0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan1 halaman

SOP Penggunaan Chain Block yang Aman

SOP ini menjelaskan prosedur penggunaan chain block di PT Nindya Karya (Persero) dengan fokus pada persiapan, pengoperasian, dan pasca-penggunaan. Prosedur ini mencakup pemeriksaan alat, memastikan kapasitas beban, dan penggunaan alat pelindung diri. Tujuan utama adalah untuk memastikan keselamatan dan efisiensi dalam pengangkatan beban.

Diunggah oleh

Xnxx Xyz
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan1 halaman

SOP Penggunaan Chain Block yang Aman

SOP ini menjelaskan prosedur penggunaan chain block di PT Nindya Karya (Persero) dengan fokus pada persiapan, pengoperasian, dan pasca-penggunaan. Prosedur ini mencakup pemeriksaan alat, memastikan kapasitas beban, dan penggunaan alat pelindung diri. Tujuan utama adalah untuk memastikan keselamatan dan efisiensi dalam pengangkatan beban.

Diunggah oleh

Xnxx Xyz
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

STANDARD OPERATING PROCEDURE

CHAIN BLOCK

Work Area: Facility/Section:


SMO/Operation and Maintenance Facility Engineering/Construction/Maintenance

PT NINDYA KARYA (PERSERO)


Rev No. & Date Description Prepared by CEM Supt Review by Approved by Project Manager
Construction Area Supt
 New Issue
 Whole Document
 Partial
Nama : Nama : Nama :

SOP ini akan efektif jika digunakan dengan benar dan konsisten. Setiap
individu di dalam team harus mendiskusikan prosedur ini secara bersama
sama agar mempunyai pemahaman dan pengertian yang sama, serta saling
mengetahui tugas masing-masing dan standar K3L (HES) yang akan dicapai
pada akhir pekerjaan.

A. Persiapan (Pre-Operation Check):


1. Periksa Alat: Pastikan chain block, kait (hook), dan rantai (load chain & hand chain) dalam kondisi
baik, bersih, terlumasi, tidak ada retak, aus, atau lilitan.
2. Kapasitas: Pastikan beban yang akan diangkat tidak melebihi kapasitas angkat (working load
limit) chain block.
3. Pemasangan: Pasang kait atas pada titik gantung yang kuat (seperti hoist trolley) dan kait bawah pada
beban dengan safety latch terkunci.
4. Jalur Beban: Pastikan area angkat dan jalur pemindahan bebas dari halangan dan beban bisa bergerak
bebas.
5. Pekerja: Gunakan alat pelindung diri (sarung tangan) dan pastikan posisi pekerja sejajar dengan chain
block.

B. Pengoperasian:
1. Angkat Vertikal: Angkat beban secara tegak lurus/vertikal.
2. Tarik Rantai: Tarik rantai tangan (hand chain) secara perlahan untuk mengangkat (sisi kiri/sesuai arah)
atau menurunkan (sisi kanan/sesuai arah).
3. Hindari Menyentak: Jangan menyentak beban atau membuatnya berhenti mendadak.
4. Posisikan Aman: Jauhkan kaki dan badan dari bawah beban saat mengangkat atau menurunkan.

C. Pasca-Penggunaan (Post-Operation):
1. Inspeksi: Periksa kembali kondisi chain block setelah dipakai untuk mendeteksi kerusakan atau
keausan.
2. Perawatan: Lumasi rantai dan gear sesuai kebutuhan dan simpan di tempat yang aman.

Page 1 of 1

Anda mungkin juga menyukai