VIRTUAL/AUGMENTED REALITY
Virtual/Augmented Reality : Virtual Reality (VR) Teknologi yang mensimulasi keadaan
menjadi sangat mirip dengan realita. Teknologi ini banyak digunakan pada Video Game dan
perangkat belajar, seperti menerbangkan peasawat terbang, operasi tubuh pada sekolah dokter,
dan lainnya. VR berkembang dengan memadukan objek asli dan objek yang diciptakan oleh
Komputer yang disebut teknologi Augmented Reality (AR).
Virtual reality merupakan sebuah alat yang digadang-gadang mampu membawa
penggunanya serasa memasuki dunia virtual dengan berbagai tampilan visual yang pastinya
akan memukau mata. Selain memberikan dampak positif, ternyata teknologi ini juga banyak
menimbulkan dampak negatif terhadap para penggunanya.
Kendati demikian, inilah dampak positif dan negatif dari virtual reality.
Dampak Positif
Sebelum membahas dampak negatifnya, ada baiknya kita ketahui dulu keuntungan dari
teknologi yang satu ini untuk kehidupan manusia. Berikut adalah berbagai dampak positif dari
teknologi virtual reality bagi kehidupan.
1. Penggunaan Untuk Games
Image: [Link]
Umumnya banyak orang membeli teknologi virtual reality dengan tujuan untuk bermain game.
Dan tujuan tersebut juga didukung dengan banyaknya para produsen yang membuat virtual
reality untuk bermain game. Dengan maksud, ingin membuat para penggunanya bisa merasakan
suasana kejadian yang ada di dalam game tersebut.
Terhitung ada beberapa perangkat yang diciptakan memang untuk menunjang aktivitas bermain
game. Dan perangkat itu yakni adalah Samsung Gear VR, HTC Vive, PlayStation VR dan
Octagon VR.
2. Untuk Simulasi Militer
Image: [Link]
Virtual reality ternyata tidak hanya berguna untuk bermain game saja, tetapi juga dapat
digunakan untuk menunjang simulasi para militer. Dalam hal ini, para militer biasanya
menggunakan teknologi virtual reality lengkap dengan perangkat fisik lainnya untuk membuat
strategi perang, belajar menembak, bahkan belajar menjinakkan bom.
Dengan adanya teknologi virtual reality, harapannya aktivitas para militer dapat lebih terbantu
khususnya dalam bidang simulasi dan latihan.
3. Simulasi Medis
Image: [Link]
Dunia medis juga sepertinya ikut terbantu dengan lahirnya teknologi bernama virtual reality ini,
yang mana dapat membantu para dokter dalam menangani praktik pengobatan, mungkin
ditujukan untuk para mahasiswa kedokteran sebelum mereka benar-benar terjun langsung ke
dunia medis.
Dampak Negatif
Dibalik banyaknya sisi positif, pastinya juga terdapat banyak dampak negatif dari teknologi ini,
yang bahkan mengancam kesehatan penggunanya apabila menggunakan virtual reality dengan
jangka waktu yang panjang. Berikut ini adalah beberapa dampak negatif yang diakibatkan oleh
virtual reality.
1. Gangguan Kesehatan Mata
Image: [Link]
Para produsen virtual reality telah merekomendasikan untuk jangka waktu penggunaan yang
baik. Dan mereka menganjurkan pemakaian dengan batas waktu maksimal 12 menit, dan
teknologi ini tidak cocok digunakan untuk anak berusia di bawah 12 tahun. Dampak negatif dari
virtual reality sangat serius mengancam kesehatan, terlebih untuk kesehatan mata para
penggunanya.
Penggunaan virtual reality secara berlebihan tidak hanya buruk bagi kesehatan mata saja, tapi
juga akan menimbulkan rasa sakit kepala sekaligus mual bagi penggunanya. Kemungkinan
kejadian itu diakibatkan oleh radiasi yang ditimbulkan oleh teknologi virtual reality tersebut.
2. Pengguna Lebih Suka Dunia Maya Ketimbang Dunia Nyata
Semua yang disajikan oleh teknologi virtual reality tentunya akan lebih mengasyikan jikalau
dibandingkan dengan dunia nyata, sehingga hal tersebut membuat para penggunanya betah
berlama-lama dalam dunia virtual yang menurutnya lebih menantang daripada dunia nyata.
Jika sudah pada tahap ini, pastinya pengguna virtual reality tersebut sudah mengalami
kecanduan luar biasa. Dan ditakutkan pengguna akan menggunakan teknologi ini secara
berlebihan, yang mana kita tahu hal itu sangat tidak baik untuk kesehatan.
3. Indera Pendengaran Akan Terganggu
Image: [Link]
Untuk dapat lebih merasakan sensasi dari dunia virtual itu, maka para pengguna biasanya akan
menaikan volume virtual reality ke tahap yang lebih tinggi. Sehingga suara dari teknologi virtual
reality akan terdengar sangat keras mendengung di telinga penggunanya.
Meskipun hal itu dipastikan memang mampu membawa penggunanya lebih merasakan sensasi
dunia virtual, akan tetapi suara keras tersebut pastinya akan dapat menyebabkan pendengaran
menjadi terganggu. Sehingga menaikkan volume ke batas maksimal tidak dianjurkan ketika
menggunakan virtual reality.