[Link] ,Mengajukan penyewaan kepada Perusahaan kontruksi.
2. DIREKTUR OPERASIONAL, Menerima ajuan penyewaan dari pelanggan dan menyesutujui
penyewaan tersebut lalu,
3. ADM, Membuat surat permintaan alat berat 2 rangkap , 1 rangkap dikirim ke depertemen
workshop , 1 rangkap buat arsip.
4. MANAJER WORKSHOP, Menerima surat permintaan alat berat lalu, mengecek apakah alat berat
tersedia atau [Link] tidak tersedia maka dibatalkan dan apabila tersedia maka akan
dilanjutkan.
5. PEMERIKSAAN , Yang dilakukan oleh logistic apakah alat berat tersebut layak dikirimkan.
[Link], Manajer workshop \ logistic membuat 4 rangkap surat pengiriman ; 1 rangkap buat
direktur buat pengontrolan , 1 rangkap buat kantor pusat , 1 rangkap sopir untuk penagihan dan 1
rangkap buat diarsipkan.
7. PENERIMAAN DAN KONFIRMASI , Bahwa alat tersebut udah sampai ke tempat penyewaan dan
dikonfirmasi .
8. OPERATOR, Penggunaan alat berat sesuai jangka sewa dan membuat dokumentasi seperti time
sheet 2 rangkap , 1 buat kantor pusat bahwa adanya kerja dan buat penagihan dan satu lagi buat
arsip.
9. PENGEMBALIAN, Ketika sewa selesai maka akan dikembalikan alat berat ke depertemen workshop
dan selesai.
Start
1. Pelanggan mengajukan pesanan alat berat yang diperlukan kepada kantor
pusat/ADM .
2. Kemudian kantor pusat / ADM menerima pesanan tersebut dan memvalidasi apakah
pelanggan tersebut benar” ingin memesan barang,dan mendata pelanggan tersebut.
3. Kemudian pihak ADM akan membuat surat permintaan barang dan mengirimkan nya
ke manajer produksi.
4. Setelah menerima surat permintaan barang ,manajer produksi akan meminta pihak
logistik untuk mengecek ketersediaan barang.
5. Kemudian pihak logistik mengecek ketersediaan barang tersebut apakah ada atau
tidak ,jika tidak maka pesanan akan di produksi terlebih dahulu ,dan jika ada akan
dilanjutkan ke proses pembuatan surat order/pengeluaran barang oleh pihak ADM.
6. Sebelum dikirim barang akan di timbang terlebih dahulu untuk mencatat total berat
bersih alat berat tersebut.
7. ADM akan membuat BON pengiriman barang sebanyak 4 rangkap
Rangkap 1 diarsipkan di kantor pusat
Rangkap 2 untuk supir sebagai bukti bahwa telah mengirim barang
Rangkap 3 untuk bagian lapangan mengkonfirmasibahwa barang telah keluar dari
gudang
Rangkap 4 untuk bagian produksi sebagai bukti bahwa barang yang diproduksi
telah di serahkan ke logistic
8. Setelah di timbang selanjutnya alat berat akan dikemas dan di kirimkan ke Lokasi
tujuan (pelanggan)
9. Selanjutnya setelah sampai ke Lokasi tujuan pelanggan menerima barang yang telah
di pesan.
END