Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam
“Isu-isu lingkungan terhadap keseimbangan ekosistem”
Nama Sekolah : SDN Kereeenn
Fase/Kelas/Semester : C/V/I
Mata Pelajaran : IPAS
Alokasi waktu (JP) : 5 kali pertemuan (10 x 2jp)
I. Identifikasi
A. Identitas Murid
Murid memiliki pengetahuan dasar yang bervariasi mengenai isu-isu lingkungan, perlu memiliki
kesadaran perannya terhadap keseimbangan ekosistem, menunjukkan minat tinggi dalam kegiatan
berbasis proyek
B. Identitas Materi Pembelajaran
Materi ekosistem dapat mencakup pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif.
Materi ini dirancang relevan dengan kehidupan nyata, seperti memahami dampak aktivitas manusia
terhadap ekosistem sungai, serta aplikatif melalui kegiatan seperti proyek pengelolaan sampah.
C. Dimensi Profil Lulusan
[Link] dan ketakwaan terhadap Tuhan YME v
[Link]
[Link] Kritis
[Link] v
[Link] v
[Link]
[Link]
[Link] v
D. Tujuan Pembelajaran
Murid mampu:
• Memahami pentingnya keanekaragaman hayati dalam ekosistem
• Mengidentifikasi dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekosistem
• Melaksanakan proyek kreatif berbasis solusi lingkungan untuk mencegah pencemaran pada
ekosistem
E. Praktik Pedagogis
• Pembelajaran Berbasis Proyek
• Diskusi kelompok, eksplorasi lapangan, wawancara, dan presentasi
F. Mitra Pembelajaran
• Komunitas Peduli Ciliwung (KPC)
• Pengelola Bank Sampah Sungai Ciliwung
• Masyarakat Sekitar Sungai Ciliwung
• Teman Sejawat
G. Lingkungan Pembelajaran
• Ruang Fisik: lingkungan di sekitar Sungai Ciliwung
• Ruang Virtual: platform daring untuk diskusi dengan teman
• Budaya Belajar: kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan rasa ingin tahu
G. Pemanfaatan Digital
• Perencanaan: LMS
• Pelaksanaan: pertemuan daring, video, perpustakaan daring
• Asesmen: asesmen daring
III. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke 1 Memahami (Berkesadaran, Bermakna)
1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa bersama, dan sapaan ramah untuk menciptakan
suasana positif
2. Guru menerapkan teknik permainan pemusatan konsentrasi
3. Guru memulai dengan video singkat perbedaan kondisi sungai yang bersih dan tercemar
4. Guru memberikan pertanyaan pemantik “Bagaimana kondisi makhluk hidup pada kedua
sungai tersebut?ˮ untuk menstimulasi empati Murid
5. Murid melakukan literasi melalui bahan bacaan pada websites tentang Sungai Ciliwung yang
Tercemar
6. Guru tanya jawab dengan Murid mengenai bahan bacaan untuk menumbuhkan kesadaran
pencemaran sungai akibat sampah sehingga berdampak pada kondisi makhluk hidup di sungai
“Apa penyebab terjadinya pencemaran sungai?ˮ
“Apakah sungai yang tercemar mempengaruhi kondisi makhluk hidup di sana?ˮ
7. Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan menghubungkan dengan peran
Murid "Apa yang bisa kita lakukan untuk melestarikan sungai kita?"
Pertemuan ke 2 Memahami (Bermakna, Menggembirakan)
[Link], membaca artikel, eksplorasi sumber informasi pada buku, e-book, artikel, dan
websites melalui internet tentang keanekaragaman hayati dan ekosistem sungai
a. Apa definisi ekosistem?
b. Apa saja macam-macam ekosistem?
c. Apa definisi keanekaragaman hayati?
d. Mengapa keanekaragaman hayati penting bagi kelangsungan ekosistem?
e. Apakah aktivitas manusia mempengaruhi kelangsungan ekosistem sungai?
[Link] peta konsep tentang ekosistem, keanekaragaman hayati, dan kelangsungan
ekosistem Sungai
Pertemuan 3 Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan)
1. Murid melakukan kunjungan lapangan ke Sungai Ciliwung untuk mengidentifikasi masalah
kelangsungan ekosistem sungai
2. Murid melakukan interview dengan masyarakat di sekitar sungai ciliwung
3. Murid menyimak penjelasan dari Komunitas Peduli Ciliwung dan Pengelola Bank Sampah
4. Guru dan narasumber menumbuhkan kesadaran kepada Murid tercemarnya sungai akibat
sampah yang tidak dikelola dengan baik
5. Murid berdiskusi dengan teman melalui zoom dan guru pendamping untuk merancang proyek
pengelolaan sampah
6. Murid mengembangkan proyek pengelolaan sampah di sekolah contohnya: membuat tempat
sampah berdasarkan jenisnya, ecobrick, 3R, bank sampah, dan sebagainya (dilakukan
diferensiasi produk/ide)
Pertemuan 4 Mengaplikasi (berkesadaran, bermakna)
1. Murid melakukan uji coba proyek dan atau mempresentasikan hasil proyeknya
2. Murid mendapatkan umpan balik dari teman, guru, dan salah satu narasumber dari Komunitas
Peduli Ciliwung dan Pengelola Bank Sampah
3. Murid membuat jurnal refleksi individu terhadap proyek yang telah dilakukan
4. Murid melakukan evaluasi diri terhadap pencapaian tujuan pembelajaran
5. Murid menemukan solusi dan atau peran lanjutan mereka setelah belajar
Pertemuan 5 Merefleksi (Berkesadaran)
1. Guru dan Murid menyimpulkan pembelajaran
2. Guru mengajak Murid merencanakan pembelajaran selanjutnya dan strategi belajar yang akan
digunakan (contoh: topik yang akan dipelajari, mitra yang akan diundang, eksperimen yang
akan dilakukan, sumber/media pembelajaran yang digunakan)
3. Guru memuliakan Murid dengan menghargai pencapaian proyeknya
IV. Asesmen dan Tindak Lanjut
Awal Pembelajaran
Kuis singkat pengetahuan awal tentang ekosistem dan hubungannya dengan aktivitas manusia
Formatif
Proses Pembelajaran
Peta konsep, presentasi, asesmen proyek pengelolaan sampah
Sumatif
Akhir Pembelajaran
Jurnal Refleksi, tes tulis