0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan11 halaman

Teori Dasar Pemrograman PHP

Dokumen ini menjelaskan dasar-dasar pemrograman PHP, termasuk cara penulisan skrip, variabel, tipe data, konstanta, konversi tipe data, dan operator. PHP dieksekusi di server dan memiliki sintaksis yang spesifik, seperti penggunaan tag <?php ... ?> dan penulisan variabel yang case-sensitive. Selain itu, dokumen ini juga mencakup contoh program untuk ilustrasi konsep yang dibahas.

Diunggah oleh

yopmarbun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan11 halaman

Teori Dasar Pemrograman PHP

Dokumen ini menjelaskan dasar-dasar pemrograman PHP, termasuk cara penulisan skrip, variabel, tipe data, konstanta, konversi tipe data, dan operator. PHP dieksekusi di server dan memiliki sintaksis yang spesifik, seperti penggunaan tag <?php ... ?> dan penulisan variabel yang case-sensitive. Selain itu, dokumen ini juga mencakup contoh program untuk ilustrasi konsep yang dibahas.

Diunggah oleh

yopmarbun
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 3

Teori Dasar PHP

PHP dieksekusi di lingkungan server, klien hanya menerima hasil eksekusi dari skrip
PHP, tanpa bisa mengetahui kode skrip yang digunakan. Skrip PHP harus disimpan
dalam file berektensi php, contoh: [Link]. PHP dapat bekerja di lingkungan
Windows maupun Linux. PHP menempati ranking pertama di dunia (77%) dalam hal
penggunaan bahasa pemrograman server-side dan kecepatan eksekusi, di atas [Link]
dan Ruby [7].

Penulisan skrip/kode/program PHP harus berada di antara tag <?php … ?> atau <?=
… ?> dan setiap statemen/instruksi harus diakhiri dengan tanda titik-koma (;). Penulisan
identifier yang dibuat oleh programer bersifat case sensitive, seperti penulisan nama
variable, konstanta, fungsi dan lain-lain, tetapi penulisan identifier built-in PHP
bersifat case insensitive.

Contoh penulisan identifier:


• $nama ≠ $Nama ≠ $NAMA
• hitungLuas() ≠ HitungLuas()
• echo = ECHO
• while = WHILE

1. Buatlah file [Link] seperti yang tertera pada Program 3.1;

Program 3.1
Nama File: [Link]
Deskripsi: Program sederhana menampilkan sebuah teks di layar

1 <?php
2 echo "PHP is easy";
3 ?>

2. Selanjutnya, simpan dengan nama “[Link]” di document-root komputer Anda


(misalnya document-rootnya ada di “D:\npm”);
3. Buka browser dan ketikkan alamat [Link]
4. Hasilnya akan terlihat seperti pada Gambar 3.1.

26 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
Gambar 3.1. Browser menampilkan teks di layar

3.1. Variabel

Digunakan untuk menyimpan data sementara dan nilainya dapat berubah setiap kali
skrip dijalankan.
Penulisan variabel dalam PHP diatur sebagai berikut:
• Diawali dengan tanda dollar ($), kemudian diikuti oleh huruf atau underscore (_).
Karakter berikutnya dapat terdiri dari huruf, angka, dan karakter tertentu yang
diperbolehkan (karakter ASCII dari 127 – 255), serta bukan tanda baca.
• Panjangnya tidak terbatas
• Bersifat case-sensitive, artinya Anda harus memperhatikan penulisan huruf besar
dan huruf kecil. Variabel $variabel berbeda dengan $Variabel.
• Tidak perlu dideklarasikan terlebih dahulu
• Tidak boleh menggunakan kata identifier built-in PHP, seperti echo, print, dan lain-
lain
• Tidak boleh mengandung spasi

Contoh penulisan variabel:


Benar Salah
$variabel $var!abel
$_nama $-nama
$nama8 $7nama
$nama_var $nama var

Program 3.2 dan Gambar 3.2 merupakan contoh penggunaan variabel di dalam skrip
PHP.

Program 3.2
Nama File: [Link]
Deskripsi: Program mengisi dan menampilkan variabel di layar

1 <?php
2 $nama = 'Rendra Gustriansyah';

27 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
3 echo "Salam $nama, say \"Assalaamu’alaykum\"";
4 ?>

Gambar 3.2. Tampilan Program 3.2.

3.2. Tipe Data

Tipe data variabel pada PHP tidak didefinisikan oleh programmer, tetapi ditentukan
secara otomatis oleh intepreter PHP. PHP mendukung 8 (delapan) tipe data primitif
yaitu:
1. boolean, tipe data logika yang memiliki nilai true atau false;
2. integer, tipe data yang menyatakan bilangan bulat;
3. float, tipe data yang menyatakan bilangan real/pecahan;
4. string, tipe data teks yang berisi kumpulan karakter. Pada tipe data string
terdapat karakter khusus yang digunakan untuk mewakili karakter ASCII
dengan fungsi khusus, seperti tertera pada Tabel 3.1;

Tabel 3.1. Daftar karakter khusus beserta fungsinya


Karakter Fungsi
\n Menampilkan baris baru (10 dalam ASCII)
\r Carriage return (13 dalam ASCII)
\t Tab (9 dalam ASCII)
\\ Menampilkan karakter backslash
\$ Menampilkan simbol dollar
\" Menampilkan karakter double-quote
\[0-7] {1,3} Menampilkan urutan karakter yang sesuai dengan karakter dalam notasi
oktal
\x[0-9A-Fa-f] {1,2} Menampilkan urutan karakter yang sesuai dengan karakter dalam notasi
hexadecimal

28 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
5. array, tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang
bertipe sama dan memiliki index;
6. object, tipe data yang mempunyai data dan metode yang didefinisikan sebagai
class terlebih dahulu dalam pemrograman berorientasi obyek;
7. resource, tipe data yang menghandle referensi eksternal resource, seperti:
koneksi database;
8. null, tipe data yang hanya memiliki nilai NULL, misal: $data = null.

Program 3.3 dan Gambar 3.3 merupakan contoh penggunaan beberapa tipe data di
dalam skrip PHP.

Program 3.3
Nama File: [Link]
Deskripsi: Program penggunaan beberapa tipe data dalam PHP

1 <?php
2 $a=8; //variabel bertipe integer
3 $b=2.5; //variabel bertipe real
4 $hallo="Welcome to PHP"; //variabel bertipe string
5 echo "Nilai variabel a adalah = $a <br>";
6 print "Nilai variabel b adalah = $b <br>";
7 printf ("Atau b = %.3f<br>", $b);
8 $hasil=$a+$b; //variabel bertipe double
9 echo "a + b = $a + $b = $hasil <br>";
10 echo 'Skripnya: a + b = $a + $b = $hasil <br>';
11 $tgl = date("d F Y"); //variabel bertipe tanggal
12 $nama = 'Rendra Gustriansyah';
13 echo "Salam $nama, $hallo";
14 echo "<br> Tanggal: " . $tgl;
15 ?>

Gambar 3.3. Tampilan Program 3.3.

29 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
3.3. Konstanta

Konstanta merupakan variabel yang nilainya tidak berubah-ubah (konstan), dengan


sintaksis sebagai berikut:

define ("nama_konstanta", "nilai_konstanta");

Program 3.4 merupakan contoh penggunaan konstanta di dalam skrip PHP.

Program 3.4
Nama File: [Link]
Deskripsi: Program penggunaan konstanta dalam PHP

1 <?php
2 define ("NAMA", "Rendra Gustriansyah");
3
4 //NAMA = "Robert"; //akan menyebabkan error
5
6 echo “Nama: “ . NAMA;
7 echo “<br>NPM: “ . NPM;
8 ?>

3.4. Konversi Tipe Data

PHP menyediakan perintah untuk melakukan konversi tipe data ke tipe data yang lain
dengan menggunakan sintaksis sebagai berikut:

settype(value,datatype)

Keterangan:
- value adalah nilai yang akan dikonversikan
- datatype adalah tipe data yang dikonversikan

Program 3.5 dan Gambar 3.4 merupakan contoh penerapan konversi tipe data di dalam
skrip PHP.

Program 3.5
Nama File: [Link]
Deskripsi: Program konversi dalam PHP

1 <?php
2 $bayar=”500.77 Rupiah”;
3 echo “Tipe Data String: $bayar <br> \n”;

30 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
4 settype($bayar, ”double”);
5 echo “Tipe Data Double: $bayar <br> \n”;
6 settype($bayar, ”integer”);
7 echo “Tipe Data Integer: $bayar <br> \n”;
8 ?>

Gambar 3.4. Tampilan Program 3.4

3.5. Operator

Operator adalah alat yang digunakan untuk memanipulasi atau melakukan operasi-
operasi matematis atau operasi string. Tabel 3.2 merupakan jenis-jenis operator yang
dapat digunakan dalam pemrograman PHP.

Tabel 3.2. Jenis-jenis operator


Jenis Operator Operator Contoh Keterangan
+ $a + $b Penjumlahan
- $a - $b Pengurangan
Aritmatika * $a * $b Perkalian
/ $a / $b Pembagian
% $a % $b Modulus, sisa pembagian
Increment $a dengan 1, lalu
++ ++$a
mengembalikan $a
Mengembalikan $a, lalu increment $a
++ $a++
Increment / dengan 1
Decrement Decrement $b dengan 1, lalu
-- --$b
mengembalikan $b
Mengembalikan $b, lalu decrement $b
-- $b--
dengan 1

31 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
Jenis Operator Operator Contoh Keterangan
= $a = 8 $a diisi dengan 8
+= $a += 8 $a = $a + 8
-= $a -= 8 $a = $a - 8
.= $a .= 8 $a = $a . “8” (penggabungan)
Penugasan /= $a /= 8 $a = $a / 8
%= $a %= 8 $a = $a % 8 (modulus)
&= $a &= 8 $a = $a & 8 (AND)
|= $a |= 8 $a = $a | 8 (OR)
^= $a ^= 8 $a = $a ^ 8 (XOR)
& $a & $b Bitwise AND
| $a | $b Bitwise OR
^ $a ^ $b Bitwise XOR
Bitwise
~ ~$b Bitwise NOT
<< $a << $b Shift Left
>> $a >> $b Shift Right
== $a == $b Sama dengan
=== $a === $b Identik (sama dengan dan tipe sama)
!= $a != $b
Tidak sama dengan
<> $a <> $b
Perbandingan !== $a !== $b Tidak identik
< $a < $b Kurang dari
> $a > $b Lebih dari
<= $a <= $b Kurang dari atau sama dengan
>= $a >= $b Lebih dari atau sama dengan
and $a and $b TRUE, jika $a dan $b bernilai TRUE
&& $a && $b
or $a or $b TRUE, jika $a atau $b, salah satunya
Logika || $a || $b bernilai TRUE

TRUE, jika $a atau $b bernilai TRUE,


Xor $a xor $b
tapi tidak keduanya
! !$a TRUE, jika $a FALSE
String . $a . $b Penggabungan string $a dan $b

Sementara, Program 3.6 dan Gambar 3.5 merupakan contoh penggunaan beberapa
operator aritmatika dalam PHP.

Program 3.6
Nama File: [Link]

32 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
Deskripsi: Program beberapa operator aritmatika dalam PHP

1 <?php
2 $gaji = 1000000;
3 $pajak = 0.1;
4 $thp = $gaji - ($gaji*$pajak);
5
6 echo "Gaji sebelum pajak = Rp. $gaji <br>";
7 echo "Gaji yang dibawa pulang = Rp. $thp";
8 ?>

Gambar 3.5. Tampilan Program 3.6

Program 3.7 dan Gambar 3.6 merupakan contoh penggunaan operator logika dan
perbandingan dalam PHP.

Program 3.7
Nama File: [Link]
Deskripsi: Program operator logika dan perbandingan dalam PHP

1 <?php
2 $a = 5;
3 $b = 4;
4
5 echo "$a == $b: ". ($a == $b);
6 echo "<br>$a != $b: ". ($a != $b);
7 echo "<br>$a > $b: ". ($a > $b);
8 echo "<br>$a < $b: ". ($a < $b);
9 echo "<br>($a == $b) && ($a > $b): ".(($a != $b) && ($a > $b));
10 echo "<br>($a == $b) || ($a > $b): ".(($a != $b) || ($a > $b));
11 ?>

33 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
Gambar 3.6. Tampilan Program 3.7

3.6. Prioritas Operator

Setiap operator mempunyai kedudukan (operator precedence) dan prioritas masing-


masing yang digunakan untuk menentukan operator manakah yang akan dieksekusi
terlebih dahulu jika dalam sebuah pernyataan terdapat dua atau lebih operator. Prioritas
operator tertera pada Tabel 3.3.

Tabel 3.3. Prioritas Operator


Prioritas Operator
Tertinggi (), {}
~, !, ++, --, $, &
*, ?, %
+, -
<>, <=, >=
==, ===, !=, !==
&
^
!
&&
||
=, +=, -=, *=, /=, &=, |=, ^=, .=
AND (&&)
Terendah XOR (||)

34 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
Contoh prioritas operator, jika ada persamaan matematika, x=2+3*4. Maka nilai x
adalah 14 bukan 20. Hal ini karena kedudukan operator perkalian lebih tinggi dari pada
operator penjumlahan sehingga 3 harus dikalikan dahulu dengan 4, lalu dijumlah
dengan 2; bukan 2 ditambah 3 lalu dikali 4.

3.7. Komentar

Ada tiga cara penulisan komentar dalam program PHP yaitu:


• /* komentar */
Tulisan apapun yang berada di antara tanda '/*' dan '*/' akan dianggap sebagai
komentar. Cara ini lebih efisien dalam penulisan komentar yang memerlukan
banyak baris.
• // komentar
Tulisan setelah tanda '//' akan dianggap sebagai komentar. Cara ini biasanya untuk
pemberian komentar singkat hanya 1 baris saja.
• # komentar
Fungsinya sama seperti '//', tulisan setelah tanda '#' akan dianggap sebagai
komentar.

Program 3.8 merupakan contoh penerapan komentar di dalam program PHP.

Program 3.8
Nama File: [Link]
Deskripsi: Program cara memberikan komentar dalam skrip PHP

1 <?php
2 /* Komentar ini tidak akan tercetak di layar
3 Tipe penulisan komentar seperti ini biasanya lebih dari satu baris
4 */
5
6 // Contoh ini untuk penulisan komentar dalam satu baris
7
8 # Demikian juga untuk tipe komentar ini
9 echo "Kalimat ini akan tercetak di layar";
10 ?>

A. Rangkuman

• Dasar-dasar dalam pemrograman Javascript meliputi variabel, tipe data, konstanta,


konversi tipe data, operator, prioritas operator, dan komentar.
• PHP merupakan bahasa pemrograman server-side sehingga klien hanya menerima
hasil eksekusi dari skrip PHP tanpa bisa mengetahui kode skrip yang digunakan.

35 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web
Skrip PHP harus disimpan dalam file berektensi php. PHP menempati ranking
pertama di dunia (77%) dalam hal penggunaan bahasa pemrograman server-side
dan kecepatan eksekusi.
• Penulisan variabel dalam PHP memiliki aturan tersendiri;
• Tipe data variabel pada PHP ditentukan secara otomatis oleh intepreter PHP;
• Konstanta merupakan variabel yang nilainya tidak berubah-ubah (konstan);
• PHP menyediakan perintah untuk melakukan konversi dari tipe data satu ke yang
lain;
• Operator adalah alat yang digunakan untuk memanipulasi atau melakukan operasi-
operasi matematis atau operasi string;
• Setiap operator memiliki kedudukan dan prioritas dalam eksekusinya jika
ditempatkan bersama dalam satu operasi.

B. Tugas

• Buatlah kalkulator sederhana yang dapat melakukan: penjumlahan (+),


pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/), dan modulus (%) yang mempunyai
3 masukan, yaitu 2 variabel untuk input bilangan dan 1 variabel untuk operator dan
menghasilkan 1 keluaran.
• Buatlah program untuk menghitung luas lingkaran jika jari-jari merupakan variabel
input.

C. Tes Formatif

1. Apa yang dimaksud dengan variabel?


2. Apa saja data yang dapat diolah oleh Javascript?
3. Apa perbedaan operator + pada operasi string dan numerik?
4. Apa perbedaan operator = pada pemrograman dan matematika?
5. Mengapa operator () memiliki prioritas eksekusi tertinggi?

36 | R e n d r a G u s t r i a n s y a h Pemrograman Web

Anda mungkin juga menyukai