 m, No.4 KP
0+150 m, No.5 KP 0+175 m, No.6 KP 0+200 m, No.8 KP 0+300, No.10 KP 0+400
dan No.11 KP 0+450 dimana menurut NACE RP 0775, laju korosi ini termasuk
kategori sangat tinggi (severe).
III.1.4 Perhitungan Remaining Life
Prediksi umur layan
Dari hasil perhitungan sisa umur layan, di dapat hasil remaining lifenya
minimal No.6 KP 0+200 m adalah tidak tersisa atau 0 tahun.
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
13
BAB IV
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
III.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan perhitungan teknis jalur pipa penyalur.
Pipa penyalur (water injection) 4” dari SP Keluang-Simpang NK11 dapat
disimpulkan :
1. Pipa penyalur tidak memiliki dokumen teknis pembangunan atau
dokumen teknis pemeriksaan sebelumnya.
2. Pipa penyalur yang tidak tercoating mengalami korosi permukaan
3. Hasil perhitungan MAOP, untuk no.6 KP 0+200 m, point MAOP Adalah
nol.
4. Dari hasil perhitungan sisa umur layan, di dapat hasil remaining lifenya
minimal No.6 KP 0+200 m Adalah tidak tersisa atau 0 tahun.
III.2 Rekomendasi
Berdasarkan hasil pemeriksaan pipa penyalur untuk menjaga kelancaran
operasi dan dapat bekerja dengan aman, disarankan :
1. Lakukan penggantian pada jalur pipa dimana sebagian besar pipa telah
mengalami pengurangan ketebalan dari hasil pengukuran ketebalan dan nilai
remaining.
2. Lakukan aplikasi perlindungan korosi pada permukaan pipa (eksternal
coating) yang tidak tercoating dan pembersihan permukaan pipa yang
mengalami korosi.
3. Lakukan pemasangan penyangga pipa.
4. Lakukan pemasangan peralatan instrument untuk monitor tekanan dan
temperatur kerja.
5. Lakukan pemeriksaan berkala pada jalur pipa.
6. Lakukan perawatan pembersihan semak/tumbuhan di area pipa.
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
14
Disiapkan Oleh, Disetujui Oleh,
PT PETROWELL ENERGI PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4
Raymon.S/Rio Zhaldilla Ferdika Ansori Mukhlis
Inspector Engineer
Photo Inspection
No Kilometer Remarks
Point Photo
(KP)
Pipa
mengalami
1. KP 0+000 m
korosi
permukaan
Pipa
mengalami
korosi
permukaan
2. KP 0+150 m
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
15
Pipa
mengalami
korosi
3. KP 0+175 m permukaan
Pipa
mengalami
korosi
4. KP 0+200 m permukaan
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
16
Pipeline (Water Injection) 4” SP Keluang-Simpang NK11
REPORT NO.001/NK11-01/2026
ULTRASONIC INSPECTION REPORT
(THICKNESS MEASUREMENT) PAGE NO.
CLIENT : [Link] EP LOCATION : SP KELUANG - NK11
PROJECT : INSPEKSI PIPELINE/FLOWLINE 4" JOB No.:
PROCEDURE No. / NDE REF: DATE/TIME OF TEST: 12/01/2026
EQUIPMENT & MATERIALS
UT EQUIP TYPE: DA501 BRAND: Waygate Technologies
MODEL: Kroutkramer DM5E SERIAL NO: 73924_00
PROBE NO. BRAND PR. ANGLE ACTUAL ANGLE FREQ. SIZE OTHER
DA501 Waygate Technologies 0 Normal 5 Mhz DIA 20 X 48 -
TEST & CAL. BLOCK: Stepwedge COUPLANT: Grease
CABLE LENGTH: 61 CM CABLE CONNECTORS: COAXIAL
PART IDENTIFICATION & INFORMATION
[Link].: - PART DESCRIPTION / FORM / SIZE: 4 IN SCHEDULE 80
MATERIAL: Baja Karbon NOMINAL THICKNESS: 8,56 mm
SURFACE CONDITION: Smooth SERVICE / MEDIUM: Water Injection
CALIBRATION & OPERATION PARAMETERS
TECHNIQUE: Contact SCANNING METHOD:
-
RESULTS ACCEPTANCE METHOD:
THICKNESS MEASUREMENT (MM)
ITEM NO. IDENTIFICATION REMARKS
1st 2nd 3rd 4th
1 0+000 6,13 6,23 6,47 5,73
2 1+050 6,62 6,72 6,77 6,80
3 2+100 6,50 6,72 6,36 7,40
4 3+150 6,85 6,84 6,35 6,11
5 3+175 6,66 5,34 6,83 6,00
6 4+200 3,64 6,66 6,06 5,70
7 5+250 6,67 6,80 6,87 6,88
8 6+300 6,14 6,56 6,33 6,23
9 7+350 6,79 6,62 6,96 6,70
10 8+400 6,50 6,54 5,76 6,53
11 9+450 6,50 6,44 5,74 6,59
12 10+500 7,40 7,10 7,22 7,24
13 11+550 6,84 6,99 6,87 7,04
14 12+600 7,02 6,99 6,80 6,98
15 13+650 7,34 7,09 7,33 7,23
16 14+700 7,30 7,24 7,43 6,90
17 15+750 7,15 7,23 7,43 7,33
18 16+800 6,89 6,87 6,77 6,98
MIN .THICKNESS : 3,64 MAX THICKNESS : 7,43 AVG THICKNESS : 6,6756
NA = NO ACCESS UK = UNDERGROUND
1 of 1 SQ-F-OPS-016.D
SKETCK/MAP/FOTO
AUTHORIZATION INSPECTED BY: WITNESSED / APPROVED BY: REVIEWED / APPROVED BY:
SIGNED
NAME
NDT METHOD
Rio Zhaldilla F Renaldo, M.P
(LEVEL)
COMPANY [Link] Energi [Link] EP
DATE 12-Jan-26
1 of 1 SQ-F-OPS-016.D