0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan16 halaman

Konsep Supply Chain Management dan Logistik

Dokumen ini membahas konsep Supply Chain Management (SCM) dan hubungannya dengan logistik, menjelaskan definisi, tujuan, dan komponen utama SCM serta ruang lingkup logistik. SCM adalah pengelolaan seluruh aliran barang dan informasi dari pemasok hingga konsumen, sedangkan logistik berfokus pada pergerakan dan penyimpanan barang. Integrasi antara SCM dan logistik sangat penting untuk mencapai keunggulan kompetitif dan meningkatkan efisiensi dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Diunggah oleh

Belajar Bareng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan16 halaman

Konsep Supply Chain Management dan Logistik

Dokumen ini membahas konsep Supply Chain Management (SCM) dan hubungannya dengan logistik, menjelaskan definisi, tujuan, dan komponen utama SCM serta ruang lingkup logistik. SCM adalah pengelolaan seluruh aliran barang dan informasi dari pemasok hingga konsumen, sedangkan logistik berfokus pada pergerakan dan penyimpanan barang. Integrasi antara SCM dan logistik sangat penting untuk mencapai keunggulan kompetitif dan meningkatkan efisiensi dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Diunggah oleh

Belajar Bareng
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Konsep Supply Chain Management

Modul ke:
MODULE

2
Prepare by
Erwin Wijayanto
erwinwijayanto@[Link]
+62 821 1459 6577
Fakultas

Program Studi
RUANG LINGKUP

Materi Pembelajaran: Konsep Supply Chain Management (SCM) dan


Hubungannya dengan Logistik

Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

Tujuan Pembelajaran:
[Link] pengertian dan ruang lingkup
Supply Chain Management (SCM).
[Link] komponen-komponen utama
dalam SCM.
[Link] pengertian dan ruang lingkup
Logistik.
[Link] hubungan dan perbedaan
antara SCM dan Logistik.
[Link] pentingnya integrasi SCM dan
Logistik untuk menciptakan keunggulan
kompetitif.

Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

Bagian 1: Apa itu Supply Chain Management (SCM)?


A. Definisi
Supply Chain Management (SCM) adalah pengelolaan secara integrasi dan strategis atas seluruh aliran barang, informasi,
dan uang, mulai dari:
•Pemasok Paling Awal (supplier dari bahan baku)
•Pabrik / Produsen
•Gudang
•Pengecer / Ritel
•Sampai ke Tangan Konsumen Akhir.
Intinya, SCM adalah jaringan yang saling terhubung dari semua pihak yang terlibat dalam memenuhi permintaan pelanggan.

Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

B. Tujuan Utama SCM


•Memuaskan Pelanggan: Menyediakan
produk yang tepat, di tempat yang tepat,
pada waktu yang tepat, dengan harga
yang kompetitif.
•Meningkatkan Efisiensi: Meminimalkan
biaya keseluruhan di seluruh rantai
pasok.
•Meningkatkan Profitabilitas: Baik bagi
perusahaan sendiri maupun mitra dalam
rantai pasok.
•Meningkatkan Ketangguhan
(Resilience): Mampu menghadapi
gangguan (seperti bencana, kelangkaan
bahan baku, dll).

Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

C. Komponen Utama SCM (Rantai Pasok)


SCM mencakup lima aktivitas inti yang sering disebut The
Five Pillars of SCM:
[Link] (Plan): Meramalkan permintaan,
merencanakan produksi, dan menyusun strategi untuk
memenuhi permintaan tersebut secara efisien.
[Link] (Source): Memilih pemasok,
menegosiasikan kontrak, dan membeli bahan baku atau
komponen yang dibutuhkan.
[Link]/Produksi (Make): Proses transformasi
bahan baku menjadi produk jadi, termasuk pengendalian
kualitas.
[Link] (Deliver): Sering disebut juga
sebagai Logistik. Meliputi manajemen transportasi,
gudang, dan pemenuhan pesanan untuk mengantarkan
produk ke pelanggan.
[Link] (Return): Mengelola proses
pengembalian produk dari pelanggan, baik karena cacat,
kelebihan stok, atau daur ulang (reverse logistics).
Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

Bagian 2: Apa itu Logistik?


A. Definisi
Logistik adalah bagian dari proses
SCM yang berfungsi
untuk merencanakan, melaksanakan,
dan mengontrol pergerakan dan
penyimpanan barang, jasa, dan
informasi terkait secara efisien dan
efektif dari titik asal ke titik konsumsi
untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Dalam definisi yang lebih sederhana,
logistik fokus pada "Bagaimana caranya
barang sampai?".

Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

B. Ruang Lingkup Logistik (Logistics Mix / 7R)


Logistik bertujuan untuk mencapai 7 Right (7R):
[Link] Product (Produk yang Benar)
[Link] Quantity (Jumlah yang Benar)
[Link] Condition (Kondisi yang Baik)
[Link] Place (Tempat yang Benar)
[Link] Time (Waktu yang Tepat)
[Link] Customer (Pelanggan yang Benar)
[Link] Cost (Biaya yang Wajar)

Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

Aktivitas utama logistik meliputi:


•Transportasi: Pemilihan moda (darat, laut, udara),
rute, dan manajemen armada.
•Manajemen Gudang (Pergudangan): Penyimpanan,
penanganan, dan pengelolaan stok.
•Manajemen Inventori/Persediaan: Mengontrol
tingkat stok untuk menghindari kelebihan atau
kekurangan.
•Penanganan Material (Material
Handling): Pemindahan barang di dalam pabrik atau
gudang.
•Kemasan/Pengemasan (Packaging): Melindungi
produk dan memudahkan penanganan.
•Pemenuhan Pesanan (Order
Fulfillment): Memproses pesanan dari penerimaan
hingga pengiriman.
Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

Bagian 3: Hubungan dan Perbedaan antara SCM dan


Logistik
A. Hubungan: "Bagian vs. Keseluruhan"
Hubungan antara SCM dan Logistik dapat dianalogikan
sebagai berikut:
•SCM adalah Keseluruhan Tubuh Manusia.
•Logistik adalah Sistem Peredaran Darahnya.
Logistik adalah bagian yang sangat vital dari SCM. Tanpa
logistik yang baik, aliran barang dalam rantai pasok akan
terhambat. Namun, SCM memiliki cakupan yang jauh
lebih luas karena melibatkan aspek strategis seperti
hubungan dengan pemasok, perencanaan produksi, dan
kolaborasi dengan mitra ritel.
Kesimpulan Hubungan: Logistik adalah subset (bagian)
dari SCM. SCM tidak akan bisa berjalan tanpa logistik,
tetapi kesuksesan SCM ditentukan oleh lebih dari
sekadar logistik yang baik.

Universitas Suryadarma
PERBEDAAN

Aspek Logistik Supply Chain Management (SCM)

Fokus Internal & Langsung: Perpindahan Cakupan Luas & Eksternal: Mengelola
Cakupan dan penyimpanan barang antar titik dalam seluruh jaringan, termasuk pemasok,
rantai. produsen, pengecer, dan konsumen.

Meningkatkan nilai
Mencapai 7 Right (efisiensi pergerakan
Tujuan pelanggan dan keunggulan
barang).
kompetitif seluruh rantai.

Seringkali taktis dan operasional (jangka Lebih strategis (jangka panjang), seperti
Orientasi Waktu
pendek & menengah). membangun kemitraan.

Perencanaan demand, pengelolaan


Transportasi, gudang, inventori,
Aktivitas hubungan pemasok, produksi, logistik,
pengemasan.
manajemen pengembalian.

One-to-One: Fokus pada hubungan antara


Hubungan
dua titik (misal: dari gudang ke toko).

Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

Bagian 4: Integrasi SCM dan Logistik untuk Keunggulan Kompetitif


Dalam praktik bisnis modern, SCM dan
Logistik harus terintegrasi dengan baik.
Teknologi memainkan peran kunci dalam
integrasi ini.

•Contoh Integrasi: Sistem Enterprise


Resource Planning
(ERP) mengintegrasikan data dari seluruh
departemen (termasuk logistik, produksi,
dan pembelian). Data dari penjualan di
ritel (pelanggan) dapat langsung memicu
perintah produksi dan pengadaan bahan
baku, yang kemudian diatur
pengirimannya oleh sistem logistik.
Universitas Suryadarma
RUANG LINGKUP

•Manfaat Integrasi:
• Visibilitas Rantai Pasok yang Lebih Baik: Semua pihak dapat melihat tingkat stok dan pergerakan barang.
• Pengurangan Biaya Total: Mengurangi biaya keseluruhan, bukan hanya memindahkan biaya dari satu pihak ke pihak lain.
• Waktu Tanggap yang Lebih Cepat: Perusahaan dapat merespons perubahan permintaan pasar dengan lebih cepat dan
akurat.
• Tingkat Layanan Pelanggan yang Lebih Tinggi: Pengiriman yang lebih tepat waktu dan akurat.

Universitas Suryadarma
KESIMPULAN

[Link] adalah konsep strategis dan Istilah Penting:


holistik yang mengelola seluruh jaringan •Supply Chain Management (SCM)
rantai pasok dari hulu ke hilir. •Rantai Pasok
[Link] adalah komponen taktis dan •Logistik
operasional dari SCM yang fokus pada •The Five Pillars of SCM (Plan, Source, Make,
efisiensi pergerakan dan penyimpanan Deliver, Return)
barang. •7 Right of Logistics (7R)
[Link] dan SCM bukanlah hal yang •Integrasi
sama. Logistik adalah bagian penting yang •Visibilitas
menjalankan rencana dari SCM. •Keunggulan Kompetitif
[Link] sebuah perusahaan dalam
memenuhi kebutuhan pelanggan sangat
bergantung pada seberapa baik
mereka mengintegrasikan dan
mengelola kedua konsep ini.
Universitas Suryadarma
CONTOH

Analogi yang Sederhana:

Jika SCM adalah strategi perang yang mengatur seluruh pasukan, logistik adalah taktik pergerakan untuk
memindahkan prajurit dan amunisi di medan perang.
Contoh Perbedaan SCM dan Logistik dalam Bisnis Elektronik

Bayangkan sebuah perusahaan yang menjual smartphone

Aspek SCM (Manajemen Rantai Pasok) Logistik


Fokus Strategi dan integrasi seluruh proses. Pelaksanaan pergerakan fisik.
* Transportasi: Mengatur pengiriman
* Hubungan Pemasok: Menegosiasikan harga dengan
smartphone dari pabrik di Tiongkok ke gudang di
pemasok chip dan layar. * Perencanaan Permintaan:
Indonesia. * Pergudangan: Mengelola tata letak
Menganalisis tren pasar untuk memprediksi berapa banyak
Aktivitas gudang agar smartphone mudah diakses dan
smartphone yang harus diproduksi. * Pengelolaan
dikirim. * Pemenuhan Pesanan (Order
Inventaris: Menentukan berapa banyak bahan baku atau
Fulfillment): Mengemas dan mengirimkan
produk jadi yang harus disimpan di gudang.
pesanan dari gudang ke alamat pelanggan.
Meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya total, dan Memastikan barang sampai di tempat yang
Tujuan membangun hubungan yang kuat dengan semua mitra tepat, pada waktu yang tepat, dan dalam kondisi
rantai pasok. yang baik, dengan biaya yang efisien.
Universitas Suryadarma
TERIMA KASIH

Universitas Suryadarma

Anda mungkin juga menyukai