Descriptive Text: Pengertian, Tujuan, Struktur & Contoh | Bahasa Inggris Kelas 7
Apa itu descriptive text? Yuk, pahami aspek-aspeknya meliputi pengertian, tujuan, struktur, serta contoh
teksnya di artikel Bahasa Inggris kelas 7 berikut ini.
Halo, guys! Apa yang ada dipikiran kamu tentang Candi Borobudur? Pasti kamu menyebut bahwa
Borobudur itu merupakan candi yang bentuknya unik dan megah. Di Candi Borobudur, terdapat relief
yang terukir indah. Candi Borobudur berfungsi sebagai tempat ziarah umat Buddha serta dijadikan objek
wisata bersejarah. Nah, deskripsi yang telah disebutkan tadi merupakan salah satu contoh descriptive
text.
Nah, dari apa yang tadi kamu telah sebutin, tahu enggak kalau itu termasuk teks deskripsi? Yap, teks
yang menggambarkan suatu tempat, benda, orang, hewan, maupun kondisi atau keadaan tertentu.
Di pelajaran Bahasa Indonesia, kamu belajar juga loh tentang teks deskripsi. Kamu bisa coba baca-baca di
artikel, ‘Belajar Teks Deskripsi: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Strukturnya’, ya.
Dalam bahasa Inggris, teks deskripsi disebut dengan descriptive text. Kali ini, kita akan belajar teks
deskripsi dalam bahasa Inggris, guys. So, kamu enggak cuma bisa mendeskripsikan sesuatu dalam
bahasa Indonesia saja, tapi pakai bahasa Inggris juga jago! Penasaran? Yuk, langsung kita simak bersama!
Definition of Descriptive Text (Pengertian Teks Deskripsi)
Descriptive text is a text that describes a particular object in detail. Dalam bahasa
Indonesianya, descriptive text atau teks deskripsi adalah sebuah teks yang mendeskripsikan objek
tertentu secara rinci. Jadi, seperti yang sudah disinggung di awal, pada teks ini, kamu akan
menggambarkan objek secara jelas. Bisa ukurannya, warna, bentuk, bau, dan lain sebagainya.
Nah, kalau teks yang dibahas di atas tadi merupakan contoh deskripsi tempat, yaitu Candi Borobudur.
Purpose of Descriptive Text (Tujuan Teks Deskripsi)
The purpose of descriptive text is to describe an object in detail. Tujuan dari descriptive text adalah
mendeskripsikan atau menggambarkan suatu objek secara detail (rinci). Objek-objek ini bisa berupa
orang, hewan, benda, atau tempat.
Misalnya descriptive text tentang seekor hewan. Teks tersebut dapat memuat berbagai informasi tentang
deskripsi fisik, makanan, habitat, asal usul, perkembangbiakkan, hingga fakta-fakta unik yang terkait.
Ingat, descriptive text hanya menjelaskan satu objek tertentu secara detail. Jadi, kalau kamu mau
membuat sebuah descriptive text, kamu bisa menjelaskan ciri-ciri salah satu kucing peliharaanmu, bukan
menjelaskan ciri-ciri kucing secara umum yang ada di dunia.
Structure of Descriptive Text (Struktur Teks Deskripsi)
Setiap teks pasti terdiri dari beberapa bagian yang menyusunnya ya, guys. Struktur descriptive
text terdiri dari dua bagian, yaitu identification (identifikasi) dan description (deskripsi).
Bagian identification berisi pengenalan objek yang akan dideskripsikan. Contohnya seperti, ‘objek itu
apa?’ atau ‘dari mana objek itu berasal?’. Sedangkan bagian description berisi penjelasan yang lebih
spesifik dari objek yang sedang dideskripsikan. Di bagian ini, kamu bisa menjelaskan tentang penampilan
maupun kepribadian objek tersebut.
Oke, supaya kamu semakin paham, kita simak contoh descriptive text berdasarkan strukturnya berikut
ini, yuk!
Nah, teks deskripsi tersebut menjelaskan tentang Hanni. Bagian identification terdapat pada kalimat
pertama, kedua, dan ketiga. Dari bagian ini, kita bisa tahu ya kalau Hanni adalah teman baik si penulis.
Hanni sekelas dengan penulis di SMP. Kemudian, bagian descriptionnya terdapat pada kalimat keempat
sampai keenam. Penulis menjelaskan penampilan Hanni yang cantik. Ia punya wajah oval, mata bulat,
hidung mancung, dan rambut yang panjang. Selain itu, dijelaskan juga kepribadian Hanni yang ramah
dan pintar.
Gimana? Sampai sini, apakah kamu sudah paham mengenai materi descriptive text?
Language Features of Descriptive Text (Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi)
Dalam menulis descriptive text, ada kaidah kebahasaan yang harus kamu gunakan. Language features of
descriptive text terdiri dari tiga, yaitu adjective, Simple Present Tense, dan adverb of frequency. Ayo
kita bahas satu per satu!
1. Adjective
Descriptive text tidak terlepas dari adjective atau kata sifat. Saat mendeskripsikan suatu objek, kita pasti
menggunakan kata sifat, seperti besar, kecil, tinggi, pendek, pintar, ramah, dan lain sebagainya. Contoh:
Hanni is so pretty. She has an oval face, rounded eyes, pointed nose, and long hair. She is smart and
friendly.
Adjective yang digunakan pada descriptive text di atas adalah pretty (cantik), oval (oval/lonjong),
rounded (bulat), pointed (mancung), long (panjang), smart (pintar), dan friendly (ramah).
2. Simple Present Tense
Simple Present Tense biasa digunakan untuk menyatakan fakta atau kebenaran umum, serta kebiasaan.
Saat mendeskripsikan suatu objek, kita akan menggunakan tense jenis ini karena apa yang kita jabarkan
dari objek tersebut adalah fakta.
Pola kalimat Simple Present Tense bisa kamu pelajari secara lengkap di artikel ‘Contoh Kalimat Simple
Present Tense berdasarkan Polanya’, ya guys!
3. Adverb of Frequency
Adverb of frequency adalah kata keterangan yang berguna untuk menunjukkan seberapa sering suatu
kegiatan dilakukan. Nah, dalam descriptive text, kita bisa menjelaskan kebiasaan objek menggunakan
ini.
Contoh:
Hevi is a helpful and polite person. She often helps me to do my homework and always respects the
elders.
Dari deskripsi tersebut, penulis menggunakan adverb of frequency, yaitu often dan always.