0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan2 halaman

Panduan Lengkap Akikah dalam Islam

Akikah adalah sunnah dalam Islam yang dilakukan dengan menyembelih hewan ternak sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak, mengikuti teladan Nabi Muhammad Saw. Ketentuan akikah mencakup jenis dan jumlah hewan, waktu pelaksanaan, serta hal-hal sunah yang harus dilakukan. Akikah berbeda dari kurban dalam tujuan, waktu pelaksanaan, dan jumlah hewan yang disembelih.

Diunggah oleh

fairyfoxy121
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan2 halaman

Panduan Lengkap Akikah dalam Islam

Akikah adalah sunnah dalam Islam yang dilakukan dengan menyembelih hewan ternak sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak, mengikuti teladan Nabi Muhammad Saw. Ketentuan akikah mencakup jenis dan jumlah hewan, waktu pelaksanaan, serta hal-hal sunah yang harus dilakukan. Akikah berbeda dari kurban dalam tujuan, waktu pelaksanaan, dan jumlah hewan yang disembelih.

Diunggah oleh

fairyfoxy121
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

B.

AKIKAH
1. Sejarah Akikah
Sejarah Islam mencatat bahwa Nabi Muhammad Saw. menggelar akikah atas
kelahiran kedua cucunya, yaitu Hasan dan Husain. Ketika itu, Rasulullah Saw.
menyembelih masing- masing satu domba yang bagus untuk kedua cucunya.
Sunnah ini kemudian diikuti oleh para sahabat Nabi dan umat Islam
2. Pengertian dan Hukum Akikah
Akikah dalam bahasa Arab diambil dari kata aqiqah ( ‫ )َعِقيَقُة‬yang berarti
rambut yang tumbuh di kepala bayi yang baru lahir. Akikah dapat juga berarti
membelah atau memotong. Sedangkan menurut istilah fikih, akikah adalah
menyembelih hewan ternak berupa kambing atau domba berkenaan dengan
kelahiran anak, sebagai bukti rasa syukur kepada Allah Swt. yang dilakukan
dengan syarat-syarat tertentu. Hukum aqiqah menurut kebijakan ulama fiqih
adalah sunnah muakkad kecuali jika dinazarkan maka wajib
3. Ketentuan Akikah
Beberapa ketentuan dalam akikah adalah sebagai berikut:
a. Jenis dan umur hewan akikah
Para ulama menyepakati bahwa hewan yang sah dan memenuhi syarat
untuk korban juga untuk akikah .
b. Jumlah hewan akikah
Kebanyakan ulama berpendapat bahwa akikah untuk kelahiran anak laki-
laki adalah dua ekor kambing sedangkan akikah untuk anak perempuan
cukup satu ekor kambing.
c. Pemanfaatan daging akikah
Daging akikah dapat dimanfaatkan seperti daging kurban pemanfaatannya
diutamakan bagi kaum fakir miskin boleh juga dimakan oleh orang yang
berakikah kecuali pada aqiqah Nazar yang wajib.
d. waktu akikah
Pelaksanaan aqiqah yang paling afdal adalah pada hari ketujuh semenjak
hari kelahiran namun boleh juga dilakukan pada hari ke-14 dan ke-21 ada
pula ulama yang mengatakan bahwa boleh dilakukan kapan saja setelah
seseorang mampu.
4. Hal-hal Sunah dalam Akikah
Beberapa hal sunah dalam akikah adalah sebagai berikut:
a. Penyembelih hewan akikah adalah ayah dari anak yang diakikahi.
b. Memberikan nama yang baik kepada anak yang diakikahi.
c. Mencukur rambut anak yang diakikahi, dan utamanya dicukur habis
(gundul).
d. Bersedekah seberat timbangan rambut bayi yang dicukur senilai harga
perak.
e. Menahnik, yaitu mengunyah kurma agar lembut lalu mengoleskannya
ke rongga atas mulut bayi.
f. Mengolesi kepala bayi dengan minyak wangi. Hal ini dilakukan oleh
Rasulullah Saw. agar berbeda dengan perbuatan kaum jahiliah yang
mengolesi kepala bayi mereka dengan darah hewan.
g. Memberikan daging akikah dalam bentuk makanan olahan atau sudah
dimatangkan terlebih dahulu.
5. Hikmah Akikah
Beberapa hikmah akikah adalah sebagai berikut.
a. Bentuk pendekatan diri kepada Allah Swt
b. Mengikuti teladan Nabi Muhammad Saw.
c. Upaya untuk mensyiarkan ajaran Islam.
d. Wujud rasa syukur kepada Allah Swt. atas kelahiran bayi.
e. Bentuk tanggung jawab orang tua atas amanah yang diberikan oleh
Allah Swt berupa anak.
f. Bentuk penyambutan dan doa orang tua kepada anak agar ia menjadi
anak yang saleh.
g. Pendidikan pertama bagi bayi agar dekat kepada Allah Swt.
h. Menambah kecintaan anak kepada orang tua setelah dewasa.
i. Upaya menjalin hubungan yang baik kepada saudara, tetangga, dan
siapa saja yang ikut gembira dengan kelahiran si bayi.
j. Upaya untuk melindungi anak dari segala bahaya kehidupan.
k. Upaya untuk melindungi anak dari godaan setan.
l. Tebusan anak untuk memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya
di akhirat apabila meninggal sebelum balig. Hal ini adalah pendapat
Imam Ahmad bin Hanbal.
m. Memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
C. Perbedaan Kurban dan Akikah
Perbedaan antara kurban dan akikah adalah sebagai berikut.
1. Kurban dilaksanakan semata-mata mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Sedangkan akikah dilaksanakan juga dalam rangka tasyakuran kelahiran
anak.
2. Pelaksanaan kurban adalah antara tanggal 10-13 Zulhijah. Sedangkan
akikah dilaksanakan pada hari ke-7 atau ke-14 atau ke-21 sejak anak
dilahirkan.
3. Syariat kurban berlaku setiap tahun di bulan Zulhijah. Sedangkan akikah
hanya berlaku sekali seumur hidup.
4. Jumlah hewan kurban cukup satu ekor untuk satu orang beserta
keluarganya. Sedangkan hewan akikah adalah dua ekor untuk anak laki-
laki dan seekor untuk anak perempuan.
5. Daging kurban dibagikan dalam keadaan mentah. Sedangkan akikah
disunahkan untuk dibagikan dalam keadaan masak.

Anda mungkin juga menyukai